Beranda blog Halaman 127

Penyaluran BLT DD Ekstrim di Cisaga: 38 Keluarga Terima Bantuan Rp900 Ribu

Penyaluran BLT DD Cisaga 2025
Foto: www.jabarpress.com

Subang – Pemerintah Desa Cisaga, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Ekstrim Triwulan Pertama 2025 kepada 38 keluarga penerima manfaat. Setiap keluarga menerima Rp900 ribu untuk alokasi tiga bulan, yakni Januari, Februari, dan Maret. Penyaluran dilaksanakan di aula kantor desa pada Senin (28/4/2025).

Kepala Desa Cisaga, Nuning Runingsih, melalui Kasi Kesra Suci Fatmasari, S.Pd., menjelaskan bahwa BLT DD tahun ini bersumber dari anggaran pemerintah pusat. Berbeda dari tahun sebelumnya, kini alokasi maksimal untuk BLT dibatasi hanya 15% dari pagu anggaran dana desa, turun dari batas 25% yang berlaku sebelumnya.

Suci Fatmasari menyampaikan bahwa setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan Rp300 ribu per bulan. Ia berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga penerima.

Bagi penerima yang sedang sakit dan tidak bisa hadir ke aula desa, pemerintah desa akan mendatangi rumah mereka. Bantuan tetap akan diserahkan secara langsung kepada yang berhak menerima.

Salkum (83), warga Simpang Sari RT 08/04, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah desa, serta Kepala Desa Nuning Runingsih atas perhatian yang diberikan.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari BPD, LPM, Kadus, RT, RW, Bhabinkamtibmas Polri, dan Babinsa TNI AD, yang memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pemuda Bertani Modern, Kunci Indonesia Emas 2045

Petani muda modern
Foto: www.tribunnews.com

Subang – Indonesia menatap masa depan cerah lewat pertanian modern. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya peran generasi muda untuk membangun sektor pertanian yang maju dan berpenghasilan tinggi. Menurutnya, langkah ini menjadi kunci mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Salah satu upaya konkret diwujudkan lewat Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS). Program ini aktif dilaksanakan di berbagai wilayah, khususnya Kabupaten Subang, Jawa Barat. Bahkan, International Fund for Agricultural Development (IFAD) memberikan apresiasi atas keberhasilan program tersebut.

Program YESS dinilai sukses memberdayakan pemuda desa, sekaligus menjadi model pengembangan pertanian yang berpotensi diterapkan di negara berkembang lainnya. “Kuncinya ada di 60 persen generasi milenial dan Gen Z. Kita harus mendorong pertanian berbasis teknologi tinggi agar menarik bagi anak muda,” ujar Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya regenerasi petani. Ia mengingatkan bahwa tanpa kehadiran generasi baru, sektor pertanian bisa menghadapi kekosongan pelaku usaha di masa depan.

“Petani tua akan berkurang secara alamiah. Tanpa regenerasi yang dirancang matang, keberlanjutan pertanian bisa terancam,” kata Arsanti.

Pujian terhadap program YESS juga datang dari Penasihat Utama Portofolio IFAD untuk Asia dan Pasifik, Kaushik Barua. Ia mengungkapkan bahwa program ini telah membantu meningkatkan pendapatan masyarakat desa, memperkuat keberlanjutan hidup, dan mengembangkan sektor pertanian.

“Pelatihan, akses permodalan, hingga peningkatan kapasitas yang diberikan dalam YESS membuka banyak peluang bagi pemuda desa. Ini model yang sangat menarik dan layak diterapkan di banyak negara,” tambah Kaushik Barua.

Sejak diluncurkan pada 2021, Program YESS di Jawa Barat telah menjangkau lebih dari 83.000 penerima manfaat. Project Manager YESS PPIU Jawa Barat, Aminuddin, menyebutkan berbagai strategi diterapkan, seperti pembentukan 27 klaster usaha tani, koperasi pemuda tani di tiap kabupaten, serta perlindungan hukum melalui SK Bupati.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Subang, Maman Firmansyah, turut optimistis terhadap masa depan pertanian di wilayahnya. Menurutnya, Subang sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Barat, akan semakin kuat jika lebih banyak anak muda terjun ke dunia pertanian.

“Semoga program ini membangkitkan semangat pemuda untuk kembali mencintai dan memiliki sektor pertanian sebagai profesi yang membanggakan,” tandas Maman.


