harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya ikut hadiri kegiatan rechecking lomba PKK Gagah Bencana atau Gerakan Keluarga Sehat Tanggal dan Tangguh Bencana. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Cikembang, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Rabu (30/11/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan mengikuti lomba dan menjadi juara bukan tujuan utama. Namun lebih kepada peningkatan motivasi dan dorongan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi bencana. Sekaligus motivasi untuk masyarakat dalam melakukan perilaku hidup bersih sehat dan lingkungan hidup bersih sehat.
“Kita ikuti rechecking lomba PKK Gagah Bencana ini, tapi bukan sekadar ingin jadi juara atau meraih penghargaan. Tapi dengan kegiatan ini bisa memberi dorongan dan motivasi kepada masyarakat agar keluarga siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana,” ungkap Herdiat.
Menurut Herdiat, kegiatan ini juga sebagai upaya mempersiapkan masyarakat terutama respon dalam menghadapi bencana. Mengingat saat ini kondisi cuaca cukup ekstrim.
“Selain siap menghadapi bencana juga bagaimana masyarakat agar berprilaku hidup sehat dari mulai menata lingkungan rumah,” katanya.
Herdiat pun mengaku bersyukur, mayoritas penduduk Ciamis adalah petani. Sehingga bisa menerapkan pola tanam tepat guna, untuk menjaga ketahanan pangan. Petani pun berjasa dalam menekan informasi dan mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi.
“Petani Ciamis harus dapat menerapkan pola tanam tepat guna. Salah satu yang dapat mengatasi rawan pangan adalah petani,” jelasnya.
Sementara itu, Ricki Herdiansyah, Ketua Tim Rechecking Jawa Barat, mengatakan lomba PKK Gagah Bencana ini sudah launching sejak 14 Maret 2022. Kemudian TP PKK daerah kota/kabupaten menindaklanjutinya.
“Dengan rechecking ini dapat menetapkan pelaksana terbaik untuk setiap jenis kegiatan,” jelasnya. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)
review1st.com – Penggunaan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard untuk pembayaran nontunai semakin jadi pilihan konsumen Indonesia. Tak hanya di mall ataupun restoran, tak jarang QRIS ini ditemui di pedagang kaki lima maupun warung pinggir jalan.
Sejak diluncurkan pertama kali pada 2019 oleh Bank Indonesia (BI), QRIS sebagai standar kode QR Nasional dapat membantu pelaku usaha menerima berbagai metode pembayaran nontunai dari konsumen, termasuk GoPay.
GoPay sebagai solusi pembayaran digital memudahkan para pelaku usaha untuk bisa lebih banyak memperoleh keuntungan hingga dapat mengembangkan bisnisnya. Berbagai keuntungan tersebut di antaranya:
Menjangkau Lebih Banyak Pelanggan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2022 mencapai 5,72%. Pertumbuhan ini didorong oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga yang semakin meningkat, yang mencerminkan daya beli masyarakat yang semakin membaik.
Selain itu, hasil riset Insight Asia menunjukkan GoPay sebagai platform dompet digital yang secara konsisten paling banyak digunakan oleh konsumen, sejak lebih dari 5 tahun terakhir sampai saat ini.
Sebagian besar pengguna dompet digital pernah menggunakan GoPay (71%) dan terus setia menggunakan sampai saat ini (58%).
Dengan menambahkan QRIS dan menerima GoPay sebagai opsi pembayaran di gerai usaha, merchant mendapatkan akses berjualan ke jutaan masyarakat pengguna GoPay.
Kemudahan pembayaran dapat mempengaruhi pengalaman konsumen dalam berbelanja, sehingga membuat usaha yang menawarkan GoPay menjadi pilihan pelanggan.
Transaksi Bisa Lebih Praktis
Dengan melakukan pembayaran menggunakan GoPay, pelanggan tidak perlu membawa banyak uang tunai dan penjual pun tidak repot menyediakan uang kembalian. Proses transaksi dapat dilakukan tanpa melibatkan kontak maupun perputaran uang secara fisik, sehingga penjual dan pelanggan bisa lebih merasa nyaman dan aman di masa pandemi.
