MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pengurus Kwarcab Pramuka Subang melakukan hiring dengan Komisi IV DPRD Subang di Ruang Bamus, Selasa (20/9/2022).
Hiring bersama wakil rakyat tersebut membahas terkait adanya biaya yang dikeluarkan oleh anggota Pramuka tingkat SD dan SMP untuk pembuatan KTA.
Ketua Kwarcab Pramuka Subang yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang, H. Tatang Komara mengatakan, bahwa kegiatan hari ini bersama DPRD berjalan lancar.
“Alhamdulillah, tadi kita sudah lakukan rapat kerja dan dengar pendapat. Semuanya berjalan lancar. Ada beberapa pertanyaan, terutama yang menyangkut landasan, dasar hukum dalam melalukan pendataan dan pembuatan KTA,” katanya.
Tatang menegaskan, bahwa ada landasan dan dasar hukum yang jelas untuk melakukan pembuatan KTA bagi anggota Pramuka.
“Dasar hukumnya jelas. Pembuatan KTA Saya tegaskan akan dilanjut, bahkan nanti akan direkomendasikan oleh pimpinan, bahwa pembuatan KTA wajib, jadi nantinya SD dan SMP anggota Pramuka wajib ber-KTA,” katanya.
Untuk data anggota Pramuka dari tingkat SD hingga SMP sampai saat ini pihak Kwarcab belum bisa memastikan jumlahnya. “Belum, masih kita data,” katanya.
Ketua Komisi IV DPRD Subang, Ujang Sumarna mengatakan, setelah mendengar penjelasan dari pihak Kwarcab Subang terkait pengadaan KTA. Pihaknya sangat mendukung.
“Dasar hukum sudah jelas, kita mendukung semua anggota Pramuka untuk memiliki KTA,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, pengurus Kwarcab Pramuka Subang memaparkan soal pengadaan KTA bagi anggota Pramuka dihadapkan Ketua Komisi IV DPRD Subang, Ujang Sumarna dan anggota komisi, Hendra Purnawan, serta Dang Agung.
MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi melaksanakan Rapat Koordinasi Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS) di Aula Sawala Salapan, Fave Hotel pada Senin (17/9/2022).
Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Rahmat Effendi menyampaikan bahwa rakor tersebut merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat terkait sasaran bantuan sosial yang kurang tepat.
“Sehingga diharapkan nantinya penerima bansos tepat sasaran melalui DTKS yang berkualitas,” katanya.
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi berharap dengan diadakannya rakor tersebut, mampu menuntaskan berbagai permasalahan mengenai data.
Ia juga mengajak seluruh pihak terkait untuk menuntaskan persoalan Data Terpadu Kesejahteran Sosial (DTKS) tersebut serta meminta penjelasan dari pihak pusdatim Kemensos RI mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan.
“Saya berikan waktu seminggu untuk tuntaskan permasalahan data dan ini harus dimonitoring progres tiap harinya, sampai mana dan untuk Dinsos harus benar-benar teliti dalam mengupdate data sasaran,” lanjutnya.
Sebagai penutup, ia berharap semua pihak bersinergi dan bergotong royong dalam mensukseskan program tersebut.
Kepala Dinas Sosial H. Deden Hendriana menyampaikan mengenai penetapan DTKS di Kabupaten Subang hingga saat ini pada bulan Juli tercatat 1.206.176 jiwa dan Agustus 1.205.880 jiwa.
“Saat ini sedang kami lakukan perbaikan sebanyak 60.998 jiwa dengan Disdukcapil,” katanya.
Ia juga menyampaikan terkait tujuh isu strategis yang berkembang saat ini mulai dari kepala keluarga yang masuk DTKS belum semuanya menerima bansos, kompetensi operator tentang update DTKS belum maksimal dan dukungan terkait verivali DTKS belum memadai hingga masyarakat prasejahtera masih belum memiliki adminduk.
