Beranda blog Halaman 1224

Jembatan Baru Diperbaiki, Polres Banjar Belum Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

IMG_20221223_002348_dL7vjS4U1z_ixzhxF605X.jpeg

harapanrakyat.com,- Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 ini, Polres Banjar belum punya rencana untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas. Meski pun saat ini Jembatan Baru sedang diperbaiki.

Polres Banjar baru akan melakukan evaluasi apabila ada peningkatan jumlah pengendara saat perayaan tahun baru 2023.

Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo mengatakan meski pun sedang ada perbaikan Jembatan Baru (Jembar), pihaknya belum ada rencana untuk rekayasa lalu lintas.

“Sampai saat ini walau pun Jembatan Baru sedang diperbaiki, ada kegiatan renovasi, kita masih tetap belum melaksanakan kegiatan rekayasa lalu lintas. Sampai sekarang terpantau arus kendaraan tengah kota sendiri masih belum terlalu ramai,” kata Bayu Catur Prabowo, Rabu (21/12/2022).

Baca Juga: Polres Banjar Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat 2022

Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan pemantauan kepadatan arus lalu lintas menuju tempat wisata Pangandaran. Sehubungan dengan memasuki libur para pelajar.

“Kalau ada peningkatan, kita akan mengurai kemacetan yang ada dengan rekayasa lalu lintas atau dengan memberlakukan buka tutup. Nanti kita akan lihat dulu situasinya seperti apa,” terangnya.

Sementara itu, dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, Polres Banjar menerjunkan sebanyak 164 personel. Mereka bertugas pada 7 pos pengamanan.

Baca Juga: Jelang Nataru, BPBD Kota Banjar Petakan Titik Rawan Pohon Tumbang Jalur Nasional

“Kami menerjunkan sebanyak 164 personel untuk pengamanan dan pelaksana Operasi Lilin tahun 2022 ini,” jelasnya.

Bayu mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk selalu mematuhi aturan dan memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Jelang Perayaan Nataru 2023, Masyarakat Kota Banjar Diimbau Waspada Tindak Kejahatan

Polres-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Menjelang perayaan Nataru 2023, masyarakat Kota Banjar, Jawa Barat, diimbau untuk tetap waspada terhadap segala bentuk tindak kejahatan.

Hal itu disampaikan Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo, saat apel gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya Tahun 2022 di halaman Mapolres Banjar, Kamis (22/12/2022).

“Berdasarkan Anev pada tahun 2021 lalu, kejahatan paling tinggi terjadi pada bulan Desember. Didominasi oleh kejahatan konvensional,” katanya.

Menurut Bayu, untuk mengantisipasi tindak pidana atau kejahatan menjelang perayaan Nataru 2023, perlu adanya peningkatan patroli di daerah rawan dan objek vital.

Oleh karena itu, pihaknya akan meningkatkan patroli pada daerah rawan dan objek vital. Serta melakukan sosialisasi agar masyarakat dapat meningkatkan standar keamanan lingkungan dan tempat tinggal. Terutama bagi mereka yang akan bepergian.

Baca Juga: Pengamanan Nataru, Polres Banjar Siapkan Pos Terpadu dan Terjunkan Ratusan Personel

Bayu menjelaskan, peristiwa yang terjadi seperti di Mapolsek Astana Anyar Bandung jangan sampai terulang lagi. Sehingga harus lebih mengedepankan deteksi dini dan preventif strike.

“Aksi terorisme seperti di Mapolsek Astana Anyar jangan terulang lagi. Makanya kedepankan deteksi dini guna mencegah terjadinya aksi-aksi terorisme,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan upaya sterilisasi di setiap gereja yang akan digunakan untuk peribadatan pada perayaan Natal nanti.

