Beranda blog Halaman 1673

Teknologi 5G Tantangan, Visibility dan Ekspektasi

wp-1641969660358.jpg

review1st.com – Dalam rangkaian acara Telset Techtival 2021, Numedia menyelenggarakan sharing session dengan tema “Menapaki Masa Depan Komunikasi Data”.

Dalam acara ini, hadir  perwakilan operator, vendor, regulator dan praktisi dunia teknologi untuk berbagi informasi mengenai teknologi 5G, dengan topik  “Teknologi 5G Tantangan, Visibility dan Ekepektasi”.

Pada tahun 2021 lalu, tiga operator di Tanah Air telah resmi melaunching layanan 5G secara komersial di Indonesia. Ketiga operator tersebut adalah Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata.

Diungkapkan Pemimpin Redaksi Telset.id, Hardianto Bayu Sadewo, teknologi 5G ke depannya akan menjadi game changer atau pengubah permainan yang memiliki dampak yang luas pada konektivitas di Indonesia.

Bahkan, jaringan 5G diklaim menjadi tulang punggung transformasi digital dan pendorong utama pertumbuhan ekonomi.

Meski begitu, seperti halnya teknologi baru, ada tantangan dan ekspektasi yang datang bersamaan dengan 5G.

“Seperti yang kita tahu, bahwa meskipun klaim 5G telah dilaunching secara komersial, namun  layanan 5G tersebut masih digelar dengan sangat terbatas.

“Hanya di beberapa kota, itupun masih di titik-titik lokasi tertentu. Kalau boleh, mungkin bisa dikatakan launching kemarin itu hanya sebatas seremoni saja, karena jaringan 5G belum bisa dinikmati secara luas oleh para pengguna,” ungkap Bayu.

Tidak dimungkiri, lanjut Bayu, penerapan jaringan 5G sendiri memang bukan hal yang mudah. Butuh belanja modal yang besar,  khususnya untuk penyediaan small-cell densification 5G serta ekosistem digital yang canggih.

Untuk itu pemerintah pun membuat roadmap 5G Indonesia. “Adanya roadmap 5G ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi industri untuk bisa menentukan strategi dalam menyambut layanan berteknologi terkini tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, dalam paparannya, Indra Utama, Koordinator Standar Telekomunikasi Radio Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia mengatakan, bahwa di tahun 2022 ini pemerintah akan menyiapkan aturan tambahan soal pengelolaan jaringan 5G yang memuat lima aspek, yakni regulasi spektrum frekuensi radio, model bisnis, infrastruktur, ekosistem perangkat, dan talenta digital.

Dia juga mengatakan kolaborasi menjadi sangat penting dalam implementasi 5G, yang meliputi Pemerintah Pusat dan Daerah, Masyarakat, Media, Akademisi, dan Dunia Usaha diperlukan untuk pengembangan 5G.

“Kolaborasi lima elemen (Penta Helix Model), yang meliputi Pemerintah Pusat dan Daerah, Masyarakat, Media, Akademisi, dan Dunia Usaha diperlukan untuk pengembangan 5G.

Pemerintah dalam hal ini mendapatkan tata kelola 5G yang efisien dan terarah; Dunia Usaha mendapatkan peluang partisipasi mengembangkan usahanya;

Akademisi mendapatkan ruang inovasi dan studinya dijasikan basis pemerintah dalam mengambil kebijakan; Media mendapatkan akses pada informasi publik secara real-time; sedangkan Masyarakat mendapatkan layanan 5G dengan kualitas terbaik,” ujar Indra Utama, Koordinator Standar Telekomunikasi Radio Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia.

Tantangan dan Hambatan Implementasi 5G

Christian G Gustiana, GM Networks Strategy Planning Telkomsel mengatakan, bahwa implementasi jaringan 5G tidak bisa terlepas dari berbagai tantangan dan hambatan.

Penggelaran 5G yang ideal bagi industri masih terganjal sejumlah masalah. Salah satunya terkait ketersediaan spektrum.

“Regulator harus berusaha secepat mungkin untuk menetapkan setidaknya (bersebelahan) 100 MHz per operator di mid-bands 5G pertama dan 800 MHz per operator di pita mmWave pertama untuk mendukung layanan 5G yang optimal,” tambah Christian G Gustiana, GM Networks Strategy Planning Telkomsel.

