Beranda blog Halaman 408

Pasang Surut Performa TGRI Sukses Renguh Juara Nasional ITCR 1600 Max 2023

rockomotif-hdm-juara-nasional-2023-01.jpg

ROCKOMOTIF, Bogor – Setelah melakoni enam seri balapan selama satu musim, Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) berhasil menutup rangkaian tersebut dengan mengamankan gelar Juara Nasional ITCR 1600 Max 2023.

Hasil tersebut menjadi puncak dari perjuangan tim yang dinahkodai oleh Dimitri Fitra Ditama selaku Direktur Toyota Gazoo Racing Indonesia. Melalui pencapaian ini, TGRI berhasil melengkapi gelar menjadi lima kali yakni 2017, 2018, 2021, 2022 dan 2023.

Sebelum memastikan diri sebagai Juara Nasional ITCR 1600 Max, persaingan yang terjadi selama enam putaran begitu menguras strategi untuk bisa bertahan dari gempuran tim pabrikan, BJB Delta Garage Racing Team.

Haridarma Manoppo raih Juara Nasional ITCR 1600 Max 2023
Persaingan antara Avan Abdullah (Yaris Biru) dan Haridarma Manoppo (TGRI) berlangsung ketat (Foto: Agung Lawerissa)

“Sekali lagi, Alhamdulillah, terima kasih telah diberikan kelancaran sehingga target dari tim bisa tercapai. Kerja keras tahun ini, menghasilkan pencapaian yang maksimal dan sesuai dengan apa yang telah ditargetkan dari awal,” ungkap Haridarma, usai melakoni balapan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/11/2023).

Sementara itu, menanggapi persaingannya dengan Avan Abdullah yang menjadi rival utama, pembalap dengan nomor mobil 39 ini mengungkapkan itu merupakan hal yang positif di dalam kejuaraan.

“Karena bila suatu balapan atau pertandingan kalau yang menang itu silih berganti, artinya balapan itu bagus, alasannya adalah mampu menciptakan nilai kompetisi yang sama rata dan kompetitif,” tambah pemegang gelar Juara Nasional ITCR 1600 Max 2023.

Haridarma Manoppo raih Juara Nasional ITCR 1600 Max 2023
Toyota Yaris GR Sport jadi andalan Haridarma untuk menaklukan persaingan (Foto: TGRI/Agung Lawerissa)

Hal tersebut pun terbukti, di mana ujung tombak TGRI yang sukses meraih pole position pada putaran terakhir harus mengakui ketangguhan lawannya saat balapan dimulai. Avan Abdullah, langsung melesat dan berhasil mengambil alih jalannya balapan di posisi terdepan hingga bendera finish dikibarkan.

“Balapannya, memang tadi sebenarnya ada masalah sedikit. Saya sejujurnya mau ngepush, untuk memberikan perlawanan ke Avan Abdullah, cuma tadi ada sesuatu yang mengharuskan saya untuk tidak bisa mengepush mobilnya secara maksimal, dan itu di bagian mesin,” ungkapnya.

Meski ia menuntaskan balapan di posisi kedua, di belakang Avan Abdullah, namun poin yang telah dimiliki oleh Haridarma Manoppo masih cukup dan tetap menjadikannya sebagai Juara Nasional ITCR 1600 Max 2023. (*)

vivo V29e Dengan Fitur Aura Light Portrait with Smart Lighting Control

vivo-v29e-5g-primary_copy_800x450.jpg

review1st.com – Vivo Indonesia baru saja mengeluarkan ponsel terbaru nya yaitu vivo V29 Series.  Selain vivo V29, untuk harga yg lebih terjangkau vivo merilis V29e, Kebetulan Review1st berkesempatan mejajal fitur Aura Light Portrait with Smart Lighting Control di Ponsel tersebut , Gimana hasil nya? Intip beberapa disini. 

Pertama-tama biar ga penasaran yuk kita ulik terlebih dahulu apa itu fitur Aura Light Portrait di vivo V29e

Fitur tersebut adalah fitur inovatif yang serba bisa untuk menghasilkan foto maksimal dalam situasi pencahayaan ekstrim. 

Selain itu, vivo V29e juga dilengkapi oleh sensor ½-inch dengan 64MP OIS Night Camera yang dapat membantu pengguna mengambil gambar yang cerah dan jelas dalam kondisi cahaya rendah dengan meningkatkan penyerapan cahaya hingga enam kali lipat, dan memberikan gambar malam yang lebih terang dan murni. 

