Beranda blog Halaman 1649

Hadapi Gelombang Tiga Pandemi, Ridwan Kamil Beri Arahan Bupati/Wali Kota

ebfe84bffd9e6f2d566c4597a3da1522.jpeg

KBRN, Bandung: Memasuki gelombang ketiga Covid-19, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan arahan kepada bupati/wali kota untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Pertama, tingkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit (BOR) seperti saat puncak virus Covid-19 varian delta.

“Saya minta perhitungan BOR  menggunakan kapasitas maksimal seperti saat delta menjadi puncaknya. Memang di awal tahun karena delta turun, kapasitas rumah sakit juga turun,” ujar Ridwan Kamil dalam keterangannya yang diterima RRI, Senin (21/2/2022).

Kedua, seluruh pemda kabupaten/kota agar menegakkan protokol kesehatan 5M. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, memakai masker adalah hal yang paling ditekankan. 

“Arahan Presiden prokes paling utama adalah masker. Arahan Pak Luhut ekonomi kita buka dengan bijak tapi urusan masker lebih ditingkatkan. Jadi saya titip paling fundamental meningkatkan kedisiplinan masker,” kata pria yang kerap disapa Kang Emil.

Di saat yang sama, tes (testing), telusur (tracking), dan tindak lanjut (treatment) harus terus dilakukan oleh pemerintah daerah. Dengan kombinasi ini, Gubernur meyakini virus Covid-19 varian omicron bisa teratasi.

“Apapun namanya (varian virus Covid-19) solusinya itu saja berbaginya. Rakyat patuhi prokes negara mencari, merawat, men-treatment,” kata Kang Emil.

Terakhir, Kang Emil meminta kepada seluruh kepala daerah, TNI/Polri untuk mempercepat vaksinasi. Khususnya adalah kepada para lansia yang belum mendapatkan vaksin kedua.

Langkah ini sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dari virus Covid-19 varian omicron yang menyebar begitu cepat. Sebab menurut Kang Emil, dari hasi penelitian di Jawa Barat, mereka yang meninggal karena Covid-19 adalah golongan lansia dan yang belum divaksin.

Bagi daerah yang tingkat vaksinasinya sudah tinggi, didorong untuk melaksanakan kegiatan booster. Sehingga tidak ada berita tentang vaksin Covid-19 yang kadaluarsa.

“Kemudian tidak boleh ada vaksin yang kedaluwarsa, jadi jemput bola untuk segera dilakukan. Kemudian dikombinasikan dengan kebijakan pelayanan publik,” kata Kang Emil.

“Titip lansia karena mayoritas yang meninggal dunia pada usia lansia dan yang belum divaksin. Jadi kalau ada lansia yang belum divaksin itu adalah yang paling-paling rawan oleh Omicron,” katanya.

Kapolres Majalengka Berikan Reward Kepada Warga Yang Gagalkan Aksi Curanmor

Kapolres-Majalengka.jpg

MEDIAJABAR.COM, MAJALENGKA – Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi langsung memimpin apel Jam Pimpinan dan memberikan penghargaan (Reward) kepada warga yang membantu Polri menggagalkan aksi Pencurian (Curanmor), di Lapangan Apel Mapolres Majalengka, Senin (21/2/2022).

Dalam apel Jam Pimpinan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Majalengka Kompol Dadang Gunawan, PJU Polres Majalengka,ASN dan diikuti Personil Polres Majalengka.

Satu orang warga Kabupaten Majalengka yang mendapat penghargaan dari Kapolres Majalengka bernama Yazi Al Qindi (Seorang Security) dan merupakan Korban warga Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi mengatakan pemuda bernama Yazi Al Qindi merupakan salah satu satpam dari PT Telkomsel mendapatkan reward.

“Dia diberikan reward karena berhasil membantu Polri mengamankan pelaku curanmor dan dapat digagalkan tepat di Jalan Raya Ragaluh – Cigasong tepatnya di wilayah Kelurahan Simpereum Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka,” katanya.