Selain itu, proses pembayaran nontunai yang lebih praktis memungkinkan penjual untuk menyelesaikan transaksi dengan lebih cepat dan menghindari antrian pelanggan
Keterangan Foto: Transaksi lebih praktis dengan scan kode QRIS
3. Pengelolaan Usaha Menjadi Lebih Mudah dan Terintegrasi
Tidak hanya memfasilitasi pembayaran dari konsumen, GoPay juga membuat pengelolaan operasional usaha sehari-hari menjadi lebih mudah.
Pelaku usaha dapat mengintegrasikan usahanya dengan aplikasi GoBiz untuk kebutuhan pengelolaan bisnis secara menyeluruh, menggunakan fitur GoKasir untuk riwayat dan pembukuan transaksi secara digital, serta mendapatkan akses ke GoModal untuk pengembangan bisnis.
Pelaku usaha juga dapat memiliki opsi mengintegrasikan usahanya dengan Midtrans, layanan payment gateway dari GoTo Financial, yang memungkinkan usaha untuk memroses pembayaran dari 25 metode pembayaran termasuk GoPay.
Bisa Tambah Pengetahuan Berbisnis lewat Komunitas Mitra Usaha GoTo
Sebagai bagian dari Grup GoTo, GoPay memfasilitasi mitra usaha dengan akses ke berbagai komunitas dan pelatihan yang tergabung dalam Akademi Mitra Usaha (KAMUS).
Saat ini sudah ada ratusan ribu mitra yang bergabung dalam KAMUS. Berbagai informasi dan pengetahuan bisnis dibagikan langsung oleh pakarnya lewat berbagai program edukasi di komunitas ini.
Mulai dari materi tentang tips berjualan, pengelolaan keuangan, hingga strategi pengembangan usaha dibagikan lewat berbagai kelas yang dapat diakses secara gratis oleh para pelaku usaha.
Keamanan Transaksi Terjamin
Transaksi dengan GoPay juga lebih aman karena penjual dan pembeli dapat terhindar dari kecurangan, penipuan, atau peredaran uang palsu. Setiap transaksi GoPay pasti menggunakan PIN ataupun kode yang membutuhkan persetujuan pengguna terlebih dahulu.
Riwayat transaksi yang otomatis tercatat secara digital juga memudahkan verifikasi pembayaran sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir terhadap keamanan transaksi.
Nah, itu dia penjelasan 5 manfaat GoPay bagi bisnis. Pelaku usaha dapat mengaktifkan QRIS dan menerima metode pembayaran GoPay di gerai usahanya dengan mudah.
Sesuai dengan peraturan Bank Indonesia, Merchant Discount Rate (MDR) atau biaya administrasi transaksi yang dibayarkan oleh pelaku usaha yang menggunakan QRIS hanya sebesar 0,7 persen dari total transaksi yang masuk.
Selain itu, usaha yang termasuk dalam kategori usaha mikro bisa mendapatkan MDR 0% hingga Desember 2022. Ini berarti, pelaku usaha bisa lebih mendapatkan keringanan pembayaran biaya administrasi jika transaksi dilakukan lewat QRIS dibandingkan metode pembayaran lain.
Janji Jiwa Siliwangi 876 Tasikmalaya adalah gerai minuman berbasis espresso, non kopi, dan teh. Lokasinya dekat dari perguruan tinggi, sehingga banyak pelajar yang datang kesini untuk mengerjakan tugas.
Kopi Janji Jiwa merupakan franchise Jiwa Group yang telah membuka lebih dari 900 outlet di seluruh Indonesia. Bisnis ini telah mengeluarkan tiga produk yaitu Kopi Janji Jiwa, Jiwa Tea, dan Jiwa Toast.
Namun, di Janji Jiwa Siliwangi 876 Tasikmalaya baru ada kopi dan teh. Pengunjung bisa memesan es kopi gula aren yang sedang hits atau merasakan nikmatnya teh earl grey yang menyegarkan. Berikut ini ada beberapa hal yang menarik saat mengunjungi outlet.
Ngopi-Ngopi diJanji Jiwa Siliwangi 876 Tasikmalaya
Untuk penggemar kopi, Janji Jiwa pasti menjadi pertimbangan teratas mengingat rasa minumannya yang khas. Selain itu, mengunjungi salah satu outlet ‘Teman Sejiwa’ di Kota Tasikmalaya dapat memberikan pengalaman minum kopi yang berbeda.
