Beranda blog Halaman 860

Disapu Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Purwadadi Ciamis

IMG_20230425_195022_tnjhRkRy2N_Gm6rdsXs4n.jpeg

harapanrakyat.com,- Hujan deras dengan angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengakibatkan pohon tisuk tumbang menimpa satu rumah warga, Selasa (25/4/2023).

Rumah yang tertimpa pohon tersebut milik Sugiri, warga Dusun Sindangsari, Desa Purwakarta, Kecamatan Purwadadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun rumah Sugiri mengalami kerusakan.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis Nurholis mengatakan, rumah tertimpa pohon tumbang ersebut terjadi sekitar pukul 16:00 WIB ketika hujan dengan angin kencang melanda.

“Akibatnya sebagian atap rumah korban alami kerusakan. Namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.

Baca Juga: Dua Rumah di Sadananya Ciamis Hancur Tertimpa Pohon Tumbang

Usai mendapat laporan, sesaat setelah hujan angin reda, pihaknya bersama para relawan dan perangkat desa setempat melakukan gotong royong mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah itu.

“Beruntung bagian atap yang rusaknya tidak begitu besar. Penghuni masih bisa untuk menempati malam ini. Namun begitu, kami tetap mengimbau agar penghuni tetap waspada meski kondisi rumah masih bisa untuk ditempati,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut pemilik rumah alami kerugian perkiraan lebih dari dua juta rupiah. (Suherman/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Kisah Jawara Garut Dadang Buaya, Serang Markas TNI hingga Bacok 2 Pemotor

Jawara-Garut-Dadang-Buaya.jpg

harapanrakyat.com,– Jawara sohor asal Garut, Jawa Barat, Dadang Buaya kumat kembali harus berurusan dengan Polisi. Ia berhasil diamankan pihak Polres Garut, usai menebas dua warga di jalan Miramareu, Kecamatan Pameungpeuk.

Lalu seperti apa sepak terjang Dadang Buaya di kancah premanisme Garut? Harapanrakyat.com merangkum ‘keberanian’ Dadang Buaya menyerang markas TNI dan Mako Polsek di Garut.

Sebelumnya Dadang Buaya dijatuhi vonis 2 tahun bui di Pengadilan Negeri Garut, pada 22 September 2021. Ia terlibat keributan dan kasus penyerangan markas TNI Koramil Pameungpeuk dan Mako Polsek Pameungpeuk. 

Insiden Penyerangan yang dilakukan Dadang Buaya terbilang nekat. Ia seorang diri menyatroni markas TNI yaitu Koramil Pameungpeuk dan Mako Polsek Pameungpeuk, pada Jumat (28/5/2021) lalu.

Baca Juga: Kembali Berulah, Dadang Buaya Bebas Bui Malah Bacok 2 Warga Garut

Pasca keluar bui, bukannya tobat, Dadang Buaya malah kumat dengan menyerang dua pemotor. Alasannya sepele, karena serempetan motor di jalan. 

Dadang Buaya menebas dua pemotor asal Kecamatan Pameungpeuk, pada Selasa (25/4/2023) dini hari tadi, sekitar pukul 02.05 WIB. 

Korban atas nama Rony dan Opid harus dilarikan ke Puskesmas setempat, karena mengalami luka bacok di kepala dan tangan.

“Jadi serempetan motor, gak tahu awalnya yang di dalam mobil mang Dadang, pas keluar ia bilang, sing bener maneh mawa motor (yang benar kamu bawa motor). Kemudian ribut-ribut sama teman, terus bacok,” kata Opid, Salah seorang korban, Selasa (25/4/2024).

Jawara Garut Dadang Buaya itu kini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Garut atas kasus terbarunya. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kembali Berulah, Dadang Buaya Bebas Bui Malah Bacok 2 Warga Garut

Salah-satu-korban-Dadang-Buaya.jpg

harapanrakyat.com,- Dadang Buaya, jagoan kampung asal Garut, Jawa Barat, kembali berulah usai bebas dari bui. Sebelumnya ia nekat menyerang kantor Koramil dan Mako Polsek di Kecamatan Pameungpeuk, kini ia membacok dua warga asal Kecamatan Pameungpeuk.