Saat ini, Christian menambahkan, Telkomsel menggunakan spektrum 2,3 dan 2,1 GHz, serta telah tersedia di 9 kota, 10 kluster residensial, 10 hotspot, 4 event nasional dan internasional termasuk World Superbike 2021 dan MotoGP 2022 Mandalika, PON XX Papua 2021, Pusat Industri Digital Indonesia 4.0, dan KTT G20 di Bali tahun 2022 ini.

Selain spektrum, ekosistem – dalam hal ini terkait perangkat dan use cases, juga menjadi tantangan lainnya dalam implementasi 5G di Indonesia.

Bukan saja harga perangkat 5G yang masih mahal, isu perlindungan data pribadi juga belum selesai. Belum lagi, langkanya ekosistem dalam negeri.

“Harapannya selain pengadaan spektrum baru, dengan harga yang lebih fleksibel, pertumbuhan perangkat 5G juga bisa terus meningkat, dengan harga yang semakin murah,” imbuh Christian.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Sarwoto Atmosutarno menyoroti  kondisi operator saat ini secara global dalam menghadapi 5G.

“Bukan saja revenue yang terus turun, operator juga mengalami tekanan pada cahflow, peningkatan CAPEX untuk layanan yang terus meningkat, serta EBITDA margin yang stagnan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, strategi implementasi 5G disebut sangat penting oleh Sarwoto. Berdasarkan kerangka Peta Jalan 5G PokJa Model Bisnis memetakan strategi implementasi 5G dari 2021 sampai 2024.

Adapun strategi itu meliputi implementasi 5G di ibu kota provinsi, destinasi wisata super prioritas seperti Borobudur dan Mandalika, ibukota negara baru dan di industri manufaktur.

“Itu belum termasuk strategi implementasi micro operator, dengan sejumlah skenario termasuk kepemilikan jaringan, kerjasama dengan jabersel, kepemilikan frekuensi, operasional jaingan, elemen jaringan, aplikasi platform, dan penomoran,” pungkasnya.

Konsep micro operator sendiri digagas untuk membangun jaringan sel kecil lokal untuk penyampaian layanan yang disesuaikan.

Pendekatan ini dapat membuka ekosistem bisnis komunikasi seluler 5G di masa depan untuk memungkinkan masuknya pendatang baru ke pasar.

Micro operator dapat membangun dan mengoperasikan infrastruktur komunikasi sel kecil dalam ruangan dan menawarkan layanan dan konten terkait konteks lokal untuk melayani kebutuhan spesifik berbagai sektor vertikal yang melengkapi penawaran broadband seluler tradisional.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Jembatan Double Track Leuwigajah

IMG_20220112_142051.jpg

MEDIAJABAR.COM,CIMAHI – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Jembatan Double Track Leuwigajah yang menghubungkan Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah dengan Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Rabu (12/1/2022).

Warga Cimahi tengah dan selatan kini bisa bernapas lega jika berkendara pada jam ramai, karena tidak lagi menemui kemacetan. Jembatan yang dibangun di atas ruas jalan Tol Cipularang KM 127+800 sepanjang 47,8 meter telah dilakukan ujicoba akhir tahun lalu. Jembatan Leuwigajah dibangun selama dua tahun dengan dana bantuan dari Pemda Provinsi Jabar sebesar Rp23 miliar.

Adapun jembatan tersebut diperuntukkan untuk kendaraan dari arah Jalan Baros ataupun Jalan Raya Leuwigajah menuju Jalan Kerkof, sementara kendaraan sebaliknya menggunakan jembatan lama.

“Hari ini kita resmikan Jembatan Leuwigajah yang tadinya sempit sekarang membesar menjadi dua jalur ini untuk mempermudah akses masyarakat dalam berkegiatan setiap hari,” Ungkap Ridwan Kamil,seperti dikutip dari aspirasijabar.net.

Selain itu, pada tahun ini infrastruktur di Jalan Dustira yaitu _underpass_ akan segera rampung. Sehingga memudahkan laju perekonomian warga Cimahi dalam beraktivitas.

