Beranda blog Halaman 394

Polsek Pamarican Ciamis Amankan 5 Remaja asal Leles Garut, Apa Masalahnya?

Remaja.jpg

harapanrakyat.com,- Anggota Polsek Pamarican Polres Ciamis, mengamankan 5 remaja asal Leles Garut, Jawa Barat. Pasalnya, mereka diduga akan tawuran di SPBU Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Sabtu (11/11/2023).

Kejadian itu yang berlangsung di kawasan SPBU Kertahayu itu sontak menjadi perhatian warga setempat. Penyebabnya diduga mereka saling ejek sesama anak jalanan.

Petugas SPBU pun akhirnya mengamankan para pelaku tawuran. Dengan adanya kejadian tersebut, polisi langsung sigap turun ke lokasi kejadian, dan segera mengamankan para pelaku ke Kantor Polsek Pamarican.

5 Remaja asal Leles Garut Dikejar Kelompok Remaja Tak Dikenal

Rasya (18), salah seorang remaja asal Leles Garut yang diamankan polisi mengaku tidak punya masalah dengan komplotan remaja yang mengejarnya itu.

“Tadi kan saya bersama teman pulang dari Pangandaran naik truk terbuka. Saat sampai di jalan yang berliku-liku (wilayah Gagayunan, Kertahayu) ada sekelompok remaja sedang nongkrong di pinggir jalan. Tidak tau apa penyebabnya mereka mengejar kami menggunakan motor. Tak hanya itu, mereka juga melempari kami dengan batu,” ungkapnya.

Baca Juga: Gara-Gara COD, Warga Regol vs Kota Wetan Garut Tawuran

Lanjut Rasya, sesampainya di dekat SPBU, truk yang ditumpanginya masuk ke SPBU untuk mengisi BBM. Namun, kelompok remaja tersebut masih mengikutinya.

“Saat itu kami pun langsung turun dan berusaha untuk mengamankan diri dari kejaran mereka, hingga akhirnya sekarang kami diamankan di Polsek,” terang Rasya.

Pelaku Pengejaran Para Remaja asal Garut Berhasil Lolos

Kapolsek Pamarican Iptu. Jajang Sahidin, didampingi Kanit Intelkam Aipda. Khotim membenarkan jika pihaknya tengah mengamankan 5 remaja asal Leles Garut. Sebelumnya kelima remaja tersebut diamankan oleh petugas SPBU Kertahayu.

“Tadi sekitar pukul 16.30 WIB kami mendapatkan laporan dari petugas SPBU Kertahayu, terkait adanya kejadian tersebut. Sesampainya di SPBU, para remaja ini sudah diamankan oleh petugas SPBU. Namun, untuk menghindari kejadian yang tidak diharapkan, maka kami langsung membawa 5 remaja asal Garut ini ke Kantor Polsek Pamarican,” terangnya.

Baca Juga: Terjatuh Gegara Baju Terlilit Jari-jari Motor, Seorang Emak-emak di Ciamis Alami Patah Tulang

Sementara, para pelaku yang mengejar 5 remaja asal Garut itu berhasil lolos. Pihak kepolisian belum mengetahui dari mana asalnya para remaja tersebut.

“Keterangan yang kami peroleh dari kelima remaja asal Leles Garut ini, mereka mengaku tidak mengetahui apa masalahnya sampai mereka ini dikejar-kejar oleh kelompok remaja lainnya. Tadi itu mereka turun dari truk di SPBU karena merasa ketakutan dan berniat mengamankan diri,” jelas Aipda. Khotim.

Ia menambahkan, pihak nya kini sudah menghubungi pihak orang tua para remaja asal Leles Garut tersebut. Termasuk berkoordinasi dengan Polsek Leles.

