Beranda blog Halaman 1713

Bupati Subang Silaturahmi dengan Bumdes Sidajaya dan PT Vietindo Jaya

IMG-20211026-WA0025.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Seusai kegiatan OMAT, Bupati Subang H. Ruhimat menghadiri silaturahmi dengan perwakilan PT Vietindo Jaya selaku offtaker penyedia PT Food Station di Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Selasa (26/10/2021).

Mohamach Abdoulla selaku Direktur PT Vietindo dan Urip selaku Direktur Bumdes Sidajaya memberikan presentasi mengenai program kemitraan dengan petani pemilik lahan di kawasan Kecamatan Cipunagara.

Sistem program yang ditawarkan adalah kemitraan inklusif dengan petani pemilik lahan dengan sistem bagi hasil dari PT Vietindo dengan petani pemilik lahan di PT Cipunagara, yang nanti hasilnya akan dibeli oleh PT Food Station dengan harga yang telah disepakati.

Mohamach mengungkapkan programnya bisa menjadi solusi bagi petani pemilik lahan, bahkan untuk buruh tani, karena sistem kerjasama inklusif yang ditawarkan tidak memberikan uang tunai, karena pemberian uang tunai cenderung dipakai untuk konsumtif, pihaknya menawarkan sharing profit, dengan rasio 3:1 atau 75% untuk pemilik lahan, 25% persen untuk perusahaan.

“Kemitraan ini juga memberikan proteksi jika terjadi gagal panen, maka petani tidak akan dibebankan hutang, karena program ini diasuransikan oleh Jasindo, dengan premi 3,5% dari nilai pertanggungan per hektar, dan jika ada jika ada kerugian, akan dilindungi secara penuh oleh asuransi,” katanya.

H. Ruhimat atau juga dikenal sebagai Kang Jimat menyambut baik program ini, dirinya akan mendukung program ini dengan mencoba menyediakan lahan bekerjasama dengan Bumdes. Terutama untuk para buruh tani agar buruh tani bisa sejahtera.

“Saya ingin maksimalkan Bumdes,” tandas Kang Jimat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pertanian, Camat Cipunagara, dan kepala Desa Sidajaya.

PNM Cabang Subang Resmikan Program Pelatihan UMKM Klasterisasi Sektoral di Haurgeulis-Indramayu

IMG-20211027-WA0020.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Subang bekerja sama dengan PT Radar Argo Wangi dan PT Surya Duta Greenindo membuka dan meresmikan program pelatihan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) klasterisasi sektoral dengan tema “Ekspansi Usaha Budidaya Tanaman Serai Wangi” Selasa, 26 Oktober 2021 di Desa Sukajati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini secara simbolis dibuka oleh Mukti Subarnas selaku Pemimpin Cabang PNM Subang dan didampingi oleh Perwakilan dari Kecamatan Haurgeulis Drs. Rahmat Sudarsono dan perwakilan dari Koramil Peltu Wawan Hermawan

Kegiatan ini dihadiri oleh Brigjen Bambang Supardi selaku Komisaris PT Radar Argo Wangi, Suryadi selaku pemilik PT Surya Duta Greenindo, Pandu Wilandara selaku Direktur Utama PT Radar Argo Wangi, Drs. Rahmat Sudarsono selaku Sekretaris Camat Haurgeulis, Peltu Wawan Hermawan selaku BABINSA Desa Sukajati – Haurgeulis, dan Karta selaku Kepala Desa Sukajati. Pandu Wilandara, Totok Yoedhassetyo dan Edriansyah menjadi pembicara dalam pelatihan ini.

Secara berkelanjutan, PNM membuka pelatihan sektoral dan teritorial melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) untuk nasabah PNM. Hal ini tidak terlepas dari komitmen pendampingan insan PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan usaha kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM ULaMM Indramayu, khususnya sereh wangi.

