Beranda blog Halaman 1714

KONI Khawatir Subang Batal Jadi Tuan Rumah Porprov 2022

asep-rohman-dimyati.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – KONI Subang melalui Ketuanya Asep Rochman Dimyati ungkapkan kekhawatirannya soal Subang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov 2022

Pasalnya sampai hari ini menurut Asep, belum ada informasi atau pembentukan panitia di daerah.

“Sampai saat ini saya belum ada informasi soal pembentukan panitia di daerah, jadi ya terus terang sangat khawatir ya, Pemda dalam hal ini tidak cepat melakukan persiapan sebagai tuan rumah Porprov 2022,” katanya, Selasa (26/10/2021).

Dia juga menyebut jika dalam waktu dekat ini akan segera menyampaikan kekhawatirannya tersebut pada pimpinan daerah, agar pimpinan daerah, kata Asep segera menginstruksikan pada liding sektornya, yakni Disparpora Kabupaten Subang.

“Sebagai liding sektor Disparpora seharusnya sudah harus menyiapkan target-tergat,” tambahnya.

Dia juga menyinggung APBD Perubahan 2021 Kabupaten Subang yang mencoret pengeluaran bagi atlet dan cabang olahraga.

“Saya juga mempertanyakan itu, kenapa sampai dicoret,” katanya.

Padahal ada hak-hak atlet yang belum terbayarkan oleh Pemda Subang, dia menegaskan baru akan merancang solusi untuk mengatasi kekosongan anggaran jika memang anggaran tersebut di tiadakan pada APBD Perubahan 2021.

PT BAS Tidak Terbukti Buang Limbah ke Anak Sungai Citarum

saluran-air.jpg

MEDIAJABAR.COM, BANDUNG – Perusahaan tekstil di Rancaekek Bandung, PT Budi Agung Sentosa (BAS) tidak terbukti membuang limbah ke anak Sungai Citarum.

Demikian hasil investigasi yang dilakukan Tim Gabungan, yang terdiri atas Satgas 21 Citarum Harum, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, dan Tipidter Krimsus Polda Jabar.

“Tidak ada bukti. Tidak ada indikasi dari pihak perusahaan yang bersangkutan untuk membuang limbahnya tanpa standar baku mutu yang sudah ditentukan,” kata Komandan Sektor 21 Citarum Harum, Kolonel Armed. Nursyamsudin kepada media.

Investigasi dilakukan, setelah beredarnya video yang menyebut bahwa PT BAS membuang limbah ke anak Sungai Citarum. Tetapi berdasarkan investigasi, ternyata informasi dari video tersebut, tidak benar.

Menyikapi hasil investigasi, tokoh masyarakat Bandung, Profesor Deding Ishak Ibnu Sudja mengapresiasi PT BAS. Selain tidak terbukti melakukan pembuangan limbah ke anak Sungai Citarum, perusahaan juga dinilai patuh terhadap aturan, karena memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sangat memadai dan selalu melakukan pengolahan limbah melalui IPAL sebelum membuangnya.

“Kita patut mengapresiasi. Ini adalah contoh perusahaan yang punya tanggung jawab,” tegas Deding yang juga Ketua STAI Al Jawami Bandung, kepada media hari ini.

Ketua Komisi Hukum dan HAM Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga berpendapat, penegakan hukum lingkungan memang harus benar-benar konsisten dilaksanakan.

Untuk itu mantan anggota Komisi VIII DPR ini juga berharap, aparat bisa menemukan pihak yang telah membuang limbah dan mencemari anak Sungai Citarum. Sedangkan terhadap PT BAS, Deding menilai, bisa menjadi benchmark bagi perusahaan lain.

“Dalam arti, perusahaan sudah mematuhi dan punya kesadaran hukum yang baik,” jelasnya.

General Manager PT Budi Agung Sentosa, Hayun Basyar mengatakan, perusahaan memang bersih dan selalu beritikad baik. PT BAS, lanjutnya, tidak pernah membuang air limbah ke anak Sungai Citarum dalam keadaan belum diolah.

“Kami sangat peduli lingkungan. Sebelum dibuang, seluruh air sisa produksi harus diolah melalui IPAL. Kami memiliki IPAL satu hektare,” tegas Hayun.

