Beranda blog Halaman 116

Bupati Subang Tegaskan Tindak Lanjut Aduan Warga dan Pembatasan Truk Tanah

Bupati Subang tanggapi aduan warga
Foto: Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Bambang Winarno menunjukan uang negara hasil Tindka Pidana Korupsi, yang dikembalikan oleh sejumlah Tersangaka Tindka Pidana korupsi sebesar Rp. 1,6 miliar lebih (Foto ; RRI/Ruslan Effendi)

Subang – Pemerintah Kabupaten Subang menggelar Briefing Staff pada Senin, 19 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati II sebagai ajang koordinasi rutin antarperangkat daerah.

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita. Ia didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi dan Sekretaris Daerah Asep Nuroni. Turut hadir pula para Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, serta Kepala Perangkat Daerah.

Dalam arahannya, Bupati Reynaldy atau yang akrab disapa Kang Rey, menyoroti langsung progres penanganan aduan masyarakat. Ia menyebut masih ada laporan yang belum mendapat respon cepat dari dinas terkait.

Kang Rey menegaskan pentingnya respons proaktif. Ia menginstruksikan para kepala perangkat untuk tidak menunggu, tapi langsung menjemput aduan warga. “DM langsung warga yang mengadu, kalau bisa pakai akun resmi instansi masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga merespons keluhan warga mengenai truk pengangkut tanah merah yang beroperasi di jam-jam rawan. Ia menekankan pembatasan jam operasional akan segera diberlakukan demi menjaga kenyamanan masyarakat.

Melalui briefing ini, Bupati berharap seluruh Kepala PD semakin sigap dalam menyelesaikan tugas. Ia ingin kinerja pemerintah daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung.

Bupati Subang Tegaskan Tindak Lanjut Aduan Warga dan Pembatasan Truk Tanah

Bupati Subang tanggapi aduan warga
Foto: tintahijau.com

SubangPemerintah Kabupaten Subang menggelar Briefing Staff pada Senin, 19 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati II sebagai ajang koordinasi rutin antarperangkat daerah.

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita. Ia didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi dan Sekretaris Daerah Asep Nuroni. Turut hadir pula para Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, serta Kepala Perangkat Daerah.

Dalam arahannya, Bupati Reynaldy atau yang akrab disapa Kang Rey, menyoroti langsung progres penanganan aduan masyarakat. Ia menyebut masih ada laporan yang belum mendapat respon cepat dari dinas terkait.

Kang Rey menegaskan pentingnya respons proaktif. Ia menginstruksikan para kepala perangkat untuk tidak menunggu, tapi langsung menjemput aduan warga. “DM langsung warga yang mengadu, kalau bisa pakai akun resmi instansi masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga merespons keluhan warga mengenai truk pengangkut tanah merah yang beroperasi di jam-jam rawan. Ia menekankan pembatasan jam operasional akan segera diberlakukan demi menjaga kenyamanan masyarakat.

Melalui briefing ini, Bupati berharap seluruh Kepala PD semakin sigap dalam menyelesaikan tugas. Ia ingin kinerja pemerintah daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung.

Pintu Air Situ Nagrog Jebol, Puluhan Rumah di Pagaden Terendam

pintu air jebol di Subang
Foto: subang.inews.id

Subang – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Subang sejak Sabtu malam menyebabkan jebolnya pintu air di Situ Nagrog, Kecamatan Pagaden. Luapan air tak terbendung, merendam puluhan rumah warga di wilayah Saradan.

Peristiwa ini langsung direspons cepat oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR. Usai menghadiri Subang Fest Vol. 2 di Alun-Alun Subang, ia langsung meninjau lokasi terdampak pada Minggu (18/5/2025) pagi.

“Tadi di Pagaden ada tanggul pintu air jebol, jadi saya datang ke sana untuk melihat keadaannya. Setidaknya ada 34 rumah terendam,” ujar Reynaldy saat diwawancarai di lokasi.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Subang memberikan santunan awal sebesar Rp1 juta untuk tiap rumah yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga.

