Beranda blog Halaman 132

Aksi Damai Wartawan Subang: Suara Solidaritas Lawan Kekerasan terhadap Jurnalis

aksi damai wartawan Subang
Foto: www.mediajabar.com

Subang – Ratusan jurnalis dari berbagai media di Kabupaten Subang turun ke jalan, Kamis (17/4/2025). Mereka menggelar aksi damai sebagai bentuk solidaritas terhadap Hadi Hadrian, wartawan hadejabarnews.com, yang menjadi korban pengeroyokan.

Aksi ini tak hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga wujud keprihatinan atas maraknya tindakan premanisme terhadap pekerja pers. Mereka menyuarakan pesan bahwa kekerasan terhadap jurnalis tak boleh didiamkan.

Unjuk rasa digelar di tiga lokasi penting: Sekretariat DPRD, Kantor Bupati, dan Perempatan Wismakarya. Massa aksi berjalan kaki dari satu titik ke titik lainnya, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan personel Satpoldam.

Simbol perlawanan ditunjukkan dengan mulut tertutup masker dan lakban, menggambarkan tekanan yang kerap dirasakan para jurnalis. Namun, mereka menolak diam.

Di depan Sekretariat DPRD Subang, para wartawan mengumpulkan ID card mereka di tangga gedung. Aksi dilanjutkan dengan pembacaan puisi dan teatrikal yang menggambarkan kekerasan terhadap Hadi Hadrian.

“Ampun jenderal, ampun jenderal,” teriak pemeran Hadi dalam teatrikal yang menggugah empati.

Perwakilan jurnalis juga menyerahkan pernyataan sikap tertulis kepada pihak Sekretariat DPRD dan Kantor Bupati. Isi pernyataan mendesak pemerintah menaruh perhatian serius terhadap kasus ini.

Di akhir aksi, para jurnalis kembali mementaskan teatrikal di Perempatan Wismakarya. Arus lalu lintas sempat tersendat, namun aksi tetap berlangsung damai dan tertib.

Sebelum membubarkan diri, para peserta menggelar doa bersama. Mereka berharap perlindungan bagi seluruh jurnalis agar dapat menjalankan tugas tanpa ancaman kekerasan.

Forum Jurnalis Subang menyampaikan empat poin penting:

  • Mengecam segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis.
  • Mendukung kepolisian mengusut tuntas kasus Hadi Hadrian.
  • Mendorong penegakan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.
  • Mengajak seluruh pihak menolak kekerasan terhadap jurnalis dan masyarakat.

Sebagai informasi, insiden pengeroyokan terjadi pada Rabu (9/4/2025) di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe. Hadi dan rekannya saat itu tengah mengonfirmasi dugaan usaha ilegal milik CV Mulyo Indah Mandiri.

Alih-alih mendapat jawaban, mereka justru disambut dengan aksi kekerasan. Polisi telah menangkap lima orang yang diduga terlibat. Namun, para jurnalis menilai penyelidikan belum menyentuh dalang intelektual di balik insiden ini.



XLSMART Resmi Meluncur: Era Baru Konektivitas Digital Indonesia Dimulai

peluncuran XLSMART

Suarasubang.com – Indonesia menyambut kehadiran kekuatan baru di dunia telekomunikasi. XLSMART, hasil penggabungan XL Axiata, Smartfren Telecom, dan Smart Telecom, kini resmi berdiri sebagai entitas baru yang siap mempercepat transformasi digital Nusantara.

Peluncuran XLSMART menandai langkah besar menuju konektivitas yang lebih luas dan inklusif. Di bawah naungan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (IDX: EXCL), perusahaan ini membawa visi besar: menghubungkan seluruh Indonesia dengan layanan yang cerdas, terintegrasi, dan penuh makna.

Presiden Direktur dan CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menyampaikan bahwa pembentukan XLSMART adalah wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan kehidupan yang lebih baik melalui teknologi. Dengan menggabungkan keunggulan XL Axiata dan Smartfren, XLSMART membawa kekuatan baru dalam memperluas cakupan, meningkatkan kualitas layanan, dan mendekatkan teknologi ke seluruh lapisan masyarakat.

“Setiap koneksi berarti. Dengan lebih dari 94,5 juta pelanggan, kami ingin menjadi pemimpin transformasi digital Indonesia,” ungkap Rajeev. XLSMART akan terus mengoperasikan merek-merek ternama seperti XL, AXIS, dan Smartfren, sekaligus memperkuat layanan untuk segmen UMKM dan korporasi melalui XLSMART for Business.

Kepemimpinan XLSMART kini diisi oleh perpaduan tokoh-tokoh strategis dari kedua perusahaan pendahulu. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris baru ini mencerminkan tata kelola yang inklusif serta keputusan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dan keberlanjutan.

“Ini lebih dari sekadar penggabungan,” lanjut Rajeev. “Kami ingin menghadirkan ekosistem digital yang inklusif dan memberdayakan seluruh elemen bangsa.” Dengan struktur organisasi yang kokoh, XLSMART siap melangkah menuju masa depan digital yang lebih kuat dan kolaboratif.

Dalam visinya untuk menjadi perusahaan telekomunikasi yang paling dicintai pada 2027, XLSMART membawa proyeksi pendapatan proforma Rp45,8 triliun. Dengan pangsa pasar 25%, fokus utama perusahaan tetap tertuju pada pelanggan — dari kota besar hingga pelosok negeri.

Sebagai bagian dari peluncuran ini, XLSMART juga memperkenalkan identitas barunya. Logogram “Infinity World” menjadi simbol konektivitas tanpa batas dan harapan akan peluang tak berujung. Sementara tagline “Bersama, Melaju Tanpa Batas” menjadi ajakan untuk melangkah maju bersama menuju masa depan yang lebih smart.

Identitas visual yang dinamis ini mencerminkan karakter brand yang berani, kolaboratif, dan penuh semangat pemberdayaan. Rajeev menegaskan, “Kami membangun Indonesia yang unggul dan berkembang melalui konektivitas yang merata dan inklusif.”

XLSMART juga meluncurkan kehadiran digitalnya melalui situs www.xlsmart.co.id dan kanal media sosial X @xlsmart_id, untuk menyampaikan informasi terkini tentang produk, layanan, dan inovasi perusahaan.

Waka MPR Desak Pemerintah Tegas Tindak Premanisme di Proyek Pabrik Mobil Listrik BYD

pabrik mobil listrik BYD Subang
Foto: nasional.kompas.com

Subang – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menyoroti adanya aksi premanisme yang mengganggu proses pembangunan pabrik mobil listrik BYD di Subang, Jawa Barat. Ia mendesak pemerintah bersikap tegas dan tidak mentoleransi tindakan semacam ini yang bisa menghambat laju investasi.

“Saya mendengar ada gangguan dari ormas yang bersikap seperti preman dalam proyek pembangunan sarana produksi BYD. Pemerintah harus bertindak tegas,” ujar Eddy saat meninjau langsung pabrik BYD di Shenzhen, China, Rabu (16/4/2025).

Eddy menekankan bahwa investasi seperti BYD sangat penting untuk mendorong industrialisasi, manufaktur, dan hilirisasi di Indonesia. Ia berharap proyek pabrik ini bisa rampung dan beroperasi sebelum akhir 2025, seperti yang direncanakan.

Politisi PAN tersebut menegaskan, jaminan keamanan adalah syarat utama bagi investor. Jika keamanan tidak terjaga, investor bisa kehilangan kepercayaan untuk menanam modal di Indonesia. Pemerintah, kata Eddy, harus memberikan aksi nyata agar masalah ormas dan premanisme tak berlarut-larut.

“Permasalahan premanisme ini harus segera ditangani dengan tegas. Kita butuh lingkungan investasi yang aman dan kondusif,” ujarnya lagi.

Selain menyoroti masalah keamanan, Eddy juga mengungkapkan kekagumannya terhadap BYD. Menurutnya, perusahaan asal China itu tidak hanya menjual mobil, tapi juga membawa teknologi inovatif yang bisa menginspirasi anak bangsa.

“BYD memasarkan teknologi. Saya harap generasi muda Indonesia bisa belajar dari mereka dan ikut andil dalam pengembangan mobil listrik serta produksi baterainya di masa depan,” tuturnya.

Sebelumnya, General Manager BYD Asia-Pacific, Liu Xueliang, menyatakan bahwa BYD mempercepat pembangunan pabriknya di Indonesia. Awalnya ditargetkan selesai 2026, kini dipercepat menjadi kuartal keempat 2025. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

“Biasanya pembangunan pabrik mobil listrik butuh 10 hingga 16 bulan. Tapi kami upayakan yang di Indonesia menjadi salah satu yang tercepat,” kata Liu dalam pernyataan tertulisnya (1/1/2025).