Dengan protokol ketat, 39 nasabah PNM ULaMM Haurgeulis dan Patrol yang hadir mengaku bersyukur adanya motivasi dan pelatihan usaha yang diberikan PNM. Pelatihan hari ini meliputi ekspansi usaha budidaya sereh wangi jenis Sitrona Agribun, nilai ekonomis dari sereh wangi, cara menanam sereh wangi dan cara penggunaan pupuk organik dan peluang bonus berulang dari Network Marketing. Pelatihan rutin ini diharapkan selain mengetahui manfaat dan kegunaan minyak sereh wangi dan meningkatkan minat berekspansi usaha ke budidaya sereh wangi, juga menambah semangat dan wawasan lain mengenai kewirausahaan.

Sebagai informasi, hingga 25 Oktober 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 95,16 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 10,8 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.673 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 443 Kabupaten/Kota, dan 5.006 Kecamatan.

KONI Khawatir Subang Batal Jadi Tuan Rumah Porprov 2022

asep-rohman-dimyati.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – KONI Subang melalui Ketuanya Asep Rochman Dimyati ungkapkan kekhawatirannya soal Subang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porprov 2022

Pasalnya sampai hari ini menurut Asep, belum ada informasi atau pembentukan panitia di daerah.

“Sampai saat ini saya belum ada informasi soal pembentukan panitia di daerah, jadi ya terus terang sangat khawatir ya, Pemda dalam hal ini tidak cepat melakukan persiapan sebagai tuan rumah Porprov 2022,” katanya, Selasa (26/10/2021).

Dia juga menyebut jika dalam waktu dekat ini akan segera menyampaikan kekhawatirannya tersebut pada pimpinan daerah, agar pimpinan daerah, kata Asep segera menginstruksikan pada liding sektornya, yakni Disparpora Kabupaten Subang.

“Sebagai liding sektor Disparpora seharusnya sudah harus menyiapkan target-tergat,” tambahnya.

Dia juga menyinggung APBD Perubahan 2021 Kabupaten Subang yang mencoret pengeluaran bagi atlet dan cabang olahraga.

“Saya juga mempertanyakan itu, kenapa sampai dicoret,” katanya.

Padahal ada hak-hak atlet yang belum terbayarkan oleh Pemda Subang, dia menegaskan baru akan merancang solusi untuk mengatasi kekosongan anggaran jika memang anggaran tersebut di tiadakan pada APBD Perubahan 2021.

PT BAS Tidak Terbukti Buang Limbah ke Anak Sungai Citarum

saluran-air.jpg

MEDIAJABAR.COM, BANDUNG – Perusahaan tekstil di Rancaekek Bandung, PT Budi Agung Sentosa (BAS) tidak terbukti membuang limbah ke anak Sungai Citarum.

Demikian hasil investigasi yang dilakukan Tim Gabungan, yang terdiri atas Satgas 21 Citarum Harum, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, dan Tipidter Krimsus Polda Jabar.

“Tidak ada bukti. Tidak ada indikasi dari pihak perusahaan yang bersangkutan untuk membuang limbahnya tanpa standar baku mutu yang sudah ditentukan,” kata Komandan Sektor 21 Citarum Harum, Kolonel Armed. Nursyamsudin kepada media.

Investigasi dilakukan, setelah beredarnya video yang menyebut bahwa PT BAS membuang limbah ke anak Sungai Citarum. Tetapi berdasarkan investigasi, ternyata informasi dari video tersebut, tidak benar.

Menyikapi hasil investigasi, tokoh masyarakat Bandung, Profesor Deding Ishak Ibnu Sudja mengapresiasi PT BAS. Selain tidak terbukti melakukan pembuangan limbah ke anak Sungai Citarum, perusahaan juga dinilai patuh terhadap aturan, karena memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sangat memadai dan selalu melakukan pengolahan limbah melalui IPAL sebelum membuangnya.

“Kita patut mengapresiasi. Ini adalah contoh perusahaan yang punya tanggung jawab,” tegas Deding yang juga Ketua STAI Al Jawami Bandung, kepada media hari ini.

Ketua Komisi Hukum dan HAM Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga berpendapat, penegakan hukum lingkungan memang harus benar-benar konsisten dilaksanakan.

