Beranda blog Halaman 291

Tempat Body Rafting di Pangandaran, Petualangan Menantang di Tengah Keindahan Alam

Tempat-Body-Rafting-di-Pangandaran.jpeg

Bagi para pecinta alam, tempat body rafting di Pangandaran, Jawa Barat adalah destinasi liburan yang tepat untuk merasakan kesegaran air sekaligus petualangan menantang. Mengarungi tebing bebatuan dan pepohonan rimbun, destinasi wisata Pangandaran menawarkan pengalaman yang memikat bagi wisatawan.

Body rafting (arung jeram) memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk menciptakan kisah-kisah menarik yang tiada habisnya. Karena setiap sungai memiliki daya tarik masing-masing, maka wisatawan tidak akan mudah bosan untuk menikmati pesona alamnya yang sangat indah.

Rekomendasi 6 Tempat Wisata Body Rafting di Pangandaran

Sebagai destinasi wisatawan di ujung selatan Jawa Barat, Pangandaran tak hanya dikenal dengan pantainya yang eksotis, tapi juga sungai-sungai indah untuk body rafting. Mulai dari Santirah, Green Canyon, Ciwayang, Citumang, Wonderhill Jojogan, hingga Batu Lumpang, wisatawan akan mendapatkan petualangan seru selama liburan.

Berikut adalah beberapa destinasi menarik yang bisa menjadi tempat body rafting di Pangandaran dengan fasilitas lengkap dan harga terjangkau.

1. Santirah Body Rafting: Miniatur Green Canyon di Desa Selasari

Berada di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Santirah Body Rafting menjadi hidden gem dengan keindahan alamnya yang menyerupai miniatur Green Canyon. 

Sungai yang tidak terlalu besar ini menjadi salah satu tempat body rafting di Pangandaran dengan tebing-tebing bebatuan, pepohonan, dan air terjun. 

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati river tubing dengan harga tiket mulai dari Rp100.000 yang termasuk peralatan lengkap dan asuransi. Jika Anda menyukai spot body rafting yang tersembunyi dengan kondisi alam yang masih asri, Santirah adalah pilihan sempurna.

2. Green Canyon Body Rafting: Sungai di Antara Bukit Berbatu

Berjarak sekitar 31 km dari pusat kota Pangandaran, Green Canyon Body Rafting, atau ‘Cukang Taneuh’ menawarkan pengalaman body rafting di antara bukit berbatu. 

Sebagai pelopor tempat body rafting di Pangandaran, Green Canyon memanjakan pengunjung dengan sungai besar dan tebing bebatuan. 

Tersedia fasilitas perahu untuk menikmati keindahan alam dengan harga mulai dari Rp125.000 (bisa berubah sewaktu-waktu).

3. Ciwayang Body Rafting: Tantangan di Aliran Sungai 

Memasuki Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Ciwayang Body Rafting menawarkan body rafting yang menarik. Meski masih satu aliran dengan Green Canyon, Ciwayang punya ciri khas dari karakter tebing bebatuan dan pepohonan di sekitarnya. 

Ciwayang menjadi tempat body rafting di Pangandaran yang penuh dengan tantangan. Harga tiketnya cukup terjangkau, yaitu dari Rp100.000 per orang.

4. Wisata Alam Citumang: Body Rafting Bersama Keluarga

Jika Anda mencari destinasi yang cocok untuk keluarga, Body Rafting Citumang di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran bisa menjadi opsi yang tepat. Arus sungainya lebih tenang dan view pepohonan yang rindang menjadikan kawasan ini sebagai tempat body rafting di Pangandaran yang menyenangkan. 

Terdapat air jernih yang keluar dari goa yang menambah kesan eksotis pada Wisata Alam Citumang. Harga tiketnya juga lebih terjangkau, yakni mulai dari Rp70.000 per orang. 

5. Body Rafting Wonderhill Jojogan: Petualangan di Daerah Perbukitan

Terletak di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Wonderhill Jojogan Pangandaran menawarkan petualangan body rafting yang unik di daerah perbukitan. Dengan perjalanan sekitar 35 menit dari pusat kota Pangandaran, pengunjung akan melewati jalan pedesaan asri menuju lokasi ini. 