Menurut Hayun, IPAL yang dioperasikan 24 jam tersebut dilengkapi peralatan dan teknologi sangat memadai. Mulai sistem fisika/kimia dan sistem bakteriologi. Sistem fisika/kimia, imbuhnya, untuk menurunkan dan menetralisir zat-zat yang terkandung di dalam limbah. Sedangkan bakteriologi, untuk menurunkan Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), serta kadar keasaman (pH).

“Dua kali proses. Makanya pada tahap akhir, air limbah sudah jernih,” kata Hayun.

Pada bagian muara IPAL juga disambungkan dengan kolam ikan. Sebelum dibuang melalui outlet, seluruh air yang sudah diolah melalui IPAL harus melewati kolam tersebut.

“Ikan-ikan tetap hidup dan sehat sampai sekarang. Ini indikator bahwa air yang akan dibuang, sudah bagus, memenuhi standar baku mutu, dan tidak membahayakan mahluk hidup,” tegasnya.

Hayun memastikan, IPAL dalam kondisi selalu baik. Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung rutin memeriksa pelaksanaan lingkungan hidup, termasuk kondisi IPAL.

“Begitu juga Satgas Citarum Harum, rutin memeriksa dan mengawasi IPAL. Pengecekkan tiga kali dalam sebulan, yaitu terkait BOD, COD, dan juga kadar pH. Hasilnya pun selalu baik dan memenuhi standar baku mutu,” tegas Hayun.

Strategi Percepatan Vaksinasi Pemkab Subang Menuju PPKM Level 2

wabup-subang-agus-masykur.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi memimpin secara langsung briefing staff dengan Seluruh Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian di lingkungan setda Subang serta Camat dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Subang secara virtual di Ruang Rapat Bupati II, Senin (25/10/2021).

Tema yang menjadi pembahasan utama dalam briefing staff tersebut yaitu terkait strategi Akselerasi Vaksinasi menuju PPKM level 2 terutama mengejar percepatan vaksinasi lansia. Adapun Briefing staff di moderatori oleh Asda 1 H. Rahmat Effendi.

Berdasarkan progres laporan vaksinasi, Asda 1 menyampaikan bahwa telah terjadi Gap laporan manual dan dashboard sekitar 4% yang seharusnya 55% namun kini hanya berada dikisaran 51,26 %. Sementara untuk vaksinasi lansia, presentase laporan manual sebesar 35,2%, sementara dalam dashboard sebesar 27,22% terdapat gap sekitar 8%.

Dirinya menjelaskan penyebab kemungkinan terjadinya gap tersebut yaitu data belum terinput secara optimal kedalam P care dari tiap puskesmas, lansia yang divaksin tidak memiliki NIK/KTP/KK, serta data yang dilaporkan melalui laporan manual kemungkinan tidak masuk dalam kategori lansia. Dirinya menyampaikan, perbedaan antara data manual dan dashboard tersebut merupakan salah satu yang mesti segera dibenahi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Subang Dr. Maxi menyampaikan terkait akselerasi vaksinasi menuju level 2 kewaspadaan Covid 19 di Kabupaten Subang per tanggal 24 Oktober 2021, Cakupan vaksinasi saat ini yaitu 657.803 warga (51,18%) dan telah melampaui 50% Target vaksinasi.

“Adapun vaksinasi Lansia dosis 1 cakupan 38.293 (27,22%) untuk mencapai 40% harus melaksanakan vaksinasi kepada 17.640 lansia,” katanya.

Ia menyampaikan, bahwa untuk mengejar vaksinasi kepada 17 ribu lansia, target vaksinasi lansia saat ini ditambah dari 100 orang/hari/puskesmas, menjadi 125 orang/hari/puskesmas dan mengoptimalkan dengan mendatangi sasaran baik yang memenuhi syarat identitas maupun yang memenuhi syarat kesehatan.

Sementara itu Kalak BPBD H. Hidayat menyatakan bahwa antar jemput dan metode door to door sangat efektif membantu percepatan vaksinasi lansia. Namun dirinya menyarankan agar melibatkan peran ketua RT yang turut membantu memastikan kesiapan lansia yang akan vaksin di wilayahnya.

“Terkait kesiapan dalam rangka akselerasi vaksinasi lansia dirinya menyebutkan bahwa 3 faktor yang mesti disiapkan yaitu vaksinator, screening dokter mengingat lansia memiliki resiko tinggi dan kesiapan dalam input data,” katanya.

