Beranda blog Halaman 139

Pengeroyokan Jurnalis di Subang: Lima Pegawai Peternakan Jadi Tersangka, Polisi Tegas Tak Tolerir Main Hakim Sendiri

penganiayaan jurnalis Subang
Foto: cluetoday.com

Subang – Kasus penganiayaan terhadap seorang jurnalis kembali mencoreng dunia pers Indonesia. Satreskrim Polres Subang telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap Hadi Hadrian, jurnalis dari media daring. Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah peternakan ayam yang berlokasi di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, pada Rabu siang, 9 April 2025.

Menurut keterangan dari Kasatreskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, peristiwa bermula ketika Hadi tengah melakukan konfirmasi mengenai legalitas izin usaha peternakan milik CV Indah Mulyo Mandiri. Saat itu, terjadi adu mulut antara korban dan MA, pemilik peternakan.

Bagus menjelaskan bahwa MA sempat mengajak Hadi ke bagian depan peternakan untuk melihat langsung papan izin usaha. Namun, situasi memanas dan berujung cekcok. Diduga karena emosi memuncak, lima pegawai peternakan kemudian mengejar dan mengeroyok Hadi.

Kelima tersangka yang ditangkap adalah AM (21), ZW (21), CB (30), NR (27), dan SM (20). Semuanya bekerja di peternakan tersebut. Mereka mengakui secara terang-terangan telah melakukan pemukulan terhadap korban.

“Para pelaku mengaku memukul bagian hidung, dada, hingga tubuh korban,” ungkap Bagus dalam konferensi pers yang digelar di Mako Polres Subang pada Jumat, 11 April 2025.

Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat dengan Pasal 170 Ayat 2 KUHP. Mereka terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Polisi menegaskan tidak akan mentolerir aksi main hakim sendiri, terlebih terhadap seorang jurnalis yang sedang menjalankan tugas.

“Kami dari Polres Subang sangat menyayangkan kejadian ini. Tindakan kekerasan terhadap jurnalis adalah pelanggaran serius,” tegas AKP Bagus Panuntun.

Di sisi lain, kuasa hukum korban dari Republik Law Firm, Asep Rochman Dimyati (ARD), menyebut masih ada kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Ia menuturkan bahwa berdasarkan pengakuan Hadi, ada petunjuk yang belum ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

“Dalam penyidikan polisi punya keterangannya. Tapi kami punya versi korban. Ada bukti dan petunjuk lain yang akan kami ungkap,” ujar Asep.

Ia pun berharap rekan-rekan jurnalis tak gentar memperjuangkan keadilan. Menurutnya, kasus ini bisa menjadi titik penting dalam memperjuangkan hak-hak insan pers.

“Jangan sampai ketidakadilan ini terus dirasakan jurnalis. Kita harus berani meneruskan perjuangan ini,” pungkasnya.


Gaya Baru Dedi Mulyadi: Ubah Cara Kerja Pemprov Jabar Jadi Mesin Solusi Rakyat

perubahan pola kerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat
Foto: radarbogor.jawapos.com

suarasubang.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan gebrakan besar dalam pola kerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia tak segan meminta maaf karena telah mengganti pendekatan lama yang terlalu administratif dan cenderung seremonial.

Selama ini, kata Dedi, anggaran besar dihabiskan hanya untuk kegiatan monitoring dan evaluasi wilayah. Kunjungan ke daerah pun kerap hanya diwarnai sambutan meriah, tepuk tangan, dan foto-foto.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pola tersebut tak lagi relevan. Ia ingin pemerintah provinsi benar-benar hadir sebagai pemecah masalah nyata yang dihadapi masyarakat dan birokrasi di daerah.

“Kalau ada bencana, bukan hanya bagi-bagi sembako dan selfie, lalu pulang. Saya ingin hadir sebagai solusi,” tegasnya saat berbicara di hadapan ASN Pemprov Jabar.

