Beranda blog Halaman 141

Garuda Muda Menggila! Bungkam Yaman 4-1, Langkah ke Piala Dunia U-17 Makin Dekat

Timnas Indonesia U-17 vs Yaman Piala Asia 2025
Foto: sports.sindonews.com

suarasubang.com – Timnas Indonesia U-17 menunjukkan tajinya di ajang Piala Asia U-17 2025. Bertanding pada Senin (7/4/2025) malam waktu Indonesia, Garuda Muda sukses membungkam Yaman dengan skor telak 4-1.

Berlaga di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, anak-anak asuh pelatih Bima Sakti tampil percaya diri sejak menit pertama. Kemenangan ini menjadi bekal berharga untuk melangkah ke babak gugur sekaligus membuka jalan menuju Piala Dunia U-17 2025.

Gol pertama Indonesia dicetak oleh Muhamad Zahaby Gholy di menit ke-15. Lewat sepakan keras dari luar kotak penalti, ia memanfaatkan kemelut di depan gawang Yaman dan membuat Indonesia unggul 1-0.

Tak butuh waktu lama, Garuda Muda kembali mengguncang pertahanan lawan. Sembilan menit kemudian, giliran Fadly Alberto Hengga mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan akurat hasil umpan silang.

Yaman sempat memberikan perlawanan. Pada menit ke-52, Zaid Al Garash memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 setelah mengeksekusi penalti dengan sempurna. Situasi sempat menegangkan, namun tidak berlangsung lama.

Menjelang akhir laga, Evandra Florasta tampil sebagai pahlawan kemenangan Indonesia. Ia mencetak gol ketiga dari titik putih pada menit ke-86, lalu menambah keunggulan hanya tiga menit berselang.

Dengan hasil ini, Indonesia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Namun, nasib Garuda Muda masih menanti hasil laga Korea Selatan melawan Afganistan yang digelar Selasa (8/4/2025) dini hari. Hasil tersebut akan menentukan apakah tiket ke fase gugur dan Piala Dunia U-17 di Qatar bisa dikantongi lebih awal.




Gaya Latih Nova Arianto: Kunci Kemenangan Timnas U-17 atas Korea Selatan

Gaya kepelatihan Nova Arianto
Dok. PSSI

Suarasubang.com -Kemenangan Timnas Indonesia U-17 atas Korea Selatan di laga perdana Grup C Piala Asia U-17 2025 mengejutkan banyak pihak. Bermain di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, pada Jumat, 4 April 2025, skuad Garuda Muda menundukkan tim unggulan dengan skor tipis 1-0.

Di balik kemenangan penting ini, ada sosok pelatih yang mulai jadi sorotan: Nova Arianto. Mantan asisten Shin Tae-yong ini berhasil menyuntikkan semangat dan gaya bermain khas ke dalam tim muda Indonesia.

Gaya Shin Tae-yong dalam Sentuhan Nova

Nova Arianto tak menutupi bahwa ia banyak mengadopsi metode kepelatihan Shin Tae-yong. Ia menyebutkan, banyak pemain muda masih terbiasa bermain dengan gaya sekolah sepak bola atau akademi. Nova ingin mereka mengerti cara bermain yang lebih terstruktur dan progresif.

“Harapannya mereka bisa mulai paham bagaimana bermain sepak bola dengan pendekatan yang kami inginkan,” ucap Nova pada 19 Februari 2024, dikutip dari Antara.

Gabungan Filosofi: Shin Tae-yong dan Filanesia

Nova juga dikenal sebagai pelatih yang mampu menggabungkan dua filosofi: gaya progresif ala Shin Tae-yong dan Filanesia. Filosofi Shin fokus pada permainan menyerang dan progresif. Sedangkan Filanesia, meski menekankan penguasaan bola, cenderung mengedepankan umpan ke belakang dan ke samping.

“Saya ingin menggabungkan yang saya pelajari dari Coach Indra Sjafri dan Coach Shin Tae-yong. Keduanya punya pendekatan yang bisa saling melengkapi,” ujar Nova.

Trik Kaus Kaki Beda Warna

Dalam latihan, Nova menerapkan pendekatan unik yang tak biasa: pemain diwajibkan memakai kaus kaki dengan dua warna berbeda. Tujuannya sederhana tapi efektif. Ia ingin cepat mengetahui kaki dominan dari setiap pemain tanpa harus bertanya.