Untuk itu mantan anggota Komisi VIII DPR ini juga berharap, aparat bisa menemukan pihak yang telah membuang limbah dan mencemari anak Sungai Citarum. Sedangkan terhadap PT BAS, Deding menilai, bisa menjadi benchmark bagi perusahaan lain.

“Dalam arti, perusahaan sudah mematuhi dan punya kesadaran hukum yang baik,” jelasnya.

General Manager PT Budi Agung Sentosa, Hayun Basyar mengatakan, perusahaan memang bersih dan selalu beritikad baik. PT BAS, lanjutnya, tidak pernah membuang air limbah ke anak Sungai Citarum dalam keadaan belum diolah.

“Kami sangat peduli lingkungan. Sebelum dibuang, seluruh air sisa produksi harus diolah melalui IPAL. Kami memiliki IPAL satu hektare,” tegas Hayun.

Menurut Hayun, IPAL yang dioperasikan 24 jam tersebut dilengkapi peralatan dan teknologi sangat memadai. Mulai sistem fisika/kimia dan sistem bakteriologi. Sistem fisika/kimia, imbuhnya, untuk menurunkan dan menetralisir zat-zat yang terkandung di dalam limbah. Sedangkan bakteriologi, untuk menurunkan Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), serta kadar keasaman (pH).

“Dua kali proses. Makanya pada tahap akhir, air limbah sudah jernih,” kata Hayun.

Pada bagian muara IPAL juga disambungkan dengan kolam ikan. Sebelum dibuang melalui outlet, seluruh air yang sudah diolah melalui IPAL harus melewati kolam tersebut.

“Ikan-ikan tetap hidup dan sehat sampai sekarang. Ini indikator bahwa air yang akan dibuang, sudah bagus, memenuhi standar baku mutu, dan tidak membahayakan mahluk hidup,” tegasnya.

Hayun memastikan, IPAL dalam kondisi selalu baik. Pasalnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung rutin memeriksa pelaksanaan lingkungan hidup, termasuk kondisi IPAL.

“Begitu juga Satgas Citarum Harum, rutin memeriksa dan mengawasi IPAL. Pengecekkan tiga kali dalam sebulan, yaitu terkait BOD, COD, dan juga kadar pH. Hasilnya pun selalu baik dan memenuhi standar baku mutu,” tegas Hayun.

Strategi Percepatan Vaksinasi Pemkab Subang Menuju PPKM Level 2

wabup-subang-agus-masykur.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi memimpin secara langsung briefing staff dengan Seluruh Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian di lingkungan setda Subang serta Camat dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Subang secara virtual di Ruang Rapat Bupati II, Senin (25/10/2021).

Tema yang menjadi pembahasan utama dalam briefing staff tersebut yaitu terkait strategi Akselerasi Vaksinasi menuju PPKM level 2 terutama mengejar percepatan vaksinasi lansia. Adapun Briefing staff di moderatori oleh Asda 1 H. Rahmat Effendi.

Berdasarkan progres laporan vaksinasi, Asda 1 menyampaikan bahwa telah terjadi Gap laporan manual dan dashboard sekitar 4% yang seharusnya 55% namun kini hanya berada dikisaran 51,26 %. Sementara untuk vaksinasi lansia, presentase laporan manual sebesar 35,2%, sementara dalam dashboard sebesar 27,22% terdapat gap sekitar 8%.

Dirinya menjelaskan penyebab kemungkinan terjadinya gap tersebut yaitu data belum terinput secara optimal kedalam P care dari tiap puskesmas, lansia yang divaksin tidak memiliki NIK/KTP/KK, serta data yang dilaporkan melalui laporan manual kemungkinan tidak masuk dalam kategori lansia. Dirinya menyampaikan, perbedaan antara data manual dan dashboard tersebut merupakan salah satu yang mesti segera dibenahi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Subang Dr. Maxi menyampaikan terkait akselerasi vaksinasi menuju level 2 kewaspadaan Covid 19 di Kabupaten Subang per tanggal 24 Oktober 2021, Cakupan vaksinasi saat ini yaitu 657.803 warga (51,18%) dan telah melampaui 50% Target vaksinasi.

