Beranda blog Halaman 850

Rumah Dadang Buaya Garut Dibom Molotov, Polisi: Anak Istrinya Tak Berdosa

Dadang-Buaya.jpg

harapanrakyat.com,- Rumah Dadang Buaya, jawara sohor asal Garut, Jawa Barat, ternyata dilempar 3 bom molotov oleh 3 orang pelaku tak dikenal. Polisi memastikan istri dan anak Dadang Buaya tak diungsikan, karena istri Dadang Buaya merasa tak memiliki masalah atau dosa dengan siapa pun.

Rumah Dadang Buaya berada di Kampung Sukamahi Desa Karyamukti Kecamatan Cibalong, atau tepat di jalan raya Cibalong Garut.

Baca Juga: Duh, Rumah Dadang Buaya Garut Dilempari Bom Molotov

Polisi memastikan, istri dan anak Dadang Buaya yang nyaris jadi korban tak diungsikan karena mereka tak memiliki masalah dengan siapa pun.

“Istri dan anaknya ada di rumahnya, mereka tidak mau ngungsi, di sini katanya. Karena ia bilang tak punya masalah dengan siapa pun. Dia tegar,” kata AKP Aam Kunaefi, Kapolsek Cibalong, Senin (1/5/2023) saat dihubungi.

Kapolsek juga menambahkan, saat terjadinya pelemparan bom molotov tak ada saksi yang mengetahui. Hal itu karena insiden pelempaan bom molotov ke rumah Dadang Buaya terjadi tengah malam menjelang dini hari.

“Percobaan pembakaran, dilempar botol itu tidak ada yang mengetahui karena kan pukul 02. 00 WIB, tak ada ronda atau warga yang tahu,” tambahnya.

Polsek berencana melimpahkan kasus pelemparan bom terhadap keluarga Dadang Buaya, hal itu karena Polsek Cibalong hanya melayani, tidak melakukan penyidikan.

“Dilimpahkan saja ke Polres, kita sudah periksa saksi, meski di polsek tak ada penyidikan tapi kan pelayanan harus berjalan. Namanya ada yang laporan (laporan dari istri Dadang-red) harus diterima,” tegasnya. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Trafik Data XL Axiata Naik 37% Selama Masa Libur Lebaran 2023

IMG-20230430-WA0009_1_copy_800x534.jpg

review1st.com – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat peningkatan trafik penggunaan data di sepanjang masa libur Hari Raya Idul Fitri 1444 H, antara 19 April – 27 April 2023.

Data dari Customer Experience & Service Operation Center yang berada di XL Axiata Tower, Jakarta, menunjukkan terjadinya kenaikan trafik layanan data sebesar lebih dari 37% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya, dan sekitar 17% dibandingkan hari-hari biasa (normal) sebelum Ramadan.

Lonjakan trafik tersebut tidak terlepas dari antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan berlibur seperti tahun-tahun sebelumya sebelum pandemi.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, “Kami di XL Axiata bersyukur bisa memberikan layanan maksimal kepada pelanggan selama masa libur lebaran yang penuh kegembiraan ini.  Persiapan khusus sudah kami lakukan sejak jauh-jauh hari untuk menyediakan layanan terbaik di libur Lebaran ini.

Pada masa liburan kali ini, terjadi kenaikan trafik data yang cukup signifikan, demikian juga dengan data perpindahan masyarakat dari satu area ke area lainnya yang begitu dinamis.

Akses ke layanan streaming video melalui media sosial juga cukup tinggi, yang menunjukkan antusiasme masyarakat untuk saling berbagi kegembiraan.”

Gede menambahkan, pola penggunaan berbagai jenis layanan data oleh pelanggan XL Axiata selama libur Lebaran ini bisa menggambarkan semakin maksimalnya masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan sarana digital untuk berbagai keperluan sehari-hari.

Selama periode Libur Lebaran, trafik layanan didominasi oleh file access (Whatsapp, Facebook, Instagram File Access) mencapai 36%, Instan Messaging 33%, Games 11% dan Streaming yang mencapai 10%, serta layanan lainnya mencapai 9%. Untuk layanan streaming video juga mengalami kenaikan, seperti Netflix mencapai 36%, Disney Hotstar 22%, TikTok 12% dan YouTube naik 5%.

Untuk layanan Instant Messenger, trafik pemakaian layanan WhatsApp meningkat 43%. Sementara itu, pada layanan Social Network, trafik Instagram meningkat 55%, Twitter 15% dan Meta (Facebook) 4%.

