Beranda Berita Nasional Jadi Tersangka, Petugas Lapas Tangerang Dinonaktifkan

Jadi Tersangka, Petugas Lapas Tangerang Dinonaktifkan

b17a6e6cb70fc62ed4b71bad67e94bd5.jpg

KBRN, Tangerang: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akhirnya menonaktifkan tiga orang yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan kebakaran Lapas Kelas I A Tangerang. 

Pasalnya, sejak ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (20/9/2021), ketiganya  masih bertugas sebagai sipir. 

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kelas I A Tangerang, Nirhono Jatmokoadi mengatakan, perhari ini tiga petugas yang menjadi tersangka telah dinonaktifkan. 

“Alasan dinonaktifkan tiga tersangka tersebut, untuk kepentingan pemeriksaan dan supaya tidak mengganggu jalannya pemeriksaan,” ungkapnya kepada RRI.co.id, Jumat (24/9/2021). 

BACA JUGA:  Hasanuddin Lapor ke Menteri Terkait HGU PG-Rajawali

Ditambahkan, Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti. Dia berujar, RU, S, dan Y dinonaktifkan untuk memudahkan proses pemeriksaan polisi yang dilakukan ke tiga orang itu.

“Memudahkan proses hukum yang sedang berjalan,” tegasnya. 

Rika menyatakan, keputusan soal penonaktifan ketiga tersangka itu berdasarkan keputusan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Banten, Agus Toyib. 

BACA JUGA:  Kisah Guru Honorer di Tasikmalaya, Mengajar dengan Kaki Tak Sempurna

“Keputusan terbaru dari Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Banten, (RU, S, dan Y, Red) dinonaktifkan dari Lapas Kelas I Tangerang,” ucap dia. 

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Hukum dam Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tidak juga menon-aktifkan tiga petugas Lapas Kelas I A Tangerang yang telah berstatus tersangka. Hal itu terkait insiden kebakaran yang menelan korban 121 narapidana dengan rincian 49 orang tewas dan 72 luka-luka.  

BACA JUGA:  Dilanda Banjir, Dua Lokasi Objek Wisata di Pangandaran Tutup Sementara

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti mengatakan, petugas Lapas berinisal RU, S dan Y, masih bekerja di Lapas Kelas I A Tangerang hingga hari ini walau telah menjadi tersangka.  

“Mereka (RU, S dan Y, Red) masih bertugas sebagai petugas Lapas Kelas I A Tangerang,” ujarnya kepada RRI.co.id, Rabu (22/9/2021).