harapanrakyat.com,- Setelah terjadi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kematian seorang calon pengantin di Kecamatan Padaherang, Unit Laka Lantas Polres Pangandaran langsung memasang spanduk imbauan di tiga titik lokasi, Senin (28/8/2023).
Kanit Laka Polres Pangandaran Iptu Ridwan melalui anggotanya Brigadir Polisi Feri Ridwan Anshori menjelaskan, pemasangan spanduk ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat. Hal itu agar senantiasa berhati-hati saat berkendara dan mentaati peraturan lalu lintas.
Feri menambahkan, imbauan tersebut untuk mengingatkan bahwa keselamatan pribadi dan orang lain tetap utama. Selain itu juga mereka agar lebih tertib dan patuh dalam berlalu lintas.
“Kegiatan ini atas arahan dari pimpinan Kasatlantas dan KBO Satlantas Polres Pangandaran. Kami langsung bersama personel Subdenpom AD Banjar, unit Gakkum Satlantas, dan Jasa Raharja,†ujarnya.
Lokasi pemasangan spanduk rawan kecelakaan ini terbagi menjadi tiga titik, yakni pertama di Jalan Raya Pangandaran – Banjar, Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang.
Kemudian, di Jalan Raya Pangandaran-Banjar, Desa Ciganjeng, dan ketiga di Jalan Paledah, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang.
Pihaknya pun berharap dengan imbauan ini, masyarakat akan lebih berhati-hati dan taat terhadap aturan lalu lintas.
“Kami berharap imbauan ini mampu membuat para pengguna jalan lebih sadar akan keselamatan dan lebih disiplin dalam berlalu lintas,” tambahnya.
Sebelumnya, tragedi kecelakaan terjadi di Jalan Paledah-Padaherang, di Dusun Patinggen 1 Rt 011 Rw 003 Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Minggu (27/8/2023) lalu.
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Rijki Alamsah (20) dari Dusun Purwasari, Kecamatan Padaherang, yang membawa Tedi (19).
Mereka bertabrakan dengan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Rigbal Haryuda (22) dari Dusun Mekarasih, Kecamatan Padaherang. Saat kejadian ia bersama Ririn Marshela (16) dari Dusun Balatar, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.
Ririn Marshela merupakan calon pengantin yang beberapa hari lagi akan menikah, turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. (Mad/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)
harapanrakyat.com,- Umat Gereja Kristen Jawa Immanuel dan jamaah Masjid Baitul Karim pagi itu berbaur, mengikuti acara kampung moderasi di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. Hawa dingin menyusup saat mereka saling bertegur sapa dalam bahasa Jawa di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah itu.
Tokoh agama dan pejabat setempat mulai berdatangan di halaman samping gereja dan masjid. Aktivitas warga kampung menghadiri peresmian Kampung Moderasi Beragama itu menunjukkan wajah toleransi antar-umat Kristen dan Islam yang berlangsung bertahun-tahun.
Kampung Banjar dikenal sebagai contoh kampung yang menekankan pentingnya kerukunan antar-umat beragama. Gereja berdiri bersisian dengan Masjid Jami Baitul Karim, hanya berjarak sepelemparan batu. Lokasi gereja dan masjid tepatnya berada di wilayah Dusun Purwodadi, RT 01, RW 10, Desa Waringinsari.
Saat tiba di lokasi acara, panitia tampak sibuk mempersilahkan tamu yang mulai berdatangan. Ketika sudah berada di lokasi, warga muslim dan kristiani pun duduk berdampingan. Tidak ada tempat khusus bagi tamu muslim maupun non-muslim. Semuanya berbaur penuh keakraban.
Bahkan, pendeta Gereja Kristen Jawa Immanuel, Edi Suyitno, menyambut dengan ramah kedatangan para tamu undangan, termasuk sejumlah awak media yang hendak meliput acara launching Kampung Moderasi Beragama di Waringinsari.
Launching digelar secara virtual oleh Kementerian Agama RI dan berlangsung serentak se-Indonesia pada Rabu, 26 Juli 2023. Setelah semua undangan hadir, sekitar pukul 09.00 WIB acara dimulai dengan pidato dari pejabat Kementerian Agama RI, sekaligus meresmikan Kampung Moderasi Beragama secara virtual.
Kemudian sambutan dari sejumlah pejabat daerah serta tokoh agama setempat dari Islam dan Kristen. Meski acaranya berlangsung secara virtual, namun hal itu tidak mengurangi khidmatnya acara.
Membangun Kerukunan Umat Beragama di Kampung Moderasi Kota Banjar
Launching Kampung Moderasi Beragama yang berlangsung di Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, berlangsung di halaman samping gereja dan masjid yang letaknya berdampingan. Foto: Muhlisin/HR.
Kerukunan umat beragama di Kota Banjar memang sudah terjalin kuat dalam budaya masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.
Ditemui seusai acara, pendeta Gereja Kristen Jawa Immanuel, Edi Suyitno, mengatakan, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari memiliki keunikan tersendiri sehingga terpilih menjadi role model Kampung Moderasi Beragama di Kota Banjar.
Edi Suyitno menceritakan Masjid Baitul Karim dibangun pada Tahun 1952. Selang empat tahun kemudian dibangun GKJ Immanuel, yaitu Tahun 1956.
Keharmonisan masyarakat Desa Waringinsari dalam memaknai perbedaan sudah terjalin selama puluhan tahun, yaitu sejak tahun 1940. Pembangunan gereja dan masjid yang berdampingan selama puluhan tahun itu ternyata tak lepas dari peran dua tokoh pemuka agama Islam dan Kristen pada masa dulu.
Saat berbincang dengan harapanrakyat.com, Edi Suyitno menuturkan kedua tokoh pemuka agama itu menginginkan masyarakat menjunjung tinggi toleransi dan selalu hidup rukun meski memiliki keyakinan berbeda.
“Dari cerita kedua tokoh itu sepertinya dulu ada kesepakatan, yang satu membangun gereja, dan yang satunya lagi membangun masjid. Tujuannya untuk bersama-sama menjunjung tinggi toleransi, hidup rukun sampai saat ini,†ungkap Edi Suyitno.
Setiap melakukan kegiatan, masyarakat Desa Waringinsari yang mayoritas muslim itu selalu berkomunikasi dengan warga minoritas (Kristen). Satu sama lain saling membantu, misalnya ketika warga muslim akan mengadakan acara keagamaan di Masjid Jami Baitul Karim. Mereka menggunakan halaman Gereja Kristen Jawa Immanuel, begitu pun sebaliknya.
Pendeta Gereja Kristen Jawa tersebut juga mengakui, selama ini Pemkot Banjar memberikan kebijakan untuk memudahkan izin pendirian rumah ibadah. Tak hanya bagi agama mayoritas, tapi juga minoritas.