Harga Cabai di Subang Tercatat Termurah Ketiga Secara Nasional

harga cabai rawit di Subang
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Harga cabai rawit di Kabupaten Subang tercatat sebesar Rp30 ribu per kilogram per 25 April 2025. Angka ini menempatkan Subang sebagai salah satu daerah dengan harga cabai rawit terendah di tingkat nasional. Informasi ini disampaikan dalam rapat virtual pengendalian inflasi yang digelar di Ruang Rapat Bupati I, Kantor Bupati Subang, pada Senin, 28 April 2025.

Rapat tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., bersama Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Hidayat, S.Ag., M.Si. Dalam keterangan resmi dari Humas Setda Subang, Asep Nuroni menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan harga di tingkat daerah, Subang menjadi salah satu wilayah dengan harga cabai rawit merah terendah di Indonesia.

Asep juga mengungkapkan bahwa rapat membahas beberapa agenda penting. Di antaranya historis inflasi bulan April dalam tiga tahun terakhir, perkembangan harga bahan pokok, serta laporan harga di tingkat nasional dan daerah.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa Kabupaten Subang berada di posisi ketiga dalam daftar sepuluh kabupaten/kota dengan harga cabai rawit terendah. Subang berada di bawah Kabupaten Karo dan Kabupaten Kerinci.

Stabilnya harga cabai rawit merah ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah. Menurut Asep, kondisi ini berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pengendalian inflasi pangan di Kabupaten Subang.

Satreskrim Polres Subang Tangkap Pelaku Curanmor Asal Tangerang dalam Hitungan Jam

Satreskrim Polres Subang Tangkap Pelaku Curanmor Asal Tangerang dalam Hitungan Jam
Foto: Tribunjabar.id

Subang – Respons cepat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang patut diacungi jempol. Dalam waktu singkat, mereka berhasil menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beraksi di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Aksi ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Piket Siaga Satreskrim Polres Subang pada Sabtu, 26 April 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Warga meminta pendampingan terhadap dugaan pelaku pencurian yang terlihat berada di wilayah Subang.

Menanggapi laporan tersebut, tim Satreskrim langsung bergerak cepat untuk melakukan pendampingan dan tindakan hukum. Kecepatan respons ini menjadi faktor utama keberhasilan penangkapan.

Pencurian terjadi sehari sebelumnya, Jumat, 25 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di Cluster Sakura, Jalan Sutera Blok SD No. 01, Desa Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Pelaku membawa kabur sebuah mobil Honda Mobilio beserta dokumen kendaraan, gelang emas, dan laptop merek Lenovo.

Korban baru menyadari pencurian ketika anaknya pulang sekolah dan tidak menemukan mobil di garasi. Setelah mengecek rekaman CCTV dan kondisi rumah, korban memastikan telah terjadi pencurian.

Berkat penyisiran cepat, Satreskrim Polres Subang berhasil mengamankan pelaku berinisial JP (19), warga Kabupaten Tangerang. JP ditangkap sekitar pukul 15.40 WIB di depan Kantor Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil Honda Mobilio, STNK, BPKB, gelang emas, uang tunai, sejumlah kartu bank dan elektronik, memori eksternal, kartu SIM, serta satu buah kalung.

Kini, JP beserta seluruh barang bukti diamankan di Mapolres Subang untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polres Subang juga tengah berkoordinasi dengan Polresta Tangerang dan Polsek Pasar Kemis guna mendalami kemungkinan keterlibatan JP dalam jaringan curanmor lintas wilayah.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, mengapresiasi kinerja cepat Satreskrim. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen Polres Subang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini adalah bukti kesiapsiagaan dan profesionalisme kami dalam merespons laporan masyarakat,” ujar AKBP Ariek.

Polres Subang pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Dua Klinik di Subang Diputus Kontrak BPJS Kesehatan Akibat Kecurangan

pemutusan kontrak BPJS Kesehatan Subang
Foto: ilustrasi

Dua fasilitas kesehatan di Kecamatan Cipeundeuy dan Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, resmi diputus kemitraannya oleh BPJS Kesehatan. Keputusan ini diambil setelah kedua klinik tersebut terbukti melakukan kecurangan serius dan tidak memenuhi standar operasional pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Maxi, menjelaskan bahwa pelanggaran ini terungkap berkat monitoring intensif BPJS Kesehatan Kantor Kedeputian Wilayah V Jawa Barat. Pemeriksaan dimulai sejak awal tahun 2025 dan berujung pada keputusan tegas pemutusan kontrak.