“Tadi kami sudah melakukan koordinasi dengan Polsek Leles dan orang tuanya. Kini para orang tua remaja ini tengah dalam perjalanan untuk menjemput ke Polsek Pamarican. Para orang tuanya didampingi anggota Polsek Leles,”  terangnya. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Irjen Kemenkumham RI Tinjau Pelaksanaan Seleksi CPNS Kemenkumham Jabar

CPNS.jpg

harapanrakyat.com,- Irjen Kemenkumham RI Razilu, meninjau pelaksanaan hari ketiga seleksi CPNS Kemenkumham Jabar, Sabtu (11/11/2023). Dalam SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) CPNS tahun 2023 ini diikuti sebanyak 1.240 peserta.

Dari total jumlah peserta sebanyak itu, maka pelaksanaan seleksi hari ketiga ini terbagi menjadi 4 sesi, dengan jumlah peserta setiap sesinya sebanyak 310 orang.

Kunjungan Irjen Kemenkumham RI pada pelaksanaan sesi ketiga seleksi CPNS lingkup Kemenkumham Jabar tahun 2023 ini didampingi langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar R Andika Prasetya.

Turut mendampingi pula Kadivmin Jawa Barat Itun Wardatul Hamro, bersama Kadivpas Jabar, Kusnali, serta Kadiv Yankum Jawa Barat Andi Taletting Langi.

Dalam kunjungannya itu, Irjen Razilu memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta saat di ruang tunggu steril.

Baca Juga: Lantik 567 Notaris, Kemenkumham Jawa Barat Catat Rekor di Indonesia

“Anggap saja apa yang kalian lakukan hari ini sedang berusaha menjemput takdir. Kalau lulus ujian syukuri sebagai takdir Tuhan dan jangan sombong. Jika tidak lulus, tetap menerima dengan lapang dada, sabar dan tetap bersyukur. Semangat, jalan masih panjang,” kata Irjen Razilu kepada para peserta seleksi CPNS Kemenkumham Jabar.

Sementara itu, Kadivmin Kemenkumham Jawa Barat Itun Wardatul Hamro, dan Kadivpas Kusnali, mengingatkan kepada panitia agar selalu menjaga kesehatan.

Selain itu, panitia juga harus fokus dalam memberikan pelayanan kepada seluruh peserta seleksi CPNS Kemenkumham Jabar tahun 2023. Sehingga semua tugas dan fungsi bisa terpenuhi dengan baik.

Pada pelaksanaan hari ketiga tes seleksi berjalan lancar, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebagai informasi, pelaksanaan sesi pertama pada hari ketiga ini, nilai tertinggi peserta yaitu 439.

Sedangkan, untuk pelaksanaan seleksi CPNS Kemenkumham Jabar pada sesi 2 hari kedua, nilai tertinggi peserta yaitu 444.

Kemudian sesi 3 pada hari ketiga, nilai peserta yang paling tinggi sebesar 438, dan pada sesi 4 hari ketiga ini, nilai tertinggi peserta adalah 4xx. (Eva/R3/HR-Online)

Situs Sumur Dalapan di Kota Banjar Kerap Dikunjungi Buat Ritual

Situs-Sumur-Dalapan-di-Kota-Banjar-Kerap-Dikunjungi-Buat-Ritual.jpg

harapanrakyat.com,- Keberadaan Situs Sumur Dalapan di lingkungan Kampung Siluman, Kelurahan/Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, terbilang unik. Pasalnya, airnya yang tak pernah mengering dan sumber airnya berbentuk angka delapan.

Selain itu juga, keberadaan Situs keramat yang berlokasi di kaki Gunung Babakan tersebut, konon memiliki mistis tersendiri. Bahkan tidak sedikit orang dari luar daerah yang berkunjung situs tersebut.

Sebagai informasi, bahwa Kampung Siluman di Kelurahan Purwaharja tak hanya memiliki kisah mistis Pulomajeti, tapi juga terdapat situs keramat Sumur Dalapan.

Sementara untuk jarak antara kedua situs tersebut hanya sekitar 2 kilometer.

Juru Kunci Situs Sumur Dalapan, Emed Setiawan mengungkapkan, sampai saat ini banyak tamu dari luar daerah yang kerap datang ke situs keramat sumur delapan. 

