Beranda Berita Subang Warga Pusakanagara Subang Temukan Jasad Bayi Terkubur

Warga Pusakanagara Subang Temukan Jasad Bayi Terkubur

suarasubang.com — Warga Dusun Kelep, Desa Rancadaka, Kecamatan Pusakanagara, dikejutkan dengan penemuan jasad bayi di Subang. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan terkubur secara dangkal di dekat lokasi pembuangan sampah pada Senin (13/7/2026).

Awalnya, masyarakat merasa curiga saat melihat kedua kaki bayi masih menyembul di permukaan tanah. Mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Gandeng Anak-Anak Yatim, Muharram Festival Ke-5 Segera Digelar di Subang

Selanjutnya, tim gabungan dari Polsek Pusakanagara, Koramil, dan tim medis langsung mendatangi lokasi. Petugas menemukan tubuh bayi tersebut berada pada kedalaman tanah hanya sekitar 10 sentimeter.

Polisi Amankan Ibu Kandung

Petugas kemudian membawa jenazah tersebut ke Puskesmas Pusakanagara untuk pemeriksaan awal oleh Tim Inafis Polres Subang. Berdasarkan hasil pemeriksaan dr. Alvian Riziq, bayi itu diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

BACA JUGA:  Warga Keluhkan Pemadaman Listrik Subang

Seiring dengan penyelidikan yang berjalan, polisi mengamankan seorang perempuan berinisial J (18). Remaja ini diduga kuat merupakan ibu kandung dari jasad bayi di Subang tersebut.

Kepada penyidik, J mengaku melahirkan sendirian di dalam kamar tanpa bantuan tenaga medis. Ia menyebut bahwa sang bayi diduga sudah meninggal dunia saat proses persalinan berlangsung.

Namun, rasa panik dan malu membuat perempuan tersebut nekat menguburkan jasad anaknya di lokasi penemuan. Meskipun demikian, pihak kepolisian masih mendalami keterangan pelaku untuk memastikan penyebab pasti kematian bayi.

BACA JUGA:  Disdikbud Subang Respon Cepat Kerusakan SDN Tanjungrasa Kidul

Saat ini, penyidik juga tengah memburu seorang pria yang diduga merupakan ayah biologis dari bayi tersebut. Rencananya, polisi akan membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu guna menjalani proses autopsi.