Nama Dadang Buaya sempat bikin heboh jagat maya, lantaran menyerang Kantor Koramil dan Mako Polsek di Kecamatan Pameungpeuk Garut, Jawa Barat.

Ia kemudian diciduk dan harus mendekam di jeruji besi beberapa tahun. Kini Dadang Buaya yang sudah bebas berulah, dengan menganiaya dua warga hingga kritis. 

Dadang melakukan aksinya di kawasan Miramareu, Kampung Cigodeg, Pameungpeuk, Garut, Selasa (25/4/2023) dini hari sekitar jam 02.00 WIB.

“Sudah kita monitor. tim sedang bergerak,” singkat Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, Selasa (25/4/2023), saat dihubungi.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2023, Jalur Tarogong Garut-Bandung Macet Parah

Informasi yang dihimpun harapanrakyat.com, Dadang Buaya diketahui membacok dua orang warga bernama Roni dan Opid. Aksi itu dilakukan Dadang bersama tiga orang temannya. 

“Saya tegaskan. Jika tidak ada itikad baik untuk koperatif, saya akan pimpin langsung menangkap mereka,” tambahnya.

Para korban saat ini dilarikan ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan. Roni mengalami luka parah di bagian punggung dan tangan. Sedangkan Opid mengalami luka bacok di bagian kepala. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Arus Balik Lebaran, KAI Daop 2 Bandung Mulai Rasakan Lonjakan Penumpang Kereta Api

Mudik-Gratis.jpg

harapanrakyat.com – Gelombang penumpang kereta api pada arus balik Lebaran di beberapa stasiun KAI Daop 2 Bandung, Jawa Barat, sudah terjadi sejak Senin (24/4/2023).

KAI Daop 2 Bandung mencatat, setidaknya sudah ada 18.357 penumpang kereta api yang tiba di 7 stasiun yang meliputi Stasiun Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Padalarang, Cipeundeuy, Ciamis, dan Banjar.

Humas KAI Daop 2 Bandung, Mahendro Trang Bawono mengatakan, sejumlah penumpang kereta api itu terjadi di 7 stasiun Daop 2 Bandung.

Baca Juga : Polda Jabar Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik Lebaran

“Bahkan, sebagai data sementara pada hari ini saja hingga pukul 2 siang, sudah ada 17 ribu penumpang yang tiba,” ungkap Mahendro di Kota Bandung, Selasa (25/4/2023).

KAI Daop 2, lanjut Mahendra, belum bisa memprediksi waktu puncak arus balik Lebaran 2023. Pihaknya menjelaskan, akurasi data lonjakan arus balik Lebaran, dapat dihitung setelah masa angkutan mudik-balik Lebaran pada 2 Mei 2023.

Memperlancar angkutan saat mudik dan balik Lebaran 2023 ini, kata Mahendro, KAI Daop 2 Bandung menambah satu rangkaian kereta api khusus tujuan Jakarta. Rangkaian kereta api itu mulai beroperasi pada 25 dan 26 April 2023.

“Kita sudah menambah satu rangkaian kereta api ke Jakarta yang beroperasi pada 25 dan 26 April 2023. Itu pun sudah terjual habis,” tuturnya.

Mahendro menambahkan, selama angkutan Lebaran ini KAI Daop 2 Bandung melayani 27 perjalanan. Dari jumlah layanan tersebut, kata Mahendro, sebanyak 10 perjalanan tujuan Jakarta sudah terlihat ada peningkatan jumlah penumpang.

Baca Juga : Arus Balik Lebaran 2023, Jalur Tarogong Garut-Bandung Macet Parah

Sebagai informasi, KAI Daop 2 Bandung menyediakan 260 ribu tiket perjalanan angkutan Lebaran yang berlangsung hingga 2 Mei 2023.

