Beranda blog Halaman 1772

Daftar Lengkap & Link Passing Grade PPPK Guru 2021

5f6ada921df2e.jpg

review1st.com – Daftar lengkap dan link passing Grade PPPK Guru 2021 atau nilai ambang batas yang harus dipenuhi untuk bisa lolos seleksi kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini. 

Pemerintah pun telah mengatur passing grade PPPK Guru 2021. Passing grade seleksi kompetensi PPPK Guru 2021 tertuang dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 1127.

Disebutkan, terdapat 4 materi yang akan diujikan dalam seleksi kompetensi PPPK Guru 2021, yakni kompetensi teknis 100 soal, kompetensi manajerial 25 soal, kompetensi sosial kultural 20 soal, dan wawancara 10 soal. Materi yang diujikan pun sebagai berikut: 

  • Seleksi Kompetensi Teknis: seleksi kompetensi teknis dilakukan untuk mengetahui pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Adapun materi yang diujikan tersebut berhubungan dengan formasi yang dilamar. 
  • Seleksi Kompetensi Manajerial: seleksi kompetensi manajerial dilakukan untuk mengetahui pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berhubungan dalam berorganisasi yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan terkait dengan integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, mengelola perubahan, dan pengambilan keputusan. 
  • Seleksi Kompetensi Sosial Kultural: seleksi kompetensi sosial kultur dilakukan untuk mengetahui pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berhubungan dengan interaksi dalam masyarakat meliputi bidang agama, suku, budaya, wawasan kebangsaan, etika, nilai-nilai, moral, emosi, dan prinsip. Selain itu, seleksi tersebut juga ditunjukan untuk menghasilkan pekerja dengan kinerja yang maksimal dalam peran, fungsi, dan jabatan. 
  • Seleksi Wawancara: Seleksi wawancara dilakukan untuk mengetahui integritas dan moralitas yang dimiliki pelamar.

Passing grade PPPK Guru 2021

Berikut daftar lengkap passing grade PPPK Guru 2021:

1. Passing grade PPPK Guru TK 2021

  • Passing grade PPPK Guru kelas: 260

2. Passing grade PPPK Guru SD 2021 

  • Passing grade PPPK Guru Agama Budha: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Hindu: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Islam: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Katolik: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Kristen: 325
  • Passing grade PPPK Guru Kelas: 320
  • Passing grade PPPK Guru Penjasorkes: 275

3. Passing grade PPPK Guru SMP 2021 

  • Passing grade PPPK Guru Agama Budha: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Hindu: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Islam: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Katolik: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Kristen: 325
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Indonesia: 265
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Inggris: 270
  • Passing grade PPPK Guru Bimbingan Konseling: 270
  • Passing grade PPPK Guru IPA: 270
  • Passing grade PPPK Guru IPS: 305
  • Passing grade PPPK Guru Matematika: 205
  • Passing grade PPPK Guru Penjasorkes: 280
  • Passing grade PPPK Guru PPKN: 330
  • Passing grade PPPK Guru Prakarya dan Kewirausahaan: 250
  • Passing grade PPPK Guru Seni Budaya: 280
  • Passing grade PPPK Guru TIK: 235

4. Passing grade PPPK Guru SLB

  • Passing grade PPPK Guru Agama Budha: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Islam: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Katolik: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Kristen: 325
  • Passing grade PPPK Guru Pendidikan Khusus: 270

5. Passing grade PPPK Guru SMA

  • Passing grade PPPK Guru Agama Budha: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Hindu: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Islam: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Katolik: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Kristen: 325
  • Passing grade PPPK Guru Antropologi: 200
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Arab: 275
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Indonesia: 310
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Inggris: 285
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Jepang: 225
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Jerman: 270
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Mandarin: 290
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Perancis: 240
  • Passing grade PPPK Guru Bimbingan Konseling: 285
  • Passing grade PPPK Guru Biologi: 295
  • Passing grade PPPK Guru Ekonomi: 275
  • Passing grade PPPK Guru Fisika: 250
  • Passing grade PPPK Guru Geografi: 250
  • Passing grade PPPK Guru Kimia: 290
  • Passing grade PPPK Guru Matematika: 290
  • Passing grade PPPK GuruPenjasorkes: 270
  • Passing grade PPPK Guru PPKN: 320
  • Passing grade PPPK Guru Prakarya dan Kewirausahaan: 260
  • Passing grade PPPK Guru Sejarah: 300
  • Passing grade PPPK Guru Seni Budaya: 265
  • Passing grade PPPK Guru Sosiologi: 260
  • Passing grade PPPK Guru TIK: 250

