Beranda blog Halaman 1614

7 Aplikasi Kencan Online Terbaik Buat Cari Jodoh di HP

1.png

review1st.comAplikasi kencan online atau cari jodoh kian diminati. Teknologi internet sejak beberapa tahun belakangan ini terus membantu kita menjalin hubungan baru, pertemanan maupun percintaan, bahkan dengan yang sama sekali yang tidak dikenal didunia nyata.

Hal seperti ini juga turut memudahkan dan membantu para netizen yang ingin mencari jodoh dalam menemukan pasanganya.

Selain dengan media sosial, beberapa tahun kebelakang ini bahkan beberapa aplikasi kencang juga semakin tumbuh pesat dan beragam serta bukan lagi hal yang asing untuk memiliki akun pribadi dimedia-media pencari jodoh tersebut.

Aplikasi Kencan Online Terbaik Buat Cari Jodoh (Maret 2022)

Kehadiran aplikasi media pencari jodoh tersebut seolah menjadi penyelamat dan pembantu orang-orang untuk menemukan jodoh yang diidamkan mereka. Berikut ini adalah kumpulan 7 aplikasi kencan online di HP yang sering dipakai buat cari jodoh.

1. Tinder

aplikasi kencan online terbaik tinder

Zaman sekarang ini aplikasi Tinder sudah tidak asing lagi bagi masyarakat netizen dimanapun. Berkat didorong dengan media promosi yang serius aplikasi ini terus berkembang dan diklaim sebagai aplikasi kencan paling populer di Indonesia saat sekarang ini.

Tinder merupakan aplikasi yang tergolong simpel dan mudah digunakan. Pengguna hanya perlu melakukan respon berupa swipe like ke kanan jika menemukan seseorang yang disukai atau swipe ke kiri jika tidak tertarik. Pengguna dapat berkenalan dan mengobrol satu sama lain melalui pesan chating dan dapat mencari teman terdekat berdasarkan lokasi masing-masing.

2. Aplikasi Kencan Online Tantan

aplikasi cari jodoh online tantan

Tantan sepertinya juga mengadopsi gaya ala Tinder dengan juga “swipe” kanan-kiri untuk memilih teman mengobrol. Aplikasi Tantan cukup populer di kalangan para remaja maupun orang dewasa. Sama seperti Tinder aplikasi ini juga mencuri perhatian berkat promosi yang serius diberbagai media sosial populer, hingga menjadi semakin populer sepanjang tahunya.

3. OKCupid

aplikasi kencan online ok cupid

Ok Cupid merupakan aplikasi kencan paling populer didunia, aplikasi asal Amerika Serikat ini tidak hanya akan membuat kamu memiliki kesempatan untuk memiliki jodoh sesama orang Indonesia, namun juga membuka peluang kamu memiliki kekasih orang asing, tentu saja dengan persyaratan kamu harus bisa berbahasa Inggris.

Berbeda dengan Tinder, pengguna OKCupid bisa saling menyapa dan chatingan dengan siapa saja, dan dari belahan negara mana saja, tidak perlu saling menyukai profil untuk bisa mengakses fitur chat. Sebelum melakukan chat dan saling video call secara virtual, OKCupid meminta pengguna untuk menjawab beberapa pertanyaan agar bisa terhubung dengan orang-orang yang cocok.

4. Aplikasi Cari Jodoh Setipe

aplikasi cari jodoh online setipe

Aplikasi Setipe memiliki jargon “healthy relationship” alias hubungan yang sehat. Salah satu keunikan aplikasi buatan Indonesia ini, mereka menyediakan jasa konsultasi dengan psikolog agar bisa menemukan orang yang sesuai dengan kepribadian.

5. Taaruf ID

aplikasi taaruf id

Seperti namanya Aplikasi Taaruf ID memang identik dengan pengguna yang beragama islam, ini merupakan aplikasi mencari jodoh yang bertema islami dan jauh dari kesan nakal-nakalan. Aplikasi buatan Indonesia ini juga sedang banyak diminati kalangan anak muda. Sistem penggunaan pada aplikasi ini adalah merekomendasi setiap pasangan yang sesuai dengan preferensi pengguna.