Kedatangan orang dari luar daerah tersebut, kebanyakan ingin melakukan ritual dan berdoa di lokasi situs. Tujuannya, agar apa yang menjadi hajatnya (kebutuhan) bisa terkabul.

“Banyak yang datang dari luar daerah, seperti Kalimantan, Tangerang, Tasik, Bogor juga ada. Mereka hanya ritual berdoa dan mendoakan,” ungkap Emed kepada harapanrakyat.com, Sabtu (11/11/2023).

Baca Juga: Misteri Sumur Dalapan di Kota Banjar, Dikelilingi 50 Lubang Mata Air Bebatuan 

Ia tidak melarang siapapun yang akan berkunjung ke situs keramat Sumur Dalapan tersebut. Namun ia mengingatkan, agar tempat tersebut tidak digunakan untuk perbuatan maksiat.

“Kalau buat saya tidak ada pantangan apa-apa. Silahkan saja sebab ini tempat umum, tapi jangan disalahgunakan untuk maksiat,” ucapnya.

Situs Sumur Dalapan Kota Banjar Konon Bisa Turun Hujan 

Lebih lanjut Emed mengatakan, sampai sekarang ini meski musim kemarau panjang melanda, namun Sumur Dalapan masih mampu mengeluarkan sumber mata air.

Bahkan air yang ada di lokasi situs biasa warga setempat manfaatkan, untuk mandi dan mencuci muka untuk menghilangkan lelah.

Selain itu, konon terdapat cerita yang berkembang di masyarakat. Apabila sumber air yang terdapat di lokasi Situs Sumur Dalapan Kota Banjar tersebut dibersihkan, maka bisa turun hujan.

“Ini katanya. Jangan salah tafsir, karena saya belum bisa membuktikan,” ujarnya.

“Tapi itu tapi ya Wallahu ‘Alam. Karena yang bisa menurunkan air hujan itu hanya Allah SWT, bukan situs ini. Tapi memang banyak orang yang bercerita sih,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Dinas Pertanian Subang Luncurkan Platform Subang Agri Shop

suarasubang.com – Dinas Pertanian Subang merilis platform jual beli Subang Agri Shop dalam kegiatan X-Proper yang dihelat di Aula Desa Tambak Dahan Subang pada Sabtu (11/11).

Di sela-sela kegiatan X-Proper yang menghadirkan bazaar UKM Pantura Subang, Nenden Setiawati, Kepala Dinas Pertanian Subang melakukan launching platform jual beli produk pertanian bernama Subang Agri Shop.

“Para penyuluh pertanian yang melaksanakan proyek SIMURP di Kabupaten Subang telah menumbuhkan dan membina KEP dan KWT melalui bimbingan teknis, pendampingan analisa usaha, hingga memfasilitasi pengadaan alat untuk produksi,” ujar Nenden.

Namun, Kabupaten Subang berinisiatif untuk mengawal produk KEP dan KWT lebih lanjut hingga ke pasar, sehingga diciptakan platform jual beli online https://subangagrishop.com.

Kemudian, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stand pameran yang dipersembahkan oleh KEP dan KWT binaan SIMURP yang tersebar di 14 Kecamatan di Kabupaten Subang.

Dengan dipandu oleh penyuluh pembinanya, setiap KEP dan KWT ini memamerkan produk unggulannya yang sudah dikemas dan siap dipasarkan ke cakupan pasar yang lebih luas.

Saat meninjau stand, Hidayat dan Nenden bersama-sama mendorong para pengurus KEP dan KWT yang hadir untuk lebih baik lagi mengemas produk-produk buatan mereka sebagai produk Kabupaten Subang agar dapat merasa lebih bangga terhadap produk lokal tersebut.

X-Proper, Upaya Dinas Pertanian Subang Genjot Usaha Tani

suarasubang.com – Dinas Pertanian Kabupaten Subang bersama Simurp menggelar kegiatan Gelar Produk “Expo Produk Pertanian” (X-PROPER) Proyek SIMURP ( Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project).

Perhelatan ini dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Tambakdahan, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang pada Sabtu (11/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi Dinas Pertanian Kabupaten Subang bersama stakeholder lainnya.