Tak hanya itu, dilengkapi dengan algoritma 2x portrait dan efek bokeh alami di latar belakang yang membantu menyoroti subjek foto. vivo V29e dapat menghasilkan potret berkualitas tinggi yang dapat dibandingkan dengan hasil kamera DSLR profesional dalam berbagai situasi. 

Lalu apa itu fitur Smart Lighting Control? 

Fitur ini dapat secara otomatis maupun manual menyesuaikan warna suhu pencahayaan objek foto dengan pencahayaan di sekitarnya tanpa adanya kontras yang mengganggu.

Selain itu, Vivo V29e dibekali kamera depan 50 MP yang sudah dilengkapi fitur AF Group Photo yang berguna untuk foto grup selfie.

Dan, ini beberapa hasil foto yang sempat kita capture :
vivo V29e Dengan Fitur Aura Light Portrait with Smart Lighting Control

Dengan harga Rp4.399.000, kalian sudah bisa mendapatkan hasil foto yang mumpuni dan RAM dengan kapasitas 8GB + 8GB Extended RAM dan 256GB ROM. 

Cegah Angka Stunting Baru, Begini Upaya Pemerintah Kota Bandung

Sekda-Bandung-Ema-Sumarna.jpeg

harapanrakyat.com – Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, menargetkan penurunan angka stunting (tengkes) pada 2024 sebesar 14 persen. Saat ini, angka tengkes di Kota Bandung mencapai 17 persen.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengungkapkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi masih tingginya angka stunting. Salah satunya lingkungan yang tidak sehat, buruknya sanitasi, serta gizi ibu hamil yang tidak tercukupi selama masa kehamilan.

Untuk menekan sekaligus mencegah tengkes baru di Kota Bandung, kata Ema, membutuhkan peran serta masyarakat. Dalam mendukung upaya penurunan angka stunting ini, lanjut ia, Pemkot Bandung menggulirkan program Bandung Tangkas Tangkis Tengkes.

Baca Juga : Tangani Stunting, Empat Hal Ini Jadi Fokus Pemkot Bandung

“Peran aktif masyarakat, tentunya sangat penting dalam penurunan angka stunting di Kota Bandung,” ungkap Ema di Kota Bandung, Senin (20/11/2023).

Ema menjelaskan, saat ini angka tengkes di Kota Bandung berada pada posisi 19,4 persen atau sekitar 6000 orang. Ia mengakui optimistis, jika masyarakat aktif untuk menurunkan angka tengkes ini, maka target penurunan angka tengkes di Kota Bandung pada 2024 dapat tercapai.

“Tahun ini kita optimistis 17 persen (angka tengkes Kota Bandung). Tahun depan, kita harapkan bisa berada pada angka 14 persen,” tuturnya.

Sebagai informasi, pada 2021 angka stunting di kota kembang ini mencapai 26,4 persen. Angka tersebut kemudian turun signifikan pada 2022 sebesar 19,4 persen.

Penanganan Stunting di Kota Bandung Butuh Akselerasi

Ema menegaskan, penanganan masalah stunting di Kota Bandung ini memerlukan akselerasi yang optimal. Hal itu agar seluruh komponen di Kota Bandung turut terlibat di dalamnya.

Baca Juga : Atasi Potensi Stunting, KWT di Cimahi Inovasi Olah Makanan Berbahan Pakcoy

“Gerakan penanganan stunting ini tidak bisa mandiri. Harus terbangun juga kolektivitas. Tidak cukup hanya pemerintah, tapi juga membutuhkan dukungan masyarakat,” tuturnya.

Sebagai upaya lanjut, kata Ema, pihaknya mengimbau ibu hamil di Kota Bandung aktif memeriksakan kehamilannya di posyandu. Saat ini, kata ia, terdapat 17 ribu kader posyandu di 2.000 posyandu yang tersebar di Kota Bandung.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat di Kota Bandung bersama-sama menekan angka stunting menyambut Indonesia Emas,” ucapnya. (Ecep/R13/HR Online)

Pemprov Jawa Barat Terapkan Aturan Baru di Jalan Parung Panjang, Ini Alasannya!