“Kami sudah memberikan bimbingan, teguran, bahkan arahan agar kedua fasilitas memperbaiki layanan. Namun, karena pelanggaran yang dilakukan bersifat fatal, kontrak harus diputus,” ujar dr Maxi, Sabtu (26/04/2025).

Menurut Maxi, kedua klinik tercatat melakukan 10 jenis kesalahan. Di antaranya adalah pemeriksaan yang tidak dilakukan oleh dokter, ketidaksesuaian data sarana prasarana, hingga masalah pengelolaan makanan pasien yang tidak standar.

Yang paling memberatkan adalah kecurangan dalam laporan jumlah pasien. Ada data kunjungan dan surat inap yang dimanipulasi untuk meningkatkan klaim tagihan BPJS Kesehatan. Praktik ini dinilai sebagai pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi.

Lebih lanjut, kedua klinik melakukan kecurangan secara sistematis. Mulai dari pemalsuan dokumen medis, ketidaksesuaian peralatan, hingga rekayasa data pasien, semua dilakukan demi keuntungan finansial lebih besar dari BPJS Kesehatan.

Maxi menegaskan bahwa kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua fasilitas kesehatan. “Kita bisa bekerja sama dengan BPJS, tapi harus mengikuti standar. Jangan ada kecurangan sedikit pun,” tegasnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kedua klinik tersebut kini tidak beroperasi. Pintu-pintu tertutup rapat dan tidak terlihat adanya aktivitas, baik di dalam maupun di sekitar area klinik.

Pria di Karawang Tertangkap Curi Kotak Amal Masjid di Subang

Pencurian kotak amal masjid Subang
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Seorang pria berinisial A (43) asal Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, diamankan aparat Polsek Patokbeusi. Penangkapan terjadi pada Sabtu (26/4/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

A diduga mencuri kotak amal di Masjid Jamie Miftaul Huda, yang berlokasi di Dusun Mulyasari, Desa Rancajaya, Kabupaten Subang. Gerak-gerik mencurigakan pelaku di sekitar masjid memicu laporan dari warga setempat.

Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kapolsek Patokbeusi Kompol Anton Indra Gunawan, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan cepat diambil sebagai bentuk respons atas laporan masyarakat.

“Pelaku diamankan di lokasi kejadian bersama sejumlah barang bukti. Saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kompol Anton.

Barang bukti yang disita antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi T 6693 RE, satu bilah palu yang diduga digunakan untuk membongkar kotak amal, satu buah kotak amal, serta uang tunai Rp250.000 yang tercecer di sekitar tempat kejadian.

Proses penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari piket SPKT, Unit Patroli, dan Reskrim Polsek Patokbeusi. Dua saksi dari warga setempat, S M (33) dan S S (59), turut menyaksikan jalannya penindakan.

Setelah berhasil diamankan, pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Patokbeusi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menggelar olah tempat kejadian perkara dan menggali keterangan dari para saksi.

“Langkah cepat ini merupakan komitmen kami untuk menjaga rasa aman masyarakat, terutama di bulan suci dan di area tempat ibadah,” tegas Kapolsek Anton.


Hangatnya Halal Bihalal PWI Subang, Bahas Family Gathering Seru

Halal Bihalal PWI Subang
Foto: www.jabarpress.com

Subang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Subang menggelar acara halal bihalal yang penuh kehangatan. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat PWI Subang pada Sabtu (26/4/2025). Meski sederhana, acara ini tetap terasa khidmat dengan kehadiran puluhan wartawan anggota PWI dan ibu-ibu dari Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI).

Sekretaris PWI Subang, H Yaman Suryaman, mewakili Ketua PWI Jaenal Mutaqin, mengungkapkan bahwa halal bihalal ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antara anggota dan pengurus PWI maupun IKWI. “Melalui momentum ini, kami menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin, minal aidin wal faizin,” ujarnya dengan penuh kehangatan.

Di sisi lain, Ketua IKWI Subang, Hj Rika Pertawati, juga membagikan kabar menarik. Selain untuk silaturahmi usai Ramadhan, momen halal bihalal ini dimanfaatkan untuk membahas rencana family gathering.

Rika mengungkapkan bahwa kegiatan family gathering akan melibatkan seluruh anggota PWI beserta keluarganya. “Pelaksanaannya masih kami diskusikan. Insyaallah dalam waktu dekat, dengan lokasi yang direncanakan di salah satu objek wisata di kawasan Subang Selatan,” tambahnya.

Acara sederhana ini tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan antarwartawan, tetapi juga membangun semangat baru untuk menyambut kegiatan kebersamaan yang lebih besar di masa depan.

:

Bupati Subang Hadiri Halal Bihalal dan Muscab PKS, Pererat Sinergi untuk Subang Maju

Bupati Subang hadiri halal bihalal PKS

Subang – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, atau akrab disapa Kang Rey, menghadiri acara Halal Bihalal dan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak DPD PKS Kabupaten Subang. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS se-Kabupaten Subang untuk masa bakti 2025–2028. Acara berlangsung di Aula Islamic Center Subang, Sabtu (26/4/2025).

Ketua DPD PKS Subang, H. Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur, menyampaikan bahwa halal bihalal ini dirangkai dengan pengukuhan para ketua DPC baru. Ia mengapresiasi panitia atas penyusunan acara yang kreatif, menghadirkan ceramah Ustadz Hamdan serta dakwah lewat seni wayang sebagai bukti kecintaan PKS pada budaya lokal.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Akur mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh kader dan simpatisan PKS. Ia mengenang perjalanan lima tahun masa kepemimpinannya sejak 2020, penuh dengan perjuangan di Pilkada dan Pileg 2024. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjabat.

Kang Akur mengajak seluruh kader untuk memperkuat sinergi dan kekompakan. Target besar pun dicanangkan: 14 kursi DPRD Kabupaten Subang, serta peningkatan kepemimpinan di tingkat provinsi hingga nasional.

Dalam sambutannya, Kang Rey mengapresiasi konsistensi PKS dalam menjaga tradisi silaturahmi dan mempererat persatuan dalam demokrasi. Menurutnya, momen halal bihalal ini sangat penting untuk membangun semangat gotong royong demi Subang yang lebih maju.

Kang Rey berharap Muscab serentak ini mampu melahirkan kader-kader berintegritas dan berdedikasi tinggi. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Subang selalu terbuka untuk kolaborasi dengan seluruh elemen, termasuk partai politik, guna mendukung terciptanya Subang yang unggul dan kompetitif.

“Mari terus jaga semangat kebersamaan dan perkuat kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan merata dan berkelanjutan,” ujar Kang Rey.

Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting. Hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS dr. Encep Sugiana, Ketua BPD 8 PKS Jawa Barat Nurul Fatoni, Wakil Ketua TP PKK Subang Hj. Ega Agustine, Ketua MPD dan DED PKS Subang, para anggota DPRD Fraksi PKS Subang, serta para tamu undangan lainnya.

Pendidikan Karakter Pelajar Jawa Barat, TNI-Polri Siap Turun Tangan

pendidikan karakter pelajar Jawa Barat
Foto: news.okezone.com

suarasubang.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menggulirkan program pendidikan karakter bekerja sama dengan TNI dan Polri. Program ini ditargetkan mulai berjalan pada 2 Mei 2025.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pelaksanaan tidak langsung serentak di 27 kabupaten/kota. “Kita mulai dari daerah yang siap dan dianggap rawan terlebih dahulu, lalu bertahap ke seluruh wilayah,” ujarnya pada Sabtu (26/4/2025).

Untuk mendukung program ini, TNI telah menyiapkan sekitar 30 hingga 40 barak khusus. Nantinya, siswa yang akan mengikuti program merupakan hasil kesepakatan antara sekolah dan orang tua.

Sasaran utama program ini adalah siswa yang sulit dibina atau terindikasi terlibat pergaulan bebas dan tindakan kriminal. Mereka akan dibina intensif selama enam bulan tanpa mengikuti sekolah formal.

TNI juga akan menjemput siswa langsung ke rumah untuk dibina karakter dan perilakunya. “Ini agar pembentukan karakter berlangsung lebih maksimal,” tegas Kang Dedi Mulyadi.

Mengenai pembiayaan, Dedi menyebutkan bahwa program ini akan dibiayai bersama oleh Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/kota terkait. “Harus segera dibuat Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Dinas Pendidikan dan Kemenag untuk mempertegas kebijakan ini,” tambahnya.