Tempatnya Lumayan Luas
Lokasi berada di Jalan Siliwangi nomor 91, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Outlet ini memiliki area parkir yang bisa bisa menampung banyak kendaraan, dan tempatnya lumayan luas meski hanya satu lantai.
Di bagian teras terdapat bangku-bangku khusus tamu yang merokok, namun jumlahnya terbatas. Sedangkan di bagian dalam, kapasitas pengunjung jauh lebih banyak dan penataan tempat duduknya berjejer sangat rapi. Terdapat dekorasi dinding animasi biji kopi Toraja, Jawa, dan Sumatra sebagai ciri khas Janji Jiwa.
Saat datang ke Janji Jiwa Siliwangi 876 Tasikmalaya, pengunjung bisa memilih meja dengan sofa atau bar area.
Sebagai catatan, setiap area telah menyediakan colokan listrik untuk charger, agar pengunjung berlama-lama. Fasilitas toiletnya pun cukup bersih dan terawat, tapi mushola tidak ada.
Varian Minuman Semakin Banyak
Minuman berbasis espresso yang paling laku di outlet ini adalah Kopi Susu, Americano, dan Latte. Ketiga kopi cocok untuk segala kondisi karena bisa disajikan panas maupun dingin. Harga yang untuk setiap kopi mulai dari Rp 16 ribu.
Sementara itu, pengunjung yang tidak begitu suka espresso bisa mencoba minuman non kopi di Janji Jiwa Siliwangi 876 Tasikmalaya. Ada Susu Gula Aren dengan Cincau, Cookies n Cream, dan Matcha Latte.
Minuman tanpa espresso lebih aman untuk penderita lambung, sehingga kamu bisa tetap nongkrong tanpa khawatir maag kambuh.
Janji Jiwa juga berkolaborasi dengan HITC, melalui dua minuman baru yang fresh. Ada Purple Summertime yang merupakan campuran buah naga, persik, teh kamomil, dan irisan lemon. Atau bisa coba Oathentic88, perpaduan kopi dan oatmilk yang creamy. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)
harapanrakyat.com,- Sepanjang tahun 2022, Pemkab Ciamis telah meraih berbagai prestasi dan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pusat. Capaian tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Ciamis.
Adapun penghargaan yang berhasil diraih oleh Kabupaten Ciamis tersebut selama tahun 2022 ini diantaranya yakni Pemkab Ciamis dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama. Penghargaan ini merupakan penghargaan kelima kalinya.
Pemkab Ciamis kembali meraih 6 penghargaan prestasi dari Provinsi Jawa Barat. Pada rangkaian kegiatan peringatan Harganas ke-29 tingkat Provinsi Jawa Barat.
Selain itu juga, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menerima penghargaan Lencana Bhakti Desa Pertama, penghargaan tersebut dari Direktorat Jenderal (Dirjen) pembangunan desa dan perdesaan Kementrian Desa RI.
Penghargaan Pemkab Ciamis itu sendiri, merupakan kerja keras dan juga komitmen dalam melakukan mendorong dan percepatan pembangunan desa.
Prestasi ini juga sebagai bukti kepemimpinan dari Bupati Ciamis Herdiat Sunarya akan meningkatkan status desa. Sejak tahun 2020, Ciamis sudah tidak ada desa tertinggal.
Kemudian, Pemkab Ciamis juga meraih penghargaan BKN Award kategori implementasi NSPK manajemen ASN terbaik. Penghargaan tersebut bagi instansi dan pengelolaan manajemen ASN terbaik.
Bupati Herdiat juga kembali menorehkan prestasinya dengan meraih penghargaan Anubhawa Sasana Desa dari Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) RI.
Penghargaan Anubhawa ini merupakan tindak lanjut dari penghargaan Provinsi Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut, penerimaan penghargaan oleh Assisten Pemerintahan dan Kesra Ciamis, Wasdi Ijudin yang mewakili Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
Torehan Prestasi Pemkab Ciamis Bidang Olahraga
Tidak hanya dalam bidang pemerintahan, Ciamis juga berhasil menorehkan prestasi dari bidang olahraga. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat ke XIV tahun 2022 Kabupaten Ciamis berhasil menempati posisi ke 9 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengaku bangga dengan prestasi Kontingen Kabupaten Ciamis pada Porprov Jawa Barat tahun 2022 ini, karena target 10 besar berhasil terlampaui.