Adapun kegiatan yang dilakukan pihak Dinsos Kabupaten Subang dengan pihak terkait kedepannya, seperti pelatihan dan edukasi tentang kompetensi kinerja bagi seluruh operator SIKS-NG, pendampingan kegiatan update DTKS dan penerima bantuan, penyisiran pemenuhan adminduk tidak valid dan yang belum memiliki serta koordinasi dan sinergitas yang berkesinambungan antara stakeholder dari tingkat RT hingga Kemensos RI.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan narasumber dari Pusdatim Kemensos RI Rahmat Setiawan mengenai DTKS diantaranya regulasi pendataan berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2011 dan UU Nomor 23 Tahun 2014, tahapan perbaikan integritas, strategi perbaikan integritas dan kualitas data hingga alur penerima bansos serta kondisi bansos di Kabupaten Subang.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Subang H. Sumarna menyampaikan berbagai upaya yang telah dan akan dilaksanakan pihaknya bersama Dinsos mengenai DTKS Kabupaten Subang salah satunya koordinasi dengan operator desa, penyandingan hingga konsolidasi data.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Subang akan melaksanakan rencana aksi pencocokan dan penelitian bagi adminduk non aktif bersama pelayanan jemput bola pembuatan adminduk (KTP/KK) bagi warga yang tidak memiliki adminduk.
Selanjutnya yaitu sesi diskusi antara peserta dengan narasumber yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Perekonomian Setda Subang, para Camat se-Kabupaten Subang, para kepala desa dan para Operator SIKS-NG desa se-Kabupaten Subang serta tamu undangan lainnya secara virtual
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemkab Pangandaran siapkan anggaran Rp. 2,877 miliar untuk 3.600 warga. Hal itu untuk menekan laju inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok dari dampak BBM naik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Kusdiana mengatakan, anggaran tersebut bersumber dari DAU untuk warga yang terdata di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
Ia menyebut penerimanya seperti tukang ojeg, pelaku UMKM, program padat karya, nelayan dan subsidi angkutan umum yang terdata di DTKS Dinsos Pangandaran.
“Awalnya perkiraan sekitar Rp 75 ribu, tapi kelihatannya kecil. Makanya kita naikkan jadi Rp 150.000 dan tercover untuk 19.000 orang pemanfaat,†ujarnya, Senin (19/9/22).
Kusdiana menyebut peruntukan bantuan tersebut untuk yang belum menerima bantuan sama sekali, baik dari APBD ataupun APBN.
Sementara bantuan untuk nelayan yang belum tercover akan diambil alih oleh Pemerintah provinsi. Sementara pelaku wiraswasta UMKM oleh pusat.
“Bantuan ini secepatnya akan kita salurkan. Saat ini sedang persiapan administrasi dan juga lagi menunggu daftar penyaluran bantuan perlindungan sosial dari pemerintah pusat,” ungkap Kusdiana.
Kusdiana menjelaskan, ini agar tidak terjadi dobel pemberian bantuan kepada orang yang sama.
“Saat ini kita menunggu juklak juknisnya dulu, baru kemudian kita salurkan mungkin di bulan Oktober atau Desember. Yang pasti tahun ini kita realisasikan,”jelas Kusdiana
Masih menurut Kusdiana, Pemkab Pangandaran sudah melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder dalam rangka penanganan dampak kenaikan harga BBM tersebut.
“Kita sudah melakukan pertemuan dengan BPS, Pertamina BI guna membahas dampak kenaikan harga BBM di masyarakat,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Polres Pangandaran tambal jalan berlubang di sekitar TIC hingga Lapangan Merdeka Pangandaran. Aksi tambal lubang itu guna mencegah kecelakaan, Senin (19/9/22).
Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat membenarkan pihaknya yang berinisiatif menambal jalan yang kondisinya berlubang itu. Apalagi sangat membahayakan pengendara.
Menurutnya, lantaran seperti tidak ada yang peduli dengan kondisi tersebut, sehingga ia memerintahkan Kasat Lantas dan Sabhara untuk menambal semampunya.
“Walaupun pakai semen tidak apa-apa, tapi keselamatan pengendara paling utama. Kita khawatir jika ada korban kecelakaan gara-gara ini,†kata Hidayat.
Hidayat mengaku hampir setiap pagi hari melintas jalur tersebut merasa terganggu. Apalagi, kata ia, masyarakat tentu saja merasakan hal yang sama.
“Pas kebetulan titik-titik yang berlubang tersebut ada di tikungan jalan. Jelas ini sangat berbahaya apabila tidak kita tambal terlebih dulu,”pungkasnya
Menanggapi hal tersebut, Sekda Pangandaran Kusdiana mengatakan jika pemeliharaan jalan mulai pintu masuk pantai biasanya ada proses pemeliharaan.
Ia menyebut kemungkinan dinas teknis akan mengerjakan perbaikannya sekalian.
“Area jalan menuju objek wisata itu ada pemeliharaannya. Mungkin sekalian pengerjaannya,” singkatnya. (Mad/R6/HR-Online)
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Di tengah kondisi minim anggaran, KPA Kota Banjar, Jawa Barat, kembali menggencarkan sosialisasi pengenalan dan pencegahan HIV/AIDS ke sejumlah sekolah.
KPA akhir-akhir ini melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah untuk sosialisasi, salah satunya ke SMKN 3 Banjar.
Pengelola Program KPA Syahid Burhani mengatakan, sosialisasi pencegahan HIV/AIDS ke sekolah tersebut tiada lain untuk memberikan pemahaman kepada pelajar tentang bahaya virus HIV/AIDS.
Selain itu, juga untuk membentengi generasi muda kalangan pelajar terhindar dari bahaya HIV/AIDS. KPA mengharapkan jangan sampai virus itu menular dan masuk ke lingkungan sekolah.
Terlebih, kata Syahid, dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat. Sehingga perlu ada pemahaman agar jumlah penambahan kasusnya bisa diminimalisir.
“Pengenalan ke sekolah ini agar para pelajar memahami tentang HIV/AIDS, bahaya dan cara penularannya,” kata Syahid, Senin (19/9/22).
Meski di tahun ini minim anggaran, katanya, namun sosialisasi pencegahan dan penanggulangannya terus berjalan.
Syahid mengungkapkan, anggaran dari dana hibah Pemkot untuk penanggulangan HIV/AIDS pada tahun ini hanya sebesar Rp 25 juta untuk satu tahun pelaksanaan.
Sehingga, sejumlah agenda penanggulangan untuk menyasar kelompok rentan tidak berjalan maksimal. Namun untuk sosialisasi ke sekolah tetap bisa berjalan.
“Untuk tahun ini KPA hanya mendapat hibah sebesar Rp 25 juta. Mudah-mudahan tahun depan kami bisa dapat anggaran yang lebih memadai untuk penanggulangan HIV/AIDS yang kasusnya terus bertambah,” katanya (Muhlisin/R6/HR-Online)
KBRN, Bandung: Dishub Jabar bersama dengan Dishub Kabupaten/Kota se-Jabar melaksanakan beberapa rangkai kegiatan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2022.
Momentum untuk menunjukan peran penting perhubungan dan konektivitas sebagai urat nadi perekonomian, momentum sosialisasi layanan transportasi, sosialisasi keselamatan angkutan dan keselamatan lalu lintas. Selain itu juga momen untuk menyamakan presepsi dalam meningkatkan pelayanan, serta momen untuk mempererat tali persaudaraan antar insan perhubungan.
Rangkaian kegiatan peringatan Harhubnas sudah dilakukan sejak awal bulan September 2022, dimulai dari kampanye layanan transportasi dengan kendaraan bermotor pribadi, perlombaan Seni dan Olahraga serta kegiatan yang bersifat formal yaitu Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2022, Tingkat Provinsi Jawa Barat, Seminar Nasional, Talkshow, Workshop/Lokakarya serta Pameran Transportasi.
Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun ini digelar di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi pada Senin (19/9/2922), dimana pada upacara ini sebagai Inspektur Upacara Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Irjen Pol. Hendro Sugiatno, yang diikuti 27 kabupaten/kota se-Jabar, Forkopimda Provinsi Jabar, Forkopimda Kota Sukabumi serta stakeholder lainnya.
Dirjen Hubdat Irjen Pol. Hendro Sugiatno berharap, peringatan Harhubnas menjadi momentum untuk bangkit dan meningkatkan pelayanan transportasi.
“Semoga momen ini bisa menjadi momen untuk bangkit bersama meningkatkan sektor transportasi,”harap Dirjen Hubdat saat memberikan sambutannya pada upacara peringatan Harhubnas, Senin, (19/09/2022).
Pada kesempatan itu juga, dilakukan MoU kesepakatan bersama 27 Dishub kabupaten/kota se-Jabar, sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi bangkit maju bersama menuju transportasi juara sesuai dengan tema Harhubnas.
“Semoga Harhubnas tahun ini banyak manfaat khususnya pada sektor transportasi,”ucap Kadishub Jabar A. Koswara.
Dalam kesempatan itu juga, dilakukan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang di gelar Dishub Jabar yaitu untuk lomba yel-yel juara pertama Kota Bekasi, juara kedua Kabupaten Bekasi, juara ketiga Kota Bogor dan juara keempat Kabupaten Ciamis. Lomba paduan suara juara pertama Kabupaten Bandung Barat, juara dua Kabupaten Ciamis, juara tiga Kota Bekasi dan juara ke empat Kota Bandung. Pertandingan voli putra juara pertama Kota Sukabumi, juara dua Kota Bandung, juara ke tiga Kabupaten Garut dan keempat Kabupaten Cirebon. Voli putri juara pertama Kabupaten Majalengka, juara dua Kota Bandung, juara tiga Kabupaten Bekasi. Selain itu juga diberikan apresiasi untuk para insan Perhubungan yang sudah berdedikasi tinggi
KBRN, Bandung:Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp.600 ribu, bagi nelayan yang terdampak kenaikan BBM.
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, BLT tersebut disalurkan secara bertahap selama 4 bulan.
“BLTnya sudah diputuskan. Kemarin pak Gubernur angkanya Rp.500 ribu, tapi sudah naik Rp.600 ribu. Jadi satu bulan dikasih Rp.150 ribu, untuk 4 bulan jadi sekitar Rp.600 ribu. Kemudian juga awalnya akan dibelikan untuk itu dan ini, tapi supaya ga ribet akan dikasihkan Rp.150 ribu per bulan, perorang untuk nelayan,”ucap Wagub Uu usai Rapat Koordinasi Rencana Penyaluran Bantuan BBM Bagi Nelayan, di Gedung Sate Bandung, Selasa, (20/9/2022).
Wagub Jabar menambahkan, penyaluran BLT tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kepada nelayan yang terdampak kenaikan BBM.
Uu juga menyesalkan masih terjadinya BLT yang tidak tepat sasaran. Untuk itu pihaknya meminta validasi data agar penyaluran BLT kenaikan BBM dapat tepat sasaran.
“Ada unsur keadilan. Sehingga jangan yang kaya dapat, yang harusnya dapat karena tidak terdata tidak dapat. Ada evaluasi kembali di daerah,”ucap Wagub.
Selain akan menyalurkan BLT kenaikan BBM kepada nelayan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga ungkap Wagub Uu, meminta pihak terkait untuk membuat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), di wilayah dermaga terdekat dengan nelayan. Hal itu dilakukan, agar nelayan pada saat membeli BBM tidak mengeluarkan ongkos, karena jauhnya SPBU dari dermaga.
“Disaat nelayan butuh solar tidak ngantri ke luar. Sekalipun diperbolehkan dengan kartu mereka membeli solar bersubsidi, tetapi meraka ngantri dan jauh dari dermaga, sehingga dibutuhkan lagi transport. Sudah dapat uangnya pinjam, kemudian juga tambah transport, tambah sulit,”jelas Uu.
“Saya minta kepada pihak Migas atau Pertamina untuk membangun SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan) di wilayah-wilayah, sekitar 70 lebih untuk dibangun. Kita tidak minta dibangun semua, hanya minta yang dianggap layak untuk mengeluarkan subsidi atau mengeluarkan solar sesuai literannya jangan sampai dia (nelayan) merugi,”jelas Uu.
Wagub Jabar berharap, para pengusaha BBM mau membangun SPBN di wilayah dermaga.
“Sedikit memaksa untuk membangun SPBN,”pungkas Uu.
KBRN, Bandung: Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung memastikan bahwa kebutuhan labu darah untuk seluruh rumah sakit dapat terpenuhi. Stok labu darah yang ada saat ini dapat memenuhi kebutuhan rumah sakit selama empat hari ke depan.
Kabid Transfusi Darah PMI Kota Bandung Uke Muktimanah mengatakan pendonor darah mengalami peningkatan sejak awal Agustus pasca diberlakukan PPKM level satu. Pihaknya saat ini dapat menyimpan labu darah hingga empat hari ke depan untuk rumah sakit.
“Kota Bandung bisa menyimpan stok ideal untuk empat hari kebutuhan rumah sakit. Sehari kebutuhan rumah sakit itu kan 500 jadi empat hari 2.000 kita bisa punya stok dengan golongan bervariasi A, B, O dan lainnya,” ujar Uke kepada wartawan di Kantor PMI Kota Bandung, Selasa (20/9/2022).
Uke menuturkan pihaknya saat ini melayani 43 rumah sakit di Kota Bandung. Selain terjadi peningkatan pendonor darah, pihaknya juga menyiapkan mobil unit untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin donor darah,” Peningkatan 80 persen, per tahun ini mulai bagus. Tidak sampai ada labu kosong,” paparnya.
Dikatakannya, saat ini masih terdapat pasien Covid-19 yang memerlukan plasma konvalesen. Namun pihaknya kesulitan untuk mendapatkan itu seiring penurunan kasus Covid-19.
“Plasma konvalesen sudah sulit karena plasma konvalesen sementara kasusnya menurun,” katanya.
Uke menambahkan, angka penularan Covid-19 relatif menurun dipengaruhi kesadaran masyarakat untuk hidup sehat,” juga mendorong masyarakat untuk mendonorkan darah,” tandasnya.
review1st.com – OPPO merayakan hari ulang tahunnya yang ke-18 pada tanggal 17 September 2022 yang lalu. Sejak didirikan tahun 2004, OPPO berkomitmen pada pendekatan yang berpusat pada pengguna dengan teknologi terbaru dan terus mendorong batas-batas inovasi teknologi.
Didirikan sebagai perusahaan elektronik konsumen, kini OPPO telah berkembang menjadi perusahaan teknologi yang melayani pengguna global dengan berbagai solusi teknologi perangkat lunak, perangkat keras, dan layanan terintegrasi untuk memimpin pengembangan perangkat dan layanan pintar di seluruh dunia.
Sejak awal, OPPO terus berinovasi mulai dari menghadirkan kualitas terdepan pada pemutar audio dan feature phone, membawa terobosan baru dalam teknologi pengisian daya super cepat dan bentuk baru perangkat smartphone, hingga mengembangkan beberapa inovasi mutakhir.
Diantaranya seperti pada NPU MariSilicon X, OPPO selalu memposisikan sebagai Inspiration Ahead untuk meningkatkan teknologi pada industri dan menciptakan masa depan yang lebih baik melalui inovasi yang berkelanjutan.
Hingga saat ini OPPO menjadi merek smartphone terbesar keempat di dunia, melayani pelanggan di lebih dari 60 negara dan wilayah di Eropa, Asia-Pasifik, Amerika Latin, Timur Tengah dan Afrika, dan mempertahankan kemitraan strategis dengan lebih dari 80 operator telekomunikasi di seluruh dunia.
Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-18, OPPO telah meluncurkan serangkaian layanan untuk meningkatkan kedekatan hubungan dengan pengguna dan meningkatkan pengalaman pengguna.
Komunitas Global OPPO
Komunitas Global OPPO (community.oppo.com) resmi diluncurkan untuk menyediakan ekosistem yang inklusif dan terbuka bagi semua pengguna OPPO untuk dapat turut terlibat, berinteraksi, dan berbagi dengan OPPO dan satu sama lain.
Komunitas Global OPPO juga berfungsi sebagai pusat dari sejumlah program OPPO seperti, Program OPPO Product Ambassadors yang akan memberi pengguna kesempatan untuk menjadi orang pertama yang merasakan produk dan inovasi terbaru OPPO.
Forum terbuka O-Chat yang di mana pengguna di seluruh dunia dapat mendiskusikan produk dan teknologi OPPO secara bebas; dan OPPO Lifesetter yang mengajak pengguna untuk berbagi kisah hidup mereka untuk menginspirasi orang lain.
Melalui Komunitas Global OPPO, pengguna OPPO dan penggemar teknologi akan diberikan akses yang lebih intuitif dan nyaman untuk mendapatkan informasi, pembaruan, dan segala aktivitas OPPO, serta saluran untuk berkomunikasi secara mendalam dengan para pakar untuk membahas seputar pengalaman dan pandangan pengguna tentang produk dan layanan OPPO.
Komunitas Global juga berfungsi untuk OPPO sebagai saluran yang lebih efektif untuk berkomunikasi dengan pengguna secara langsung, menerima umpan balik tentang produk dan layanan OPPO, dan lebih memahami kebutuhan para pengguna di seluruh dunia.
Terlepas dari latar belakang dan asal yang berbeda-beda, semua karyawan OPPO di seluruh dunia memiliki semangat yang sama untuk menemukan kebutuhan pengguna yang belum terpenuhi dan mencari cara baru untuk menghadirkan sebuah inovasi.
Melalui keyakinan bersama dalam slogan “Inspiration Aheadâ€, mereka selalu siap untuk menghadapi semua tantangan dengan pola pikir yang  optimis.
Dengan terus mengoptimalkan setiap detail produk dan layanan OPPO, mereka telah membawakan inovasi teknologi terbaik kepada para pengguna di seluruh dunia.
Selain menyediakan produk dan layanan terdepan selama 18 tahun terakhir, OPPO juga berperan aktif dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaannya.
Dipandu dengan misi “Teknologi untuk Umat Manusia, Kebaikan untuk Duniaâ€, OPPO melakukan investasi jangka panjang di empat bidang utama yaitu perlindungan lingkungan, pemberdayaan anak muda, inklusi digital, serta kesehatan dan kesejahteraan:
Perlindungan Lingkungan: OPPO telah berkomitmen untuk mengintegrasikan konsep keberlanjutan ke dalam seluruh siklus hidup produknya. Selain mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan, OPPO juga berupaya untuk meningkatkan umur dan daya tahan produknya. Salah satunya yaitu Battery Health Engine (BHE) yang dikembangkan sendiri oleh OPPO, teknologi ini membantu baterai smartphone untuk mempertahankan lebih dari 80% kapasitas aslinya setelah pemakaian 1.600 siklus pengisian dan pengosongan, dua kali lipat dari rata-rata industri.
Pemberdayaan Anak Muda: OPPO Renovator Emerging Artists Program telah diluncurkan selama empat tahun berturut-turut untuk mendorong para kreator muda untuk mengekspresikan kreativitas mereka dan membayangkan masa depan teknologi melalui sebuah seni.
Inklusi Digital: OPPO percaya pada keunggulan teknologi dan berkomitmen untuk meningkatkan desain produk untuk aksesibilitas dan orang tua, untuk memenuhi beragam kebutuhan dari berbagai kelompok yang berbeda. OPPO adalah salah satu perusahan pertama yang mengidentifikasi mereka yang memiliki Kekurangan Penglihatan Warna dan memperkenalkan fitur Color Vision Enhancement, fitur ini mampu memberikan hingga 766 profil tampilan untuk membantu mereka menikmati tampilan warna yang lebih presisi.
Kesehatan dan Kesejahteraan: OPPO Health Research Kit yang diluncurkan oleh OPPO Health Lab, merupakan sebuah rangkaian alat yang lengkap untuk membantu profesional kesehatan dalam mengumpulkan dan menganalisis data, membuat penelitian kesehatan menjadi lebih mudah. OPPO juga peduli dengan kesehatan mental para pengguna kami, dan kami memperkenalkan aplikasi O Relax yang menghadirkan serangkaian suara relaksasi dan permainan untuk membantu pengguna bersantai dengan cara yang menyenangkan.
Awal tahun ini, OPPO juga meluncurkan OPPO Research Institute Innovation Accelerator untuk memberdayakan para profesional bidang teknologi dan wirausahawan untuk mewujudkan berbagai inovasi baru.
Mengusung tema ‘Virtuous Innovation’, program ini mencari proposal yang terdiri dari dua poin utama yaitu Accessible Technology dan Digital Health.
Tahun ini, OPPO telah menerima 536 proposal dari 39 negara dan wilayah, dan 10 proposal pemenang teratas mendapatkan dana masing-masing sekitar $ 46.000, dan peluang lebih lanjut dalam investasi, dukungan teknologi, penelitian, kemitraan komersial, dan promosi global dari OPPO dan mitranya.
Menatap masa depan dengan “Inspiration Aheadâ€, OPPO akan terus mengembangkan merek dan bisnisnya untuk selalu memberikan nilai lebih bagi konsumen dan masyarakat.
Di sisi bisnis, OPPO akan fokus pada empat arah utama masa depan dalam pembelajaran cerdas, produktivitas cerdas, hiburan cerdas, dan perawatan kesehatan cerdas.
OPPO akan terus mengembangkan inovasi yang berpusat pada pengguna dan menciptakan kehidupan yang lebih cerdas bagi penggunanya di seluruh dunia.
OPPO juga akan terus berinvestasi dalam pembangunan yang berkelanjutan, memberdayakan pengguna global dengan keyakinan dan optimisme yang lebih besar, sekaligus bekerja untuk membangun masa depan yang lebih baik untuk semua.
review1st.com – Untuk meningkatkan kapasitas siswa dalam bidang pengembangan Internet of Things (IoT), Samsung menyelenggarakan Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 yang memasuki stage ketiga, yaitu IoT Product Development Bootcamp.
Ini adalah kontribusi nyata Samsung untuk ikut serta membantu pemerintah meningkatkan kapasitas siswa dan mengakselerasi transformasi digital di Indonesia.
Teknologi IoT mengalami pertumbuhan yang pesat di Indonesia. Data Kementerian Kominfo pada 2022, akan terdapat 400 juta perangkat IoT di Indonesia dan akan menjadi 678 juta perangkat pada 2025 yang didorong oleh teknologi 5G.
Laporan World Economic Forum bertajuk The Future of Jobs Report 2020 menyebutkan, sebanyak 9 persen perusahaan pada 2025 sudah memanfaatkan teknologi IoT.
Untuk mengantisipasi hal itu, Kominfo dan Kemendikbudristek kemudian mendorong peningkatan kapasitas dunia pendidikan SMA dan SMK dalam pemanfaatan TIK yang berfokus pada teknologi IoT, Big Data, Cloud Computing, Video Based Learning, Virtual Reality, dan Augmented Reality.
Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, mengatakan “Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 3 – 2021/2022 sejalan dengan upaya pemerintah mendorong peningkatan kapasitas guru dalam bidang TIK dan mencetak siswa Indonesia sebagai generasi muda yang menguasai teknologi digital, mampu menghasilkan solusi nyata untuk berbagai permasalahan di komunitas mereka, dan siap bersaing di industri.
“Kami berharap pengalaman dan keterampilan yang mereka dapatkan di SIC akan bermanfaat bagi masa depan mereka.â€
SIC Batch 3 2021/2022 yang memasuki stage IoT Product Development Bootcamp dirancang untuk mendorong kapasitas siswa menjadi IoT Developer yang terampil dan siap diserap oleh industri, melalui kurikulum yang unik dan sistem pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja (Link and match).
Pada tahap bootcamp ini, para siswa diajarkan beberapa materi, diantaranya; Foundation & Hardware (IoT), Networking & Communication Basics (Raspberry Pi), Software & Platform (MongoDB, PyMongo, UBIDOTS).
Ardika Purna Siswa SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, mewakili kelompoknyaberbagi pengalamannya mengikuti bootcamp.
Ardika mengatakan, materi-materi yang diajarkan di bootcamp bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai konsep design thinking, innovation, berpikir kritis, program validation, membuat ide solusi, python course, dan IoT course, yang saling berkaitan dalam menggarap produk IoT.
Produk IoT yang dirancang oleh tim ini adalah smart aquarium yang disebut AQUAThings, dirancang untuk mempermudah mengontrol akuarium ikan hias melalui smartphone.
Solusi ini bertumpu pada tiga fitur utama, yaitu IoT pengatur kadar PH air, IoT feeder fish, dan IoT pencahayaan akuarium.
Cukup banyak tantangan yang harus mereka hadapi pada fase itu. Diantaranya adalah harus menggunakan bahasa pemrograman yang sama sekali baru dari yang pernah dipelajari, lalu saat merakit dan merangkai komponen perangkat IoT yang terdiri dari sensor-sensor, dan masalah hardware engineering.
“Karena produk kami kan berhubungan dengan air, kami sudah sering mengalami konsleting saat perakitan karena sensor-sensornya ada di dalam air sehingga menyebabkan kerugian,†kata Ardika yang bercita-cita menjadi hardware engineer ini.
Ardika berharap SIC periode berikutnya bisa diikuti oleh lebih banyak siswa dan sekolah sehingga lebih banyak yang merasakan manfaat program itu.
Melalui SIC Ardika merasa keterampilannya bertambah dan pengertiannya mulai terbuka bahwa hardware engineering ternyata tidak melulu membuat produk macam handphone atau laptop. IoT yang ternyata juga penting karena banyak dibutuhkan orang untuk memecahkan masalah sehari-hari.
Sementara itu, Daffa Eka Sujianto siswa dari SMK Al Huda, Kota Kediri Jawa Timur, mewakili kelompoknya mengatakan materi yang diajarkan di stage bootcamp adalah materi-materi baru, contohnya seperti cara menjalankan sensor dengan program python, mengirim data sensor ke data IoT, cara menjadikan ide menjadi produk melalui tahap perakitan hardware dan pembuatan program.
“Kami senang bisa lolos sampai ke stage ini, karena kami belum pernah diajarkan materi-materi seperti itu, jadinya sangat bermanfaat,†kata Daffa.
Desain project IoT tim Daffa adalah kacamata yang dilengkapi sensor ultrasonic, GPS, kamera, dan speaker yang bisa memberikan perintah berbelok kepada tuna netra berdasarkan data dari sensor. Kacamata itu diciptakan untuk membantu tuna netra untuk lebih mudah beraktivitas.
Tantangan yang dihadapi saat mengerjakan project itu terjadi pada tahap merakit hardware. Ternyata ada beberapa hardware yang tidak mendukung atau malah tidak tersedia.
Selain itu, ada beberapa sensor yang tidak bisa menangkap sinyal, contohnya sensor GPS, sehingga harus membeli perangkat baru.
Meski begitu, Ardika mengakui pelatihan ini banyak manfaatnya terutama dalam hal problem solving, sehingga jika ada masalah, bisa diselesaikan dengan tepat.
Daffa berharap SIC di masa depan bisa menambahkan waktu untuk mentoring. Sebab menurutnya pertemuan dengan mentor itu sangat penting dalam menyelesaikan masalah yang terjadi ketika hendak mewujudkan ide.
Stage IoT Product Development Bootcamp di SIC Batch 3– 2021/2022digelar pada Juni-September 2022. Tahap ini diikuti oleh siswa-siswi yang telah melewati seleksi Stage 2 dengan ide solusi dan nilai terbaik, yakni100 siswa (25 tim) dari 6 MAN (8 tim) dan 10 SMK (17 tim) yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 100 siswa ini disaring dari 1.000 siswa dari 40 SMK dan 30 MAK/MAK/MAP yang berpartisipasi di SIC Batch 3 – 2021/2022. 1.000 siswa ini adalah mereka yang lolos dari logic test dari 3.000 pendaftar. Para peserta dibimbing oleh para mentor berpengalaman dari Skilvul.