“Semuanya sama diakomodir dengan baik, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,†tandas Edi.
Sementara itu, salah seorang jemaat di Gereja Kristen Jawa Immanuel, Sulasih (60), menceritakan kerukunan beragama yang selama ini terjalin di Desa Waringinsari.
Ia menuturkan sejak kecil hidup di Waringinsari yang masyarakatnya selalu guyub rukun dan punya semangat kebersamaan. Selama ini menurutnya tidak pernah terjadi permasalahan antar-warga.
Mereka saling membantu dan mengerjakan kegiatan bersama setiap ada momen perayaan hari besar nasional dan keagamaan. “Mau kerja bakti, mau urusan apa-apa serba bersama-sama dengan warga. Masyarakatnya itu nggak ada yang neko- neko. Dari kecil saya di sini, gereja sudah ada itu, tidak pernah ada masalah apapun,†katanya, Jumat (25/8/23).
Ia menyebutkan, kegiatan yang biasa dilakukan bersama seperti kerja bakti dan membuat tumpeng ketika ada perayaan hari Asyura. Kemudian, ketika ada momen perayaan hari kemerdekaan RI, warga bersama-sama merias lingkungan dengan cara urunan bersama dan mengikuti kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih.
“Kegiatannya kerja bakti, seperti kemarin Suran satu RT bikin tumpeng kami ikut bikin tumpeng. Kalau Agustusan kita sama-sama menghias lingkungan sangat meriah. Toleransi di lingkungan sini nyaman, bahagia dan warganya bersatu,†ungkap Sulasih.
Jemaat lainnya, Yuniati (57), menambahkan, warga juga saling gotong-royong ketika ada pengecoran jalan dan membantu ketika ada kegiatan rutin umat muslim di masjid, seperti ikut giat bersih bersama.
Selain itu, saat perayaan Suran beberapa waktu lalu, warga bersama-sama membuat tumpeng dan melakukan arak-arakan ke desa. Bahkan dalam momen tersebut, tokoh pimpinan masing-masing agama saling bersamaan membawa spanduk.
“Kemarin Suran bikin nasi tumpeng diarak ke desa bawa spanduk. Yang pegang spanduk kiai dan pimpinan gereja berjalan bersama. Sampai sekarang persahabatan persaudaraan terjalin erat,†tuturnya.
Ditemui terpisah, tokoh agama Islam di Desa Waringinsari, KH. Muhlis, mengatakan, kerukunan umat beragama di lingkungannya sudah terjalin lama, bahkan sebelum pembangunan gereja dan masjid yang berdampingan.
Masing-masing umat saling mendukung ketika melakukan kegiatan keagamaan dan menjaga kesucian ibadahnya masing-masing. Menariknya lagi, kerukunan antar umat kristiani dan umat muslim di kampung moderasi ini tidak hanya terjalin di kalangan orang tua dan dewasa saja, tapi sampai ke tingkat anak-anak. Mereka bermain bersama penuh kegembiraan.
“Selama ini masyarakat merasa nyaman dan tenang, baik dalam kehidupan sehari-harinya maupun dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinan agamanya masing-masing,†katanya.
Setiap kegiatan sosial, umat muslim mengundang jemaat kristiani, begitu pun sebaliknya. Misalnya saat merayakan hari besar keagamaan seperti Ramadhan dan Natal, mereka akan saling menjaga.
KH. Muhlis berpesan kepada masyarakat untuk selalu saling menjaga kerukunan dan menghargai perbedaan agar keharmonisan yang telah lama terjalin tetap langgeng sepanjang masa.
Menjaga Harmoni Keberagaman dengan Budaya
Wujud moderasi beragama melalui kegiatan Bobojong Festival di Kota Banjar dimeriahkan dengan pementasan kesenian barongsai. Foto: Muhlisin/HR.
Kerukunan umat beragama di wilayah perkotaan Banjar bisa terlihat salah satunya di Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman.
Di daerah tersebut masyarakat yang mayoritasnya memeluk agama Islam hidup rukun dengan warga minoritas beragama Katolik dan Kristen. Mereka seringkali melakukan kegiatan bersama baik kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatan lainnya yang berdampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan.
Salah satunya kegiatan Bobojong Festival dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan RI. Lokasinya di Lingkungan Jadimulya atau terkenal dengan nama Bobojong, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman.
Masyarakat muslim dan Katolik berbaur dan bekerjasama dalam satu acara yang sangat meriah itu. Antusias warga juga cukup tinggi. Acara tersebut menampilkan kesenian barongsai persembahan dari warga non-muslim (Katolik, Kristen dan Konghucu). Tujuan acara itu membangun semangat kebersamaan antar umat beragama.
Selain itu, kerukunan umat beragama juga terlihat pada saat umat Katolik dan Protestan merayakan Natal. Sudah menjadi kebiasaan pada momen tersebut umat muslim memberikan pengamanan terhadap para jemaat yang sedang beribadah di gereja.
Begitu juga ketika Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha, warga Katolik dan Protestan berbaur dengan umat muslim ikut merayakan Idul Fitri.
Mereka berkumpul menempati sebuah lahan kosong untuk makan ketupat bersama-sama. Saat Idul Adha, mereka membakar sate daging kurban, kemudian menyantapnya bersama-sama.
Lahan kosong yang letaknya berada diantara bangunan sebuah toko dan gereja itu sengaja disulap menjadi tempat untuk ngopi, sambil bersilaturahmi antara warga muslim dengan warga non-muslim.
Pendekatan Internal dan Eksternal
Pemimpin Gereja Katolik Santo Filipus Banjar, Romo Albertus Gatot Hendrasto, mengungkapkan langkah-langkah yang selama ini ia jalankan dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Banjar. Kerukunan tersebut hingga sekarang berjalan harmonis dengan pendekatan internal dan eksternal.
Pendekatan internal, pihaknya mengajak jemaat umat Katolik untuk berani terbuka dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, tanpa adanya prasangka negatif. Kemudiaan melalui pendekatan eksternal, yaitu mencari peluang bekerja sama dengan masyarakat untuk melakukan kegiatan yang berdampak positif pada masyarakat.
Kemudian, refleksi terkait kerukunan umat beragama, pihaknya dengan tokoh budaya dan agama membuat kegiatan yang sifatnya berbasis momentum, seperti peringatan hari besar keagamaan.
Menurut Romo Albertus, kegiatan-kegiatan tersebut lebih mengena untuk menjalin persaudaraan. Membangun kerukunan umat beragama itu tidak harus berwujud dialog tentang agama, tetapi bisa melalui kegiatan sosial dan budaya.