“Adapun vaksinasi Lansia dosis 1 cakupan 38.293 (27,22%) untuk mencapai 40% harus melaksanakan vaksinasi kepada 17.640 lansia,” katanya.

Ia menyampaikan, bahwa untuk mengejar vaksinasi kepada 17 ribu lansia, target vaksinasi lansia saat ini ditambah dari 100 orang/hari/puskesmas, menjadi 125 orang/hari/puskesmas dan mengoptimalkan dengan mendatangi sasaran baik yang memenuhi syarat identitas maupun yang memenuhi syarat kesehatan.

Sementara itu Kalak BPBD H. Hidayat menyatakan bahwa antar jemput dan metode door to door sangat efektif membantu percepatan vaksinasi lansia. Namun dirinya menyarankan agar melibatkan peran ketua RT yang turut membantu memastikan kesiapan lansia yang akan vaksin di wilayahnya.

“Terkait kesiapan dalam rangka akselerasi vaksinasi lansia dirinya menyebutkan bahwa 3 faktor yang mesti disiapkan yaitu vaksinator, screening dokter mengingat lansia memiliki resiko tinggi dan kesiapan dalam input data,” katanya.

Dalam arahannya Kang Akur menyampaikan bahwa dalam proses akselerasi vaksinasi lansia, harus berjalan beriringan antara petugas vaksin dan petugas input data. Menurut perhitungannya, ada selisih sekitar 52 ribu yang tidak atau belum terinput dan hal tersebut sangat disayangkan dan mesti segera dibenahi.

Selain itu, dirinya mengapresiasi kinerja camat dan kepala puskesmas beserta seluruh pihak yang terlibat atas kerja kerasnya melaksanakan percepatan vaksinasi dan memberikan motivasi agar tetap semangat mengejar target yang telah ditentukan selama sepekan kedepan. Ia pun berharap agar strategi yang telah direncanakan agar tetap dilaksanakan.

“Door to doornya agar ditingkatkan sebagai solusi mereka yang tidak bisa datang ke lokasi agar di vaksin di tempat serta agar tetap semangat mengejar target,” ujar Kang Akur.

Sementara itu di tempat terpisah Kang Jimat melalui virtual zoom menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras melaksanakan target akselerasi vaksinasi dalam rangka menjadikan Subang menuju PPKM level 2.

Meski saat ini Subang masih dilevel 3 dirinya berharap agar seluruh pihak tetap optimis dan tetap fokus mengejar target dan mecoba untuk memperbaharui teknis lapangan agar di pekan depan Subang sudah memasuki level 2.

Dirinya menargetkan agar setiap puskesmas melaksanakan vaksinasi lansia 125 orang/hari/puskesmas dan kepada seluruh pihak terkait agar dapat membantu mengumpulkan data di H-1 agar pada pelaksanaan hari H para tenaga kesehatan telah memiliki data dan memprioritaskan mana lansia yang akan di vaksin.

“Silahkan lakukan berbagai inovasi atau ide yang berkaitan mempercepat proses vaksinasi lansia saya ingin minggu depan Subang sudah level 2,” ujar Kang Jimat.

Hadir dalam dalam brieffing staf tersebut Sekda Subang H Asep Nuroni, Para Asisten Daerah, Kepala bagian di lingkup Setda Subang, para Kepala Perangkat Daerah serta secara virtual diikuti pula oleh para Camat dan Kepala Puskesmas se Kabupaten Subang.

PAC Pemuda Pancasila Dawuan, Kalijati dan Purwadadi Dikukuhkan, Ketua MPC Perintahkan Bentuk Organisasi Hingga Tingkat RW

PAC-dawuan.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bertempat di kantor PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Dawuan, hari ini Senin (25/10/2021) digelar acara pelantikan ketua dan pengurus PAC Kecamatan Dawuan, Kalijati dan Purwadadi, sekaligus peresmian kantor PAC kecamatan Dawuan yang berlokasi di jalan Dawuan – Cisampih, Desa Dawuan Kidul, Kecamatan Dawuan.

