Beranda blog Halaman 140

Kang Rey Tegaskan Komitmen Subang Maju di Hari Jadi ke-77: Bersatu, Berinovasi, dan Bangun Bersama!

Hari Jadi Subang ke-77

SUBANG – Semangat membara terasa di Alun-alun Subang, Rabu (9/4/2025), saat Bupati Subang, Kang Rey—sapaan akrab Reynaldy Putra Andita, S.IP.—memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Jadi ke-77 Kabupaten Subang.

Dalam pidatonya, Kang Rey mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai refleksi sejarah dan titik awal komitmen baru menuju Subang yang lebih maju, berkelanjutan, dan tangguh menghadapi masa depan.

“Perjalanan panjang ini seharusnya membuat kita semakin matang dan mantap untuk meraih cita-cita pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Kang Rey.

Ia menegaskan bahwa perubahan adalah sebuah keniscayaan. Maka, Subang harus proaktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman yang terus bergerak cepat.

“Kita harus menerima perubahan. Tapi bukan hanya menerima, kita juga harus membuka nalar, menjadi kreatif, mandiri, menjalin relasi sosial yang baik, serta mengikuti kemajuan ilmu dan teknologi,” jelasnya.

Tema Hari Jadi ke-77 tahun ini, “Berkarya Membangun Subang”, mencerminkan pentingnya inovasi dan keberanian berpikir terbuka dalam membangun daerah. Kang Rey menyerukan kolaborasi dari semua pihak—pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat—untuk berkontribusi nyata.

“Subang bukan milik saya seorang. Ini tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Momentum ini juga menjadi penegasan bahwa pembangunan tak boleh dihalangi perbedaan pilihan politik. Pilkada telah usai, dan kini Subang hanya punya satu tujuan: maju bersama di bawah satu kepemimpinan.

“Pilkada sudah selesai. Hari ini, hanya ada satu bupati. Mari fokus bekerja dan membangun Subang,” seru Kang Rey disambut tepuk tangan.

Dalam bidang infrastruktur, ia menyoroti pentingnya efisiensi anggaran. Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan jalan dalam dua tahun ke depan sebagai bukti nyata kerja pemerintah daerah.

Tak lupa, apresiasi diberikan kepada seluruh elemen yang telah bersinergi, termasuk tim kebersihan yang bekerja sejak dini hari untuk kelancaran acara.

“Terima kasih kepada tim kebersihan yang tetap hadir dan bekerja keras demi suksesnya kegiatan hari ini,” ucapnya penuh hormat.

Karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, peringatan Hari Jadi tidak dilakukan pada 5 April. Penyesuaian jadwal ini agar masyarakat bisa merayakan dua momen penting dengan lebih khidmat.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Daerah secara simbolis menyerahkan kadeudeuh kepada perwakilan Tim Kebersihan—simbol dedikasi dan kerja tulus yang patut diteladani.

Upacara ini juga dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari anggota DPR RI hingga para pimpinan daerah, camat, organisasi kemasyarakatan, hingga insan pers. Semua hadir menyatu dalam semangat membangun Subang yang lebih baik.




Meriahkan Hari Jadi Subang, Lomba Bertutur Warnai Semangat Literasi Pelajar Patokbeusi

lomba bertutur pelajar Patokbeusi
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Kabupaten Subang, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan (Korwil Disdik) Kecamatan Patokbeusi menggelar lomba bertutur khusus bagi pelajar sekolah dasar.

Kegiatan ini akan berlangsung pada Jumat, 11 April 2025, di SD Negeri Patokbeusi. Ratusan siswa kelas IV dan V dari sekitar 43 sekolah dasar di wilayah Patokbeusi dijadwalkan ikut serta dalam ajang ini.

Menurut Korwil Disdik Patokbeusi, Asep Sutrisno, segala persiapan lomba telah rampung. Mulai dari perlengkapan teknis hingga susunan tugas para juri telah dipersiapkan secara matang demi kelancaran acara.

Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa. Mengusung tema Menumbuhkan Kegemaran Membaca dengan Mencintai Budaya Lokal, kegiatan ini bertujuan membina minat literasi sekaligus memperkenalkan budaya lokal sejak dini kepada para pelajar.

“Lewat lomba bertutur ini, kami ingin membangun karakter siswa dan mempopulerkan buku-buku cerita yang mengangkat budaya lokal,” ujar Asep kepada TINTAHIJAU.COM.

Ia menambahkan, kegiatan ini memiliki nilai lebih karena mengandung pesan kepahlawanan, perjuangan, serta misi besar dalam membangun karakter bangsa melalui literasi.

Tak hanya menanamkan cinta terhadap budaya, lomba ini juga menjadi ajang pencarian bibit unggul generasi muda, khususnya dari wilayah Patokbeusi, yang nantinya bisa mewakili di tingkat Kabupaten Subang.

Peserta terbaik dari lomba ini akan melaju ke ajang serupa di tingkat kabupaten. Oleh karena itu, Asep mengimbau seluruh guru untuk mempersiapkan anak didiknya dengan sebaik mungkin agar mampu bersaing secara optimal.

Kang Rey Tegaskan: APBD Harus Jelas, Pelayanan Publik Wajib Bebas Keluhan!

Pelayanan publik Subang
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menunjukkan ketegasan dalam memimpin dengan mengumpulkan jajaran pimpinan perangkat daerah, camat, dan kepala bagian Sekretariat Daerah pada Selasa, 8 April 2025. Bertempat di Saung Ngabret, rumah dinas bupati, suasana pertemuan berlangsung serius.

Dalam briefing yang dibuka oleh Sekda Subang, H. Asep Nuroni, Kang Rey—sapaan akrab Bupati Subang—menekankan pentingnya perencanaan dan penganggaran yang matang. Ia tidak ingin ada satu rupiah pun dari APBD yang digunakan tanpa tujuan jelas.

“Saya tidak ingin pengalokasian dana kita untuk output yang tidak jelas,” tegasnya dengan nada serius.

Ia mencontohkan, anggaran yang baik harus berwujud nyata, seperti perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi. Selain itu, juga harus mendukung program penting seperti penanggulangan stunting, penguatan ekonomi, dan pengembangan pariwisata Subang.

Sorotan utama dari pertemuan ini adalah kualitas pelayanan publik. Kang Rey memberi apresiasi kepada Disdukcapil Subang atas pelayanan yang baik. Namun, ia menginginkan standar yang lebih tinggi dari semua OPD.

“Di pelayanan publik, saya ingin zero complain. Layanan kita harus cepat, transparan, dan tanpa pungli,” ujarnya lantang. Pernyataan ini disambut anggukan setuju dari para camat dan kepala OPD.

Ia juga kembali mengingatkan tentang komitmennya memberantas praktik pungli, terutama terhadap para pencari kerja. Program ini selaras dengan rencana pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme yang didukung langsung oleh Gubernur Jawa Barat.

“Pungli pencari kerja harus segera ditindaklanjuti,” tandasnya penuh harap.

Selain membahas pelayanan publik dan pengelolaan anggaran, briefing ini juga menyoroti persiapan Hari Jadi Kabupaten Subang ke-77. Berbagai isu strategis pembangunan daerah turut disampaikan oleh masing-masing perangkat daerah sebagai bahan evaluasi.

Dengan semangat perubahan, Kang Rey ingin Kabupaten Subang terus berbenah dan hadir sebagai pemerintahan yang melayani masyarakat dengan sepenuh hati.




Arsenal Hantam Real Madrid 3-0: Dominasi Sempurna di Emirates

Arsenal vs Real Madrid 2025
Foto: Momen tendangan bebas Declan Rice di laga Arsenal vs Real Madrid, Liga Champions 2024/2025 (c) John Walton/PA via AP

Suarasubang.com – Arsenal tampil luar biasa saat menjamu Real Madrid di Emirates Stadium, Rabu 9 April 2025. Dalam leg pertama perempat final Liga Champions 2024/2025, The Gunners sukses menggulung sang juara bertahan dengan skor telak 3-0.

Meski banyak yang menjagokan Madrid, Arsenal membuktikan bahwa mereka tak gentar. Anak asuh Mikel Arteta justru tampil dengan percaya diri tinggi dan dominasi sejak menit awal pertandingan.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak peluit pertama. Kedua tim saling balas peluang dalam 10 menit awal, namun serangan Arsenal terlihat lebih tajam dan sistematis.

Arsenal mulai menemukan ritme. Serangan dari sisi sayap Martinelli kerap membuat lini belakang Madrid kewalahan. Meski begitu, gol belum tercipta hingga turun minum.

Real Madrid sempat mengancam melalui Kylian Mbappe di menit ke-31. Umpan terobosan Bellingham membuka ruang, namun tembakan Mbappe mengarah tepat ke pelukan kiper David Raya.

Babak kedua dimulai dengan tensi yang tetap tinggi. Madrid kesulitan keluar dari tekanan tinggi Arsenal. Hasilnya terlihat pada menit ke-58, saat Declan Rice membuka keunggulan lewat tendangan bebas melengkung yang tak bisa dihentikan Thibaut Courtois.

Dua belas menit berselang, Rice kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini dari sisi kiri, gelandang asal Inggris itu melepaskan tembakan keras yang mengarah ke sudut atas gawang. Courtois kembali tak berkutik. Skor 2-0 untuk Arsenal.

Arsenal belum puas. Menit ke-75, mereka kembali mencetak gol. Serangan dari sisi kiri diakhiri umpan tarik Myles Lewis-Skelly. Mikel Merino menyambutnya dengan tembakan first-time yang meluncur ke pojok gawang. 3-0!

Madrid frustrasi di sisa laga. Upaya mereka selalu gagal dibendung lini belakang Arsenal yang disiplin. Puncaknya, Eduardo Camavinga diganjar kartu merah di menit 90+4, memperparah malam kelam Madrid.

Statistik mencatat dominasi Arsenal dalam berbagai aspek. Mereka mencatat 11 tembakan tepat sasaran, jauh di atas Madrid yang hanya punya 3. Penguasaan bola juga lebih unggul 54% berbanding 46%.

Kemenangan ini memberi modal besar bagi Arsenal menjelang leg kedua di Santiago Bernabeu. Jika bermain konsisten, mimpi melaju ke semifinal bisa jadi kenyataan.


Waspada Cuaca Ekstrem! BPBD Subang Imbau Pemudik dan Wisatawan Tingkatkan Kewaspadaan

cuaca ekstrem Subang 2025
Foto: www.rri.co.id

Subang – Cuaca ekstrem masih menghantui wilayah Subang dan sekitarnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat arus balik Lebaran dan masa libur panjang.

Imbauan ini ditujukan tidak hanya bagi pemudik dan wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi wisata di Subang, tapi juga untuk warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mengimbau kepada masyarakat, baik yang sedang mudik, berlibur, maupun yang tinggal di Subang, agar mewaspadai cuaca ekstrem saat ini,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Subang, Enda, dalam wawancara bersama RRI, Selasa (8/4/2025).

Menurut Enda, potensi cuaca ekstrem diperkirakan akan berlangsung hingga Mei 2025. Hal ini juga tertuang dalam surat edaran dari Bupati Subang serta Gubernur Jawa Barat.

Enda menekankan pentingnya mengikuti imbauan ini untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat bencana alam yang dapat dipicu oleh kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami berharap seluruh masyarakat, pemudik, dan wisatawan benar-benar memperhatikan imbauan ini demi keselamatan, kenyamanan, dan keamanan bersama,” tutup Enda.




Meriah! Pagelaran Wayang Golek Warnai Peringatan Hari Jadi ke-77 Subang

Pagelaran Wayang Golek Subang 2025
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Subang kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian budaya Sunda lewat gelaran Wayang Golek yang semarak. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Subang ke-77 tahun 2025.

Pagelaran berlangsung di Alun-alun Kabupaten Subang pada Selasa malam, 8 April 2025. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan langsung pertunjukan budaya yang sarat makna ini.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, hadir langsung untuk membuka acara. Ia menyambut hangat antusiasme masyarakat yang ikut meramaikan malam perayaan tersebut.

Panggung megah malam itu menyajikan kolaborasi empat dalang kenamaan. Mereka adalah Iman Cecep Supriadi, Wawan Dede Amung Sutarya, Dadan Sunandar Sunarya, dan Khanha Ade Kosasih Sunarya. Kehadiran mereka memberikan nuansa istimewa pada pertunjukan yang berlangsung hingga larut malam.

Tidak hanya itu, gelak tawa juga turut menghangatkan suasana. Komedian ternama Pohang dan Kang Sule tampil menghibur penonton, menjadikan acara lebih hidup dan berwarna.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Reynaldy juga memperkenalkan program baru bertajuk ‘Nyaah Ka Indung’. Program ini merupakan bentuk perhatian ASN Subang terhadap para lansia.

“Jumat nanti, saya bersama Pak Gubernur akan meluncurkan ‘Subang Nyaah Ka Indung’,” ungkapnya di hadapan tamu undangan.

Program ini akan dijalankan secara rutin oleh ASN setiap bulan sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Reynaldy juga menegaskan bahwa seluruh program dan pembangunan yang digagas bertujuan demi kemajuan Kabupaten Subang. Ia berharap Subang bisa menjadi yang terbaik di masa depan.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Wakil Bupati Subang, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Subang, Sekda, Para Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala OPD, serta para Camat se-Kabupaten Subang.



e-Vita: Langkah Cerdas Subang Menyongsong Era Kendaraan Listrik dan Energi Terbarukan

Pelatihan kendaraan listrik Subang
Foto: subang.inews.id

Subang – Dalam menjawab tantangan zaman dan perkembangan industri kendaraan listrik, Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan melalui Linkhub memperkenalkan sebuah gebrakan baru di Kabupaten Subang.

Melalui program bertajuk e-Vita (Electric Vehicle Training Academy), inisiatif ini mengedepankan edukasi dan pelatihan di bidang energi terbarukan dan kendaraan listrik. Tujuannya jelas: mencetak generasi muda dan pelaku usaha yang siap bersaing di tengah transformasi global.

Program pelatihan tahap pertama akan difokuskan pada siswa SMK terbaik di Subang. Sebanyak 40 pelajar telah dipilih untuk mempelajari teknologi energi terbarukan secara langsung. Pelatihan akan dimulai pada bulan Mei 2025.

“Sebanyak 40 siswa dari SMK terbaik akan kami persiapkan untuk memahami teknologi energi masa depan,” ujar Tine Yowargana, perwakilan LAK Galuh Pakuan dan Linkhub, pada Senin (7/4/2025).

Tak berhenti pada pelajar, program e-Vita juga menyiapkan tahap lanjutan untuk kalangan profesional. Sebanyak 40 pelaku usaha yang telah berkecimpung di sektor energi minimal tiga tahun akan diberangkatkan ke Cina pada Juni 2025 untuk mengikuti pelatihan lanjutan.

“Batch selanjutnya ditujukan bagi profesional yang sudah memiliki pengalaman di lapangan,” tambah Tine.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap aksesibilitas informasi, Linkhub akan meluncurkan portal resmi. Portal ini memungkinkan masyarakat mengakses seluruh informasi program tanpa harus datang langsung ke kantor.

“Cukup lewat smartphone atau komputer, semua informasi resmi tentang e-Vita bisa diakses dengan mudah,” jelas Tine.

Program e-Vita bukan sekadar pelatihan teknis. Ia adalah investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di Subang. Tine berharap langkah ini bisa menjadi pijakan awal menuju kemajuan berkelanjutan bagi daerah.

“Harapan kami, program ini bisa membantu Subang melahirkan SDM unggul yang siap membawa daerah ini maju satu langkah ke depan,” tutupnya.



Tak Sampai Sehari, Pelaku Penganiayaan Remaja di Pagaden Berhasil Diringkus

Pelaku penganiayaan remaja Pagaden
Foto: www.indometro.id

Subang – Unit Reskrim Polsek Pagaden bergerak cepat dalam menangani kasus penganiayaan yang menghebohkan warga Subang. Seorang pemuda berinisial RAH alias Pow, berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah melakukan penganiayaan berat terhadap seorang remaja.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kapolsek Pagaden Kompol Dede Suherman, mengungkapkan bahwa kejadian ini terjadi pada Jumat dini hari, 4 April 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Lokasi kejadian berada di Kampung Nagrogjaya RT 07/02, Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.

Korban, seorang remaja berusia 16 tahun berinisial IB, diketahui tengah berkunjung ke kontrakan temannya. Saat hendak pulang, korban bertemu dengan terduga pelaku yang sedang nongkrong di sekitar lokasi. Saling tegur yang semula biasa saja berubah menjadi adu mulut, hingga akhirnya terjadi kekerasan.

Menurut keterangan Kompol Dede, pelaku memukul korban menggunakan tangan kosong. Namun tak berhenti di situ, pelaku juga memukulkan bongkahan tembok ke kepala korban. Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian kepala, tangan kiri, bibir, dan pelipis kiri.

Korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Pagaden untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Luka-luka yang dialami dikategorikan sebagai luka berat.

Berbekal keterangan saksi dan bukti di lapangan, Unit Reskrim Polsek Pagaden berhasil meringkus RAH dalam waktu kurang dari sehari. Pelaku kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Pagaden.

“Pelaku disangkakan melanggar Pasal 80 ayat (2) jo Pasal 76C Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun,” jelas Kapolsek.




Prabowo dan Kang Akur Panen Raya Serentak: Langkah Nyata Menuju Kedaulatan Pangan

Panen Raya Serentak 2025
Foto: dok.Prokopim Pemkab Subang

Subang – Panen Raya Serentak di 14 provinsi menjadi momen penting bagi sektor pertanian Indonesia. Kegiatan ini digelar pada Senin, 7 April 2025, dan menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Acara ini tak hanya diramaikan oleh para petani dan masyarakat, tetapi juga dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia hadir di Desa Gandawesi sebagai tuan rumah utama dalam kegiatan panen nasional ini.

Di Kabupaten Subang, kegiatan panen dipusatkan di Kelompok Tani Cipatunjang, Kelurahan Sukamelang. Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi—yang akrab disapa Kang Akur—turut hadir dan ikut memotong padi secara simbolis.

Panen Raya Serentak ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Tujuannya jelas: mengurangi ketergantungan pada impor serta memperkokoh sektor pertanian dalam negeri.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi stabilitas harga bahan pokok menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Ia menyampaikan rasa bahagia karena harga-harga tetap terkendali dan terjangkau oleh masyarakat.

Tak lupa, Presiden memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para petani. Baginya, petani adalah penopang utama bangsa dan negara. “Saudara adalah tulang punggung bangsa dan negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut peran petani sangat vital. Mereka adalah garda terdepan dalam mewujudkan kedaulatan pangan. “Tanpa pangan tidak ada negara, tanpa pangan tidak ada NKRI,” ucapnya dengan penuh keyakinan.

Usai pemotongan padi, Kang Akur menyampaikan bahwa Subang memiliki posisi strategis sebagai lumbung padi Jawa Barat, bahkan nasional. Ia berharap panen tahun ini memberi hasil yang lebih baik dan produktivitas terus meningkat.

“Mudah-mudahan panen raya di seluruh wilayah Kabupaten Subang berjalan lancar, dan hasil olahan padinya juga meningkat,” harap Kang Akur.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Presiden Prabowo di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, tahun 2025 menjadi titik awal penting untuk memperkuat komitmen tersebut.

Kang Akur juga menyoroti pentingnya efisiensi biaya produksi. Ia percaya bahwa kesejahteraan petani akan meningkat jika biaya pengolahan padi bisa ditekan. “Kami berharap kesejahteraan petani Subang terus meningkat,” pungkasnya.



Aksi Tegas Polres Subang: 16 Preman dan Pelaku Pungli Ditangkap, Warga Dukung Satgas Anti-Premanisme

Penangkapan preman dan pelaku pungli di Subang
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Langkah tegas pemberantasan premanisme di Jawa Barat terus bergulir. Kurang dari sebulan setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menggagas pembentukan Satgas Anti-Premanisme dan Pungli, Polres Subang berhasil membekuk 16 orang yang diduga meresahkan masyarakat dan pelaku usaha.

Penangkapan ini dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang. Para pelaku ditangkap karena keterlibatan dalam berbagai kasus pemerasan dan intimidasi yang mencoreng rasa aman di tengah masyarakat.

Kasatreskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, menegaskan bahwa penindakan ini adalah bukti nyata komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman bagi warga Subang. “Ini adalah wujud keseriusan kami dalam melayani masyarakat,” ujarnya, Senin (7 April 2025).

AKP Bagus, yang baru bergabung sejak Februari 2025, menyatakan pihaknya akan terus melakukan langkah strategis. Fokus utama adalah memberantas aksi premanisme di berbagai titik rawan Subang.

Para tersangka ditangkap dari berbagai lokasi dengan modus berbeda-beda. Salah satu kasus yang menjadi sorotan publik terjadi di area proyek pembangunan pabrik. Pelaku diduga memaksa sopir membeli air mineral dengan harga tak masuk akal, membebani para pekerja proyek.

Tak hanya itu, ada pula kasus pungutan liar (pungli) yang melibatkan oknum Karang Taruna di kawasan industri Subang Smartpolitan. Para pelaku mematok retribusi ilegal hingga Rp30 ribu per truk, jelas merugikan pelaku usaha logistik.

Di wilayah selatan Subang, polisi juga mengamankan pelaku premanisme yang meresahkan pemilik vila di salah satu kawasan wisata. Tindakan para pelaku dinilai merugikan dunia usaha dan menurunkan citra pariwisata lokal.

AKP Bagus Panuntun mengajak seluruh warga Subang untuk tidak tinggal diam. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah aksi premanisme, baik yang dilakukan individu maupun kelompok.

“Jangan ragu untuk melapor jika ada tindakan yang mengganggu keamanan. Bersama kita bisa menciptakan Subang yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Recent Posts