“Kita akan sterilisasi sebelum dan sesudah kegiatan peribadatan pada perayaan Natal nanti. Serta memperketat penjagaan pada tempat atau pusat keramaian lainnya yang berpotensi menjadi target serangan teror,” pungkas Bayu. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Dishub Jawa Barat Siagakan 283 Posko untuk Antisipasi Kemacetan Nataru

Dishub-Jabar.jpg

harapanrakyat.com,- Dishub Jawa Barat siagakan 283 posko untuk mengantisipasi kemacetan selama libur Natal dan tahun baru. Posko sebanyak itu tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat.

“Dishub Jabar menyiapkan 283 posko selama libur Natal dan tahun baru, dan tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat. Termasuk kawasan wisata,” kata Kepala Dishub (Dinas Perhubungan) Jabar, A Koswara, Kamis (22/12/2022), di Kota Bandung.

Ia menyebutkan, ratusan posko tersebut akan disiagakan di kawasan atau jalur yang rawan terjadi kemacetan. Saat ini ada tujuh klaster yang menjadi fokus pengamanan pihaknya.

“Jadi selain tempat tujuan dan perlintasan mudik Nataru, dalam tujuh klaster itu juga terdapat banyak tempat wisata yang kemungkinan akan banyak kunjungan wisatawan saat libur Nataru,” terang Koswara.

Ketujuh klaster tersebut meliputi Pelabuhan Ratu, kawasan Puncak, Ciwidey-Pangalengan, Lembang-Ciater, Kuningan, Garut, dan Pangandaran.

Pengelompokan itu pihaknya lakukan karena melihat pergerakan orang. Seperti wilayah Kota Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Pangandaran menjadi wilayah yang tertinggi pergerakan manusianya.

Baca Juga: Aturan Baru Nataru 2023 Kota Bandung, Ketahui Ini Sebelum Berkunjung!

Koswara menjelaskan, fungsi posko Dishub Jawa Barat sendiri untuk berkoordinasi dengan perangkat daerah lain. Serta instansi vertikal seperti kepolisian.

Menurutnya, koordinasi itu penting, terutama jika terjadi bencana yang menghambat arus lalu lintas. 

“Jika terjadi kemacetan, maka langkah yang kita lakukan yakni pemberlakuan satu arah. Kemudian, menerjunkan lebih banyak personel dan bekerjasama dengan pihak kepolisian,” ujarnya.

Selain itu, untuk meminimalisir terjadinya kemacetan saat arus mudik Natal dan tahun baru, pihaknya akan memberlakukan pembatasan jam operasional bagi kendaraan angkutan barang.

Pembatasan jam operasional saat puncak Nataru mulai tanggal 22-26 Desember 2022. Kemudian, untuk puncak tahun baru mulai berlaku tanggal 29 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023. (Rio/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Malatang Hotpot Golden Monkey Tasikmalaya, Hidangan Khas Mongolia

Malatang-Hotpot-Golden-Monkey-Tasikmalaya.jpeg

Malatang Hotpot Golden Monkey Tasikmalaya adalah restoran yang menawarkan menu hotpot dan barbekyu khas Mongolia. Kehadiran restoran ini menambah rekomendasi kuliner Tasikmalaya.

Restoran ini telah memiliki cabang di Gardujati, Paskal Food Market, Cimahi, Cibubur, dan Cianjur. Selain itu, semua bahan-bahan yang tersedia 100% halal dengan harga serba Rp 6 ribu.

Menu makanan ini menjadi santapan paling enak saat musim dingin atau saat hujan. Alasannya karena malatang menggunakan hotpot yang menjaga makanan tetap hangat lebih lama.

Oleh karena itu, Malatang Hotpot Golden Monkey merupakan tempat yang cocok untuk pesta tahun baru mengingat curah hujan di bulan Desember lumayan tinggi dan udara terasa lebih dingin.

Baca Juga: Giggle Box Tasikmalaya, Kafe Khas Anak Muda

Berikut ini adalah ulasan singkat mengenai restoran hotpot dengan sajian malatang yang sangat enak.

Ulasan Malatang Hotpot Golden Monkey Tasikmalaya

Lokasi restoran bertempat di Ruko Plaza Asia, Jalan Hz Mustofa nomor 326, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Sebagai petunjuk, lokasinya ada di sebelah Gildak K-Street Snack. Pengunjung bisa langsung memarkir kendaraan di depan area restoran.

Ramai di Hari Pembukaan

Malatang Hotpot Golden Monkey Tasikmalaya telah dibuka pada Kamis, 22 Desember 2022. Dalam rangka merayakan soft opening, pihak resto memberikan diskon 25% untuk semua makanan dan minuman sampai hari Jumat (23/12/2022).

Suasana restoran cukup ramai di hari pembukaan, banyak kursi yang terisi. Untungnya, bagian dalam resto cukup luas untuk menampung banyak pengunjung. Restoran ini juga ramah anak karena bebas asap rokok. 

Interior dan furnitur di dalam resto menggunakan gaya vintage dengan dinding merah bata, sehingga bisa jadi background estetik. Pengunjung pun bisa makan malatang hotpot dan barbekyu di ruangan yang cukup bikin betah.

Baca Juga: Baso Mang Ja’i Tasikmalaya, Kuah Unik Campuran Tomat

Menu Makanan Serba 6000

Adapun jenis makanan yang tersedia di antaranya daging sapi, ayam, cumi, udang, mie, bihun, telur puyuh, pakcoy, dan selada. Daya tarik hidangan ini ada pada kuah dan sambal khas Malatang yang memberikan rasa asam manis pedas.

Pelanggan bisa mengambil bahan-bahan yang sudah dikemas dengan bandrol Rp 6.600 per pack. Namun, pelanggan juga bisa mengambil Paket Keluarga yang berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 500.000 sesuai jumlah orang.

Selain menu hidangan berkuah, Malatang Hotpot Golden Monkey Tasikmalaya juga menyediakan paket grill untuk yang suka barbekyu. Bedanya, untuk paket grill pengunjung mendapat alat panggang sehingga daging bisa langsung dimakan saat masih panas. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Dokter RHSH Bandung Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam

Operasi-Pemisahan-Bayi-Kembar-Siam.jpeg

harapanrakyat.com,- Tim dokter dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat melakukan tindakan operasi pemisahan bayi kembar siam bernama Ayesha Azalea Putri Emira dan Aleeya Azalea Putri Eira.

Bayi kembar siam tersebut merupakan warga Kampung Umur-umuran, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kedua bayi kembar siam merupakan anak dari pasangan suami istri Eka Lasmana (23), dan Mira Rahayu (24).

Ppemisahan bayi kembar siam dilakukan Tim Bedah Hasan Sadikin, yang dipimpin oleh dr. Dikki Drajat Kusmayadi, pada Rabu (21/12/2022) kemarin.

Baca Juga: Aturan Baru Nataru 2023 Kota Bandung, Ketahui Ini Sebelum Berkunjung!

Sementara itu, bayi Ayesha dan Aleeya lahir dengan kondisi dempet pada bagian perut dan dada sehingga organ livernya menyatu.

“Organ yang bersatu pada bayi kembar siam ini adalah liver. Tapi organ lainnya seperti jantung, ginjal, usus, masing-masing memiliki organ sendiri,” kata Dikki dalam keterangan yang diterima harapanrakyat.com, kamis (22/12/2022).

Dikki menjelaskan, dalam operasi tersebut tingkat kesulitan yang dihadapi tim bedah adalah harus memisahkan dinding dada dengan hati-hati.

“Jadi bukan hanya proses pemisahan saja, kami juga perlu memikirkan untuk penutupannya. Nanti akan reka bagaimana pola penutupannya,” jelasnya.

Dalam tindakan operasi pemisahan bayi kembar siam Ayesha dan Aleeya itu memakan waktu selama kurang lebih 8 jam. (Rio/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Tak Punya Uang untuk Khitan, Motif Ayah Potong Kelamin Anak Kandung di Tasikmalaya

Polres-Tasik.jpg

harapanrakyat.com,- Tak punya uang untuk khitanan menjadi alasan pelaku berinisial J (39), seorang ayah yang tega potong kelamin anak kandungnya berusia 5 tahun. Pelaku mengaku terdesak lantaran bekerjanya pun hanya serabutan dan ngamen.