“Saya bisa tahu mana yang dominan, kanan atau kiri. Ini sangat membantu dalam menentukan strategi permainan,” kata Nova.

Disiplin Ketat: Handphone Dikumpulkan Tiap Malam

Nova juga dikenal tegas dalam hal kedisiplinan. Ia tak ragu menerapkan aturan ketat bagi para pemain muda, termasuk soal penggunaan handphone.

“Handphone dikumpulkan setiap malam pukul 21.30. Saya juga tekankan pentingnya tepat waktu, terutama saat makan. Kalau ada yang telat lagi, akan saya pulangkan,” tegas Nova.

Dengan kombinasi strategi, disiplin, dan perhatian pada detail, Nova Arianto menjelma jadi pelatih yang mampu mengangkat performa Timnas U-17. Kemenangan atas Korea Selatan hanyalah awal dari perjalanan yang menjanjikan.




Timnas Indonesia U-17 Siap Hadapi Yaman di Laga Penentu Piala Asia U-17 2025

Timnas Indonesia U-17 vs Yaman
Foto: PSSI

suarasubang.com – Timnas Indonesia U-17 akan berhadapan dengan Yaman pada pertandingan kedua Grup C Piala Asia U-17 2025. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, Jeddah, Arab Saudi, pada Senin (7/4/2025) malam.

Pelatih kepala, Nova Arianto, menyoroti kekuatan Yaman yang sebelumnya meraih kemenangan 2-0 atas Afghanistan. “Setelah menyaksikan pertandingan Yaman melawan Afghanistan, kualitas mereka cukup baik. Kami sangat mewaspadai Yaman, terutama setelah hasil positif di laga pertama,” ujar Nova dalam keterangan resminya pada 6 April 2025.

Pertandingan melawan Yaman menjadi krusial bagi Indonesia untuk melangkah ke perempat final. Nova menegaskan pentingnya persiapan matang dan strategi yang tepat jelang laga tersebut. “Kami akan mengevaluasi bersama tim pelatih dan menentukan kebutuhan untuk menghadapi Yaman. Mereka pasti ingin segera memastikan lolos dari fase grup,” lanjutnya.

Nova juga mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu larut dalam euforia pasca kemenangan atas Korea Selatan. Meskipun memahami tingginya ekspektasi publik, ia meminta pemain tetap fokus menghadapi Yaman. “Secara mental, saya sangat senang. Pemain menunjukkan semangat luar biasa selama 90 bahkan 100 menit. Namun, dari segi permainan, kami masih sering kehilangan bola dan tidak memaksimalkan beberapa peluang yang seharusnya bisa menjadi gol. Ini menjadi catatan penting,” tambahnya.

Saat ini, Yaman dan Indonesia sama-sama mengoleksi tiga poin. Namun, Yaman unggul selisih gol dan berada di puncak klasemen Grup C Piala Asia U-17 2025. citeturn0search1

Pabrik Mobil Listrik BYD Siap Dibangun di Subang, Dedi Mulyadi: Ini Peluang Emas Warga Lokal!

Pabrik mobil listrik BYD di Subang
Foto: tangkapan layar dari video YouTube channel Kontan TV

Subang – Angin segar datang dari Subang. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kabar gembira tentang rencana pembangunan pabrik mobil listrik BYD Motor Indonesia di wilayah tersebut.

Dalam video unggahan terbarunya, Dedi mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik ini akan membawa dampak besar bagi perekonomian lokal. Selain menjadi investasi besar, proyek ini juga diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja dari warga sekitar.

Dedi menegaskan komitmennya untuk mengawal proyek ini agar warga Subang mendapatkan prioritas dalam penerimaan tenaga kerja. Ia bahkan menyebutkan bahwa pembangunan ini bukan hanya tentang infrastruktur, tapi juga tentang keadilan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Pabrik mobil listrik BYD ini akan menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Rencananya, fasilitas tersebut tidak hanya memproduksi mobil untuk pasar domestik, tetapi juga ekspor ke luar negeri.

Menurut Dedi, keberadaan pabrik ini akan menjadikan Subang sebagai kawasan industri strategis di Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat agar dampaknya bisa dirasakan secara menyeluruh.

Dengan perkembangan ini, Subang diprediksi akan mengalami lonjakan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Fasilitas penunjang seperti infrastruktur jalan dan transportasi pun akan terus ditingkatkan.

Dedi Mulyadi berharap seluruh elemen masyarakat mendukung rencana besar ini. “Kesempatan besar ini harus dimanfaatkan dengan baik. Jangan sampai justru orang luar yang menikmati hasilnya,” tegasnya.



Longsor Tutup Total Jalan Cipasung–Subang: Warga Terisolasi, Alat Berat Dikerahkan

Longsor tutup jalan Cipasung–Subang
Foto: kuninganmass.com

Subang – Tebing di sepanjang Jalan Raya Cipasung–Subang, tepatnya di Dusun Belah Blok Gase RT 009 RW 004, Desa Cantilan, Kecamatan Selajambe, mengalami longsor pada Senin pagi (7/4/2025). Kejadian terjadi sekitar pukul 05.30 WIB dan membuat akses jalan tertutup total, baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsor ini berdampak besar terhadap aktivitas warga. Material longsoran yang menimbun jalan utama memaksa warga untuk menunda atau mengubah rute perjalanan mereka. Laporan kejadian baru diterima oleh Pusdalops PB BPBD Kuningan pada pukul 06.36 WIB, sekitar satu jam setelah longsor terjadi.

Hujan deras yang mengguyur sejak Minggu sore hingga malam (6/4/2025) diduga kuat menjadi penyebab utama terjadinya longsor. Curah hujan yang tinggi membuat struktur tanah di tebing menjadi labil dan akhirnya runtuh.

Menanggapi kejadian tersebut, aparat Desa Cantilan bergerak cepat bersama unsur Kecamatan, TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Kuningan. Mereka segera melakukan koordinasi awal untuk menanggulangi dampak longsor dan membuka kembali akses jalan yang tertutup.

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan daerah serta instansi terkait. Tujuannya, untuk segera menurunkan alat berat ke lokasi. “Hari ini akan dilakukan mobilisasi alat berat untuk membuka kembali jalur yang terdampak,” ujarnya pada Senin pagi.


Deskripsi Meta:

Tag:

Tragis di Jalur Pantura: Niat Baik Aldi Berujung Maut Terlindas Bus

kecelakaan maut Pantura Subang
Foto: tangkapan layar video YouTube Metro TV news

Subang – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalur Pantura Patok Besi, Subang, Jawa Barat, pada Minggu sore, 6 April 2025. Peristiwa ini menelan korban jiwa, seorang pemuda bernama Aldi Wijaya, warga Kertasari, Jatisari, Kabupaten Karawang.

Aldi tewas setelah terlindas bus saat berusaha membantu temannya yang sepeda motornya mogok. Ia mendorong motor tersebut dengan cara menyetut menggunakan kaki di bahu jalan arah Jakarta menuju Cirebon.

Menurut keterangan saksi mata, Apud, insiden terjadi begitu cepat. Saat mendorong motor, Aldi melihat bus melaju kencang dari belakang. Sontak ia panik. Motor yang didorong berbelok ke kiri, namun Aldi justru bergerak ke arah kanan.

Tanpa sempat menghindar, Aldi terjatuh dan langsung terlindas bus. Ia meninggal seketika di lokasi kejadian. “Dia lihat di belakang ada mobil, terus kaget. Pas kaget dia malah ke kanan, lalu jatuh, dan kena mobil,” jelas Apud, dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Senin 7 April 2025.

Petugas kepolisian langsung turun tangan melakukan evakuasi jenazah korban. Hingga saat ini, proses penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut masih berlangsung untuk mengungkap lebih lanjut kronologi dan pihak yang bertanggung jawab.




Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Investor Lari ke Vietnam: Gangguan Kecil, Serakah, dan Pamer Kekayaan

Investor lari ke Vietnam karena gangguan ormas
Foto: radarbogor.jawapos.com

Subang – Fenomena investor yang hengkang dari Jawa Barat menuju negara lain seperti Vietnam tengah menjadi perhatian serius Dedi Mulyadi. Gubernur Jawa Barat ini mengaku terus memikirkan penyebab mundurnya para penanam modal dari tanah Pasundan.

“Saya ngotot untuk investasi. Tapi ya kita tahu sendiri, sekarang banyak investor yang malah lari ke Vietnam,” kata Dedi dalam sebuah pernyataan.

