Beranda blog Halaman 52

Bupati Subang Paparkan Spirit “Subang Ngabret” di Podcast Pasundan Ekspres TV

Subang Ngabret Bupati Reynaldy

Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau akrab disapa Kang Rey, menjadi narasumber utama dalam podcast Pasundan Ekspres TV pada Sabtu (20/9/2025). Acara yang dipandu Yusuf Suparman ini juga dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Subang, dr. Dwinan Marchiawati, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Luluk Dwi Wulan Andarini.

Dalam sesi bertajuk Bincang-Bincang Pasundan, Kang Rey menegaskan semangat “Subang Ngabret” yang ia jalankan bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi. Spirit tersebut berarti percepatan pembangunan harus dilakukan secara cepat, responsif, dan penuh komitmen oleh seluruh pejabat serta ASN.

Ia juga menyoroti program Saba Desa yang rutin dilaksanakan sebagai wadah bertemu langsung dengan masyarakat. “Itu menjadi spirit sekaligus kesenangan tersendiri. Dari masyarakatlah saya mendapatkan energi dan landasan untuk bekerja lebih baik melayani warga Subang,” ungkapnya.

Salah satu langkah nyata ditunjukkan pada pembangunan infrastruktur jalan. Anggaran yang sebelumnya hanya Rp50 miliar kini meningkat menjadi Rp250 miliar dalam APBD Perubahan 2025. Tambahan dana itu berasal dari efisiensi, termasuk pemotongan perjalanan dinas dan operasional OPD. “Saya bahkan mencoret anggaran mobil dinas Bupati untuk dialihkan ke perbaikan jalan. Tahun ini targetnya bisa mencapai sekitar 80 kilometer perbaikan jalan,” jelas Kang Rey.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi fokus utama. Targetnya, perbaikan jalan selesai pada 2027 sehingga pada 2028 perhatian dapat dialihkan ke peningkatan layanan publik. “Kami ingin 40 puskesmas di Kabupaten Subang mampu menangani hingga 180 jenis penyakit, sehingga masyarakat tidak perlu selalu dirujuk ke RSUD. Bersamaan dengan itu, sektor pendidikan juga harus dituntaskan,” tegasnya.

Untuk mendukung pembangunan, Kang Rey membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha melalui program CSR. “Pembangunan Subang tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tapi juga perlu dukungan dunia usaha,” tambahnya.

Reformasi birokrasi pun ditekankan. Mulai November 2025, layanan administrasi kependudukan seperti KTP, KK, akta kelahiran, dan surat kematian akan tersedia di kecamatan tanpa pungutan biaya. “Ini salah satu wujud Subang Ngabret. Masyarakat harus mendapat pelayanan cepat, mudah, dan bebas pungli,” ujar Kang Rey.

Menutup podcast, ia menegaskan tiga kriteria yang wajib dimiliki pejabat dan ASN: mampu bekerja cepat (ngabret), berintegritas tanpa pamrih, serta loyal terhadap kepemimpinan demi kelancaran pembangunan. “Dengan semangat ini, Subang siap melaju lebih cepat, lebih hebat, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.

HUT ke-80 TNI, Kodim 0605/Subang Gelar Bakti Kesehatan untuk Warga

Bakti Kesehatan Kodim Subang

Subang – Suasana kepedulian dan kebersamaan mewarnai Aula Pamungkas Kodim 0605/Subang pada Minggu (21/9/2025). Dalam rangka HUT ke-80 TNI, Kodim 0605/Subang menyelenggarakan Bakti Kesehatan Teritorial Prima. Kegiatan ini menghadirkan layanan kesehatan gratis sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Acara tersebut dihadiri oleh Dandim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin, S.E., Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXII Kodim 0605/Subang Ny. Desi Asep, Pgs. Kasdim 0605/Subang, para perwira staf, Danramil jajaran, serta pengurus Persit. Hadir pula Satdisjan wilayah Kodim Subang seperti Yonif 312/Kala Hitam, Minvetcad III/16, Subdenpom III/3-5 Subang, Denzibang Subang, organisasi masyarakat GM FKPPI, KB FKPPI, PPM, dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Dandim 0605/Subang menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian nyata TNI.

“Momentum HUT ke-80 TNI kami maknai dengan berbagi dan hadir langsung untuk membantu kebutuhan kesehatan masyarakat Subang. Semoga kegiatan ini memberi manfaat nyata dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Letkol Czi Asep Saepudin.

Rangkaian layanan kesehatan yang diberikan meliputi pengobatan gratis, pemeriksaan gigi, khitanan gratis, donor darah, serta pembagian 50 paket sembako. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta donor darah yang mencapai 187 orang, dengan 156 kantong darah berhasil dikumpulkan. Golongan darah O mendominasi dengan 60 kantong, disusul golongan A sebanyak 47 kantong.

Selain itu, layanan pengobatan gratis mencatat 170 pasien dengan keluhan mulai dari influensa, gastritis, hingga asam urat. Pemeriksaan gigi juga melayani masyarakat yang mengalami gingivitis, karies, dan karang gigi. Sementara itu, lima anak mengikuti khitan gratis dengan metode laser.

Masyarakat menyambut baik kegiatan sosial ini. Kehadiran bakti kesehatan dalam momentum HUT TNI tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan warga, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan rakyat di Kabupaten Subang.

Pemkab Subang Dorong UMKM Masuk Patimban dan Rest Area Cipali

UMKM Subang Patimban Cipali

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang terus berupaya memfasilitasi lebih dari 84 ribu UMKM agar dapat membuka gerai di Pelabuhan Patimban dan sejumlah rest area Tol Cipali. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, kepada RRI di Subang, Minggu (21/9/2025).

Agus menjelaskan, UMKM tidak bisa langsung menjalin kerja sama dengan pihak Otorita Pelabuhan Patimban. Menurutnya, peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sangat penting sebagai pihak yang melakukan kesepakatan atau MoU.

“Bukan sulit, tetapi, kalau untuk masuk ke Patimban UMKM gak mungkin bisa langsungkan, itu nanti BUMD yang masuk. Kalau berbicara UMKM masuk ke Patimban gak mungkinlah, itu nanti kita instruksikan BUMD untuk masuk kesana,” tegas Agus Masykur.

Sementara itu, peluang UMKM masuk ke rest area Tol Cipali terkendala biaya sewa yang cukup tinggi. Agus menyebut, Pemkab Subang tengah mencari cara agar para pelaku UMKM dapat berjualan dengan lebih terjangkau.

“Nah itu yang menjadi kendala para pelaku UMKM di Kabupaten Subang, untuk bisa masuk ke rest area Tol Cipali. Dan itu sedang kami pikirkan, untuk membantu para pelaku UMKM tersebut, agar mereka bisa berjualan di rest,” ujarnya.

Agus menambahkan, dukungan terhadap UMKM menjadi fokus utama Pemkab Subang ke depan. “Kita juga sih ingin, semua UMKM kita naik kelas,” tandasnya.

PKS Subang Gelar Upgrading Pengurus, Tegaskan Politik sebagai Jalan Perjuangan

PKS Subang upgrading pengurus

Subang – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Subang menggelar Upgrading Pengurus DPD dan Ketua DPC pada Minggu (21/9/2025) di Gedung BRIN Subang. Kegiatan bertema “Kokohkan Struktur, Majukan Subang untuk Indonesia” ini diikuti jajaran pengurus DPD dan Ketua DPC se-Kabupaten Subang.

Acara menghadirkan Kepala BP4D Subang Iwan Syahrul Anwar, S.STP., Sekretaris Bidang Relawan dan Saksi Nasional PKS Dr. Indra Kusumah, S.Psi., M.Psi., serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Dewan Pembina PKS Subang, Dr. H. Encep Sugiana, M.HKes.

Dalam materinya, dr. Encep Sugiana yang juga Ketua Bidang Pendidikan dan Kesehatan DPW PKS Jawa Barat menegaskan bahwa partai politik berlandaskan kuat pada Undang-Undang Partai Politik. Menurutnya, tujuan partai bukan sekadar kepentingan sesaat, melainkan untuk mewujudkan cita-cita nasional sesuai Pembukaan UUD 1945.