“Di tahun ini juga _underpass_ di daerah Dustira juga insyaallah akan selesai jadi banyak perlintasan yang kita bantu dari provinsi untuk kemudahan kelancaran ekonomi infrastruktur di Kota Cimahi,” Katanya.

Dengan begitu, Gubernur berharap beberapa infrastruktur di Kota Cimahi bisa memberikan kabar bahagia untuk warga setempat dalam menjalani 2022 sebagai tahun pemulihan ekonomi.

Gubernur juga mengusulkan agar jembatan Leuwigajah diberi nama salah satu pahlawan asal Kota Cimahi. Hal itu dapat memberikan penghormatan bagi jasa mereka (pahlawan).

“Peresmian hari ini untuk memberikan berita kepada masyarakat, nanti sambil kita cari namanya. Usulan kami pahlawan dari Kota Cimahi, silakan pengorbanannya kemuliaannya dijadikan nama jembatan di sini,” Pungkasnya.

[Aspirasijabar]

Polsek Sukahaji Terapkan Barcode Aplikasi PeduliLindungi Bagi Pengunjung Obyek Wisata

IMG-20220112-WA0025.jpg

MEDIAJABAR.COM, MAJALENGKA – Polsek Sukahaji Polres Majalengka terus tingkatkan cek atau scan QR barcode Aplikasi PeduliLindungi kepada setiap Pengunjung yang datang ke Obyek wisata diwilayah hukum Polsek Sukahaji, Rabu (12/1/2022).

“Scan QR aplikasi PeduliLindungi diterapkan kepada masyarakat, namun demikian anggota juga harus memiliki,” ucap Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi melalui Kapolsek Sukahaji AKP Dadang Supriadi.

Kapolsek menambahkan, pemberlakuan cek barcode bagi siapa saja yang berkunjung ke Obyek wisata ini dimaksudkan untuk lebih menekan angka penularan Covid-19.

“Penerapan ini juga sebagai contoh positif bagi instansi lain maupun tempat tempat umum yang dikunjungi masyarakat, supaya segera menerapkan hal serupa,” pungkas Kapolsek AKP Dadang Supriadi. (Rozan)

Bidang Kepemudaan Disparpora Gelar Silaturahmi Wirausaha Muda

wirausaha-pemuda-Disparpora.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bertempat di aula rapat kantor Disparpora Kab Subang, Rabu (12/01/2022) Bidang Kepemudaan, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kab Subang melaksanakan silaturahmi dengan Wirausaha muda Se-Kab Subang dengan tema ” Forum Diskusi dengan Wirausaha Muda”.

Kepala Bidang Kepemudaan, Disparpora Kab Subang Moch. Irwan Ahadiat, SE,.MM kegiatan ini ide gagasannya dalam upaya meningkatkan silaturahmi sesama wirausahawan pemuda dengan Bidang Kepemudaan.

“Kemudian kedua penyusunan dan verifikasi data wirausaha pemuda Kabupaten Subang tahun 2022, ketiga dengar pendapat dinamika perjalanan wirausaha pemuda dan keempat mensinergikan Program Kegiatan Bidang Kepemudaan,” ujarnya.

Para wirausaha muda menyambut baik pertemuan ini terbukti dengan beberapa pernyataan kesan dan pesan agar ruang silatuturahmi ini berkesinambungan dan dibentuklah Forum Silaturahmi Wirausaha Pemuda Kab. Subang, sebagai wadah silaturahmi dan diskusi tentang kegiatan kewirausahaan.

Dengan kegiatan silaturahmi ini diharapkan bisa menjadi pioneer menumbuhkan semangat, motivasi pemuda di Kabupaten Subang untuk terjun ke dunia wirausaha, sebagaimana perannya Bidang Kepemudaan melaksanakan penyadaran, pemberdayaan, kewirausahaan, serta kepeloporan dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Pemberdayaan pemuda pada saat ini sangat penting karena merupakan bagian dari strategi pembangunan di Kabupaten Subang. Pedoman untuk pemberdayaan pemuda di Indonesia diatur dalam Undang Undang Nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan. Dalam undang-undang tersebut secara jelas diterangkan bahwa pemberdayaan pemuda adalah kegiatan membangkitkan potensi dan peran aktif pemuda,” jelas Irwan

