Beranda blog Halaman 120

Pentingnya Disiplin dan Kreativitas ASN dalam Mendorong Kemajuan Kabupaten Subang

apel pagi Subang
Foto: www.jabarpress.com

Subang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Subang pada Senin (28/04/2025). Dalam kesempatan ini, Kang Asep menyampaikan rasa syukur karena dapat memulai hari dengan penuh semangat dan kesehatan.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran dan semangat rekan-rekan dalam mengikuti apel pagi ini. Apel merupakan bagian dari disiplin yang harus dijaga oleh ASN, dan disiplin ini menjadi kunci dalam mendukung roda pemerintahan,” ujarnya.

Kang Asep menegaskan bahwa peran ASN sangat krusial dalam menjalankan pemerintahan dan mewujudkan visi dan misi Kabupaten Subang. Ia mengingatkan agar setiap langkah kecil yang konsisten dapat berkontribusi pada tujuan besar tersebut.

Selain itu, Kang Asep juga menyampaikan arahan dari Bupati Subang terkait pemanfaatan teknologi informasi (IT) untuk memantau perkembangan masyarakat. Ini bertujuan untuk mempercepat aliran informasi dan mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan cepat.

“ASN diharapkan dapat memberikan respons yang sesuai dengan data akurat dalam mengatasi aduan atau aspirasi masyarakat. Semua hasil pemantauan ini akan dievaluasi dan menjadi bagian dari briefing isu-isu aktual untuk membantu bupati dalam mengambil keputusan,” tambahnya.

Kang Asep juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kerja dan kreativitas ASN, yang tidak hanya bermanfaat bagi pemerintahan, tetapi juga untuk masyarakat. Ia mencontohkan suksesnya acara di Amphitheater Alun-alun Subang yang melibatkan kreativitas anak muda dan mendapat sambutan positif dari warga.

“Acara ini menunjukkan bahwa inisiatif kreatif memiliki tempat di hati masyarakat. Ke depannya, kita akan terus menggelar event-event berbasis tradisi dan budaya lokal yang tidak hanya merayakan kreativitas tetapi juga mendorong perekonomian daerah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Kang Asep mengajak seluruh jajaran untuk segera menindaklanjuti dan menyelesaikan program-program prioritas yang sudah direncanakan.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh para Asisten Daerah (Asda), Kepala Bagian (Kabag), Staf Ahli, serta seluruh pegawai di Lingkup Setda Kabupaten Subang.

Satreskrim Polres Subang Tangkap Pencuri Mobil Asal Tangerang

Satreskrim Polres Subang tangkap pencuri mobil
Foto: www.radarbandung.id

Subang – Aksi cepat Satreskrim Polres Subang membuahkan hasil. Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor berhasil diamankan setelah beraksi di Kabupaten Tangerang, Banten.

Penangkapan bermula dari laporan warga yang diterima Piket Siaga Satreskrim pada Sabtu, 26 April 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Laporan tersebut meminta pendampingan terhadap dugaan pelaku pencurian yang terlihat di wilayah Subang.

Merespons cepat, tim Satreskrim bergerak ke lokasi. Mereka melakukan pendampingan dan tindakan tegas terhadap pelaku.

Pencurian sendiri terjadi sehari sebelumnya, Jumat, 25 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB di Cluster Sakura, Jalan Sutera Blok SD No. 01, Desa Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Pelaku menggondol mobil Honda Mobilio lengkap dengan STNK, BPKB, kunci, gelang emas, dan laptop Lenovo.

Aksi tersebut baru diketahui ketika anak korban pulang sekolah dan mendapati kendaraan di garasi sudah raib.

Satreskrim Polres Subang langsung melakukan penyisiran. Pelaku berinisial JP (19), warga Tangerang, akhirnya ditangkap pukul 15.40 WIB di depan Kantor Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Barat, Subang.