Dalam arahannya Kang Akur menyampaikan bahwa dalam proses akselerasi vaksinasi lansia, harus berjalan beriringan antara petugas vaksin dan petugas input data. Menurut perhitungannya, ada selisih sekitar 52 ribu yang tidak atau belum terinput dan hal tersebut sangat disayangkan dan mesti segera dibenahi.

Selain itu, dirinya mengapresiasi kinerja camat dan kepala puskesmas beserta seluruh pihak yang terlibat atas kerja kerasnya melaksanakan percepatan vaksinasi dan memberikan motivasi agar tetap semangat mengejar target yang telah ditentukan selama sepekan kedepan. Ia pun berharap agar strategi yang telah direncanakan agar tetap dilaksanakan.

“Door to doornya agar ditingkatkan sebagai solusi mereka yang tidak bisa datang ke lokasi agar di vaksin di tempat serta agar tetap semangat mengejar target,” ujar Kang Akur.

Sementara itu di tempat terpisah Kang Jimat melalui virtual zoom menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras melaksanakan target akselerasi vaksinasi dalam rangka menjadikan Subang menuju PPKM level 2.

Meski saat ini Subang masih dilevel 3 dirinya berharap agar seluruh pihak tetap optimis dan tetap fokus mengejar target dan mecoba untuk memperbaharui teknis lapangan agar di pekan depan Subang sudah memasuki level 2.

Dirinya menargetkan agar setiap puskesmas melaksanakan vaksinasi lansia 125 orang/hari/puskesmas dan kepada seluruh pihak terkait agar dapat membantu mengumpulkan data di H-1 agar pada pelaksanaan hari H para tenaga kesehatan telah memiliki data dan memprioritaskan mana lansia yang akan di vaksin.

“Silahkan lakukan berbagai inovasi atau ide yang berkaitan mempercepat proses vaksinasi lansia saya ingin minggu depan Subang sudah level 2,” ujar Kang Jimat.

Hadir dalam dalam brieffing staf tersebut Sekda Subang H Asep Nuroni, Para Asisten Daerah, Kepala bagian di lingkup Setda Subang, para Kepala Perangkat Daerah serta secara virtual diikuti pula oleh para Camat dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Subang.

PAC Pemuda Pancasila Dawuan, Kalijati dan Purwadadi Dikukuhkan, Ketua MPC Perintahkan Bentuk Organisasi Hingga Tingkat RW

PAC-dawuan.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bertempat di kantor PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Dawuan, hari ini Senin (25/10/2021) digelar acara pelantikan ketua dan pengurus PAC Kecamatan Dawuan, Kalijati dan Purwadadi, sekaligus peresmian kantor PAC kecamatan Dawuan yang berlokasi di jalan Dawuan – Cisampih, Desa Dawuan Kidul, Kecamatan Dawuan.

Ketua PAC Dawuan Oman S. Hidayat yang menjadi panita penyelenggara kegiatan tersebut dalam sambutannya mengajak seluruh anggota Pemuda Pancasila kabupaten Subang agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kita harus menjadi anggota Pemuda Pancasila yang cerdas, bukan yang beringas,” tegasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Subang kembali mengingatkan agar anggota Pemuda Pancasila menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungannya dengan menanamkan kebaikan kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun.

Dirinya juga mengingatkan agar anggota Pemuda Pancasila harus cerdas dan tidak malas termasuk dalam rekrutmen anggota karena ini sudah menjadi tagihan organisasi.

“Saya tekankan, bukan hanya di desa-desa tapi di setiap RW juga harus terbentuk anak ranting,” tegasnya.

Acara pelantikan ketua dan pengurus PAC Dawuan, Kalijati dan Purwadadi tersebut kemudian dilanjutkan dengan peresmian gedung markas PAC Pemuda Pancasila kecamatan Dawuan.

Ketua MPC mengapresiasi PAC Dawuan yang sudah memiliki kantor sekretariat baru, dan mendorong PAC lainnya agar dapat membangun kantor sekretariat.

Bupati Subang Kang Jimat Hadiri HUT ke-35 PT SIL Secara Virtual

Bupati-kang-Jimat.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menghadiri HUT ke-35 PT. Sinkona Indonesia Lestari (PT SIL) yang merupakan anak perusahaan PT Kimia Farma, Tbk dan PTPN VIII di Ruang Rapat Segitiga, Rumah Dinas Bupati Subang. Senin (25/10/2021).