“Pengalaman yang kami alami dan lakukan di Gereja Katolik, untuk kerukunan agama terjalin sangat baik. Beberapa kali kami juga bekerjasama dengan masyarakat sekitar,†tutur Romo Albertus kepada harapanrakyat.com, saat berbincang santai sambil ngopi di sebuah kedai kopi yang ada di kawasan Jalan Letjen. Suwarto, Kota Banjar, Jum’at (4/8/2023).
Kemudian, umat Katolik juga dilibatkan dalam acara Gebyar Muharraman 1445 H bertajuk “Ngaji Budaya†di Pondok Pesantren Al Azhar Citangkolo, Kota Banjar. Acara ini menampilkan seni kolaborasi dari lintas agama, yaitu kolaborasi antara gamelan kontemporer Ki Pamanah Rasa dengan kesenian angklung dari Gereja Katolik Santo Filipus.
Romo Albertus menegaskan, sejauh ini kegiatan keagamaan jemaat Katolik di Kota Banjar berjalan dengan baik. Para jemaat bisa beribadah dengan tenang, aman dan nyaman.
Mengenai perizinan fasilitas tempat peribadatan, pihaknya tidak mendapati kendala yang sifatnya menghambat proses peribadatan. Meskipun sempat terjadi ada kesalahpahaman, namun hal itu bisa didiskusikan dengan semua pihak.
“Kami sampai sekarang juga bisa beribadah dengan aman dan nyaman,†ungkap Romo Albertus.
Gebyar Muharraman 1445 H bertajuk “Ngaji Budaya†di Pondok Pesantren Al Azhar Citangkolo, Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR.
Saling Menghormati Perbedaan
Gebyar Muharraman 1445 H bertajuk “Ngaji Budaya†di Pondok Pesantren Al Azhar Citangkolo, Kota Banjar. Foto: Muhlisin/HR.
Landasan dasar terciptanya kerukunan umat beragama karena masing-masing umat beragama bisa bersosialisasi. Selain itu, juga meningkatnya kesadaran masyarakat bahwa urusan agama merupakan masalah personal yang harus dihormati.
Masyarakat dapat menjalankan ibadah berdasarkan agamanya masing-masing dengan aman dan nyaman. Tidak ada gangguan peribadatan dari satu agama ke agama lain. Hal itu dikatakan Ketua PC. Gerakan Pemuda Ansor Kota Banjar, Supriyanto, kepada harapanrakyat.com, Sabtu (5/8/2023).
Menurutnya, kerukunan antar umat beragama akan tercoreng ketika masing-masing pihak melakukan upaya-upaya penetrasi untuk mengagamakan orang beragama atau memaksakan keyakinannya sehingga terjadi potensi konflik antar umat beragama.
“Selama ini yang kami lihat dan rasakan bersama kegiatan yang sifatnya keagamaan semua berjalan baik. Pemerintah daerah juga selalu melibatkan semua elemen masyarakat, tidak membeda-bedakan dan saling mendukung,†kata Supriyanto.
Senada, Ketua Fatayat NU Kota Banjar, Avivati Zahriyah menyebutkan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga-lembaga pendidikan memiliki peran sangat penting dan strategis dalam menciptakan kerukunan umat beragama.
Contohnya lembaga Nahdlatul Ulama (NU), dan lembaga pendidikan pondok pesantren yang bertebaran di Kota Banjar. “Kami sering sharing dan berbagi pemahaman dengan para pelajar, mahasiswa, santri dan masyarakat tentang pentingnya menghargai, dan memberikan kebebasan kepada agama lain dalam menjalankan ritual keagamaan berdasarkan keyakinannya masing-masing,†katanya.
Ajaran agama yang toleran, egaliter, inklusif, menjaga prinsip-prinsip keadilan, moderat, dinamis, dan visi perbaikan kualitas dalam berbangsa dan bernegara, menjadi tema yang harus tertanamkan dalam benak setiap anak bangsa.
“Jadi tidak sekedar jargon. Sehingga Kota Banjar khususnya ke depan, tidak lagi terjebak dengan persoalan-persoalan remeh temeh dan sektarian,” kata dia.
Masyarakat Terapkan Pola Kampung Moderasi Beragama
Terpisah, Ketua FKUB Kota Banjar, KH. Iskandar Effendi, mengatakan, kerukunan umat beragama di Kota Banjar berjalan baik. “Inilah harmoni yang kami inginkan agar masyarakat bisa menerapkan pola moderasi beragama, supaya saling menjalin kerjasama,†ungkap KH. Iskandar Effendi.
Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Banjar, Badar Ismail, juga menilai, kekompakan masyarakat dalam keberagaman beragama sangat terjaga.
“Ini menjadi contoh keberagaman umat beragama di Kota Banjar. Masyarakatnya hidup selalu rukun. Bahkan kemarin ada kegiatan Muharaman. Warga muslim dan non-muslim bersatu mensukseskan acara tersebut,†tuturnya.
Badar Ismail menyebutkan, untuk wilayah Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari sebagai Kampung Moderasi Beragama di Kota Banjar, saat ini terdapat 4 gereja dan 12 masjid. Serta beberapa mushola.
Kebijakan Pemkot Banjar Terkait Perizinan Tempat Ibadah
Kebebasan beragama dan kewajiban membangun kerukunan antar umat di Indonesia sudah dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945.
Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana, mengatakan, negara ini berdiri atas dasar perbedaan agama, suku, dan bahasa. Kemerdekaan Indonesia juga diperjuangkan oleh semua anak bangsa dengan ragam suku dan bahasa, tapi mereka bersatu,†kata Nana Suryana, Sabtu (5/8/2023).
Menurutnya, di Kota Banjar tidak ada konflik yang signifikan terkait masalah keberagaman beragama. Meskipun sempat ada masalah pembangunan tempat peribadatan, namun hal itu dapat diselesaikan dan sekarang bisa hidup rukun.
Ihwal perizinan pendirian tempat/rumah peribadatan, pemerintah tidak pernah mempersulit. Semua agama yang diakui oleh pemerintah selama ini diakomodir sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Perizinan pendirian tempat peribadatan semua agama yang diakui negara, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu maupun agama yang lain, semua kita akomodir. Tentunya berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku,†tandas Nana Suryana.
Senada dengan Wakil Wali Kota Banjar, Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang Ramdan Kalyubi, juga mengatakan tidak pernah terjadi adanya gesekan antar kelompok.Warga meski berbeda keyakinan selalu terlibat bersama dalam kegiatan-kegiatan sosial maupun kegiatan lainnya, sehingga kerukunan tetap terjaga.
“Saya kira tidak pernah ada konflik perbedaan agama, kebhinekaan di Banjar sangat terjalin. Kami juga sudah ada FKUB untuk permasalahan seperti itu,†katanya.