Saat diamankan, polisi juga menyita barang bukti. Di antaranya mobil Honda Mobilio warna abu-abu metalik, STNK, BPKB, gelang emas, uang tunai, kartu bank, kartu elektronik, memori eksternal, kartu SIM, dan satu buah kalung.

Kini, pelaku dan seluruh barang bukti diamankan di Mapolres Subang. Proses penyidikan lebih lanjut sedang berjalan, termasuk koordinasi dengan Polresta Tangerang untuk membongkar kemungkinan jaringan lintas wilayah.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, mengapresiasi gerak cepat tim Satreskrim. Ia menegaskan keberhasilan ini membuktikan komitmen Polres Subang menjaga keamanan dan merespons cepat laporan masyarakat.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau warga untuk selalu waspada dan tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.


Polsek Subang Tanggap Laporan Sosial, Evakuasi Pria Terlantar Sakit ke Rumah Sakit

Subang – Pada Sabtu (27/4/2025), Polsek Subang bertindak cepat merespons laporan yang diterima melalui media sosial tentang seorang pria asal Bandung yang terlantar dan sakit di depan toko Khasanah, sebelah PD Lima Motor Subang. Kejadian ini menarik perhatian masyarakat dan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Subang, AKP Endang Suganda, langsung menginstruksikan tim untuk mengamankan lokasi dan memberikan pertolongan pertama kepada pria yang diketahui bernama Ganjar. Personel Polsek Subang bekerja sama dengan Klinik Polres Subang untuk melakukan evakuasi menggunakan ambulans. Ganjar, yang mengalami sakit, segera dibawa ke RSUD Ciereng Subang untuk perawatan lebih lanjut sambil menunggu kehadiran keluarganya.

“Saat menerima laporan, kami langsung bergerak cepat untuk memberikan bantuan. Kami sangat mengapresiasi kepekaan masyarakat yang turut peduli dengan kejadian ini,” ujar Kapolsek Subang, AKP Endang Suganda.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pria tersebut diketahui bernama Ganjar, berusia 46 tahun, dan berasal dari Kampung Pasir Jaya, Kelurahan Gunung Halu, Kecamatan Gunung Halu. Pekerjaannya sebagai buruh harian lepas membuatnya terpapar kondisi sulit hingga terpaksa terbaring sakit di tempat umum.

Kapolsek Subang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar. “Kami berharap Ganjar segera mendapatkan perawatan yang diperlukan dan bisa kembali beraktivitas normal. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu,” tambahnya.

BPJS Kesehatan Putus Kerja Sama Dua Klinik di Subang Akibat Manipulasi Klaim

BPJS Kesehatan putus kerja sama dua klinik Subang
Foto: www.beritasatu.com

Anda bilang:

Bisakah kamu kemas artikel di bawah sehingga menjadi satu artikel yang terkesan baru dan segar untuk dibaca. Kemaslah dengan bahasa dan diksi yang menarik. Tanpa mengubah fakta berita. Usahakan setiap paragrafnya tidak terlalu panjang. Usahakan juga dengan mempertimbangkan kualitas SEO, diantaranya Judul yang menarik dan singkat serta mencakup isi artikel, kemudian keterbacaan yang baik (Kalimat pasif tidak lebih dari 10%; Kalimat tidak lebih dari 20 kata; paragraf tidak terlalu panjang). Di akhir berikan 5 tag, tanpa hashtag. Buat dengan pemisah koma, bukan listicle. Tidak perlu ada tulisan lain seperti “Tentu! Ini hasil pengemasan ulang artikelnya sesuai dengan permintaanmu:” Agar tulisan bisa langsung disalin semuanya. Buat juga Frasa kunci utama dan Deskripsi meta. Berikut artikel tersebut:  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memutuskan kerja sama dengan dua klinik fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Setelah kedua klinik tersebut terbukti melakukan manipulasi klaim tagihan kepada BPJS Kesehatan. Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mengungkap, BPJS Kesehatan telah menindak dua klinik yang terbukti melakukan kecurangan untuk mendapatkan pencairan dana secara tidak sah. Dua faskes tersebut adalah Klinik Pratama di wilayah Kecamatan Pagaden, dan Klinik Pratama di wilayah Kecamatan Cipeundeuy. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Maxi, mengatakan modus yang digunakan kedua klinik tersebut yakni dengan mengajukan dokumen klaim fiktif. “Praktik curang ini dijalankan dengan rapi, mulai dari pembuatan rekam medis palsu, tidak memenuhi standar pelayanan, hingga penyediaan sarana prasarana serta makanan pasien yang seharusnya dikelola klinik, namun kenyataannya dibeli dari warung sekitar,” ujar dr Maxi kepada Beritasatu.com kala ditemui di kantornya, Senin (28/4/2025). Selain itu, jumlah pasien dan data rawat inap juga bahkan ikut dimanipulasi. Manipulasi data inilah yang membuat nilai tagihan yang diajukan menjadi lebih tinggi dari seharusnya. Kini setelah pemutusan kerjasama oleh BPJS Kesehatan, dua klinik yang bersangkutan sudah stop beroperasi. “Setelah kerja sama dengan BPJS Kesehatan dihentikan, kedua klinik tersebut kini telah menghentikan operasionalnya,” pungkas dr Maxi. Dinas Kesehatan Kabupaten Subang juga telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memindahkan peserta ke klinik atau fasilitas kesehatan lainnya.

ChatGPT bilang:

Judul:
BPJS Kesehatan Putus Kerja Sama Dua Klinik di Subang Akibat Manipulasi Klaim

Frasa Kunci Utama:
BPJS Kesehatan putus kerja sama dua klinik Subang

Deskripsi Meta:
BPJS Kesehatan memutuskan kerja sama dengan dua klinik di Subang setelah terbukti melakukan manipulasi klaim. Peserta kini dialihkan ke fasilitas kesehatan lain.

Artikel:

BPJS Kesehatan resmi memutuskan kerja sama dengan dua fasilitas kesehatan di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Keputusan ini diambil setelah ditemukan praktik manipulasi klaim tagihan yang dilakukan kedua klinik tersebut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mengungkapkan, tindakan tegas ini diambil setelah dua klinik pratama di Kecamatan Pagaden dan Kecamatan Cipeundeuy terbukti melakukan kecurangan dalam pencairan dana BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Maxi, menjelaskan bahwa kedua klinik tersebut menggunakan modus dokumen klaim fiktif. Tidak hanya itu, rekam medis palsu juga disusun secara rapi untuk mendukung praktik curang tersebut.

Tak berhenti di situ, standar pelayanan pun diabaikan. Sarana prasarana dan makanan pasien yang seharusnya dikelola oleh klinik, justru dibeli dari warung sekitar. Semua ini dilakukan untuk mendukung tagihan palsu yang diajukan.

Manipulasi data jumlah pasien dan rawat inap turut menjadi bagian dari skema curang ini. Akibatnya, nilai klaim yang diajukan kepada BPJS Kesehatan membengkak jauh melebihi seharusnya.

Setelah BPJS Kesehatan menghentikan kerja sama, kedua klinik tersebut kini telah menutup operasionalnya. “Setelah kerja sama dihentikan, mereka tidak lagi beroperasi,” ungkap dr Maxi.

Dinas Kesehatan Kabupaten Subang juga bergerak cepat. Mereka sudah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk memindahkan para peserta ke fasilitas kesehatan lain yang memenuhi standar layanan.

Penyaluran BLT DD Ekstrim di Cisaga: 38 Keluarga Terima Bantuan Rp900 Ribu

Penyaluran BLT DD Cisaga 2025
Foto: www.jabarpress.com

Subang – Pemerintah Desa Cisaga, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Ekstrim Triwulan Pertama 2025 kepada 38 keluarga penerima manfaat. Setiap keluarga menerima Rp900 ribu untuk alokasi tiga bulan, yakni Januari, Februari, dan Maret. Penyaluran dilaksanakan di aula kantor desa pada Senin (28/4/2025).

Kepala Desa Cisaga, Nuning Runingsih, melalui Kasi Kesra Suci Fatmasari, S.Pd., menjelaskan bahwa BLT DD tahun ini bersumber dari anggaran pemerintah pusat. Berbeda dari tahun sebelumnya, kini alokasi maksimal untuk BLT dibatasi hanya 15% dari pagu anggaran dana desa, turun dari batas 25% yang berlaku sebelumnya.

Suci Fatmasari menyampaikan bahwa setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan Rp300 ribu per bulan. Ia berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga penerima.

Bagi penerima yang sedang sakit dan tidak bisa hadir ke aula desa, pemerintah desa akan mendatangi rumah mereka. Bantuan tetap akan diserahkan secara langsung kepada yang berhak menerima.

Salkum (83), warga Simpang Sari RT 08/04, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah desa, serta Kepala Desa Nuning Runingsih atas perhatian yang diberikan.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari BPD, LPM, Kadus, RT, RW, Bhabinkamtibmas Polri, dan Babinsa TNI AD, yang memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pemuda Bertani Modern, Kunci Indonesia Emas 2045

Petani muda modern
Foto: www.tribunnews.com

Subang – Indonesia menatap masa depan cerah lewat pertanian modern. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya peran generasi muda untuk membangun sektor pertanian yang maju dan berpenghasilan tinggi. Menurutnya, langkah ini menjadi kunci mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Salah satu upaya konkret diwujudkan lewat Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS). Program ini aktif dilaksanakan di berbagai wilayah, khususnya Kabupaten Subang, Jawa Barat. Bahkan, International Fund for Agricultural Development (IFAD) memberikan apresiasi atas keberhasilan program tersebut.

Program YESS dinilai sukses memberdayakan pemuda desa, sekaligus menjadi model pengembangan pertanian yang berpotensi diterapkan di negara berkembang lainnya. “Kuncinya ada di 60 persen generasi milenial dan Gen Z. Kita harus mendorong pertanian berbasis teknologi tinggi agar menarik bagi anak muda,” ujar Amran.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya regenerasi petani. Ia mengingatkan bahwa tanpa kehadiran generasi baru, sektor pertanian bisa menghadapi kekosongan pelaku usaha di masa depan.

“Petani tua akan berkurang secara alamiah. Tanpa regenerasi yang dirancang matang, keberlanjutan pertanian bisa terancam,” kata Arsanti.

Pujian terhadap program YESS juga datang dari Penasihat Utama Portofolio IFAD untuk Asia dan Pasifik, Kaushik Barua. Ia mengungkapkan bahwa program ini telah membantu meningkatkan pendapatan masyarakat desa, memperkuat keberlanjutan hidup, dan mengembangkan sektor pertanian.

“Pelatihan, akses permodalan, hingga peningkatan kapasitas yang diberikan dalam YESS membuka banyak peluang bagi pemuda desa. Ini model yang sangat menarik dan layak diterapkan di banyak negara,” tambah Kaushik Barua.

Sejak diluncurkan pada 2021, Program YESS di Jawa Barat telah menjangkau lebih dari 83.000 penerima manfaat. Project Manager YESS PPIU Jawa Barat, Aminuddin, menyebutkan berbagai strategi diterapkan, seperti pembentukan 27 klaster usaha tani, koperasi pemuda tani di tiap kabupaten, serta perlindungan hukum melalui SK Bupati.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Subang, Maman Firmansyah, turut optimistis terhadap masa depan pertanian di wilayahnya. Menurutnya, Subang sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Barat, akan semakin kuat jika lebih banyak anak muda terjun ke dunia pertanian.

“Semoga program ini membangkitkan semangat pemuda untuk kembali mencintai dan memiliki sektor pertanian sebagai profesi yang membanggakan,” tandas Maman.


Harga Cabai di Subang Tercatat Termurah Ketiga Secara Nasional

harga cabai rawit di Subang
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Harga cabai rawit di Kabupaten Subang tercatat sebesar Rp30 ribu per kilogram per 25 April 2025. Angka ini menempatkan Subang sebagai salah satu daerah dengan harga cabai rawit terendah di tingkat nasional. Informasi ini disampaikan dalam rapat virtual pengendalian inflasi yang digelar di Ruang Rapat Bupati I, Kantor Bupati Subang, pada Senin, 28 April 2025.

Rapat tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., bersama Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Hidayat, S.Ag., M.Si. Dalam keterangan resmi dari Humas Setda Subang, Asep Nuroni menyampaikan bahwa berdasarkan perkembangan harga di tingkat daerah, Subang menjadi salah satu wilayah dengan harga cabai rawit merah terendah di Indonesia.

Asep juga mengungkapkan bahwa rapat membahas beberapa agenda penting. Di antaranya historis inflasi bulan April dalam tiga tahun terakhir, perkembangan harga bahan pokok, serta laporan harga di tingkat nasional dan daerah.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa Kabupaten Subang berada di posisi ketiga dalam daftar sepuluh kabupaten/kota dengan harga cabai rawit terendah. Subang berada di bawah Kabupaten Karo dan Kabupaten Kerinci.

Stabilnya harga cabai rawit merah ini menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah. Menurut Asep, kondisi ini berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pengendalian inflasi pangan di Kabupaten Subang.

Satreskrim Polres Subang Tangkap Pelaku Curanmor Asal Tangerang dalam Hitungan Jam

Satreskrim Polres Subang Tangkap Pelaku Curanmor Asal Tangerang dalam Hitungan Jam
Foto: Tribunjabar.id

Subang – Respons cepat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang patut diacungi jempol. Dalam waktu singkat, mereka berhasil menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beraksi di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Aksi ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima Piket Siaga Satreskrim Polres Subang pada Sabtu, 26 April 2025, sekitar pukul 15.00 WIB. Warga meminta pendampingan terhadap dugaan pelaku pencurian yang terlihat berada di wilayah Subang.

Menanggapi laporan tersebut, tim Satreskrim langsung bergerak cepat untuk melakukan pendampingan dan tindakan hukum. Kecepatan respons ini menjadi faktor utama keberhasilan penangkapan.

Pencurian terjadi sehari sebelumnya, Jumat, 25 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di Cluster Sakura, Jalan Sutera Blok SD No. 01, Desa Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Pelaku membawa kabur sebuah mobil Honda Mobilio beserta dokumen kendaraan, gelang emas, dan laptop merek Lenovo.

Korban baru menyadari pencurian ketika anaknya pulang sekolah dan tidak menemukan mobil di garasi. Setelah mengecek rekaman CCTV dan kondisi rumah, korban memastikan telah terjadi pencurian.

Berkat penyisiran cepat, Satreskrim Polres Subang berhasil mengamankan pelaku berinisial JP (19), warga Kabupaten Tangerang. JP ditangkap sekitar pukul 15.40 WIB di depan Kantor Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang.

Saat penangkapan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil Honda Mobilio, STNK, BPKB, gelang emas, uang tunai, sejumlah kartu bank dan elektronik, memori eksternal, kartu SIM, serta satu buah kalung.

Kini, JP beserta seluruh barang bukti diamankan di Mapolres Subang untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polres Subang juga tengah berkoordinasi dengan Polresta Tangerang dan Polsek Pasar Kemis guna mendalami kemungkinan keterlibatan JP dalam jaringan curanmor lintas wilayah.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, mengapresiasi kinerja cepat Satreskrim. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini mencerminkan komitmen Polres Subang dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Ini adalah bukti kesiapsiagaan dan profesionalisme kami dalam merespons laporan masyarakat,” ujar AKBP Ariek.