Dalam visi barunya, Pemprov Jabar berperan sebagai ‘induk’ dari kabupaten, kota, kecamatan, desa, hingga kelurahan. Pemerintah harus hadir dalam setiap kesulitan publik dan menjadi penggerak solusi, bukan sekadar pencatat data.

Menurutnya, solusi tidak lahir dari ruang rapat dan layar presentasi. Solusi hadir di tengah konflik, bencana, bahkan perut yang lapar. Oleh sebab itu, Dedi menekankan pentingnya perubahan arah kebijakan anggaran.

Anggaran kini difokuskan pada pembentukan kluster-kluster pertumbuhan baru, terutama pada sektor infrastruktur dan industrialisasi. Hal ini diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Contohnya, proyek besar seperti BYD di Subang yang sebelumnya berlarut-larut, bisa diselesaikan hanya dalam 10 menit setelah semua pihak dikumpulkan. Begitu pula exit tol yang biasanya makan waktu, kini bisa beres dalam lima menit setelah bertemu menteri.

Namun, hambatan tetap ada. Salah satunya sengketa tanah dan praktik percaloan yang membuat harga tanah melambung tinggi. “Kalau begini, mana ada investasi mau masuk?” ujar Dedi.

Sebagai solusinya, ia mempertemukan langsung pemilik tanah dengan investor, disaksikan oleh jajaran pemerintah dan aparat keamanan. Transaksi dilakukan secara terbuka, bahkan boleh divideokan dan diunggah ke YouTube untuk transparansi.

Inilah wajah baru Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi—bukan hanya pengatur administrasi, tapi penggerak nyata solusi bagi rakyat.

Empat “Kado” Istimewa untuk Bupati Subang: Tugas Berat Menanti di HUT ke-77

Empat Kado untuk Bupati Subang
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Peringatan HUT ke-77 Kabupaten Subang membawa “kado” istimewa bagi Bupati Reynaldy Putra Andita. Namun, kado ini bukan sekadar simbolis. Ia berupa sederet pekerjaan rumah yang harus segera ditangani demi kemajuan Subang.

Komunitas Penikmat Kopi Hitam Subang, melalui ketuanya Pram Kodarian, mengungkap empat isu krusial yang menjadi sorotan. Empat hal inilah yang disebut sebagai “kado” istimewa, karena menyimpan tantangan besar bagi sang bupati.

1. Jabatan Kepala Dinas yang Masih Menggantung

Kado pertama adalah hasil seleksi terbuka untuk jabatan Kepala Dinas PUPR dan Kepala Dinas Pertanian Subang. Seleksi ini telah selesai sejak Desember 2024, namun hingga kini, dua posisi strategis tersebut masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

“Sudah berbulan-bulan sejak lelang jabatan digelar Oktober 2024 lalu, tapi belum juga ada pejabat definitif,” ucap Pram. Ia menilai situasi ini menghambat efektivitas kerja dua dinas vital dalam pembangunan Subang.

2. Rotasi dan Mutasi ASN yang Belum Tuntas

Pekerjaan rumah kedua menyangkut hasil asesmen ASN di lingkungan Pemkab Subang. Menurut Pram, proses rotasi dan mutasi yang semestinya dilakukan awal tahun 2025 belum juga terealisasi secara menyeluruh.

Ia mendorong Bupati Reynaldy untuk segera merespons hasil asesmen tersebut agar roda birokrasi berjalan optimal dan bersih dari kepentingan tertentu.

3. Tender Proyek Infrastruktur yang Mendesak

Isu ketiga adalah percepatan pembangunan infrastruktur. Pram menyoroti pentingnya segera memulai proses tender pekerjaan agar proyek-proyek strategis tidak tertunda. Ini menjadi krusial mengingat Bupati Reynaldy telah menyatakan bahwa dua tahun awal masa jabatannya difokuskan untuk memperbaiki jalan-jalan rusak di Subang.