Lebih lanjut Kapolres Majalengka menyampaikan Polres Majalengka memberikan penghargaan kepada masyarakat yang pada tanggal (10/2/2022) yang lalu berhasil menggagalkan Sebuah upaya pencurian kendaraan bermotor di lingkungannya pada saat itu sekitar pukul 03.00 wib pagi.

*Adik yang bersangkutan mengetahui bahwa motornya dicuri orang kemudian yang bersangkutan dengan penuh keberanian mengejar pelaku curanmor tersebut pada saat melaksanakan penangkapan ternyata pelaku curanmor membawa senjata jenis airsoft gun dan masih dengan penuh keberanian yang bersangkutan tetap memberikan perlawanan akhirnya pelaku curanmor dapat diamankan kepada saudara sekalian kondisi ini Tentunya tidak mudah dilakukan oleh masyarakat,” ujarnya.

Polri memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang yang mau dan mampu mendukung tugas-tugas kinerja kepolisian.

“Kita patut berbahagia bahwa ternyata masyarakat sudah mulai memperhatikan sendiri keamanan di lingkungannya masing-masing apresiasi ini Tentunya untuk memberi semangat dan motivasi kepada yang bersangkutan,” katanya.

Dan juga sebuah agenda refleksi pencerminan diri bahwa seharusnya bisa lebih melaksanakan kegiatan-kegiatan serupa di masyarakat agar anggota kepolisian melaksanakan kegiatan pre-emtif preventif dan penegakan hukum terukur di lapangan dengan baik dalam artian kita membangun jaringan dinas dengan door to door System.

“Untuk kesekian kalinya pihak Kami memberikan reward kepada masyarakat yang berhasil membantu tugas Polri terutama menangkap para pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat.” tandas AKBP Edwin Affandi. (Rozan)

Laporkan Kasus Korupsi, Wanita di Cirebon Malah Jadi Tersangka

Nurhayati.jpg

MEDIAJABAR.COM, CIREBON – Viral seorang wanita yang melaporkan kasus dugaan korupsi kades di Cirebon malah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Wanita yang telah ditetapkan menjadi tersangka itu adalah Nurhayati. Ia merupakan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Nurhayati curhat di media sosial karena kecewa kepada penegak hukum karena telah menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kades Citemu Supriyadi.

Padahal dalam kasus tersebut, Nurhayati mengaku sebagai pelapor. Namun hal mengejutkan malah ia langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Kabar terbaru pada Minggu (20/2/2022), Nurhayati dalam keadaan tidak sehat. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Nurhayati mengaku sakit dan dirawat di rumah sakit Pelabuhan Cirebon.

Menurut informasi yang dihimpun, Nurhayati sakit diduga karena mengalami tekanan psikologis.

Kabar sakitnya Nurhayati itu disampaikan oleh Ketua Dewan Permusyawaratan Desa (BPD) Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Lukman Nurhakim. Nurhayati sudah beberapa hari menjalani perawatan.

“Saat ini (Nurhayati) sedang sakit. Masih dirawat di rumah sakit pelabuhan. Sudah sekitar empat hari dirawat,” kata Lukman Nurhakimsaat seperti dikutip dari detikcom.

Tak hanya Nurhayati, beban psikologis juga turut dirasakan oleh keluarganya. Termasuk dirasakan oleh kedua anaknya yang masih kecil.

Lukman mengatakan setelah Nurhayati ditetapkan sebagai tersangka, kedua anaknya yang masing-masing berusia 6,5 tahun dan 5 tahun kerap dirundung teman-temannya.

“Anak-anaknya di-bully oleh teman-temannya. Di-bully bahwa ibunya korupsi,” tutur Lukman.

Keterangan polisi

Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar membenarkan bahwa Nurhayati ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap telah turut terlibat dalam kasus dugaan korupsi penggunaan APBDes tahun anggaan 2018, 2019, dan 2020 yang dilakukan oleh Supriyadi hingga menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 800 juta.

Fahri mengatakan meskipun belum ada bukti Nurhayati telah menikmati uang dari hasil dugaan korupsi tersebut,

Nurhayati dianggap melanggar Pasal 66 Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 yang mengatur terkait masalah tata kelola regulasi dan sistem administrasi keuangan. Fahri juga menjelaskan posisi Nurhayati dalam kasus itu.

“Saudari Nurhayati sebagai bendahara keuangan ini seharusnya memberikan uang kepada Kaur atau Kasi pelaksana kegiatan anggaran. Uang itu tidak diserahkan kepada Kaur atau Kasi pelaksana kegiatan, namun diserahkan kepada kepala desa atau kuwu,” tutur Fahri di Mapolres Cirebon Kota, Sabtu (19/2).

“Kegiatan ini sudah berlangsung sebanyak 16 kali atau selama tiga tahun, dari tahun 2018, 2019 dan 2020 sehingga tindakannya tersebut dapat merugikan keuangan negara. Tentunya ini melanggar Pasal 2 dan 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP,” tutur Fahri.

Kang Jimat Ingin Tanaman Porang dan Stevia Dikembangkan di Subang

IMG-20220219-WA0033.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan anggota DPR RI TB Hassanudin, Kepala PTPN VIII, Direksi Perhutani, Investor dan para Offtaker, terkait pengembangan potensi Sumber Daya Alam di Subang, Sabtu (19/2/22).

Pertemuan tersebut dalam rangka koordinasi dan konsolidasi terkait kerjasama dibidang pertanian, khususnya tanaman Porang & Stevia yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Subang.

Iwan salah satu investor menyampaikan bahwa Porang memiliki potensi, salah satunya untuk dijadikan Tepung porang, dimana di Jepang sendiri Tepung tersebut digunakan untuk Siratake dan juga mie sehat. Iwan mengatakan bahwa Porang memiliki pasar yang sangat besar, dengan zero karbohidrat dan serat yang tinggi. Sementara Stevia, merupakan unggulan gula masa depan, dengan zero kalori, dan menjadi salah satu pemanis yang sehat.

“Saya melihat pak bupati memiliki perhatian besar terhadap potensi ini,” katanya.

TB Hasanudin pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Subang memiliki potensi yang luar biasa untuk dapat memproduksi Stevia dan Porang. TB Hassanudin juga menyampaikan visi dari produksi tanaman tersebut adalah untuk memperdayakan masyarakat, agar masyarakat tumbuh dalam mengelola dan meningkatkan kesejahteraan. Dirinya menyarankan untuk mengajak Gapoktan dalam pelaksanaan produksi tanaman tersebut.

“Saya ingin rakyat saya dan daerah saya maju, ini sesuai arahan presiden rakyat harus diberdayakan,” katanya.

Sementara itu, Kang Jimat menyampaikan bahwa pada pertemuan kali ini dirinya ingin meminta petunjuk dan dukungan dari DPR RI. Kang Jimat juga telah mengajak untuk menanam stevia dan porang baik kepada Perhutani maupun PTPN VIII dan direspon baik.

Kang Jimat menyampaikan bahwa saat ini dirinya telah mengumpulkan kelompok tani untuk mempersiapkan program penanaman Porang & Stevia tersebut.

Kang Jimat berharap, dengan berjalannya program ini, masyarakat khususnya petani bisa mampu meningkatkan penghasilannya melalui tanaman porang dan stevia.

Dirinya juga menginginkan untuk memperdayakan masyarakat yang ada disekitar wilayah perkebunan, sehingga hidupnya lebih sejahtera.

“Optimis kami, Subang akan maju,” katanya.