Polres Subang pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Dua Klinik di Subang Diputus Kontrak BPJS Kesehatan Akibat Kecurangan

pemutusan kontrak BPJS Kesehatan Subang
Foto: ilustrasi

Dua fasilitas kesehatan di Kecamatan Cipeundeuy dan Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, resmi diputus kemitraannya oleh BPJS Kesehatan. Keputusan ini diambil setelah kedua klinik tersebut terbukti melakukan kecurangan serius dan tidak memenuhi standar operasional pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Maxi, menjelaskan bahwa pelanggaran ini terungkap berkat monitoring intensif BPJS Kesehatan Kantor Kedeputian Wilayah V Jawa Barat. Pemeriksaan dimulai sejak awal tahun 2025 dan berujung pada keputusan tegas pemutusan kontrak.

“Kami sudah memberikan bimbingan, teguran, bahkan arahan agar kedua fasilitas memperbaiki layanan. Namun, karena pelanggaran yang dilakukan bersifat fatal, kontrak harus diputus,” ujar dr Maxi, Sabtu (26/04/2025).

Menurut Maxi, kedua klinik tercatat melakukan 10 jenis kesalahan. Di antaranya adalah pemeriksaan yang tidak dilakukan oleh dokter, ketidaksesuaian data sarana prasarana, hingga masalah pengelolaan makanan pasien yang tidak standar.

Yang paling memberatkan adalah kecurangan dalam laporan jumlah pasien. Ada data kunjungan dan surat inap yang dimanipulasi untuk meningkatkan klaim tagihan BPJS Kesehatan. Praktik ini dinilai sebagai pelanggaran berat yang tidak bisa ditoleransi.

Lebih lanjut, kedua klinik melakukan kecurangan secara sistematis. Mulai dari pemalsuan dokumen medis, ketidaksesuaian peralatan, hingga rekayasa data pasien, semua dilakukan demi keuntungan finansial lebih besar dari BPJS Kesehatan.

Maxi menegaskan bahwa kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua fasilitas kesehatan. “Kita bisa bekerja sama dengan BPJS, tapi harus mengikuti standar. Jangan ada kecurangan sedikit pun,” tegasnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kedua klinik tersebut kini tidak beroperasi. Pintu-pintu tertutup rapat dan tidak terlihat adanya aktivitas, baik di dalam maupun di sekitar area klinik.

Pria di Karawang Tertangkap Curi Kotak Amal Masjid di Subang

Pencurian kotak amal masjid Subang
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Seorang pria berinisial A (43) asal Desa Bayur Kidul, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, diamankan aparat Polsek Patokbeusi. Penangkapan terjadi pada Sabtu (26/4/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

A diduga mencuri kotak amal di Masjid Jamie Miftaul Huda, yang berlokasi di Dusun Mulyasari, Desa Rancajaya, Kabupaten Subang. Gerak-gerik mencurigakan pelaku di sekitar masjid memicu laporan dari warga setempat.

Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kapolsek Patokbeusi Kompol Anton Indra Gunawan, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan cepat diambil sebagai bentuk respons atas laporan masyarakat.

“Pelaku diamankan di lokasi kejadian bersama sejumlah barang bukti. Saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kompol Anton.

Barang bukti yang disita antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi T 6693 RE, satu bilah palu yang diduga digunakan untuk membongkar kotak amal, satu buah kotak amal, serta uang tunai Rp250.000 yang tercecer di sekitar tempat kejadian.

Proses penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari piket SPKT, Unit Patroli, dan Reskrim Polsek Patokbeusi. Dua saksi dari warga setempat, S M (33) dan S S (59), turut menyaksikan jalannya penindakan.

Setelah berhasil diamankan, pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Patokbeusi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menggelar olah tempat kejadian perkara dan menggali keterangan dari para saksi.

“Langkah cepat ini merupakan komitmen kami untuk menjaga rasa aman masyarakat, terutama di bulan suci dan di area tempat ibadah,” tegas Kapolsek Anton.


Recent Posts