“Kami menyediakan 260 ribu tiket dan sudah terjual 210 ribu. Jadi masih ada lebih dari 96 ribu lagi yang akan berangkat nanti, itu nanti sampai 2 Mei 2023,” kata Mahendro. (Ecep/R13/HR Online)

Lebaran Sudah Lewat, Kok Jembatan Baru Kota Banjar Belum Dibuka?

Jembatan-Baru-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Jembatan Baru (Jembar) Parunglesang, Kota Banjar, Jawa Barat, sebelumnya direncanakan mulai dibuka pada pertengahan bulan puasa atau sebelum lebaran.

Namun kenyataan di lapangan sampai saat ini jembatan tersebut tak kunjung dibuka untuk kendaraan roda empat dari arah Ciamis menuju Pangandaran ataupun sebaliknya.

Site Manager PT Bukaka Toni mengatakan, proses perbaikan tiang pancang pada jembatan baru itu sudah selesai tinggal menunggu proses pengujian beban.

“Untuk proses pengerjaannya sudah selesai. Tapi perlu ada uji beban statis dan dinamis nggak bisa langsung dibuka,” kata Toni kepada harapanrakyat.com, Selasa (25/4/2023).

Menurutnya, setelah pengujian beban itu selesai kemudian ada pengamatan yang dilakukan selama beberapa hari. Kemudian bisa open traffic atau pembukaan arus lalu lintas.

“Nanti untuk pengujiannya dilakukan oleh Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur. Setelah itu pengamatan beberapa hari lalu bisa open traffic,” terangnya.

Baca Juga: Dishub Kota Banjar Pasang Rambu-rambu Portable untuk Memudahkan Pemudik

Ia menjelaskan, sebelumnya jembatan itu direncanakan mulai dibuka sebelum lebaran agar bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Namun dalam proses pengerjaan mengalami kendala yang menyebabkan Jembatan Baru Kota Banjar belum juga dibuka.

“Kendala secara teknis tidak ada, tapi beberapa hari kita sempat terkendala oleh arus air cukup deras sehingga mengulur waktu pengerjaan karena kita nggak bisa apa-apa,” jelasnya.

Lanjut Toni, dalam waktu dekat ini diharapkan bisa dilakukan pengujian agar dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda empat.

“Mudah-mudahan secepatnya bisa dilakukan pengujian beban agar jembatan tersebut bisa dilalui kembali oleh kendaraan dan tidak dibatasi,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Polda Jabar Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik Lebaran

Sahur-On-The-Road.jpg

harapanrakyat.com – Seiring dengan berakhirnya masa cuti Lebaran 2023, Polda Jabar memprediksi puncak arus balik Lebaran 2023 akan terjadi pada hari ini, Selasa (25/4/2023).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, prediksi itu lantaran sebagian besar pegawai akan memulai aktivitas kerjanya pada Rabu (26/4/2023).

Ia memperkirakan, jumlah kendaraan yang melintasi wilayah Jabar pada puncak arus balik Lebaran 2023 ini antara 7 ribu hingga 8 ribu kendaraan per jamnya.

Baca Juga : Arus Balik Lebaran 2023, Jalur Tarogong Garut-Bandung Macet Parah

“Kami memprediksi jumlah kendaraan yang melintasi wilayah Jabar pada puncak arus balik Lebaran ini antara 7 ribu hingga 8 ribu per jam,” ungkap Ibrahim di Kota Bandung, Selasa (25/4/2023).

Ibrahim mengatakan, peningkatan jumlah kendaraan pemudik mulai terlihat sejak Senin (24/4/2023). Setidaknya terdapat 3 ribu kendaraan yang mulai melintas dari arah timur menuju barat.

“Sejak kemarin (Senin, 24 April 2023), memang sudah menunjukkan ada peningkatan kendaraan pemudik. Namun, belum terlihat tingkat kepadatannya. Angka rata-rata sampai saat ini sekitar 3 ribu kendaraan yang biasanya hanya 1500 kendaraan setiap jamnya,” ungkap Ibrahim.

Dalam kesempatan itu, Ibrahim menegaskan, untuk situasi arus lalu lintas saat ini masih tergolong ramai lancar. Ia juga mengimbau pemudik agar mempersiapkan perjalanan arus balik dengan baik. Ibrahim pun tidak lupa meminta pengendara agar segera beristirahat jika mulai merasa lelah.

Baca Juga : 1099 Warga Binaan Lapas Narkotika Bandung Peroleh Remisi Idulfitri

“Jaga kondisi fisik dan juga kendaraan. Tetap waspada,” ungkapnya.

Dengan persiapan tersebut, kata Kabid Humas Polda Jabar ini, diharapkan akan terhindar terjadinya potensi kecelakaan lalu lintas saat melakukan perjalanan arus balik Lebaran. (Ecep/R13/HR Online)

Pemerintah Desa Cisadap Ciamis Buka Suara Soal Pengelolaan Dana PTSL 2023

H-Muhamad-Muslih-SIP.jpg

Pemerintah Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, buka suara terkait transparansi pengelolaan dana PTSL tahun 2023.

Kepala Desa Cisadap, H. Muhammad Muslih, S.IP, juga menyangkal pihaknya tidak transparan dalam hal pengelolaan dana PTSL tahun 2023.

Muslih menjelaskan, pihaknya mengajukan sebanyak 1000 bidang tanah untuk mengikuti program PTSL tahun 2023.

Menurut Muslih, pihaknya menghimpun dana atau biaya untuk program ini sebesar Rp. 150.000 dari warga pemohon. 

Muslih menyebutkan, besaran biaya program PTSL tersebut merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri ATR/BPN, Mendagri, dan Menteri PDTT.

Baca juga : Pengelolaan Dana PTSL di Desa Cisadap Ciamis Diduga Tidak Transparan

“Untuk Pulau Jawa, masuk kategori V, biayanya yaitu sebesar Rp. 150.000,” katanya.

Biaya tersebut, kata Muslih, digunakan untuk membiayai proses pelaksanaan program mulai dari sosialisasi atau penyuluhan, pendataan dan administrasi, serta pengukuran.

Untuk mempermudah pelaksanaan program PTSL 2023, Muslih mengaku sudah membentuk kepanitiaan di tingkat desa.

Kepanitiaan tersebut, lanjut Muslih, melibatkan antara 15 sampai 20 orang lebih, termasuk melibatkan Kepala Dusun, Ketua RW dan RT.

“Kemudian ada 9 orang anggota panitia lainnya yang diberi tugas khusus untuk proses pengumpulan dan input data,” katanya.

Dari total jumlah 1000 bidang tanah yang diajukan, Muslih menambahkan, lokasinya tersebar di wilayah 6 dusun, 24 RW dan 52 RT.

Baca juga : Panitia Bantah Pengelolaan Dana PTSL di Desa Cisadap Ciamis Tidak Transparan

Muslih juga mengaku sangat hati-hati dalam pengelolaan dana PTSL tahun 2023 karena merupakan titipan dari warga pemohon.

“Berkaca dari yang sudah-sudah, saya tidak ingin program ini gagal, dan masyarakat tidak mendapatkan sertifikat,” katanya.

Muslih menambahkan, bagi siapapun yang ingin mengetahui detail pengelolaan dana PTSL, bisa langsung datang ke Sekretariat PTSL Desa Cisadap.

“Silahkan tanyakan langsung, kami sangat terbuka,” katanya. (Deni/R4/HR-Online)

Pengelolaan Dana PTSL di Desa Cisadap Ciamis Diduga Tidak Transparan

Pengelolaan-Dana-PTSL-di-Desa-Cisadap-Ciamis-Diduga-Tidak-Transparan.jpg

Pengelolaan dana program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL di Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, diduga tidak transparan. 

Salah satu anggota tim atau panitia yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan besaran upah yang ia terima dari panitia PTSL.

Menurutnya, ia tidak mengetahui pasti besaran dan alur keluar masuk dana PTSL 2023 yang panitia dan Pemerintah Desa Cisadap kelola.

Ia memastikan, upah yang diberikan dari panitia kepada anggota panitia dalam hal ini, Kepala Dusun, Ketua RW dan RT, jauh dari kata layak.

Senada dengan itu, Ketua RW 001, Adi Kusman, ketika dimintai tanggapan, membenarkan perihal tersebut.

Terkait rumor yang beredar, Adi juga mengaku ingin mempertanyakannya kepada Panitia PTSL dan Pemerintah Desa Cisadap.

Adi menyebutkan, yang ia tahu jatah upah pendataan dan pengukuran untuk Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT yang terlibat sebesar Rp. 5.000.

“Kepala Dusun, Ketua RW dan Ketua RT mendapatkan besaran upah berdasarkan bidang tanah yang mereka data dan mereka ukur,” katanya.

Adi berharap Panitia dan Pemerintah Desa Cisadap lebih transparan lagi dalam hal pengelolaan dana PTSL tahun 2023.

Dengan begitu, Adi menambahkan, rumor soal pengelolaan dana PTSL di Desa Cisadap Ciamis yang tidak transparan segera terjawab. (Deni/R4/HR-Online)

Arus Mudik-Balik Lebaran, 884.392 Kendaraan Melintasi Ciamis

Arus-Balik-Lebaran.jpg

harapanrakyat.com – Sebanyak 884.392 kendaraan melintasi Kabupaten Ciamis, Jawa Barat saat arus mudik dan balik lebaran 2023.

Pada H+3 lebaran, volume kendaraan yang melintasi Ciamis pun meningkat. Baik kendaraan dari arah Timur atau Jawa Tengah maupun arah Barat atau Jabodetabek pada Selasa (25/4/2023). 

Berdasarkan pantauan dari ATCS Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, dari arah timur Jawa Tengah mengalami peningkatan volume kendaraan menuju arah barat Jabodetabek sejak pukul 09.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Dadang Mulyatna mengatakan, arus balik di H+3 Lebaran ini terpantau cukup ramai dari arah Timur atau Jawa Tengah menuju arah Barat Jabodetabek maupun arah sebaliknya.

“Pada arus balik lebaran kali ini ada peningkatan volume kendaraan pada hari ini. Terpantau dari ATCS Dinas Perhubungan Ciamis arus lalu lintas mulai ramai dari arah Timur Jawa Tengah menuju arah Barat Jabodetabek,” katanya, Selasa (25/4/2023).

Menurutnya, untuk kendaraan saat ini masih didominasi oleh kendaraan roda dua dengan jumlah penumpang sebanyak 2 orang. Selain itu, kendaraan roda empat juga lumayan banyak.

“Hari ini, jumlah kendaraan yang melintasi Kabupaten Ciamis dari arah Timur (Jawa Tengah) kurang lebih ada sebanyak 23.527 kendaraan. Kemudian dari arah Barat (Jabodetabek) ada sebanyak 19.671 kendaraan. Total kendaraan dari dua arah sebanyak 43.197 kendaraan,” tuturnya.

Total Kendaraan yang Melintasi Ciamis pada Momen Lebaran 2023

Dadang menjelaskan, untuk total jumlah kendaraan yang melintas dari mulai H-7 hingga H+2 Lebaran tanggal 25 April 2023 sampai pukul 13.00 WIB ada sebanyak 884.392 kendaraan dari dua arah.

“Jumlah kendaraan yang melintas itu didominasi oleh kendaraan pribadi yaitu sepeda motor sebanyak 51,2 persen. Sedangkan mobil pribadi sebanyak 39 persen,” jelasnya.

Dadang mengungkapkan, pada pukul 11.15 WIB tadi ada kemacetan sekitar 15 menit karena adanya gangguan akses kendaraan, yakni kabel turun dan menghalangi jalan akibat dahan pohon yang patah.

“Iya ada kemacetan sebentar sekitar 15 menit. Karena ada kabel yang melintas jalan turun akibatnya ada dahan pohon yang patah di Jalan Jendral Sudirman. Tapi langsung kami tangani bersama Dishub, PLN, Kepolisian dan BPBD Ciamis,” ungkapnya.

Dadang menambahkan, untuk saat ini tidak ada rekayasa lalu lintas di wilayah Kota Ciamis, mengingat arus lalu lintas saat ini terpantau masih normal dalam artian ramai lancar, tidak terlihat adanya kemacetan. 

“Kami mengimbau kepada pengendara agar selalu berhati-hati dalam perjalanannya, selalu cek kondisi kendaraan, kalau lelah lebih baik istirahat. Untuk pengendara roda dua kami himbau agar menggunakan helm yang SNI baik penumpang maupun pengemudi,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

H+3 Lebaran, Pengunjung Obyek Wisata di Ciamis Meningkat

Pengunjung-Obyek-Wisata-di-Ciamis-Meningkat.jpeg

harapanrakyat.com – Memasuki H+3 Lebaran, pengunjung obyek wisata di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat meningkat. Salah satunya pengunjung ke obyek wisata Situ Lengkong Panjalu yang saat ini meningkat dari mulai hari Lebaran.

Kabid Destinasi pada Dinas Pariwisata Ciamis, Dian Udeng mengatakan, pada momentum hari raya lebaran tahun 2023 ada peningkatan pengunjung wisata ke Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. 

“Rata-rata obyek wisata yang pengunjungnya naik itu yakni di Situ Lengkong Panjalu, Situ Wangi kemudian ada juga Destinasi Desa Wisata serta tempat wisata wahana air,” katanya, Selasa (25/4/2023).

Menurutnya, pengunjung wisata didominasi oleh wisatawan lokal. Jadi, masyarakat lokal setempat yang saat ini sedang mudik atau pulang kampung.

“Kebanyakan wisatawan lokal tapi sehari-harinya di luar kota. Kalau wisatawan luar yang sengaja datang ke obwis Ciamis itu hanya sedikit,” tuturnya.

Baca Juga: Libur Lebaran, Objek Wisata Situwangi Ciamis Mulai Dipenuhi Pengunjung

Dian menjelaskan, jumlah pengunjung yang mengalami kenaikan cukup signifikan itu yakni di Situ Lengkong Panjalu yang sehari-harinya kurang lebih mencapai 450 sampai 600 orang pengunjung. 

Pasalnya, di Situ Lengkong Panjalu terdapat wahana air sekaligus wahana religi. Akan tetapi, untuk saat ini lebih kepada wisatawan yang berlibur jadi tidak ada wisatawan yang ziarah dan sebagainya.

“Kenaikan pengunjung ke obyek wisata di Ciamis itu dimulai pada saat H+1 Lebaran sampai hari ini. Mungkin untuk puncak peningkatan pengunjung diprediksi hari ini,” jelasnya.

Selain Obyek Wisata, Pengunjung ke Restoran dan Kafe di Ciamis Juga Meningkat

Selain Situ Lengkong Panjalu dan Situ Wangi Kawali, kata Dian, Situs Ciungwanara Karangkamulyan juga saat ini mengalami peningkatan. Akan tetapi, lebih kepada rest areanya. 

“Kalau Karangkamulyan itu memang ada peningkatan, tapi lebih kepada pengunjung rest areanya,” ucapnya.

Dian menambahkan, selain memantau, tempat wisata pihaknya juga memantau rumah makan, restoran dan kafe di wilayah Kota Ciamis. Menurutnya, pengunjung ke tempat-tempat tersebut juga mengalami kenaikan.

“Kafe juga kami pantau mengalami kenaikan. Namun untuk kafe dan restoran itu lebih pada sore hari sampai malam hari. Karena di waktu tersebut enak untuk nongkrong dan ngopi sambil makan malam,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts