Beranda Berita Subang Ratusan Mahasiswa ITB Siap Bangun Desa di Subang

Ratusan Mahasiswa ITB Siap Bangun Desa di Subang

KKN-D ITB 2026

suarasubang.com — Pemerintah Kabupaten Subang secara antusias bersiap menyambut kehadiran ratusan akademisi muda dari salah satu kampus teknologi terbaik di Indonesia. Sebanyak 358 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan bakal diterjunkan langsung ke wilayah pedesaan dalam program KKN-D ITB 2026.

Selain itu, program pengabdian ini dijadwalkan berlangsung selama periode Juli hingga Agustus 2026 mendatang. Rencana besar tersebut dibahas secara mendalam dalam forum audiensi resmi yang mempertemukan pihak kampus dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, di ruang kerjanya pada Selasa (26/5/2026).

BACA JUGA:  Teknologi Nuklir Padi Tingkatkan Hasil Panen Subang

Fokus Pembangunan di Desa Talagasari

Kegiatan pengabdian masyarakat ini nantinya akan dipusatkan di Desa Talagasari, Kecamatan Serangpanjang. Selanjutnya, ratusan mahasiswa tersebut akan terbagi menjadi 17 kelompok kerja taktis yang memiliki beban misi khusus berupa intervensi teknologi tepat guna bagi masyarakat setempat.

Terutama, sektor energi menjadi salah satu prioritas dengan adanya pengadaan serta perbaikan jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU). Kemudian, tim mahasiswa juga akan melakukan pembenahan pada tata kelola air bersih baku serta membangun infrastruktur sanitasi warga yang lebih sehat dan memadai.

BACA JUGA:  Subang Tambah Lampu Lalu Lintas di Empat Simpang Rawan

Dukungan Infrastruktur dan Pendidikan

Tidak hanya berfokus pada energi dan sanitasi, program strategis ini juga menyasar perbaikan fasilitas publik di desa. Bahkan, para mahasiswa ITB berkomitmen untuk membantu pembenahan infrastruktur fisik desa sekaligus memperkuat pilar pendidikan dasar bagi anak-anak di wilayah Serangpanjang.

Sekda Subang, Asep Nuroni, memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap rancangan program kerja yang dipaparkan oleh Wakil Direktur Kemahasiswaan ITB, Yorga Permana. Menurutnya, intervensi keilmuan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjawab problem pemenuhan fasilitas dasar di wilayah selatan Subang secara presisi.

BACA JUGA:  Polres Subang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor Purwadadi

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Subang menjamin dukungan penuh agar seluruh rangkaian kegiatan KKN-D ini berjalan optimal. Dengan demikian, kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi kemajuan desa di Kabupaten Subang.