Beranda blog Halaman 858

Arus Balik Jalur Nasional Jabar-Jateng di Kota Banjar Meningkat 41 Persen

Arus-Balik-Jalur-Nasional.jpg

harapanrakyat.com,- Situasi arus balik jalur nasional Jawa Barat-Jawa Tengah tepatnya di wilayah Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar mengalami peningkatan cukup signifikan.

Peningkatan tersebut terutama arus balik dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat terjadi peningkatan hingga 41 persen pada H+4 lebaran.

Baca juga: Jadi Korban Tabrak Lari, Seorang Pria di Kota Banjar Alami Luka Serius

Berdasarkan pantauan di lapangan di Jalur nasional Jabar-Jateng, arus kendaraan yang melintas cukup ramai lancar. Meski begitu tidak sampai menimbulkan kemacetan.

Data Arus Balik Jalur Nasional di Banjar

Kabid Lantas Dishub Kota Banjar Wardoyo mengatakan, sesuai data dari perhitungan arus kendaraan di Poskotis Idul Fitri Cijolang pada H+3 lebaran, jumlah arus balik kendaraan yang masuk dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat meningkat sekitar 41 persen.

Jumlah kendaraan yang masuk dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat tercatat sebanyak 18.182 kendaraan. Satu hari sebelumnya kendaraan yang melintas hanya 12.853 kendaraan.

Sedangkan kendaraan dari arah Jawa Barat tercatat sebanyak 12.262 kendaraan atau hanya terjadi peningkatan sekitar 15 persen. 

Adapun kendaraan yang melintas didominasi kendaraan roda dua dan mobil pribadi (kendaraan roda empat)

“Kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jawa Barat meningkat 41 persen dan paling dominan kendaraan sepeda motor dan mobil pribadi,” kata Wardoyo, Rabu (26/4/23).

Lanjutnya menegaskan, pihaknya bersama petugas gabungan masih akan terus melakukan pemantauan arus kendaraan melalui Posko pemantauan sampai dengan tanggal 30 April mendatang.

“Petugas sampai saat ini masih melakukan pemantauan hingga 30 April mendatang,” katanya.

Arus Balik di Terminal Meningkat

Terpisah, Kepala Terminal Tipe A Kota Banjar Jenny Maria Wirandani mengatakan, pada H+4 lebaran jumlah penumpang yang melakukan arus balik di Terminal meningkat signifikan. Terutama saat puncak arus balik periode pertama tanggal 25 April 2023.

Berdasarkan data aktivitas keberangkatan pada tanggal 25 April 2023, tercatat sebanyak 413 penumpang yang melakukan arus balik (naik) dari terminal Banjar. 

Jumlah tersebut, menurutnya memang menurun jika dibandingkan saat arus balik tahun 2022 yang saat itu mencapai 2935 penumpang. 

Hal itu karena faktor belum rampungnya pembangunan jembatan baru. Sehingga banyak penumpang yang menunggu di luar terminal.

Menurutnya, puncak arus balik penumpang di terminal Kota Banjar masih akan terjadi pada periode kedua, yaitu pada tanggal 30 April mendatang. Prediksi itu seiring masuknya aktivitas libur sekolah.

“Untuk puncak arus balik hari kemarin terjadi lonjakan penumpang. Kemungkinan masih akan terjadi peningkatan jumlah penumpang nanti pada tanggal 30 April-1 Mei mendatang,” katanya. (Muhafid/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Pemkot Bandung Segera Bentuk Satgas Trotoar, Ini Tujuannya

Perbaikan-Trotoar.jpeg

harapanrakyat.com – Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, dalam waktu dekat ini akan membentuk Satuan Tugas (satgas) Trotoar. Nantinya, Satgas Trotoar ini untuk menertibkan parkir liar di Kota Bandung.

Plh Wali Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, dengan adanya Satgas Trotoar ini diharapkan tidak ada kendaraan yang parkir sembarangan. Apalagi sampai memarkirkan kendaraannya di trotoar.

Akibat banyaknya kendaraan yang diparkir di trotoar, kata Ema, kondisi trotoar di beberapa titik Kota Bandung pun rusak. Pemkot Bandung pun harus memperbaiki sejumlah trotoar yang rusak itu.