4. Dugaan Pungli Parkir di Ciheuleut

Kado keempat adalah yang paling kontroversial. Pram menyoroti dugaan pungutan parkir ilegal di kawasan wisata kolam renang Ciheuleut. Ia menyebut adanya Kantor UPTD Ciheuleut di area tersebut, yang semestinya tidak diperbolehkan menarik retribusi parkir.

“Parkir di kantor pemerintahan seharusnya gratis. Jika ada pungutan, itu pelanggaran hukum,” tegas Pram. Ia bahkan merujuk pada UU PDRD dan Perda 10/2011 yang mengatur bahwa retribusi parkir hanya boleh dipungut pada area yang telah ditetapkan secara sah.

Tanggapan UPTD dan Dishub Subang

Kepala UPTD Ciheuleut, Alit Sugiantoro, membantah keberadaan kantor UPTD di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa hanya ada unit pengelola kawasan pariwisata, bukan kantor resmi.

Alit juga mengungkap bahwa pengelolaan parkir di Ciheuleut, Alun-Alun, dan GOR Gotong Royong berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan Subang. Teknisnya pun dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Ia menyarankan agar pertanyaan lebih lanjut diarahkan kepada Kadis Budparpora Subang atau Kabid Parkir Dishub Subang.

Komitmen Bupati Reynaldy: Fokus Jalan dan ASN Bersih

Menanggapi berbagai isu ini, Bupati Reynaldy Putra Andita tidak tinggal diam. Dalam beberapa kesempatan, ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur, khususnya jalan, menjadi prioritas utama dalam dua tahun awal masa kepemimpinannya.

“Saya ingin jalan-jalan di Kabupaten Subang mulus. Kita harus segera selesaikan PR jalan,” tegasnya.

Soal tata kelola ASN, Reynaldy berkomitmen menciptakan lingkungan kerja bersih dari KKN. Ia menjanjikan proses mutasi, rotasi, dan promosi tanpa pungutan.

“Rotasi dan mutasi ASN harus zero rupiah. Yang dinilai hanya kinerja, bukan relasi pribadi,” tandasnya.

Harapan untuk Masa Depan Subang

Empat “kado” yang diungkap Komunitas Penikmat Kopi Hitam bukan sekadar kritik. Bagi Pram, ini adalah bentuk kepedulian warga Subang yang menginginkan kemajuan nyata di bawah kepemimpinan baru.

Kini, semua mata tertuju pada Kang Rey. Mampukah ia membuktikan komitmen dan menyelesaikan empat kado tersebut?

DAHANA Cetak Prestasi: Ekspor Bahan Peledak ke Australia Tembus 250 Ton

ekspor bahan peledak DAHANA ke Australia

Subang, Jawa Barat – PT DAHANA kembali menunjukkan tajinya di pasar global. Pada Jumat, 11 April 2025, perusahaan milik negara ini resmi melepas ekspor bahan peledak ke Australia. Produk yang dikirim berupa Cartridge Emulsion Megadrive sebanyak 250 ton.

Seremoni pelepasan ekspor digelar di Kampus DAHANA, Subang. Acara ini menandai ekspor ketujuh sejak perusahaan mulai menembus pasar Australia pada 2019.

Direktur Utama PT DAHANA, Hary Irmawan, menyebut bahwa ekspor ini adalah simbol keberhasilan perusahaan dalam menjaga kualitas dan konsistensi. Ia menegaskan bahwa kepercayaan dari mitra Australia adalah buah dari kerja keras yang berkelanjutan.

“Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa produk kami mampu bersaing di tingkat global,” kata Hary. “Ini bukan sekadar pencapaian bisnis, melainkan juga langkah strategis untuk memperkuat posisi DAHANA di pasar internasional.”

Produk Cartridge Emulsion Megadrive memang bukan produk sembarangan. Formula bahan peledak ini telah teruji menghasilkan ledakan yang efisien, minim getaran, serta aman digunakan di kondisi ekstrem seperti di Australia.