“Alhamdulilah ini capaian yang sangat signifikan sekali. Karena sebelumnya Kabupaten Ciamis itu hanya mampu berada di peringkat ke 23. Tapi di Porprov Jabar tahun 2022 ini berhasil menempati urutan ke 9,” ucapnya.
Pada Porprov Jabar tahun 2022 yang berlangsung bulan November 2022 ini Ciamis berhasil meraih 99 medali, dengan rincian medali emas 35, medali perak 29 dan juga 35 medali perunggu. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)
harapanrakyat.com,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar, Jawa Barat, membuat survei (jajak pendapat) melalui Google dokumen terkait rencana penerapan manajemen rekayasa lalu lintas (lalin) sistem satu arah pada ruas jalan Hamara Efendi, Rabu (30/11/2022).
Survei tersebut untuk menjaring masukan dari masyarakat terkait rencana akan diberlakukannya rekayasa lalu lintas satu arah di jalan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar Eddy Nur Djaman, melalui Kabid. Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Fera Mada Pratama, mengatakan, hari ini merupakan pertama survei dilakukan. Dibuka sejak pukul 13.00 WIB.
Setelah satu jam dibuka dan dishare di sosial media terpantau sudah puluhan warga atau responden yang mengisi kuisioner dan memberikan pendapatnya.
Meski begitu, lanjutnya, untuk hasil survei baru akan dijadikan pertimbangan setelah survei selesai. Survei tersebut akan berlangsung selama satu bulan ke depan.
“Ini bagian dari sosialisasi kami lakukan survei ke masyarakat terkait rencana manajemen rekayasa lalu lintas jalan Hamara Efendi,” kata Fera kepada harapanrakyat.com, Rabu (30/11/22).
Lanjutnya menjelaskan, bagi warga yang akan berpartisipasi bisa membuka google dokumen dan buka link survei. Kemudian responden login menggunakan email atau nomor handphone untuk memberikan pendapatnya.
Teknis Jajak Pendapat Terkait Rencana Rekayasa Lalin Jalan Hamara Efendi
Teknisnya warga atau responden tinggal mengisi kuisioner dengan cara menjawab pertanyaan setuju dan tidak setuju. Warga juga bisa memberikan pendapat mereka terkait rencana rekayasa lalu lintas satu arah di jalan Hamara Efendi.
Survei tersebut, lanjutnya, berlaku untuk semua kalangan masyarakat. Jumlah respondennya bebas dan tidak ditentukan namun untuk waktu survei akan dilakukan selama satu bulan.
“Jumlah responden tidak kami batasi dan itu untuk semua kalangan masyarakat. Hasil survei nantinya akan dijadikan pertimbangan oleh kami untuk menerapkan rencana kebijakan satu arah,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, survei tersebut untuk mengetahui saran dan masukan dari masyarakat terkait rencana akan diberlakukannya rekayasa lalu lintas di jalan Hamara Efendi.
Adapun realisasi pemberlakuan manajemen rekayasa lalu lintas, kata Fera, masih dilakukan tahapan-tahapan. Salah satunya yaitu sosialisasi dengan cara menjaring pendapat masyarakat melalui survei.
“Masih tahapan. Survei ini juga bagian dari upaya kami sosialisasi kepada masyarakat. Setelah sosialisasi baru kami lakukan tahapan selanjutnya,” tandas Fera. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
KOTASUBANG.com, Subang – Kapolres Subang AKBP Sumarni mengunjungi gelaran UMKM Subang Expo 2022 yang digelar di PLUT KUMKM Subang, jalan KS Tubun No. 40, Subang, Rabu (30/11/2022). Pada kesempatan tersebut Kapolres Subang memborong produk UMKM, Subang hingga jutaan rupiah.
Di lokasi Expo, Kapolres Subang mengunjungi satu demi satu stand yang ada dan mencicipi beberapa kuliner yang dijajakan para UMKM. Selain kuliner, AKBP Sumarni juga membeli berbagai jenis produk lainnya termasuk handycraft dan fashion.
Kedatangan Kapolres disambut meriah para UMKM. Ketika didaulat untuk bernyanyi bersama UMKM oleh pembawa acara, tak pikir panjang dirinya langsung melantunkan sebuah lagu berjudul Runtah. UMKM dan warga yang tengah berkunjung kemudian menyambut lantunan lagu yang dibawakan oleh Kapolres dengan turut berjoget bersama.
“Yang ikut joget, silahkan ambil masing-masing 1 produk UMKM !,” ujar Kapolres seusai bernyanyi.
Hal ini tentu disambut riuh yang turut berjoget yang kemudian berebut mengambil produk UMKM binaan PLUT.
Kapolres mengapresiasi gelaran UMKM Subang Expo 2022 yang digelar oleh PLUT yang menggandeng Subang Creative Hub (SCH). Menurutnya, tampilan acara yang digagas PLUT dan SCH terlihat keren.
“Saya mengapresiasi dengan dilaksanakannya kegiatan UMKM Subang Expo ini untuk mengakomodir produk karya ibu-ibu. Kita bangga produk Subang, ternyata ada yang tembus ke internasional,” katanya ketika di wawancara awak media.
“Tentu saja, kita harus komitmen dengan Bela Beli Produk UMKM. Yuk kita beli produk buatan Subang, demi UMKM kita naik kelas,” pungkasnya.
Ilan Gumilar menjelaskan, pihaknya sudah pernah mengecek lokasi banjir bersama BBWS. Saat itu diketahui penyebab banjir adalah intensitas air hujan yang tinggi dan ada rembesan dari sungai Cirapuan 1.
“Kami sudah dari dulu mengajukan ke procit (BBWS) minta pembuangan air tetapi tidak terealisasi sampai sekarang,” ungkapnya.
Masih dikatakan Ilan, pihaknya pernah mengalokasikan anggaran untuk membangun pembuangan air. Namun tidak mendapat izin dari BBWS. Hal itu karena pembangunan tersebut bukan kewenangan Desa.
“Ya sudah memang air surutnya lama. Cuma tidak semua terendam banjir hanya beberapa rumah, tetapi ini sangat membahayakan warga Pangandaran,” ucapnya.
Ilan menambahkan, permasalahan tersebut harus dipecahkan oleh BBWS. Ia berharap, setelah difoto dan dicek ke lokasi, pembangunan pembuangan air bisa segera terealisasi.
“Mudah-mudahan ke depan ada titik temu dan solusi agar banjir ini tidak sampai merendam rumah warga,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
harapanrakyat.com,- Area Traffic Control System (ATCS) saat ini digembor-gemborkan oleh sebagian masyarakat sebagai alat untuk melakukan tilang elektronik atau ETLE yang sebentar lagi akan diberlakukan di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Ciamis.Â
Namun, ada sebagian masyarakat yang mengira bahwa ETLE atau Tilang Elektronik itu nantinya akan menggunakan kamera yang ada di setiap persimpangan jalan atau biasa disebut ATCS untuk memantau pengendara kendaraan bermotor yang melanggar.
Akan tetapi, tilang elektronik atau ETLE sendiri berbeda dengan ATCS. Karena ETLE adalah program dari Kepolisian sedangkan ATCS adalah sistem pengendali lalu lintas dari Dinas Perhubungan.Â
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Ciamis, Slamet Taher menjelaskan, adanya anggapan ATCS sebagai alat untuk melakukan tilang elektronik perlu diklarifikasi.
Kamera CCTV yang berada di simpang jalan memang merupakan bagian dari ATCS. Namun, ATCS merupakan suatu sistem pengendalian lalu lintas yang telah berbasis secara teknologi dan informasi pada suara daerah atau kawasan.
“Tujuannya untuk mengoptimalkan kinerja jalan melalui optimalnya lampu lalu lintas pada persimpangan jalan. Untuk fungsinya sendiri, mengatur sinyal di persimpangan jalan secara responsif,” jelasnya, Rabu (30/11/2022).
Selain itu, kata dia, ATCS juga mempunyai fungsi untuk memberikan waktu khusus kepada kendaraan tertentu yang memiliki prioritas sesuai undang-undang. Seperti mobil pemadam kebakaran, ambulance dan sebagainya.
“Fungsi ATCS juga untuk menyampaikan informasi terkait kondisi lalu lintas. Jadi ATCS itu lebih kepada memberikan edukasi kepada masyarakat, jika ada pengendara yang tidak pakai helm, bonceng bertiga kita akan beri imbauan langsung melalui pengeras suara yang ada di persimpangan,” ucapnya.