Kang Jimat mengatakan bahwa untuk menanam Porang bisa dilakukan dengan cara tumpang sari dengan tanaman pokok, sehingga tanaman Pokok bisa berjalan, begitupun dengan plasma, sehingga mampu mendapatkan keuntungan lebih dari plasma. Terkait lokasi yang dibutuhkan untuk Stevia, dimana tanaman tersebut memerlukan ketinggian diatas 700 mdpl, Kang Jimat menyarankan untuk menggunakan lahan PTPN VIII di ketinggian 1200 mdpl yang berlokasi di Bukanagara. Untuk tindak lanjut program ini, Kang Jimat menginginkan Offtaker dan Investor untuk bekerjasama dengan BUMD.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan rakyat, Asisten Daerah Bidang Perekonomian & Pembangunan, Kaban BP4D, Kadis Pertanian, Kabag Pemerintahan Setda Subang, Kepala PTPN VIII beserta jajaran dan Direksi Perhutani.

Bupati Majalengka Launching Dana Desa dan BLT-DD Tahun 2022

Bupati-majalengka20220219_134950.jpg

MEDIAJABAR.COM, MAJALENGKA – Bupati Majalengka DR.H.Karna Sobahi, M. MPd Launching Dana Desa dan BLT-DD Tahun 2022 secara virtual bertempat di Gedung Yudha Karya Jum’at 18/02/2022. Kegiatan dihadiri Ketua DPRD, Kajari Majalengka, Sekda, para camat dan Undangan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD ) Hendra Krisniawan, S. ST dalam laporanya menjelaskan bahwa sasaran kegiatan Launching Dana Desa dan BLT Desa Tahun 2022 adalah untuk memberikan pemahaman kepada para Kepala Desa terkait Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2022 agar dalam penggunaannya dapat dilaksanakan secara tertib administrasi maupun teknis di lapangannya.

Dana Desa yang bersumber dari APBN diperuntukan bagi desa dalam rangka menyelenggarakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sampai tahun 2022 ini telah masuk pada tahap ke delapan sejak di gulirkan tahun 2015 yang lalu.

Lebih lanjut Hendra menjelaskan hasil – hasil Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa sejak digulirkan anggaran tersebut telah menghasilkan sarana infrakstruktur berupa Posyandu, jalan desa, jalan lingkungan, jembatan, jalan usaha tani, drainase, embung, MCK umum, sarana wisata.

Sedangkan non sapras atau pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan teknologi tepat guna, pendampingan kelompok usaha ekonomi, peningkatan Bumdes serta kegiatan yang bisa ditunjang dalam memberdayakan ekonomi di pedesaan.

“Penggunaan Dana Desa tahun 2021 yang lalu, diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa dan intruksi Presiden, hal ini karena pandemi masih belum berkahir,” jelas Hendra.

Dengan pagu Dana Desa tahun 2021 sebesar Rp. 391,668 milyar, yang terdiri dari
BLT Dana Desa sebesar Rp.72,082 milyar penanganan Covid – 19 sebesar RP.31,33 miliyar sedangkan infrastruktur dan pemberdayaan Rp.288,25 miliyar.

Sementara Bupati Majalengka DR.H.Karna Sobahi, M. MPd dalam arahanya mengharapkan saat ini situasi perkembangan Covid -19 di wilayah Kabupaten Majalengka mulai meningkat secara signifikan dan sesuai dengan arahan Presiden untuk kegiatan program vaksinasi untuk segera di laksanakan dan diselesaikan pemerintah Desa karena Desa menjadi ujung tombak dalam penanganan covid -19 dan pelaksanaan Vaksinasi.

“Sudah hampir 8 Tahun Dana Desa telah diberikan oleh Pemerintah Pusat, dan kita semua harus bisa melihat apakah ada perubahan selama ini , konsekuensi kebijakan politik dan tanggung jawab terbesar akan diberikan kepada atasan dan kepada rakyat karena proses pemilihan dilakukan oleh rakyat,” tutur Bupati

Terkait Dana Desa berapaun nilainya dan digunakan untuk apa harus bisa digunakan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, dan untuk Dana BLT harus bisa di berikan sesuai apa yang telah di tentukan.

Kami tidak berharap ada Pemerintah Desa yang terpeleset dalam menggunakan Dana Desa, dan jangan menyalahgunakan kewenangan peruntukan Dana Desa tersebut.