Meski pembangunan dipercepat, pabrik baru akan mulai beroperasi penuh pada awal 2026. Fasilitas di Subang itu juga akan diperluas untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri dan ekspor.




Bupati Subang Hadiri RUPS Bank BJB, Direksi dan Komisaris Baru Ditetapkan

RUPS Bank BJB 2024

Subang – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita B.R, S.IP menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank BJB Tahun Buku 2024. Acara ini digelar di Menara Bank BJB, Kota Bandung, pada Rabu, 16 April 2025.

RUPS ini tidak hanya membahas laporan keuangan tahunan. Lebih dari itu, forum ini menjadi panggung penting restrukturisasi manajemen Bank BJB.

Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyepakati perombakan besar pada jajaran direksi dan komisaris. Langkah ini merupakan inisiatif strategis dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selaku pemegang saham pengendali.

Yusuf Saadudin resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Bank BJB. Sementara itu, posisi Komisaris Utama kini diemban oleh tokoh nasional Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang lebih dikenal sebagai Bossman Mardigu.

Penguatan struktur pengawasan juga diperkuat dengan hadirnya Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, sebagai Komisaris Independen. Ia didampingi oleh tokoh publik ternama, Helmy Yahya.

Gubernur Dedi Mulyadi dalam arahannya menekankan pentingnya profesionalisme dan independensi dalam pengisian jabatan strategis di tubuh Bank BJB.

“Bank harus dijalankan secara independen, bebas dari lobi-lobi dan kepentingan politik. Saya serahkan sepenuhnya proses seleksi kepada lembaga yang berwenang,” tegasnya.

RUPS kali ini menjadi titik balik bagi Bank BJB dalam menegaskan komitmen terhadap tata kelola yang profesional. Transformasi ini diharapkan memperkuat peran Bank BJB dalam pembangunan ekonomi daerah yang bersih dan berkelanjutan.

DAHANA Dorong UMKM Subang Naik Kelas Lewat Pelatihan Spesial Hari Konsumen

Pelatihan UMKM Subang oleh PT DAHANA

Subang – Dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional 2025, PT DAHANA menggelar pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan mitra UMKM binaannya. Acara ini berlangsung pada Rabu, 16 April 2025, di Aula PLUT-KUMKM Kabupaten Subang dan diikuti oleh 50 pelaku UMKM terpilih.

Dengan tema “Peningkatan Kualitas Produk dan Layanan UMKM”, pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen DAHANA dalam mendukung kemajuan ekonomi lokal. Neni Sumarni, Manager TJSL PT DAHANA, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara stakeholder untuk mendorong UMKM Subang agar mampu menembus pasar nasional bahkan global.

“Kami mengapresiasi UPTD PLUT KUMKM Kabupaten Subang atas kerja sama yang luar biasa. Kami berharap UMKM Subang tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujar Neni.

Sebagai perusahaan strategis nasional yang bermarkas di Subang, PT DAHANA tak hanya fokus pada bisnis inti, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui program TJSL, DAHANA telah menjalankan berbagai kegiatan sosial di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan ekonomi masyarakat.

Neni juga mengungkapkan bahwa beberapa mitra UMKM binaan DAHANA telah berhasil menembus pasar internasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi UMKM lainnya untuk terus berinovasi dalam peningkatan mutu produk dan pelayanan.

Ketua Paguyuban UMKM Kabupaten Subang, Ade Patas, menyampaikan apresiasinya kepada PT DAHANA. Menurutnya, pelatihan ini sangat berdampak nyata bagi pelaku usaha kecil di Subang, khususnya dalam pengemasan produk yang kini lebih menarik dan berdaya saing.

“Terima kasih kepada PT DAHANA atas dukungan dan fasilitasnya. Banyak anggota kami yang telah merasakan manfaat langsung. Kami doakan semoga DAHANA semakin sukses dan berjaya,” ucap Ade penuh semangat.

Pelatihan ini juga dihadiri oleh berbagai pihak penting dari Kabupaten Subang, seperti perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Tim Percepatan Pembangunan Daerah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan UMKM di Subang.



Subang Dorong Wisata Berkelanjutan: Harmoni Alam dan Ekonomi

Pengembangan pariwisata berkelanjutan Subang
Foto: www.tintahijau.com


Subang – Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata yang ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian alam sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Disparpora Subang, Nenden Setyawati, dalam rapat koordinasi bersama PT Sari Ater dan para pemangku kepentingan dari Kecamatan Ciater, Desa Nagrak, dan Desa Palasari, Rabu (16/4/2025).

Nenden menekankan bahwa pengembangan pariwisata harus sejalan dengan perlindungan lingkungan. Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap proses perizinan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Keseimbangan antara pelestarian alam dan pertumbuhan pariwisata di wilayah selatan Subang harus dijaga,” ujar Nenden dalam paparannya mengenai program Pemberdayaan Sadar Wisata dan Sapta Pesona.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan pariwisata Subang. Menurutnya, sektor ini berperan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Untuk kawasan Subang selatan, Nenden menilai diperlukan sinergi lebih kuat dengan investor. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas.

Tak hanya fokus di wilayah selatan, Nenden juga menyoroti potensi wisata di bagian utara dan tengah Subang. Mulai dari wisata bahari, sejarah, hingga wisata buatan, semuanya dinilai memiliki nilai jual yang tinggi.

Disparpora Subang terus berupaya meningkatkan kualitas pariwisata melalui pembinaan kepada para pelaku wisata. Tujuannya, agar pengelolaan destinasi sesuai dengan prinsip Sapta Pesona yang meliputi aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan meninggalkan kenangan bagi pengunjung.

TKI Asal Subang Tewas di Malaysia, Diduga Jadi Korban KDRT Suami

TKI Subang meninggal di Malaysia

Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Subang, Jawa Barat, bernama Dewi, dilaporkan meninggal dunia di Malaysia pada 15 April 2025. Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat di kampung halamannya, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan.

Dewi diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri. Dugaan tersebut mencuat setelah hasil pemeriksaan awal yang diterima oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia menunjukkan adanya indikasi kekerasan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, membenarkan informasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari KBRI mengenai kejadian tragis yang menimpa Dewi.

“Korban tinggal bersama suaminya di Malaysia. Kami mendapat informasi dari KBRI bahwa korban meninggal pada 15 April 2025, dan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya dugaan KDRT,” ujar Rona kepada media, Rabu (15/4/2025).

Jenazah Dewi direncanakan tiba di Indonesia pada 17 April 2025. Ia akan dipulangkan melalui Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines nomor penerbangan MH721.

Proses pemulangan jenazah masih menunggu verifikasi administratif dan hukum dari otoritas Malaysia. Hal ini dilakukan untuk memastikan kejelasan status hukum dan administrasi sebelum jenazah dipulangkan ke tanah air.

Menurut Rona, Dewi sempat berangkat ke Malaysia secara resmi pada tahun 2019. Namun, dalam perjalanannya, ia dilaporkan kabur dari majikannya dan kemudian bekerja secara tidak prosedural alias ilegal.

“Atas kejadian ini, kami sangat menyayangkan dan menghimbau masyarakat, khususnya calon tenaga kerja, agar tidak berangkat ke luar negeri secara ilegal,” tegas Rona.

Ia menekankan bahwa bekerja secara ilegal membawa risiko besar. Selain tidak adanya perlindungan hukum, proses bantuan pun menjadi lebih rumit bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Persib Tanpa Tyronne del Pino Saat Hadapi Bali United

Persib vs Bali United tanpa Tyronne del Pino
Foto: persib.co.id

suarasubang.com – Persib Bandung harus tampil tanpa mesin gol andalannya saat menjamu Bali United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat, 18 April 2025.

Tyronne del Pino, pemain asing asal Spanyol, dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning. Ia menerima kartu kuning keempatnya saat laga kontra Borneo FC di Stadion Segiri pada 11 April 2025.

Sebelumnya, Del Pino juga diganjar kartu kuning dalam tiga pertandingan berbeda. Tiga laga tersebut yaitu saat menghadapi Dewa United, Persis Solo, dan Arema FC.

Absennya Del Pino menjadi kerugian besar bagi Persib. Pasalnya, ia merupakan pencetak gol terbanyak klub musim ini. Dalam 26 penampilannya, Del Pino telah mencetak 14 gol.

Ketidakhadiran sang penyerang membuat pelatih Persib harus memutar otak untuk mencari pengganti yang sepadan. Laga melawan Bali United pun dipastikan akan berlangsung lebih menantang.