Tak hanya itu, Bupati juga memastikan bahwa perbaikan pintu air akan segera dimulai. Proses perbaikan dijadwalkan berlangsung mulai Senin, dengan dukungan dari Balai Besar Wilayah Sungai.

Ono Surono Soroti Pembongkaran Bangunan dan Tambang di Subang

Pembongkaran bangunan Subang
Foto: jabar.tribunnews.com

Subang – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, angkat bicara soal rencana pembongkaran bangunan di kawasan sempadan irigasi Curug Agung, Jalan Raya Dawuan, Kabupaten Subang. Ia menegaskan akan memanggil Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat untuk meminta penjelasan.

Ono juga berencana memanggil bank bjb. Hal ini terkait kompensasi bagi ratusan pedagang yang terkena pembongkaran di kawasan perkebunan karet Wangunreja, Kecamatan Dawuan. Menurut informasi, mereka menerima dana kerohiman antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

“Kami menerima aspirasi warga Dawuan. Mereka mengeluh karena bangunannya akan digusur, padahal ada yang memiliki IMB dan sertifikat resmi,” ujar Ono, Senin (19/5/2025).

Sebanyak 16 pemilik bangunan di kawasan Curug Agung diketahui menolak penggusuran. Mereka berpegang pada legalitas yang dimiliki, seperti izin mendirikan bangunan dan sertifikat tanah.

Ono meminta pemerintah berhati-hati sebelum mengambil tindakan. Ia mengingatkan agar tidak membuka peluang warga menggugat karena pembongkaran yang tidak melalui kajian matang. “Semua harus dibicarakan secara baik-baik,” katanya.

Sebelumnya, petugas gabungan membongkar ratusan bangunan liar di kawasan Wangunreja. Pembongkaran ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, pada 19 April 2025.

Selain bangunan, perhatian juga tertuju pada penutupan lima tambang ilegal di Kecamatan Jalancagak dan Kasomalang. Ono menyambut baik langkah ini, tetapi mencatat ada tambang berizin yang ikut dibongkar dan izinnya tidak diperpanjang.

“Subang sedang banyak proyek pembangunan. Kalau tambang legal ditutup, material harus didatangkan dari tempat jauh. Ini tidak efisien,” kata Ono. Meski demikian, ia menegaskan bahwa aspek lingkungan tetap menjadi prioritas dan akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mendalami persoalan ini.

Semangat Kebangkitan Nasional dan Pelepasan Calon Paskibraka Subang

Paskibraka Subang
Foto: kotasubang.com

Subang – Senin pagi (19/5/2025), halaman Kantor Bupati Subang menjadi saksi semangat kebangkitan dan harapan baru. Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., memimpin apel pagi yang penuh makna bersama jajaran Sekretariat Daerah.

Momen istimewa pun tersaji dalam apel ini. Dua siswa terbaik Kabupaten Subang, Muhammad Fadil dari SMA Plus Asta Hanas dan Rita Oktavia dari SMAN 1 Ciasem, dilepas secara simbolis untuk mengikuti seleksi Calon Paskibraka Nasional. Kang Asep menyematkan topi sebagai tanda dukungan dan restu dari daerah.

Dalam amanatnya, Kang Asep menyoroti pentingnya memperingati Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya sebagai ritual sejarah, tetapi juga sebagai dorongan bersama untuk terus berkontribusi bagi bangsa.

“Semangat kolektif yang dulu dibawa oleh Budi Utomo, kini harus kita hidupkan kembali,” tegasnya.

Ia mengapresiasi keberanian dan semangat dua siswa tersebut. Bagi Kang Asep, mereka adalah simbol kebangkitan generasi muda Subang yang siap bersaing di tingkat nasional dan mengharumkan nama daerah.

“Alhamdulillah, semangat ini nyata. Dua pemuda kita mendapatkan kesempatan emas untuk membuktikan kemampuan mereka,” ujar Kang Asep penuh bangga.

Tak hanya untuk siswa, pesan semangat juga ditujukan kepada seluruh ASN. Kang Asep mengajak agar semangat perjuangan para pendahulu dapat diimplementasikan dalam pelayanan publik.

“Dulu kita berjuang untuk merdeka. Sekarang, perjuangan kita adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pesannya.

Apel ini menjadi pengingat bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni. Ini adalah momen reflektif untuk memperkuat tekad membangun pelayanan yang berkualitas dan memberdayakan generasi muda Subang sebagai harapan masa depan.

Subang Gelar Aksi Bela Palestina dan Konser Amal, Bupati Nyatakan Dukungan Penuh

Aksi Bela Palestina Subang
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap gelaran Aksi Bela Palestina dan Konser Amal yang akan diadakan pada Ahad, 22 Juni 2025. Kegiatan ini akan berlangsung di Alun-Alun Subang dan diprakarsai oleh Yayasan Bina Masyarakat Berdaya (BMB).

Dukungan ini disampaikan Reynaldi saat menerima audiensi panitia pelaksana di Kantor Bupati Subang pada Senin, 19 Mei 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kepedulian kemanusiaan.

“Ini bukan hanya konser. Ini panggilan nurani kita sebagai bangsa yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Reynaldi.

Pemerintah Kabupaten Subang pun siap turun tangan secara aktif. Reynaldi menyatakan telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mendukung penuh kelancaran acara ini.

“Subang harus menjadi tuan rumah yang baik dalam menyuarakan kepedulian terhadap Palestina,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ambil bagian. Mulai dari tokoh agama, pemuda, pelajar, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan diharapkan hadir dan ikut serta.

“Saya mengajak masyarakat untuk hadir, berdzikir, berdoa, dan berdonasi. Kita satukan langkah dan doa untuk Palestina,” serunya.

Acara ini akan dimulai dengan Shalat Subuh berjamaah dan Dzikir Bersama di Masjid Agung Al-Musabaqoh. Setelah itu, peserta akan mengikuti aksi damai, orasi kemanusiaan, serta konser amal.

Band Wali dijadwalkan menjadi bintang tamu utama dalam konser amal ini. Selain hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang penggalangan dana bagi rakyat Palestina yang tengah mengalami krisis kemanusiaan.

Rekening Donasi Resmi:
Nama: Assyifa Peduli Palestina
Bank: BSI (Bank Syariah Indonesia)
Nomor Rekening: 7301652032
Konfirmasi Donasi: Ressa – 0853 2059 5056

Informasi dan Kontak Panitia:
Yayasan Bina Masyarakat Berdaya (BMB)
Kodar – 0858 6109 2922
Amar – 0851 4126 5465
Juli – 0859 4094 1357

Subang Menyongsong Masa Depan: Dari Lumbung Padi ke Magnet Industri

Subang kawasan industri baru

Subang – Kabupaten Subang kini tampil dengan wajah baru. Tak lagi sekadar dikenal sebagai lumbung padi nasional, wilayah ini menjelma menjadi kawasan industri strategis yang menarik perhatian investor asing.

Dalam forum detikcom Regional Summit 2025 yang digelar di Bandara Kertajati, Majalengka, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan komitmennya menjaga iklim usaha tetap kondusif. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menindak tegas aksi premanisme yang sempat meresahkan investor.

“Premanisme sudah kami tekan. Sekarang tidak ada lagi gangguan bagi para pelaku usaha,” tegas Reynaldy dalam paparannya, Senin (19/5/2025).

Meski iklim investasi mulai sehat, tantangan baru muncul dari persoalan pembebasan lahan. Kenaikan harga tanah yang drastis menjadi hambatan dalam pengembangan kawasan industri Subang.

“Masyarakat mulai sadar bahwa Subang adalah kawasan industri. Akibatnya, harga lahan melonjak tinggi,” ungkapnya.

Namun, Reynaldy tidak hanya menyoroti sektor industri. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Subang Selatan disebutnya memiliki potensi kekayaan alam yang besar, mulai dari pegunungan hingga pesisir laut.

“Kita punya kawasan industri dan juga kekayaan alam yang harus dijaga. Ini bisa jadi penggerak ekonomi yang berkelanjutan,” tuturnya.

Forum bergengsi ini mengusung tema “Investasi dan Pengembangan Berkelanjutan di Jantung Jawa Barat.” Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh penting nasional dan daerah, termasuk Mendagri Tito Karnavian, Sekjen Kemenhub Antoni Arif Priadi, dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

Tujuh kepala daerah dari kawasan Rebana turut hadir, termasuk Bupati Subang. Mereka membahas potensi besar kawasan Rebana sebagai pusat pertumbuhan dan investasi baru di Jawa Barat.

Acara ini didukung oleh berbagai pihak strategis seperti PT Pertamina (Persero), Patimban Industrial Estate a Barito Pacific Company, dan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat.

Jawa Barat Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah Demi Investasi dan Ketertiban

sinergi pengamanan wilayah Jawa Barat
tintahijau.com

Subang – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama strategis dengan para kepala daerah, Polda Jabar, dan Polda Metro Jaya guna memperkuat pengamanan wilayah. Sinergi ini bertujuan menciptakan suasana aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di Lapangan Tenis Bale Pakuan, Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (16/5/2025). Kesepakatan ini menjadi fondasi kerja sama lintas wilayah dan instansi, terutama untuk memperkuat keamanan di kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

Polda Jabar bertanggung jawab atas pengamanan wilayah Jawa Barat di luar Bodebek. Sementara itu, wilayah Bodebek yang masuk dalam yurisdiksi Polda Metro Jaya tetap menjadi bagian dari fokus pengamanan terpadu.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi untuk ketentraman dan ketertiban umum. Ia menyebut kerja sama ini sebagai upaya menjaga stabilitas dan mendukung iklim investasi di seluruh daerah.

“Kesepakatan ini mencakup peningkatan keamanan wilayah, perlindungan masyarakat, dan penciptaan iklim ekonomi yang sehat di Jawa Barat,” ujar KDM.

Fokus pengamanan diarahkan ke kawasan industri, pusat ekonomi, dan pasar tradisional. KDM menekankan pentingnya memberikan perlindungan kepada pelaku UMKM dan menciptakan ruang usaha yang nyaman.

Tak hanya aspek ekonomi, perhatian juga diberikan pada generasi muda. Pemprov Jabar akan memperkuat kedisiplinan lalu lintas bagi pelajar dan mencegah penyalahgunaan narkoba serta minuman keras.

Sebagai langkah preventif, KDM akan menerapkan pembatasan jam malam bagi pelajar. “Anak sekolah tidak boleh berada di luar rumah setelah pukul 20.00 saat hari belajar,” tegasnya.

KDM pun mengapresiasi tren positif di lapangan. Ia mencatat peningkatan kedisiplinan pelajar dan penurunan angka tawuran sebagai tanda keberhasilan sinergi lintas sektor.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mendukung penuh langkah ini. Ia menyatakan akan menindak tegas premanisme dan menjamin keamanan bagi para pelaku usaha dan investor.

“Kami bersama TNI dan Satpol PP akan membangun pos keamanan di kawasan industri serta menggelar patroli gabungan,” ungkap Rudi.

Ia juga membeberkan hasil Operasi Pekat selama sepuluh hari terakhir. Sebanyak 177 tersangka berhasil diamankan dalam upaya membersihkan wilayah dari gangguan keamanan.

Langkah-langkah ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat secara merata.