6. Passing grade PPPK Guru SMK 2021

  • Passing grade PPPK Guru Agama Hindu: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Islam: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Katolik: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agama Kristen: 325
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Perikanan Air Payau dan Laut: 285
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Perikanan Air Tawar: 285
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Rumput Laut: 285
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Ikan Hias: 285
  • Passing grade PPPK Guru Produksi dan Pengelolaan Perkebunan: 270
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura: 270
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Tanaman Perkebunan: 270
  • Passing grade PPPK Guru Lanskap dan Pertamanan: 270
  • Passing grade PPPK Guru Pemuliaan dan Perbenihan Tanaman: 270
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Ternak Ruminansia: 295
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Ternak Unggas: 295
  • Passing grade PPPK Guru Kesehatan dan Reproduksi Hewan: 295
  • Passing grade PPPK Guru Keperawatan Hewan: 295
  • Passing grade PPPK Guru Industri Peternakan: 295
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian: 305
  • Passing grade PPPK Guru Agribisnis Hasil Perikanan: 305
  • Passing grade PPPK Guru Agroindustri: 305
  • Passing grade PPPK Guru Pengawasan Mutu Hasil Pertanian: 305
  • Passing grade PPPK Guru Akuntansi dan Keuangan Lembaga: 285
  • Passing grade PPPK Guru Perbankan Syariah: 285
  • Passing grade PPPK Guru Perbankan dan Keuangan Mikro: 285
  • Passing grade PPPK Guru Animasi: 290
  • Passing grade PPPK Guru Antropologi: 200
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Arab: 275
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Indonesia: 310
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Inggris: 285
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Jepang: 225
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Jerman: 270
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Mandarin: 290
  • Passing grade PPPK Guru Bahasa Perancis: 240
  • Passing grade PPPK Guru Bimbingan Konseling: 285
  • Passing grade PPPK Guru Biologi: 295
  • Passing grade PPPK Guru Produksi dan Siaran Program Televisi: 260
  • Passing grade PPPK Guru Produksi Film dan Televisi: 260
  • Passing grade PPPK Guru Produksi Film: 260
  • Passing grade PPPK Guru Produksi dan Siaran Program Radio: 260
  • Passing grade PPPK Guru Tata Busana: 295
  • Passing grade PPPK Guru Desain Fesyen: 295
  • Passing grade PPPK Guru Kriya Kreatif Logam dan Perhiasan: 220
  • Passing grade PPPK Guru Kriya Kreatif Batik dan Tekstil: 220
  • Passing grade PPPK Guru Kriya Kreatif Kulit dan Imitasi: 220
  • Passing grade PPPK Guru Kriya Kreatif Keramik: 220
  • Passing grade PPPK Guru Multimedia: 220
  • Passing grade PPPK Guru Desain Grafika: 220
  • Passing grade PPPK Guru Desain Komunikasi Visual: 220
  • Passing grade PPPK Guru Produksi Grafika: 220
  • Passing grade PPPK Guru Desain Permodelan dan Informasi Bangunan: 220
  • Passing grade PPPK Guru Ekonomi: 275
  • Passing grade PPPK Guru Fisika: 250
  • Passing grade PPPK Guru IPA: 285
  • Passing grade PPPK Guru Konservasi Sumberdaya Hutan: 250
  • Passing grade PPPK Guru Rehabilitasi dan Reklamasi Hutan: 250
  • Passing grade PPPK Guru Teknologi Produksi Hasil Hutan: 250
  • Inventarisasi dan Pemetaan Hutan: 250
  • Passing grade PPPK Guru Kimia: 290
  • Passing grade PPPK Guru Analisis Pengujian Laboratorium: 275
  • Passing grade PPPK Guru Kimia Analisis: 275
  • Passing grade PPPK Guru Konstruksi Jalan, Irigasi, dan Jembatan: 305
  • Passing grade PPPK Guru Jasa Boga: 235
  • Passing grade PPPK Guru Asisten Keperawatan: 325
  • Passing grade PPPK Guru Caregiver: 325
  • Passing grade PPPK Guru Dental Asisten: 325
  • Passing grade PPPK Guru Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran: 285

Jika passing grade PPPK guru 2021 yang dicari tidak ada, maka daftar selengkapnya ada di link ini. 

Sempat Viral, Wanita Tersangka Penganiayaan Diamankan Polisi

b5b29dfa92d81186f41fc84fab6fdbf4.jpg

KBRN, Manado: Seorang wanita warga Amurang berinisial AS (22) terpaksa diamankan oleh Tim Maleo Polda Sulut, Rabu (15/9/2021) di Ranotana Weru Kanaan Karombasan.

Perempuan ini diamankan petugas karena diduga telah melakukan penganiayaan yang terjadi di sebuah kos-kosan di Kelurahan Kairagi Dua Lingkungan VI Kecamatan Mapanget, Manado, Senin (6/9/2021) lalu.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut. 

“Saat ini perempuan berinisial AS sudah diamankan di Polsek Mapanget untuk dimintai keterangan terkait kasus penganiayaan,” ujarnya.

Bahkan kronologis singkat kejadian dan foto tersangka sempat dipublikasikan korban bernama Debora Liuw (24), di media sosial facebook miliknya.

Debora menjelaskan, saat itu ia didatangi tersangka bersama dengan 7 rekannya. Tiba di kos-kosan korban, tersangka langsung membuat keributan bahkan melepaskan pukulan ke korban. Rekan-rekan tersangka yang menyaksikan hal tersebut, hanya membiarkannya.

Beruntung ada keponakan lelaki ibu kost yang melerai aksi panganiayaan tersebut, sehingga keributan dapat disudahi. Korban yang sempat dirawat di RS Medical Center akibat luka yang dialaminya ini pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mapanget. 

4.135 Guru di Subang Ikuti Seleksi P3K

hasan.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pelaksanaan seleksi P3K untuk guru di Kabupaten Subang sedang berlangsung.

Kabid Pengadaan BKPSDM Kabupaten Subang, Hasan mengatakan, seleksi telah berlangsung pada tanggal 13 sampai tanggal 17 September 2021.

Adapun jumlah peserta sebanyak 4.135 orang dan tersebar dibeberapa titik Di SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Subang.

Dia meyebut jika untuk seleksi guru P3K ini terdapat keputusan 3 kali tes. Yang lulus administrasi (ikut tes) CPNS sebanyak 1.95 ,dan untuk P3K non guru sebanyak 345, dan juga untuk P3K Guru sebanyak 4.135 Orang Pelamar. Terdiri dari 2.288, P3K Non Guru sebanyak 622 orang,P3K Guru sebanyak 4.135

Dengan Jumlah Formasi di kabupaten Subang untuk CPNS sebnayak 141 untuk P3K Non Guru sebanyak 92 dan P3K Guru sebanyak 3.089.dan untuk yang tidak lulus tahap satu untuk tes P3K Guru bisa mengulanf kembali di tahap ke 2.

“Kalau guru ada keputusan itu di tiga kali tesnya, jadi kalau misalkan ini tiga tahap lah, kalau untuk yang sekarang ikutan nggak semua ikut, yang ikut itu yang honorer di sekolah negeri, atau mereka yang tenaga honorer kategori 2, yang guru swasta yang terdaftar di Dapodik belum ikut dan juga untuk yang tes tahap satu tidak lulus bisa mengulangi di tahap ke 2,” ungkapnya, saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (15/9/2021).

Dalam kesempatan itu juga dia mengungkapkan jika khusus seleksi P3K untuk guru ini dilaksanakan oleh pihak Kemendikbud langsung, termasuk admin, pelaksanaannya juga dikoordinir oleh dinas pendidikan provinsi. Itulah kenapa menurut Hasan, titik-titik lokasinya berbeda.

Kepanitian daerah kata Hasan lagi hanya memonitor pelaksanaan perjalanan tes untuk nanti memenuhi passing grade atau tidak, jika muni passing grade dia pasti lolos.

“Formasinya untuk P3K guru dulu, diluar dapodik swasta dan TTG. Nanti ada tahap 2 untuk posisi yang belum teriai ditahap 1. Jika gagal, bisa ikut tahap 3, sekitar Desember mungkin,” katanya.

Sedangkan untuk CPNS kata Hasan ada 2288 pelamar, memperebutkan 141 formasi, dengan posisi tes dibeberapa lokasi, yang direncanakan Subang, hanya berlangsung di Telkom University. Dan untuk CPNS dan non guru Akan di laksanakan pada tanggal 23-25 september 2021.

“Namun ada peserta atau pelamar yang ikut di Jakarta, juga di Papua tesnya,” pungkas Hasan.

Polres Subang Amankan 18 Tersangka Kasus Narkoba

IMG-20210915-WA0012.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Sepanjang Bulan Agustus hingga bulan September minggu ke dua tahun 2021, Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 14 kasus yang berada di beberapa titik di kabupaten Subang.

Menurut Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan, bahwa Satuan Reserse Narkoba Polres Subang sepanjang Agustus – minggu ke 2 bulan september 2021 tersebut telah mengungkap sebanyak 14 kasus, dan 18 orang tersangka.

“Untuk tempat kejadian perkara yang sekarang ini ada di beberapa titik seperti di Kecamatan Pamanukan, Cikaum, Cibogo, Ciasem, Patokbeusi, Subang, Pagaden, dan Pusakanegara.” Kata Kapolres Subang AKBP, Sumarni pada Rabu (15/9/2021).

Adapun barang bukti yang di Pegang Satuan Reserse Narkoba yakni berupa sabu-sabu 1,2 ons, Ganja 2,5 ons, hexymer 909 butir, tramadol 30 butir, bong 4 buau, pipet kaca 5 buah, korek api dan plastik klip,dan Kasus tersebut masih ditangani polres subang belum di limpahkan ke Kejaksaan.

“Untuk modus para pelaku kata Kapolres macam-macam, diantaranya ada yang home industri, transfer, diarahkan via HP, diberikan peta, ditempel fitempat tertentu, bahkan ada transaksi langsung dan via kurir atau jasa ekspedisi dan kasus ini belum di limpahkan ke kejaksaan,kini ke 18 orang tersangka masih meringkuk di Sel Mapolres Subang,” jelasnya.

Sementara itu Para pelaku dikenakan pasal 114 Ayat (1) dan Ayat (2) Jo pasal 112 ayat (1) dan ayat(2) Undang- undang RI 35 tahun 2009 tentang Narkotika ( Sabu) pasal114 ayat (1) dan ayat (2) Jo pasal 111 ayat (1) Undang- Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Ganja) kemudian Pasal 198 ayat (2) dan (3) Undang- undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan (Sediaan Farmasi (Dengan ancaman kurungan 8 tahun sampai hukuman Mati denda Rp.1 Miliar.

JPU Nilai Keberatan Terdakwa di Luar Substansi

c4d9f20f77d7aec63765b0e7841952a2.jpg

KBRN, Tangerang: Eksepsi atau pembelaan yang dilayangkan kuasa hukum dua terdakwa dianggap melenceng dari materi atau subtansi hukum.

Hal itu terlontar dalam persidangan ketiga di Pengadilan Negeri Tangerang terkait dugaan kasus investasi bodong atau penipuan dan penggelapan jual beli kelapa sawit (CPO) di Kota Tangerang Selatan, Banten.

“Beberapa isi keberatan memang di luar eksepsi dari materi hukum. Jadi ga ada yang berkaitan,” ungkap Primayuda, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan kepada rri.co.id, Rabu (15/9/2021).

Namun, sambung Primayuda, soal eksepsi yang masuk dalam subtansi seperti keberatan masuk ranah pidana dan mengangap perkara perdata langsung ditanggapi.

“Kami menanggapi eksepsi yang masuk subtansi saja. Terkait ranah perdata, kami langsund memohon agar Majelis Hakim tidak mengabulkan karena terlebih dahulu harus dihadirkan barang bukti dan saksi,” tuturnya.

Ditambahkan JPU lainnya, Gorut Perthika, tidak banyak yang ditanggapi JPU dari eksepsi kedua terdakwa karena, pembelaan mereka keluar dari konteks.

“Saya yakin apa yang didakwakan oleh JPU akan terbukti dan ini ranahnya bukan perdata akan tetapi kasus pidana,” tukasnya.

Kemudian, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang yang dipimpin Sucipto belum memanggapi apakah akan menolak atau menerima eksepsi dua terdakwa.

Dia mengatakan, persidangan akan dilanjutkan pada Senin 20 September 2021 mendatang dengan agenda putusan sela. “Kita lanjutkan pada Senin ya dengan agenda putusan sela,” ucap Sucipto sambil mengetuk palu.

Pantauan rri.co.id, persidangan yang digelar diruang satu dengan agenda tanggapan penuntut umum atas eksepsi/keberatan penasehat hukum terdakwa dihadri oleh terdakwa Gebriella MB secara tatap muka dan Enrico Donato Hutapea secara daring.

Sebelumnya diberitakan, Pengadilan Negeri Tangerang menggelar sidang perdana dugaan kasus investasi bodong atau penipuan dan penggelapan jual beli kelapa sawit (CPO) di Kota Tangerang Selatan, Banten.

Korbannya adalah seorang pensiunan geologis pada sebuah perusahaan perminyakan dengan total kerugian Rp1.9 miliar.

Walaupun persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Sicipto digelar secara daring, namun dua terdakwa Enrico Donato Hutapea dan Gebriella MB turut hadir diruang satu Pengadilan Negeri Tangerang.

“Kami membacakan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP terkait Penipuan dan Penggelapan. Ancaman hukumannya minimal satu tahun dan maksimal rmpat tahun,” ujarnya kepada rri.co.id, Rabu (1/9/2021).

Kolaborasi Dengan UPTD Puskesmas Cibogo, DAHANA Gelar Vaksinasi Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

dahana-vaksinasi-masal.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – PT DAHANA (Persero) bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Cibogo menggelar Gebyar Vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dan menyusui yang berada Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang. Bertempat di Gelanggang Olah Raga Desa Majasari, acara vaksinasi digelar pada Rabu, 15 September 2021.

Selain melaksanakan vaksinasi bagi ibu hamil dan menyusui, diselenggarakan juga pemberian makanan tambahan bagi anak usia balita sebagai upaya pencegahan stunting. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) DAHANA, Eman Suherman.

“Acara Gebyar vaksinasi untuk ibu hamil dan menyusui ini merupakan program CSR dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Dahana yang jatuh pada 22 Oktober nanti,” ungkap Eman.

Nia salah seorang warga yang menerima vaksin Covid-19 bersyukur dapat menerima vaksin hari ini. Sebagai seorang ibu menyusui, Nia merasa tenang karena dengan vaksinasi ini Nia berharap dapat tercegah dari terpaparnya Covid-19.

“Semoga dengan vaksinasi ini saya dapat terhindar dari virus corona sehingga bisa merawat anak saya dengan tenang,” harap Nia.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Dahana selalu konsisten melakukan beberapa upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Diantaranya dengan melakukan edukasi pencegahan baik un melakukan penyemprotan cairan disinfektan dibeberapa titik fasilitas umum di Kabupaten Subang, pembagian masker dan alat perlindungan diri (APD) bagi tenaga medis di beberapa Puskesmas di wilayah Subang dan RSUD Ciereng Subang, serta memberikan bantuan sembako bagi masyarakat yang terkena dampak langsung secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Program Rutan Bersinar, Wirogunan Dibersihkan dari Narkoba

58b357ebfbd243909b4e819f151ada94.jpg

KBRN, Yogyakarta: Dalam rangka menuju Rumah Tahanan yang Bersih Narkoba (Rutan Bersinar), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY menggagas apel siaga, Rabu (15/9/2021), yang dibarengi deklarasi Stop Narkoba Menuju Rutan Bersinar.

Pada kegiatan yang berlangsung di Rutan Kelas IIA Yogyakarta atau yang populer dengan sebutan Rutan Wirogunan, hadir Kepala BNNP DIY, Brigjen Polisi Andi Fairan, dan juga perwakilan Kanwil Kemenkumham DIY serta Kepala BNNK Kota Yogyakarta, dan beberapa jajaran Forkopimda Kota Yogyakarta.

“Ini merupakan upaya atau sinergi bersama untuk mewujudkan rutan dan lapas Bersinar. Oleh karena itu, kami gencar menggandeng berbagai pihak untuk pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar Andi Fairan di Yogyakarta, seperti dikutip RRI.co.id, Rabu (15/9/2021).

Mantan Dirresnarkoba Polda DIY itu mengakui, demi mewujudkan Rutan Bersinar sangat diperlukan sinergitas lintas sektoral yang melibatkan berbagai instansi.

Khususnya, terkait pembangunan sistem yang lebih terintegrasi, baik aspek preventif, represif dan kuratif.

“Pada tanggal 5 November 2020 lalu telah dilaksanakan benchmarking di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta, yang merupakan kerja sama antara Kementerian Hukum dan HAM dan BNN RI. Dan pada 26 Agustus 2021 telah dilaksanakan kegiatan penggeledahan kamar WBP dan tes urin bagi pegawai dan WBP di Rutan Kelas IIA Yogyakarta. Berdasar hal tersebut, BNNP DIY menetapkan Rutan Kelas IIA Yogyakarta sebagai salah satu pilot project untuk Rutan Bersinar,” tuturnya.

Menariknya, sebelum apel siaga dan deklarasi stop narkoba, tim gabungan BNNP DIY dan Polresta Yogyakarta melakukan razia penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Selain itu, digelar  tes urin oleh tim gabungan yang dilakukan secara acak kepada 18 WBP dan delapan petugas Rutan. 

Standar Tegas

Dari penuturan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY, Gusti Ayu Putu Suwardani, tes urin rutin dilakukan satu bulan sekali secara acak (sampling) kepada WBP dan petugas.  

Sementara itu, Budi Argap Situngkir, Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, yang bertindak selaku Pembina Apel menyampaikan, mayoritas WBP di Rutan Kelas IIA Yogyakarta adalah kasus narkotika, oleh karena itu, dibutuhkan upaya pencegahan dan SOP yang tepat dalam bekerja.

“Saya berharap petugas rutan juga harus menerapkan deteksi dini narkoba, penggunaan handphone, dan ketertiban barang barang di dalam Rutan. Tidak ada toleransi dalam pelanggaran kepada petugas dan WBP untuk dilanjutkan proses hukum dan tidak ada remisi,” tuturnya.

Dalam rangkaian akhir kegiatan apel siaga dan deklarasi Rutan Bersinar, juga dilakukan penandatanganan komitmen berupa deklarasi oleh Kepala Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Kepala BNNP DIY dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham DIY. (Miechell Octovy Koagouw)

Bupati Subang Serahkan 3.8 Juta Ekor Benih Ikan dan Udang Kepada 6 KUD

kud-blanakan.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat menyerahkan secara simbolis benih ikan kepada enam Koperasi Unit Desa (KUD) di wilayah Kecamatan Blanakan, Selasa (14/09/2021).

Penyerahan bantuan benih tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya para penambak yang dijadikan stimulan pemberdayaan ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid 19 di Kabupaten Subang.

Dalam laporannya Kepala Dinas Perikanan Rd. Maman Firmansyah, S.Sos, M.Si menyampaikan kegiatan penyerahan benih ikan tersebut dilaksanakan di tiga titik lokasi yaitu Desa Jayamukti, Desa Blanakan, dan Desa Muara.

Penerima benih ikan secara simbolis kepada enam KUD yaitu :
– KUD Mina Karya Bukti Sejati Desa Jayamukti untuk komoditas nila 101 orang penerima dengan jumlah benih 303.000 ekor, komoditas bandeng 78 orang penerima dengan jumlah benih 205.400 ekor.
– KUD Mina Karya Baru Desa Rawameneng untuk komoditas nila 26 orang penerima dengan jumlah benih 78.000 ekor, komoditas bandeng 64 orang penerima dengan jumlah benih 166.400 ekor.
– KUD Mina Karya Bukti Desa Blanakan untuk komoditas nila 45 orang penerima dengan jumlah benih 135.000 ekor, komoditas bandeng 55 orang penerima dengan jumlah benih 143.000 ekor.
– KUD Mina Langgeng Jaya Desa Langensari untuk komoditas nila 17 orang penerima dengan jumlah benih 51.000 ekor, komoditas bandeng 92 orang penerima dengan jumlah benih 239.200 ekor, dan komoditas udang windu 77 orang penerima dengan jumlah benih 77.000 ekor.
– KUD Karya Bakti Desa Muara untuk komoditas bandeng 57 orang penerima dengan jumlah benih 148.200 ekor, komoditas udang windu 50 orang penerima dengan jumlah benih 500.000 ekor, dan komoditas udang vanname 51 orang penerima dengan jumlah benih 536.280 ekor.
– KUD Tambak Jaya Desa Tanjungtiga untuk komoditas bandeng 3 orang penerima dengan jumlah benih 7.800 ekor, komoditas udang windu 123 orang penerima dengan jumlah benih 1.230.000 ekor.

Kepala Dinas Perikanan berharap bantuan komoditas tersebut bisa dimanfaatkan oleh pembudidaya dan KUD, karena kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Bupati dalam rangka menyejahterakan pembudidaya dan KUD di Wilayah Kecamatan Blanakan.

Dalam kesempatan tersebut Kang Jimat mengutarakan rasa gembirannya karena dapat bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga dan anggota koperasi yang berada di Wilayah Kecamatan Blanakan.

Dirinya juga menginginkan perubahan dan peningkatan melalui kelembagaan baik yang menyangkut koperasi maupun nelayan. Untuk itu yang telah tergabung dalam lembaga perekonomian yaitu koperasi harus memiliki tujuan untuk meningkatkan perekonomian anggotanya menjadi lebih baik dan meningkat.

Dirinya mengatakan tujuan silaturahmi ini untuk memberikan bantuan benih yang telah dianggarkan dari tingkat kabupaten untuk semua KUD yang berada di wilayah pantai dengan jumlah benih 9.029.000 ekor dengan penerima 1.438 orang untuk se-kabupaten.

Dirinya berharap bantuan benih dari pemerintah bisa dimanfaatkan dengan baik, menjadi barokah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia memohon doa restu kepada warga Kecamatan Blanakan semoga akses jalan Patimban-Cilamaya yang sedang dibangun nantinya bisa menjadi lintasan agar akses warga tidak sulit dan meminimalisir banjir rob supaya air tidak naik ke atas.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP.PKK Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, ASDA I H. Rahmat Effendi, Kadis PUPR H. Syawal, Kadis Perikanan Rd. Maman Firmansyah, Camat Blanakan, Kades Rawameneng, Plt Kades Jayamukti, kades Muara serta muspika Kecamatan Blanakan.

Hilang di Pantai, Remaja Ditemukan Meninggal

85ed03f7b4941c99c2d2bd20734d8c91.jpg

KBRN, Kota Jantho: Arif Munawar (17), remaja dari Gampong Lam Asan Darusaalam Aceh Besar yang terseret arus di Pantai Penyu Gp Deyah Mamplam Leupung Aceh Besar akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Basarnas Banda Aceh Budiono membenarkan tentang penemuan jasad korban pada pencarian hari kedua yang dilkasanakan dengan membagi dua tim.

“Tim 1 melakukan pencarian ke arah barat laut dari LKP sejauh  +-1 Nm dan Tim 2 melakukan pencarian ke arah barat  dari LKP sejauh +-1 Nm,” jelasnya, Rabu (15/9/2021). 

Menurut Budiono, pada pukul 09.45 Wib, korban ditemukan 120 meter dari LKP dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi oleh Tim SAR gabungan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebagaiman diberitakan sebelumnya, Arif Munawar, remaja dari Gampong Lam Asan Darusaalam Aceh Besar terseret arus di Pantai Penyu Gp Deyah Mamplam Leupung Aceh Besar pada Selasa (14/9/2021) sore.