Truk-Melintas-Jalan-Parung-Panjang-Bogor.jpg

harapanrakyat.com – Menekan potensi kecelakaan dan volume kendaraan besar di Jalan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pemerintah menerapkan aturan baru. Truk-truk besar hanya bisa beroperasi pada jam tertentu.

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, penerapan aturan baru di Jalan Parung Panjang itu sebagai respons keluhan warga. Selama ini, kata Bey, warga mengeluhkan kesemrawutan dan potensi kecelakaan di Jalan Parung Panjang akibat tingginya mobilitas truk besar.

Sebagai solusinya, kata Bey, menekan volume kendaraan besar melintas di Jalan Parung Panjang, pihaknya memberlakukan jadwal khusus untuk truk besar. Kendaraan besar itu hanya boleh melintas di Jalan Parung Panjang pada pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Baca Juga : Waspada TPPO Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Ungkap Kasus Myanmar

“Jadi sudah ada kesepakatan, (truk besar hanya boleh melintas) pukul 22.00 sampai 05.00 WIB. Sesuai aturan baru, setelah jam itu tidak boleh ada di sini (Jalan Parung Panjang),” kata Bey kepada awak media.

Bahkan, ia bersama instansi terkait melakukan pengecekan langsung ke Jalan Parung Panjang pada Minggu (19/11/2023).

Tidak hanya memberlakukan jadwal khusus, Bey menegaskan, aturan baru itu juga melarang truk besar juga parkir di luar waktu yang disepakati.

“Parkir juga tidak boleh. Warga mengeluhkan kadang-kadang mereka mencuri start, jam lima atau enam sore, mereka datang ke Jalan Parung Panjang untuk parkir. Itu juga mengganggu,” ungkapnya.

Bey juga meminta kepada masyarakat yang melihat truk besar melintas di Jalan Parung Panjang yang tidak menaati aturan baru, segera melaporkannya kepada petugas di lapangan.

Ia juga mempersilakan awak media untuk memberitakan jika mendapati truk-truk besar yang melintas di luar jadwal.

“Teman-teman (media) juga bantu kami. Kalau ada yang melanggar silakan beritakan. Saya nanti berkoordinasi dengan Pak Bupati, Kadishub, Kapolres dan Pak Dandim,” kata Bey.

Tegakan Aturan Baru di Jalan Parung Panjang, Pemprov Kerahkan Satgas Saber Pungli

Terkait maraknya kasus pungutan liar (pungli) di Jalan Parung Panjang, Bey menegaskan pihaknya akan mengerahkan Satgas Saber Pungli Provinsi Jawa Barat.

Ia menegaskan, pihaknya akan bertindak cepat jika ada bukti pungli di kawasan tersebut untuk langsung ditindaklanjuti.

Baca Juga : Atasi Potensi Stunting, KWT di Cimahi Inovasi Olah Makanan Berbahan Pakcoy

“Kami ada Satgas Saber Pungli. Silahkan kirimkan buktinya kepada kami. Nanti tim akan bergerak cepat. Ada Pak Kapolres, Pak Dandim yang akan segera menindaklanjuti. Intinya mari bersama-sama menaati aturan baru yang kami terapkan di Jalan Parung Panjang ini untuk kenyamanan bersama,” ujarnya. (Ecep/R13/HR Online)

Tak Jelas Regulasi, Pemda KBB Segera Koordinasi Pemanfaatan Air Bersih

Susur-Mata-Air-Bersih-KBB.jpg

harapanrakyat.com – Akibat tidak jelasnya regulasi kerja sama, Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, akan berkoordinasi dengan perusahaan pemanfaat air bersih.

Pemda KBB menilai, pemanfaatan air bersih dari sumber mata air di KBB ini masih menggunakan regulasi lama. Akibatnya, warga dan Pemda KBB tidak menikmatinya secara maksimal.

Penjabat Bupati Bandung Barat Arsan Latif mengungkapkan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Curug Leuwi Layung di Kecamatan Parongpong, Minggu (19/11/2023).

Baca Juga : Warga KBB Gelar Doa Bersama dan Galang Dana Bela Palestina

“Ada hal yang harus kita klarifikasi. Sebenarnya, kita memiliki sumber mata air bersih yang potensial untuk memenuhi kebutuhan masyarakat KBB. Namun hal itu masih belum terkelola dengan baik sehingga warga KBB belum merasakan manfaatnya,” ungkap Arsan.