Sejauh ini, lanjut Dadang, dari pengawasan DPRD terkait kebijakan pemerintah untuk pembangunan tempat peribadatan, khususnya agama minoritas, juga tidak mendapati adanya kesulitan.
Pemerintah memberikan kebijakan yang seluas-luasnya untuk perizinan tempat tersebut. Kecuali ketika tanah yang akan digunakan untuk tempat peribadatan itu merupakan tanah yang bermasalah. Bila terjadi situasi seperti itu, maka diselesaikan sesuai aturan.
Data Umat Beragama di Kota Banjar
Jumlah penduduk berdasarkan agama dan keyakinan yang dianut warga Kota Banjar, sebagaimana terdata di BPS (Badan Pusat Statistik).
Kepala BPS Kota Banjar, Taufik, melalui Kasi Integrasi dan Pengolahan Desiminasi, Ahmad Taufik Habibi, kepada harapanrakyat.com, Jum’at (4/8/2023), memaparkan jumlah penduduk beragama berdasarkan data yang tercatat di BPS Kota Banjar.
Berikut ini data lengkapnya:
Jumlah tersebut berdasarkan data kependudukan hasil proyeksi tahun 2020-2023 interim pertengahan Juni 2022 sebanyak 206.457 jiwa.
Adapun jumlah tempat peribadatan di Banjar berdasarkan data yang tercatat di BPS Kota Banjar sebagai berikut:
Dari kolom data, untuk agama Konghucu masuk pada kolom agama lainnya. Tempat ibadahnya memang tidak ada dalam data, namun mereka memiliki tempat ibadah klenteng.
“Untuk agama Konghucu masuk keterangan lainnya. Tempat ibadahnya tidak masuk kolom, tapi sebenarnya terdapat tempat peribadatan klenteng,†jelas Ahmad Taufik.
Ia menambahkan, pihaknya mengambil sumber data tersebut setiap tahunnya dari Kementerian Agama Kota Banjar. (Tim HR/R3/HR-Online/Editor:Eva)
Liputan dan produksi ini menjadi bagian dari liputan kolaborasi #SemuaBisaBeribadah oleh 12 media lokal dan nasional bersama Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) yang terlaksana atas dukungan International Media Support (IMS).
review1st.com – Teknologi kini bisa dikatakan telah menjadi salah satu pilar penting dalam menghadapi tantangan di dunia bisnis. Teknologi tidak hanya hadir sebagai sarana untuk mempermudah para pelaku bisnis, tetapi juga dapat membuat aktivitas bisnis menjadi lebih produktif serta meningkatkan nilai dari bisnis itu sendiri. Tidak hanya bisnis besar atau enterprise, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga perlu mengikuti perkembangan dan memanfaatkan teknologi.
Teknologi dan UMKM memiliki kolerasi yang sangat erat di era modern saat ini. Sebuah UMKM dapat berkembang pesat ketika mampu memanfaatkan teknologi dengan baik. Sebaliknya, sebuah UMKM juga bisa terpuruk karena lambat dalam beradaptasi dalam mengadopsi teknologi. Oleh karena itu, bagi para pelaku UMKM, sudah saatnya untuk memandang teknologi bukan sebagai beban investasi, melainkan sebagai investasi masa depan yang berpotensi memberikan ROI (Return on Investment) yang signifikan. Seiring dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang, peluang untuk UMKM dalam bersaing di kancah nasional maupun internasional semakin terbuka lebar.
UMKM Tidak Boleh Abaikan Perkembangan Teknologi
Ketika berbicara tentang UMKM, seringkali yang terlintas adalah bisnis dengan operasional sederhana dan terbatas pada skala lokal. Namun di era digital saat ini, batasan tersebut mulai memudar. Teknologi memungkinkan UMKM untuk beroperasi di luar batasan geografis dan mencapai pelanggan yang jauh lebih luas.
Dengan penetrasi internet yang semakin meningkat, hampir semua orang memiliki akses ke dunia digital. Ini artinya peluang pasar bagi UMKM tidak lagi terbatas pada lingkungan sekitar, namun dapat menjangkau nasional, bahkan internasional. Oleh karena itu, mengabaikan perkembangan teknologi berarti membatasi potensi pertumbuhan bisnis.
Dalam dunia bisnis yang dinamis, UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman untuk tetap relevan dan kompetitif. Salah satu kunci adaptasi tersebut adalah dengan memaksimalkan peran perangkat teknologi. Baik itu untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, atau meningkatkan kualitas produk dan layanan, teknologi kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari formula sukses bisnis UMKM di era modern.
Manfaat Perangkat Teknologi dalam Pengembangan Bisnis
Perangkat teknologi telah memainkan peranan penting dalam pengembangan bisnis, termasuk UMKM. Adapun beberapa manfaat yang bisa diperoleh UMKM dari adopsi teknologi antara lain:
Bisnis Jadi Lebih Efisien
Sistem teknologi, seperti manajemen inventori otomatis atau sistem akuntansi digital, dapat meminimalkan kesalahan manusia dan mempercepat proses bisnis.
Akses Pasar Lebih Luas
Seperti yang disebutkan sebelumnya, dengan platform e-commerce atau sosial media, UMKM memiliki potensi untuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya pemasaran yang relatif lebih rendah.
Lebih Mudah untuk Dekat dengan Konsumen
Teknologi memudahkan UMKM dalam mengumpulkan, menganalisa, dan memahami data konsumen. Informasi ini sangat berharga untuk mengembangkan strategi pemasaran dan penjualan yang efektif.
Transaksi Lebih Aman
Teknologi finansial, atau fintech, telah memperkenalkan berbagai metode pembayaran yang aman dan cepat. Ini tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga menambah kepercayaan konsumen.
Gunakan Laptop untuk Bantu Tingkatkan Produktivitas Bisnis
Laptop telah menjadi perangkat penting dalam dunia bisnis modern. Dibandingkan dengan komputer desktop, laptop menawarkan mobilitas yang memungkinkan pelaku bisnis untuk bekerja di mana saja. Berikut beberapa alasan mengapa laptop menjadi alat penting:
Multifungsi
Dari pengelolaan data, presentasi bisnis, hingga komunikasi dengan tim atau klien, semua bisa dilakukan melalui satu perangkat.
Konektivitas
Laptop modern dilengkapi dengan berbagai opsi konektivitas, seperti Wi-Fi dan Bluetooth, yang memudahkan pertukaran informasi.
Integrasi Aplikasi
Berbagai aplikasi bisnis, seperti software akuntansi, CRM, atau analytic tools, bisa diintegrasikan dengan mudah ke dalam laptop.
ASUS ExpertBook P1 (P1412), Solusi Tepat untuk UMKM
Berangkat dari kebutuhan pelaku UMKM, ASUS menghadirkan ExpertBook P1 (P1412) khusus untuk pasar Indonesia. ExpertBook P1 (P1412) merupakan laptop yang dirancang untuk menunjang kebutuhan bisnis, khususnya UMKM. Laptop tersebut tidak hanya sekadar tampil dengan desain modern yang ringkas dan portabel, tetapi juga dibekali dengan fitur serta hardware terkini sehingga memastikan penggunanya dapat tetap produktif.
Menyesuaikan dengan kebutuhan para pelaku UMKM, ExpertBook P1 (P1412) tersedia dalam pilihan spesifikasi yang sangat beragam. ASUS ExpertBook P1 (P1412) merupakan laptop yang menghadirkan performa bertenaga serta visual yang immersif. Tersedia dalam pilihan prosesor Intel® Core™ i3 sampai Intel® Core™ i7, ia hadir dengan NanoEdge display dan layar dengan sudut pandang hingga 178° lengkap dengan lapisan matte anti-glare untuk experience yang lebih nyaman.
Di dalam body laptop yang ringkas, prosesor Intel® Core™ ditemani oleh RAM DDR4-3200MHz berkapasitas hingga 24GB and masih bisa di-upgrade. Untuk storage, pengguna bisa menikmati penyimpanan berkecepatan tinggi dan sekaligus berkapasitas luas. Dual-storage design yang digunakan oleh laptop, bisa menampung SSD PCIe hingga kapasitas 1TB dan juga harddisk ataupun SSD SATA yang lebih terjangkau, dengan berkapasitas hingga 1TB.
Berhubung ditujukan untuk pelaku bisnis, laptop ini juga menyediakan opsi pengamanan dan pengelolaan yang lebih mudah, khususnya bagi para manajer IT perusahaan. Dari sisi sistem pengamanan, ASUS ExpertBook P1 (P1412) hadir dengan sistem pengamanan yang kuat untuk memastikan data dan informasi sensitif perusahaan tetap terjaga.
Pada laptop ini juga tersedia pengamanan hardware berupa TPM 2.0 (Firmware TPM) untuk memastikan para penyerang tidak bisa menerobos sistem operasi dan melakukan pencurian data. Untuk fisik laptop, tersedia pula security lock yang mencegah laptop dicuri khususnya saat ditempatkan di lokasi yang kurang terjaga dengan baik.
Pelaku UMKM juga tidak perlu khawatir dengan harganya karena ExpertBook P1 (P1412) dibanderol dengan harga mulai dari Rp5.999.000 serta telah dilindungi oleh garansi selama 3 tahun.
Kafe unik di Bandung ini sangat hits dan instagramable. Anda bisa mengunjungi beberapa kafe yang unik dan hits di Bandung ini kapan saja. Selain menawarkan tempat yang unik, cafe di Bandung ini tentunya juga menawarkan menu yang lezat.
Bandung merupakan sebuah daerah di Jawa Barat yang terkenal akan keindahan alamnya. Di sana Anda bisa menemukan berbagai wisata alam yang menakjubkan dan memukau mata. Selain wisata alam, tentunya Anda juga bisa mengunjungi wisata kulinernya.
Bandung memang memiliki banyak tempat makan yang hits, unik, dan cocok untuk nongkrong. Terutama untuk anak-anak muda yang memang gemar nongkrong di cafe atau resto. Bahkan saking banyaknya Anda mungkin akan bingung ingin mengunjungi yang mana dulu.
Kafe Unik di Bandung yang Wajib Anda Datangi
Di Kota Kembang Anda bisa mendatangi banyak kafe dengan konsep yang unik, hits, dan instagramable. Jadi selain nongkrong dan makan, Anda bisa sekalian refreshing dan berswafoto ria. Nah, berikut ini adalah beberapa kafenya yang harus Anda kunjungi:
Mercusuar Cafe
Foto: Instagram mercusuarcafe
Tempat pertama yang harus Anda kunjungi bersama teman atau saudara yaitu Mercusuar Cafe. Kafe ini sudah menjadi tempat nongkrong favorit yang sudah hadir sejak tahun 2020 lalu. Bangunannya mengusung tema medieval castle atau kastil abad pertengahan yang megah dan indah.
Apalagi saat malam hari ketika lampu di castle yang berwarna-warni mulai menyala. Di cafe 5 lantai ini Anda juga bisa mencicipi aneka menu makanan dan minuman yang lezat. Kafe unik di Bandung ini berada di Jalan Lembah Pakar Timur 2, No. 7, Ciburial, Cimenyan, Bandung.
Kopi Bawah Pohon Bandung
Foto: Instagram kopibawahpohoncafe
Untuk Anda yang menyukai alam dan pepohonan maka kunjungilah Kopi Bawah Pohon Bandung. Tempat ini beralamat di Jalan Lembah Pakar Timur 2, No. 7, Cimenyan, Bandung. Kafe ini dikelilingi oleh pohon rindang sehingga suasananya sangat sejuk dan nyaman.
Bangunan kafe ini juga cukup sederhana namun terlihat aesthetic dengan beragam dekorasi tanaman. Anda bisa mencoba aneka menu seperti pasta brule, burger, dan aneka minuman. Nongkrong di sini baik siang, sore, maupun malam pastinya nyaman dan betah.
Kafe Unik di Bandung Goldstart 360 Cafe
Foto: Instagram goldstar360
Kafe lainnya yang tidak kalah unik dan indah yaitu terdapat Goldstart 360 Cafe. Tempat ini menawarkan sensasi makan di dalam goa putih dengan bentuk dan dekorasi ala Yunani. Ada banyak ruangan unik seperti korydallos ala penjara, megas lakkos ruangan private, dan lainnya.
Ruangannya yang unik dan indah membuat pengunjung bisa hunting foto sepuasnya. Untuk menunya juga beragam seperti ayam panggang, yaki udon, milkshake, dan lainnya. Anda bisa mendatangi kafe ini di Jalan Dangdeur Indah No. 2B, Sukagalih, Sukajadi, Bandung.
Itulah beberapa kafe unik di Bandung yang tempatnya sangat indah dan instagramable. Anda bisa mengunjunginya kapan saja saat waktu luang. (R10/HR-Online)
review1st.com – HUAWEI MatePad 11.5, tablet performa laptop, komitmen Huawei Device Indonesia hadir solusi terdepan terjangkau. Penjualan Perdana 25 Agustus – 10 September 2023, lengkap aksesoris Keyboard, Stylus, Bluetooth Mouse.
Patrick Ru, Country Head of Huawei Device Indonesia, menjelaskan, “Harga terjangkau tak berarti fitur terbatas. HUAWEI MatePad 11.5 menawarkan pengalaman laptop-like dengan harga terjangkau. Dari produktivitas hingga hiburan, tablet ini sesuai preferensi pengguna Indonesia.”
Selama Penjualan Perdana HUAWEI MatePad 11.5 (25 Agustus – 10 September 2023), beli dengan harga Rp5.499.000 dan dapatkan bundling aksesoris senilai total Rp3 juta. Termasuk keyboard, M-Pencil 2nd Gen, mouse, Keanggotaan VIP WeTV, dan HUAWEI Cloud Storage.
Pelanggan bisa mendapatkan berbagai keuntungan menarik tersebut saat melakukan pembelian online melalui HUAWEI Official Store di berbagai e-commerce terkemuka. Penawaran ini juga berlaku untuk pembelian offline melalui jaringan HUAWEI Authorized Experience Store atau Erafone terdekat.
Demi memudahkan kepemilikan tablet rasa laptop ini, Huawei turut menyediakan penawaran tukar tambah (trade in). Untuk informasi lebih lanjut terkait promo ini, pelanggan dapat mengunjungi HUAWEI Authorized Experience Store terdekat.
Tak ketinggalan, ada juga program cicilan 0% hingga 6 bulan untuk berbagai layanan kredit terkemuka, termasuk melalui (Rp916,500/bulan). Huawei pun turut menjamin kenyamanan menggunakan HUAWEI MatePad 11.5 dengan garansi VIP Services sampai 1 tahun.
Jadi tablet andalan keluarga, ini serangkaian benefit seru yang ditawarkan oleh HUAWEI MatePad 11.5
HUAWEI MatePad 11.5, tablet laptop-like, unggul di segmen entry-level. Pilihan ideal dengan harga terjangkau dan fitur canggih. Cocok untuk keluarga, akses office, belajar, dan hiburan.
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah serangkaian benefit seru yang bisa pelanggan dapatkan di HUAWEI MatePad 11.5:
HUAWEI MatePad 11.5 dukung produktivitas harian orang tua dan anak
HUAWEI MatePad 11.5 kelas entry-level, software dan hardware berkualitas. Dilengkapi PC-level WPS Office eksklusif, pengolahan data mirip laptop. Fitur ini bisa membuka hingga 20 tab, termasuk fitur pengolahan dokumen kompleks. HUAWEI Notes hadir dengan fitur mengedit PDF eksklusif.
Dengan sistem operasi HarmonyOS 3.1, HUAWEI MatePad 11.5 juga mendukung berbagai fitur Smart Office, seperti One-Step File Preview hingga SuperHub. Selain itu, aktivitas multitasking di tablet ini pun makin mudah dengan fitur Multi-Window yang memampukan split screen hingga empat jendela aplikasi.
HUAWEI MatePad 11.5 memiliki performa flasghip yang menjadikannya terdepan di kelas entry-level
Di kelas entry-level, Huawei membekali HUAWEI MatePad 11.5 dengan salah satu prosesor octa-core terbaik buatan Qualcomm, Snapdragon 7 Gen 1 (4nm). Ditambah RAM hingga 8 GB, HUAWEI MatePad 11.5 dapat menjalankan berbagai aplikasi tanpa error, dari aplikasi pengolah data yang rumit hingga bermain mobile game yang berat sekalipun.
Tidak hanya performa, HUAWEI MatePad 11.5 juga mendukung konektivitas nirkabel super cepat Wi-Fi 6. Berbekal dual-antenna 2×2 MIMO, tablet ini mendukung bandwidth hingga 160MHz, lebih tinggi dibanding standar 80MHz, dan peak rate sampai 2,88 Gbps. Dengan demikian, HUAWEI MatePad 11.5 bisa digunakan untuk streaming video kualitas HD, melakukan panggilan video sejernih kristal, hingga mengunduh file besar tanpa khawatir lag.
Untuk menunjang kinerja produktivitas dan hiburan di segala kondisi, HUAWEI MatePad 11.5 dibekali baterai dengan kapasitas 7.700 mAh dengan daya tahan hingga 37 hari jika mode standby. Tidak perlu panik saat baterai tablet menipis, pengisian daya HUAWEI MatePad 11.5 sudah didukung teknologi fast-charging 20W sehingga baterai tablet bisa terisi secara efisien.
HUAWEI MatePad 11.5 punya kualitas layar terbaik di kelasnya
HUAWEI MatePad 11.5 dilengkapi layar FullView Display 11,5 inci beresolusi 2,2K dan refresh rate 120Hz demi pengalaman streaming dan gaming yang jernih nan mulus. Menariknya lagi, tablet ini juga memberikan perlindungan mata terbaik bagi pengguna, yakni melalui diraihnya sertifikasi Low Blue Light dan Flicker-free dari TÜV Rheinland yang memastikan upaya reduksi paparan sinar UV berjalan optimal. Keunggulan tersebut membantu pengguna HUAWEI MatePad 11.5 terhindari dari risiko mata cepat lelah, sehingga produktivitas meningkat dan pengalaman menikmati hiburan pun jadi maksimal.
Paket bundling HUAWEI MatePad 11.5 benar-benar value for money alias menguntungkan!
Paket bundling HUAWEI MatePad 11.5 dibanderol seharga Rp 5.499.000, yang dilengkapi dengan serangkaian aksesori digital terdepan dari Huawei. Dimulai dari smart detachable keyboard yang memudahkan aktivitas mengetik di tablet dengan key travel hanya 1,5mm. Keyboard yang bisa dipakai terpisah melalui sambungan Bluetooth ini juga dapat berfungsi sebagai case pelindung yang stylish dan kuat.
Selain itu, paket bundling tersebut turut menyertakan HUAWEI M-Pencil 2nd Gen yang identik dengan aksesori produk-produk flagship Huawei. Dengan latensi hanya 2ms, stylus ini bisa diandalkan untuk mencatat saat pelajaran atau meeting hingga menuangkan imajinasi dan kreativitas dengan berbagai fitur, seperti Take Snippet 2.0, Instant Shape, Handwriting-to-Text Conversion, hingga Color Capture.
Dapatkan sekarang HUAWEI MatePad 11.5! Tukarkan voucher early bird untuk diskon pembelian periode Penjualan Perdana. Diskon 40% EWS juga tersedia untuk pembelian online.
HUAWEI FreeBuds SE 2 eksklusif online di HUAWEI Official Store (Shopee, Tokopedia, Blibli, Lazada, TikTok) mulai 1 September. TWS entry-level, harga di bawah Rp400 ribu, suara memuaskan, fast-charging, baterai 40 jam. Klaim voucher early bird Rp10 ribu, 21-31 Agustus. Harga FLASH SALE Rp399,000 (dari Rp599,000). Gratis Mini Fan dan penggantian earbud.