Untuk layanan peta atau penunjuk rute jalan seperti Apple Map, Google Map dan Waze cukup banyak diakses masyarakat yang melakukan perjalanan, yaitu naik sekitar 9-75% dibanding hari normal.

Dilihat dari wilayah kenaikan trafik layanan selama libur Lebaran dibandingkan trafik hari biasa sebelumnya, berturut-turut terjadi di Jawa Tengah dengan kenaikan sebesar 27%, Jawa Barat 19%, dan Jawa Timur 17%.

Di luar Jawa, trafik pemakaian layanan di wilayah Sumatera Utara secara rata-rata naik sebesar 12%, Sumatera Selatan 15%, Kalimantan 10%, Sulawesi 6%, Bali-NTB-NTT 10%.

Sementara itu dilihat dari area kota/kabupaten, secara nasional, tiga kota/kabupaten dengan kenaikan trafik tertinggi adalah  Kabupaten Kebumen Jawa Tengah naik sebesar 62%, Kabupaten Pandeglang Jawa Barat 49%, dan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah 48%.

“Untuk trafik layanan di Jabodetabek, trafik layanan selama libur lebaran terlihat turun sebesar 6% dibanding hari biasa. Data-data trafik di Jabodetabek tersebut juga sesuai dengan data perpindahan pelanggan selama periode libur Lebaran.

Data monitoring XL Axiata mencatat tingkat perpindahan pelanggan dari wilayah Jabodetabek ke propinsi lain, yaitu sekitar 35%,” ujar Gede

Secara keseluruhan, guna memastikan kesiapan jaringan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan selama masa libur Lebaran tahun ini, XL Axiata sebelumnya telah meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2x dibandingkan hari normal. 

Prosedur pengawalan jaringan tetap dilaksanakan semaksimal mungkin. XL Axiata mengerahkan 160 unit mobile BTS untuk memperkuat kualitas jaringan di lokasi-lokasi yang membutuhkan.

Hingga saat ini, jaringan 4G XL Axiata telah melayani lebih dari 57 juta pelanggan dengan jangkauan layanan di lebih dari 61 ribu desa/kelurahan, 5.700 kecamatan, dan 469 kabupaten di 34 provinsi Indonesia, dengan didukung lebih dari 145 ribu BTS termasuk lebih dari 90 ribu BTS 4G.

Serta jaringan tulang punggung fiber optik yang membentang sepanjang lebih dari 130 ribu km, menopang jaringan data yang tersebar di Kepulauan Indonesia yang sangat luas.

Cerita Supir Toyota Avanza Sebelum Menghantam Mobil Boks di Perbatasan Jabar-Jateng

Laka-Lantas.jpg

harapanrakyat.com,- Cerita supir Toyota Avanza yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil boks di perbatasan Jabar-Jateng, tepatnya di Dusun Cibentang, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (30/04/2023).

Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, pengemudi minibus mengaku sudah memiliki firasat tidak enak saat memasuki wilayah Kota Banjar.

Pengemudi minibus Toyota Avanza Niko Susilo mengatakan, firasat tidak enak itu muncul saat berada di simpang tiga Jembatan Baru (Jembar).

“Waktu sampai di lampu merah itu (Jembar), perasaan saya sudah nggak enak,” kata Niko Susilo kepada harapanrakyat.com.

Menurutnya, saat mendekati lokasi kejadian, ia sempat menengok ke arah kanan dan melihat beberapa orang petugas yang sedang berjaga di Pos Angkutan Lebaran. Namun setelah itu ia langsung tidak sadar.

Baca Juga: Avanza Hantam Mobil Boks Hingga Terbalik di Perbatasan Jabar-Jateng

Supir Toyota Avanza yang terlibat kecelakaan itu juga mengaku mengemudikan kendaraannya dalam kecepatan yang tidak terlalu kencang. Yakni sekitar 40 kilometer per jam.

“Saya sedikit ngantuk sih, tapi tadi saya masih sadar dan sempat melihat pos yang ada petugas polisi itu,” ungkapnya.

Lanjut Niko, ia berangkat dari Bandung sekitar pukul 13.00 WIB dan hendak pulang ke Kecamatan Gandrumangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Dari Bandung berangkat sekitar pukul 13.00 WIB habis nganterin saudara, mau pulang ke Gandrumangu,” ujarnya.