Direktur Utama PT SIL Ida Rahmi Kurniasih dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada stake holder PT SIL atas kerjasama selama ini, sehingga PT SIL berulang tahun ke 35. Dirinya menyampaikan bahwa kedepannya masih ada tantangan dan kesempatan yang bisa diraih oleh PT SIL sebagai world class company. Ida juga menyampaikan bahwa tema ulang tahun PT SIL ke 35 adalah ‘Sinkona Hebat Indonesia Sehat’.

Komisaris Utama PT SIL, Dharma Syahputra menyampaikan walau pandemi menantang bagi PT SIL, tapi PT SIL mampu melakukan inovasi dalam penyediaan bahan kimia dan turunannya, serta PT SIL adalah perusahaan Indonesia yang satu-satunya memproduksi kina, PT SIL juga memproduksi minyak atsiri yang dipakai sebagai essential oil.

Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat atau juga dikenal sebagai Kang Jimat menyampaikan selamat ulang tahun 35 untuk PT SIL. Dirinya berharap PT SIL mendapat kesuksesan, bermanfaat dan terus berinovasi.

Kang Jimat juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas sinergi yang sudah terbangun antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dengan PT SIL yang sudah terjalin dengan baik.

“Semoga Tuhan beridhoi apa yang dikerjakan oleh PT SIL,” ujar Kang Jimat.

Turut Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta seluruh Pimpinan PT SIL, Direktur PTPN VIII PT BIOFARMA & Kimia Farma Holding beserta jajaran secara virtual.

Wabup Subang Hadiri Tasyakuran Renovasi Masjid dan Peringatan Maulid di Masjid Babussalam Cijambe

kang-akur.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri kegiatan tasyakuran renovasi pembangunan masjid jami Babussalam sekaligus memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW 1443 H / 2021 M di Desa Cikadu Kecamatan Cijambe. Minggu (24/10/21).

Laporan dari tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa pembangunan renovasi masjid jamie Babussalam Cikadu bersumber dari dana swadaya masyarakat Cikadu yang terkumpul sekitar 350 juta rupiah.

Pembangunan yang masih 75% karena pagar, tempat wudhu dan kanopi belum selesai nmaun sudah bisa digunakan sebagai tempat ibadah.

Masjid yang telah dirintis sejak 2003 baru sekarang dilaksanakan renovasi besar besaran yang mana pembangunan renovasi ini dalam rangka meningkatkan ilmu dan amal dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masjid.

Harapannya dengan nyamannnya masjid yang sudah direnovasi dapat menjadi tempat ibadah yg nyaman dan betah supaya betah ibadahnya, dapat dipakai untuk kegiatan pemanfaatan keagamaan dan dapat digunakan untuk tempat musyawarah kegiatan masyarakat.

Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang Agus Masykur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan bangga karena warga dan tokoh masyarakat Desa Cikadu secara bergotong royong dengan semangat mampu mengumpulkan dana swadaya untuk perbaikan pembangunan renovasi masjid jami Babussalam.

Mudah-mudahan dengan banyak masyarakat yang sudah bersodaqoh dan berimfak dapat memberikan keberkahan bagi masyarakat Desa Cikadu dan menjadi bekal amal baik untuk bekal di akhirat.

“Alhamdulillah sekarang masjid jami Babussalam sudah kokoh dan kedepennya bagaimana kita bisa memakmurkan masjid iniini,” imbuh Kang Akur.

Pada kegiatan tersebut sekaligus dilaksnakan tablogh akbar dihalaman masjid jami Babussalam dengan penceramah KH. Asep Nurjaman atau yang terkenal dengan nama panggilan KH. Jaka Tingkir.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Plt. Kades Cikadu Deni Ganda, Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Subang Ega Agustine Rosyadi, tokoh masyarakat, tokoh agama, para bakal calon kades, ibu-ibu pengajian majlis ta’lim dan para jamaah warga Cikadu.

Jelang Peringatan Sumpah Pemuda, Pemkot Hadirkan Gerakan ‘Gedor’

7afb2fe8ae041e65107a78a1ba5075c0.jpg

KBRN,Bandung: Jelang peringatan ke-93 Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, Kota Bandung menggelorakan Gerakan Pemuda dan Olahraga (Gedor). Sebuah tagline untuk membangkitkan gairah aktivitas kepemudaan pascapandemi Covid-19. 

Menurut Kepala Bidang Pembinaan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Dadang Setiawan menuturkan, pandemi tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, sosial maupun budaya saja. Namun, aktivitas kepemudaan pun turut meredup mengingat penanganan kesehatan tetap menjadi yang utama.