Bersama dengan launching ini, jangan lupa ikut serta di Tokopedia Anniversary Campaign di HUAWEI Official Store dari 17 – 31 Agustus 2023. Nikmati diskon menarik hingga Rp55% dan voucher s/d Rp200ribu untuk berbagai pilihan tablet, laptop, wearables, dan TWS.
suarasubang.com – PT DAHANA meriahkan Mini Exhibition DEFEND ID dengan memamerkan inovasi bahan peledaknya dalam puncak acara HUT ke-47 PT Dirgantara Indonesia. Mini Exhibition DEFEND ID yang memajang produk pertahanan dari PT Len Industri (Persero), PTDI, PT PINDAD, PT PAL Indonesia, dan PT DAHANA tersebut digelar di Area Gedung Sales Mockup PTDI, Bandung, 26 Agustus 2023.
Dalam sambutannya, Direktur Utama DEFEND ID Bobby Rasyidin menyampaikan selamat kepada PTDI yang telah menginjak usia 47 tahun. Ia juga menerangkan bahwa DEFEND ID menaruh harapan besar kepada PTDI untuk bangkit sebagaimana tema HUT ke-47 Bangkit Lagi!, kebangkitan PTDI tentu akan menjadi bahan bakar agar DEFEND ID mampu mencapai tujuannya yaitu kemandirian Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) nasional.
“47 tahun merupakan suatu perjalan yang cukup panjang, tantangan kedepan untuk PTDI sangat besar sekali terutama mengembalikan kemandirian Indonesia untuk menguasai kembali angkasa Indonesia. Selamat ulang tahun yang ke 47 PTDI tetaplah maju tetaplah mengangkasa terbanglah tinggi di bumi pertiwi,†ujar Bobby Rasyidin.
Senada dengan Dirut DEFEND ID, Direktur Utama PT DAHANA Wildan Widarman juga mengucapkan selamat atas pencapaian yang telah ditoreh oleh PTDI. Menurutnya, PTDI bukanlah perusahaan sejarah, ia juga percaya dengan kekuatan core values AKHLAK, PTDI dapat bangkit kembali menjadi perusahaan aerospace yang diperhitungkan di dunia.
“Selamat merayakan HUT ke-47 PTDI, semoga segala cita-cita dan tujuan yang telah ditetapkan dapat terlaksana, suatu kebanggaan bagi rakyat Indonesia jika PTDI dapat bangkit kembali menguasai angkasa Indonesia dan menjadi perusahaan penerbangan yang diperhitungkan di pasar dunia,†ungkap Wildan Widarman dalam kesempatan terpisah.
Pada Mini Exhibition DEFEND ID, DAHANA memamerkan inovasi bahan peledak baik untuk sektor komersial maupun militer yang menyita perhatian pengunjung yang hadir.
“Wah ternyata Indonesia memiliki BUMN yang memproduksi bahan peledak canggih, kami sebagai warga negara turut bangga dengan produk-produk DAHANA, tadi saya lihat kita sudah bisa membuat roket secara mandiri, dan yang lebih membanggakan produk bahan peledak DAHANA punya nilai TKDN yang tinggi, semoga DAHANA semakin maju,†ujar salah satu pengunjung booth DAHANA.
Selain Mini Exhibition, HUT ke-47 PTDI juga turut dimeriahkan dengan kegiatan Fun Walk dan Bazzar yang dihadiri oleh jajaran perusahaan yang tergabung dalam holding industri pertahanan DEFEND ID.
harapanrakyat.com,- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mengumumkan bahwa Koalisi Indonesia Maju menjadi nama baru dari sebelumnya bernama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya atau KKIR.
Ia juga mengatakan, perubahan nama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya menjadi Koalisi Indonesia Maju itu setelah bergabungnya Partai Golkar dan PAN.
Prabowo menyampaikan informasi mengenai perubahan nama baru koalisi tersebut saat memberikan sambutan dalam acara HUT ke-25 Partai Amanat Nasional (PAN), Senin (28/8/2023), di Hotel Sultan, Jakarta.
Nama baru koalisi itu sama dengan kabinet Presiden Jokowi (Joko Widodo) dan Wapres Maruf Amin, yakni Indonesia Maju.
Prabowo sebagai calon presiden yang diusung Partai Gerindra, PKB, Golkar, dan PAN itu menceritakan awal mula ia masuk dalam Kabinet Indonesia Maju.
Ia pun melihat dari dekat bahwa Presiden Jokowi memang seorang patriot yang benar-benar memikirkan rakyat, dan tentunya memikirkan bangsa Indonesia.
“Setelah saya masuk dan melihatnya dari dekat. Pemikiran-pemikiran Pak Jokowi sebagai presiden memang benar dan berhasil sampai saat,†kata Prabowo, Senin (28/8/2023), mengutip dari suara.com.
Karena itulah, Prabowo menegaskan keinginannya untuk melanjutkan perjuangan Presiden Joko Widodo. “Untuk itu saya sepenuh hati ingin meneruskan perjuangan beliau,†tandasnya.
Atas dasar keinginan itu, Prabowo kemudian menyampaikan bahwa masing-masing ketua umum partai koalisinya. Yakni PKB, PAN, Partai Golkar, dan PBB sepakat menamakan Koalisi Indonesia Maju.
“Bersama para ketua umum kita tadi berembuk walau sebentar ya Pak Zulhas, Pak Airlangga, Gus Imin, dan Profesor (Yusril). Kita sudah sepakat nama koalisi kita Koalisi Indonesia Maju,†jelas Prabowo.
Seperti diketahui sebelumnya, Partai Gerindra dan PKB menamakan koalisinya KKIR atau Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. (Eva/R3/HR-Online)
harapanrakyat.com,- Musim kemarau melanda menyebabkan warga di Dusun Cimanggu, RT 08, RW 02, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, kesulitan air bersih.
Salah seorang warga, Dede Rusiana mengatakan, warga di satu RT tersebut mulai kesulitan air bersih terjadi sejak lima bulan terakhir ini.
“Sudah terlalu lama, ada hampir lima bulan sampai sekarang,†kata Dede Rusiana, Senin (28/8/2023).
Ia menyebutkan, dampak dari musim kemarau yang melanda saat ini, warga memanfaatkan air yang berasal dari sumur bor untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Ada sumur bor cuma warna airnya kuning, nggak layak dikonsumsi. Jadi untuk air bersihnya mengandalkan sumber air dari gunung,†terangnya.
Untuk mendapatkan air bersih tersebut, lanjut Dede, warga harus rela bergantian bahkan berebut karena debit airnya sedikit akibat musim kemarau.
Ia menjelaskan, untuk menampungnya, sumber air itu disalurkan ke rumah warga melalui sambungan selang. Dalam penyalurannya pun harus bergantian.
“Misalnya satu jam ke rumah satu, dan satu jam lagi ke rumah yang kedua. Kalau untuk mencuci biasanya mengambil dari sumur bor itu,†imbuhnya.
Dampak dari musim kemarau yang melanda membuat warga di daerah tersebut kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Dede berharap, pemerintah bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih.
“Kami sekarang berharap ada bantuannya untuk air bersih,†pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)
harapanrakyat.com,- Dalam kurun waktu satu bulan terakhir petugas Damkar Kota Banjar, Jawa Barat, menangani 6 peristiwa kebakaran lahan.
Hal tersebut berdasarkan data yang tercatat dari awal bulan Agustus 2023 sampai sekarang.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar Aam Amijaya mengatakan, faktor penyebab dari peristiwa kebakaran lahan itu di antaranya pembakaran sampah.
“Kita sudah menangani sebanyak enam kejadian di bulan Agustus ini, didominasi dari ilalang kering dan pembakaran sampah penyebabnya,” kata Aam, Senin (28/8/2023).
Ia menjelaskan, lokasi kebakaran lahan tersebut terjadi di beberapa Desa dan Kelurahan yang ada di wilayah Kota Banjar. Antara lain di Kelurahan Bojongkantong, Kelurahan Purwaharja.
“Terus di wilayah Kelurahan Karangpanimbal, Desa Binangun dua kali kejadian. Terakhir kemarin di pabrik pengolahan sabut kelapa” jelas Aam.
Lanjut Aam, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktifitas pembakaran di lahan terbuka, mengingat dampak musim kemarau banyak tumbuhan yang kering dan mudah terbakar.
“Sesuai arahan dari BMKG bahwa di bulan Agustus dan September ini memasuki musim kemarau, dan diharapkan masyarakat tidak sembarangan membakar sampah sembarangan,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
Semakin banyak tempat makan seblak di Tasikmalaya yang menarik penggiat kuliner untuk mencoba masakan mereka. Pasalnya, kedai-kedai ini menawarkan seblak yang gurih dan harga terjangkau mulai dari Rp 1.000 saja.
Seblak sendiri merupakan jenis kuliner yang sudah ada sejak tahun 1990-an. Konon, masyarakat Sunda gemat mengeksplorasi makanan dengan berbahan dasar tapioka. Namun kerupuk mentah yang seharusnya digoreng, justru dimasak dengan kuah sehingga menghasilkan seblak yang kita kenal sampai sekarang.
Seiring perkembangan tren kuliner, kedai-kedai seblak menggunakan konsep prasmanan yang membebaskan pembeli memilih bahan-bahan sendiri. Karena harga dihitung satuan, pembeli bisa menyesuaikan porsi sesuai dengan budget masing-masing.
Rekomendasi Tempat Makan Seblak di Tasikmalaya
Kebanyakan kedai seblak menyediakan tempat yang sederhana dengan konsep lesehan. Oleh karena itu, pengunjung bisa makan di tempat dengan santai sambil berkumpul dengan teman-teman.
Seblak Teh Eni Tasikmalaya
Salah satu tempat makan seblak di Tasikmalaya yang sempat viral ini menarik untuk kita coba karena merupakan surganya para wanita. Seblak Teh Eni bertempat di Jalan Hanura Cikiara depan TK Amani, Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Kedai Seblak Teh Eni Tasikmalaya menyediakan berbagai bahan ala carte mulai dari kerupuk, cilok, siomay kering, mie telor, dan aneka dumpling. Harga setiap item berkisar dari Rp 2.500 hingga Rp 10.000 dan bisa request level kepedasan dari 1-10.
Menurut rumor yang beredar, level 2 atau 3 sudah sangat pedas karena menggunakan cabe yang dicampur omongan tetangga. Tentunya ini hanya sebatas guyonan atau candaan, karena ucapan tetangga menggambarkan kata-kata yang pedas.
Seblak Zipay Tasikmalaya
Berikutnya ada Seblak Zipay, jajanan viral kekinian yang menawarkan harga murah meriah. Lokasi Seblak Zipay Outlet 1 berada di Jalan Burujul II nomor 29, Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Seblak Zipay Outlet 1 Tasikmalaya menyediakan berbagai bahan-bahan yang lengkap, mulai dari kerupuk, makaroni, mie telor, cilok, dan masih banyak lagi. Tersedia level kepedasan 1 sampai 10, namun level 3 saja sudah sangat pedas.
Jika Anda mencari tempat makan seblak di Tasikmalaya dengan suasana ala cafe, Zipay Outlet 1 menjadi pilihan yang pas.
Seblak Cipak Mangprank Singaparna
Melipir sedikit ke area Kabupaten Tasikmalaya, ada kedai Seblak Cipak Mangprank yang menawarkan jajanan aci khas Garut. Lokasi kedai beralamat di Jalan Muhammadiyah, Jalan B. Karang nomor 8, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Kedai Seblak Cipak Mangprank mulai berjualan sejak tahun 2022 dan masih ada sampai sekarang. Banyak jajanan tersedia selain seblak, yaitu tahu walik, pangsit tulang, cirambay, dimsum, dan cipak.
Di bagian rooftop ada tempat duduk dengan sofa, sehingga pengunjung bisa makan seblak sambil bersantai dengan teman-teman.
Seblak Petir Nuraeni Tasikmalaya
Biasanya, penjual seblak menyimpan bahan-bahan tertentu di dalam freezer agar lebih awet dan tetap segar. Oleh karena itu, bahan-bahan di kedai Seblak Petir Nuraeni tetap segar dan menarik untuk dicoba. Lokasi kedai beralamat di Kp. Jalan Sayuran, Padakembang, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Seblak Petir Nuraeni menyediakan banyak pilihan, mulai dari kerupuk, siomay mini, makaroni, mie telor, dan masih banyak lagi. Hanya dengan membayar Rp 1.000, pengunjung bisa bebas ambil sawi dan pakcoy sepuasnya.
Kedai ini menjadi tempat makan seblak di Tasikmalaya yang bertema girly dengan bunga dan tanaman rambat, sehingga membuat pengunjung betah.
Warung Seblak Doyok Tasikmalaya
Ingin makan seblak di tongkrongan yang lagi hits? Merapat saja ke Warung Seblak Doyok. Lokasi berada di Ruang Ide, Jalan HZ Mustofa, Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Warung Seblak Doyok mulai berjualan sejak Mei 2023 lalu, namun banyak dari pengunjung cafe Ruang Ide yang tertarik mencoba masakan mereka. Pengunjung bisa menemukan cikua, bakso, aneka dumpling, dimsum, dan bahan-bahan lainnya dengan harga mulai dari Rp 1.000 per item.
Konsep warung ini menggunakan nuansa warna yang ceria dan berani, karena menyasar anak-anak muda sebagai target mereka. Oleh karena itu, warung ini bisa menjadi tempat makan seblak di Tasikmalaya yang cocok untuk nongkrong saat akhir pekan. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)