Korban hilang saat sedang mandi-mandi bersama empat teman lainnya, namun teman-temannya berhasil menyelamatkan diri sedangkan korban hilang terseret arus laut setempat.

                                                                                                                               

Puan: Lindungi Rakyat dari Potensi Bencana

40556fc12975cccd9a8facb4caa89dff.jpg

KBRN, Jakarta: Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan berbagai langkah mitigasi potensi bencana hidrometereologi seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor.

Hal ini menyusul peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi terjadinya cuaca ektrem di sejumlah wilayah di Indonesia dalam sepekan ke depan.

“Pemerintah agar menyiapkan langkah-langkah antisipasi bencana sedini mungkin untuk melindungi rakyat dari potensi bencana,” kata Puan, Rabu (15/9/2021).

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia yang berlaku sejak 14-20 September 2021. Hasil analisa BMKG menyebutkan, cuaca ekstrem terjadi akibat mulai aktifnya sejumlah fenomena dinamika atmosfer yang melewati wilayah Indonesia seperti Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin.

Fenomena-fenomena dinamika atmosfer tersebut mengindikasikan adanya potensi pertumbuhan awan hujan dalam skala yang luas. 

Puan mengharapkan kesiapan seluruh jajaran pemerintah dalam menghadapi potensi bencana dampak dari cuaca ekstrem akibat berbagai fenomena alam itu.

“Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus melakukan mitigasi bencana hidrometeorologi sebagai langkah upaya penyelamatan rakyat dari potensi bencana,” ujar perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI tersebut.

Puan juga mengingatkan agar seluruh instansi/lembaga di daerah saling bersinergi dengan baik untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Salus Populi Suprema Lex Esto, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Jangan biarkan masyarakat menunggu jika terjadi bencana,” tegas Puan.

“Segera bergerak secara terpadu untuk menyelamatkan rakyat. Serta berikan pertolongan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan mereka,” sambung mantan Menko PMK itu.

Menyusul peringatan cuaca ekstrem, BMKG juga menetapkan sejumlah wilayah berada pada status siaga banjir yang berlaku untuk tanggal 13-15 September 2021. Provinsi yang ditetapkan siaga banjir adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Puan pun meminta agar jajaran pemerintah di daerah-daerah yang berstatus siaga banjir itu untuk selalu standby. Koordinasi Forkopimda di setiap wilayah dinilai perlu dilakukan secara intens untuk memastikan kondisi rakyat.

“Siapkan infrastruktur fisik maupun SDM (sumber daya manusia) semaksimal mungkin. Optimalkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan manakala terjadi banjir. Jangan sampai ada kata kecolongan, anomali alam, dan sebagainya,” ungkap Puan.

Selain langkah jangka pendek, Cucu Proklamator Bung Karno itu meminta pemerintah untuk menyiapkan aspek jangka panjang. Dengan begitu, kata Puan, dampak bencana alam bisa diminimalisir.

“Bisa melalui bantuan teknologi dalam upaya mitigasi, perlu terus ditingkatkan sistem informasi deteksi dini perkiraan cuaca supaya lebih akurat, sehingga rakyat dapat mengantisipasinya,” jelasnya.

Puan juga menilai pentingnya Indonesia mengingatkan negara-negara di dunia untuk bersama-sama mengatasi pemanasan global. Ini merupakan langkah jangka panjang untuk mengetasi cuaca ekstrem. 

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia akan rentan terhadap dampak perubahan iklim. Upaya ini tidak bisa sendiri, Indonesia perlu mendorong negara-negara lain meningkatkan komitmen pengurangan emisi seperti yang telah saya sampaikan juga di forum Fifth World Conference of Speakers of Parliament (5WCSP) beberapa waktu lalu,” papar Puan.

Tak hanya itu, Indonesia diminta untuk terus berkontribusi dalam upaya pencegahan bencana. Beberapa di antaranya, menurut Puan, adalah dengan menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan, mempercepat tranformasi energi terbarukan, hingga berkomitmen terhadap transportasi ramah lingkungan. 

“Kemudian ajak masyarakat untuk mengenali isu ini dan berkontribusi agar bisa mewariskan dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tutupnya.

Recent Posts