Kejadian yang menggegerkan warga Tasikmalaya itu terjadi di Desa Jayamukti, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Motif tersebut terungkap usai pelaku menjalani pemeriksaan marathon oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya, Kamis (22/12/2022). Kini pelaku ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelum memotong kelamin anaknya, pelaku sempat cekcok dengan istrinya. Pelaku melakukan aksinya itu saat istrinya sedang pergi keluar rumah untuk berbelanja.

Baca Juga: Motif Ayah Potong Kelamin Anak di Tasikmalaya Terungkap, Begini Kata Polisi

“Iya, karena cekcok dengan istrinya yang meminta anaknya disunat lantaran sudah besar. Kemudian pelaku melihat ada silet dan langsung potong kelamin anaknya yang saat itu anaknya sedang tidur,” kata Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto, Kamis (22/12/2022).

Akibat perbuatannya itu, pelaku terancam Pasal 80 juncto 76 C Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Perlindungan Anak. Ancaman pidananya 5 tahun penjara.

Sementara itu, Pelaku J mengaku menyesali perbuatannya karena telah memotong alat kelamin anak laki-lakinya. Ia pun hanya bisa pasrah atas hukuman yang harus diterimanya.

“Saya menyesal pak, tapi mau gimana lagi kan udah kejadian. Saya doakan anak cepat sembuh,” ungkap J. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Jelang Nataru, Polsek Cibogo Bangun Pos Pengamanan di Interceng Cilameri

pos-pengamanan-polsek-Cibogo.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) yang tinggal menunggu beberapa hari dekepan. Polsek Cibogo kembali membangun 1 Pos Pengamanan di Interceng Cilameri Wilayah Hukum Polsek Cibogo.

“Untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, kali ini kami Polsek.Cibogo membangun 1 Pos Pam dan melakukan pengamanan di 1 titik Pos pengamanan yang berada di Interceng Cilameri,” kata Kapolsek Cibogo AKP Ikin Sodikin S.H. kepada Mediajabar.com pada Kamis (23/12/2022).

Dalam pelaksanaan Pos Pam jelang Nataru Polsek Cibogo melibatkan lintas sektoral atau instansi di lingkungan Pemerintah Kecamatan Cibogo dan Personil Anggota Polsek Cibogo serta melibatkan juga dari Pihak Kesehatan Kecamatan Cibogo dan personil Polres Subang.

“Untuk Pos pengamanan Natal di interceng Cilameri Kami melibatkan juga dari lintas sektoral intansi terkait yang ada di Kecamatan Cibogo,” ujarnya.

Kapolsek juga menambahkan, selama giat Pos Pam Nataru di Interceng Cilameri melibatkan 8 orang terdiri dari Personil Polsek Cibogo dan personil Polres Subang.

“Untuk Pos Pam kali ini Natal 2022 dan tahun Baru 2023, ini kita gelar dari 22 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023 mendatang dan Pos Pengamanan didirikan dengan tujuan untuk mendukung pelayanan dalam rangka menciptakan keselamatan keamanan dan kenyamanan warga masyarakat yang akan merayakan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023,” pungkasnya.

FPKP Subang: Jika Tak Hasilkan PAD, TWA Gunung Tangkuban Parahu Harus Ditutup

Apih-Aif.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Kontribusi pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu meskipun keberadaannya sebagian besar berada masuk wilayah Kabupaten Subang, namun sejak tahun 2009, Pemkab Subang tak mendapat kontribusi sepeserpun dari pihak pengelola.

Sebelumnya dikatakan Bupati Subang, H. Ruhimat menyebutkan, bahwa TWA Tangkuban Parahu sejak 2009 tidak ada PAD yang masuk ke kas Kabupaten Subang.

Hal tersebut tentunya membuat geram Ketua Ketua Forum Pemerhati Kebijakan Publik (FPKP) Kabupaten Subang, Aif Saepulrohman.