Untuk menjaga kepercayaan mitra internasional, DAHANA berkomitmen pada standar tinggi. Proses produksi hingga pengiriman dilakukan sesuai prosedur, dengan pengawasan mutu yang ketat.

Dalam acara tersebut, Sekretaris Ditjen Pothan Kemhan, Brigjen TNI Heri Pribadi, memberikan apresiasi. Ia menekankan pentingnya bekerja sesuai SOP dan menjaga kualitas demi mempertahankan kepercayaan pasar.

“Meraih pencapaian itu mudah, mempertahankan yang sulit,” ujarnya. “Saya harap ekspor ini tidak berhenti di sini. Ke depannya bisa lebih sering lagi, bahkan tiga kali dalam setahun.”

Pujian juga datang dari mitra DAHANA di Australia, Johnex Explosives. Perwakilannya, Benny Benyamin, menyatakan kepuasannya terhadap performa bahan peledak DAHANA di lapangan.

“Bahan peledak DAHANA jadi favorit para praktisi pertambangan di Australia. Kami harap kerja sama ini terus berlanjut dan makin kuat ke depan,” kata Benny.

Dengan pencapaian ini, PT DAHANA tak hanya memperkuat posisi di dalam negeri, tapi juga mengukuhkan eksistensinya di pasar global sebagai penyedia solusi bahan peledak berkualitas dunia.

Subang Bersatu di Bawah Satu Matahari: Komitmen Baru untuk Pembangunan

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita
Foto: www.lampusatu.com

Subang – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan pentingnya melangkah bersama tanpa bayang-bayang perbedaan politik. Ia menyampaikan bahwa momentum pembangunan tak boleh lagi terhambat oleh dinamika Pilkada yang telah usai.

Dalam sambutannya pada Upacara Peringatan Hari Jadi ke-77 Kabupaten Subang, Rabu (9/4/2025), Kang Rey—sapaan akrab Bupati Subang—menyampaikan pesan kuat tentang persatuan. “Urusan Pilkada sudah selesai. Hari ini, hanya ada satu bupati, hanya ada satu matahari. Mulai sekarang, kita fokus bekerja dan membangun Kabupaten Subang,” ujarnya lantang di Alun-alun Subang.

Pernyataan tersebut menandai babak baru bagi Subang. Sebuah seruan untuk bersatu dalam membangun, tanpa sekat-sekat politik yang kerap memperlambat kemajuan. Fokus pemerintahan kini tertuju pada kebutuhan masyarakat.

Salah satu prioritas utama adalah efisiensi anggaran yang diarahkan untuk menyelesaikan proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan. Targetnya jelas: dua tahun ke depan, jalan-jalan utama di Subang harus tuntas dibenahi. Ini menjadi wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menjawab keluhan masyarakat.

Di tengah kemeriahan upacara, Kang Rey tak lupa mengapresiasi seluruh elemen yang telah bekerja keras menyukseskan acara. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada tim kebersihan yang sudah bertugas sejak dini hari.

“Terima kasih dan apresiasi juga untuk tim kebersihan yang telah mulai bertugas dari dini hari dan tetap hadir pada kegiatan upacara ini,” ungkapnya penuh haru.

Upacara Hari Jadi ke-77 Kabupaten Subang tahun ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi simbol awal dari langkah bersama menuju Subang yang lebih maju dan bersatu.

Menteri PKP Tegas Kawal Hak Konsumen Meikarta: Harapan Hunian Tak Boleh Jadi Kekecewaan

proses ganti rugi konsumen Meikarta

suarasubang.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menunjukkan komitmennya untuk mengawal proses ganti rugi bagi konsumen Meikarta yang telah lama menanti kejelasan hunian mereka. Ia kembali menginisiasi pertemuan antara pihak konsumen dan pengembang Meikarta di Kantor Kementerian PKP, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (10/04/2025).

“Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, saya harap konsumen Meikarta segera mendapat haknya. Harapan memiliki hunian jangan sampai berubah menjadi kekecewaan,” ujar Maruarar.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran layanan pengaduan konsumen perumahan BENAR-PKP (Bantuan Edukasi dan Asistensi Ramah). Saat peluncuran, para konsumen Meikarta menyampaikan keluhannya—mereka telah membayar cicilan KPR sejak lama, namun unit yang dijanjikan tak kunjung dibangun.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta Kementerian PKP hadir membela rakyat yang menjadi korban pengembang perumahan nakal. Maruarar menegaskan, kebahagiaan masyarakat tergantung pada komitmen dan tanggung jawab pengembang, terutama dalam proyek besar seperti Meikarta.

Pemerintah menargetkan penyelesaian tuntutan konsumen paling lambat empat bulan. “Kami ingin persoalan ini selesai segera. Jangan sampai rakyat terus menunggu tanpa kejelasan,” tegas Maruarar.

Hasil pertemuan menyepakati pengumpulan dokumen dari konsumen, yang kemudian akan diverifikasi oleh manajemen Meikarta. Proses ini penting untuk memastikan data valid dan dapat ditindaklanjuti secara akurat.

Mediasi dipimpin oleh Direktur Pembinaan Usaha Perumahan dan Perlindungan Konsumen Kementerian PKP, Mulyansari. Hadir pula perwakilan pengembang dari PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) serta puluhan konsumen.

Mulyansari menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan memfasilitasi proses verifikasi dokumen dan mencari solusi terbaik. “Kami hadir sebagai jembatan agar persoalan ini segera tuntas dan tidak berlarut-larut,” ujarnya.

Pihak MSU, melalui perwakilannya Andri, menyatakan komitmen mereka untuk memverifikasi seluruh data konsumen dengan akurat dan transparan. “Kami akan memastikan tidak ada kesalahan dalam proses validasi,” ujarnya.

Salah satu konsumen, Jeffry Victor, menyampaikan harapannya agar haknya segera dipenuhi. Ia membeli unit Meikarta tipe studio secara tunai sejak 2017. Namun hingga kini, unit tersebut tak kunjung diserahkan dan pembangunan pun tak menunjukkan kemajuan.

“Awalnya dijanjikan 2 kamar tidur, tapi kenyataannya hanya 1. Kami sangat berharap ada kejelasan. Kalau tidak unitnya, setidaknya uang kami bisa kembali,” ungkap Jeffry.

Ia juga mengapresiasi upaya Kementerian PKP yang bersedia turun tangan. Menurutnya, kehadiran negara memberi secercah harapan bagi konsumen Meikarta yang telah lama dirugikan.



Barcelona Berpesta 4 Gol, Dortmund Terbenam di Olimpic Lluis Companys

Barcelona vs Dortmund 4-0 Liga Champions
Foto: AP/Emilio Morenatti

suarasubang.com – Barcelona tampil garang dan menunjukkan kelasnya di leg pertama perempat final Liga Champions. Bertempat di Stadion Olimpic Lluis Companys, Kamis (10/4) dini hari WIB, Blaugrana membantai Borussia Dortmund dengan skor telak 4-0.

Sejak menit awal, pasukan Hansi Flick langsung menekan. Ancaman datang dari duet maut Lamine Yamal dan Robert Lewandowski, namun kiper Gregor Kobel masih mampu mengamankan gawangnya.

Gol pembuka akhirnya datang di menit ke-25. Dari situasi bola mati, kerja sama apik Pau Cubarsi dan Inigo Martínez menghasilkan bola liar di depan gawang. Raphinha tak membuang kesempatan untuk menyambar dan mengubah skor jadi 1-0.

Meski terus menekan, hingga turun minum skor tetap bertahan. Dortmund bukannya tanpa peluang, tapi Serhou Guirassy kesulitan menembus pertahanan rapat Barcelona yang dijaga Szczesny.