Baca Juga : Suhu di Kota Bandung Panas pada Siang Hari dan Hujan Saat Sore, Ini Penjelasan BMKG

Dengan kondisi tersebut, maka perlu adanya Satgas Trotoar di Kota Bandung agar tidak ada lagi parkir liar di trotoar.

Menurutnya, perbaikan trotoar rusak itu tidak hanya di pusat-pusat kota. Melainkan juga akan menyisir seluruh wilayah Kota Bandung. Seperti di Kawasan Jalan Terusan Buah Batu, Ujungberung, Cibiru, Cigondewah, Cibeureum, dan lain sebagainya.

“Karena ini wilayah kerja kita juga. Maka trotoar yang sudah ada, itu wajib kita pelihara,” katanya di Kota Bandung, Rabu (26/4/2023).

Ema juga menginstruksikan pemasangan bollard atau tiang pengaman yang ada di trotoar di Kota Bandung. Hal itu agar kendaraan dan PKL, tidak bisa seenaknya menggunakan trotoar.

Selain itu, fungsi blumbak atau kotak di bagian pangkal pohon untuk ruang pemupukan, jika tidak optimal sebaiknya fungsikan saja untuk trotoar pejalan kaki.

“Blumbak di trotoar yang rusak itu, fungsikan saja sebagai trotoar. Kalau misal ada bollard, silakan saja pasang. Biar tidak ada parkir sembarangan dan lapak dagang PKL,” ujarnya.

Baca Juga : BIJB Kertajati Mulai Layani Rute Penerbangan Bandung-Kuala Lumpur

Ema berharap, dengan hadirnya Satgas Trotoar di Kota Bandung nantinya, akan bisa menghindari maraknya parkir liar di trotoar dan mengganggu pejalan kaki. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Tujuh Wisatawan Pantai Santolo Garut Terseret Ombak, 5 Selamat dan 2 Hilang

Wisatawan-Pantai-Santolo.jpg

harapanrakyat.com,- Tujuh orang wisatawan domestik asal Kecamatan Malangbong Garut, Jawa Barat, terseret ombak dan tenggelam di laut Pantai Santolo Kecamatan Cikelet, Garut, Rabu (26/4/2023) sore. 

Dalam peristiwa ini, dua orang hilang dan lima lainnya berhasil selamat. Sementara itu, proses pencarian 2 korban masih berlangsung oleh tim gabungan Basarnas, Sat Polairud Polres Garut dan Balawista.

Baca juga: Diduga Kelelahan, Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia di Garut

Berdasarkan informasi, para korban yang selamat tersebut bernama Muhamad Irfan, Muhamad Irsad, Asep Aripul, Muhamad Fazri, dan Rido Nur Fajar, berhasil selamat dari maut.

Sementara dua korban lain yang hilang bernama Firmandi, dan Muhamad Hisam.

“Pada Rabu sekira pukul 15.10 wib saudara Firmandi dan kawan-kawan berenang di pantai Santolo. Mereka berenang berada di tengah, seketika itu juga tergulung ombak,” kata AKP Anang Sonjaya, Kasat Polairud Polres Garut.

Ia menambahkan, kedua korban yang hilang tidak bisa berenang. Sementara yang lainya berhasil ditarik ke bibir pantai.

Pihaknya pun kini masih melakukan pencarian. Bila pencarian terkendala cuaca dan jarak pandang, tim akan melanjutkannya besok pagi.

“Kami sudah melakukan pencarian hingga pukul 17.00 WIB. Karena tidak memungkinkan, kita lanjutkan besok,” imbuhnya. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Diduga Kelelahan, Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia di Garut

Pemudik-asal-Kebumen.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang pemudik asal Kebumen, Jawa Tengah, meninggal di jalur selatan Garut Jawa Barat, Rabu (26/4/2023). Korban bernama Dadang Solihin (70) diduga kelelahan saat perjalanan dari Bandung.

Pemudik motor tersebut meninggal dunia di wilayah Jalur Nasional Limbangan – Malangbong Garut. 

Baca juga: Kisah Jawara Garut Dadang Buaya, Serang Markas TNI hingga Bacok 2 Pemotor

Dadang Solihin menghembuskan nafas terakhirnya di Kampung Pasar, Desa Cikarag, Kecamatan Malangbong. 

“Tujuannya ke Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah,” kata Kapolres Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro, Rabu (26/4/2023).

Ia menjelaskan bahwa saat itu korban mudik menggunakan motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi AA 2457 HM. 

“Saat itu warga menemukan korban berada di samping motornya sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian warga membawanya ke dokter dan ternyata sudah meninggal dunia,” katanya.

Atas peristiwa ini, pihaknya menduga korban meninggal karena mengalami kelelahan sebelum sampai tujuan.

Kemudian, petugas jaga yang berada di Malangbong pun telah menghubungi keluarga bersangkutan, untuk evakuasi jenazah.

“Kami yang menerima informasi langsung menghubungi keluarga pemudik asal Kebumen tersebut. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman,” tutupnya. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

BIJB Kertajati Mulai Layani Rute Penerbangan Bandung-Kuala Lumpur

IMG_20221229_083341_fJtlcZIz31_JGkwslaU3z.jpeg

harapanrakyat.com – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, mulai melayani rute penerbangan Bandung-Kuala Lumpur (Malaysia). Layanan rute penerbangan itu segera berlaku mulai 17 Mei 2023.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, layanan rute penerbangan Bandung-Kuala Lumpur (Malaysia) itu, menggunakan maskapai Air Asia. Dengan jadwal penerbangan dua kali dalam satu minggu.

“Air Asia akan membuka layanan rute penerbangan dari Kertajati menuju Malaysia. Tiketnya sudah tersedia di penjualan resmi Air Asia,” ungkap Ridwan Kamil di Kota Bandung, Rabu (26/4/2023).

Baca Juga : DPRD Jabar Tanggapi Rencana Pengalihan Layanan Penerbangan ke BIJB Kertajati

Menanggapi hal tersebut, VP Corporate Secretary & General Administration PT BIJB Dian Nurrahman menjelaskan, Air Asia akan melayani rute penerbangan setiap Rabu dan Minggu. Jadwal layanan rute penerbangan Air Asia ini pukul 10.50 WIB dan akan tiba di Kuala Lumpur pada pukul 14.05 waktu setempat.

“Kemudian untuk penerbangan dari Kuala Lumpur menuju BIJB pada pukul 9.05 waktu setempat dan tiba di sini (BIJB Kertajati) pukul 10.20 WIB,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menambahkan, sebetulnya sudah ada beberapa maskapai lainnya yang berminat untuk segera membuka penerbangan dari BIJB Kertajati. Terlebih, kata ia, setelah uji coba Jalan Tol Cisumdawu pada masa mudik Lebaran berjalan lancar.

“Jika sudah operasi normal, perjalanan dari Bandung melalui Cisumdawu, hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk sampai Bandara Kertajati,” katanya.

Bahkan, lanjut Dian, sejumlah maskapai lain ada yang ingin membuka layanan rute penerbangan dari BIJB Kertajati menuju Singapura.

Moda Transportasi Darat Dukung Rute Layanan Penerbangan BIJB Kertajati

Untuk mendukung layanan di BIJB Kertajati ini, Dian menambahkan, sejumlah moda transportasi darat pun sudah siap mengantar-jemput penumpang dari Bandung ke BIJB dan sebaliknya. Beberapa moda transportasi darat itu di antaranya DAMRI, Budiman, Blue Bird hingga kendaraan travel Sobat Trans, Arnes, dan Bhinneka.

Baca Juga : Ibadah Haji 2023, BIJB Kertajati Siap Beroperasi

Dian menuturkan, pada 15 April lalu Lion Air memberangkatkan layanan rute penerbangan jemaah umrah dari BIJB Kertajati. Kemudian nanti pada 9 Mei 2023, Garuda Indonesia pun akan kembali membawa layanan rute penerbangan jemaah umrah dari BIJB Kertajati.

“Jika Tol Cisumdawu beroperasi normal, nantinya seluruh layanan rute penerbangan akan melalui BIJB Kertajati. Saat ini, prioritasnya untuk pesawat bermesin jet,” ujarnya. (Ecep/R13/HR Online)

Suhu di Kota Bandung Panas pada Siang Hari dan Hujan Saat Sore, Ini Penjelasan BMKG

Gelombang-Panas-di-Indonesia.jpg

harapanrakyat.com – Suhu di Kota Bandung, Jawa Barat dan sekitarnya, belakangan ini terasa panas. Namun, pada sore hari terjadi hujan cukup lebat merata di beberapa wilayah. Bahkan derasnya hujan itu pun sesekali disertai angin kencang.

Tidak jarang orang awam berpendapat terjadinya gelombang panas di beberapa negara belakangan ini, mempengaruhi suhu di Kota Bandung. Namun, benarkah Kota Bandung terkena gelombang panas?

Sebagai informasi, di beberapa negara seperti Cina, India, Thailand, dan Bangladesh, saat ini terkena gelombang panas. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap Indonesia tidak terjadi gelombang panas.

Baca Juga : BMKG Ungkap Suhu Tertinggi di Indonesia, Berpotensi Gelombang Panas?

Lantas, kenapa suhu di Kota Bandung dan sekitarnya saat ini terasa panas?

Staf Data dan Informasi BMKG Bandung, Yuni Yulianti mengatakan, kondisi suhu di wilayah Bandung yang saat ini terasa panas dipengaruhi beberapa faktor. Yuni menjelaskan, berdasarkan pengamatan cuaca di Stasiun Geofisika Bandung, suhu Kota Bandung masih berada pada kategori normal.

“Suhu di Bandung berada pada kisaran 29 hingga 30 derajat Celcius. Masih dalam kategori normal,” ungkap Yuni di Kota Bandung, Rabu (26/4/2023).

Ia menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat suhu di wilayah Bandung terasa lebih panas belakangan ini. Beberapa faktor itu di antaranya saat ini wilayah Indonesia memasuki musim kemarau. Selain itu, akibat tutupan awan berkurang sehingga intensitas radiasi matahari lebih maksimum.

“Di Bandung saat ini masih dalam periode masa transisi musim. Jadi peralihan musim hujan ke musim kemarau. Saat ini suhu di Kota Bandung mencapai 30,6 derajat. Masih ambang normal,” ucapnya.

Warga Kota Bandung tak Perlu Panik Isu Gelombang Suhu Panas

Yuni menjelaskan, suhu di Kota Bandung saat pagi hari terasa lebih hangat dan akan terasa panas terik maksimum pada siang hari. Akan tetapi, pada sore hari intensitas hujan masih terjadi.

Baca Juga : Bupati Ingatkan Potensi Bencana di Kabupaten Bandung

Pihaknya memprediksi pada awal Mei akan memasuki musim kemarau. Untuk tahun ini, lanjut Yuni, prediksinya kemarau normal, berbeda dengan tahun lalu yang mengalami kemarau basah.

Berdasarkan data BMKG tersebut, kata Yuni, masyarakat di Kota Bandung dan sekitarnya tidak perlu panik mengenai isu gelombang suhu panas yang terjadi di sejumlah kawasan Asia. Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan tabir surya terutama saat berkegiatan di luar rumah untuk mengurangi paparan sinar matahari. (Ecep/R13/HR Online)

Bupati Ingatkan Potensi Bencana di Kabupaten Bandung

Kesiapsiagaan-Bencana.jpeg

harapanrakyat.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengingatkan warganya menyadari potensi risiko bencana alam di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Beberapa potensi bencana itu di antaranya banjir, longsor, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, hingga cuaca ekstrem.

“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat yang berada di kawasan berpotensi bencana, untuk melakukan upaya mitigasi bencana,” ungkap Dadang di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (26/4/2023).

Baca Juga : Tiga Wisatawan Pantai Santolo Keroyok Anggota Polres Garut Hingga Terluka

Menurut Dadang, kesiapan masyarakat menghadapi ancaman bencana menentukan besar kecilnya risiko dampak bencana. Penanggulangan bencana, lanjut Dadang, merupakan tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga media.

Dalam momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana ini, lanjut Dadang, tentunya harus menjadi daya ungkit kesiapsiagaan bencana berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Bandung.

“Hari Kesiapsiagaan Bencana bukan perayaan satu hari saja. Tetapi harus berdampak kepada masyarakat untuk menyadarkan bahwa kesiapsiagaan itu penting. Hal itu dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi,” ungkapnya.

Sebagai informasi, tepat pada 26 April diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana. Pemerintah Kabupaten Bandung, menggelar Hari Kesiapsiagaan Bencana ini bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung.

Baca Juga : BMKG Ungkap Suhu Tertinggi di Indonesia, Berpotensi Gelombang Panas?

Dalam kesempatan itu, Bupati Bandung menyerukan masyarakat Kabupaten Bandung untuk bersama-sama meningkatkan upaya ketangguhan desa dalam mengurangi risiko potensi bencana alam di Kabupaten Bandung. (Ecep/R13/HR Online)

Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Kehadiran ASN di Setda Ciamis 100 Persen

ASN-di-Setda-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Hari pertama kerja setelah libur Lebaran Idul Fitri 1444 H, kehadiran ASN Setda Ciamis, Jawa Barat, 100 persen. Namun, ada 10 orang pegawai yang tidak mengikuti apel karena sedang melaksanakan tugas.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, usai memimpin apel pagi pada Rabu (26/04/2023), di halaman Pendopo Bupati Ciamis.

Setelah melakukan apel pagi, para pegawai dilanjutkan dengan bersalaman antar pegawai lain dan juga Bupati Ciamis.

Pada kesempatan tersebut, Herdiat mengajak para ASN di Setda Ciamis dan juga semua pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis agar semangat dalam bekerja untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga: Bupati Ciamis Sebut Rotasi Promosi Itu Biasa, Tak Ada Jabatan Basah dan Kering

“Semua ASN hari pertama kerja setelah libur Lebaran alhamdulillah hadir 100 persen. Hanya ada 10 orang yang tidak ikut apel pagi, tapi hadir. Hanya saja sedang ada tugas, baik tugas di Pendopo, rumah dinas wabup, rumah dinas sekda, dan dinas luar,” terang Herdiat.

Sementara itu, terkait adanya imbauan dari pemerintah pusat tentang menunda acara halal bihalal. Pihaknya juga merespon baik hal tersebut. Pasalnya, Pemkab Ciamis juga berencana akan menggelar halal bihalal pada Minggu ketiga setelah Idul Fitri.

“Kita sudah antisipasi hal tersebut. Kalaupun ada SKPD yang melaksanakan dalam minggu-minggu ini, itu hanya internal saja. Tidak bermewah-mewahan, hanya sebatas silaturahmi saja,” pungkasnya. (Feri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Tiga Wisatawan Pantai Santolo Keroyok Anggota Polres Garut Hingga Terluka

Pelaku-Pengeroyokan-Anggota-Polisi.jpg

harapanrakyat.com,- Tiga orang wisatawan asal Majalaya, Bandung, mengeroyok anggota polisi Polres Garut. Insiden penganiayaan terhadap aparat itu terjadi di objek wisata Pantai Santolo, Garut, Jawa Barat, Senin (24/04/2023).

Anggota Polres Garut yang menjadi korban pengeroyokan bernama Briptu. Rangga Adi Tubagus. Ia mengalami luka cukup serius dan harus ditangani secara medis.

Tiga pemuda yang melakukan pengeroyokan itu masing-masing berinisial RE, DLS, dan AA, semuanya warga Majalaya, Bandung. Ketiga wisatawan ini nekad menganiaya anggota polisi berseragam lengkap.

Sementara, korban Briptu. Rangga Adi Tubagus berdinas di Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Garut, yang bermarkas di Pantai Santolo.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran, KAI Daop 2 Bandung Mulai Rasakan Lonjakan Penumpang Kereta Api

AKBP. Rio Wahyu Anggoro, Kapolres Garut menjelaskan, insiden itu terjadi pada Senin tanggal 24 April 2023. Saat itu korban berniat melerai keributan para pelaku dengan pemilik toko yang ada di kawasan Pantai Santolo.

“Korban berusaha melerai keributan ketiga pria ini. Namun bukan menurut saat akan didamaikan, mereka malah menganiaya anggota kami,” kata Rio Wahyu Anggoro, Rabu (26/04/2023), di Mapolres Garut.

Ia juga menjelaskan, ketiga pelaku tersebut dalam pengaruh alkohol. Pihaknya pun tetap memproses atas penganiayaan ini dengan pasal berlapis.

“Saat kejadian ketiga pelaku mabuk dalam pengaruh alkohol. Kita jerat pasal berlapis dan melawan terhadap penegak hukum dengan ancaman 7 tahun penjara,” jelasnya.

Korban kini masih menjalani perawatan medis. Sementara ketiga pelaku mau tak mau harus bermalam di balik jeruji besi Mapolres Garut. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Ini Jalur Bebas Macet Menuju Obwis Pangandaran Saat Libur Lebaran

Jalur-Bebas-Macet.jpg

harapanrakyat.com,- Untuk menghindari kepadatan kendaraan menuju objek wisata di Pangandaran saat libur Lebaran, ada beberapa jalur bebas macet yang dapat dilalui oleh wisatawan.

Setiap momen libur seperti Lebaran, beberapa objek wisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, selalu dipadati wisatawan. Karena itu, untuk menghindari kemacetan, wisatawan bisa menggunakan jalur alternatif.

Kasat Lantas Polres Pangandaran AKP. Asep Nugraha mengatakan, wisatawan yang datang dari Tasikmalaya, Ciamis dan Bandung bisa menggunakan jalur bebas macet melalui Jalan Raya Banjarsari.

Kemudian masuk dari pertigaan Cikohkol menuju arah Langkaplancar, Bunguraya. Lalu masuk ke Jalan Raya Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, selanjutnya masuk ke Jalan Raya Cijulang-Pangandaran.

“Dari pertigaan Cikohkol Banjarsari belok kanan ke arah Langkaplancar. Nantinya tembus ke wilayah Selasari dan masuk lagi Jalan Raya Cijulang-Pangandaran,” terang Asep Nugraha, Rabu (26/04/2023).

Baca Juga: Kebun Binatang Bandung Hadirkan Fasilitas Baru Khusus Libur Lebaran

Beberapa Jalur Bebas Macet Menuju Pangandaran

Sementara itu, salah seorang warga Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Cecep mengatakan, jalur alternatif bukan hanya jalur Banjarsari-Cikohkol saja. Namun, ada beberapa jalur bebas macet lainnya untuk menuju Kabupaten Pangandaran.

“Bisa masuk melalui Jalan Raya Manonjaya-Cineam via Gunung Singkup, Desa Bojongkondang. Lalu masuk ke Jalan Raya Cigugur dan akan tembus ke Jalan Raya Cijulang-Pangandaran nantinya,” kata Cecep.

Atau, lanjutnya, bisa juga masuk dari Kecamatan Salopa Tasikmalaya ke arah Jayasari via Desa Pangkalan. Nanti muaranya masuk ke Jalan Raya Cijulang-Pangandaran.

Menurut Cecep, ada beberapa keuntungan bagi wisatawan yang menggunakan jalur tersebut. Selain bebas macet, wisatawan atau pengendara juga bisa menikmati indahnya alam perbukitan yang masih sangat alami.

“Wisatawan yang lewat jalur alternatif atau jalur bebas macet ini bisa sekalian menikmati indahnya alam perbukitan. Selain itu, kondisi jalannya juga sudah bagus meski ukurannya tidak terlalu lebar,” imbuhnya.

Namun, kata Cecep, yang bisa menggunakan jalur ini hanya kendaraan kecil dan sedang saja. Sedangkan untuk kendaraan ukuran besar seperti bis belum bisa lewat. Jika tidak mau antri atau kena macet, bisa coba lewat jalur alternatif tersebut. (Ceng/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Recent Posts