“Dana Desa dan BLT Desa diberikan bertujuan untuk Pemulihan ekonomi nasional dan penanganan Kemiskinan, dengan harapkan bisa dijalani dengan baik karena penggunaanya akan di awasi oleh Inspektorat Majalengka ,” jelas Bupati.

Pembentukan dan pengembangan Kapasitas BUMDES di setiap desa harus bisa dilaksanakan dan apabila ada permasalahan segera di selesaikan. Selain itu sektor pertanian dan UMKM di Kabupaten Majalengka menjadi senjata dalam bertahan dan peningkatan nilai ketahan ekonomi agar bisa stabil.

” Pemerintah Kabupaten Majalengka telah mengarahkan dan memfasilitasi desa dalam mengunakan anggaran DD dipriorotaskan untuk Pemulihan ekonomi, Penanggulangan kemiskinan serta mitigasi bencana, ” harap Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan secara simbolis Dana Desa yang paling besar anggarannya kepada Kepala Desa Rawa Kec. Cingambul dengan jumlah dua milyar seratus tigapuluh juta dan Desa paling kecil menerima anggaran DD yaitu Desa Panyindangan kec Banjaran dengan total Tujuh ratus delapan juta. Serta penyerahan Bantuan Tunai Langsung kepada dua orang penerima sebesar Rp. 900.000,- pertriwulan. (Rozan)

Menparekraf Apresiasi Dukungan Kang Akur Terhadap Produk UMKM dan Ekraf

wakil-bupati-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno mengapresiasi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi yang merupakan pimpinan daerah yang produktif dan gerak cepat dalam mensupport produk UMKM. Ia menyakini bahwa kedepan Subang akan mengalami peningkatan kondisi ekonomi yang tentu terdorong oleh pelaku UMKM yang produktif. Hal itu disampaikan Menparekraf ketika menerima kunjungan Wakil Bupati Subang di kediamannya, Jakarta, Jumat (18/02/22)

“Kebangkitan ekonomi dan lapangan kerja di daerah akan tercipta” ungkapnya melalui akun instagram pribadinya.

Tidak hanya itu, Sandiaga Uno berharap ditengah pandemi yang kembali meningkat dengan varian omicron, pelaku wisata mampu menyesuaikan dengan kondisi apapun.

“Saya juga menitipkan agar aktivitas ekonomi dan pariwisata di Subang jangan ditutup, namun dibatasi dan pastikan protokol kesehatannya terjaga dengan baik” pungkasnya.

Agenda tersebut merupakan follow up dari kegiatan kunjungan Sandiaga Uno ke Subang pada tanggal 23 Januari, dalam rangka penguatan produk UMKM sampai Potensi pengembangan destinasi Wisata di Kab. Subang.

Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang menyampaikan Kegiatan tersebut dalam upaya mendorong program-program kepariwisataan dan ekonomi kreatif di Subang

“Semoga upaya yang kami lakukan ini agar dapat bantuan dari pemerintah pusat, sifatnya melalui DAU (Dana Alokasi Umum) ataupun DAK (Dana Alokasi Khusus)” ucapnya.

Adapun kunjungan Kang Akur ke Menparekraf RI tersebut didampingi oleh Kabid Destinasi Wisata Disparpora Kabupaten Subang, Ida Erlinda.

Keren !, MEDIAJABAR.com Masuk Top 5 Media Online di Jabar Versi Survey Imogen Communication Institute

mediajabar.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bertepatan dengan Hari Pers Nasional 9 Februari 2022, Imogen Communication Institute, bagian dari Imogen Public Relations, mempersembahkan laporan kajian Indonesian Media Landscape 2022.

Dalam hasil survei tersebut, MEDIAJABAR.COM masuk dalam jajaran media online kredibel dan menempati posisi ketiga media daring lokal di wilayah Jawa Barat bersama media besar lainnya.

Dikutip dari laman resmi Imogen Communication Institute, bahwa pers adalah pilar keempat dalam demokrasi, yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan kehidupan bernegara.

“Kami memetakan kondisi terkini media massa cetak, online dan televisi di Indonesia. Seperti apa kondisi saat ini, berdasarkan keberadaan, sirkulasi, jumlah pembaca, per sektor, kepemilikan dan per wilayah,” tulis pihak Imogen Communication Institute.

Pihaknya berharap semoga laporan ini bisa menjadi referensi dalam mengetahui pemetaan media massa di Indonesia terkini, bagi kalangan praktisi PR, praktisi komunikasi, pelaku industri dan khalayak umum pemerhati media.

Laporan ini mencakup: koran nasional, majalah dan tabloid nasional, televisi berita nasional, media online nasional, grup media, media per sektor, media lokal per provinsi, media berbahasa Inggris dan Mandarin.

“Selamat Hari Pers Nasional! Jaya Pers Indonesia!” tutup Imogen Communication Institute.

CEO MEDIAJABAR.COM, Warlan mengatakan bahwa hasil survei ini merupakan bagian dari penyemangat untuk tetap eksis menjadi salah satu media online yang terus memberikan informasi bagi masyarakat secara luas.

“Apapun hasilnya, yang jelas kita akan tatap mempertahankan eksistensi kita untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Dan terakhir kita akan terus membuat ekosistem media online ini sehat, sehingga membuat para pelakunya sejahtera,” katanya.

MEDIAJABAR.COM Masuk Jajaran Top Media Online Kredibel di Jabar Hasil Survei Imogen Communication Institute

media-landscape-Indonesia-scaled.jpg

MEDIAJABAR.COM, JAKARTA – Bertepatan dengan Hari Pers Nasional 9 Februari 2022, Imogen Communication Institute, bagian dari Imogen Public Relations, mempersembahkan laporan kajian Indonesian Media Landscape 2022.

Dalam hasil survei tersebut, MEDIAJABAR.COM masuk dalam jajaran media online kredibel dan menempati posisi ketiga media daring lokal di wilayah Jawa Barat bersama media besar lainnya.

Dikutip dari laman resmi Imogen Communication Institute, bahwa pers adalah pilar keempat dalam demokrasi, yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan kehidupan bernegara.

“Kami memetakan kondisi terkini media massa cetak, online dan televisi di Indonesia. Seperti apa kondisi saat ini, berdasarkan keberadaan, sirkulasi, jumlah pembaca, per sektor, kepemilikan dan per wilayah,” tulis pihak Imogen Communication Institute.

Pihaknya berharap semoga laporan ini bisa menjadi referensi dalam mengetahui pemetaan media massa di Indonesia terkini, bagi kalangan praktisi PR, praktisi komunikasi, pelaku industri dan khalayak umum pemerhati media.

Laporan ini mencakup: koran nasional, majalah dan tabloid nasional, televisi berita nasional, media online nasional, grup media, media per sektor, media lokal per provinsi, media berbahasa Inggris dan Mandarin.

“Selamat Hari Pers Nasional! Jaya Pers Indonesia!” tutup Imogen Communication Institute.

CEO MEDIAJABAR.COM, Warlan mengatakan bahwa hasil survei ini merupakan bagian dari penyemangat untuk tetap eksis menjadi salah satu media online yang terus memberikan informasi bagi masyarakat secara luas.

“Apapun hasilnya, yang jelas kita akan tatap mempertahankan eksistensi kita untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Dan terakhir kita akan terus membuat ekosistem media online ini sehat, sehingga membuat para pelakunya sejahtera,” katanya.

Jaksa Ajukan Banding Vonis Seumur Hidup Herry Wirawan

a822b4663e7295d59b1318a42e78cd48.jpeg

KBRN, Bandung: Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat resmi mengajukan banding atas vonis seumur hidup Herry Wirawan. Banding diajukan jaksa ke Pengadilan Tinggi (PT) Bandung.

Pernyataan banding dilakukan JPU ke PT Bandung. Penyerahan itu dilakukan Jaksa melalui Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (21/2/2022).

