Beranda blog Halaman 407

Vespa 946 Anniversario Hadir di Indonesia, Harganya Bikin Melongo

rockomotif-vespa-946-anniversario.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – PT Piaggio Indonesia resmi menghadirkan Vespa 946 Anniversario 10 Tahun ke Tanah Air sebagai penanda perayaan kehadiran model eksklusif tersebut.

Secara tampilannya, model yang dirilis secara terbatas yakni 1.000 unit di seluruh pasar global, skuter khas Italia ini hadir dengan aksen kelinci. Hal ini merupakan bentuk atau simbol untuk menghadirkan kedamaian, kesejahteraan, dan penghargaan terhadap masa lalu.

Dalam keterangan resminya, Marco Noto La Diega, Managing Director and Country CEO of PT Piaggio Indonesia, mengungkapkan kehadiran Vespa 946 Anniversario 10 tahun ini tetap mempertahankan nilai khas yang telah menjadi ikon kontemporer bagi pemiliknya.

“Terinspirasi pada prototipe MP6, Vespa 946 Anniversario 10 tahun yang eksklusif ini, menjadi satu bentuk perayaan satu dekade gemilang di mana lekuk warisan Vespa telah berubah menjadi ikon tren kontemporer dengan sikap berani bergerak maju,” ungkapnya.

Terkait penggunaan warnanya, model ini hadir dengan balutan hijau khas yang diberikan nuansa modern. Adapun pemilihan warna tersebut dibuat sedemikian rupa agar tetap memancarkan aura yang soft dan elegan. Sentuhan pearlescentnya terlihat seperti warna pastel pada pandangan pertama pengguna, namun semakin terlihat tajam dengan pencahayaan. Siluet khas bercorak kelinci yang menonjol di bodi kendaraan ini juga dapat menjadi ikon yang menarik perhatian.

Dalam kehadiran Vespa 946 Anniversario 10 tahun di Tanah Air, konsumen yang terpikat bisa mendapatkan unit tersebut di seluruh jaringan penjualan Motoplex 4 Brands di seluruh Indonesia. PT Piaggio Indonesia juga memberikan aksesoris tambahan yang mereka jual secara terpisah, di mana melalui kehadirannya tersebut dapat melengkapi tampilan model ini menjadi lebih menarik.

Mengenai harga yang ditawarkan, model ini bisa dibawa pulang dengan merogoh kocek sebesar Rp260 jutaan.

Tebing di Kota Bogor Longsor, Rumah Warga Tertimpa Pohon

Tebing-Longsor.jpg

harapanrakyat.com – Tebing setinggi 25 meter di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, longsor. Kejadian tersebut menyusul sebelumnya terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur kawasan itu.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari mengatakan, longsor tebing di Kota Bogor itu terjadi pada Sabtu (4/11/2023) malam.

Akibat tebing longsor itu, sebuah rumah warga tertimpa sebuah pohon akibat terbawa material longsor. Selain itu, material longsor juga menutupi sebagian saluran induk Cibalok.

Baca Juga : Musim Hujan Tiba, Pemkot Cimahi Waspadai Daerah Langganan Banjir

“Lebar tebing yang longsor di Kota Bogor itu sekitar 15 meter. Sebuah pohon terbawa material longsor dan menimpa sebuah rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” ungkap Muhari dalam keterangannya, Senin (6/11/2023).

Muhari menegaskan, dampak lain kejadian tebing longsor di Kota Bogor ini juga menutup sebagian jalan.

Akibatnya, akses lalu lintas sempat terjadi kemacetan. Namun, tim gabungan bersigap membersihkan sisa material longsoran tebing itu untuk memperlancar lalu lintas.

BNPB, kata Muhari, mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah agar mewaspadai potensi bencana pada fase transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Musim transisi ini, kata ia, biasanya terjadi pada September hingga November. Akan tetapi, lanjut ia, pada tahun ini agak tertunda karena pengaruh El Nino.

Kondisi paling signifikan dalam satu minggu terakhir, kata Muhari, adalah hujan yang mengguyur hampir seluruh Pulau Jawa. Hal itu terjadi secara bervariasi setelah lebih dari 90 hari tanpa hujan.

Baca Juga : Tanggulangi Banjir, DPRD Kota Bandung Apresiasi Pembangunan Kolam Retensi

“Potensi terjadinya banjir dan longsor ini perlu kita waspadai,” tuturnya.