“Selama pandemi kegiatan kepemudaan hampir vakum. Ini membuat kebuntuan cara berpikir, bergerak anak muda di Kota Bandung. Bagaimana semangat hari sumpah pemuda untuk mendorong dan menggerakan kembali pemuda di Kota Bandung,” ujar Dadang kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Selasa,(26/10/2021). 

Dadang menuturkan, sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Oktober adalah bulan Pemuda. Pihaknya sudah lebih dulu membuat beragam kegiatan sepanjang bulan ini. Di antaranya yakni jambore kepemudaan serta pembinaan dan pemberdayaan pemuda. 

Dengan Gedor inilah, sambung Dadang, menjadi tema besar dalam setiap kegiatan kepemudaan yang dilaksanakan oleh Dispora. Konten lainnya disesuaikan dengan basis minat dari sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) yang menjadi peserta saat jambore ataupun pembinaan.

“Kami dorong apa yang mereka lakukan sehingga bangkit dan bergairah. Sehingga bisa melaksanakan aktivitas kembali seperti biasa,” katanya.

Selain berbasis minat kepemudaan, Dadang menuturkan, muatan tambahan yang diusung yakni mengenai olahraga yang di saat pandemi ini diperlukan guna menjaga kondisi fisik tetap prima. Kemudian tak lupa juga berkaitan dengan protokol kesehatan sebagai penyesuaian di era kenormalan yang baru.

“Kami tetap menyosialisasikan supaya mereka lebih giat berolahraga, lebih giat lagi melaksanakan aktivitas kepemudaannya. Tentunya dengan cara-cara baru dan prokes kesehatan di era pandemi,” bebernya.

Acara puncaknya, Dadang mengaku tengah menyiapkan untuk upacara peringatan Sumah Pemuda pada 28 Oktober mendatang. Namun dengan pertimbangan protokol kesehatan maka peserta pun tetap dibatasi.

“Kita bertahap karena khawatir jangan sampai euforia. Dibatasi masing-masing pasukan 5 orang dari OPD. Kemudian perwakilan OKP itu 2 orang, semuanya diundang itu di kita ada 98 OKP,” bebernya.

Dadang menambahkan, pada saat peringatan Sumpah Pemuda nanti juga sejumlah OKP dan beberapa komunitas akan melaksanakan kegiatan bersih-bersih. 

“Kegiatan lainnya ada beberapa komunitas yang akan melakukan beberesih Bandung. Lokasinya belum ditentukan tapi mereka akan bergerak bebas untuk menyisir beberapa tempat,” tandasny.

LINE Indonesia Perkenalkan Program #AnakLINE, LINE Sebagai Tempat Aman dan Nyaman Bagi Gen Z di Era Kecerdasan Digital

Foto-1-3.jpg

suarasubang.com – Generasi Z merupakan generasi yang sangat kental dengan gaya hidup digital, memiliki rentang usia 15 – 21 tahun, generasi ini merupakan kelompok usia yang dibesarkan dan dimanjakan oleh teknologi. Kemajuan teknologi secara tidak langsung mempengaruhi pola komunikasi yang dilakukan sehari-hari.

​Selain itu, Gen Z juga merupakan kelompok usia yang sangat menghargai komunikasi dua arah, pandai mencari referensi yang terpercaya, mampu mengelola sisi kreatif menjadi penghasilan utama dan memiliki kepekaan terhadap isu sosial. Dalam kesehariannya, mereka terlatih untuk mencari sumber informasi yang terpercaya yang dibutuhkan. Kebiasaan Gen Z dalam menggunakan teknologi juga berkaitan erat dengan kecerdasan digital. Kecerdasan digital menjadi hal penting, termasuk memilah penggunaan aplikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan.

LINE sebagai salah satu aplikasi komunikasi bersinergi dengan karakter dan kebutuhan Gen Z di era kecerdasann digital seperti saat ini. Dengan mayoritas pengguna berada di usia generasi Z, LINE memberikan berbagai fitur yang mendukung proses kreatif mereka, seperti hadirnya LINE Stickers dengan jutaan ekspresi yang dapat memberikan inspirasi dan memiliki fungsi ekonomi kreatif yang bisa menjadi mata pencaharian mereka.

“Sebagai aplikasi pertukaran pesan yang banyak digunakan oleh Gen Z di Indonesia, LINE berkomitmen untuk menjadi tempat yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman bagi Gen Z untuk mengungkapkan ekspresi mereka di era kecerdasan digital ini,” ungkap Fanny Verona, Country Manager LINE Indonesia. “Selain meningkatkan ruang untuk berekspresi dan berkreativitas melalui ragam layanan yang kami miliki, ke depannya LINE juga akan menyediakan berbagai program yang dapat mendukung Gen Z di Indonesia agar dapat beraktivitas secara digital tanpa rasa takut dan was-was sehingga mereka bisa menggapai tujuan yang ingin dicapai,” tambahnya.

​LINE Indonesia pun memperkenalkan tagar #AnakLINE yang hadir sebagai bentuk representasi bahwa dengan menggunakan LINE, generasi Z dapat menjadi diri mereka sendiri tanpa harus takut berekspresi, dan LINE hadir sebagai salah satu fungsi dukungan bagi mereka dalam menjalankan aktifitas sehari-hari di era kercerdasan digital ini.

Ruang komunikasi yang luas dan terbuka

Seperti yang kita ketahui, Gen Z memiliki “dunia” mereka sendiri saat berkomunikasi dengan teman atau rekan-rekannya baik itu di lingkungan sosial maupun di ranah yang lebih sempit. Tidak berbeda dengan saat mereka berada di dunia digital. Di masa pandemi di mana kebutuhan untuk tetap terhubung secara online menjadi salah satu kebutuhan yang utama, LINE menawarkan lingkungan digital yang memiliki rasa aman dan nyaman di mana mereka dapat berekspresi secara bebas dan bijaksana tanpa dikekang oleh rasa takut dan was-was.

Berdasarkan hal tersebut, LINE memberi ruang bagi para anak muda untuk memperluas jaringan pertemanan mereka melalui fitur OpenChat yang memiliki banyak grup komunitas, dimana anggotanya dapat berbagai info seputar hal-hal yang menarik perhatian mereka. Di era penerimaan mahasiswa baru, OpenChat menjadi salah satu fitur favorit untuk belajar bersama, bertukar informasi mengenai masa ospek bahkan tips dan trik mencari pekerjaan. OpenChat juga sangat lekat dengan budaya pop seperti K-Pop dan menjadi tempat banyak fandom K-Pop berkespresi dan membuat berbagai kegiatan virtual.

Mendahulukan rasa aman dan nyaman

Keamanan pun menjadi salah satu sebab mengapa LINE lekat dengan generasi Z yang melek digital, jaringan pertemanan memungkinkan untuk dilakukan tanpa harus bertukar nomor telepon. Dengan menggunakan LINE ID, generasi Z memiliki kuasa penuh untuk menerima atau menolak pertemanan yang diajukan. Mereka juga terbebas dari berbagai macam pesan spam. LINE menjadi lebih aman dan menyenangkan untuk mereka, karena mayoritas daftar teman yang terjadi adalah teman-teman mereka, di mana mereka dapat menjadi diri sendiri dan berkomunikasi dalam bahasa dimengerti.

“Terkait dengan keamanan dan kenyamanan pengguna, aktivitas di LINE juga memungkinkan mereka untuk terhindari dari berbagai pesan spam yang timbul dikarenakan pengguna harus berbagi nomor telepon dengan rekan mereka,” kata Fanny. “Dengan tidak perlunya berbagi nomor telepon di LINE, pengguna bisa terhindari dari pesan spam yang mengganggu seperti pesan dari pinjaman online,” tutupnya.

Fitur multifungsi untuk kegiatan sehari-hari

Fungsi media sosial yang dimiliki LINE juga menjadi hal unik, tanpa harus berpindah platform, generasi Z dapat langsung membagikan momen sehari-hari mereka melalui LINE Timeline. Hal tersebut mewakili karakter mereka yang selalu up to date. Berbagai fungsi lain yang juga diterima dengan baik adalah Split Bill dan Top Up Payment, di mana mereka dapat membeli pulsa dengan denom terkecil Rp 5000 secara online.

Di samping itu, melalui berbagai layanan miliknya seperti LINE Stickers yang menyuguhkan ribuan stickers interaktif dan ekspresif dapat menjadi oase bagi Gen Z. Tidak hanya itu, LINE TODAY sebagai platform yang menawarkan berita dan cerita juga semakin kukuh memposisikan diri untuk Gen Z yang ditandai dengan kehadiran Z LINER dikhususkan untuk konten dengan tema-tema trending yang fresh dan menjadi bahan perbincangan anak-anak muda terutama usia pelajar hingga mahasiswa yang dikelompokan ke usia Gen Z. Isu-isu seputar kampus, kesetaraan, hingga kesehatan mental menjadi sorotan.