Kanit Binmas Polsek Maja Pantau Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Anak di SDN Pasanggrahan

IMG-20220112-WA0024.jpg

MEDIAJABAR.COM, MAJALENGKA – Kanit Binmas Polsek Maja Polres Majalengka Bripka Sahabudidin bersama Anggota Bhabinkamtibmas meninjau dan melakukan pengamanan serta himbauan prokes pada pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan kepada anak sekolah yang bertempat di SDN Pasanggrahan Kecamatan Maja, Rabu (12/01/2022).

Dalam kegiatan pemantauan vaksinasi untuk anak tersebut, Kanit Binmas Polsek Maja beserta Anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa Koramil 1702/Maja tak lupa menyampaikan pesan dan himbauan kamtibmas kepada warga guna bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi melalui Kapolsek Maja IPTU Asep Saepudin mengatakan bahwa Pengamanan dan pendampingan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 ini merupakan kegiatan yang akan terus di laksanakan TNI dan Polri dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan tujuan pelaksanaan Vaksinasi ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan tertib.

“Vaksinasi merupakan program Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, ditengah pandemi yang belum berakhir, Vaksinasi bertujuan untuk memperkuat stamina dan imun tubuh agar terhindar dari Corona Virus Disease 2019,” ujarnya.

Dalam kegiatan Vaksinasi ini, Tim Tenaga Kesehatan (Nakes) diselenggarakan oleh UPT Puskesmas Maja dalam rangka mensukseskan program dari Pemerintah untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Kapolsek Maja berharap masyarakat bisa membantu tugas-tugas Kepolisian dan meminta dukungan kepada para tokoh di wilayahnya untuk bersinergi dan mensukseskan Vaksinasi Covid-19 khususnya di Wilayah Kecamatan Maja, pungkas IPTU Asep. (Rozan)

Respon Kominfo Terkait Dugaan Kebocoran Data Pertamina

7929c7156cd2e6efdaaa43067b66d325.jpg

KBRN, Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tengah menindaklanjuti dan menelusuri dugaan kebocoran data pelamar pada PT Pertamina Training & Consulting (PTC), di antaranya dengan meminta informasi secara formal dari jajaran Direksi PTC guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut. 

“Kementerian Kominfo kembali mengingatkan bahwa dalam hal tata kelola pelindungan data pribadi, Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) baik publik ataupun privat wajib melaksanakan ketentuan,” kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam keterangannya, Kamis (13/1/2022). 

Adapun ketentuan PSE tersebut diatur dalam Pasal 26 ayat 1 UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta perubahannya. 

“Kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan,” jelas Dedy. 

Selanjutnya, Pasal 24 ayat 3 PP No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE). 

“Dalam hal terjadi kegagalan atau gangguan sistem yang berdampak serius sebagai akibat perbuatan dari pihak lain terhadap Sistem Elektronik, Penyelenggara Sistem Elektronik wajib mengamankan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik dan segera melaporkan dalam kesempatan pertama kepada aparat penegak hukum dan Kementerian atau Lembaga terkait,” lanjut Dedy. 

Serta Pasal 28 PM Kominfo No. 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik. Pasal tersebut menjelaskan bahwa setiap Penyelenggara Sistem Elektronik wajib memberitahukan secara tertulis kepada Pemilik Data Pribadi jika terjadi kegagalan perlindungan rahasia data pribadi dalam Sistem Elektronik yang dikelolanya. 

“Setiap PSE juga wajib mematuhi standar dan kebijakan teknis keamanan siber sehingga dapat memperkuat keamanan dan keandalan sistem elektronik PSE dalam kegiatan pemrosesan data pribadi yang diatur oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” tegas Dedy. 

BSSN adalah Lembaga yang berwenang diantaranya untuk merumuskan kebijakan teknis keamanan siber dan bertugas untuk melakukan manajemen risiko keamanan siber Sistem Elektronik sesuai amanat PP PSTE dan Pepres No. 28 Tahun 2021 tentang BSSN. 