“Untuk perkara Herry Wirawan pada hari ini kita mengajukan banding atas putusan majelis hakim,” ucap Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil. 

Dodi belum menjelaskan alasan banding yang dilakukan oleh Jaksa. Menurutnya, terkait hal itu kewenangan ada pada JPU. 

“Alasan banding nanti kita bisa jelaskan lebih lanjut, tentu jpu yang akan menjelaskan, tapi yang jelas kami sudah mengajukan banding pada hari ini,” katanya. 

Soal tuntutan yang banyak dikesampingkan oleh hakim, Dodi mengatakan ada berbagai pertimbangan yang akhirnya membuat JPU mengajukan banding. 

“Ya tentunya dari penuntut umum mengharapkan banyak hal yang dipertimbangkan, tapi nanti kami akan berkoordinasi dengan penuntut umumnya alasan banding yang dilakukan pada hari ini,” tutur dia. 

Seperti diketahui, Herry dituntut hukuman mati oleh Jaksa. Akan tetapi, dalam vonis, hakim memvonis Herry dengan hukuman penjara seumur hidup. 

“Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup,” ucap hakim.

Hakim menilai perbuatan Herry Wirawan telah terbukti bersalah sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76.D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

Covid Tinggi, KAMMI: Pejabat Garut Biang Pemicu Langgar Prokes

18eb594fe8dd9352ea66e2a84a3d8f9a.jpg

KBRN, Garut : Warga net ramai-ramai berkomentar negatif terkait euforia uji coba jalur kereta api oleh rombongan pejabat Garut dari Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Garut.

Menurut Aceng Farhan, warga Karangpawitan Garut mengatakan, bukan soal uji cobanya, tetapi yang dikritisi mengenai potensi kerumunannya yang dianggap telah melanggar prokes.

“Ini sangat bertolak belakang disisi lain Pemkab Garut sangat gencar mengingatkan warga untuk patuh prokes, di lain sisi segala bentuk kegiatan pemerintah yang bersifat seremonial termasuk uji coba jalur KA justru selalu memicu kerumunan dan jelas jelas melanggar prokes,” katanya, Senin (21/2/2022).

Kritikan pedas juga menggelinding dari Ketua Umum PD KAMMI Garut Hamzah, menurutnya, uji coba kereta api yang dilakukan dengan antusias ini berhasil menggeser perhatian pemerintah terhadap lonjakan Covid-19 yang menurut humas daerah sedang meningkat tajam di Kabupaten Garut. 

“Antusiasme terkait jalur baru KA Garut-Cibatu memang wajar karena memang jalur tersebut sudah lama terbengkalai dan akan aktif kembali menjadi moda transportasi baru di Garut Kota, namun abainya pemerintah terhadap prokes dengan membiarkan kerumunan adalah sebuah anomali,” katanya, Senin (21/2/2022).

Menurut Hamzah, Hal ini diperkuat dengan kasus Bupati yang sempat diisolasi singkat menjelang peringatan hari jadi Garut. 

“Sebelumnya, pendopo sempat ramai dengan berita beberapa penghuni pendopo yang terpapar covid. Namun, fakta ini tidak sejalan dengan apa yang dilakukan bupati beberapa hari yang lalu,” katanya.

Tak hanya saat percobaan rute baru KA, keramaian di acara bupati pun sempat terjadi saat Upacara HJG. 

“Ketidaksejalanan antara kebijakan prokes dengan apa yang dilakukan bupati tentu akan menimbulkan stigma bahwa pelanggar prokes itu dimulai dari orang nomor 1 di Garut,” paparnya. 

Agenda-agenda Bupati tersebut diyakini akan menjadi bumerang tersendiri bagi pihak pemda yang mensosialisasikan prokes. 

“Kebingungan tenaga kesehatan mengenai sulitnya mendidik masyarakat tentang prokes sudah terjawab sudah, kebingungan tersebut semestinya diarahkan kepada pimpinan mereka,” pungkasnya.

Recent Posts