Tim gabungan penanganan bencana Kota Bogor, lanjut Muhari, telah melakukan asesmen kejadian tebing longsor ini. Hal itu lantaran lokasi terdampak adalah jalan nasional maka memerlukan koordinasi antara Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah pusat. (Ecep/R13/HR Online)

Musim Hujan Tiba, Pemkot Cimahi Waspadai Daerah Langganan Banjir

Banjir-di-Kota-Cimahi-1.jpg

harapanrakyat.com – Menjelang musim hujan, beberapa wilayah di Kota Cimahi, Jawa Barat, berpotensi menjadi daerah langganan banjir. Pemerintah Kota Cimahi, saat ini mengupayakan antisipasi dampak banjir bagi warganya.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan mengakui, beberapa wilayah di Kota Cimahi memang berpotensi menjadi daerah langganan banjir saat musim hujan. Menyadari hal tersebut, pihaknya terus melakukan berbagai upaya nyata pengurangan risiko banjir di Kota Cimahi.

Salah satu upaya Pemkot Cimahi itu di antaranya membersihkan saluran air dari tumpukan sampah. Hal itu agar aliran air tidak tersumbat. Selain itu, melakukan optimalisasi penampungan debit air.

Baca Juga : Tangani Banjir Bandung Selatan, Presiden Jokowi Resmikan Kolam Retensi Andir

“Menghadapi musim hujan ini, kita bersiap-siap dengan melakukan banyak upaya. Harapan saya, saluran air yang ada sesuai dan bisa optimal dalam menampung debit air,” kata Sekda di Kota Cimahi, Senin (6/11/2023).

Sekda Kota Cimahi ini menjelaskan, beberapa daerah yang kerap menjadi langgan banjir di Kota Cimahi yaitu Cimahi Selatan, Jalan Simpang Cihanjuang-Cibabat, dan Cimindi.

Beberapa program yang sudah bergulir, kata Sekda, di antaranya optimalisasi saluran drainase di daerah langgan banjir di Kota Cimahi. Kemudian kegiatan padat karya yang banyak melibatkan warga masyarakat di tiap-tiap RW untuk melakukan pembersihan saluran air.

“Kita terus melibatkan masyarakat, khususnya di daerah yang menjadi langganan banjir di Kota Cimahi membersihkan saluran air. Alhamdulillah, warga juga memiliki rasa tanggungjawab untuk ikut menjaga kebersihan saluran agar air tidak tersumbat,” tuturnya.

Kawasan Melong Jadi Daerah Langganan Banjir Terparah di Kota Cimahi

Dalam kesempatan itu, Sekda Kota Cimahi ini menjelaskan, kawasan Kelurahan Melong memang menjadi titik daerah langganan banjir terparah. Ia pun menjelaskan, untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Melong ini memerlukan sinergi tiga wilayah lantaran berada di perbatasan.

“Mengatasi banjir di Melong ini perlu ada fasilitasi Pemprov Jabar. Lantaran Melong ini berada di perbatasan 3 wilayah, yaitu Kota Cimahi, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung. Memang daerah Melong ini kerap menjadi langganan banjir di Kota Cimahi,” ucapnya.

Sekda juga menegaskan, Ridwan Kamil yang saat itu masih menjabat Gubernur Jawa Barat pernah berjanji mengatasi banjir di Melong ini. Namun, hingga saat ini belum ada realisasi penanganan banjir dari Pemprov Jabar.

Baca Juga : Tanggulangi Banjir, DPRD Kota Bandung Apresiasi Pembangunan Kolam Retensi

“Tentu kami sangat berharap Pemprov Jabar segera merealisasikan bantuan yang dulu pernah disampaikan Pak Ridwan Kamil ketika menjabat gubernur. Tapi hingga sekarang, kami masih belum mendapatkan informasi tindak lanjutnya. Sebab penyelesaiannya memerlukan fasilitasi Pemprov Jabar di kawasan perbatasan tersebut,” tuturnya.

Ia juga berharap, masyarakat ikut juga membantu pemerintah untuk mencegah banjir. Terutama turut serta menjaga kebersihan saluran drainase. Hal itu agar beberapa daerah langganan banjir di Kota Cimahi dapat terhindar banjir.

“Peran serta masyarakat memang perlu. Minimalnya di kawasan masing-masing dan tidak membuang sampah sembarangan. Pemicu berbagai kejadian bencana banjir salah satunya akibat tersumbatnya saluran drainase akibat sampah. Sehingga air tidak mengalir lancar,” katanya. (Eri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Lahan Abadi Pertanian Kabupaten Bandung Terus Menyusut

Wakil-Ketua-Komisi-B-DPRD-Kabupaten-Bandung-Osin-Permana.jpg

harapanrakyat.com – Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat ini telah menetapkan lahan abadi pertanian seluas 17 ribu hektare.