Ketua PAC Dawuan Oman S. Hidayat yang menjadi panita penyelenggara kegiatan tersebut dalam sambutannya mengajak seluruh anggota Pemuda Pancasila kabupaten Subang agar bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Kita harus menjadi anggota Pemuda Pancasila yang cerdas, bukan yang beringas,” tegasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Subang kembali mengingatkan agar anggota Pemuda Pancasila menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungannya dengan menanamkan kebaikan kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun.

Dirinya juga mengingatkan agar anggota Pemuda Pancasila harus cerdas dan tidak malas termasuk dalam rekrutmen anggota karena ini sudah menjadi tagihan organisasi.

“Saya tekankan, bukan hanya di desa-desa tapi di setiap RW juga harus terbentuk anak ranting,” tegasnya.

Acara pelantikan ketua dan pengurus PAC Dawuan, Kalijati dan Purwadadi tersebut kemudian dilanjutkan dengan peresmian gedung markas PAC Pemuda Pancasila kecamatan Dawuan.

Ketua MPC mengapresiasi PAC Dawuan yang sudah memiliki kantor sekretariat baru, dan mendorong PAC lainnya agar dapat membangun kantor sekretariat.

Bupati Subang Kang Jimat Hadiri HUT ke-35 PT SIL Secara Virtual

Bupati-kang-Jimat.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menghadiri HUT ke-35 PT. Sinkona Indonesia Lestari (PT SIL) yang merupakan anak perusahaan PT Kimia Farma, Tbk dan PTPN VIII di Ruang Rapat Segitiga, Rumah Dinas Bupati Subang. Senin (25/10/2021).

Direktur Utama PT SIL Ida Rahmi Kurniasih dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada stake holder PT SIL atas kerjasama selama ini, sehingga PT SIL berulang tahun ke 35. Dirinya menyampaikan bahwa kedepannya masih ada tantangan dan kesempatan yang bisa diraih oleh PT SIL sebagai world class company. Ida juga menyampaikan bahwa tema ulang tahun PT SIL ke 35 adalah ‘Sinkona Hebat Indonesia Sehat’.

Komisaris Utama PT SIL, Dharma Syahputra menyampaikan walau pandemi menantang bagi PT SIL, tapi PT SIL mampu melakukan inovasi dalam penyediaan bahan kimia dan turunannya, serta PT SIL adalah perusahaan Indonesia yang satu-satunya memproduksi kina, PT SIL juga memproduksi minyak atsiri yang dipakai sebagai essential oil.

Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat atau juga dikenal sebagai Kang Jimat menyampaikan selamat ulang tahun 35 untuk PT SIL. Dirinya berharap PT SIL mendapat kesuksesan, bermanfaat dan terus berinovasi.

Kang Jimat juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas sinergi yang sudah terbangun antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dengan PT SIL yang sudah terjalin dengan baik.

“Semoga Tuhan beridhoi apa yang dikerjakan oleh PT SIL,” ujar Kang Jimat.

Turut Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta seluruh Pimpinan PT SIL, Direktur PTPN VIII PT BIOFARMA & Kimia Farma Holding beserta jajaran secara virtual.

Wabup Subang Hadiri Tasyakuran Renovasi Masjid dan Peringatan Maulid di Masjid Babussalam Cijambe

kang-akur.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri kegiatan tasyakuran renovasi pembangunan masjid jami Babussalam sekaligus memperingati Maulid Nabi besar Muhammad SAW 1443 H / 2021 M di Desa Cikadu Kecamatan Cijambe. Minggu (24/10/21).

Laporan dari tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa pembangunan renovasi masjid jamie Babussalam Cikadu bersumber dari dana swadaya masyarakat Cikadu yang terkumpul sekitar 350 juta rupiah.

Pembangunan yang masih 75% karena pagar, tempat wudhu dan kanopi belum selesai nmaun sudah bisa digunakan sebagai tempat ibadah.

Masjid yang telah dirintis sejak 2003 baru sekarang dilaksanakan renovasi besar besaran yang mana pembangunan renovasi ini dalam rangka meningkatkan ilmu dan amal dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masjid.

Harapannya dengan nyamannnya masjid yang sudah direnovasi dapat menjadi tempat ibadah yg nyaman dan betah supaya betah ibadahnya, dapat dipakai untuk kegiatan pemanfaatan keagamaan dan dapat digunakan untuk tempat musyawarah kegiatan masyarakat.

Kang Akur sapaan akrab Wakil Bupati Subang Agus Masykur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan bangga karena warga dan tokoh masyarakat Desa Cikadu secara bergotong royong dengan semangat mampu mengumpulkan dana swadaya untuk perbaikan pembangunan renovasi masjid jami Babussalam.

Mudah-mudahan dengan banyak masyarakat yang sudah bersodaqoh dan berimfak dapat memberikan keberkahan bagi masyarakat Desa Cikadu dan menjadi bekal amal baik untuk bekal di akhirat.

“Alhamdulillah sekarang masjid jami Babussalam sudah kokoh dan kedepennya bagaimana kita bisa memakmurkan masjid iniini,” imbuh Kang Akur.

Pada kegiatan tersebut sekaligus dilaksnakan tablogh akbar dihalaman masjid jami Babussalam dengan penceramah KH. Asep Nurjaman atau yang terkenal dengan nama panggilan KH. Jaka Tingkir.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Plt. Kades Cikadu Deni Ganda, Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Subang Ega Agustine Rosyadi, tokoh masyarakat, tokoh agama, para bakal calon kades, ibu-ibu pengajian majlis ta’lim dan para jamaah warga Cikadu.

Jelang Peringatan Sumpah Pemuda, Pemkot Hadirkan Gerakan ‘Gedor’

7afb2fe8ae041e65107a78a1ba5075c0.jpg

KBRN,Bandung: Jelang peringatan ke-93 Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, Kota Bandung menggelorakan Gerakan Pemuda dan Olahraga (Gedor). Sebuah tagline untuk membangkitkan gairah aktivitas kepemudaan pascapandemi Covid-19. 

Menurut Kepala Bidang Pembinaan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Dadang Setiawan menuturkan, pandemi tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, sosial maupun budaya saja. Namun, aktivitas kepemudaan pun turut meredup mengingat penanganan kesehatan tetap menjadi yang utama.

“Selama pandemi kegiatan kepemudaan hampir vakum. Ini membuat kebuntuan cara berpikir, bergerak anak muda di Kota Bandung. Bagaimana semangat hari sumpah pemuda untuk mendorong dan menggerakan kembali pemuda di Kota Bandung,” ujar Dadang kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Selasa,(26/10/2021). 

Dadang menuturkan, sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Oktober adalah bulan Pemuda. Pihaknya sudah lebih dulu membuat beragam kegiatan sepanjang bulan ini. Di antaranya yakni jambore kepemudaan serta pembinaan dan pemberdayaan pemuda. 

Dengan Gedor inilah, sambung Dadang, menjadi tema besar dalam setiap kegiatan kepemudaan yang dilaksanakan oleh Dispora. Konten lainnya disesuaikan dengan basis minat dari sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) yang menjadi peserta saat jambore ataupun pembinaan.

“Kami dorong apa yang mereka lakukan sehingga bangkit dan bergairah. Sehingga bisa melaksanakan aktivitas kembali seperti biasa,” katanya.

Selain berbasis minat kepemudaan, Dadang menuturkan, muatan tambahan yang diusung yakni mengenai olahraga yang di saat pandemi ini diperlukan guna menjaga kondisi fisik tetap prima. Kemudian tak lupa juga berkaitan dengan protokol kesehatan sebagai penyesuaian di era kenormalan yang baru.

“Kami tetap menyosialisasikan supaya mereka lebih giat berolahraga, lebih giat lagi melaksanakan aktivitas kepemudaannya. Tentunya dengan cara-cara baru dan prokes kesehatan di era pandemi,” bebernya.

Acara puncaknya, Dadang mengaku tengah menyiapkan untuk upacara peringatan Sumah Pemuda pada 28 Oktober mendatang. Namun dengan pertimbangan protokol kesehatan maka peserta pun tetap dibatasi.

“Kita bertahap karena khawatir jangan sampai euforia. Dibatasi masing-masing pasukan 5 orang dari OPD. Kemudian perwakilan OKP itu 2 orang, semuanya diundang itu di kita ada 98 OKP,” bebernya.

Dadang menambahkan, pada saat peringatan Sumpah Pemuda nanti juga sejumlah OKP dan beberapa komunitas akan melaksanakan kegiatan bersih-bersih. 

“Kegiatan lainnya ada beberapa komunitas yang akan melakukan beberesih Bandung. Lokasinya belum ditentukan tapi mereka akan bergerak bebas untuk menyisir beberapa tempat,” tandasny.

LINE Indonesia Perkenalkan Program #AnakLINE, LINE Sebagai Tempat Aman dan Nyaman Bagi Gen Z di Era Kecerdasan Digital

Foto-1-3.jpg

suarasubang.com – Generasi Z merupakan generasi yang sangat kental dengan gaya hidup digital, memiliki rentang usia 15 – 21 tahun, generasi ini merupakan kelompok usia yang dibesarkan dan dimanjakan oleh teknologi. Kemajuan teknologi secara tidak langsung mempengaruhi pola komunikasi yang dilakukan sehari-hari.

​Selain itu, Gen Z juga merupakan kelompok usia yang sangat menghargai komunikasi dua arah, pandai mencari referensi yang terpercaya, mampu mengelola sisi kreatif menjadi penghasilan utama dan memiliki kepekaan terhadap isu sosial. Dalam kesehariannya, mereka terlatih untuk mencari sumber informasi yang terpercaya yang dibutuhkan. Kebiasaan Gen Z dalam menggunakan teknologi juga berkaitan erat dengan kecerdasan digital. Kecerdasan digital menjadi hal penting, termasuk memilah penggunaan aplikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan.

LINE sebagai salah satu aplikasi komunikasi bersinergi dengan karakter dan kebutuhan Gen Z di era kecerdasann digital seperti saat ini. Dengan mayoritas pengguna berada di usia generasi Z, LINE memberikan berbagai fitur yang mendukung proses kreatif mereka, seperti hadirnya LINE Stickers dengan jutaan ekspresi yang dapat memberikan inspirasi dan memiliki fungsi ekonomi kreatif yang bisa menjadi mata pencaharian mereka.

“Sebagai aplikasi pertukaran pesan yang banyak digunakan oleh Gen Z di Indonesia, LINE berkomitmen untuk menjadi tempat yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman bagi Gen Z untuk mengungkapkan ekspresi mereka di era kecerdasan digital ini,” ungkap Fanny Verona, Country Manager LINE Indonesia. “Selain meningkatkan ruang untuk berekspresi dan berkreativitas melalui ragam layanan yang kami miliki, ke depannya LINE juga akan menyediakan berbagai program yang dapat mendukung Gen Z di Indonesia agar dapat beraktivitas secara digital tanpa rasa takut dan was-was sehingga mereka bisa menggapai tujuan yang ingin dicapai,” tambahnya.

​LINE Indonesia pun memperkenalkan tagar #AnakLINE yang hadir sebagai bentuk representasi bahwa dengan menggunakan LINE, generasi Z dapat menjadi diri mereka sendiri tanpa harus takut berekspresi, dan LINE hadir sebagai salah satu fungsi dukungan bagi mereka dalam menjalankan aktifitas sehari-hari di era kercerdasan digital ini.

Ruang komunikasi yang luas dan terbuka

Seperti yang kita ketahui, Gen Z memiliki “dunia” mereka sendiri saat berkomunikasi dengan teman atau rekan-rekannya baik itu di lingkungan sosial maupun di ranah yang lebih sempit. Tidak berbeda dengan saat mereka berada di dunia digital. Di masa pandemi di mana kebutuhan untuk tetap terhubung secara online menjadi salah satu kebutuhan yang utama, LINE menawarkan lingkungan digital yang memiliki rasa aman dan nyaman di mana mereka dapat berekspresi secara bebas dan bijaksana tanpa dikekang oleh rasa takut dan was-was.

Berdasarkan hal tersebut, LINE memberi ruang bagi para anak muda untuk memperluas jaringan pertemanan mereka melalui fitur OpenChat yang memiliki banyak grup komunitas, dimana anggotanya dapat berbagai info seputar hal-hal yang menarik perhatian mereka. Di era penerimaan mahasiswa baru, OpenChat menjadi salah satu fitur favorit untuk belajar bersama, bertukar informasi mengenai masa ospek bahkan tips dan trik mencari pekerjaan. OpenChat juga sangat lekat dengan budaya pop seperti K-Pop dan menjadi tempat banyak fandom K-Pop berkespresi dan membuat berbagai kegiatan virtual.

Mendahulukan rasa aman dan nyaman

Keamanan pun menjadi salah satu sebab mengapa LINE lekat dengan generasi Z yang melek digital, jaringan pertemanan memungkinkan untuk dilakukan tanpa harus bertukar nomor telepon. Dengan menggunakan LINE ID, generasi Z memiliki kuasa penuh untuk menerima atau menolak pertemanan yang diajukan. Mereka juga terbebas dari berbagai macam pesan spam. LINE menjadi lebih aman dan menyenangkan untuk mereka, karena mayoritas daftar teman yang terjadi adalah teman-teman mereka, di mana mereka dapat menjadi diri sendiri dan berkomunikasi dalam bahasa dimengerti.

“Terkait dengan keamanan dan kenyamanan pengguna, aktivitas di LINE juga memungkinkan mereka untuk terhindari dari berbagai pesan spam yang timbul dikarenakan pengguna harus berbagi nomor telepon dengan rekan mereka,” kata Fanny. “Dengan tidak perlunya berbagi nomor telepon di LINE, pengguna bisa terhindari dari pesan spam yang mengganggu seperti pesan dari pinjaman online,” tutupnya.

Fitur multifungsi untuk kegiatan sehari-hari

Fungsi media sosial yang dimiliki LINE juga menjadi hal unik, tanpa harus berpindah platform, generasi Z dapat langsung membagikan momen sehari-hari mereka melalui LINE Timeline. Hal tersebut mewakili karakter mereka yang selalu up to date. Berbagai fungsi lain yang juga diterima dengan baik adalah Split Bill dan Top Up Payment, di mana mereka dapat membeli pulsa dengan denom terkecil Rp 5000 secara online.

Di samping itu, melalui berbagai layanan miliknya seperti LINE Stickers yang menyuguhkan ribuan stickers interaktif dan ekspresif dapat menjadi oase bagi Gen Z. Tidak hanya itu, LINE TODAY sebagai platform yang menawarkan berita dan cerita juga semakin kukuh memposisikan diri untuk Gen Z yang ditandai dengan kehadiran Z LINER dikhususkan untuk konten dengan tema-tema trending yang fresh dan menjadi bahan perbincangan anak-anak muda terutama usia pelajar hingga mahasiswa yang dikelompokan ke usia Gen Z. Isu-isu seputar kampus, kesetaraan, hingga kesehatan mental menjadi sorotan.

​​Selain konten informatif yang serius tetapi dibawakan secara santai dan jenaka, terdapat juga sejumlah artikel fakta unik tentang berbagai hal hingga daily trending buzz di dunia maya sehari-hari. LINE TODAY juga membuka ruang untuk komunitas pembaca mengikuti dan berpartisipasi dalam topik rutin mingguan dan mengikuti tantangan dwimingguan melalui ruang Z-Liner di fitur LINE OpenChat.

Melalui komitmennya sebagai ruang untuk berekspresi secara bebas tetapi bijaksana, LINE menawarkan lingkungan digital bagi pengguna, terutama Gen Z, agar bisa menjadi diri mereka, tetap terhubung dengan teman dan rekan mereka secara leluasa, tanpa harus ada rasa takut dan was-was.

Recent Posts