Antara lain dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM), Diskominfo Kab. Subang, dan pelaku usaha retail di Kab. Subang.

Hadir pula dalam kegiatan ini Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Subang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Nenden Setiawati.

Termasuk Penyuluh Pertanian pada Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian, Ketua Tim Metoda dan Informasi Bidang Penyuluhan pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, dan Camat Tambakdahan, Bambang Edi.

Kegiatan Gelar Produk ini diresmikan secara langsung oleh Hidayat, selaku Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Subang.

Hidayat menyampaikan bahwa masyarakat pertanian di Subang harus kerja keras, tidak boleh malas untuk bekerja. Beliau menilai, upaya Dinas Pertanian, UPTD, dan penyuluh sudah semangat untuk mendukung proses produksi usaha tani.

Namun hal tersebut juga harus dijemput dengan semangat kerja dari para petani untuk mendukung hal itu. Hal ini juga terbukti bahwa Kabupaten Subang di akhir tahun 2023 ini memiliki rata-rata hasil panen hingga 7-10 ton per hektar.

Ia mengatakan Subang yang terbentang dari dataran tinggi hingga dataran rendah memiliki potensi pertanian yang sangat luas.

Namun, ia menilai generasi muda dari masyarakat banyak yang enggan untuk terjun ke pertanian, biarpun potensi lahan yang tinggi.

Hidayat mengajak generasi muda yang hadir di kegiatan expo ini untuk dapat turut mendukung dan terlibat dalam sektor pertanian lokal Subang, baik sebagai konsumen maupun pelaku.

Dalam kesempatan yang sama dilakukan penilaian stand pameran dari berbagai aspek dalam rangka mengevaluasi dan mendorong agar kualitas produk dan pemasaran produk para kelembagaan ini menjadi lebih baik lagi.

Penilaian dilakukan oleh Lidia, Penyuluh Pertanian pada Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian dan Kevin D. Firdaus, Ketua Tim Metoda dan Informasi Bidang Penyuluhan pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat selaku perwakilan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi.

Gelar produk ini merupakan contoh inovasi baik yang perlu dilestarikan oleh Pemerintah Subang maupun lainnya di Jawa Barat. Terutama sebelumnya telah menumbuhkan kelembagaan petani yang berfokus pada usaha, yakni KEP dan KWT.

Karena dengan gelar produk ini, para kelembagaan petani dapat dengan kongkrit menjalin dan memperluas hubungan usaha baik dengan konsumen maupun dengan calon pengecer ( retailer) yang akan menyerap produk-produknya.

Survei SMRC, Elektabilitas PSI Naik Signifikan Capai 2,3 Persen

Survei-SMRC-Elektabilitas-PSI-Naik-Signifikan-Capai-23-Persen.jpg

harapanrakyat.com,- Survei terbaru yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada tanggal 31 Oktober hingga 3 November 2023 menunjukkan elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang berhasil keluar dari zona 1 persen.

Pada survei yang menggunakan metode wawancara telepon oleh SMRC, PDI Perjuangan tetap memimpin dengan elektabilitas 19,5 persen, diikuti oleh Gerindra yang meraih 18,7 persen.

Golkar, berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 12,1 persen. Sementara NasDem, PKS, PAN, dan Demokrat masing-masing meraih 5,7 persen, 5,6 persen, 4,1 persen, dan 4 persen. PPP menduduki peringkat terakhir dari partai besar dengan hanya 3,1 persen.

Yang menarik dari hasil survei SMRC kali ini adalah kinerja positif dari PSI. Partai yang dipimpin oleh Kaesang Pangarep berhasil naik signifikan. PSI mencatatkan elektabilitas sebesar 2,3 persen. Prestasi ini mengungguli Perindo yang hanya meraih 1,6 persen dan partai Ummat yang menduduki peringkat 12 dengan 1,3 persen suara.