Proyek Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Capai Progres Signifikan

pabrik mobil listrik BYD Subang
Foto: www.rmoljabar.id

Subang – Pembangunan pabrik mobil listrik BYD di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut bahwa proyek ini kini tinggal menyelesaikan tahapan pembebasan lahan.

“Sudah progres, tinggal pembebasan tanah. Minggu depan kita undang semua pihak supaya proses ini bisa lebih cepat,” kata Dedi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 15 April 2025.

Dedi juga menanggapi isu jumlah tenaga kerja yang akan diserap dalam proyek tersebut. Ia menyoroti angka 18 ribu yang sempat disebutkan sebelumnya, dan menilai bahwa angka tersebut perlu dikaji ulang.

“Katanya 18 ribu, tapi nanti kita lihat lagi. Benar nggak 18 ribu? Kan sekarang zaman AI, produksi otomotif banyak pakai robot. Jadi kita harus analisis secara benar,” jelasnya.

Meski begitu, Dedi memastikan bahwa perekrutan tenaga kerja akan tetap mengutamakan warga lokal. Terutama masyarakat terampil dari Subang akan mendapat prioritas dalam proyek ini.

“Prioritas tetap untuk tenaga kerja terampil dari Subang. Itu sudah jadi perhatian utama kita,” tegasnya.

Pabrik BYD di Subang diyakini akan menjadi langkah penting dalam perkembangan industri kendaraan listrik nasional. Proyek ini tidak hanya akan mendongkrak perekonomian daerah, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi warga Jawa Barat.




Subang Menuju Kota Pendidikan: Dewan Pendidikan Luncurkan 5 Program Unggulan

Dewan Pendidikan Subang
Foto: www.lampusatu.com

Subang – Dewan Pendidikan Kabupaten Subang siap bergerak sejalan dengan program pemerintah daerah, khususnya dalam membangun dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ketua Dewan Pendidikan Subang, Hj. Ellys Langi, menegaskan komitmennya usai menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi. Acara penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Bupati pada Selasa (15/4/2025).

“Dewan Pendidikan mendukung penuh visi Subang sebagai Kota Pendidikan,” ujar Ellys, yang didampingi oleh jajaran anggota Dewan Pendidikan terpilih.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Ellys telah menyiapkan lima program prioritas. Pertama, edukasi dan sosialisasi pendidikan. Kedua, mendorong partisipasi masyarakat dalam dunia pendidikan. Ketiga, pengawasan terhadap implementasi kebijakan pendidikan. Keempat, pemberian rekomendasi untuk peningkatan mutu pendidikan. Dan kelima, advokasi pendidikan yang berpihak pada kepentingan publik.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami berharap bisa bersinergi dengan Disdikbud Subang, akademisi, media, dan semua pemangku kepentingan lainnya. Mohon doa dan dukungannya,” tambahnya.

Asisten Daerah I Pemkab Subang, H. Rahmat Effendi, menjelaskan bahwa seleksi calon Dewan Pendidikan telah melalui proses ketat. Dimulai dari seleksi tertulis hingga wawancara yang diikuti oleh 30 peserta pada Januari lalu.

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, menyampaikan selamat kepada 11 anggota Dewan Pendidikan dan 3 Komite Etik yang telah terpilih untuk masa bakti 2025–2030. Ia menaruh harapan besar agar kolaborasi antara Dewan Pendidikan dan pemerintah daerah dapat melahirkan terobosan baru dalam dunia pendidikan.

“Saya berharap sinergi ini dapat menghasilkan sistem pendidikan yang lebih hebat dan berkualitas,” ucapnya.

Berdasarkan SK yang ditandatangani oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra, pada 8 April 2025, susunan pengurus Dewan Pendidikan diketuai oleh Hj. Ellys Langi dan Sekretaris Nurdin Hidayat. Anggota lainnya meliputi Ariani Pratiwi, H. Cecep Mulyono, Dede Munandar, Maya Kusmayanti, Muhammad Sugeng Riyanto, M. Fajar Trengginas Irpanto Zein, Ujang Juanda, Ujang Yusuf Javet, dan R. Wachyu Nugraha.

Sementara itu, Komite Etik Dewan Pendidikan dipimpin oleh Feri Rustandi dengan Heri Sugianto sebagai sekretaris, serta Wangsa Susena sebagai anggota.

Kegiatan penyerahan SK juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Kabag Kesra Setda Subang, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Sebagai informasi, Dewan Pendidikan dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 8 dan Pasal 56 Ayat 1.



Recent Posts