​​Selain konten informatif yang serius tetapi dibawakan secara santai dan jenaka, terdapat juga sejumlah artikel fakta unik tentang berbagai hal hingga daily trending buzz di dunia maya sehari-hari. LINE TODAY juga membuka ruang untuk komunitas pembaca mengikuti dan berpartisipasi dalam topik rutin mingguan dan mengikuti tantangan dwimingguan melalui ruang Z-Liner di fitur LINE OpenChat.

Melalui komitmennya sebagai ruang untuk berekspresi secara bebas tetapi bijaksana, LINE menawarkan lingkungan digital bagi pengguna, terutama Gen Z, agar bisa menjadi diri mereka, tetap terhubung dengan teman dan rekan mereka secara leluasa, tanpa harus ada rasa takut dan was-was.

Ingin punya Kisah Manis versi kamu? Coba eksplor dunia baru dan mulai temukan mereka yang sefrekuensi dengan kamu!

Tinder-Web-Series-Kisah-Manis.jpeg

suarasubang.com – “Ya, karena aku sama Budi sudah sefrekuensi. Jarang-jarang loh bisa nemu yang pas apalagi yang tujuannya sama,” kata Ayu saat memperkenalkan Budi di web series terbaru dari Tinder, “Kisah Manis“.

Telah rilis minggu lalu, web series Kisah Manis dari Tinder ini terinspirasi oleh para cerita para anggota Tinder. Series ini tentang perjalanan dua anggota Tinder, Budi dan Ayu, yang match dan terhubung melalui passion dan minat yang sama. Nah, bertemu sama orang yang sepemikiran itu memang terbaik. Bukan hanya mempunyai cara pandang yang sama, tetapi juga dapat melakukan berbagai kegiatan dengan bersama sehingga koneksi yang terjalin pun lebih kuat. Seru, ya!

Anggota Tinder sangat ingin untuk berkenalan dengan mereka yang memiliki vibes sama. Kami melihat beberapa bio yang tertulis seperti, cari teman yang asik sefrekuensi yang senang trip, nongkrong, dan positif, atau, match aja dulu siapa tau satu frekuensi, yang artinya vibe check itu termasuk penting sangat mulai membangun sebuah koneksi. Nah, ketemu seseorang yang sefrekuensi seperti Ayu dan Budi, itu enggak susah loh. Banyak hal sederhana yang bisa dilakukan. Jadi apa aja nih?

Siapkan bucket list kamu!

Sudah lama ingin belajar badminton, mau cobain resep viral seperti Dalgona Candy, ataupun bikin vlog? Nah, sudah saatnya list down hal-hal yang ingin kamu minati dan pelajari. Barangkali kamu bisa centang resolusi kamu sebelum akhir tahun.

Di Tinder, kamu bisa mulai pilih beberapa Passion yang sesuai dengan minat untuk ditunjukkan di profile kamu. Kamu bisa ikutan dengan memilih beberapa Top Passion yang jadi pilihan orang Indonesia, seperti Musik, Kopi, Film, Travel, dan Olahraga. Dengan begini, calon match kamu pun bisa lebih tertarik apalagi kalau minatnya sama dengan kamu.

Mulai eksplor dunia serba baru

Berdasarkan survei Tinder ke 400 Gen Z di Indonesia beberapa waktu yang lalu, 60% dari mereka ingin bertemu dengan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seru, sedangkan setengahnya ingin bertemu orang baru dan berbeda-beda. Kalau kamu adalah salah satu dari mereka dan ingin bertemu seseorang dengan frekuensi yang sama, jangan takut untuk terbiasa dengan dunia baru yang penuh kejutan menyenangkan. Dan, Tinder pun menjadi tempat kamu untuk memulai ini semua.

Misalnya, melalui Explore yang baru saja diluncurkan oleh Tinder. Explore merupakan tempat berkumpul baru di Tinder dimana para anggota dapat menavigasi ragam profil yang disusun berdasarkan minat, sembari memberi mereka akses kepada pengalaman bersosialisasi sehingga anggota dapat menemukan seseorang yang baru untuk melakukan apapun yang mereka sukai.