Memasuki babak kedua, Barcelona tampil lebih klinis. Hanya tiga menit berselang, Lewandowski menggandakan keunggulan lewat sundulan tajam hasil umpan Raphinha. Stadion pun bergemuruh.

Tekanan tak berhenti. Serangan cepat Barcelona di menit ke-66 berbuah gol ketiga. Fermin Lopez mengirim umpan tarik yang dengan mudah diselesaikan Lewandowski menjadi brace-nya malam itu.

Dortmund terlihat kehilangan arah permainan. Situasi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Barcelona. Menit ke-77, Raphinha kembali menunjukkan visinya dengan mengirim umpan matang kepada Lamine Yamal. Pemuda 16 tahun itu melepaskan tendangan terarah ke pojok kiri gawang, mengunci skor menjadi 4-0.

Dortmund sempat mencetak gol hiburan lewat Maximilian Meier di menit ke-89, tetapi dianulir karena offside. Barca pun mengakhiri laga dengan kemenangan meyakinkan.

Dengan hasil ini, Barcelona membawa modal besar jelang leg kedua di Signal Iduna Park. Dortmund harus kerja keras dan berharap keajaiban jika ingin membalikkan keadaan.

Susunan Pemain:
Barcelona XI (4-2-3-1): Wojciech Szczesny; Alejandro Balde, Inigo Martínez, Pau Cubarsi, Jules Kounde; Pedri, Frenkie de Jong; Raphinha, Fermin Lopez, Lamine Yamal; Robert Lewandowski.
Dortmund XI (4-2-3-1): Gregor Kobel; Julian Ryerson, Emre Can, Waldemar Anton, Ramy Bensebaini; Carney Chukwuemeka, Felix Nmecha; Jamie Gittens, Julian Brandt, Karim Adeyemi; Serhou Guirassy.



Subang HUT ke-77: Semangat Baru Menuju Daerah Unggul dan Kompetitif

Hari Jadi ke-77 Kabupaten Subang
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Kabupaten Subang resmi memperingati Hari Jadi ke-77 melalui Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Subang pada Rabu pagi, 9 April 2025.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita dan Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi. Turut hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, hingga perwakilan masyarakat dari berbagai kalangan.

Kehadiran Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, Anggota DPR RI Dapil Jabar IX Elita Budiati, S.K.M., serta sejumlah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat menambah khidmat acara. Ini menunjukkan kuatnya solidaritas antarwilayah demi membangun kawasan regional yang tangguh dan saling terhubung.

Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, S.H., secara resmi membuka rapat. Kemudian, Mojang Jajaka Subang membacakan sejarah berdirinya Kabupaten Subang, sebagai pengingat akar dan identitas daerah yang telah lama berjasa bagi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Reynaldy Putra menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk menyatukan semangat membangun Subang yang maju dan sejahtera.

“Di atas politik adalah kemanusiaan. Yang lalu biarlah berlalu, mari kita utamakan pelayanan bagi masyarakat Subang,” ujar Kang Rey, dengan nada optimis dan penuh harap.

Dengan mengusung tema Berkarya Membangun Subang, Kang Rey mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai energi baru. Ia menekankan pentingnya membangun daerah secara inklusif, berkelanjutan, dan berbasis pada potensi lokal.

Potensi besar seperti Pelabuhan Patimban dan kawasan industri harus dikelola dengan bijak. Bupati juga menegaskan bahwa Subang tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai lumbung padi nasional.

“Mari kita gotong royong dan ngabret menata wilayah, memperkuat infrastruktur, serta mengejar ketertinggalan. Kita wujudkan Subang yang unggul, kompetitif, dan istimewa—tak hanya di Jawa Barat, tapi juga di kancah nasional,” tutupnya dengan semangat.




Tragis! Jurnalis di Subang Dikeroyok Saat Liput Kandang Ayam Ilegal

Kekerasan terhadap jurnalis di Subang
halloberitaonline.com

Subang – Subang kembali menjadi sorotan setelah kekerasan terhadap jurnalis terjadi di wilayah tersebut. Peristiwa memilukan ini menimpa Hadi Hadrian (46), wartawan dari media online hadejabar.com, yang dikeroyok oleh delapan orang tak dikenal saat menjalankan tugas jurnalistiknya.

Insiden ini terjadi di Desa Sukarurip, Kecamatan Cijambe, Subang, pada Rabu (9/4/2025). Saat itu, Hadi sedang melakukan peliputan terkait keberadaan kandang ayam ilegal yang meresahkan warga sekitar.

Menurut keterangan Hadi, ia tidak datang sendirian. Bersama seorang rekan, ia mendatangi lokasi untuk meminta keterangan langsung dari pihak manajemen kandang ayam. Kunjungan ini merupakan kali kedua ia mendatangi tempat tersebut.

Namun, niat baik Hadi justru berujung petaka. Delapan orang yang diduga preman mendekatinya dengan kasar, lalu melakukan pengeroyokan tanpa ampun. Akibat serangan tersebut, Hadi mengalami luka cukup parah.

Hidungnya dilaporkan patah, sementara dadanya penuh memar akibat pukulan bertubi-tubi. Kondisinya sangat memprihatinkan dan membuat banyak pihak mengecam tindakan kekerasan yang tidak berperikemanusiaan ini.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Padahal, profesi jurnalis dilindungi undang-undang dan memiliki peran penting dalam menyuarakan kebenaran.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun tangan dan mengusut tuntas kasus ini. Pelaku kekerasan harus dihukum seadil-adilnya agar kejadian serupa tidak terulang.



Rapat Istimewa DPRD Subang Warnai HUT ke-77

Rapat Istimewa DPRD Subang Warnai HUT ke-77
Foto: pasundanekspres.id

Subang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kabupaten Subang dirayakan dengan nuansa khidmat dalam Rapat Paripurna Istimewa yang digelar di ruang sidang DPRD Subang, Rabu (9/4/2025). Acara ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat Subang dalam melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Turut hadir dalam agenda penting ini Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, anggota DPR RI dari Dapil IX, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil XII, Forkopimda, jajaran DPRD Subang, dan sejumlah tamu undangan. Kehadiran para tokoh ini menandakan dukungan kuat terhadap pembangunan daerah.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada para pendiri dan pejuang Kabupaten Subang. Ia menegaskan bahwa setiap pencapaian hari ini tidak lepas dari perjuangan dan kontribusi kolektif seluruh elemen masyarakat dan stakeholder.

“Terima kasih saya ucapkan kepada para perintis dan pejuang Subang. Semua kemajuan yang kita rasakan hari ini adalah hasil dari kerja keras bersama,” ucap Reynaldy penuh rasa syukur.

Tahun ini menjadi awal kepemimpinan Reynaldy. Ia menyadari tantangan ke depan tidak ringan, namun optimis bahwa dengan doa dan dukungan rakyat Subang, semua dapat dihadapi bersama. Ia juga menyoroti perlunya sinergi dalam menghadapi gelombang industrialisasi yang semakin masif.

Pelabuhan Patimban dan kawasan industri strategis menjadi sorotan utama. Reynaldy mengingatkan pentingnya menjaga jati diri Subang di tengah derasnya modernisasi. Ia mengajak masyarakat untuk bersama menata ruang wilayah dan memperkuat infrastruktur demi mengejar ketertinggalan.

“Subang adalah tanah kelahiran kita. Sudah semestinya kita jadikan daerah ini lebih maju, nyaman, dan unggul, tak hanya di Jawa Barat tapi juga di kancah nasional,” ujarnya dengan semangat.

Peringatan HUT ke-77 ini menjadi momentum refleksi dan penegasan komitmen bersama. Reynaldy mengajak seluruh pihak untuk terus membangun Subang yang adil, demokratis, religius, dan berkelanjutan.




Recent Posts