Namun, pada kenyataan di lapangan, luas lahan abadi pertanian ini terus menyusut dari waktu ke waktu. Beberapa faktor di antaranya yaitu masih adanya alih fungsi lahan menjadi pemukiman.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kabupaten Bandung mendesak eksekutif memperketat perizinan lahan pertanian menjadi pemukiman. Selain itu, DPRD juga menilai sudah saatnya Pemkab Bandung mulai berorientasi pada bangunan tumbuh (apartemen), untuk menyiasati kebutuhan perumahan warga.

Baca Juga : DPRD Dorong Pemkab Bandung Terapkan Edu-ekowisata Pertanian

“Pertumbuhan penduduk semakin bertambah dan kebutuhan perumahan juga terus meningkat. Dampaknya saat ini lahan pertanian di Kabupaten Bandung banyak menyusut. Kita tidak bisa memungkiri, pemukiman dan pertanian sering tarik ulur,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Osin Permana di Soreang, Senin (6/11/2023).

Untuk menyiasati agar kebutuhan pemukiman dan mempertahankan lahan abadi pertanian di Kabupaten Bandung ini, kata Osin, salah satunya dengan adanya kebijakan pemerintah daerah.

Kebijakan tersebut, kata politisi Demokrat ini, harus mampu mengakomodir kebutuhan pemukiman dan mempertahankan lahan abadi pertanian.

“Harus ada kebijakan pemerintah yang tidak mengorbankan satu sama lain (antara kebutuhan pemukiman dan lahan pertanian di Kabupaten Bandung). Kami mendorong Bupati Bandung agar segera merespon hal ini,” ucapnya.

Dengan demikian, kata Osin, ke depannya kebutuhan pemukiman dapat terpenuhi dan lahan abadi pertanian di Kabupaten Bandung pun tetap terjaga.

“Ya salah satu solusinya harus ada kebijakan (Bupati Bandung) agar pemukiman ke depannya berorientasi pada bangunan tumbuh,” ucapnya.

DPRD Ungkap Alasan Lahan Abadi Pertanian di Kabupaten Bandung Menyusut

Osin Permana yang juga menjadi salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Bandung pada Pemilu 2024 ini mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan lahan pertanian menyusut.

Beberapa faktor itu di antaranya profit pertanian yang saat ini kurang menguntungkan. Akibatnya, kata Osin, banyak petani di Kabupaten Bandung yang kurang tertarik dengan sektor ini. Ia pun mendesak Bupati Bandung agar memprioritaskan kebijakannya melindungi petani agar tidak melulu merugi.

“Akibat tidak menguntungkan dari sisi ekonomi, banyak petani yang menjual-beli lahan pertaniannya. Hal itu karena tidak ada kejelasan harga pasar hasil panen pertanian. Tentu pemerintah juga harus memikirkan hal ini. Melindungi petani jangan hanya isapan jempol belaka,” ucapnya.

Baca Juga : Gagasan Alik, Warga di Banjar yang Berjuang Selamatkan Bumi dengan Pertanian Organik 

Upaya yang bisa dilakukan Pemkab Bandung untuk melindungi hasil tani ini, lanjut ia, salah satunya dengan membangun pusat distribusi pangan di Kabupaten Bandung. Hal itu pun selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah membangun pusat distribusi pangan daerah.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah memberi ruang melindungi petani dari sisi harga. Tinggal pemerintah daerah yang juga harus menindaklanjutinya,” katanya.

Dengan demikian, kata Osin, dengan upaya itu mampu membangkitkan semangat petani menggarap lahan pertaniannya. Hal itu pun ke depannya mampu mempertahankan luas lahan abadi pertanian di Kabupaten Bandung. (Ecep/R13/HR Online)

Motor Listrik United E-Motor Kini Tersedia di Malaysia

rockomotif-motor-listrik-united.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Setelah melakukan penandatanganan kerjasama antara PT Terang Dunia Internusa dengan Artroniq Berhad sebagai distributor resmi motor listrik United E-Motor di Malaysia, kini dua model motor listrik tersebut sudah bisa diniagakan di negeri Jiran tersebut.

Peluncurkan model TX 3000 dan TX 1800 tersebut dilakukan di Piazza Pavilion Bukit Jalil, Malaysia pada Senin (30/10/2023) lalu.

Henry Mulyadi, Direktur PT TDI, menjelaskan bahwa kehadiran motor listrik United E-Motor ini sekaligus menjadi ekspansi pertama mereka di luar negeri untuk memasarkan produk yang dibuat di Indonesia.

”Malaysia menjadi negara pertama perluasan jaringan distribusi United E-Motor ke luar negeri. Dengan dukungan pemerintah RI, kami harap kerjasama ini bisa menjadi pembuka pintu bagi produk Indonesia dikenal di pasar internasional,” jelas Direktur PT TDI Henry Mulyadi di sela-sela acara.

Peluncuran tersebut disaksikan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Malaysia Indera Hermono bersama Chairman of ASEAN Trade, Tourism, and Economic Council (ATEC) & HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah.

Henry menjelaskan, perluasan pasar motor listrik United E-Motor ke Malaysia adalah hasil kerja sama dengan Artroniq Berhad (Artroniq), perusahaan investasi Malaysia yang telah lama bergerak di industri teknologi informasi dan komunikasi.

Kehadiran brand Indonesia di negara tersebut juga tidak sebagai distributor, namun mereka juga turut melakukan proses perakitan hingga menghadirkan pusat penjualan khusus.

”Untuk memperkuat posisi United E-Motor di Malaysia. Kami juga telah mempersiapkan konsep experiential store yang nantinya akan dibuka di tiga lokasi dengan detil yang akan diumumkan di tahun depan,” jelas Chief Financial Officer Artroniq Marcus Chin.

Kerja sama ini menandakan visi dan komitmen PT TDI dan Artroniq terhadap inovasi berkelanjutan serta membuka peluang investasi yang menjanjikan.

“Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan PT TDI dan kolaborasi ini tidak hanya memperkuat posisi kami di pasar namun juga merupakan bukti komitmen kami dalam menawarkan solusi inovatif bagi para stakeholders. Saya yakin bahwa kemitraan kami dengan United E-Motor akan memberikan nilai yang berharga bagi investor kami, serta peluang untuk dapat berkontribusi terhadap masa depan yang lebih ramah lingkungan,” tambah Marcus.

Di sela-sela acara, pengunjung berkesempatan merasakan secara langsung kehebatan model TX3000 dan TX1800. Mereka menikmati pertunjukan aksi sepeda motor listrik yang dilakukan oleh para stuntman dengan menggunakan United E-Motor.

Rumah Guru Ngaji di Pamarican Ciamis Ludes Terbakar saat Pemiliknya Tidur

Rumah.jpg

harapanrakyat.com,- Rumah guru ngaji di Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ludes terbakar pada Minggu (05/11/2023) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Guru ngaji yang rumahnya terbakar diketahui bernama Hendar, warga Dusun Cibenda, RT 14/02, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.

Api membesar pada pukul 22:00 WIB saat pemilik rumah sudah tertidur. Penyebab kebakaran rumah diduga dari tungku.

Pemilik rumah Hendar mengatakan, saat terjadi kebakaran dirinya sedang tertidur di rumahnya yang satunya lagi, namun lokasinya masih berdekatan. Ia mengetahui bangunan rumah yang satunya lagi terbakar dari tetangganya.

“Tadi saya sudah tertidur, saya kaget saat ada tetangga yang berteriak membangunkan saya. Ketika saya bangun api sudah besar membakar rumah saya yang satunya lagi,” kata Hendar.

Baca Juga: Gegara Obat Nyamuk, Rumah Warga Banjarsari Ciamis Nyaris Ludes Terbakar

Ia juga mengaku syok saat melihat api sudah membesar dan membakar bangunan belakang madrasah miliknya tersebut.

“Sangat kaget, sampai-sampai saya kebingungan saat mencari kunci rumah yang terbakar. Bahkan mobil saya pun nyaris ikut terbakar,” ungkapnya.

Hendar mengatakan, bangunan yang terbakar tersebut merupakan bangunan rumah yang di bagian depannya dijadikan warung dan bengkel.

“Bangunan yang terbakar ini masih rumah saya. Bagian depan rumah saya jadikan warung dan bengkel. Lalu sebelahnya lagi bangunan madrasah tempat saya mengajar ngaji anak-anak,” terang Hendar.

Pantauan harapanrakyat.com di lokasi kejadaian, dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari diterjunkan untuk memadamkan api.

Petugas pemadam bersama relawan dan warga berjibaku untuk bisa memadamkan api yang melahap satu rumah, serta merembet ke dua bangunan lainnya

Satu setengah jam petugas baru bisa memadamkan api, hingga akhirnya hujan pun mulai turun. Belum diketahui berapa jumlah kerugian yang dialami korban rumah terbakar itu. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pembunuh Pelajar SMP di Garut

pembunuh-pelajar-SMP.jpeg

harapanrakyat.com,- Kasus dugaan pembunuhan pelajar SMP di Garut, Jawa Barat, berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal Polres Garut. Pelakunya telah berhasil diamankan kurang dari 24 jam. Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh Unit Jatanras Polres Garut.

Kematian Agung Gumelar (13), pelajar SMP asal Kampung Cijeler Kecamatan Leuwigoong Garut, yang ditemukan tewas di Sungai Cimanuk Kecamatan Cibiuk, akhirnya terungkap. Polisi telah mengamankan seorang pelaku diduga pembunuh pelajar SMP itu kurang dari 24 jam setelah korban ditemukan pada Jumat (3/11/2023).

“Sudah diamankan kurang dari 24 jam, satu orang pelaku, ada saksi juga yang masih diperiksa,” singkat AKBP Rohman Yonky Dilatha, Kapolres Garut, Minggu (5/11/2023) saat dihubungi.

Belum diketahui pasti motif dari pelaku karena masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Polisi pun belum menyampaikan identitas pelaku. Rencananya kasus dugaan pembunuhan tersebut akan dirilis pada Senin (6/11/2023).

“Besok dirilis ya,” ungkapnya.

Baca Juga: Pria yang Tewas di Sungai Cimanuk Garut Ternyata Pelajar Korban Pembunuhan

Sebelumnya Agung Gumelar, korban pembunuhan yang ditemukan di sungai Cimanuk merupakan siswa SMP yang sempat hilang sejak Senin (30/10/2023) lalu. Korban kemudian baru bisa ditemukan pada Jumat (3/11/2023) atau hilang selama 5 hari.

Hasil autopsi dari forensik RS Sartika Asih Bandung, bahwa disebut polisi terdapat luka benda tajam pada bagian leher korban. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Proses Hukum Pelaku Sabotase Kereta Api di Banjar, Polisi Tunggu Pemeriksaan Medis

pelaku-sabotase-kereta-api.jpeg

harapanrakyat.com,- Proses hukum AJ (20) pelaku percobaan sabotase kereta api masih menunggu hasil pemeriksaan psikiater (medis). Pelaku sebelumnya diduga meletakan batu di bantalan rel kereta di Kota Banjar, Jawa Barat,

Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso mengatakan, pihaknya sudah membawa terduga pelaku ke psikiater RSUD guna memeriksakan kejiwaannya. Pelaku sudah diperiksa satu kali.

Terduga pelaku sabotase kereta api itu masih harus menjalani satu kali pemeriksaan lagi. Saat ini Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan terduga pelaku dari dokter psikiater RSUD Banjar.

“Baru diperiksakan ke dokter psikiater rumah sakit, kami hasilnya belum dapat. Tinggal pemeriksaan satu kali sekali lagi besok rencananya hari Senin,” kata AKP Hadi kepada harapanrakyat.com, Sabtu (5/11/2023).

Baca Juga: Pelaku Percobaan Sabotase Kereta Api di Kota Banjar Diduga Gangguan Jiwa

“Dua kali pemeriksaan. Baru satu kali besok Senin pemeriksaan lagi setelah itu baru nunggu seperti apa nanti hasilnya,” katanya menambahkan.

Apabila hasil pemeriksaan dokter pelaku negatif (tidak gangguan kejiwaan), maka proses hukumnya akan dilanjut karena membahayakan keselamatan penumpang kereta api.

“Ketika hasilnya negatif ya diproses karena itu membahayakan orang lain, membahayakan keselamatan penumpang. Nanti kami kabari lagi kalau sudah ada hasil pemeriksaannya,” katanya.

Sebelumnya pelaku AJ melakukan percobaan sabotase dengan meletakkan batu di bantalan rel kereta api di titik KM 316+7/8 petak antara Stasiun Banjar-Langensari Dusun Sukamaju, Desa Mulyasari pada 27 Oktober lalu.

Pelaku pun akhirnya diamankan oleh warga. Namun, setelah diperiksa Polsek Pataruman pelaku diduga mengalami gangguan jiwa karena keterangannya sering tidak sinkron. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Aiman Witjaksono Jadi Jubir Ganjar Mahfud Tuai Pro Kontra

Aiman-Witjaksono-Jadi-Jubir-Ganjar-Mahfud-Tuai-Pro-Kontra.jpg

harapanrakyat.com,- Aiman Witjaksono baru-baru ini resmi mengambil langkah sebagai juru bicara (jubir) pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Sebelumnya, Aiman dikenal sebagai wartawan berdedikasi, namun keputusannya, menuai respons beragam di kalangan publik.

Dalam sebuah pernyataan, Aiman Witjaksono mengungkapkan alasan dia nonaktif dari aktivitas jurnalistik. Dia menyampaikan bahwa sebagai seorang jurnalis, kode etik mewajibkan independensi.

Namun, sebagai juru bicara pasangan Pilpres, independensi sulit dipertahankan. “Saya tidak aktif dari seluruh aktivitas jurnalistik. Mengingat, kegiatan jurnalis harus independen,” tegasnya, Minggu (5/11/2023).

Baca juga: Yenny Wahid Resmi Dukung Ganjar Mahfud, Ini Alasannya!

Pilihan Aiman Witjaksono jadi jubir Ganjar-Mahfud, mendapat respon yang beragam dari netizen. Dalam konteks ini, pernyataannya di media sosial, Sabtu (4/11/2023) yang menegaskan “Hitam Putih, bukan Abu-abu” menjadi alasan adanya pro kontra di antara para pengguna media sosial.

Beberapa di antaranya menanggapi dengan nada negatif. Seorang netizen bahkan, berkomentar nyinyir atas keputusan Aiman. Namun, tak sedikit pula yang memberikan dukungan atas keputusannya.

Dalam keterangannya, Aiman Witjaksono menjelaskan bahwa keputusannya juga berkaitan dengan keterlibatannya sebagai calon legislatif dari Partai Perindo untuk Daerah Pemilihan Jakarta Timur atau DKI Jakarta I. Dia menyatakan janjinya untuk mundur dari profesi wartawan sejak keikutsertaannya dalam Daftar Calon Tetap (DCT) partai.

Keputusan Aiman Witjaksono untuk menjadi jubir Ganjar-Mahfud MD telah memicu berbagai reaksi di masyarakat dan media sosial. Meskipun banyak yang kritik, ia juga mendapat dukungan. Keputusannya untuk menghormati kode etik jurnalistik dan menjaga independensi merupakan langkah yang menunjukkan komitmen terhadap integritas dalam dunia politik. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Sejumlah Warga Bali Lakukan Dharmayatra di Situs Astana Gede Kawali Ciamis, Apa Itu?

Warga-Bali-Dharmayatra.jpg

harapanrakyat.com,- Sejumlah wisatawan asal Singaraja, Bali melakukan Dharmayatra di Situs Astana Gede, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Minggu (5/11/23). 

Berdasarkan informasi, dalam kepercayaan agama Hindu, dharmayatra merupakan salah satu perjalanan spiritual untuk meningkatkan keyakinan dan wawasan tentang tempat suci agama Hindu di luar Bali.

Kabid Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis Dian Kusdiana mengatakan, kunjungan dalam rangka spiritual sejumlah wisatawan asal Bali tersebut merupakan yang ke sekian kalinya.

Bahkan, dalam setahun terakhir pihaknya mencatat sudah ada 10 lebih kunjungan ke Situs Astana Gede Kawali dalam rangka dharmayatra. 

“Setahun ini sudah ada lebih dari 10 kunjungan. Kebetulan saat ini dari Singaraja, Bali,” terangnya. 

Baca juga: Pemangku Budaya dari Bali Ziarah ke Astana Gede Kawali Ciamis

Dengan adanya kunjungan tersebut, pihaknya berharap bisa berdampak positif, terutama bagi para pelaku usaha pariwisata maupun ekonomi masyarakat. 

Saat ke situs tersebut, lanjutnya, pemandu menjelaskan sejarah Garuh dan hubungannya dengan Bali.

Apalagi di situs tersebut dipercaya oleh mereka terdapat leluhur umat Hindu. 

Bahkan, salah satu tokoh umat Hindu Bali, Ida Pandeta Agung Nata Siliwangi  menyebut Bali merupakan Kesundaan Alit, sedangkan Sunda besarnya di Kawali. 

“Makanya dalam dharmayatra ini, Situs Astana Gede Kawali menjadi salah satu tempat tujuan ziarah mereka,” pungkasnya. (Eji/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Recent Posts