Sebelumnya, data sekitar 160 ribu orang diduga milik pelamar kerja di PT Pertamina Training & Consulting bocor dan dibagikan secara gratis di raid forum. 

Data yang diunggah akun Astarte itu membagikan data dalam 12 tautan yang berukuran 60 GB, berisi data diri pelamar yang diunduh secara cuma-cuma. Dia juga menampilkan sampel data pelamar yang disebut berasal dari situs resmi anak perusahaan Pertamina itu.

Gerai Vaksinasi Presisi Polres Subang dan Vaksinasi Merdeka Anak Capai 20 Ribu Dosis

polres-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Kegiatan Gerai Vaksinasi Presisi Polres Subang dan Vaksinasi Merdeka Anak dalam rangka membantu akselerasi vaksinasi pemerintah daerah kabupaten Subang dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Subang terus dilakukan. Kegiatan vaksinasi presisi dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. Selasa,(11/1/2022) di SDN Rawabadak, Kel. Karanganyar.

Kegiatan Vaksinasi Massal dan Vaksinasi Anak Secara Serentak ini di pantau langsung oleh bapak Kapolri melalui Zoom Meeting ke seluruh Indonesia.

Hingga hari ini di kabupaten Subang jumlah dosis 1 yang telah disuntikan sebanyak 20.098 dan jumlah dosis 2 sebanyak 114 Orang, sehingga total keseluruhan 20.212 dosis vaksin.

Untuk menambah keceriaan anak-anak yang mengikuti vaksinasi polres Subang menghadirkan badut dan memberikan hadiah (Snack) kepada anak-anak yang tervaksin di Wilayah Kabupaten Subang.

 

Ziarah ke Makam Pendiri Unsil, Muradi : Ini Pengingat Bagi Saya Terus Berjuang Dalam Pemilihan Rektor Unsil

f0a42fa19287078e32dd3aab1643ee7d.jpg

KBRN, Tasikmalaya : Guru besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Bandung, Profesor Muradi berziarah ke makam Letjen Dr. (HC) H. Mashudi, di Taman Makam Pahlawan Nasional, Cikutra Bandung, Rabu (12/1/2022).

Calon Rektor Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya ini, mendoakan Mashudi sebagai pendiri Unsil.

“Ziarah ke makam ini menjadi simbol dan pengingat bagi saya untuk terus berjuang dalam pemilihan Rektor Unsil sesuai dengan filosofi pendirian Unsil sebagai kampus perjuangan,” kata Muradi kepada RRI, Rabu (12/1/2022).

Ia menambahkan, ziarah ke makam pendiri Unsil ini, diharapkan menjadi pengingat untuk tetap istiqomah berikhtiar, membawa Unsil ke arah yang lebih baik.

“Melaui ide dan gagasan yang saya miliki semoga bisa membawa Unsil lebih baik ke depan sesuai harapan para pendiri Unsil, agar Unsil semakin maju dan menjadi kebanggan bagi warga Tasikmalaya, Priangan Timur, dan Jawa Barat,” pungkasnya.

Waspada Omicron, Ambon Teruskan Capaian Target Vaksinasi

a3d719ef4b274c457a7b93c26df5635c.jpg

KBRN, Jakarta: Kemungkinan lonjakan Omicron akan terjadi di Indonesia hingga Febuari mendatang, untuk itu setiap daerah diminta untuk mewaspadai terkait penyebaran varian Omicron.

Di Kota Ambon sendiri langkah antisipasi yang digunakan yakni dengan terus menjalankan proses vaksinasi sesuai target yang dituju dan tentu dengan antisipasi yang secara serius. 

“Langkah-langkah untuk mengantisipasi kemungkinan adanya virus baru atau penyebaran virus baru ini selalu kita antisipasi secara serius,”  ujar Richard Louhenapessy Wali Kota Ambon saat di wawancara Pro 3 RRI, Kamis (13/1/2022).   

Richard mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur karena di Ambon tingkat vaksinasi sudah hampir mencapai target yang diingkan.

“Di kota saya ini vaksinasi telah mencapai 94,81 persen untuk dosis pertama dan untuk dosis kedua sudah mencapai hampir 60 prsen, dan lansia 68,32 persen, bahkan Kemenkes juga telah mengizinkan kita untuk mengambil langkah vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, dan langkah itu sudah diambil sejak dua hari belakangan ini hampir 50 persennya,” katanya. 