Kisruh Dedi Mulyadi dan GRIB Jaya Memanas, Ketua GRIB Tantang Bertemu

Kisruh Dedi Mulyadi dan GRIB Jaya
Foto: Kompas.com/Faqih Rohman Syafei dan tangkapan layar Youtube Titik Temu Podcast

Subang – Ketegangan antara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan organisasi masyarakat GRIB Jaya Jabar belum mereda. Ketua DPD GRIB Jaya Jabar, Gabryel Alexander Etwiorry, kembali melontarkan kritik pedas terhadap Dedi.

Gabryel menyindir gaya kepemimpinan Dedi yang dinilai terlalu sibuk membuat konten ketimbang fokus pada tugas utama sebagai gubernur. Kritik tersebut disampaikan Gabryel dalam sebuah video yang diambil di kantornya di kawasan Grand Taruma, Telukjambe Timur, Karawang, dan beredar melalui akun Instagram @informasi_karawang pada Sabtu (26/4/2025).

Dalam tayangan tersebut, Gabryel menyoroti aksi Dedi Mulyadi yang dianggap terlalu berlebihan dalam menangani berbagai persoalan di Jawa Barat, termasuk ikut terjun ke Polresta Depok terkait kasus pembakaran mobil polisi yang menyeret nama ormas GRIB Jaya Depok.

Gabryel menilai, langkah Dedi mendatangi Polres seolah menunjukkan upaya intervensi. Ia menegaskan seharusnya kasus tersebut diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kita kawal sama-sama, tidak perlu ada intervensi,” ujar Gabryel.

Lebih jauh, Gabryel meminta Dedi Mulyadi untuk kembali fokus pada tugas pokok sebagai gubernur. Ia mengingatkan agar Dedi tidak terus-menerus mencari bahan untuk membuat konten media sosial.

Respons Dedi Mulyadi soal Ormas

Merespons keresahan publik terhadap keberadaan ormas, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya membedakan antara tindakan kriminal individu dan lembaga ormas itu sendiri.

Dalam unggahan media sosial pada Rabu (23/4/2025), Dedi menyatakan bahwa sanksi seharusnya diberikan kepada pelaku individu, bukan kepada lembaga. Ia mengibaratkan jika seorang pegawai dinas melanggar hukum, maka bukan berarti dinas tersebut harus dibubarkan.

Dedi juga menyampaikan bahwa pendekatan persuasif menjadi langkah yang diambil Pemprov Jawa Barat. Ormas akan diajak berdialog untuk kembali kepada tujuan awal pendirian mereka yang bersifat sosial dan membangun.

Menurutnya, pimpinan ormas bertanggung jawab melakukan pembinaan internal, termasuk mengambil tindakan tegas terhadap anggota yang melakukan pelanggaran hukum.

Gabryel Tantang Dedi Bertemu

Tidak hanya mengkritik, Gabryel Alexander Etwiorry juga menantang Dedi Mulyadi untuk bertemu secara langsung. Tantangan ini dilontarkan melalui tayangan Youtube Titik Temu Podcast, Sabtu (12/4/2025).

Gabryel mengajak Dedi berdiskusi terbuka terkait pemahaman soal premanisme. Ia mengaku ingin belajar langsung dari Dedi tentang definisi premanisme yang belakangan marak dibicarakan.

Selain itu, Gabryel mengingatkan Dedi agar pembersihan premanisme juga dilakukan di tubuh birokrasi, bukan hanya menyasar ormas. Ia bahkan menyatakan bahwa GRIB akan membentuk satgas sendiri untuk memberantas premanisme di dalam birokrasi pemerintahan.

“Kami di GRIB juga akan bentuk satgas untuk bersih-bersih birokrasi. Premanisme tidak hanya di ormas,” tegasnya.

Profil Singkat Gabryel Alexander Etwiorry

Gabryel Alexander Etwiorry resmi menjabat Ketua DPD GRIB Jaya Jabar sejak Februari 2024. Pelantikannya dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario De Marshall, di Karawang.

Saat pelantikan, GRIB Jaya Jabar juga mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Selain itu, Gabryel aktif menggerakkan roda organisasi, termasuk menggelar Rakerda 2025 yang dirangkai dengan acara Halal Bihalal se-Jawa Barat.

Dengan visinya, Gabryel bertekad menjadikan GRIB Jaya Jabar semakin besar dan kuat di masa depan.

Recent Posts