Akibat kecelakaan lalu lintas itu, Niko mengalami luka robek pada bagian wajah dan luka lecet beberapa bagian tubuhnya. Saat ini ia berada di Rumah Sakit Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.

Dalam pemberitaan sebelumnya, sebuah minibus Toyota Avanza oleng dan menghantam mobil boks bermuatan roti yang datang dari arah berlawanan di jalan perbatasan Jabar-Jateng.

Kecelakaan tersebut diduga akibat supir Toyota Avanza kurang konsentrasi saat berkendara. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Avanza Hantam Mobil Boks Hingga Terbalik di Perbatasan Jabar-Jateng

Laka-lantas-di-Perbatasan-Jabar-Jateng.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah mobil minibus Toyota Avanza hantam mobil boks hingga terbalik di jalan perbatasan Jabar-Jateng. Kecelakaan lalu lintas itu terjadi Minggu (30/04/2023), sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibatnya pengemudi minibus Toyota Avanza mengalami luka pada bagian kepala sehingga harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Kota Banjar, Jawa Barat.

Kronologi kejadian berawal saat mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi R 1246 MN yang dikemudikan Niko Susilo datang dari arah Barat menuju Timur.

Sedangkan, dari arah Timur menuju Barat datang mobil boks dengan nomor polisi D 8162 VU dan pengemudinya bernama Dodi.

Baca Juga: Satlantas Polres Ciamis Catat 13 Kejadian Laka Lantas selama OPS Ketupat Lodaya

Penumpang mobil boks Iyep mengatakan, saat di lokasi kejadian ia melihat mobil minibus Avanza oleng ke kanan jalan dan menghantam mobil boks.

“Yang bawa mobil Avanza dari arah Bandung menuju Cilacap oleng ke kanan jalan dan menghantam mobil boks. Kayaknya ngantuk,” kata Iyep kepada harapanrakyat.com, di lokasi kejadian, yakni jalan perbatasan Jabar-Jateng.

Menurutnya, mobil boks berputar ke arah kanan setelah mobil Avanza menghantamnya, dan langsung terbalik sampai menutup jalan.

“Setelah dihantam, mobil kita langsung terbalik dan menutup jalan. Alhamdulillah saya sama supir selamat,” ungkap Iyep.

Berdasarkan informasi, pengemudi mobil minibus tersebut kini mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Kota Banjar. Karena mengalami luka pada bagian wajahnya.

Sementara itu, peristiwa kecelakaan yang menyebabkan arus lalu lintas tersendat dari kedua arah masih dalam penanganan Satlantas Polres Kota Banjar, Polda Jabar. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Raperda Perlindungan Koperasi Masuk Pembahasan DPRD Kota Banjar, Apa Urgensinya?

DPRD-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Raperda Perlindungan Koperasi masuk dalam pembahasan DPRD Kota Banjar, Jawa Barat. Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro itu kini masuk di tingkat Panitia Khusus (Pansus) DPRD.

Lantas, seperti apa urgensi Raperda inisiatif dari DPRD tersebut hingga masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2023, dan kini memasuki tahap pembahasan?

Ketua Pansus DPRD Kota Banjar Bambang Prayogi mengatakan, pembentukan raperda tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Pembentukan Raperda Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro itu juga untuk mengatur lebih rinci terkait perlindungan hukum. Serta pemberdayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

“Pemberdayaan dan Perlindungan dalam PP Nomor 7 Tahun 2021 itu masih secara umum. Dalam perda kita buat lebih rinci sesuai PP tersebut,” kata Bambang kepada wartawan, usai rapat pembahasan di DPRD, Jumat (28/04/2023).

Baca Juga: DPRD Kota Banjar Minta Pembangunan Mall Ria Busana Patuhi Prosedur

Target Raperda Perlindungan Koperasi Rampung Juli 2023

Lanjutnya menjelaskan, perlindungan hukum bagi pelaku usaha kecil dan koperasi tersebut misalnya perlindungan hukum ketika terjadi sengketa dagang dan produksi. Sehingga tidak sampai terjadi ada pihak yang dirugikan.

Kemudian juga untuk pelaku usaha kecil dan koperasi supaya berjalan sesuai dengan asas koperasi dan pemberdayaan. Dalam hal ini bisa berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Perlindungan hukum usaha mikro misal terjadi sengketa dagang dan produksi, nanti pemerintah daerah memberikan perlindungan hukum. Itu yang nanti kita tuangkan dalam perda,” terang Bambang.

Ia juga mengatakan, saat ini raperda tersebut sudah dalam tahap pembahasan. Tinggal menunggu harmonisasi, karena ada perubahan judul berkaitan dengan PP Nomor 7 Tahun 2021. Setelah itu baru dilakukan finalisasi ke gubernur.

Baca Juga: Pemda Ciamis Susun Rancangan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Pihaknya menargetkan untuk Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Mikro tersebut rampung pada bulan Juli mendatang.

“Sementara ini menunggu harmonisasi, selanjutnya finalisasi ke gubernur. Target nanti bulan Juli sudah finalisasi,” kata Bambang yang juga Ketua Bapemperda DPRD.

Efektifitas dan Urgensi Pembentukan Raperda

Ditanya terkait efektifitas dan urgensi pembentukan raperda tersebut, ia mengatakan bahwa pembentukan raperda merujuk pada PP Nomor 7 Tahun 2021. Pembentukan raperda juga merupakan amanat dari undang-undang.

“Jadi, raperda ini untuk perlindungan hukum dan pemberdayaan. Ini juga bagian dari amanat undang-undang. Di daerah lain seperti Kabupaten Kulonprogo dan Bandung pun sudah ada yang membuat perda tersebut,” ujarnya.

Diketahui, selain Raperda inisiatif tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi dan Usaha Kecil, DPRD Kota Banjar juga masih memiliki Raperda inisiatif lainnya. Yaitu Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Lambang Daerah Kota Banjar. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Puncak Arus Balik di Stasiun Banjar, Ratusan Warga Kembali ke Perantauan

IMG_20230430_181806_hisdaGm78b_NOOd1jQg14.jpeg

harapanrakyat.com,- Suasana arus balik pemudik masih terjadi di Stasiun Banjar, Jawa Barat, Minggu (30/4/2023). Ratusan pemudik pun kembali ke perantauan menyerbu sebagian kota besar seperti Bandung dan Jakarta serta kota besar Jawa Timur.

Bahkan, tiket penumpang arus balik hingga tanggal 3 Mei 2023 untuk arah barat pun sudah ludes terjual.

Kepala Stasiun Banjar Herry Susanto mengatakan, berdasarkan data manifest (penumpang) pada hari ini masih terjadi lonjakan arus balik pemudik. Tercatat sebanyak 868 penumpang naik dan
494 penumpang turun di stasiun Banjar.

Menurutnya, lonjakan arus balik pemudik tersebut baik untuk pemudik dengan tujuan menuju arah barat seperti Bandung dan Jakarta. Ada juga sebagian ke kota besar di wilayah Jawa Timur.

“Berdasarkan data hingga pukul 16.00 Wib tercatat 868 penumpang naik dari Stasiun Banjar. Baik tujuan Surabaya maupun Bandung dan Jakarta sama-sama terjadi peningkatan,” kata Herry.

Herry memprediksi arus balik pemudik di Stasiun Banjar masih akan terjadi sampai dengan tanggal 1 Mei mendatang. Mengingat pada tanggal 1 Mei masih tersisa satu hari untuk hari libur (tanggal merah).

Baca Juga: Arus Balik Jalur Nasional Jabar-Jateng di Kota Banjar Meningkat 41 Persen

“Untuk tiket sampai tanggal 3 Mei sudah habis. Kemungkinan sampai besok tanggal 1 Mei masih ada arus balik pemudik dari stasiun Banjar,” katanya.

Sementara itu salah seorang pemudik asal Kabupaten Ciamis, Novi mengaku akan kembali ke Jawa Timur dan mengambil perjalanan saat puncak arus balik. Mengingat hari ini merupakan hari terakhir masa liburan sekolah.

“Mau ke Ngawi berangkat sendiri. Kebetulan sekarang hari terakhir libur lebaran. Besok udah mulai masuk kuliah,” singkatnya.

Selain di Stasiun Banjar, Puncak Arus Balik Juga Terjadi di Terminal

Puncak arus balik rupanya tidak hanya terjadi untuk pengguna layanan jasa kereta api, arus balik pemudik juga masih terjadi di Terminal Tipe A Kota Banjar.

Kepala Terminal Tipe A Kota Banjar Jenny Maria Wirandani, puncak arus balik pemudik masih akan terjadi hingga nanti malam pukul 22.00 WIB.

“Arus balik tadi pagi masih terjadi peningkatan penumpang. Berdasarkan jadwal keberangkatan kemungkinan arus balik sampai nanti malam antara pukul 18.00-22.00 Wib,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

50 unit Mobil Listrik Wuling Air ev Jadi Armada KTT ASEAN 2023

rockomotif-kendaraan-listrik-wuling-air-ev-ktt-asean-2023.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Dalam mendukung kegiatan KTT ASEAN 2023 yang berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, kendaraan listrik Wuling yakni Air ev resmi menjadi armada untuk digunakan oleh para delegasi yang hadir pada kegiatan tersebut.

Di dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Investasi Proyek Baru KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai) di Indonesia, Wuling secara resmi menyerahkan Air ev secara simbolis kepada Kementerian Sekretariat Negara.

Sebanyak 50 unit kendaraan listrik Wuling Air ev akan mengemban tugas sebagai Official Car Partner KTT ASEAN 2023 yang akan mendukung mobilitas para delegasi mulai dari tanggal 9-11 Mei 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Kami sangat bangga dapat kembali mendukung Indonesia dalam peranan pentingnya di kancah internasional, yakni KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo. Dukungan kami menghadirkan layanan mobilitas bebas emisi dan tentunya ramah lingkungan kepada seluruh delegasi,” ujar Shi Guoyong selaku President Director Wuling Motors.

Selama konferensi tingkat tinggi ini berlangsung, kendaraan listrik Wuling Air ev ditugaskan sebagai mobil resmi para delegasi yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, Kamboja, dan Timor Leste. Tak hanya itu, Air ev pun akan mendukung keperluan mobilitas organisasi internasional yang turut hadir di KTT ASEAN 2023 Labuan Bajo.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama, menyambut baik dukungan tersebut dengan mengikut sertakan kendaraan listrik Wuling di kegiatan KTT ASEAN 2023.

“KTT ASEAN 2023 adalah showcase yang penting bagi kita untuk menunjukkan keseriusan Indonesia dalam bertransisi menuju energi bersih dan Wuling menjadi bagian penting dalam ekosistem mobil listrik di Indonesia. Terima kasih atas dukungan Wuling karena ini akan menjadi bagian penting dari KTT ASEAN 2023,” terangnya.

Dalam gelaran KTT ASEAN ke-42 ini, jemana asal Tiongkok ini mengerahkan 50 unit kendaraan listrik Air ev Long Range berwarna Pristine White. Semua unit telah dihiasi dengan livery khusus KTT ASEAN 2023 dengan corak khas Labuan Bajo.

Produk yang diproduksi di Indonesia ini mampu menempuh jarak hingga 300 km dalam satu kali pengisian baterai penuh sehingga dinilai sesuai untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para delegasi nantinya. Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh mobil ramah lingkungan ini adalah kemudahan untuk dikendarai, pengisian daya yang mudah, dan dilengkapi beragam fitur modern.

Selain itu, Wuling menyiapkan sentra pelayanan dan perawatan untuk seluruh unit Air ev di Labuan Bajo. Tim Aftersales Wuling akan siaga untuk memantau dan memastikan kondisi unit yang berpartisipasi dalam perhelatan KTT ASEAN 2023 tersebut dalam kondisi prima.

Layanan pemeliharaan yang disiapkan di Wuling Labuan Bajo Pool terdiri dari fasilitas pengisian daya, pemeriksaan rutin secara menyeluruh oleh teknisi berpengalaman, serta Wuling Mobile Service.

Rumah Warga Cibuluh Banjar Nyaris Tertimbun TPT Ambruk

IMG_20230430_013352_vp1bsL0Y83_oxuNosSO5V.jpeg

harapanrakyat.com,- Rumah milik Usin, warga Dusun Cibuluh, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, nyaris tertimbun material tembok penahan tebing (TPT) ambruk pada Jumat (28/4/2023) sore.

Usin, Pemilik rumah menduga TPT itu ambruk akibat tergerus air hujan dan kondisi tanah labil.

“Kemarin kan hujan besar terus airnya nggak ngalir karena salurannya mampet jadi turun ke dekat rumah,” kata Usin kepada harapanrakyat.com, Sabtu (29/4/2023).

Menurutnya, sebelum TPT ambruk terdengar suara seperti reruntuhan. Usin pun penasaran lalu mengeceknya, dan ternyata tembok penahan tebing ambruk.

“Saya lagi di dalam terus mendengar suara reruntuhan, pas dilihat ternyata tembok itu mau ambruk. Saya langsung nyuruh anak pergi menjauh,” terangnya.

Baca Juga: BPBD Kota Banjar Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Panas dan Bencana Alam

Ia menjelaskan, material tembok dan tanah itu menimpa rumah bagian samping atau dapur sehingga mengalami kerusakan.

“Iya bagian dapur rusak tertimpa material tanah, tapi sekarang udah diberesin,” jelasnya.

Lanjut Usin, ia berharap pihak terkait dapat segera memperbaiki tembok penahan tebing itu agar tidak membahayakan.

“Mudah-mudahan secepatnya ada perbaikan, karena kalau hujan airnya pasti ke sini. Terus sebagian jalan juga mulai terlihat retak karena tanahnya labil,” pungkasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjar sudah mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan logistik. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Gerak Cepat Warga Padamkan Api yang Nyaris Hanguskan Toko Kelontongan di Kota Banjar

Kebakaran-Toko-Kelontongan-1.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah toko kelontongan di Kota Banjar, Jawa Barat, tepatnya di Lingkungan Banjar, RT 2, RW 3, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, nyaris hangus terbakar, Sabtu (29/04/2023) malam.

Beruntung, api dapat dipadamkan warga setempat menggunakan alat seadanya sehingga tidak merembet ke bagian lain.

Saudara pemilik toko kelontongan yang nyaris ludes terbakar, Elga mengatakan, api pertama kali terlihat pada bagian celah-celah pintu besi yang tertutup.

“Tadi dari luar kelihatan ada api di celah-celah pintu. Kejadiannya itu sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Elga kepada harapanrakyat.com, Sabtu (29/04/2023) malam.

Baca Juga: Kisah Pengusaha Fashion Brand Lokal asal Kota Banjar, Berkembang Berkat Market Digital

Kemudian, ia mencari kunci pintu agar bisa masuk ke dalam untuk memadamkan api dibantu warga menggunakan alat seadanya.

“Pertamanya panik terus minta tolong, saya nyari kunci buat buka pintu yang satu lagi,” terangnya.

Elga menduga sumber api berasal dari salah satu stop kontak listrik yang mengalami konslet. Lalu merembet ke bagian belakang kulkas.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran toko kelontong di Kota Banjar itu. Karena, pada saat kejadian tidak ada orang di dalam toko.

Sementara itu, petugas BPBD dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan terkait kebakaran toko tersebut.

Petugas yang datang ke lokasi melakukan asesmen dan pendinginan untuk memastikan tidak ada sumber api yang tersisa. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Rumah Warga Rancakole Banjar Nyaris Tertimbun TPT Ambruk

IMG_20230430_013352_vp1bsL0Y83_oxuNosSO5V.jpeg

harapanrakyat.com,- Rumah milik Usin, warga Dusun Rancakole, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, nyaris tertimbun material tembok penahan tebing (TPT) ambruk pada Jumat (28/4/2023) sore.

Usin, Pemilik rumah menduga TPT itu ambruk akibat tergerus air hujan dan kondisi tanah labil.

“Kemarin kan hujan besar terus airnya nggak ngalir karena salurannya mampet jadi turun ke dekat rumah,” kata Usin kepada harapanrakyat.com, Sabtu (29/4/2023).

Menurutnya, sebelum TPT ambruk terdengar suara seperti reruntuhan. Usin pun penasaran lalu mengeceknya, dan ternyata tembok penahan tebing ambruk.

“Saya lagi di dalam terus mendengar suara reruntuhan, pas dilihat ternyata tembok itu mau ambruk. Saya langsung nyuruh anak pergi menjauh,” terangnya.

Baca Juga: BPBD Kota Banjar Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Panas dan Bencana Alam

Ia menjelaskan, material tembok dan tanah itu menimpa rumah bagian samping atau dapur sehingga mengalami kerusakan.

“Iya bagian dapur rusak tertimpa material tanah, tapi sekarang udah diberesin,” jelasnya.

Lanjut Usin, ia berharap pihak terkait dapat segera memperbaiki tembok penahan tebing itu agar tidak membahayakan.

“Mudah-mudahan secepatnya ada perbaikan, karena kalau hujan airnya pasti ke sini. Terus sebagian jalan juga mulai terlihat retak karena tanahnya labil,” pungkasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjar sudah mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan logistik. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts