Beranda blog Halaman 237

PT DAHANA Kampanyekan Perangi Judi Online

suarasubang.com – PT DAHANA, perusahaan yang aktif dalam berbagai sektor industri, menunjukkan keprihatinan terhadap fenomena judi online yang kian marak di Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam memberantas judi online, DAHANA melalui Site Project MHU menginisiasi kampanye yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya judi online.

Eddy Dharmawan, Superintendent Operasi MHU Jsp DTU-1 PT DAHANA, mengungkapkan bahwa kampanye ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk membantu pemerintah memerangi judi online.

Berbagai spanduk dengan pesan anti-judi online dipasang di sekitar site MHU, Tenggarong, Kalimantan Timur.

Eddy menjelaskan bahwa peredaran uang dalam judi online mencapai ratusan triliun rupiah dan berdampak negatif pada berbagai kalangan, terutama generasi muda, pekerja informal, dan pengangguran.

Menurut Eddy, judi online tidak hanya menyebabkan kerugian finansial bagi para pelakunya tetapi juga berdampak luas pada kesehatan mental.

Pecandu judi online berisiko mengalami stres, depresi, dan bahkan terlibat dalam aktivitas kriminal. Selain itu, judi online juga berpotensi menyalahgunakan data pribadi pengguna, sehingga meningkatkan risiko pencurian identitas dan kejahatan siber lainnya.

“Oleh sebab itu, kami sebagai sesama warga negara turut mengambil langkah terlibat dalam pemberantasan judi online melalui kampanye-kampanye ini, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang sadar akan bahaya judi online, baik terhadap pribadi, keluarga, maupun perekonomian negara,” ujar Eddy.

Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Arie Setiadi, dalam siaran persnya, mengungkapkan bahwa sekitar 2,7 juta masyarakat Indonesia telah menjadi korban judi online. Pemerintah berupaya keras untuk menyelamatkan para korban, terutama anak-anak, kaum muda, dan ibu-ibu.

Sebagai bagian dari kampanye, PT DAHANA memasang spanduk dengan pesan yang jelas dan tegas, seperti “Udah banyak utang maen judi? Bodoh dipelihara!! Stop judi online, bikin sengsara”.

Spanduk ini ditempatkan di berbagai lokasi strategis di sekitar site MHU untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya judi online dan mendorong mereka untuk menjauh dari aktivitas tersebut.

“Langkah ini merupakan upaya kami untuk mengingatkan masyarakat sekitar tentang bahaya judi online, yang tidak hanya menyebabkan utang dan pinjaman online, tetapi juga kerugian finansial yang signifikan. Sudah saatnya kita semua memerangi judi online,” tutup Eddy.

DPRD Subang Kembali Berduka: Legislator Senior PAN H Lutfi Isror Alfarobi Tutup Usia

suarasubang.com – DPRD Kabupaten Subang kembali berduka atas meninggalnya seorang anggotanya, H Lutfi Isror Al Farobi, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Beliau tutup usia pada Selasa petang (9/7/2024) sekitar pukul 17.00 WIB di rumah sakit.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh putra almarhum, Mochammad Rais Al Farobi. “Jam 17.00 WIB tadi,” ujarnya. Rekan kerja almarhum di DPRD Subang, H Aceng Kudus, yang juga Wakil Ketua DPRD Subang dari Fraksi Partai Gerindra, turut mengonfirmasi waktu kepergian H Lutfi Isror. “Iya tadi jam 5 sore,” katanya dilansir dari jabarpess.com.

Ketua DPRD Subang, H Narca Sukanda, dan Plt Sekretaris DPRD, H Enang Supriatna, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, semoga almarhum husnul khotimah, diterima iman Islamnya, dan dimaafkan segala dosanya. Aamiin Ya Robal Alamin,” ucap H Narca Sukanda.

H Lutfi Isror Al Farobi merupakan politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) Subang yang telah mengabdi di DPRD Subang sejak tahun 2009, dengan total pengabdian selama 15 tahun.

Kepergian beliau menambah daftar legislator Subang yang meninggal dunia sepanjang tahun 2024 ini, setelah sebelumnya Luqman Bahraq dari PAN, Karnudin dari Partai Golkar, dan Indra Dena dari Partai Gerindra.

Bimtek DPRD Subang: Komitmen Membangun Good Governance dalam Pilkada

suarasubang.com – DPRD Kabupaten Subang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan peran serta fungsi anggota dan pimpinan DPRD.

Acara yang berlangsung di All Hotel Royal Bandung pada 19-21 Juni 2024 ini mengangkat tema “Komitmen Legislatif dan Eksekutif Membangun Good Governance terhadap Pelaksanaan Pemilukada Serentak Pasca Pemilihan Umum 2024.”

Ketua DPRD Kabupaten Subang, H. Narca Sukanda, menekankan pentingnya peran anggota DPRD sebagai wakil rakyat dalam mewujudkan Good Governance di daerah.

“Peningkatan kapasitas anggota DPRD sangat penting untuk meningkatkan kualitas kinerja. Pasca Pemilu 2024, kita akan menghadapi Pemilukada serentak, maka komitmen antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan Good Governance sangat krusial,” ujarnya.

Narca juga menegaskan bahwa Good Governance adalah prasyarat penting dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, Good Governance menjamin terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan responsif. Untuk mencapainya, peran aktif semua pihak, termasuk anggota DPRD, sangat diperlukan.

“Peran aktif semua pihak, termasuk anggota DPRD, sangat diperlukan dalam mewujudkan Good Governance di Kabupaten Subang.

“Apalagi dengan akan dilaksanakannya Pilkada, Bimtek ini bertujuan menciptakan pemahaman dan komitmen terhadap pelaksanaan Pilkada yang bersih, jujur, adil, kondusif, dan transparan,” tambahnya.

Plt Sekretaris Dewan, H. Enang Supriatna, berharap bahwa Bimtek ini dapat mewujudkan Pemilukada yang sukses.

“Bimtek ini merupakan langkah sinergitas antara legislatif dan eksekutif dalam pelaksanaan tahapan Pilkada dan juga untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Hasil Pemilukada diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar lahir dari rakyat, amanah, dan mampu membawa kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dengan terselenggaranya Bimtek ini, DPRD Kabupaten Subang menunjukkan komitmen kuat dalam membangun pemerintahan yang baik dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilukada serentak yang akan datang.

PT Dahana Berbagi Kebahagiaan Idul Adha dengan Masyarakat Sekitar

suarasubang.com – PT DAHANA melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Akhdar kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi kebahagiaan Idul Adha dengan masyarakat sekitar perusahaan.

Tahun ini, dua ekor sapi dan tiga ekor kambing dipotong dan dagingnya dibagikan kepada warga di area sekitar Nursery PT DAHANA di Subang.

Ketua DKM Al Akhdar, Ismail Kurbani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan oleh DKM bersama karyawan PT DAHANA.

“Alhamdulillah, selain membagikan hewan kurban ke berbagai lokasi di Subang dan Tasikmalaya, DKM Al Akhdar juga melaksanakan pemotongan secara mandiri untuk dibagikan kepada karyawan PT DAHANA dan masyarakat sekitar perusahaan,” ujarnya.

Ismail menambahkan bahwa ibadah kurban merupakan salah satu ekspresi keimanan dan ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT.

Selain itu, pembagian hewan kurban adalah salah satu cara untuk saling membantu sesama, sebagai bagian dari komitmen PT DAHANA terhadap lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaan pemotongan dan pembagian hewan kurban, panitia juga melibatkan generasi milenial PT DAHANA.

Langkah ini diambil untuk mewariskan semangat kepedulian kepada generasi penerus perusahaan.

Dari dua ekor sapi dan tiga ekor kambing, panitia berhasil mengumpulkan ratusan bungkus daging kurban yang kemudian dibagikan kepada masyarakat, termasuk pedagang dan tukang ojek di sekitar perusahaan.

Asep, seorang tukang ojek di wilayah Sadawarna, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT DAHANA. “Pembagian daging kurban membawa kebahagiaan tersendiri bagi keluarga penerima dalam perayaan Idul Adha.

“Terima kasih kepada PT DAHANA yang telah membagikan daging kurban kepada masyarakat sekitar. Selamat Idul Adha 1445 H, semoga DAHANA maju terus,” pungkas Asep.

DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LPJ APBD 2023

suarasubang.com – Pada tanggal 19 Juni 2024, Penjabat (Pj) Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang.

Agenda utama rapat tersebut adalah penyampaian nota Pengantar Lembar Pertanggung Jawaban (LPJ) pelaksanaan APBD Kabupaten Subang tahun 2023.

Dalam rapat paripurna tersebut, Pj. Bupati Subang mengapresiasi seluruh pihak, khususnya Anggota Dewan, atas sinergi dan dukungannya dalam mengawasi jalannya pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023.

Pengawasan ini telah mencapai tahap akhir dalam siklus pengelolaan keuangan, yaitu penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban APBD.

Pj. Bupati Subang juga mengumumkan pencapaian penting bagi Kabupaten Subang, yaitu diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang keenam kali secara berturut-turut dari BPK RI.

“Kami sangat mengapresiasi atas kinerja serta dukungan seluruh pihak terkait dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang atas pencapaian tersebut. Semoga hasil capaian tersebut dapat memberikan dampak positif bagi Kabupaten Subang,” ujar Pj. Bupati.

Laporan Pertanggung Jawaban atas APBD merupakan kewajiban bagi Pemerintah Daerah dan menjadi momentum penting sebagai fungsi evaluasi terhadap perjalanan anggaran tahun 2023.

Selain itu, laporan ini juga berfungsi sebagai kontrol atas perjalanan anggaran tahun selanjutnya.

“Segala hambatan dan kesalahan-kesalahan maupun prestasi yang terjadi dapat dijadikan bahan pelajaran maupun umpan balik bagi perencanaan APBD selanjutnya, agar mempunyai kualitas yang lebih baik lagi,” tambah Pj. Bupati.

Pj. Bupati menyadari adanya kekurangan dalam pelaksanaan anggaran, namun pemerintah daerah terus berusaha untuk memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan daerah secara berkelanjutan.

“Besar harapan kami, agar kiranya anggota DPRD yang terhormat dapat mendukung semua upaya kami demi terciptanya kondisi pengelolaan keuangan daerah yang sehat dan akuntabel,” tutupnya.

Dengan adanya laporan pertanggungjawaban ini, diharapkan Kabupaten Subang dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Begini Konsep “Sunda Bergerak” Ala Kades Jalancagak, Subang

suarasubang.com – Pilkada Subang menjadi momentum penting bagi Kades Jalancagak, Indra Zaenal untuk membawa perubahan yang signifikan di Kabupaten Subang. Pasalnya, ia siap mencalonkan diri menjadi Bupati Subang.

Dengan jargon “Sunda Bergerak”, Kades Jalancagak memiliki visi dan misi yang jelas untuk mengatasi berbagai kekurangan dalam pemerintahan saat ini, khususnya dalam hal pelayanan publik dan birokrasi.

Dalam kesempatan wawancara di kantor Media Jabar di kawasan Sukamelang, Subang (19/06), ia menjelaskan konsep kepemimpinannya.

Jargon “Sunda Bergerak” menjadi simbol semangat dan visi Kades Jalancagak jika terpilih menjadi Bupati Subang. Jargon ini terdiri dari beberapa elemen penting:

  1. S – Spirit: Menggambarkan semangat dan motivasi yang muncul dari berbagai kritik dan tantangan. Ini adalah dorongan untuk terus maju dan berusaha membawa perubahan.
  2. U – Urban: Melambangkan kesiapan untuk berkorban demi perubahan signifikan di Subang. Kabupaten Subang akan menjadi lebih heterogen dengan masuknya berbagai budaya dan orang dari luar.
  3. N – Nyaman: Menekankan pentingnya kenyamanan masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pertanian. Pertanian, sebagai barometer Subang, harus mendapat perhatian khusus, termasuk masalah pupuk dan air.
  4. D – Dinamis: Perubahan harus diikuti dengan kebijakan yang fleksibel dan mampu menarik investor ke Subang. Ini penting untuk menghadapi perkembangan dan perubahan yang akan datang.
  5. A – Agamis: Mengedepankan pendidikan moral dan agama melalui madrasah diniyah untuk membentuk moral anak-anak dan menekan kenakalan remaja.

Melalui berbagai elemen dalam jargonnya, ia berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik, mengatasi masalah birokrasi, dan membawa Subang menuju masa depan yang lebih baik.

Sebagai kepala desa, Kades Jalancagak telah merasakan langsung berbagai kendala dalam sistem pemerintahan Subang. Pengalaman ini memotivasi beliau untuk membuat perubahan yang nyata.

Baginya, kompetisi bukan hanya sekadar bertarung melawan kandidat lain dalam pilkada Subang termasuk petahanam Tetapi lebih pada bagaimana membawa perubahan yang positif bagi masyarakat Subang.

Indra Zaenal Ingin Perbaiki Pelayanan Publik dan Birokrasi di Subang

suarasubang.com – Pilkada Subang akan segera digelar, dan salah satu kandidat yang menarik perhatian adalah Kepala Desa Jalancagak, Indra Zaenal yang memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Subang.

Dalam wawancara eksklusif di kantor Media Jabar yang berlokasi di kawasan Sukamelang, Subang (19/06) ia mengungkapkan motivasi dan visi di balik pencalonannya, dengan harapan membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Subang.

“Saya hanya ingin ada perubahan di dalam pemerintahan Kabupaten Subang,” ujar Indra. Menurutnya, kebijakan dan regulasi yang ada saat ini masih banyak kekurangan, terutama dalam hal pelayanan publik dan birokrasi.

Sebagai kepala desa, ia mengaku sering mengalami langsung berbagai kendala yang ada, dan memiliki keinginan kuat untuk memperbaiki keadaan tersebut.

Mempersiapkan diri selama tiga tahun terakhir, beliau telah melakukan berbagai upaya sosialisasi dan membangun jaringan politik.

“Saya sudah menyiapkan ini, tidak hanya dalam setahun atau enam bulan terakhir,” tegasnya. Bahkan, jika harus menghadapi petahana, beliau menyatakan siap bertarung demi membawa perubahan yang diinginkan.

Mengusung slogan “Sunda Bergerak”, beliau menjelaskan bahwa semangat kampanyenya berasal dari dorongan untuk perubahan yang lebih baik.

Semangat ini tidak hanya milik pribadinya tetapi juga mewakili keinginan masyarakat Subang untuk perubahan yang positif.

Dalam visinya, perubahan yang diinginkan meliputi berbagai aspek:

  1. Pelayanan Publik: Meningkatkan kenyamanan warga dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pertanian.
  2. Budaya dan Keberagaman: Menyiapkan Kabupaten Subang untuk menjadi lebih heterogen dengan masuknya berbagai budaya dan orang dari luar.
  3. Ekonomi dan Investasi: Membuat regulasi yang fleksibel dan dinamis untuk menarik investor ke Kabupaten Subang.
  4. Pendidikan Moral: Menghidupkan kembali pendidikan Madrasah Diniyah untuk memperkuat moral anak-anak.

Dukungan terhadap pencalonannya datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari rekan-rekannya di desa.

Beliau juga telah berkomunikasi dengan berbagai partai politik untuk mencari koalisi yang tepat, termasuk PKS, Demokrat, dan PDIP.

Tak hanya itu, ia mengaku dukungan datang dari dari kalangan pesantren dan tokoh agama. Mulai dari Mahdinatul Quran (kyai Haji Muhammad Rifai), Kyai, pesantren Al Istiqomah (Cisalak), Nurul Iman.

“Saya hanya kepala desa biasa,” katanya dengan rendah hati. Namun, keyakinan beliau tetap tinggi karena yakin bahwa dukungan masyarakat adalah yang paling penting dalam Pilkada ini.

Ia juga menegaskan bahwa partai hanyalah kendaraan politik, dan yang memilih adalah rakyat.

Dengan semangat dan persiapan yang matang, Kepala Desa Jalancagak ini berharap dapat membawa Kabupaten Subang ke arah yang lebih baik.

“Yang menentukan adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tutupnya, menunjukkan keyakinan bahwa hasil akhirnya adalah kehendak Tuhan.

Sosialisasi ASN Berprestasi: Sekda Subang Harap Penilaian Objektif

suarasubang.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., hadir dan membuka Sosialisasi Seleksi Penghargaan PNS Berprestasi Inovatif, Inspiratif, dan The Future Leader Kabupaten Subang tahun 2024. Acara tersebut berlangsung di Lembah Sarimas Hotel, Ciater, pada Kamis, 13 Juni 2024.

Kegiatan ini diinisiasi oleh BKPSDM Kabupaten Subang dan dihadiri oleh para Kasubag umum dan kepegawaian serta pengelola kepegawaian di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Subang.

Riza Fitriana Setiawan, SH.,MM, Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKPSDM Kabupaten Subang, menyampaikan bahwa tujuan utama dari seleksi penghargaan ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada PNS yang menunjukkan kinerja terbaik.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong motivasi di kalangan PNS agar memiliki loyalitas, kejujuran, dedikasi, dan disiplin tinggi, serta untuk memupuk profesionalisme yang siap memberikan pelayanan prima.

Penghargaan ini terbagi dalam tiga kategori: Inovatif, Inspiratif, dan The Future Leader.

  • PNS Inovatif: Mereka yang memiliki kemampuan dan keahlian dalam menghasilkan produk, layanan, kebijakan, dan terobosan baru yang berguna.
  • PNS Inspiratif: Sosok panutan yang mampu mengilhami dan menggerakkan semangat positif di sekitarnya.
  • PNS The Future Leader: PNS dengan jiwa kepemimpinan yang berorientasi pada hasil dan mampu melihat jauh ke depan.

Dalam sambutannya, Sekda Subang Kang Asep Nuroni menekankan pentingnya penilaian yang objektif dalam pemberian penghargaan ini.

Menurutnya, banyak ASN yang berkontribusi besar namun tidak terlihat secara langsung. Oleh karena itu, beliau berharap penghargaan ini diberikan kepada individu yang benar-benar memenuhi kriteria.

Selain itu, Sekda Subang juga menekankan perlunya keseimbangan antara penghargaan dan sanksi bagi ASN yang tidak berkinerja baik.

Ini penting untuk mendorong peningkatan kinerja di kalangan ASN secara keseluruhan.

Sekda Subang juga menyampaikan sambutan dari Pj. Bupati Subang, yang menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada PNS yang berprestasi serta sebagai role model bagi PNS lainnya.

Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi PNS lain untuk berkarya demi kemajuan Kabupaten Subang.

Sekda Subang menjelaskan lebih rinci mengenai kategori penghargaan:

  • Inovatif: PNS yang mampu memanfaatkan pemikiran kreatif dan lingkungan sekitarnya untuk menciptakan inovasi yang berguna.
  • Inspiratif: PNS yang menjadi panutan dan mampu menggerakkan semangat positif.
  • The Future Leader: PNS dengan kepemimpinan yang berkelanjutan dan berorientasi pada hasil jangka panjang.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Ferry Hadiyanto, S.E., M.A (Kaprodi Magister Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran) dan Jimat Adam Romadona, S.IP., M.AP (Analis SDM Ahli Muda BKPSDM Kabupaten Subang). Mereka membahas mekanisme dan petunjuk teknis pelaksanaan seleksi penghargaan.

Dengan adanya sosialisasi dan penghargaan ini, diharapkan muncul banyak PNS yang berintegritas dan berdedikasi tinggi, sehingga dapat membangun Kabupaten Subang menjadi lebih maju.

Rudi Hartono Jabat Kepala Pengadilan Agama Subang

suarasubang.com – Bertempat di Pengadilan Agama Kabupaten Subang, Penjabat (Pj) Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd menghadiri acara pisah sambut Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Subang.

Acara ini menandai pergantian jabatan dari Dr. Drs. Hj. N. Siti Suwaebah, M.H., yang akan menjadi Hakim Tinggi Pengadilan Agama Bandar Lampung, kepada Drs. H. Rudi Hartono, S.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Kota Cimahi.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Subang Dr. Imran memberikan apresiasi atas kontribusi Hj. Siti selama menjabat.

Ia menyoroti berbagai inisiatif positif yang telah diimplementasikan, seperti layanan jemput bola dan sidang di tempat, yang sangat membantu masyarakat Subang.

“Kontribusi yang telah diberikan oleh Hj. Siti sangat besar dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Subang,” ujar Dr. Imran.

Pj. Bupati juga menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kepala Pengadilan Agama yang baru, Drs. H. Rudi Hartono, S.H.

Ia berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin bisa terus berlanjut di bawah kepemimpinan yang baru.

Dr. Imran juga mengajak seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang hadir untuk bersama-sama membenahi berbagai permasalahan di Kabupaten Subang.

“Dibutuhkan energi yang lebih luas serta inovasi yang luar biasa untuk mempercepat penanganan masalah-masalah hukum yang kompleks,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam menangani isu-isu seperti kejahatan oleh anak di bawah umur, pernikahan dini, pelecehan terhadap anak, dan pelecehan terhadap perempuan.

“Kolaborasi kita sangat diperlukan agar kita bisa menangani semua ini dengan baik,” tambah Dr. Imran.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar Hj. Siti untuk masyarakat Subang, Pj. Bupati Subang menyerahkan cenderamata sebagai kenang-kenangan.

Mahasiswa STIESA Subang Belajar Pengelolaan Rantai Pasok dan CSR di PT DAHANA

suarasubang.com – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) Subang melakukan kunjungan ke PT DAHANA untuk mempelajari pengelolaan rantai pasok dan Corporate Social Responsibility (CSR) secara berkelanjutan.

Eman Suherman, Ketua Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DAHANA, menyambut hangat para mahasiswa di Kampus DAHANA, Subang.

Dalam sambutannya, Eman menjelaskan bahwa DAHANA beroperasi di industri bahan peledak dengan lini bisnis yang meliputi pertambangan umum, kuari & konstruksi, migas, dan militer.

Perusahaan ini menyediakan berbagai layanan seperti suplai bahan peledak, drilling & blasting, loading & hauling, handling, perizinan, pergudangan, hingga pemusnahan bahan peledak.

“DAHANA memiliki fasilitas peledakan terlengkap di kawasan ASEAN. Sebagai kiblat bahan peledak di Indonesia, kami berkomitmen untuk maju bersama masyarakat melalui program-program TJSL yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” ujar Eman.

Janitra Yoga, staf TJSL DAHANA, memaparkan bahwa DAHANA berperan penting dalam pembangunan nasional berkelanjutan.

Perusahaan ini membantu percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk pemerataan kesejahteraan serta berkontribusi pada pembangunan masyarakat Subang melalui berbagai program TJSL seperti Kampung Sehat, bantuan sarana pendidikan, bantuan lingkungan, hingga pembinaan UMK.

Contohnya, program TJSL DAHANA menyasar keberlanjutan di sektor perairan dengan memberikan bantuan fasilitas air bersih.

Perusahaan juga berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Subang untuk mengatasi masalah stunting dan menjalankan program naik kelas yang membantu UMK Subang berkembang hingga ke pasar internasional.

Supervisor Pengadaan DAHANA, Yumna Huda, menjelaskan alur rantai pasok di DAHANA, mulai dari pengadaan bahan baku hingga memastikan ketersediaan bahan baku di gudang.

Dalam kunjungan tersebut, Kuncorosidi, SE., M.Sc., Dosen Program Studi Manajemen & Wakil Ketua COE MEPS STIESA Subang, menyatakan bahwa kampusnya berkomitmen mencetak lulusan berkualitas dengan menetapkan pusat unggulan seperti Managerial, Economics, Productivity, dan Society (MEPS).

Oleh karena itu, kunjungan ke DAHANA dilakukan karena perusahaan ini memiliki berbagai prestasi dalam pengelolaan rantai pasok dan CSR.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari DAHANA. Semoga kerjasama ini berjalan baik, dan mahasiswa dapat fokus mendengarkan pemaparan dari pihak DAHANA untuk menambah pengetahuan tentang pengelolaan rantai pasok dan CSR berkelanjutan,” ujarnya.

Recent Posts