Arsan menilai, seharusnya masyarakat KBB-lah yang paling menikmati sumber-sumber mata air yang ada. Namun kenyataan, kata Arsan, malah sebaliknya. Karena sebagian besar air bersih yang ada justru dialirkan ke daerah-daerah lain di luar KBB tanpa bagi hasil yang jelas. Baik dengan Pemda KBB maupun masyarakat sekitar.

“Kami akan segera menggelar rakor dengan unsur Forkopimda dan seluruh stakeholder terkait guna merumuskan kebijakan dan mendapatkan solusi terbaik. Tentunya sebagai upaya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat secara gratis,” ungkap Arsan.

Cari Solusi Pemanfaatan Air Bersih Warga KBB

Arsan menjelaskan, pihaknya akan mencari solusi terbaik hingga 2 minggu ke depan untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat Bandung Barat.

Sedangkan solusi jangka panjangnya, kata Arsan, pihaknya akan lakukan inventarisasi pemanfaatan mata air bersih. Kemudian membuat bak penampungan dan juga membangun saluran air yang layak.

Baca Juga : Waspada TPPO Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Ungkap Kasus Myanmar

Hal itu agar air bersih yang berasal dari berbagai sumber mata air bersih ini dapat tersalurkan hingga seluruh pelosok daerah di Bandung Barat.

“Pemerintah KBB juga akan lakukan koordinasi dengan seluruh pihak dan perusahaan pengguna sumber-sumber mata air bersih yang ada di KBB. Tentunya melalui sebuah regulasi kerjasama yang jelas dan saling menguntungkan,” ungkap Arsan. (Eri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

OPPO Find N3 vs Galaxy Z Fold 5: Perbandingan HP Lipat

IMG-20231120-WA0014.jpg

review1st.com – Pasar smartphone lipat belakangan ini menjadi sorotan utama dengan kemunculan dua perangkat terbaru, OPPO Find N3 dan Samsung Galaxy Z Fold 5. 

Kehadiran kedua smartphone ini semakin memuluskan jalan perangkat dengan konsep lipat ke pasaran. Dengan penetrasi yang dilakukan, eksistensi foldable phone atau HP lipat semakin membesar.

Baik OPPO Find N3 vs Galaxy Z Fold 5 memang sama-sama mengusung konsep HP lipat, namun apa saja sih perbedaan yang mencolok di antara keduanya. 

Yuk kita intip perbandingan OPPO Find N3 vs Galaxy Z Fold 5 kali ini.

OPPO Find N3 vs Galaxy Z Fold 5: Perbandingan HP Lipat

OPPO Find N3 vs Galaxy Z Fold 5

Kedua smartphone ini sama-sama mengusung desain yang atraktif, berbeda dari konsep candybar konvensional yang ada di market sebelumnya.

Sementara untuk fitur dan spesifikasi ada berbagai aspek yang menarik untuk disorot. Berikut beberapa hal yang menarik.

Desain

Baik OPPO Find N3 maupun Galaxy Z Fold 5 sama-sama memperkenalkan desain lipat vertikal yang memberikan kesan seperti membaca buku saat ponsel dibuka. 

Namun jika diperhatikan, desain Find N3 cenderung lebih ramping dan tipis dibandingkan dengan saingannya, Samsung Galaxy Z Fold 5. 

Find N3 memiliki ketebalan 11.7 mm, sementara Galaxy Z Fold 5 sekitar 13.4 mm. Bobot HP lipat OPPO juga lebih ringan ketimbang seri besutan Samsung.

oppo find n 3 samsung galaxy fold 5

Di bagian desain ini, OPPO mengadopsi engsel zero gap yang membuatnya terhindar dari debu dan air di tengah layar saat dilipat, berbeda dengan Z Fold 5 yang masih memiliki celah saat dilipat.

Di sisi lain, Samsung mengantongi rating IP X8 yang memberikan label tahan air pada perangkat tersebut. Sementara Fnd N3 mengantongj rating IP X4 yang membuatnya tahan percikan air.

Display

OPPO Find N3 mengantongi cover screen dengan ukuran 6.31 inci dengan layar rasio ponsel standar 20:9. Sementara Galaxy Z Fold 5 mengusung cover sekunder dengan bentang layar 6,2 inci.

Di bagian dalam, Samsung Galaxy Z Fold 5 menggunakan teknologi In-Display Camera (UDC) inovatif yang menyembunyikan kamera di bawah layar. 

Berbasis panel Dynamic AMOLED 2X dengan bukaan mencapai 7,6 inci. Mengandalkan resolusi 1812×2176 piksel dengan screen to body ratio 91,1 persen.

Sementara OPPO Find N3 menyuguhkan panel display berbasis LTPO3 OLED dengan bentang 7.82 inci saat lipatan dibuka. Mengusung resolusi 2268×2440 piksel dengan screen to body ratio 89,66 persen.

perbandingan hp lipat

Di bagian display dalam ini kami menemukan detail menarik dimana lipatan layar pada Find N3 cenderung lebih samar dan tak kelihatan. 

Dalam hal ini, Invisible Crease membuat pengalaman dan kenyamanan menjadi lebih baik terutama dari segi tampilan dan penggunaan.

Performa

Dari segi spesifikasi, baik OPPO Find N3 maupun Galaxy Z Fold 5 sama-sama mengandalkan chipset Snapdragon 8 Gen 2. Dapur pacu ini menjadikan performa keduanya cukup mumpuni.

Sementara untuk antarmuka Samsung membenamkan user interface terbarunya One UI 5.1 berbasis Android 13. OPPO tak mau kalah menyisipkan ColorOS 13.2 yang juga berjalan di atas Android 13.

adu hp lipat oppo vs samsung

Soal sumber daya, Find N3 mengusung baterai berkapasitas 4,805mAh. Didukung dengan teknologi pengisian cepat SuperVOOC 67W. 

Di sisi lain, kapasitas baterai Galaxy Z Fold 5 masih sama dengan pendahulunya. yakni berkapasitas 4.400 mAh. Sudah mendukung pengisian daya cepat (fast charging) 25 watt.

Kamera

kamera oppo find n3

Kamera menjadi salah satu sektor yang menarik pada HP lipat. Jika awalnya vendor masih setengah hati mendongkrak kemampuan kameranya, OPPO lewat Find N3 berani mempertajam kemampuan di sektor ini.

OPPO menggandeng manufaktur kamera Hassleblad untuk menggarap kamera belakangnya. Seri Find N3 juga menjadi HP lipat pertama dengan dukunga telephoto.

Didukung tiga kamera belakang. 48 MP Ultra Sensing Wide Angle Camera, 64 MP Ultra Sensing Periscope Telephoto Camera dan 48 MP Ultra Wide Angle Camera.

OPPO Find N3 juga dibekali dengan kamera selfie yang masing-masing diletakkan di cover screen dan layar utama. Pada bagian cover screen dengan resolusi 32MP, dan layar utama berukuran 20MP.

Kemudian untuk Galaxy Z Fold 5, HP lipat ini memiliki 5 kamera. Di bagian belakang mengandalkan 3 kamera terdiri dari 12MP (ultrawide), 50MP (wide, OIS), dan 10MP (telefoto 3x, OIS).

Selanjutnya di layar bagian dalam, vendor menyematkan sensor 4MP. Dan pada bagian depan tertanam kamera selfie dengan resolusi 10MP.

Nah itu dia perbandingan HP lipat OPPO Find N3 vs Samsung Galaxy Z Fold 5. Pertanyaannya, dengan perbedaan-perbedaan tersebut, pilihan mana yang akan menjadi favoritmu?

Awalnya Penasaran, Ayah Anak Malah Borong OPPO Find N3 Series

IMG-20231106-WA0033_copy_1280x852.jpg

review1st.com – Rangkaian aktivitas yang digelar OPPO melalui Pop Up OPPO Find N3 Series ternyata mampu menarik minat konsumen. Tak sedikit yang langsung memboyong Find N3 Series begitu mengetahui kelebihan HP lipat tersebut.

Seperti diketahui, OPPO belum lama ini menghadirkan Pop Up Store OPPO Find N3 Series ini berkonsep ‘OPPO International Skyport’ yang belum pernah dilakukan oleh industri sejenis. 

Salah satu upaya OPPO memberikan pengalaman retail all in one kepada para pecinta produk OPPO serta mendekatkan diri dengan para konsumen premium.

Rangkaian Pop Up Store OPPO Find N3 Series akan hadir di beberapa kota besar di Indonesia mulai tanggal 8 November 2023 dan dimulai dari Gandaria City.

Menariknya upaya OPPO ini ternyata membuat seorang ayah dan anaknya langsung memborong Find N3 Series tanpa pikir panjang. Semuanya berawal dari rasa penasaran.

Ridwan, seorang pensiunan yang kebetulan datang ke Pop Up Store OPPO Find N3 Series di Gandaria City beberapa waktu lalu mengaku tengah mengantar anaknya.

“Kenapa memilih OPPO Find N3 karena kebetulan saja karena anak saya suka gadget. Terus saya anter ke store di Gandaria.”

Sebenarnya mulanya Ridwan hanya ingin fitnes sekaligus mengantar anak. Berawal dari penasaran melihat HP lipat tersebut bersama anaknya, akhirnya keduanya memborongnya.

“Sesudah saya liat kok saya jadi tertarik juga. Padahal saya juga sudah punya Fold. Ternyata lipatannya OPPO itu ga keliatan seperti pesaingnya.

“Akhirnya saya beli saja satu untuk saya dan satu lagi untuk anak saya. Selain lipatan yang tidak terlihat, Find N3 ini juga lebih ringan, layarnya lebih lebar, lebih tipis juga. 

“Kameranya juga kata anak saya lebih baik. Saya beli yg warna Gold karena lebih mewah dan enak dipegang,” jelas Ridwan.

Sementara sang anak, Faiz, mengungkapkan jika softwarenya bagus dengan kamera yang berasa flagship.

“Jadi saya tertarik memakai. HP ini bisa ngelebihin jangkauan layar dalam 3 aplikasi di 1 layar itu luar biasa. 

“Untuk kamera sih tadi sudah coba tapi kalau ngomongin Hasselblad udah pasti bagus lah. Lipatannya keren sih, gak keliatan banget dibanding merek lain,” pungkasnya.

Sebagai informasi saja, pop up store diklaim OPPO sebagai sebuah bentuk pemasaran yang menekankan pada experience masyarakat. 

Konsep ini juga sejalan dengan karakteristik dari target audience yang ingin disasar yaitu pebisnis dan eksekutif yang mengejar kesuksesan, bagi Find N3. 

Sementara kebutuhan kaum perempuan milenial maupun Gen Z yang stylish dan fashionable bisa terpenuhi dengan Find N3 Flip.

Para pengunjung Pop Up Store OPPO Find N3 Series tidak hanya bisa melihat dan mencoba kecanggihan beragam teknologi terbaru dari OPPO, tetapi juga dapat memanfaatkan beragam promo dan melakukan aktivitas menarik di lokasi.

Relawan RBPR Optimis Suara Ganjar-Mahfud di Ciamis Capai 60 Persen

Relawan-RBPR-Optimis-Suara-Ganjar-Mahfud-di-Ciamis-Capai-60-Persen.jpg

harapanrakyat.com,- Relawan Rumah Bersama Pelayanan Rakyat (RBPR) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, optimis bahwa target suara Ganjar-Mahfud di Ciamis sebesar 60 persen akan tercapai.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator RBPR Ciamis Mario Karauwan, saat melakukan sosialisasi door to door Calon Presiden dan Wakil Presiden Ganjar-Mahfud.

Sosialisasi tersebut ke masyarakat Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Ciamis, Minggu (19/11/2023).

Menurutnya, optimis mencapai target suara Ganjar-Mahfud di Ciamis, karena pihaknya turun langsung ke masyarakat.

“Sosialisasi door to door ini mendapat respon begitu bagus dari masyarakat. Dan kita meyakini, Ganjar dan Mahfud akan meraih suara penuh di Ciamis, dengan raihan suara 60%,” katanya kepada harapanrakyat.com, Minggu (19/11/2023).

Baca Juga: Ida Nurlaela Wiradinata Yakin Ganjar-Mahfud Raih Suara Tinggi di Jabar 

Dalam melakukan sosialisasi, pihaknya menyambangi sekitar 50 rumah warga di Desa saguling.

“Antusias masyarakat tadi begitu baik. Mereka sangat setuju dengan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD untuk Indonesia Unggul,” terangnya.

Lanjut Mario menambahkan, saat sosialisasi door to door, pihaknya membagikan kaos maupun stiker pasangan Ganjar-Mahfud.

Selain itu, untuk mendongkrak suara Ganjar-Mahfud di Ciamis, RBPR juga mensosialisasikan visi dari pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2024.

Menurut Mario, sebagai relawan wajib untuk terus mensosialisasikan pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar-Mahfud.

“Terutama kita harus meyakinkan masyarakat, bahwa pasangan Ganjar-Mahfud yang bisa membawa Indonesia unggul di segala aspek pembangunan,” ungkapnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

RSUD Kota Banjar Sebut Kondisi Anak yang Kabur dari Rumah Beratnya Hanya 17 Kg

RSUD-Kota-Banjar-Sebut-Kondisi-Anak-yang-Kabur-dari-Rumah-Beratnya-Hanya-17-Kg.jpg

harapanrakyat.com,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar, Jawa Barat, mengungkap kondisi AL (11), anak yang kabur dari rumah orang tuanya, di lingkungan Sukarame, Senin (13/11/2023) malam.

Diketahui, AL diduga kabur dari rumah orang tuanya hingga ditemukan oleh warga, dalam kondisi yang memprihatinkan. Badannya lemas dan terdapat sejumlah luka.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Banjar, Purqon mengatakan, pasien atas nama AL masuk ke rumah sakit sekitar hari Kamis 16 November 2023.

Saat masuk ke rumah sakit, kondisi anak yang kabur dari rumah tersebut dalam keadaan lemas.

Baca Juga: Seorang Anak Kabur dari Rumah di Banjar, Ditemukan dalam Kondisi Memprihatinkan

Selain itu, kondisi berat badannya juga tidak seimbang, jika dibandingkan dengan usianya yang berusia 11 tahun.

“Berat badan anak tersebut hanya 17 kilogram. Sedangkan untuk anak usia 11 tahun seharusnya berat badan idealnya yaitu kisaran 30-32 kg,” katanya kepada wartawan, Sabtu (18/11/2023).

Menurutnya, kondisi kesehatan tersebut terjadi karena selama ini AL kurang mendapatkan pasokan nutrisi dan makan yang mencukupi.

Selain kondisinya lemas, anak yang kabur dari rumah saat masuk ke rumah sakit terdapat sejumlah bekas luka-luka. Luka tersebut di bagian badan, seperti di kaki, tengkuk dan tangan.

“Saat masuk rumah sakit, kondisi ini badan dalam keadaan lemah. Memang ada beberapa bekas luka, tapi saat masuk kita fokus pada keluhan lemas,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa saat ini anak tersebut sudah mendapatkan perawatan. Kondisinya sudah mulai membaik dan bisa diajak komunikasi.

“Sekarang sedang ditangani sesuai dengan kondisi pasien. Saat ini pasien sudah bisa makan banyak dan sudah mulai membaik dibandingkan saat pertama masuk,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, harapanrakyat.com belum berhasil mengkonfirmasi pihak orang tua anak yang kabur dari rumah tersebut. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Seorang Anak Kabur dari Rumah di Banjar, Ditemukan dalam Kondisi Memprihatinkan

Seorang-Anak-Kabur-dari-Rumah-di-Banjar-Ditemukan-dalam-Kondisi-Memprihatinkan.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang anak kabur dari rumah orang tuanya, di Lingkungan Sukarame, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan/Kota Banjar, Jawa Barat. Anak bernama  AL (11) tersebut kabur pada Senin 13 November 2023 sekitar pukul 22.00 WIB.

Warga menemukan AL dengan kondisi memprihatinkan. Terlihat kondisi badannya lemas, kurus dan terdapat luka di tubuhnya.

Anak itu pun kini tengah menjalani perawatan di RSUD Kota Banjar untuk pemulihan.

Saudara korban, Titin Khotimah (45) mengatakan, awalnya AL pergi meninggalkan rumah orang tuanya.

Orang tua anak tersebut baru mengetahui AL sudah tidak ada di rumah pada saat pagi hari.

Warga kemudian menemukan anak yang kabur dari rumah tersebut, di sebuah warung dekat area Polsek Banjar.

Karena warga yang menemukan juga bingung, akhirnya membawa AL ke Kantor Polsek Banjar. Selanjutnya diantar ke Dinas Sosial untuk dicarikan orang tuanya.

“Kata orang warung bingung, mau dibawa kemana anak ini? Akhirnya mereka membawanya ke Polsek Banjar,” kata Titin kepada wartawan, Sabtu (18/11/2023).

Kondisi Anak yang Kabur dari Rumah di Banjar

Lanjutnya menyebutkan, pengakuan anak tersebut sengaja kabur dari rumah, karena kerap mendapatkan perlakuan yang kurang mengenakkan dari orang tuanya.

“Kondisi anaknya sangat memprihatinkan banyak luka-luka. Di kepala ada luka, di badan kakinya juga ada luka,” katanya.

Saat membawanya pulang ke rumahnya, Titin kemudian memeriksakan AL ke mantri kesehatan.

“Katanya (mantri) ini kemungkinan dikasih air panas bawah telapak kakinya. Saya tanya ke AL, siapa yang naruh air panas? dia bilang ayah,” tuturnya.

Berawal dari Video 

Awalnya Titin mengetahui kondisi AL yang kabur dari rumah di Kota Banjar, hingga anak tersebut ditemukan warga, dari video yang beredar di media sosial WhatsApp. Selain itu, ia juga mendapat kiriman video keluarga AL yang di Ciamis.

Setelah itu, Titin mencoba menghubungi teman suaminya, untuk menyampaikan kepada suaminya, supaya mau mengasuh AL.

Hal itu mengingat, bahwa ia hanya saudara ipar dengan korban. Namun karena kondisinya tidak memungkinkan, akhirnya saat itu Titin langsung mendatangi Polsek Banjar.

Namun, katanya, menurut keterangan dari Polsek Banjar, AL, anak yang kabur dari rumah orang tuanya ini sudah dibawa ke Dinas Sosial. Titin pun tidak langsung ke Dinsos, namun pergi ke rumah orang tua AL di Sukarame.

“Waktu di rumahnya, ternyata ada AL yang sudah diambil dari Dinsos sama orang tuanya,” katanya.

Saat di rumah orang tua AL, ia tidak banyak berbicara. Titin hanya mendengarkan penuturan orang tua AL, tentang kondisi saat anak tersebut tinggal di rumah orang tuanya.

“Dari sana banyak cerita. Katanya AL ini nakal. Kalau buang air besar sembarangan dan sebagainya. Saya cuma mendengarkan saja,” ujarnya.

Setelah itu, Titin pun pamit untuk pulang. Namun sebelum pulang, Titin sempat bilang ke AL.

“Uwa mau pulang, mau ikut apa nggak? Dia bilang mau ikut sama saya,” ujarnya menambahkan.

Karena AL mau diajak pada hari itu juga ke rumahnya di Desa Neglasari, Titin pun langsung memeriksakan anak yang kabur dari rumah di Banjar itu ke mantri. 

Setelah itu, atas bantuan dari sejumlah dermawan yang mau membiayai pengobatan AL, akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

“Dia bilang mau ikut, makanya saya bawa ke rumah di Neglasari. Mau saya asuh,” katanya.

Alasan Titin mengasuh AL, karena kasihan tidak ada yang mengurus.

“Setelah itu datang ada relawan ibu Yeni ke rumah saya. Kemudian dibawa ke rumah sakit untuk perawatan,” katanya.

Tanggapan Polsek Banjar

Terpisah, Kapolsek Banjar Kompol Sudi Hartono, membenarkan adanya warga yang membawa anak yang kabur dari rumah tersebut ke Mapolsek Banjar.

Warga membawa AL ke Mapolsek pada Selasa 14 Februari 2023 sekitar pukul 02.00 WIB.

“Menurut informasi, anak tersebut sempat memasuki rumah warga untuk mencari makanan,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebelum dibawa ke Mapolsek, anak tersebut sudah diberi makan terlebih dahulu oleh warga.

Kemudian pada tanggal 14 November atau Selasa pagi, anak yang kabur dari rumah tersebut dijemput oleh orang tuanya di Polsek Banjar.

“Kami memang sempat berencana akan membuat surat pengantar ke Dinas Sosial. Tapi sudah ada orang tuanya, jadi anak itu langsung dijemput sama orang tuanya di Polsek,” terangnya.

Sementara terkait adanya informasi dugaan penganiayaan terhadap anak yang kabur dari rumah, Kapolsek Banjar mengatakan, tidak ada laporan terkait hal tersebut.

“Saat itu warga hanya membawa anak tersebut ke Mapolsek. Kemudian pagi harinya dijemput oleh orang tuanya,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, HR Online belum berhasil mengkonfirmasi pihak orang tua AL. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts