Beranda blog Halaman 1641

Alsyst Pertanyakan Anggaran Program Upland Manggis

6eaf9adf787616d3d0d014de85496bd7.jpg

KBRN, Subang : Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Alternatif System (Alsyst) Nurul Mu’min mempertanyakan sumber anggaran Program Upland Manggis pada Dinas Pertanian Kabupaten Subang.

Ketua LSM Alsyst menyebutkan, anggaran program upland manggis sebesar Rp. 75 miliar itu, diduga kuat sarat penyalahgunaan.

“Kami hanya ingin tahu, anggaran yang cukup pantastis tersebut, diperuntukan untuk apa saja, dan pertanggungjawabannya seperti apa?,” ucap Nurul Mu’min kepada RRI di Subang, Kamis (3/3/2022).

Diketahui bersama kata Nurul Mu’min, kasus dugaan penyalahgunaan anggaran program upland manggis itu, sudah dilaporkan sejumlah LSM, termasuk Alsyst ke penyidik Kejaksaan Negeri Subang.

“Pada tanggal 20 Januari 2022 lalu, kami bersama dengan sejumlah LSM lainnya, menggelar aksi unjukrasa, terkait dugaan penyalahgunaan anggaran program upland mqnggis, di Kantor Kejari Subang, dan tuntutan kami mendapat atensi dari Pak Kajari. Beliau berjanji waktu itu, akan mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut,” imbuhnya.

Nurul Mu’min menuturkan, dari informasi yang dihimpun LSM Alsyst dilapangan, bahwa anggaran program upland tersebut, bersumber dari luar negeri, dan diketahui, jika anggaran tersebut masuk ke kementerian pertanian melalui Dirjen Keuangannya, yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda).

“Pucuk pimpinan kita, pak Bupati melakukan MOU antara Pemda Subang dengan Kementerian Pertanian,” imbuhnya.

Sesuai informasi kata Nurul, anggaran program upland tersebut merupakan anggaran multier, yang akan dijalankan sampai tahun 2024, dengan anggaran sebesar Rp. 75 miliar.

“Satu pertanyaan kami, terkesan dipaksakan karena kondisi kita sedang berada di kondisi Covid-19 yang notebene Pemda sedang fokus pada konteks penuntasan Covid-19. Ada korelasi atau tidaknya, barangkali ini yang kami tanyakan,” tegas Nurul Mu’min.

Padahal lanjut dia, banyak masyarakat yang merasa resah karena anggaran Pemda, yang seharusnya digunakan untuk menuntaskan pandemi Covid-19. Tetapi justru berkurang, karena harus menalangi anggaran program Upland Manggis sebesar Rp.75 miliar tersebut.

“Kita tahu di tahun 2021 pun sudah tergelontor sebesar Rp. 23 miliar, sehingga Dinas Pertanian harus lebih pro aktif dalam melaporkan progres program Upland ini,” pungkasnya.

Polres Subang Gelar Vaksinasi Malam Hari, Sasar Anak Muda yang Malam Mingguan di Alun-alun

vaksin-polres-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Minimalisir adanya penyebaran Covid 19, di Wilayah Hukum Polres Subang, Kapolres Subang bersama Jajaran Polres Subang, gelar vaksinasi di malam hari, tepat nya di Lingkungan Masjid Agung Subang, atau di Alun-alun Kabupaten Subang, Sabtu malam (26/2/2022).

Vaksinasi malam Minggu ini dengan target sasaran para kaum milenial yang berakhir pekan dengan mempergunakan kendaraan bermotor.

Kapolres Subang, AKBP. Sumarni, mengatakan bahwa, Vaksinasi malam minggu ini di tatgetkan kepada kaum milenial yang bermalam mingguan, dan sekaligus pengecekan apakan sudah vaksin atau pun belum.

“Kita gelar Vaksinasi ini sasaran di prioritaskan para pemuda atau kaum milenial, yang belum di vaksin, dan kita juga pengecekan kepada para kaum milenial apakah mereka sudah vaksin atau belum, dan ternyata masih banyak  kaum milenial yang belum di vaksin dosis satu,” ujar Kapolres Subang.

Selanjutnya, AKBP. Sumarni pun menambahkan bahwa kegiatan Vaksinasi ini cukup prepentif untuk menjaring anak- anak kaum milenial yang belum di vaksin.

“Mereka masih banyak yang belum vaksin, dan ternyata mereka takut di suntik atau pun banyak pula yang beralasan sakit atau pun yang lainnya,” ungkap AKBP. Sumarni.

Sementara dalam pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak atau kaum milenial ini pun, jajaran Polres Subang, mendapatkan sebanyak 200 dosis vaksin baik itu Dosis 1, 2 atau pun 3, namun mayoritas mereka kaum milenial belum vaksin sama sekali.

Salah satu Warga Masyarakat, Subang, Andi (19), dirinya beralasan KTP belum jadi di cetak, dan masih banyak lagi yang beralasan bahwa takut karena suntikan jarum dan lain sebagainya.

“Saya baru di vaksin, dan awal nya KTP saya memang belum di Cetak, akan tetapi saya juga memang takut di suntik Vaksin, dan ternyata setelah di vaksin tidak sakit juga ya,” ujar Andi.

Sementara, Sinta (30), Warga Subang, dirinya beralasan baru saja pulang dari luar negeri, dan dirinya mengaku bahwa dirinya memang berniat di vaksin, akan tetapi karena kesibukan pekerjaan, dirinya mengulur-ngulur waktu pula.

“Saya baru pulang dari luar negeri, dan saya juga berniat mau di vaksin, karena saya kesibukan kerja juga, dan sekarang Alhamdulillah saya sudah di vaksin bersama Kapolres Subang,” jelas Sinta.

Sebelumnya, pelaksanaan vaksinasi ini pun, Kapolres Subang, AKBP. Sumarni bersama Jajaran Polres Subang, melaksanakan vaksinasi di beberapa perusahaan di wilayah Kabupaten Subang, hal tersebut tentunya untuk meminimalisir adanya penyebaran Covid 19, jenis Omicron di Kabupaten Subang.

DPRD Subang Sahkan Raperda Induk Pembangunan Kepariwisataan

IMG-20220303-WA0016.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Subang di Ruang Rapat DPRD Subang (2/3/2022).

Rapat paripurna DPRD tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Subang H. Narca Sukanda didampingi Wakil Ketua Lina Marliana.

Dalam bahasan pokok rapat paripurna yakni penetapan raperda induk pembangunan kepariwisataan Kab. Subang tahun 2022, dan disampaikan pula laporan pansus 1 tentang pengelolaan keuangan daerah dan penandatanganan berita acara tingkat pertama, serta laporan pansus 2 terkait retribusi perizinan tertentu. Diakhiri Penandatanganan berita acara tingkat pertama.

Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang menyampaikan raperda ini merupakan suatu produk yang menjadi harapan kedepan untuk dapat mengintegrasikan serta meningkatkan fokus pembangunan kepariwisataan di Kab. Subang.

Dia berharap dengan adanya raperda ini kab. Subang akan memiliki pedoman dalam pembangunan pariwisata yang holistik dan terintegrasi dengan pembangunan sektor lainnya.

“Raperda kepariwisataan ini merupakan kebijakan yang akan menjadi dasar dari kebijakan kepariwisataan lainnya yang berbentuk teknis pelaksanaan pengelolaan kepariwisataan di Kab. Subang,” katanya.

Kang Akur juga menuturkan raperda kepariwisataan ini merupakan kebijakan yang akan menjadi dasar dari kebijakan kepariwisataan lainnya yang berbentuk teknis pelaksanaan pengelolaan kepariwisataan di Subang.

“Semua ini tidak lain dan tidak bukan untuk kemajuan Subang, sehingga visi Kab. Subang dapat terwujud,” pungkasnya

Turut hadir pula pada agenda tersebut Para anggota DPRD Kab. Subang, Perwakilan Forkopimda dan perwakikan OPD Terkait

Pantau Sejumlah Harga Sembako Jelang Ramadhan

ffbb0ff70ae5fc557f46f1b82d0a9696.jpg

KBRN,Purwakarta: Satgas Pangan Polri diterjunkan ke sejumlah sentral produksi untuk memantau sejumlah harga bahan kebutuhan pokok. Hal ini guna mengantisipasi adanya lonjakan harga sembako menjelang bulan Ramadhan 2022.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Satgas Pangan sengaja diterjunkan  untuk meninjau langsung sentral produksi. Tujuannya untuk memastikan harga bahan pokok tidak melambung tinggi.

“Kita mengantisipasi setiap hari menjelang Ramadhan kemudian menjelang hari raya itu kan terjadi peningkatan-peningkatan,” katanya, Selasa (1/2/2022)

“Satgas Pangan terus akan bergerak mengantisipasi lonjakan harga minyak goreng, harga kedelai dan kita melihat untuk kebutuhan masyarakat lain daging juga sudah mulai meningkat,” tambahnya.

Dedi menuturkan, antisipasi akan dilakukan dengan cara melakukan peninjauan lokasi sentral produksi. Dedi mengatakan, penegakkan hukum juga akan dilakukan.

“Itu terus dilakukan kegiatan operasi penegakan hukum termasuk langsung meninjau lokasi-lokasi yang menjadi sentral produksi,” ujarnya.

Dedi mengatakan, proses antisipasi dilakukan bersama stakeholder terkait. Pihaknya menjamin pendistribusian bahan pokok menjelang puasa berjalan lancar.

“Itu yang dilakukan Satgas Pangan terus bekerja sama, bersinergi, berkolaborasi dengan stakeholder terkait lainnya,” pungkasnya.

Tarif Berobat di RSUD Ciereng Naik 600 Persen

675ed7a4b328606f0a2b2bf64cd7ed54.jpg

KBRN, Subang : Mulai 1 Maret 2022, tarif berobat di RSUD Ciereng Kabupaten Subang naik 600 persen, khusus untuk pasien umum.

Kenaikan tarif tersebut, menurut Direktur Utama RSUD Ciereng dr. Ahmad Nasuhi, sebagai upaya memperbaiki pelayanan, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tarif pendaftaran berobat dari Rp.15 ribu menjadi Rp.90 ribu. Kenaikan tarif pendaftaran berobat, berlaku untuk pasien umum. Sementara untuk BPJS tidak berpengaruh, karena sudah dijamin BPJS, dan bagi pasien warga miskin, tidak dipungut biaya, cukup pakai SKM dari Dinsos,” ujar dr. Ahmad Nasuhi kepada RRI di Subang, Kamis (3/3/2022).

Ahmad menyebutkan, alasan kenaikan karena mahalnya alat kesehatan, dan demi meningkatkan pelayanan medis, yang lebih baik kepada masyarakat.

“Banyak alat kesehatan yang harus dibeli, dan biaya perawatan cukup mahal, selain itu pihak RSUD Ciereng ingin memberikan pelayanan yang jauh lebih baik, dan maksimal kepada pasien,” katanya.

Dengan adanya kenaikan tarif RSUD Subang diharapkan, masyarakat bisa beralih menjadi peserta BPJS, agar tidak terbebani biaya berobat di Rumah Sakit

“Warga Subang masih ada sekitar 250 ribu warga yang belum menjadi peserta BPJS, dan diharapkan bisa segera mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS, demi terjaminnya pelayanan kesehatan,” terang Ahmad.

Dia menegaskan, saat ini pasien berobat di RSUD Ciereng Subang, umumnya adalah peserta BPJS Kesehatan 

“Hampir 85 persen pasien yang berobat ke RSUD, adalah Pasien BPJS. 15 persen pasien umum,” jelasnya.

Ahmad memastikan, dengan naiknya tarif pendaftaran berobat, akan dibarengi dengan perbaikan pelayanan di RSUD Ciereng Subang.

“Kenaikan tarif ini, akan kita barengi perbaikan pelayanan yang lebih baik, kepada pasien yang berobat disini,” pungkasnya.

Hari Raya Nyepi, Jadi Momentum Introspeksi Diri

8a4b57d25d0fa661051d0d0d7ee76e9e.jpg

KBRN, Samarinda: Peringatan Hari Raya Nyepi 2022 Tahun Baru Saka 1944 dinilai sebagai momentum untuk introspeksi diri mengenai pencapaian diri maupun apa yang telah dilakukan selama setahun penuh, yang dilaksanakan dengan ketenangan.

Tahun Baru Isaka diperingati dengan menyepi selama 24 jam, ditandai dengan larangan amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak melakukan kegiatan hiburan).

“Perayaan hari raya nyepi tidak bepergian, perayaan nyepi di ajaran agama hindu tidak melaksanakan pesta pora, tapi justru melakukannya secara berdiam diri di rumah, merenung dan introspeksi diri. Karena itulah disebut bahwa nyepi merupakan momentum untuk introspeksi diri yang dilaksanakan dengan ketenangan,” ujar Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Agama Provinsi Kalimantan Timur, Anak Agung Rake kepada RRI.co.id di Samarinda, Kamis (3/3/2022).

BACA JUGA: Menjelang Nyepi, Umat Hindu Gelar Upacara Melasti

Umat Hindu di seluruh Indonesia termasuk Samarinda, Kalimantan Timur, memperingati Hari Raya Nyepi 2022 Tahun Baru Saka 1944 yang jatuh pada Kamis, 3 Maret 2022.

Saat Nyepi, umat Hindu mendedikasikan waktunya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan (Hyang Widhi Wasa) melalui Doa.

Peringatan ini juga sebagai hari yang dikhususkan untuk meditasi dan refleksi diri dengan keheningan total.

BACA JUGA: Pelabuhan Ketapang Tutup Rabu Pukul 23:59 WIB

Perayaan Nyepi tahun ini mengangkat tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Tat Twam Asi Dalam Moderasi Beragama Menuju Indonesia Tangguh”.

Tema tersebut diusung sebagai jawaban atas berbagai persoalan yang masih dihadapi oleh Bangsa Indonesia.

Perayaan Nyepi pada tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena masih harus dijalankan dalam masa pandemi Covid-19.

“Terlebih sekarang, kasus Covid kembali mengalami peningkatan akibat hadirnya varian baru yakni Omicron,” pungkasnya.

Pelatih Timnas Sepak Bola Indonesia Dapat Mobil dari Hyundai

rockomotif-mobil-hyundai-gratis.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – PT Hyundai Motors Indonesia memberikan mobil Hyundai gratis kepada pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, Shin Tae-yong, atas keberhasilannya saat Piala AFF 2022.

Adapun dua mobil Hyundai gratis yang diterima oleh pelatih tersebut adalah All New Palisade dan STARIA yang dibekali beragam fitur dan teknologi yang mumpuni. Inisiatif ini merupakan bentuk apresiasi HMID kepada Coach Shin dan tim pelatih atas dedikasi mereka, serta atas prestasi yang diraih Timnas Indonesia di kancah Internasional.

“Ini merupakan bentuk apresiasi Hyundai kepada Coach Shin dan tim pelatih serta sebagai bentuk dukungan Hyundai untuk kemajuan Tim Nasional Sepak Bola Indonesia,” jelas Presiden Direktur PT Hyundai Motors Indonesia, SungJong Ha, dalam keterangan resminya.

Di samping itu, pemberian tersebut juga didasari atas keberhasilan pelatih asal Korea tersebut dalam membawa Garuda Muda dalam panggung sepak bola internasional.

“Hari ini kami sangat berbahagia dapat menyerahkan unit Hyundai All-New Palisade dan STARIA kepada salah satu pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia yang memberikan prestasi luar biasa bagi Indonesia, Shin Tae-yong,” tambah Sungjong Ha.

Mendapat apresiasi yang begitu tinggi dari PT Hyundai Motors Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan sangat berterima kasih atas pemberikan mobil Hyundai gratis ini kepada dirinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Hyundai Motors Indonesia atas dukungan dan apresiasinya. Mobil-mobil ini tentunya akan memotivasi saya dan tim pelatih untuk terus mengharumkan nama Timnas Indonesia di kancah internasional, dan tentunya akan menambah kemudahan mobilisasi bersama tim pelatih kedepannya,” jelasnya.

Hyundai All-New Palisade yang tidak hanya menawarkan tampilan premium tetapi juga mengedepankan teknologi canggih, sehingga cocok untuk menunjang aktivitas sehari-hari pemiliknya. Di Indonesia, Palisade berhasil menciptakan segmen baru yang unik di pasar industri otomotif.

Sedangkan melalui STARIA, kenyamanan optimal bisa dirasakan karena MPV ini memaksimalkan kabin dan pengaturan kursi penumpang yang fleksibel. Sangat cocok dan fungsional untuk segala jenis diskusi yang dilakukan di dalam mobil.

Volvo Cars Kembali ke Indonesia, Siap Pasarkan Mobil Listrik

IMG_20220301_190602.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Volvo Cars Indonesia kembali menapaki industri otomotif Tanah Air dengan membawa bendera baru sebagai distributor resmi di Indonesia.

Di bawah PT Leading Vision Otomotif (LVO), Volvo Cars Indonesia ini nantinya akan memasarkan mobil asal Swedia dan bakalan menjual mobil listrik untuk konsumen di Tanah Air.

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun berkecimpung di industri otomotif global dan Indonesia, Yoshiya Horigome, Presiden Direktur PT LVO dan Volvo Cars Indonesia, memiliki komitmen tinggi dalam menghadirkan pengalaman tak bernilai bagi konsumen di Indonesia.

“Perusahaan ini merupakan manifestasi kontemporer dari gaya hidup Swedia dan tetap setia pada nilai keselamatan yang diwariskan turun-temurun,” jelas Yoshiya Horigome, dalam keterangan resminya.

Dalam menempuh perjalanan otomotif di Tanah Air, LVO, merasa optimis lantaran selanjang 2020 lalu, pabrikan ini mencatat volume penjualan global tertinggi, sementara di Korea misalnya, brand ini mengalami pertumbuhan yang signifikan karena berhasil meningkat dua digit selama 11 tahun berturut-turut.

Sementara itu, Nick Connor, selaku Head of Volvo Cars menjelaskan bahwasanya pihaknya bakal meluncurkan produk mobil listrik terbaru seiring tren elektrifikasi di Tanah Air.

“Kami sangat bersemangat untuk meluncurkan kemnali Volvo Cars di Indonesia, dengan LVO sebagai mitra kami melalui rangkaian mobil listrik yang menarik,” imbuh Nick Connor.

Dengan keteguhan serta keseriusan baru, brand Eropa ini akan memberikan pengalaman yang berbeda kepada konsumen melalui mobil modern khas Swedia.

“Kembalinya Volvo ke pasar Indonesia akan merevitaslisasi segmen mobil premium sekaligus menambah warna tersendiri melalui keahlian dan gaya khas Swedia ke segmen premium yang terus berkembang di Indonesia,” tambah Yoshiya.

Secara resmi keberadaan brand Eropa di Indonesia ini akan memiliki kantor di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, serta akan diresmikan pada kuartal ketiga tahun 2021.

18 Ribu Mobil Toyota Terpaksa Direcall, Termasuk GR Yaris

rockomotif-recall-gr-yaris.jpg

ROCKOMOTIF, JakartaToyota baru-baru ini mengumumkan recall GR Yaris terkait adanya masalah pada model tersebut. Tidak hanya itu, raksasa otomotif Jepang juga turut melakukan penarikan kembali untuk beberapa model lainnya termasuk C-HR dan Yaris Cross.

Berdasarkan informasi yang rilis oleh Toyota, recall GR Yaris ini disebabkan sensor gelombang milimeter dan kamera yang digunakan untuk mendeteksi objek seperti kendaraan yang melaju didepan, tidak berfungsi dengan baik.

Akibatnya, karena fitur tesebut tidak bekerja dengan maksimal ikut berdampak pada teknologi pre-collision system (PCS) yang dibenamkan pada beberapa model tersebut. Adapun mobil yang terdampak dikatakan sebanyak 18.490 unit yang diproduksi mulai dari Mei 2020 hingga Agustus 2021.

“Mungkin ini tidak diinisialisasi dengan benar di kendaraan yang terlibat selama produksi. Akibatnya, PCS mungkin tidak beroperasi tanpa indikator peringatan kepada pengemudi,” tulis pernyataan resmi Toyota, seperti dilansir Carsales Australia.

Karena PCS yang bermasalah tersebut, perusahaan mengatakan bahwa tanpa adanya indikator yang memberitahukan PCS tidak berfungsi maka dapat meningkatkan risiko kecelakaan dalam situasi mengemudi tertentu.

Di samping itu, akibat adanya malfungsi dari fitur PCS tadi, maka fitur lainnya yang berhubungan dengan PCS yakni Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), juga tidak akan berfungsi.

Mengingat kendaraan di depan tidak terdeteksi oleh sensor radar milimeter, maka kendaraan tidak akan memperlambat lajunya secara otomatis, seperti yang dirancang, di mana melalui teknologi tersebut maka sensor akan membaca ada objek di depan dan mobil tersebut akan melakukan deselerasi.

Mengingat ini adalah kerusakan yang ditimbulkan karena cacat produksi, maka dealer resmi Toyota akan melakukan pemeriksaan terkait model yang terdampak. Untuk melakukan pemeriksaan tersebut, konsumen tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis.

17 Tahun Koster Indonesia Rayakan Anniversary dengan Penuh Makna

rockomotif-komunitas-suzuki-thunder.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Komunitas Suzuki Thunder Indonesia (KOSTER) tahun ini genap berusia 17 tahun. Dalam perayaan hari jadinya tersebut, KOSTER, melangsungkannya dengan acara yang penuh makna tanpa hingar bingar.

Sepanjang perjalanan 17 tahun ini, Komunitas Suzuki Thunder telah melewati beberapa fase penting selama eksistensinya. Pada kegiatan ini KOSTER Indonesia juga memberikan penghargaan serta bantuan santunan kepada keluarga para anggota yang telah lebih dahulu meninggal dunia.

Dalam kesempatan itu, Bro Reza, mewakili KOSTER Indonesia Korwil Tangsel menceritakan berbagai kenangan bersama Bro Wishnu, salah satu anggota yang telah berpulang lebih dulu selama hidupnya.

“Beliau adalah sosok panutan bagi kami, Bro Wishnu layaknya seorang Ayah asuh yang selalu mengingatkan kami untuk terus semangat menjaga kebersamaan di KOSTER Indonesia. Banyak kenangan kami baik saat Kopdar maupun Touring bersama Almarhum. Semoga Almarhum Bro Wishnu Husnul khatimah, kami bangga pernah mengenal beliau,” ungkap Bro Reza Agis Surya Putra.

Dalam kegiatan tasyakuran tersebut, secara simbolik Ketua Umum KOSTER Indonesia Bro Eep Saefullah, menyerahkan penghargaan dan juga bantuan santunan kepada masing-masing keluarga anggota KOSTER Indonesia yang telaheninggal dunia.

“Dalam kesempatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan keluarga anggota KOSTER Indonesia yang telah lebih dahulu menghadap Sang Illahi. Selain itu, kami ingin mengenang berbagai momen bahagia kami saat bersama sahabat-sahabat kami yang telah meninggal dunia. Setidaknya, melalui tasyarkuran ini kami ingin membangkitkan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang selalu digaungkan oleh sahabat-sahabat kami itu,” ujar Bro Eep.

Komunitas Suzuki Thunder Indonesia merupakan komunitas bagi para Bikers penunggan sepeda motor Suzuki Thunder 250 cc dan 125 cc. KOSTER Indonesia berdiri pada 10 Februari 2005 di Kota Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini diadakan secara hybrid, dimana seluruh kegiatan yang diadakan di Bogor ini bisa disaksikan secara langsung oleh Korwil KOSTER Indonesia di seluruh Indonesia melalui media live Instagram.

“Alhamdulillah, acara perayaan ulang tahun KOSTER Indonesia ke-17 tahun ini telah berjalan dengan lancar dan sukses. Meski dengan persiapan dan pelaksanaan yang serba terbatas, kami bangga kebersamaan kami masih terus membara. Tidak hanya sesama anggota, tetapi juga bersama keluarga rekan kami yang telah Almarhum,” pungkas Bro Vaniel selaku Ketua Panitia.

Recent Posts