Baca juga: Pengamat Sebut, Kehadiran Kaesang Buka Peluang PSI Jadi Partai Besar

Selanjutnya, Partai Hanura memperoleh 0,8 persen, PBB 0,4 persen, Partai Gelora Indonesia 0,4 persen, dan Partai Garuda 0,2 persen.

Survei SMRC dilakukan melalui wawancara telepon dengan pertanyaan-pertanyaan terfokus mengenai elektabilitas partai di kalangan pemilih kritis. Periode survei dilakukan mulai 31 Oktober hingga 3 November 2023.

Dengan melibatkan 1201 responden, survei ini memiliki margin of error diperkirakan sekitar +/-2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, dengan menggunakan asumsi simple random sampling. Hasil survei ini memberikan pandangan mendalam terkait preferensi pemilih dan arah pergerakan elektabilitas partai politik di Indonesia menjelang pemilihan.

Sebelumnya, saat didapuk menjadi Ketua Umum PSI, Kaesang yang merupakan anak bungsu Presiden Jokowi menegaskan targetnya menghantarkan partai berlogo mawar itu ke senayan. Sehingga, ia terus turun ke bawah secara masif dan hasilnya survei elektabilitas PSI pun terdongkrak. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Misteri Sumur Dalapan di Kota Banjar, Dikelilingi 50 Lubang Mata Air Bebatuan 

Misteri-Sumur-Dalapan-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Kampung Siluman, Kelurahan / Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, tak hanya memiliki kisah mistis Pulomajeti. Namun di lingkungan Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar tersebut juga, terdapat Sumur Dalapan, yang konon menyimpan banyak misteri.

Situs keramat tersebut berada di bawah kaki Gunung Babakan. Sumur ini dikelilingi oleh 50 lubang mata air yang tak pernah mengering.

Juru Kunci Emed Setiawan mengatakan, Sumur Dalapan tersebut sudah terbentuk sejak puluhan tahun yang lalu. Situs tersebut berbentuk bebatuan berlubang memancarkan sumber air. 

Menurutnya, Situs Sumur Dalapan yang ada di Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar terbentuk secara alamiah, bukan buatan manusia.

“Seingat saya tidak ada yang bikin. Saya dari tahun 70-an sudah main ke sini sudah terbentuk secara alamiah,” kata Emed kepada harapanrakyat.com, Sabtu (12/11/2023).

Lanjutnya menjelaskan, asal muasal penyebutan Sumur Delapan berasal dari bentuk lubang batu yang menyerupai angka delapan.

Dari bentuk sumber air yang menyerupai angka 8 tersebut, kemudian menjadi kebiasaan warga menyebutnya dengan Sumur Dalapan. Meskipun menurutnya lebih tepat disebut sumber air bukan sumur.

Baca Juga: Sejarah Situs Dalem Kanduruan di Kota Banjar, Penyebar Islam dari Mataram

Adapun jumlah sumber air atau sumur berbentuk angka delapan yang terdapat di lokasi situs, yang sudah diketahui sejauh ini yaitu hanya dua sumber mata air.

“Masyarakat sudah biasa menyebut seperti itu. Disebut Sumur Dalapan karena terdapat lubang-lubang bebatuan berbentuk angka 8. Jadi bukan karena sumurnya ada delapan,” terang Emed.

Sumur Dalapan di Kota Banjar Tak Pernah Kering

Sampai sekarang ini meski musim kemarau panjang melanda, namun sumur keramat tersebut masih mampu mengeluarkan sumber mata air.

Bahkan, air yang ada di lokasi Situs biasa warga masyarakat setempat manfaatkan, untuk mandi dan mencuci muka untuk menghilangkan lelah.

Selain itu, sampai saat ini juga banyak tamu dari luar daerah yang mengunjungi Situs Sumur Dalapan yang ada di Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar, untuk melakukan ritual dan berdoa.

“Musim kemarau masih mengeluarkan air, karena sumber ini ke bawahnya bisa lebih besar jadi masih keluar airnya. Sampai sekarang masih terdapat warga yang memanfaatkan air itu,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Kodim BS Bandung Terima Motor Listrik Hybrid Karya Itenas

Motor-Listrik-Hybrid.jpg

harapanrakyat.com – Mendukung tugas dan operasional TNI, Itenas Bandung melakukan serah terima lima motor listrik dan hybrid kepada Kodim 0618/BS Bandung, Jawa Barat.