Semua langkah-langkah tersebut diambil juga sebagai salah satu antisipasi terhadap munculnya Omicron.

“Saya tetap berharap dan mendorong untuk masyarakat untuk berdoa agar kita terjauhi oleh Omicron tersebut, kita sudah mempunyai pengalaman terhadap Covid, maka dari itu kita telah menyiapkan dan saya betul-betul yakin bisa atasi dengan baik dengan dukungan masyarakat,” jelasnya.

Maka dari itu, Richard bersamaann dengan Puskesmas dan juga lurah setempat terus berkoordinasi untuk betul-betul menjaga dan bersiap untuk kemungkinan yang akan terjadi.

Namun, ia sekali lagi sangat bersyukur karena hingga sampai saat ini kota yang ia pimpin belum menemukan kasus terbaru terkait Omicron. Karena ia mengakui bahwa kota Ambon sendiri selama ini menangani kasus Covid-19 tanpa adanya Rumah Sakit disana. 

“Puji Tuhan hingga sampai saat ini belum ada terdeteksi Omicron masuk ke kota Ambon, Kota Ambon sendiri tidak memiliki rumah sakit milik provinsi, maka dari itu  penanganan Covid-19 selama ini kita buka kan hotel untuk menjadikan puisat isolasi dengan standar yang ada,” tutupnya. 

Polsek Purwadadi Laksanakan Vaksinasi Merdeka Anak untuk Pelajar SD

vaksinasi-anak-SD.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Polsek Purwadadi melaksanakan Vaksinasi Merdeka Anak di kalangan pelajar Sekolah Dasar (SD) di 8 Sekolah yang ada di 3 desa yang ada di Wilayah Hukum Polsek Purwadadi, Selasa (11/01/2022).

Vaksinasi Merdeka Anak tersebut atas arahan dan petunjuk Kapolres Subang AKBP Sumarni S.I.K S.H M.H. Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Anak dipimpin langsung oleh Kapolsek Putwadadi, AKP R,Jusdi jahlan dan jajaran anggota Polsek Purwadadi serta Jajaran Puskesmas Kecamatan purwadadi.

Vaksinasi Merdeka Anak memprioritaskan para pelajar usia 6 sampai – 12, tahun, namun masyarakat umum dan remaja juga orang tua siswa yang meminta di Vaksinasi bisa di vaksin.

Menurut Kapolsek Purwadadi AKP R. Jusdi Jahlan, mengatakan, Bahwa Kegiatan Vaksinnasi untuk Usia 6- 12 tahun di lakukan pada Anak sekolah dasar dari 36 sekolah Dasar Yang Ada Di Wilayah Hukum Polsek Purwadadi.

“Ahamdulilah Hari ini Kami.melaksanakan Vaksinasi di 8 Sekolah dasar yang ada di 3 desa yang berada di Wilayah hukum Polsek Purwadadi,” katanya.

Dalam pelaksanaan Vaksinasi tersebut Untuk melaraikan anak yang takut di suntik ,AKP Jusdi menyempatkan diri hingga menggendong Anak yang takut di suntik.dan Dia menjelaskan bahwa untuk mencapai target Vaksinasi 100% Polsek.Purwadadi akan terus melaksanakan vaksinasi ke setiap sekolah dasar yang ada di kecamatan Purwadadi.

“Untuk pelaksanaan kegiatan vaksinasi Merdeka anak di wilayah kecamatan Purwadadi hari ini yang ke-6 dari 8 sekolah Dasar yang ada di 3 Desa,kemarin kita melaksanakan yang kelima sudah mencapai 79% , ini terakhir target mencapai 100% untuk wilayah kecamatan purwadadi,” katanya.

Sementara itu vaksinasi merdeka anak yang ada di Kecamatan Purwadadi dari 36 Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah seluruhnya dari siswa yang akan di vaksin Merdeka anak sebanyak 4,232 anak dan yang sudah capai hari ke-5 kemarin 3,363 Anak dan pelaksana hari ini capai 870 siswa SD.

Recent Posts