Janji ketemuan, dong!

Swiped right and it is a match! Lalu? Jangan tunggu lama-lama lagi. Jika kamu sudah nyaman dengan match kamu, langsung saja ajak doi untuk berkenalan lebih lanjut. Berdasarkan laporan Future of Dating dari Tinder, kencan pertama akan lebih banyak tentang aktivitas daripada icebreakers. Nah, coba cari ide-ide seru untuk first date, seperti roller skating, hiking dan masih banyak lagi, peeps!

Sebelum bertemu IRL, cobain pre-dates secara virtual untuk menciptakan spark dengan match kamu melalui fitur Face-to-Face. Untuk icebreaker, kamu bisa tanyakan hal-hal yang perlu kamu siapkan saat melakukan kegiatan bersama-sama dengan match kamu. Sekarang, “sudah divaksin” menjadi sebuah keharusan. Pastikan kamu dan si doi aman dan telah divaksinasi saat kalian berdua akan ketemu. Jangan lupa masukkan ini ke bio kamu juga. Yeay, kamu sudah siap untuk date yang seru!

Mudah, kan? Kamu bebas eksplor tips-tips di atas supaya bertemu dengan orang-orang yang satu frekuensi dan dapat melakukan hal-hal seru bersama-sama. Mana tahu, kamu akan secepatnya menciptakan ‘kisah manis’-mu seperti Ayu dan Budi, kan? Cie! Episode pertama, “Tau-Tau Bahagia“, sudah dapat disaksikan di akun Youtube Tinder Southeast Asia dan terus nantikan episode-episode lainnya setiap Jumat, pukul 18.00 WIB.

Sebentar Lagi Gajian! Ini Tips ala Tokopedia Biar Gaji Tidak Cepat Habis

Tokopedia-1.jpg

suarasubang.com – Pandemi merupakan situasi dengan ketidakpastian yang sangat tinggi sehingga menuntut masyarakat lebih jeli dalam mengelola keuangan. Riset 2020 LPEM FEB UI mengungkap rata-rata pengeluaran bulanan masyarakat sebelum dan saat pandemi di Tokopedia meningkat 71%.

“Mengelola penghasilan dengan bijaksana sangat penting agar setiap bulan ada dana yang dialokasikan untuk kebutuhan mendadak, terutama di tengah situasi tidak pasti seperti saat pandemi ini. Tokopedia pun membagikan tips mudah mengelola penghasilan dengan bijak di masa pandemi,” kata AVP of Payment Tokopedia, Astrid Theresia Tampubolon.

  1. Catat Semua Pengeluaran – Rutin mencatat pengeluaran akan membantu memonitor keluar masuk dana. Hal ini membantu kita mengevaluasi dan mengeliminasi pengeluaran yang tidak perlu ke depannya.
  2. Atur Prioritas Kebutuhan – Mengatur keuangan bulanan penting dilakukan agar gaji yang dimiliki bisa dialokasi dengan baik. Terutama di tengah pandemi, atur prioritas pengeluaran berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.
  3. Manfaatkan Promo – Jeli memanfaatkan promo akan membuat belanja kebutuhan sehari-hari menjadi lebih efisien. Di Tokopedia misalnya, masyarakat bisa mendapatkan promo setiap hari di Tokopedia (tokopedia.com/promo), salah satunya cashback hingga Rp75.000 jika menggunakan Gopay atau GoPayLater hingga 31 Oktober 2021 mendatang.
  4. Pisahkan Rekening Tabungan – Menabunglah di awal ketika baru saja menerima gaji dan pisahkan rekening tabungan dengan rekening pengeluaran sehari-hari. Hal ini akan membuat pengelolaan keuangan lebih efektif.
  5. Jangan Lupa Investasi – Financial Consultant, Prita Hapsari Ghozie, menyarankan saat mulai berinvestasi, masyarakat perlu mempelajari serta memilih jenis investasi sesuai dengan risiko dan keuntungan masing-masing.

“Pastikan produk investasi tersebut telah memiliki izin yang tepat serta menyajikan portofolio laporan investasi yang transparan,” ujarnya di acara virtual Tokopedia beberapa waktu lalu.

Tokopedia Emas dan Tokopedia Reksadana, misalnya, dapat menjadi pilihan investasi yang aman dan terjangkau, terutama untuk pemula, serta dapat dijalankan baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

Recent Posts