Menurutnya, kepindahan investor bukan disebabkan hal besar, melainkan gangguan kecil yang terus-menerus terjadi di lapangan.

“Gangguan dari ormas, LSM, bahkan dari desa sendiri,” ucapnya.

Ia menyayangkan sikap sebagian oknum di desa yang justru menjadi penghalang masuknya investasi. “Banyak Karang Taruna, kepala desa, yang justru ganggu. Padahal, mereka enggak sadar, harga tanah di kampungnya bisa naik karena ada investasi,” tambah Dedi.

Dedi menegaskan bahwa investasi punya efek domino yang besar bagi daerah. Ketika investor datang, nilai tanah ikut melonjak. Namun jika tidak dijaga, semuanya bisa hilang begitu saja.

Lebih jauh, ia mengingatkan agar masyarakat tidak bersikap serakah, terutama dalam urusan jual beli tanah. “Jangan pasang harga tinggi. Banyak kepala desa kaya mendadak karena calo tanah,” ujar Dedi.

Fenomena kaya mendadak inilah yang menurutnya kerap menimbulkan masalah baru. Ia menyebut banyak kepala desa yang bingung mengelola kekayaan hingga akhirnya terjerat utang dan penyakit.

“Saya punya banyak teman kepala desa. Tiba-tiba banyak duit, langsung beli Alphard, Rubicon, truk, bahkan bus. Ada juga yang nambah istri. Tapi ujungnya? Stroke, meninggal, utangnya banyak,” ceritanya blak-blakan.

Dedi menyarankan, jika ingin menjadi kaya, seseorang harus terbiasa dulu memegang uang. Ia menekankan pentingnya menahan diri dan hidup sederhana.

“Kalau pegang duit, jangan pamer. Sembunyiin. Pakai sepeda aja cukup,” ucap Dedi.

Ia pun menceritakan seorang temannya yang pernah tajir mendadak namun kini hidup sengsara. “Sekarang bahkan minta uang Rp500 ribu ke saya,” pungkasnya.

Menapaki Jejak Sejarah Menuju Masa Depan Gemilang

Sejarah dan perkembangan Kabupaten Subang
Foto: www.inijabar.com

Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan 77 tahun Kabupaten Subang. Ia mengajak seluruh warga untuk terus berkarya demi kemajuan daerah tercinta.

Sejak berdiri pada 5 April 1948, Subang telah melalui perjalanan panjang yang sarat sejarah dan budaya. Pembentukan kabupaten ini ditetapkan dalam rapat di Cimanggu, Desa Cimenteng, yang mengangkat Danta Gandawikarma sebagai bupati pertama.

Namun, jejak historis Subang jauh lebih tua. Antara abad ke-7 hingga ke-15, wilayah ini menjadi jalur perdagangan maritim penting. Penemuan pecahan keramik Tiongkok di Patenggeng, Kalijati, menjadi bukti nyata peran strategis tersebut.

Di era Kerajaan Sunda, Subang dikenal sebagai kawasan vital di pesisir utara Jawa Barat. Penyebaran Islam juga berkembang pesat sejak abad ke-16 melalui peran ulama Wangsa Goparana dari Sagalaherang.

Kini, Subang terdiri dari 30 kecamatan, 245 desa, dan 8 kelurahan. Pembangunan infrastruktur seperti Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Pelabuhan Patimban, dan konektivitas ke Bandara Kertajati semakin memperkuat posisi Subang dalam kawasan Rebana Metropolitan.

Sektor pariwisata pun berkembang pesat. Pemandian air panas Ciater, dengan suhu air mencapai 43-46 derajat Celsius, menjadi destinasi favorit wisatawan. Selain itu, berbagai curug (air terjun) menambah daya tarik alam Subang.

Dalam bidang kuliner, Subang dikenal sebagai Kota Nanas. Nanas Si Madu, dengan rasa manis dan segar, menjadi ikon buah lokal yang diminati banyak orang.

Dengan warisan sejarah dan potensi yang dimiliki, Subang terus melangkah maju menuju masa depan yang gemilang.

Jangan Pulang dari Subang Sebelum Belanja di 3 Pusat Oleh-Oleh Favorit Ini!