Di Wonderhill Jojogan, pengunjung juga dapat menikmati wisata naik jip dan berhenti di beberapa spot unik untuk mengabadikan momen berharga. Pengalaman menantang ini berakhir dengan pemandangan indah di bawah air terjun yang menenangkan.

6. Body Rafting Batu Lumpang: Serupa Green Canyon tapi Beda

Wisata Batu Lumpang terletak yang di Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran menyediakan body rafting dengan karakter alam yang mirip dengan Green Canyon. Berjarak sekitar 45 menit dari Pantai Pangandaran, tempat ini menawarkan petualangan dengan harga tiket mulai dari Rp100.000.

Dengan beragam pilihan tempat body rafting di Pangandaran, pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil merasakan sensasi petualangan yang menguji adrenalin. Jika Anda mencari aktivitas seru di tengah keindahan alam, Pangandaran adalah destinasi yang harus masuk ke dalam daftar kunjungan di akhir tahun. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Musnahkan Bahan Peledak Mercon, Kejari Magelang Libatkan Satuan Gegana Brimob

Musnahkan-Bahan-Peledak-Mercon-Kejari-Magelang-Libatkan-Satuan-Gegana-Brimob.jpeg

harapanrakyat.com,- Bahan peledak (Obat Mercon) jenis belerang dan potasium, dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Magelang, di Lapang tembak Polres Magelang Rabu (20/12/2023) lalu.

Dalam pemusnahan itu, Kejaksaan melibatkan tenaga ahli dari tim penjinak bom Satuan Gegana Brimob Polda Jateng.

Intan Lasmi Susanto Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Magelang membenarkan pihaknya telah melaksanakan pemusnahan terhadap barang bukti bahan peledak.

“Jenis bahan peledak yang kita musnahkan adalah obat mercon jenis belerang dan potasium,” ungkap Intan, Sabtu (23/12/2023).

Baca juga: Gegara Istri Gugat Cerai, Suami Nekat Bakar Rumah di Jakarta Barat

Menurutnya, pemusnahan bahan peledak tersebut berasal dari 4 perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (eksekusi) dari Pengadilan Negeri Magelang.

“Kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Perintah dari Kepala Kejari Kota Magelang (P-48), agar bahan peledak itu segera dimusnahkan,” ucapnya.

Adapun paket pembuatan mercon yang disita Kejaksaan, terdiri t dari kayu dan besi, kemudian ada timbanga, gunting, karung bagor (putih), keranjang plastik (putih), ayakan serta beberapa gulungan mercon yang terbuat dari kertas.

“Barang bukti itu kita rampas dan musnahkan agar tidak bisa digunakan lagi. Pemusnahan dihadiri para saksi,” kata Intan.

Barang bukti tersebut tambah Intan, dimusnahkan dengan cara disposal oleh Tenaga Ahli dari Tim Penjinak Bom dari Satuan Gegana Brimob Polda Jateng.

“Untuk barbuk lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar menjadi abu, agar tidak bisa digunakan lagi,” pungkasnya.

Pemusnahan bahan peledak, selain dihadiri Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Magelang, turut hadir 3 jaksa fungsional yang menangani perkara tersebut. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Tiket Masuk ke Pantai Pangandaran Bisa Bayar Pakai QRIS, Ini Harganya

Tiket-Masuk-ke-Pantai-Pangandaran.jpeg

harapanrakyat.com,- Tiket masuk ke Pantai Pangandaran, Jawa Barat sudah bisa bayar pakai QRIS atau non tunai. Hal itu bisa dimanfaatkan wisatawan untuk libur Natal tahun 2023. Tidak ada salahnya kalau menghabiskan waktu bersama keluarga berlibur ke Pantai Pangandaran.

Baik Pantai Barat maupun Pantai Timur Pangandaran, menyuguhkan panorama yang luar biasa dan berbagai atraksi yang bisa membuat wisatawan terkesan.

Mulai dari berenang di pantai, naik perahu pesiar, sewa ATV atau motor trail, hingga menikmati berbagi hidangan berbahan dasar seafood.

Untuk masuk ke objek wisata Pantai Pangandaran, wisatawan harus merogoh kocek untuk membeli tiket. Di dalamnya termasuk biaya wisata, asuransi, parkir, hingga kebersihan.

Baca Juga: Siap-Siap, Satlantas Polres Pangandaran akan Terapkan Rekayasa Lalin pada Libur Nataru

Berikut adalah harga tiket masuk ke objek wisata Pantai Pangandaran:

1. Pejalan Kaki dihitung per Orang Rp. 10.000

2. Sepeda Motor Rp. 20.000

3.  Jeep/Sedan Rp.60.000

4. Mini Bus kecil Rp. 95.000

5. Minibus BesarRp.135.000

6. Bus Kecil Rp.205.000

7. BUS Sedang Rp 295.000

8. BUS Besar Rp.515.000

Untuk membayar tiket masuk objek wisata Pantai Pangandaran, wisatawan bisa membayar secara cash atau dengan QRIS.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari mengatakan pembayaran tiketing menggunakan QRIS juga diberlakukan saat Nataru.

“Iyaa pakai (QRIS) juga, apalagi kalau sinyalnya bagus mah,” katanya, Minggu (24/12/2023).

Menurut Tonton saat ini Pangandaran memiliki 5 buah mesin gesek dan QRIS. “Itu ditempatkan di lima objek wisata, dari Karapyak sampai Batukaras,” jelasnya.

Idealnya di satu pintu masuk objek wisata ditempatkan 10 buah mesin QRIS. “Ke depannya mungkin kita nambah,” ucapnya. (Jujang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kepala SMPN 1 Banjarsari yang Hilang Ditemukan Meninggal di Palatar Agung Pangandaran

Kepala-SMPN-1-Banjarsari-yang-Hilang-ditemukan-meninggal.jpg

harapanrakyat.com,- Kepala SMPN 1 Banjarsari, Sukandi yang sebelumnya dinyatakan tenggelam dan hilang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Pantai Palatar Agung Majingklak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (23/12/2023) malam.

Sukandi sebelumnya menaiki perahu penjala ikan di Pantai Palatar Agung. Namun, naas perahu tersebut terbalik. 

Korpos Basarnas Edwin Purnama mengatakan, ada tiga orang yang menaiki perahu penjala ikan di Pantai Palatar Agung tersebut. Dua orang di antaranya selamat dari hempasan ombak yang menerjang perahu nelayan tersebut.

“Betul ada tiga orang yang sedang menjala ikan di pantai Palatar Agung Kalipucang semalam perahunya terhempas ombak dan dua orang selamat satu lagi hilang tenggelam,” kata Edwin Purnama kepada harapanrakyat.com, Minggu (24/12/2023).

Baca Juga: Kepala SMPN 1 Banjarsari Ciamis Tenggelam dan Hilang di Palatar Agung Pangandaran

Edwin menuturkan, kedua orang yang selamat tersebut merupakan warga Ciamis bernama Otong (50) dan Hendra (60). Sementara korban Sukandi (57) kepala SMPN 1 Banjarsari yang sebelumnya hilang ditemukan sudah meninggal dunia.

“Dari hasil pencarian tim SAR Gabungan, Sukandi ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi mengambang di Pantai Palatar Agung,” jelas Edwin.

Masih dikatakan Edwin, menurut keterangan korban yang selamat, perahu yang ditumpanginya terhempas gelombang ombak dan perahunya terbalik.

“Saat ini korban yang meninggal dunia diantarkan ke rumah duka di Dusun Mulyasari, Desa Cikupa, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Segini Harga Baterai dan Home Charger Motor Listrik Honda EM1 e:

IMG_2896-scaled.jpeg

ROCKOMOTIF, Cikarang – PT Astra Honda Motor (AHM) sudah resmi merilis harga untuk motor listrik perdana mereka yaitu Honda EM1 e: yang dijual dengan harga Rp 33 juta dan Rp33,5 juta untuk EM1 e: PLUS. Perbedaanya ada di warna khusus matte silver dan adanya rear carrier di tipe EM1 e: PLUS.

Motor listrik Honda EM1 e: ini dibekali dengan satu buah baterai MPP e: berkapasitas 29,4 Ah 50,26 V. Baterai ini akan menggerakkan motor listrik yang bertenaga 1,7 kW.

AHM mengklaim jika baterai ini memiliki perlindungan IP65 yang membuatnya tahan debu dan siraman air dari segala arah, serta memiliki standarisasi internasional UNR 136.

Home charger honda em1 e:

Baca juga: Harga Motor Listrik Honda EM1 e: Resmi Diumumkan Rp 33 Juta Saja

Untuk mengisi ulang daya baterainya, konsumen dapat melakukan pengisian daya dengan Honda Power Pack Charger e:. Alat ini dijual secara terpisah dengan banderol antara Rp 5-6 jutaan.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi dari sisa 25 persen hingga 75 persen, dapat dicapai dalam waktu 160 menit, sementara jika dari nol hingga 100 persen waktu pengisiannya butuh 6 jam.

Meski begitu, AHM bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan Honda Power Pack Exchanger e: di beberapa titik di Jakarta sehingga konsumen dapat langsung menukar baterai yang sudah habis dengan baterai yang penuh tanpa perlu menunggu mengisi baterai lamanya.

Baca juga: Luncurkan Scoopy di IMOS+ 2023, Honda Juga Berikan Garansi Rangka 5 Tahun

Harga Honda EM1 e: Plus

Dengan daya baterai yang terisi penuh, motor listrik EM1 e: ini mampu menempuh jarak hingga 41,1 km (WMTC Mode). Sementara kecepatan maksimalnya hanya 45 km/jam.

Selain home charger Honda Power Pack Charger e:, konsumen juga bisa membeli unit baterai motor listrik ini secara terpisah.

“Untuk baterai harga kira-kira Rp 10 juta dan ada garansi selama dua tahun,” kata Executive Vice President Director AHM Thomas Wijaya.

Bantai Persipu Depok 1-4, PSGC Ciamis Masih Berpeluang Lolos Semifinal Liga 3

semifinal-liga-3.jpeg

harapanrakyat.com,- PSGC Ciamis membantai Persipu Depok dengan sekor meyakinkan 1-4 dalam laga kedua babak 8 besar Liga 3 Seri 1 Jabar. Atas kemenangan ini, PSGC Ciamis masih menjaga asa untuk lolos ke babak semifinal Liga 3 Seri 1 Jabar.

Pertandingan di grup E babak 8 besar itu digelar di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Sabtu (23/12/2023). Meski menang besar, saat ini PSGC Ciamis masih menduduki peringkat 3 grup E Liga 3 Seri 1 Jabar dengan meraih 3 poin. Laskar Singacala kalah head to head dari Persikas yang dalam laga sebelumnya berhasil mengalahkan PSGC Ciamis.

Laga antara PSGC Ciamis vs Persipu Depok pada sore kemarin cukup menarik. Di babak pertama Ganjar Kurniawan dan kawan-kawan langsung menekan. Hasilnya pada menit 8, striker PSGC Ciamis berhasil membuat gol 0-1.

Persipu Depok sempat menyamakan kedudukan pada menit 33, skor 1-1. PSGC Ciamis yang tidak boleh kalah dalam laga penting ini terus menyerang lini pertahanan Persipu. Ilham kembali menciptakan gol kedua pada menit 38, skor jadi 1-2.

Sebelum akhir babak pertama, Ilham menciptakan hatrick untuk menambah keunggulan bagi PSGC Ciamis 1-3. Pada babak kedua, kedua tim saling serang. Rahmad pun menutup keunggulan 1-4 untuk PSGC Ciamis pada menit 85.

Baca Juga: Bermain di Liga 3, PSGC Dapat Dana dari APBD Ciamis Tahun 2023 

Dicky Aditya mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. Dengan hasil ini, peluang PSGC Ciamis untuk lolos babak semifinal Liga 3 Seri 1 Jabar masih terbuka.

“Tentunya perjuangan pemain harus diapresiasi. Pelatih kepala membuat perubahan skema dan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Menurut Dicky, meski PSGC berpeluang lolos namun dalam laga terakhir lawan Persika 1951 harus wajib menang.

“Secara teknis, tim Karawang bagus, selain itu juga faktor tuan rumah yang membuat Karawang adalah lawan yang kuat. Supaya bisa lolos semifinal Liga 3 ini kita harus menang di laga terakhir,” jelasnya. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Libur Nataru di Obyek Wisata Body Rafting Citumang Pangandaran, Ini Harga Tiket Masuknya

Obyek-Wisata-Body-Rafting-Citumang.jpeg

harapanrakyat.com,- Menghabiskan libur natal dan tahun baru (nataru) bersama keluarga besar tidak ada salahnya dengan berekreasi ke Objek Wisata Body Rafting Citumang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Objek wisata ini terletak di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Jaraknya sekitar 20 menit dari Pantai Pangandaran.

Lokasi objek wisata tersebut bisa diakses menggunakan roda dua dan roda empat. Namun masih ada sedikit jalan yang mengalami kerusakan.

Objek Wisata Citumang menawarkan fasilitas body rafting, yang bisa membuat suasana lebih seru. Selain itu aliran sungai yang jernih, ditambah pemandangan alam yang masih asri, dengan banyaknya pepohonan yang tinnggi dan rimbun. Tentu itu bisa bikin wisatawan betah dan nagih datang lagi ke Citumang.

Wisatawan juga bisa berswafoto sepuasnya, tentu saja dengan latar belakang pemandangan sungai yang sangat jernih.

Untuk harga tiket masuk saat hari biasa atau weekday tarifnya Rp 20 ribu per orangnya. Sementara kalau akhir pekan atau weekend tarifnya Rp 25 ribu per orangnya.

Sementara wisatawan mancanegara ada tarif khusus, yakni sebesar Rp 29 ribu per orangnya. Harga tersebut belum termasuk body rafting.

Baca Juga: Libur Natal, Ribuan Wisatawan Mulai Masuk Kawasan Pantai Pangandaran

Kemudian untuk paket body rafting, tarif tiket masuknya Rp 125 ribu tanpa makan untuk kuota 1 sampai 5. Kemudian Rp 125 ribu plus makan untuk kuota 6 sampai 10 dan juga Rp 100 ribu plus makan bagi kuota 11 sampai seterusnya.

Pengelola Citumang Hermana mengatakan, wisatawan harus mematuhi sop dalam melaksanakan kegiatan body rafting. “Jadi harus mengikuti arahan pemandu,” katanya.

Menurut Hermana, tingkat kunjungan saat liburan natal kali ini, mengalami peningkatan yang signifikan.”Kalau pengunjung dari pagi cukup banyak, ada beberapa rombongan,” ujarnya.(Jujang/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Panwaslu Kalipucang Pangandaran Dorong Pendistribusian Logistik Pemilu Tepat dan Sesuai Regulasi

Pendistribusian-Logistik-Pemilu.jpg

harapanrakyat.com,- Panwaslu Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat melakukan pengawasan untuk memastikan proses pendistribusian logistik Pemilu 2024 berjalan sesuai regulasi.

Ketua Panwaslu Kalipucang Indra AF menjelaskan, untuk sementara ini pihaknya mengawasi proses pendistribusian yang masih dalam tahap persiapan. Tahapan tersebut seperti penyiapan gudang penyimpanan logistik.

“Fokus pengawasan di wilayah kami adalah bagaimana logistik ini bisa tepat, baik secara jumlah, jenis, ukuran, bentuk, kualitas, spesifikasi, waktu dan tujuannya,” kata Indra, Sabtu (23/12/23).

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu informasi proses pendistribusian logistik pemilu dari KPU ke wilayahnya.

Adapun lokasi gudang logistik tersebut, lanjutnya, khusus di Kalipucang berada di Aula UPK dan BPP Kecamatan Kalipucang sesuai rencana dari PPK.

Sementara itu, dalam upaya pencegahan terjadinya pelanggaran, pihaknya juga melakukan inventarisasi data jumlah dan kelengkapan logistik untuk 126 TPS yang tersebar di 9 desa.

“Kemarin pas 21 November kita juga turut melakukan pengawasan proses sosialisasi pembentukan KPPS oleh PPK. Nah, ini semua penting agar semua berjalan sesuai dengan prosedur,” imbuhnya.

Selama tahapan distribusi logistik ini, pihaknya berharap agar semua tepat serta sesuai SOP yang berlaku.

“Bahkan kita juga melakukan pemetaan di mana potensi dugaan pelanggarannya. Hal itu tentu saja agar meminimalisir pelanggaran dalam tahapan ini,” pungkasnya. (R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Nyaris Tak Terdengar, Terungkap Kelanjutan Proyek Wahana Edukasi The Mummy di Kota Banjar

Mumy.jpg

harapanrakyat.com,- Pemerintah Kota Banjar, Jawa Barat, memastikan kejelasan kelanjutan proyek wahana edukasi The Mummy, di kawasan Banjar Water Park (BWP) yang hampir satu tahun ini mangkrak.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Banjar, Tatang Nugraha, mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pembahasan lagi dengan investor, terkait proyek wahana edukasi sejarah di kawasan BWP.

Sementara ini, pihaknya belum bisa bertemu secara langsung dengan pihak investor. Hal itu karena sedang fokus menggarap proyek yang lain di luar daerah.

Tetapi, dari komunikasi yang pihaknya lakukan, sejauh ini pihak investor masih berkomitmen untuk melanjutkan proyek wahana edukasi sejarah tersebut. Rencananya akan datang ke Banjar pada awal tahun depan.

“Terakhir kami konfirmasi sedang ada proyek di Solo. Saya belum bisa bertemu langsung, tapi ada statement dari yang bersangkutan. Nanti awal tahun akan datang ke Banjar,” kata Tatang kepada harapanrakyat.com, Jumat (22/12/2023).

Baca Juga: Wisata Edukasi The Mummy Kota Banjar Tak Kunjung Terwujud

Lanjutnya Tatang, ketika datang ke Banjar, pihaknya akan meminta komitmen kepastian kelanjutan pembangunan proyek wahana edukasi The Mummy. Yakni dengan ketentuan batas waktu selama 6 bulan di tahun 2024.

Apabila dalam batas waktu selama 6 bulan itu ternyata nantinya masih tidak ada perkembangan, maka Pemkot Banjar akan mengambil sikap dengan melakukan pemutusan kontrak atas proyek tersebut.

Sedangkan, terkait kondisi bangunan proyek wahana edukasi The Mummy, kata Tatang, sebetulnya untuk progres pembangunannya sudah sekitar 40 persen. Tetapi sekarang terdapat sejumlah barang-barang yang rusak karena belum ada kelanjutan.

“Progres pembangunan kemarin sudah 40 persen, sudah jadi sebetulnya. Namun karena sekarang ditinggalkan pegawainya, jadi ada barang-barang yang sudah rusak lagi,” katanya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Kepala SMPN 1 Banjarsari Ciamis Tenggelam dan Hilang di Palatar Agung Pangandaran

Tenggelam.jpg

harapanrakyat.com,- Sedang menjala ikan, Kepala SMPN 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tenggelam dan hilang di Palatar Agung, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (23/12/2023).

Berdasarkan sumber informasi harapanrakyat.com, ada tiga orang yang tenggelam saat menjala ikan. Dua orang diantaranya selamat, sedangkan satu orang bernama Sukandi, warga Desa Cikupa, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, masih dalam tahap pencarian.

Elon, rekan korban saat dihubungi harapanrakyat.com melalui sambungan teleponnya membenarkan, jika satu orang tenggelam dan kini dalam upaya pencarian. Korban merupakan Kepala SMPN 1 Banjarsari.

Baca Juga: Tenggelam di Pantai Palatar Agung Pangandaran, Pelajar SMP Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

“Kita memang beda rombongan. Kalau saya rombongan mancing, sedangkan korban itu rombongan penjala. Jadi kurang begitu tahu awal mula kejadiannya. Hanya saja yang dua orang selamat. Cuma satunya lagi belum ketemu,” terang Elon.

Sementara itu, Kepala Desa Cikupa Endi Supendi, membenarkan bahwa korban tenggelam merupakan warganya.

“Benar, barusan juga saya sudah telepon, kebetulan yang mengangkat teleponnya istrinya. Itu yang tenggelam warga kami bernama Sukandi, dia Kepala SMPN 1 Banjarsari,” katanya.

Endi menambahkan, saat ini Tim Sar Pangandaran masih melakukan pencarian terhadap korban. “Insya Allah jika malam ini tidak ketemu, saya besok pagi akan berangkat ke Palatar Agung,” pungkasnya. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Recent Posts