Beranda Berita Subang Disdikbud Subang Respon Cepat Kerusakan SDN Tanjungrasa Kidul

Disdikbud Subang Respon Cepat Kerusakan SDN Tanjungrasa Kidul

Perbaikan SDN Tanjungrasa Kidul Subang

suarasubang.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang kini tengah memprioritaskan perbaikan SDN Tanjungrasa Kidul. Langkah sigap ini diambil sebagai respons atas viralnya video yang menunjukkan kondisi memprihatinkan sekolah di Kecamatan Patokbeusi tersebut.

Kepala Disdikbud Subang, Heri Sopandi, segera menginstruksikan tim Seksi Sarana dan Prasarana SD untuk terjun langsung ke lapangan. Beliau menegaskan bahwa tim teknis harus segera melakukan pengecekan mendalam. Hal ini dilakukan agar langkah penanganan darurat dapat diputuskan secepat mungkin demi keselamatan siswa.

BACA JUGA:  Wabup Subang Apresiasi Program Perencanaan Haji BSI

Skema Anggaran Pemeliharaan Sekolah

Pemerintah sebenarnya telah menyediakan skema pemeliharaan bangunan melalui alokasi 20 persen Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Heri menekankan agar setiap sekolah di Kabupaten Subang tidak membiarkan bangunan rusak tanpa penanganan. Anggaran tersebut harus digunakan secara efektif untuk perbaikan yang bersifat mendesak.

Namun, Disdikbud akan mengupayakan sumber dana lain apabila anggaran BOS tidak mencukupi. Pihaknya berencana mengusulkan pendanaan melalui perubahan APBD dalam waktu dekat. Jika belum memungkinkan, rencana rehabilitasi akan dimasukkan ke dalam perencanaan APBD tahun 2027 mendatang.

BACA JUGA:  VinFast Subang Penuhi Syarat TKDN 40 Persen

Kondisi Fasilitas yang Memprihatinkan

Kerusakan pada bangunan sekolah tersebut memang tergolong cukup berat. Video berdurasi hampir empat menit memperlihatkan ruang kelas yang kehilangan jendela serta pintu. Selain itu, kondisi plafon yang jebol di berbagai sisi membuat suasana belajar menjadi tidak kondusif bagi para santri dan siswa.

Fasilitas sanitasi seperti toilet siswa juga dilaporkan mengalami kerusakan total sehingga tidak dapat digunakan. Akibatnya, para siswa terpaksa menggunakan area terbuka di belakang sekolah untuk keperluan buang air. Oleh karena itu, masyarakat sangat berharap pemerintah segera memberikan solusi agar kegiatan belajar kembali layak dan aman.

BACA JUGA:  Sekda Subang Optimalkan Katalog Elektronik Versi 6