Kendaraan listrik tersebut berupa motor roda tiga. Pihak Itenas mengklaim jika kendaraan tersebut merupakan yang pertama di Indonesia.

Rektor Itenas Bandung Prof Meilinda Nurbanasari mengatakan, motor roda tiga listrik dan hybrid ini merupakan hasil karya Itenas Bandung.

Baca Juga : Prajurit Kodam III/Siliwangi Ikuti Pelatihan BIM di Itenas Bandung

“Masih dalam momentum Hari Pahlawan, kami menyerahkan motor roda tiga listrik dan hybrid ini untuk Kodim 0618/BS Kota Bandung. Ini merupakan hasil inovasi civitas akademika Itenas Bandung,” kata Meilinda, Sabtu (11/11/2023).

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan TNI AD, khususnya Kodim 0618/BS. Serta berharap agar Itenas Bandung dan Kodim 0618/BS terus berkolaborasi di kegiatan lainnya.

“Kolaborasi menjadi bukti nyata Itenas Bandung tidak hanya berkarya semata untuk kepentingan akademis. Tetapi juga menjadi manfaat bagi banyak lapisan masyarakat dengan beragam latar belakang. Semoga akan banyak hasil inovasi lainnya yang diciptakan Itenas Bandung yang aplikatif bagi semua orang. Salah satunya motor listrik dan hybrid modifikasi yang kami salurkan untuk Kodim 0618/BS Bandung,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0618/BS, Kolonel Inf Donny Bainuri menuturkan kolaborasi ini tercipta untuk peremajaan kendaraan operasional Kodim 0618/BS.

Baca Juga : Alumni Itenas Bandung, Kreator Logo IKN Nusantara Ungkap Makna Pohon Hayat

“Kami mengucapkan terima kasih untuk hasil karya nyata mahasiswa Itenas Bandung. Ini (motor listrik-hybrid) sangat mendukung efisiensi operasional dan optimalisasi pelaksanaan tugas pokok TNI yang membutuhkan mobilitas,” katanya.

Sebagai informasi, kendaraan hasil modifikasi Itenas Bandung ini merupakan jenis Brushless DC motor berdaya 2000 watt bertegangan 72 Volt. Motor tersebut berkapasitas baterai 60Ah untuk jenis kendaraan listrik.

Sedangkan untuk kendaraan hybrid, spesifikasi kelistrikan sama dengan motor listrik yang ditambah tangki berbahan bakar. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Resmikan Jembatan Ampera di Banjaranyar, Ini Pesan Bupati Ciamis

Resmikan-Jembatan-Ampera-di-Banjaranyar-Ini-Pesan-Bupati-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis, Jawa Barat, Herdiat Sunarya meresmikan jembatan Ampera penghubung antara Desa Sindangrasa dan Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar, Sabtu (11/11/2023).

Peresmian jembatan itu ditandai dengan penandatanganan prasasti serta gunting pita oleh Bupati Herdiat.

Dalam sambutannya, Herdiat Sunarya menyebut beberapa program pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan pada tahun 2023.

Salah satunya adalah pembangunan jembatan Ampera yang ada di Desa Sindangrasa Kecamatan Banjaranyar.

“Selain itu saat ini jalan raya Banjarsari – Lakbok juga tengah mulai dikerjakan. Insyaallah untuk tahun ini mulai dari Banjarsari sampai pasar Tanggogo Lakbok. Dilanjutkan ke Nambo Lakbok nanti di tahun anggaran 2024,” ungkap Herdiat.

Baca juga: Tinjau Pembangunan Jembatan Ampera, Bupati Ciamis: 20 Tahun ke Depan Masih Kokoh

Herdiat berharap, setiap pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh pemkab Ciamis dapat bermanfaat serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Ciamis menyinggung terkait permasalahan Banjir yang kerap terjadi di Desa Sindangrasa.

Ia mengaku masih ingat di tahun 2021, bagaimana kondisi masyarakat Desa Sindangrasa yang terendam banjir.

“Insyaallah tahun depan kita perbaiki saluran saluran drainasenya, agar bisa meminimalisir banjir di wilayah ini. Ingat juga saya kalau sudah janji pasti akan ditepati, seperti halnya pembangunan jembatan Ampera ini, waktu itu saya sudah berjanji dan kini sudah direalisasikan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindangrasa, Egi Suprayoga Syamsu mengaku pihaknya merasa gembira saat jembatan Ampera diresmikan langsung oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.

“Atas nama masyarakat Desa Sindangrasa, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Herdiat atas pembangunan jembatan Ampera ini. Semoga pak Herdiat selalu dalam lindungan Allah serta disehatkan agar bisa terus membangun Ciamis,” katanya. (Suherman/R8/HR Online/Editor Jujang)

Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu, Warung Makan di Banjar Untungnya Menipis

Harga-Cabai-Tembus-Rp-100-Ribu-Warung-Makan-di-Banjar-Untungnya-Menipis.jpg

harapanrakyat.com,- Harga komoditas cabai di Pasar Tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, merangkak naik hingga tembus di kisaran harga Rp 80-100 ribu per kilogram.

Dampak naiknya salah satu komoditas bumbu dapur tersebut pun mulai dirasakan oleh penjual atau warung makan karena keuntungan mereka menipis.

Penjual komoditas kebutuhan pokok di Pasar Banjar, Nana (30) mengatakan, saat ini harga sejumlah komoditas cabai di tingkat pasar terus mengalami kenaikan terutama cabai rawit merah.

Harga untuk cabai rawit merah sekarang ini Ia jual Rp 100 ribu per kilogram. Cabai merah keriting Rp 80 per kilogram. Sedangkan cabai merah TW Rp 60 ribu per kilogram.

“Sekarang saya jual Rp 100 ribu per kilo untuk cabai rawit merah. Sebelumnya masih Rp 80 ribu. Naiknya sudah beberapa minggu lalu,” katanya kepada harapanrakyat.com, Jumat (10/11/2023).

Lanjutnya menyebutkan, naiknya aneka cabai-cabaian tersebut terjadi sejak beberapa pekan ini dan belum ada tanda-tanda mengalami penurunan harga.

Menurutnya, naiknya komoditas cabai-cabaian tersebut karena stok ketersediaan barang berkurang. Namun begitu untuk komoditas kebutuhan pokok yang lain menurutnya masih stabil.

“Cuman cabai-cabaian yang lagi mahal. Telur ayam broiler sekarang Rp 29 ribu per kilogram. Bawang merah yang bagus Rp 29 ribu. Kalau sayuran masih stabil,” ungkapnya.

Baca juga: Harga Cabai Terkini di Pasar Banjar Tembus Rp 100 Ribu per Kg

Terpisah, salah seorang pengelola warung makan di Hegarsari, Ibu Onah, mengatakan, saat ini harga komoditas cabai-cabaian terus naik mencapai Rp 70 ribu per kilogram.

Menurutnya, naiknya harga cabai tersebut turut mengurangi penghasilannya karena harus menambahkan modal untuk belanja sedangkan harga penjualan makanan masih tetap sama.

“Sudah satu bulan ini naik terus belum bumbu cabai yang lain juga mahal. Kalo rugi sih ngga cuman keuntungannya tipis banget soalnya saya kan nggak bisa naikin harga makan. Belum buat bayar pekerja,” ungkap Onah.

Lanjutnya menyebutkan, untuk mensiasati naiknya harga komoditas cabai di Banjar, Ia sedikit mengurangi porsi masakan dengan bahan dasar cabai seperti mengurangi pembuatan sambal.

“Sekarang bikin sambalnya ya secukupnya. Semoga cepat turun soalnya saya nggak bisa jual mahal ngga bisa naikin harganya. Harga nasinya masih sama,” ucapnya. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)

Recent Posts