Sementara untuk ETLE atau Tilang Elektronik sendiri, lanjut Slamet, merupakan program dari Korlantas Polri. Nantinya berfungsi untuk mencatat segala bentuk pelanggaran lalu lintas secara elektronik.Â
“Jadi bisa dibedakan kalau kamera-kamera yang berada di persimpangan itu memang lebih kepada pengaturan lalu lintas. Sedangkan untuk ETLE itu saya baca dari referensi itu lebih mobile. Jadi kalau gak salah oleh Polisi lalu lintas sendiri menggunakan HP,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
harapanrakyat.com,- Traffic Light (Lampu Lalu Lintas) yang berada di persimpangan jalan menuju Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sudah lama tidak berfungsi.
Padahal banyak kendaraan melewati persimpangan tersebut. Karena itu, sejumlah pengguna jalan meminta Traffic Light di persimpangan tersebut segera diperbaiki agar bisa kembali berfungsi.
Henda (55) pengguna jalan asal Desa Cieurih, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis mengatakan, dengan tidak berfungsinya Traffic Light di persimpangan jalan Desa Selamanik dikhawatirkan memicu kecelakaan.
“Apalagi banyak kendaraan keluar masuk, makanya khawatir terjadi kecelakaan. Karena itu diharapkan Traffic Light ini dapat segera diperbaiki,†katanya, Rabu (30/11/2022).
Henda menjelaskan, Traffic Light di persimpangan jalan sangat diperlukan, karena berguna untuk mengatur kelancaran lalu lintas.
“Untuk saling memberikan kesempatan pengguna jalan, masing-masing arah untuk berjalan secara bergantian. Sebagai pengguna jalan berharap sebelum hal yang tidak diharapkan terjadi agar Traffic Light tersebut kembali difungsikan,†katanya. (Edji/R7/HR-Online/Editor-Ndu)
KOTASUBANG.com, Subang – Assyifa Peduli Indonesia meraih penghargaan Best Of The Best “Fundraising Pesantren Terbaik 2022â€. Penghargaan ini diberikan oleh Institut Fundraising Indonesia (IFI) pada gelaran Indonesia Fundraising Award (IFA) 2022, Rabu (20/11/22), di Hotel Arosa, Jakarta Selatan.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Direktur IFI, Arlina F. Salimah, SE., kepada Assyifa Peduli sebagai apresiasi karena dinilai unggul pada kategori fundraising pesantren berdasarkan penilaian dewan juri IFA 2022.
Direktur Assyifa Peduli Indonesia, Ahmad Sahirul Alim (Salim), MA., sangat bersyukur atas raihan pencapaian Assyifa Peduli yang telah melalui perjalanan panjang dari satu pengurus ke pengurus lainnya, sehingga perjuangan dan semangat untuk melakukan gerakan kebaikan semakin kuat.
“Alhamdulillah, sejak berdiri pada tahun 2009 Assyifa Peduli terus berbagi kepedulian. Tentunya, saya pribadi dan tim saat ini melanjutkan perjuangan para pendahulu yang telah terlebih dahulu menebarkan manfaat. Terutama Ketua Dewan Pembina, dr. Suleiman S. Qush yang telah gigih dalam melakukan fundraising hingga ke luar negeri. Sehingga beliau telah berjasa dalam berdirinya hampir 1.000 masjid, 2.500 sumur, anak yatim yang tersantuni, dan lahirnya para penghafal qur’an di Indonesia salah satunya adalah buah dari perjuangan beliau,†ungkap Salim.
Salim pun mengatakan bahwa anugerah best of the best ini tidak lepas dari kontribusi tim Assyifa Peduli yang senantiasa menebarkan kebaikan sehingga dapat menggugah para donatur untuk berdonasi.
“Saya di sini hanya mewakili teman-teman yang selalu bekerja ikhlas. Anugerah ini tentunya dipersembahkan untuk tim hebat di Assyifa Peduli,†pungkasnya.
Dengan diraihnya penghargaan ini Salim berharap dapat menjadi penyemangat tim Assyifa Peduli untuk terus bergerak menebar kepedulian, menjadi lembaga yang lebih profesional, amanah, bermanfaat untuk umat, dan bersama mewujudkan cita-cita yang tertuang juga dalam perundangan RI mengenai pemberantasan kemiskinan dan menghadirkan kesejahteraan masyarakat.