Bupati Subang Hadiri Wisuda Universitas Subang, Ajak Lulusan Berkontribusi Nyata

Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menghadiri Wisuda Gelombang I sekaligus Dies Natalis ke-20 Universitas Subang Tahun Akademik 2024/2025. Acara berlangsung di Aula Pemda Subang pada Sabtu (17/5/2025) dengan penuh khidmat.

Mengangkat tema “Penguatan Kompetensi Komunikasi dan Transformasi Digital dalam Pembangunan Berbasis School of Empowering People Menuju Universitas Subang Bereputasi Nasional Berwawasan Global 2028,” momen ini menjadi titik penting bagi 312 lulusan yang resmi meraih gelar akademik.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang Rey mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dosen, tenaga pendidik, dan orang tua atas dedikasi mereka dalam mendampingi mahasiswa hingga lulus.

Kang Rey menegaskan bahwa kemajuan Subang membutuhkan kontribusi nyata dari generasi muda. Menurutnya, pembangunan fisik dan kebijakan tak akan optimal tanpa peran aktif kaum intelektual muda.

Ia menyebut bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan tolok ukur penting dalam keberhasilan daerah, bukan hanya deretan proyek infrastruktur.

“Gunakan ilmu bukan hanya untuk mencari penghidupan, tetapi untuk memberi kehidupan bagi lingkungan,” pesan Kang Rey kepada para lulusan.

Kang Rey juga menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah. Ia menegaskan bahwa kampus harus menjadi pusat inovasi dan solusi untuk tantangan pembangunan daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah siap membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Gagasan, riset, dan inovasi dari dunia akademik akan menjadi kekuatan besar dalam membangun Subang yang lebih maju.

Wisuda ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten Daerah I, hingga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Hadir pula Ketua DPRD, Ketua Yayasan Kutawaringin, Rektor Universitas Subang, para dosen, mahasiswa, serta keluarga para lulusan.

Kang Rey Lepas 445 Calon Haji Subang dengan Haru dan Doa

Pelepasan calon haji Subang 2025
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti Wisma Haji Subang pada Sabtu, 17 Mei 2025. Hari itu, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., yang akrab disapa Kang Rey, hadir langsung melepas keberangkatan 445 calon jamaah haji Kloter 14 KJT.

Turut mendampingi Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., serta jajaran pejabat daerah lainnya. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan dan doa bagi para calon tamu Allah yang bersiap menunaikan rukun Islam kelima.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang, Dr. H. Badruzaman, menyampaikan bahwa para jamaah akan terlebih dahulu menuju Asrama Haji Indramayu sebelum terbang ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Kang Rey menyampaikan rasa bangganya bisa melepas langsung para calon haji asal Subang. Ia mengucapkan selamat secara pribadi dan mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Subang kepada seluruh jamaah.

Tahun ini, jumlah jamaah haji asal Subang mencapai 1.183 orang. Rinciannya terdiri dari 532 laki-laki dan 651 perempuan, yang terbagi dalam tiga kloter keberangkatan.

Kang Rey pun memanjatkan doa terbaik agar seluruh jamaah diberi kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji. Ia berharap semuanya kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

“Mudah-mudahan Bapak Ibu betul-betul kembali dari Tanah Suci menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kang Rey dengan penuh harap.

Tak lupa, Kang Rey menitipkan pesan penting kepada seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di Tanah Suci. Ia menegaskan pentingnya mengikuti arahan pembimbing demi kelancaran ibadah.

“Kepada seluruh jamaah, titip menjaga kesehatan dan saling membantu satu sama lain selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci,” pesannya.

Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan pataka Merah Putih kepada ketua rombongan sebagai simbol negara. Momen tersebut menjadi simbolis dan penuh makna sebelum prosesi keberangkatan berlangsung, diiringi doa dan harapan dari para hadirin.

Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Forkopimda, para Asda, Staf Ahli, Kepala Kemenag, Ketua MUI, Ketua Baznas, TP PKK, DWP Subang, serta panitia penyelenggara ibadah haji Kabupaten Subang.

Recent Posts