: pusat oleh-oleh Subang
Foto: ilustrasi

Subang – Berkunjung ke Subang tak akan lengkap tanpa membawa pulang buah tangan khas daerah ini. Selain dikenal sebagai penghasil nanas terbaik di Jawa Barat, Subang juga punya beragam oleh-oleh menarik yang sayang untuk dilewatkan.

Mulai dari camilan khas hingga kerajinan tangan unik, semua bisa ditemukan dengan mudah. Tidak hanya sebagai kenang-kenangan, oleh-oleh dari Subang juga bisa jadi cara manis untuk berbagi kebahagiaan dengan orang-orang tercinta di rumah.

Berikut tiga pusat oleh-oleh populer di Subang yang wajib kamu kunjungi:

1. Pusat Oleh-Oleh Al Barokah

Tempat ini menjadi pilihan favorit wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh dengan kualitas terbaik.
Beragam camilan seperti keripik, sirup nanas, dan souvenir khas Subang tersedia di sini. Produk-produk yang dijual juga mencerminkan kekayaan budaya lokal yang menarik.

  • Alamat: Jl. Otto Iskandardinata, Sukamelang, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat
  • Kontak: 0821-2240-4511

2. Oleh-Oleh Priangan Rifki Alamsyah 2

Tidak kalah populer, toko oleh-oleh yang satu ini dikenal dengan pelayanannya yang ramah dan suasana belanja yang menyenangkan.
Toko ini memiliki rating tinggi di Google Maps, yakni 4,7 bintang—bukti banyak pelanggan merasa puas dengan pilihan produknya.

  • Alamat: Sukamelang, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat
  • Kontak: 0823-1951-4119

3. Lampu Satu Resto & Bakery

Gabungan antara restoran, toko roti, dan pusat oleh-oleh, Lampu Satu Resto & Bakery jadi tempat favorit warga lokal dan wisatawan.
Selain menikmati makanan lezat, pengunjung bisa sekaligus berbelanja oleh-oleh khas Subang di satu tempat yang nyaman.

  • Alamat: Jl. Otto Iskandardinata No. 2, Karanganyar, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
  • Jam Operasional: Setiap hari, pukul 07.00–22.00 WIB
  • Kontak: 0260-7605222

Oleh-oleh khas Subang tak hanya menggoda lidah, tapi juga membawa cerita dan kesan dari perjalananmu. Jadi, pastikan untuk mampir ke salah satu tempat di atas sebelum pulang dari Subang, ya!

Misteri Kematian Napi Narkoba di Lapas Subang, Keluarga Merasa Ada Kejanggalan

kematian mendadak napi narkoba Subang
Foto: peraknew.com

Subang – Kematian mendadak narapidana kasus narkoba, Agung Purnama Rosadi (32), mengejutkan banyak pihak. Ia mengembuskan napas terakhir pada Jumat pagi, 4 April 2025, saat masih menjalani masa tahanan titipan dari Pengadilan Negeri Subang di Lapas Kelas IIA Subang.

Yang membuat keluarga merasa janggal, sehari sebelumnya Agung terlihat dalam kondisi sehat saat dijenguk. “Dia tidak mengeluh sakit, cuma bilang gatal-gatal dan minta dibawakan obat,” ujar sang adik, Aditya Pratama, mengenang kunjungan terakhirnya.

Kabar mengejutkan datang keesokan harinya. Menurut informasi dari tetangga yang bekerja di lapas, Agung ditemukan tidak sadarkan diri di dalam sel saat Subuh. Ia segera dilarikan ke RSUD Ciereng Subang, namun pihak IGD menyatakan ia sudah meninggal saat tiba di rumah sakit.

Aditya juga menuturkan bahwa hasil visum tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan. Hanya ada perubahan warna membiru di ujung kuku almarhum. “Dokter bilang tidak ada hal mencurigakan. Hanya kukunya yang membiru,” jelasnya.

Menanggapi kasus ini, Kalapas Subang, Gatot Harisaputro, memastikan telah dilakukan penyelidikan internal. Rekaman CCTV telah diperiksa, dan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau kejadian mencurigakan. “Kami sudah menjalankan prosedur. Hasil visum pun tidak menunjukkan kekerasan,” ujar Gatot.

Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah Agung. Dengan demikian, kasus ini dinyatakan ditutup oleh pihak berwenang, meski rasa tanya masih menggelayuti pihak keluarga.

Recent Posts