Dirinya mengatakan, sejak menjabat sebagai anggota DPRD di Komisi B pada masa jabatan 2004-2009, untuk PAD dari TWA Tangkuban Parahu masih menghasilkan sebesar Rp 175 juta hingga Rp 275 juta pertahun, itu pun masih terasa kecil pada waktu itu.

“Saya pikir dengan sekarang tahun 2022 ini bertambah sudah cukup tinggi, malah kenyataannya ternyata dari 2009 pernyataan Bupati Ruhimat itu bahwa PAD Tangkuban Parahu tidak sama sekali tidak masuk, saya atas nama pribadi dan forum merasa prihatin atas terjadinya bahwa PAD tidak ada sama sekali masuk ke kas daerah, dan saya pikir di tahun 2022 ini PAD yang masuk ke kas daerah Kabupaten Subang sudah besar,” kata Aif.

Aktivis dan mantan anggota DPRD Subang yang akrab disapa Apih Aif menambahkan, bahwa dengan kejadian ini berarti ketidakmampuan Pemerintah Daerah, juga ketidak mampuan para Anggota DPRD Kabupaten Subang, dalam menggenjot PAD Kapaten Subang, karena menurutnya keberadaan TWA Tangkuban Parahu, lebih luas berada di wilayah Kabupaten Subang, dan seandainya pemerintah pusat atau kementrian terkait tidak bisa memberikan solusi, maka Kabupaten Subang harus membuat jalan sendiri menuju TWA Tangkuban Parahu.

“Para anggota dewan yang terhormat ini garus satu alur dengan bupati, dan harusnya sama-sama karena kerugian bagi Subang karena Tangkuban Parahu ini 100% itu menjadi kewenangan penuh Kabupaten Subang, dan saya menginginkan untuk pemerintah dan DPRD kabupaten Subang secepatnya bertindak agar mendapatkan PAD, bila tidak bisa, ya sudah tutup saja dan pemerintah daerah Kabupaten Subang harus berani membuka jalan baru menuju TWA Tangkuban Parahu,” pintanya.

Aif pun meminta kepada Anggota DPRD Kaabupaten Subang agar tidak menekan eksekutif di atas meja saja tetapi anggota DPRD juga harus terjun langsung ke lapangan supaya apa yang terjadi di lapamgan di ketahui sendiri.

“Itu kewajiban dewan terhormat jangan hanya bisa menekan di meja saja tetapi harus melihat di lapangan, bila tidak mana tahu apa yang terjadi di lapangan ayo bantu pemerintah daerah agar PAD bisa bertambah dan jangan sampai defisit dan defisit terus,” pungkasnya.

Sementara itu sebelumnya Pemkab Subang sudah melayangkan surat kepada pemerintah pusat, untuk meminta supaya Kabupaten Subang dilibatkan dalam pengelolaan TWA Tangkuban Parahu, Bupati Subang H. Ruhimat selaku pemerintah daerah mengaku, tak adanya kontribusi PAD sejak tahun 2009 silam hingga saat ini tak lain akibat aturan yang dibuat oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI, saat Menterinya dijabat MS.Kaban.

Dan setelah ada SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 306 tahun 2009 tentang Pengusahaan TWA Gunung Tangkuban Parahu oleh PT Graha Rani Putera Persada (GRPP).

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan Polres Ciamis

Polres-Ciamis-1.jpg

harapanrakyat.com,- Ribuan botol miras (minuman keras) dari berbagai merek dimusnahkan Polres Ciamis Polda Jawa Barat, Kamis (22/12/2022). Pemusnahan 4.450 botol miras itu dilakukan di halaman belakang Mapolres Ciamis.

Sebelumnya, Polres Ciamis melakukan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin Lodaya tahun 2022 yang berlangsung di Mapolres Ciamis.

“Hari ini kamu memusnahkan 4.450 botol minuman keras dari berbagai merek,” kata Kapolres Ciamis AKBP. Tony Prasetyo Yudhangkoro.

Selain memusnahkan ribuan botol miras, lanjutnya, Polres Ciamis juga melaksanakan kegiatan apel gelar pasukan untuk mengecek kesiapan para personil yang akan bertugas dalam pengamanan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) 2023.

Baca Juga: Ada Papan Pengalihan Jalur Pangandaran via Cigayam Ciamis, Kapolsek Banjarsari: Saya Tidak Tahu

“Kita cek dari berbagai aspek, baik dari personil maupun sarana dan prasarana. Serta unsur yang terlibat dalam pengamanan Nataru nanti,” terang Tony.

Pada pengamanan kali ini, pihaknya tetap akan mengedepankan kegiatan preventif dengan humanis dan penegakan hukum yang profesional.

“Kami berharap agar masyarakat bisa merayakan Natal dan malam tahun baru 2023 dengan tenang dan nyaman,” tuturnya.

Tony menjelaskan, pada kegiatan gelar pasukan ini Polres Ciamis menerjunkan 302 personil dan 217 personil dari instansi lainnya. Nantinya, para personil tersebut akan terbagi dalam 4 pos pengamanan dan 1 pos terpadu.

Dalam kegiatan apel gelar pasukan dan pemusnahan ribuan botol miras itu turut hadir Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra, Kasdim 0613 Ciamis, Kajari Ciamis. Serta sejumlah unsur pejabat Forkopimda di Kabupaten Ciamis. (Feri/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Status Endemik Covid-19 di Indonesia Segera Diumumkan Presiden Jokowi

Wakil-Menkes.jpg

harapanrakyat.com,- Status endemik Covid-19 di Indonesia akan segera diumumkan Presiden RI Jokowi (Joko Widodo). Saat ini kasus Covid-19 cenderung menurun di Indonesia.

Hal itu dikatakan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, Kamis (22/12/2022), di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

“Nanti presiden akan menambahkan lanjutan terkait indikator status endemik Covid-19. Kami (Kemenkes) akan memberikan masukan untuk evaluasi kasus yang ada,” katanya.

Dante juga menyebutkan, kasus Covid-19 mengalami penurunan meski ada varian baru.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengklaim Indonesia berstatus endemik Covid-19. Klaim ini mengacu pada indikator endemik yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Airlangga yang juga sebagai Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali itu mengatakan, dalam satu tahun terakhir ini penularan Covid-19 di Indonesia melandai. Kondisi saat ini seharusnya sudah bisa mengubah status pandemi menjadi endemik Covid-19.

“Kesiapan kita sudah kita laporkan ke presiden, apalagi sudah hampir setahun Indonesia melandai. Berdasarkan kriteria level 1 WHO dan sudah 12 bulan, artinya negara kita sudah memasuki masa pandemi yang berubah menjadi endemik,” kata Airlangga, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/12/2022).

Baca Juga: Kapan Indonesia Bebas Pandemi Covid-19? Ini Kata Kemenkes

Keputusan Status Endemik Covid-19, Jokowi Tunggu Hasil Kajian

Sementara itu, Presiden Joko Widodo akan menghentikan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Karena kasus Covid-19 di Tanah Air kian membaik.

Namun, Jokowi masih menunggu semua hasil kajian dan perhitungan dari para menterinya yang terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19. Targetnya kajian tersebut selesai pekan ini.

“Kembali lagi ke PSBB. Saya masih menunggu semua hasil dari kajian dan kalkulasi Menko dan Kemenkes kemarin. Lalu saya targetkan minggu ini kajian serta kalkulasi sudah sampai ke meja saya,” kata Jokowi, saat konferensi pers di Istana, Jakarta, Rabu (21/12/2022).

Melalui kajian tersebut, Jokowi menyiapkan Perpres penghentian PPKM, sehingga tidak akan ada lagi pembatasan akibat Covid-19.

Ia menargetkan dalam pekan ini keputusan penghentian PPKM sudah keluar. “Nantinya bisa saya siapkan Perpres terkait penghentian status PSBB-PPKM,” kata Jokowi. (Revi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Recent Posts