“Partai politik hadir untuk menjaga keutuhan NKRI, mengembangkan demokrasi berdasarkan Pancasila, menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, sekaligus berjuang mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Encep menambahkan, keterlibatan dalam partai politik sejatinya adalah kontribusi nyata dalam melanjutkan perjuangan pendiri bangsa. “Kerja-kerja di partai politik ini mulia, karena hakekatnya kita meneruskan perjuangan para pendiri bangsa. Kita harus yakin bahwa keterlibatan kita adalah bagian dari ikhtiar mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” tegasnya.

Sebagai legislator DPRD Jawa Barat, ia juga mengingatkan pentingnya fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. “Kalau kita punya komitmen sebagai penerus bangsa, maka peraturan yang kita buat harus berpihak pada rakyat, anggaran yang kita susun harus mengarah pada kesejahteraan. Inilah kontribusi nyata kita melalui jalur politik,” jelasnya.

Ketua DPD PKS Subang, H. Bambang Tri Hardiono, SP, menegaskan bahwa upgrading ini menjadi momentum memperkuat struktur organisasi sekaligus menumbuhkan semangat juang kader. Sementara itu, narasumber lain, Iwan Syahrul dan Dr. Indra Kusumah, menekankan pentingnya pemahaman tantangan pembangunan daerah serta militansi dan kerjasama solid di tubuh partai.

Dengan kolaborasi tokoh internal dan eksternal, kegiatan upgrading ini diharapkan melahirkan pengurus PKS Subang yang lebih siap menghadirkan politik bersih, peduli, dan melayani masyarakat.

DPR Singgung Lemahnya Dukungan Pemda Subang untuk UMKM

Dukungan Pemda Subang terhadap UMKM

Suarasubang.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Ilham Permana, melempar kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang. Menurutnya, dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih jauh dari kata maksimal.

Ilham menilai Pemda terlalu mengandalkan intervensi dari Kementerian Koperasi dan UKM. Akibatnya, peran Pemda dalam membina UMKM lokal seakan tidak terasa signifikan. “Dana dari Kementerian UMKM terbatas. Untuk 2026 saja anggarannya tidak sampai Rp300 miliar. Pemda harus hadir memberi dukungan agar pembinaan UMKM berjalan optimal,” tegasnya saat berada di Subang, Rabu (17/9).

Ia menyoroti keberadaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM yang seharusnya bisa menjadi motor penggerak. Namun, kontribusinya dinilai belum maksimal lantaran minim dukungan Pemda.

Tidak hanya itu, Ilham juga mengungkap adanya perbedaan data jumlah UMKM di Subang. PLUT mencatat 22 ribu UMKM, sementara Pemkab Subang menyebut lebih dari 80 ribu. “Kalau datanya saja berbeda, bagaimana bisa menentukan kebijakan yang tepat? Harus ada kolaborasi dan kesepahaman antara kementerian dan dinas terkait,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ilham menilai Pemda masih lebih condong pada pembangunan infrastruktur. Belanja modal Rp200–300 miliar yang mayoritas untuk pembangunan jalan seharusnya bisa dialihkan sebagian untuk penguatan sektor UMKM. “Padahal, UMKM adalah penopang ekonomi nasional sekaligus daerah. Kalau tidak di-support maksimal, pertumbuhan ekonomi Subang akan melambat,” jelasnya.

Ilham pun mendorong Pemda agar tidak hanya bergantung pada transfer pusat, tetapi juga proaktif mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan dukungan nyata, ia yakin UMKM Subang bisa naik kelas dan produk lokal mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.

Kecelakaan di Jalur Contraflow Pamanukan, Satu Tewas Tertabrak Dump Truk

Kecelakaan maut Pamanukan Subang

Subang – Suasana proyek perbaikan Jembatan Sungai Cipunagara, Pamanukan, Subang, Jumat (19/9/2025), mendadak mencekam. Sebuah kecelakaan maut terjadi antara sepeda motor dengan dump truk pengangkut tanah di jalur contraflow sekitar pukul 13.15 WIB.

Kapolsek Pamanukan, AKP Udin Awaludin, melalui Panit Lantas Iptu Wawan Caswan, membenarkan kejadian tersebut. “Benar, ada peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia,” ujarnya.

Kecelakaan itu melibatkan motor Beat T 6431 YG yang dikendarai Eli Badriah dengan penumpangnya, Ibu Rohmah. Motor yang melaju dari arah Barat (Jakarta) menuju Timur (Cirebon) menabrak seng pembatas jalan, terjatuh, lalu tertabrak dump truk bernopol B 9703 TYZ yang sedang melintas.

Akibat benturan keras, Eli mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Pamanukan. Sementara penumpangnya, Ibu Rohmah, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sopir dump truk telah diamankan di Mapolsek Pamanukan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi pengendara yang melintas di jalur contraflow proyek perbaikan jalan agar lebih waspada, mengingat kondisi lalu lintas yang rawan dan penuh risiko.

Bupati Subang Apresiasi Program Penguatan Ekosistem Perumahan dan KUR

Bupati Subang program perumahan

Subang – Bupati Subang Reynaldy menyampaikan apresiasi terhadap Program Penguatan Ekosistem Perumahan dan Sosialisasi KUR Perumahan. Menurutnya, program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait target pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat.

Hal itu ia sampaikan usai menghadiri peluncuran program yang diikuti 27 kepala daerah se-Jawa Barat di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025).

Jawa Barat sendiri meluncurkan program ini dengan tajuk “Imah Merenah Hirup Tumaninah” yang berarti rumah tidak hanya sekadar bangunan, melainkan sumber kehidupan dan peningkatan kualitas hidup. Program tersebut mengacu pada empat indikator utama: meningkatkan kelayakan huni rumah, menurunkan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas hidup, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Rencananya, di Jawa Barat sendiri akan menggenjot pembangunan 100 ribu rumah subsidi dengan model padat karya, gotong royong, dan pemberdayaan UMKM,” terang Reynaldy.

Bupati yang akrab disapa Kang Rey ini menegaskan, Pemkab Subang siap mendukung suksesnya program 3 juta rumah yang dicanangkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI.

“Kami sangat membutuhkan program ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Subang,” pungkas Rey.

Polres Subang Guyub Lewat Olahraga Bareng

Olahraga Bersama Polres Subang

Jumat pagi, Mapolres Subang mendadak riuh oleh semangat yang berbeda. Bukan suara sirine atau deru kendaraan dinas, melainkan teriakan semangat dari ratusan personel yang ikut olahraga bersama dipimpin langsung Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, (19/9).

Agenda ini bukan sekadar olahraga rutin. Tujuannya jelas: menjaga kebugaran fisik, mempererat kebersamaan, dan memperkuat sinergi di tubuh kepolisian Subang. Dari jalan santai, lanjut ke pertandingan voli dan tenis, hingga makan bareng, semuanya dikemas penuh keakraban.

Kapolres Dony sendiri tak hanya ikut bergerak, tapi juga memberi arahan kepada para Kapolsek. Ia menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan personel. “Olahraga bersama ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tapi juga mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta meningkatkan kekompakan seluruh personel Polres Subang,” tegasnya.

Hari itu, energi kebersamaan benar-benar terasa. Olahraga bareng menjadi cara sederhana namun efektif untuk menjaga fisik tetap prima sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan di tubuh Polres Subang.

UMKM Subang Gaspol, Dari Lokal Menuju Global

UMKM Subang Ngabret 2025

Subang hari itu mendadak ramai dan penuh warna. Sabtu, 20 September 2025, Graha Hajjah Masayu Zubaidah di Kecamatan Pagaden disulap jadi panggung besar untuk para pelaku usaha kecil. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Subang menggelar Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2025 dengan tema bikin penasaran: “Dari Lokal untuk Global: UMKM Subang Ngabret Sejahtera Digaet”.

Bayangkan saja, lebih dari 500 nasabah PNM Mekaar hadir, ditambah 20 tenant UMKM binaan. Mereka bukan cuma datang untuk duduk manis, tapi ikut dalam pelatihan, expo, sampai UMKM show. Intinya, ini ajang pemanasan biar UMKM Subang makin pede bersaing di era digital dan berani go internasional.

Acara makin seru dengan isi yang beragam. Ada sosialisasi manfaat BRILife, Tabungan Emas Pegadaian, materi kesehatan dari Hamori, sampai tips menghadapi Revolusi 5.0 yang disampaikan PLUT. Tidak ketinggalan, peserta juga praktik langsung bikin review usaha lewat media sosial. Ya, biar produknya nggak cuma laku di kampung sendiri, tapi juga nongol di timeline dunia.

Pembukaan berlangsung khidmat tapi tetap meriah. Dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya, doa bersama, lalu disusul penampilan Tarian Sisingaan khas Subang. Hadir pula tokoh penting: Kepala Cabang PNM Subang Panji Sasmoyo, Kepala Direktorat Pengawasan LJK2 OJK Jawa Barat Indra Safian, Bupati Subang Reynaldi, dan Wakil Bupati Agus Maskyur.

Di hadapan ribuan pasang mata, Panji Sasmoyo mengungkap data yang bikin angkat alis. “PNM Subang saat ini membina lebih dari 100 ribu nasabah di Kabupaten Subang, dan totalnya bersama Purwakarta mencapai 178 ribu nasabah,” ujarnya.

Ia juga membeberkan bahwa hingga kini PNM Subang sudah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp491 miliar. Ada 42 kantor layanan unit, 7 kantor layanan unit utama, dan didukung 650 AO Mekaar yang mendampingi 9.697 kelompok. “Ini bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan dan mengembangkan usaha UMKM di Subang dan Purwakarta,” tambahnya.

Panji menegaskan bahwa PKU Akbar bukan sekadar agenda seremonial. “Selain menyalurkan pembiayaan, kami fokus pada peningkatan kemampuan dan kompetensi pelaku UMKM. Kegiatan PKU Akbar ini menjadi bukti nyata dukungan PNM, pemerintah, dan holding BUMN untuk membantu nasabah membangun usahanya menjadi lebih baik,” jelasnya.

Suasana makin hangat saat plakat diberikan kepada tamu VIP, lalu ada penyerahan simbolis Tabungan Emas Pegadaian, sampai reward umroh untuk nasabah Mekaar. Setelah itu, pejabat dan undangan keliling stand UMKM, sambil cicip-cicip produk lokal yang menggoda.

Sebagai penutup, panggung kembali riuh. UMKM show, kunjungan ke stand, hiburan organ tunggal, dan tentu saja pengundian doorprize jadi menu terakhir. Malam itu, UMKM Subang bukan cuma tampil gaya, tapi juga membuktikan: siap ngabret ke level global.

Pemkab Subang Siapkan Tiga Langkah Jadikan PLUT Sentra UMKM

PLUT Subang sentra UMKM

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang menyiapkan tiga langkah strategis untuk menjadikan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) sebagai sentra UMKM daerah. Langkah ini merupakan jawaban atas masukan dari Komisi VII DPR RI yang menyoroti minimnya produk UMKM di PLUT Subang.

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, menjelaskan bahwa langkah pertama adalah mengubah status PLUT dari UPTD menjadi BULD. “Yang menjadi pertanyaan dari Komisi VII DPR RI, kenapa di PLUT Kabupaten Subang ini, ga nampak banyak produk-produk UMKM. Alasan itu, karena status PLUT masih UPTD, sehingga tidak boleh berjualan, atau berusaha. Namun itu akan dilakukan Pemkab Subang, untuk merubah status UPTD menjadi BULD, agar PLUT bisa menjadi sentra produk semua UMKM yang ada,” ujarnya kepada RRI Subang, Kamis (18/9/2025).

Langkah kedua, kata Agus, adalah menjalin kerja sama dengan agen atau perusahaan travel serta PO bus pariwisata. Upaya ini bertujuan menarik wisatawan agar singgah ke PLUT untuk membeli oleh-oleh khas Subang. “Kedepan, yang kami pikirkan juga terkait, dengan kerja sama dengan sejumlah agen atau perusahaan travel, atau PO bus pariwisata, untuk menggaet para wisatawan yang membeli oleh-oleh khas Subang,” ungkapnya.

Sementara itu, langkah ketiga adalah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Dengan begitu, kendaraan dari Tol Cipali menuju destinasi wisata seperti Ciater atau Lembang dapat diarahkan melewati PLUT Subang. “Langkah terakhir yang akan kami lakukan, yakni dengan melakukan rekayasa lalu lintas, agar semua kendaraan yang keluarga masuk Tol Cipali bisa melintas didepan PLUT kita ini,” tegas Agus.

Ia berharap, ketiga langkah tersebut tidak hanya memperkuat posisi PLUT sebagai pusat UMKM, tetapi juga mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Subang dari sektor UMKM.

Recent Posts