6. BeeChat

aplikasi beechat

Aplikasi asal Thailand ini juga merupakan aplikasi pencari jodoh yang populer dengan konsep mengutamakan fitur Chating dan bisa dikatakan juga mirip dengan Tinder, namun terdapat perbedaam yaitu dengan sistem berbalas pesan tanpa harus menunggu persetujuan dari akun yang dipilih.

Aplikasi ini akan merekomendasikan pasangan berdasarkan zona terdekat lokasi pengguna. Hal itu artinya pengguna dipermudah jika ingin mencari teman chatting dengan wilayah yang sama.

7. Badoo (Aplikasi Kencan Online)

aplikasi badoo

Hampir sama dengan BeeChat aplikasi Badoo juga memungkinkan pengguna untuk bisa melakukan chating secara lansung tanpa harus menunggu persetujuan dari akun yang akan dikirimkan pesan.

Selain itu aplikasi Badoo juga mempermudah pengguna jika ingin mencari teman kencan atau pasangan dari negara lain selain Indonesia, namun aplikasi ini sangat menyarankan kamu untuk terlebih dahulu menjalin hubungan dengan orang yang meiliki area terdekat dengan kamu. Aplikasi ini tersedia di Google Play Store maupun App Store.

Itulah 7 aplikasi kencan online yang dapat kamu coba di Maret 2022 untuk menemukan pasangan atau cari jodoh ini, semoga berhasil dan semoga berjodoh ya.

Pengurusan SIM dan Surat Lainnya di Subang Wajib BPJS

pemkab-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan Kepala dan jajaran BPJS Cabang Sumedang di Rumah Dinas Bupati Subang, Senin 28 Maret 2022.

Kunjungan BPJS Sumedang yang menaungi wilayah Kabupaten Sumedang-Majalengka-Subang tersebut dalam rangka pembahasan mengenai target Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Subang di tahun 2022. UHC atau cakupan kepesertaan semesta yang mempunyai pengertian bila seluruh penduduk Indonesia (dalam hal ini khususnya di Kabupaten Subang) telah menjadi peserta JKN maka cakupan kesehatan semesta dianggap telah tercapai.

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan H. Rahmat Effendi membuka pertemuan tersebut dengan mengungkapkan adanya kesenjangan 12% masyarakat Subang yang belum menjadi ikut serta dalam BPJS, sehingga baru mencapai 83% dari target 95% UHC.

Kepala Cabang BPJS Sumedang Fitriana mengungkapkan apresiasi kepada jajaran dinas terkait Pemkab Subang atas kenaikan angka UHC Kabupaten Subang yang naik 4% dari 79% ke 83% sepanjang tahun 2021.

Meskipun demikian, Fitriana mengingatkan agar Kabupaten Subang tetap mengejar angka 95% UHC, terlebih adanya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada 6 Januari 2022 dan berlaku mulai 1 Maret 2022.

Dalam Inpres ini, tidak hanya pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan ibadah haji yang harus menyertakan kepesertaan BPJS Kesehatan sebagai salah satu syarat, tetapi juga untuk berbagai macam pengurusan administrasi di 23 kementerian dan 7 lembaga negara.

“Kami berharap sebelum tahun 2023 UHC Kabupaten Subang sudah mencapai target, bila kita ingin menurunkan tingkat kemiskinan, maka salah satu faktornya adalah produktivitas kesehatan yang meningkat. Kami juga memohon maaf lahir bathin jika ada kesalahan dari kami, dan selamat menunaikan ibadah puasa. Apa yang kita lakukan semata-mata untuk kemaslahatan masyarakat” Ujar Fitriana

Sekretaris Dinas Kesehatan Subang, dr. Meti mengungkapkan beberapa faktor masyarakat yang belum ikut kepesertaan BPJS salah satu yang menjadi kendala adalah, jumlah penduduk yang belum tervalidasi, dan harus menyinkronisasi dengan dinas terkait.
“Kami harus konsolidasi data dengan Disdukcapil dan Dinsos Subang, kalau data tidak sesuai, dari Dinkes akan kesulitan mana masyarakat yang mau dibantu” Ujar dr. Meti.

dr. Meti pun menyarankan pendataan masyarakat dengan kriteria yang jelas adalah urgensi, dirinya menyarankan agar pendataan masyarakat dimulai oleh Lurah/ Kepala Desa masing-masing, mana warganya yang tidak mampu, dan belum mengikuti keanggotaan BPJS agar dibayarkan oleh anggaran dari Pemda Subang & Pemprov Jabar.

Menanggapi paparan dari BPJS dan dinas terkait, Kang Jimat mengungkapan realita di lapangan dalam pengelolaan perlu pembenahan, dirinya menginginkan, masyarakat Subang khususnya yang menengah ke bawah tidak kesulitan saat ingin mendapat pelayanan kesehatan. Kang Jimat pun menginstruksikan Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat untuk segera memperjelas alur alokasi anggaran untuk Kepesertaan BPJS, serta mengadakan pertemuan dengan dinas terkait serta para Camat/Kades mengenai sinkronisasi data.

“Saya tidak mau lagi ada masyarakat Subang yang susah untuk berobat ke Rumah Sakit (dan Faskes) , Lurah / Kades jangan menunggu warganya sakit dulu baru bergerak buat BPJS, saya beri waktu dua bulan untuk penanganan hal ini” Tegas Kang Jimat.

Turut Hadir Jajaran BKAD, RSUD, dan Dinas Sosial Subang, serta jajaran BPJS Cabang Sumedang

400 Rumah Tidak Layak Huni di Majalengka Akan Diperbaiki

perbaikan-rutilahu-majalengka.jpg

MEDIAJABAR.COM, MAJALENGKA
Bupati Majalengka DR.H.Karna Sobahi, M. MPd, membuka kegiatan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Sosial Perbaikan Rutilahu di Kabupaten Majalengka Tahun Anggaran 2022 bertempat di Aula Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Majalengka, Selasa (29/03/2022).

Kegiatan dihadiri Kabid Perumahan DISPERKIN Provinsi Jawa Barat, Kadis DPKPP dan Peserta adalah Anggota BKM/LPM/LKM, Babinmas, Baminsa dan Tim Teknis.

Kegiatan Sosialisasi Penyaluran Bantuan Sosial Perbaikan Rutilahu ini mengambil tema Uang rakyat kembali ke rakyat.

Kepala Dinas Rumkimtan Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kabid Perumahan Ani Widiyani menjelaskan bahwa pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2022 ini telah menganggarkan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni sebanyak 9915 unit yang tersebar di 27 Kabupaten/ Kota di Jawa Barat.

“Program Rutilahu ini merupakan komitmen Gubernur untuk menyelesaikan proyek strategis Provinsi Jawa Barat, dalam pemulihan ekonomi nasional di Jawa Barat,” katanya.

Lebih lanjut Ani menjelaskan kriteria penerima bantuan Rutilahu tersebut diantaranya mempunyai lahan, masyarakat berpenghasilan rendah dan diusulkan oleh LKM atau BPM disetujui Desa/Kelurahan dan diverifikasi oleh Kabupaten yang kemudian diusulkan ke Provinsi.

Sementara Kepala Dinas Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan ( DPKPP ) Hj. Ropedah, S. Pd, MM mengatkan bahwa sampai saat ini di Kabupaten Majalengka masih banyak rumah tidak layak huni. Dan tahun 2022 bantuan program Rutilahu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalami penurunan sebanyak 400 unit yang tersebar di 20 desa di wilayah Kabupaten Majalengka .

“Anggaran untuk Rutilahu dari provinsi sebesar Rp. 20 juta per rumah dan makanisme penyaluran langsung di kelola oleh Kelompok Masyarakat ( Pokmas),” tutur Hj. Ropedah.

Sementara Bupati DR.H.Karna Sobahi ,M. MPd mengatakan walaupun ada penurunan angka bantuan untuk Kabupaten Majalengka tetapi tetap terbesar di antara 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat dan penurunan itu bisa dimaklumi karena dampak sistemim dari situasi pandemi saat ini.

Bupati juga mengatakan banyaknya rumah tidak layak huni yang butuh perhatian karena data terus bertambah sehingga Pemerintah Kabupaten Majalengka menggandeng Baznas sebagai Mitra untuk rutilahu ini .

“Dalam rangka mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Majalengka maka progran Rutilahu , Desa harus bisa memunculkan pemberdayaan di masyarakat baik potensi sumber daya manusia atau sumber daya alamnya,” harap Bupati.

Kepada pokmas Bupati meminta agar bisa memangfaatkan bantuan rutilahu dengan semaksimal mungkin, sehingga rumah tidak layak huni bisa menjadi rumah yang permanen. (Rojan)

Kebebasan Media Sosial Jadi Tantangan Penguatan Pancasila

35cce85a6aaddec21feb3d9535f660b3.jpeg

KBRN, Jakarta: Era kebebasan media sosial (medsos) dewasa ini dinilai menjadi tantangan bagaimana melakukan penguatan sekaligus pembumian Pancasila.

Paham-paham berseberangan dengan Pancasila bertebaran di medsos berusaha mempengaruhi pikiran-pikiran para netizen (para pengguna medsos).

Dengan demikian, informasi di era ini dinilai menjadi sangat personal, sehingga nantinya hanya individu berkepribadian serta berkarakter kuat saja dapat menyaring setiap informasi yang beredar.

“Para kaum radikal mengumpulkan pengikut lewat media sosial. Bahkan para penganut gaya hidup liberal, pergaulan bebas, hingga individualistik juga menggunakan medsos sebagai media propaganda,” papar Anggota Komisi VI DPR RI Singgih Januratmoko, dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Klaten, Senin (28/3/2022).

Saat informasi sudah berada di dunia maya, praktis tak ada kontrol atau pengawasan.

“Bahkan orang tua tidak pernah tahu anak-anak mereka mengakses informasi apa saja. Tokoh agama juga jauh dari tatap muka,” ujarnya.

Solusi masalah di atas menurutnya adalah peningkatan sosialisasi Empat Pilar, yakni Ideologi Pancasila, Undang Undang Dasar 1945 (UUD 45), kesepahaman akan Bhinneka Tunggal Ika, dan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Terutama di sekolah-sekolah hingga perguruan tinggi, sebagaimana dahulu pernah dilakukan pemerintah. Kenapa harus begitu? Sebab minimnya pemahaman nilai-nilai Pancasila diyakini bakal menggerus kepribadian bangsa,” ucapnya.

Jika pengaruh medsos tidak terkontrol, masyarakat terpolarisasi dalam dua kutub, yaitu ekstrem kanan, kaum intoleran dan orang-orang berbeda pemahaman.

“Menganut hidup bebas, mementingkan diri sendiri dan golongan, serta tak peduli dengan masalah bangsa atau penderitaan orang lain, menjadi ancaman,” imbuhnya. 

Sekarang saatnya melakukan penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila.

Orang tua dan para guru, sampai dosen, mesti bahu membahu melakukannya.

“Saran untuk orang tua, jangan menyerahkan pengasuhan anak kepada gadget. Anak rewel jangan diberi ponsel. Bila terbiasa dengan ponsel otomatis mereka juga akan mengakses media sosial. Dari situlah mereka mengakses informasi tanpa memilah-milah,” katanya menambahkan.

Senada dengan Singgih, salah satu pembicara sosialisasi empat pilar Stevano Davi menyatakan, membumikan Pancasila sejatinya terus-menerus dilakukan. 

“Masyarakat bahkan hafal dengan baik Pancasila, karena begitu sering mendengarkan sila-sila. Persoalannya adalah, bagaimana mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya. 

Tanpa memahami nilai-nilai Pancasila, membuat seseorang kehilangan panduan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Ia berharap para orang tua mampu memberi contoh kepada anak-anaknya bagaimana bersikap toleran, saling menghargai.

Disdik Jabar Siapkan Program Pelajar di Bulan Ramadan

85cf9cf50f8cd87d5c382796d58b21c2.jpg

KBRN, Bandung: Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dedi Supandi bersama Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Masa Khidmat 2022-2024 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandung, Jalan Raya Cipadung No. 57, Kota Bandung.

Kadisdik menyampaikan, sudah muncul di tiap kantor cabang dinas ada beberapa pelantikan IRMA. 

“Pelantikan pengurus IRMA wilayah akan diikuti menjadi pengurus IRMA di tiap kabupaten/kota, yang ke depannya kita berharap pemanfaatan program ini akan dibutuhkan di bulan suci Ramadan,” tutur Kadisdik, melalui keterangan resmi Disdik Jabar, Selasa (29/3/2022).

Satu bulan ke depan, lanjut Kadisdik, pihaknya memiliki beberapa program. Mulai dari program Rantang Siswa, Ajengan Masuk Sekolah, Milenial Smart Tren Ramadan, dan lainnya.

“Termasuk, ada juga penulisan mushaf Al-Qur’an yang akan kita gelar selama satu bulan. Di agenda pertama bulan suci Ramadan, ads Milenial Smart Tren Ramadan. Nanti, di akhir ada program buka bersama “On The Screen”. Seluruh siswa akan membagikan hasil masakannya kepada masyarakat ataupun yang membutuhkan,” jelas Kadisdik.

Ia menambahkan, ada satu program baru di tahun ini, yaitu selama satu bulan siswa dibudayakan menabung di tabungan atau celengan masing-masing.

“Tabungan tersebut untuk infak. Nanti, setiap hari perkembangannya dicatat. Sebelum akhir puasa, hasil tabungan tersebut akan diinfakkan,” pungkasnya.

Kegiatan ini pun dihadiri Kepala Cabang Pendidikan Wilayah VII, Firman Oktora serta tamu undangan lainnya.

Ikuti Briefing Bersama Kepala OPD, Ketua TP2D Sampaikan Tupoksi dan Cara Kerja TP2D

Briefing-TP2D.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) mengikuti briefing staff perdana yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni S.Sos, M.Si bersama seluruh kepala OPD Kabupaten Subang yang dilaksanakan secara langsung dan juga virtual, bertempat di Ruang Rapat Bupati II, Senin (28/3/2022).

Dalam kesempatan tersebut Ketua TP2D Dr. (Cand) Gugyh Susandy, SE., M.Si memaparkan rincian juga visi misi dan cara kerja TP2D yang nantinya akan memberikan pertimbangan, saran dan masukan terkait strategi dan kebijakan dalam rangka percepatan pembangunan Kabupaten Subang. Beberapa penyampaian terhadap Raperda-Raperda yang harus menunjang untuk percepatan pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni membuka rapat sekaligus memberikan himbauan kepada Camat masing-masing daerah untuk memasang umbul-umbul maupun atribut untuk menyambut hari jadi Kabupaten Subang yang akan jatuh pada 5 April, dan Kang Asep pun menyampaikan bahwa briefing staff ini merupakan briefing Staff terakhir sebelum bulan Ramadhan.

Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa briefing staff di setiap senin ini menjadi indikator untuk evaluasi kinerja dan juga sarana yang bernilai dalam penacapaian kerja pada setiap OPD.

Kang Asep Nuroni mengingatkan bahwa mulai sekarang hingga tahun depan mulai memasuki akhir masa jabatan kepemimpinan Jimat-Akur maka untuk itu Kang Asep Nuroni berpesan untuk meningkatkan kinerja pelayanan terhadap masyarakat Kabupaten Subang sehingga diharapkan dapat memberikan kesan berharga dan baik dalam kepemimpinan Jimat-Akur.

Selanjutnya Diskominfo melaporkan progress Dashboard Subang Command Center dan Subang Information Center, mengenai Subang Dashboard Center merupakan salah satu indikator penilaian SPBS Kabupaten Subang. Data dari setiap OPD maupun Kecamatan akan masuk kedalam Dashboard ini, diharapkan 31 OPD dapat meng-input data nya untuk ditampilkan dalam Dashboard Subang Command Center.

Asisten Bidang Administrasi Umum H. Ahmad Sobari menyampaik terkait persiapan Milangkala ke-74 Kabupaten Subang dan penyambutan Bulan Ramdahan, terdapat rangkaian kegiatan untuk hari jadi Kabupaten Subang, diantaranya :

1. Penilaian kebersihan yang dilaksanakan 22 Maret-31 Maret di setiap OPD
2. Penyelenggaraan Khitanan Massal yang akan dilaksanakan Selasa 29 Maret 2022 di Aula Pemda Subang
3. Kemudian pada hari Jumat tanggal 1 April 2022 akan dilaksanakan Riung Mungpulung dan Tasyakur.
4. Selasa 5 April 2022 diawali dengan Ziarah Kubur makam Pahlawan Cidongkol pada pagi hari
5. Upacara Puncak Hari Jadi Kabupaten Subang yang akan di gelar di halaman Kantor Bupati Subang
6. Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Subang.

 

 

Kuota Streaming Tri Buat Apa Saja Sih?

kuota-streaming-tri.png

review1st.com – Cukup banyak pengguna kartu Tri yang belum mengetahui tentang bagaimana cara menggunakan kuota streaming Tri atau bahkan banyak yang belum mengerti kuota streaming 3 untuk apa dan syarat ketentuannya.

Kali ini kami akan memberikan ulasan penting untuk kamu tentang Kuota streaming 3 secara lengkap dan sederhana!

Apa itu Kuota Streaming 3?

Apa sih kuota streaming 3? Kuota streaming kartu tri adalah kuota data yang bisa digunakan oleh para pelanggan untuk menikmati berbagai macam video melalui sejumlah aplikasi streaming saat ini.

Sebenarnya kamu bisa memanfaatkan kuota khusus ini untuk menonton video secara daring dengan menggunakan aplikasi-aplikasi video-on-demand yang meliputi YouTube, Netflix, VIU, Genflix, dan KlikFilm.

Meskipun semua pelanggan AON (tidak termasuk Unlimited AON) akan memperolehnya sebagai tambahan, namun besar kuota streaming yang akan diterima jumlahnya berbeda-beda tergantung jenis paket AON yang dimiliki.

Cara Beli Kuota Streaming Tri

Untuk melakukan pembelian kuota ini bisa dilakukan dengan 2 cara seperti biasa yaitu:

  • Via Aplikasi Bima+ (Baik itu Bima+ Apps maupun di website Bima tri.co.id).
  • Via Kode Dial di *248# dan cari kuota MovieMax Plus.
  • Namun sangat direkomendasikan belinya via aplikasi Bima+saja supaya lebih detail infonya.

Nantinya kuota yang kamu dapatkan akan terbagi misalnya kamu beli paket yang 2.75 GB Moviemax Plus VIU, maka akan dibagi menjadi (750MB 2G/3G/4G/+ 2GB 4G).

Info ini akan muncul saat di halaman checkout kuota di Bima+ sekaligus info seperti masa berlaku akses nonton filmnya berapa hari, syarat dan ketentuan dan lain sebagainya.

Cara Menggunakan Kuota Streaming Kartu 3

Seperti apa yang kami sampaikan sebelumnya, kuota streaming ini memiliki syarat dan ketentuan sangat berbeda jika dibandingkan layanan sejenis dari kebanyakan operator lain.

Yang mana dalam hal ini, kuota streaming kartu Tri akan terpakai dengan urutan paling akhir sesudah kuota reguler, lokal, maupun kuota++ (kuota AON) benar-benar habis atau menunjukkan data 0 MB.

Oleh karena itu, kamu yang ingin menikmati kuota streaming perlu menghabiskan terlebih dulu semua kuota lain dalam kartu 3 sebelum masa aktif bonus data untuk menonton video daring tersebut terlewatkan.

Cara Cek Masa Aktif Sisa Kuota Streaming Kartu Tri

Tri untungnya memberikan beberapa metode pengecekan sisa kuota dan masa aktif yang mudah digunakan oleh pelanggan. Ada dua cara dalam hal ini, salah satunya dengan menggunakan aplikasi Bima+.

Selain itu, kamu pun bisa mengecek sisa kuota dan masa aktif dengan mengirimkan SMS berformat INFO<spasi>KUOTA ke nomor 234. Perlu diingat, ganti <spasi> dengan menekan tombol Spasi di HP Android kalian.

HUT ke-74, Pemda Subang Gelar Khitanan Massal

IMG-20220329-WA0005.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang melalui Kabag Kesra menggelar acara khitanan massal yang diikuti oleh 150 peserta anak yatim di Kabupaten Subang pada Selasa (29/3/2022) di Aula Kantor Bupati Subang.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Subang.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Subang, Iwan Rudianto melalui Widyaswari Irfan Tozein, Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Kesra Setda Kabupaten Subang, mengatakan, kegiatan khitanan massal ini merupakan rangkaian dari kegiatan hari ulang tahun Kabupaten Subang merupakan program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

“Kegiatan khitanan massal ini salah satu rangkaian HUT kabupaten Subang ke 74 tahun 2022, untuk anak yatim piatu keluarga miskin dan anak terlantar yaitu untuk mewujudkan salah satu program dari Pak Bupati dan wabup terpilih, dan kalau jumlah anak sunat kita untuk tahun ini seluruhnya ada 500 anak, cuman yang kita laksanakan sekarang di hari ulang tahun Kabupaten Subang Ini untuk Kecamatan Subang sebanyak 150 anak terus selanjutnya kita akan bagi nanti setelah lebaran Insya Allah di beberapa titik karena kan harus tersebar untuk seluruh kabupaten Subang,” kata Widyaswari.

Lebih lanjut Widyaswari menjelaskan bahwa kegiatan Khitanan massal ini tujuannya untuk semua masyarakat dan membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Subang, yang nantinya akan dilanjutuan kembali setelah lebaran di beberapa titik yang ada di kabupaten Subang.

“Kegiatan ini akan ditentukan Mungkin setelah lebaran Insya Allah kenapa tidak langsung sekarang karena satu titiknya itu belum ditentukan dan harus tersebar ke seluruh di wilayang kabupaten Subang, yang kedua juga kita kan masih dalam pandemi jadi tidak bisa hari ini langsung 500 di tempat ini, dan juga khitanan ini untuk para perserta akan di berikan uang kadedeh dari pemkab per peserta sebesar Rp 250 ribu rupiah,” mbuhnya.

Presiden Apresiasi Peran Perangkat Desa Tangani Covid-19

bfd78ebd947e59f35d02d48742533af1.jpg

KBRN, Jakarta: Presiden Joko Widodo mengapresiasi peran perangkat pemerintah desa dalam penanganan pandemi Covid-19.

Kepala Negara mengapresiasi karena perangkat desa dinilai ikut andil dalam mensukseskan program vaksinasi nasional yang masih terus berjalan hingga kini.

“Tadi siang, saya telepon. Berapa kemarin sore? 2.700. Alhamdulillah, dari 64.700 turun menjadi 2.700. Ini juga berkat kerja keras bapak ibu semua, dalam memberi tahu masyarakat, menganjurkan masyarakat untuk vaksinasi, pakai masker, menjaga jarak, cuci tangan, peran bapak ibu sekalian,” tutur Presiden Jokowi dalam sambutannya di acara Silaturahmi Nasional Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tahun 2022 di Istora Senayan Jakarta Selasa (29/03/2022). 

Menurut Presiden, dengan kehadiran pemerintah desa beserta perangkatnya, penanganan pandemi Covid-19 menjadi hal unik yang dimiliki Indonesia. 

“Enggak ada di negara lain. Mereka terkonsentrasi penyelesaiannya di rumah sakit. Kita ini tidak, gotong royong sampai di jajaran paling bawah,” jelas Kepala Negara. 

Ciri khas dari gotong royong dan peran aktif perangkat desa menurut Presiden Jokowi telah banyak membantu tercapainya jumlah vaksinasi sebanyak 374 dosis vaksinasi Covid-19 yang sudah disuntikkan kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia saat ini. 

“Itu juga berkat bapak ibu semua dalam mengajak masyarakat divaksin. 374 juta itu bukan angka kecil lho! Menyuntikkan 374 kali itu bukan gampang, tapi kita bisa melakukan ini, karena sekali lagi, gotong royong kita,” ungkap Presiden Jokowi. 

Karenanya, Presiden juga berpesan kepada segenap kepala dan perangkat desa yang hadir dalam Silatnas tersebut untuk melanjutkan peran aktifnya dalam mendorong peningkatan vaksinasi Covid-19 dosis penguat atau booster. 

“Saya titip, untuk yang bisa vaksin booster ini masih di angka 9,6 persen. Baru 20 juta. Mari kita dorong lagi masyarakat untuk ikut vaksin booster, agar apa, memproteksi, melindungi rakyat kita dari Covid, dari varian-varian baru yang ada. Kalau sudah booster, itu kala kena pun ringan, bahkan banyak yang tidak berasa kena padahal dia kena,” papar Presiden.  

Sebagai informasi, pada kesempatan itu Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. 

Polres Subang Berkomitmen Jaga Stabilitas Kamtibmas Selama Ramadan

7c084cebca5692d880c83a14fdb2de78.jpg

KBRN, Subang: Kapolres Subang AKBP Sumarni menegaskan, dalam mewujudkan kondusifitas kamtibmas selama bulan Ramadan, Polres Subang  harus bersinergi dengan unsur terkait lainnya.  Agar masyarakat khusuk dan khidmat dalam menjalankan ibadah puasa nanti. 

“Kami berkomitmen, untuk tetap menjaga kondusifitas kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Subang, yang cukup luas dengan tentunya bersinergi dengan unsur terkait lainnya dan peran aktif masyarakat,” ujar AKBP Sumarni kepada RRI di Subang, Selasa (29/3/2022).

Dalam menjalankan kegiatan kamtibmas tersebut kata Kapolres, tindakan yang dilakukan berupa preemtif seperti kegiatan penyuluhan, dikmas, dan kegiatan lainnya. Sementara untuk tindakan preventif, yang dilakukan melalui kegiatan pengaturan, Penjagaan, patroli, pengawalan dan lainnya. 

“Dalam pelaksanaannya kami juga didukung Command Center, yang bisa memantau keberadaan petugas, dan mobil patroli kami pada saat jam jam rawan, dan lokasi lokasi rawan. Jika masyarakat ingin menyampaikan ingormasi, kejadian dan lainnya bisa menghubungi layanan 110 kami. Jika teman-teman yang melihat adanya aktivitas anak-anak, yang mencurigakan atau adanya gank motor bisa menginformasikan ke kami, bisa ke nomor handphone saya, atau bisa ke call center kami 110,” imbuhnya.

Selain itu upaya yang sudah di lakukan Polres Subang selama ini lanjut Sumarni, yakni melakukan pembinaan, dan sudah memanggil kelompok-kelompok anggota gank motor, serta meminta mereka untuk hijrah tidak melakukan tindakan-tindakan negatif.

Ia menambahkan, dari hasil Anev kegiatan di tahun sebelumnya, saat menjelang ramadan, tidak ada gangguan yang signifikan, yang terjadi di wilayah hukum Polres Subang. 

“Namun seperti tempat lainnya, kita juga tetap harus mengantisipasi kejadian C3 ( Curanmor, Curas, Curat), dan juga perlu mengantisipasi kegiatan masyarakat saat sahur, jangan sampai ada konvoy, dan juga perlu antisipasi munculnya kerumunan jelang berbuka puasa, terutama di tempat yang menjual kue dan makanan lainnya. Untuk itu agar seluruh masyarakat dapat tetap disiplin menerapkan Prokes dalam setiap berkegiatan,” jelas Sumarni.

“Peran serta masyarakat sangat kami butuhkan, untuk menjadi Polisi bagi dirinya sendiri, mampu menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggalnya, kontribusi dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif,” tegasnya. 

Terkait kegiatan vaksinasi selama Ramdan, Polres Subang bekerja sama dengan Dinas kesehatan, Kodim 0605 Subang, dan Lanud Suryadarma, serta berkolaborasi untuk mensukseskan akselerasi vaksinasi di Kabupaten Subang.

Sumarni mengungkapkan, untuk Dokes Polres Subang  di bagi menjadi 4 tim ,setiap harinya berputar dari pagi siang sore sampai dengan malam hari, dan tidak hanya stasioner, tetapi juga door to door dari rumah ke rumah, dari kampung ke kampung, dari desa ke desa.

“Kami ingatkan kembali kepada warga masyarakat, untuk menjaga keselamatan warga masyarakat dari paparan Covid-19 dengan tetap menerapkan Prokes.” tutur Sumarni.

Kapolres menghimbau, Bagi warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kamtibmas di lingkungan masing-masing. Kemudian juga penerapan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, yang laksanakan. Agar  terhindar dari paparan covid -19.Selain itu juga, harus dilengkapi dengan vaksinasi lengkap.

Harapannya, semoga masyarakat Subang saat menjelang bulan suci Ramadhan ini, tetap bisa bekerja dengan baik, dan khusuk dalam melaksanakan ibadah, baik ibadah puasa maupun salat wajib, dan salat sunah lainnya, yang dikerjakan di bulan Ramadan.

“Kemudian menjelang idul fitri nanti, kita juga bisa bercengkrama dengan keluarga yang merayakan Idul Fitri nanti, semua kita harapkan sehat dan tidak terpapar covid-19, ayo kita jadikan Kabupaten Subang Ini kabupaten yang maju kabupaten yang Jawara,” tandas Kapolres Subang.

Recent Posts