Beranda blog Halaman 51

Perumda TRS Uji Coba Pasokan Air untuk Pabrik VinFast di Subang

Perumda TRS pasok air VinFast Subang

Subang – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Rangga Subang (Perumda TRS) resmi melakukan running test atau uji coba distribusi air bersih ke PT VinFast Automobile Indonesia di Cibogo, Jumat (19/9/2025).

Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, menyampaikan bahwa uji coba ini dilakukan untuk memastikan pasokan air mengalir dengan kualitas dan kontinuitas sesuai kesepakatan. “Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari selesainya pemasangan jaringan pipa dan koneksi sambungan ke ground tank milik PT VinFast. Aliran air dipantau selama 24 jam penuh,” jelasnya.

Dari hasil uji coba, Perumda TRS akan mulai menyalurkan pasokan air secara bertahap dengan kapasitas awal 432 meter kubik per hari atau 5 liter per detik. Kapasitas tersebut nantinya bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan operasional pabrik.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Perumda TRS dalam mendukung investasi besar di Kabupaten Subang. PT VinFast Automobile Indonesia diketahui tengah membangun pabrik mobil listrik di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, dengan lahan sekitar 170 hektare. Pabrik tersebut ditargetkan beroperasi awal 2026 untuk memproduksi mobil listrik model VF3, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

“Perumda TRS tidak hanya fokus pada pelayanan masyarakat, tetapi juga berkomitmen menjadi mitra strategis bagi dunia industri. Dukungan pasokan air bersih ini diharapkan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Lukman.

Sebagai catatan, Perumda Tirta Rangga Subang merupakan penyedia layanan air bersih milik daerah dengan kantor pusat di Jalan Darmodiharjo No.2 Subang. Sementara itu, VinFast adalah produsen kendaraan listrik asal Vietnam yang menanamkan investasi ratusan juta dolar di Subang sebagai basis produksi regional.

ONETRS Integration, Inovasi Digital Hemat Rp200 Juta per Tahun

ONETRS Integration Perumda TRS

Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) menghadirkan inovasi digital melalui platform terpadu bernama ONETRS Integration. Sistem ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mampu menghemat biaya operasional perusahaan hingga Rp200 juta setiap tahun.

Di balik inovasi ini, ada sosok Wandi Irawan, staf divisi IT Perumda TRS. Lulusan SMK ini menjadi motor penggerak transformasi digital berkat kegigihannya belajar secara mandiri. “Kalau kerja rutinitas itu saya lambat. Pas ada kesempatan, saya pindah ke kantor pusat. Terus rajin mengikuti bootcamp dan kursus IT,” kenang Wandi, Jumat (12/9/2025).

Wandi menjelaskan, aplikasi ONETRS Integration sejalan dengan visi perusahaan untuk mengurangi penggunaan kertas dan alat tulis kantor. “Kami ingin mempermudah layanan pelanggan sekaligus mengoptimalkan pelayanan perusahaan,” ujarnya.

Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Lukmanul Hakim, menyebut kehadiran ONETRS Integration sebagai langkah strategis. “Dengan adanya ONETRS Integration, pelayanan bisa lebih cepat, transparan, dan efisien, sekaligus menekan biaya, terutama belanja alat tulis kantor,” jelasnya.

Platform ini menjadi pusat layanan internal yang terintegrasi. Beberapa fitur andalannya antara lain RANGGABLAST.TRS (notifikasi tagihan via WhatsApp), SIMONTOP.TRS (pemantauan data real-time), dan SURAT.TRS (pengelolaan surat digital).

Tak berhenti di situ, Wandi bersama tim IT kini tengah menyiapkan inovasi baru. Beberapa di antaranya adalah aplikasi Perumda TRS Mobile serta vending machine berbasis QRIS untuk semakin memudahkan pelanggan dalam bertransaksi.

Warga Pusakajaya Apresiasi Gerak Cepat Pemkab Subang Perbaiki Jalan Rusak

Perbaikan jalan Pusakajaya Subang

Subang – Warga Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Subang dalam memperbaiki jalan rusak di ruas Rangdu–Karanganyar. Perbaikan ini dinilai sebagai bukti nyata dari program Subang Ngabret yang dicanangkan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita.

Salah seorang warga Desa Rangdu, Herman, mengungkapkan rasa syukur atas langkah cepat tersebut. “Alhamdulillah, dengan gercep-nya Kang Rey, jalan yang rusak langsung dilakukan penanganan. Mudah-mudahan perbaikan jalan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan sekitarnya,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

Herman, yang juga Sekretaris Desa Rangdu, menambahkan bahwa jalan tersebut sangat vital bagi warga. Perbaikan ini berdampak besar terhadap kelancaran akses pendidikan, aktivitas ekonomi, dan transportasi sehari-hari.

“Perbaikan jalan kabupaten ini sangat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Ia juga berharap perbaikan jalan serupa dapat dilakukan di titik lain yang masih mengalami kerusakan dan menyulitkan akses transportasi. Tindakan cepat pemerintah daerah ini dianggap sebagai wujud nyata komitmen Bupati Subang dalam merespons keluhan dan kebutuhan masyarakat.

Subang Dapat Bantuan Benih Kopi dan Tebu, Wabup Hadiri Rakor Hilirisasi Komoditas Perkebunan

Hilirisasi komoditas perkebunan Subang

Subang – Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Program Hilirisasi Komoditas Prioritas Perkebunan di Auditorium Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Subang memperoleh bantuan benih kopi dari Kementerian Pertanian untuk lahan seluas 200 hektare. Sementara itu, usulan Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) untuk benih tebu diajukan Subang dengan luasan 791,9 hektare.

Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, dalam arahannya menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian berkat kekayaan sumber daya alam.

“Kita adalah negara tropis, yang dikaruniai sinar matahari sepanjang tahun, kecukupan air untuk pertumbuhan tanaman, melalui aliran sungai yang berlimpah, kita juga memiliki danau, dan waduk alami dan juga buatan, serta banyaknya gunung api aktif, maupun nonaktif,” jelas Tito.

Ia menambahkan bahwa industrialisasi dan hilirisasi menjadi kunci penting agar Indonesia mampu keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap).

“Saya menganggap, bahwa industrialisasi dan hilirisasi dalam bidang pertanian, dan perkebunan sangat penting, untuk kita keluar dari middle income trap,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan kabar baik terkait kondisi pangan nasional.

“Yang menggembirakan adalah stok gula kita saat ini tertinggi, selama 53 tahun,” ujar Andi.

Ia juga optimistis Indonesia akan mencapai swasembada pangan pada akhir tahun 2025. “Tahun 2025 ini, Indonesia sudah swasembada beras. Produksi beras di Indonesia tahun 2025 surplus 3 juta ton,” tegasnya.

Sejalan dengan Mendagri Tito, Andi Amran menekankan bahwa letak geografis Indonesia memberi keunggulan besar di sektor pertanian. “Indonesia memiliki keunggulan kooperatif, karena berada di khatulistiwa. Dengan adanya matahari sepanjang tahun, Indonesia berpotensi menjadi negara superpower, melalui hasil pertanian,” tandas Mentan.

Mulai 22 September, Layanan SKCK di Polsek Subang Ditiadakan, Dialihkan ke Polres

Layanan SKCK Polsek Subang ditiadakan

Polres Subang mengumumkan perubahan sistem layanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Terhitung mulai Senin, 22 September 2025, layanan penerbitan SKCK di seluruh Polsek jajaran Polres Subang resmi ditiadakan.

Perubahan ini merupakan tindak lanjut arahan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) terkait peluncuran aplikasi SKCK online terbaru. Dengan kebijakan baru ini, seluruh proses penerbitan SKCK akan dilaksanakan secara terpusat di tingkat Polres Subang.

“Untuk pelayanan penerbitan SKCK dilaksanakan terpusat di tingkat Polres,” demikian pernyataan Satuan Intelkam Polres Subang. Masyarakat pun diimbau mengurus permohonan SKCK langsung ke Polres Subang.

Bagi warga yang sudah memiliki SKCK terbitan Polsek sebelum 22 September 2025, dokumen tersebut tetap berlaku dan dapat digunakan sesuai peruntukannya.

Pihak kepolisian menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat perubahan sistem ini. Informasi lebih lanjut mengenai aplikasi SKCK online terbaru akan diumumkan setelah ada konfirmasi resmi dari Mabes Polri.

Jalan Rusak Blanakan–Muara Segera Diperbaiki Tahun Ini, Pemkab Subang Sampaikan Permintaan Maaf

Perbaikan jalan Blanakan Muara Subang

Subang – Pemerintah Kabupaten Subang memastikan perbaikan jalan kabupaten ruas Blanakan Langensari–Muara akan segera direalisasikan tahun ini. Pernyataan ini disampaikan pihak Kecamatan Blanakan sebagai respons atas aduan masyarakat kepada Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, serta inisiatif warga yang memperbaiki jalan secara swadaya.

Sebelumnya, warga Desa Langensari bergotong royong melakukan pengerasan jalan kabupaten pada Kamis (18/9/2025). Aksi ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur yang lebih baik. Pihak pemerintah pun menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf atas keterlambatan perbaikan jalan yang telah lama rusak.

“Kami memohon maaf atas keterlambatan perbaikan jalan, dan kami juga berterima kasih kepada masyarakat Desa Langensari yang telah melaksanakan pengerasan jalan secara swadaya,” ujar perwakilan pemerintah Kecamatan Blanakan.

Aksi warga tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk bergerak lebih cepat. Meski demikian, pemerintah meminta masyarakat tetap bersabar karena proses perbaikan sedang berjalan.

“Hasil koordinasi dengan Dinas PUPR, bahwa jalan ini akan segera diperbaiki pada tahun ini,” terang Pemcam Blanakan.

Pemerintah juga menegaskan kembali komitmen Bupati Subang yang menargetkan seluruh ruas jalan kabupaten selesai diperbaiki pada tahun 2027. “Mudah-mudahan tidak ada hambatan dan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, perbaikan infrastruktur di Subang diharapkan berjalan lancar demi mewujudkan visi Subang Ngabret atau berlari kencang dalam pembangunan.

Sumber: Artikel berjudul “Pemkab Subang Minta Maaf kepada Warga, Jalan Rusak di Blanakan Segera Diperbaiki Tahun Ini” di Pikiran Rakyat Subang

Bupati Subang Resmikan Masjid Asmaul Husna di Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus meresmikan Masjid Asmaul Husna di RW 09, Perumahan Subang Green City, Sabtu (20/9/2025). Kehadiran Bupati yang akrab disapa Kang Rey ini disambut antusias oleh masyarakat.

Peresmian masjid kebanggaan warga RW 09 tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kang Rey. Ia didampingi Kabag Kesra Setda Subang, Kepala Desa Cinangsi, Ketua RW 09, serta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda.

Kang Rey menuturkan bahwa peresmian Masjid Asmaul Husna yang bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW diyakini membawa keberkahan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, melainkan juga pusat pendidikan, dakwah, dan pemersatu umat.

“Mudah-mudahan keberadaan Masjid Asmaul Husna dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat Perumahan Subang Green City,” imbuh Kang Rey.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memakmurkan masjid dengan ibadah, pengajian, dan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat.

“Ramaikan dan makmurkan masjid setiap harinya, jangan hanya ramai ketika peresmiannya saja,” pungkasnya.

Ketua DPRD Subang Apresiasi Penanganan Sampah TPS Jalitri

Penanganan sampah Subang TPS Jalitri

Subang – Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, mengapresiasi langkah cepat Pemkab Subang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam menangani persoalan sampah di TPS Jalitri.

“Kami mengapresiasi Pemkab Subang, khususnya DLH, yang sudah melakukan penanganan sampah di Jalitri. Kondisinya sekarang sudah jauh lebih rapi,” kata Victor, Jumat (19/9/2025).

Meski demikian, politisi muda Golkar itu mengingatkan agar DLH tidak cepat puas. Menurutnya, perbaikan di TPS Jalitri harus dijaga secara berkelanjutan, bahkan diperluas ke titik-titik lain.

“PR selanjutnya adalah bagaimana TPS di tempat lain bisa ditangani dengan baik. Jangan hanya di satu titik dan untuk sesaat, tapi di banyak tempat dan untuk jangka panjang,” tegasnya.

Sebelumnya, tumpukan sampah di TPS Jalitri sempat menuai keluhan warga. Sampah menggunung, menimbulkan bau menyengat, bahkan muncul belatung. Menindaklanjuti hal tersebut, Victor bersama Wakil Ketua Komisi III DPRD Subang, Hendra Boeng Purnawan, langsung meninjau lokasi bersama Kabid Sampah DLH, Irwan Wibawa.

Di sana, Victor berkoordinasi dengan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, dan meminta agar tumpukan sampah segera diselesaikan maksimal dalam dua hari. Ia juga menekankan perlunya DLH menyiagakan minimal lima armada pengangkut agar persoalan tidak kembali terjadi.

DPRD Subang memastikan akan terus mengawal masalah ini. Komisi III DPRD Subang dijadwalkan memanggil DLH, camat, dan lurah di wilayah Subang Kota pekan depan untuk membahas solusi jangka panjang.

“Atas arahan Ketua DPRD, kami akan mengundang DLH, camat, dan lurah. Lurah yang diundang di antaranya Soklat, Pasirkareumbi, dan Sukamelang,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Subang, Hendra Boeng Purnawan.

Menurut Hendra, pemanggilan ini dilakukan untuk menggali hambatan di lapangan sekaligus mencari alternatif solusi terbaik dalam penanganan sampah di Subang.

Ratusan Alumni IPB Jabar Dikukuhkan, Dorong Sinergi untuk Ketahanan Pangan

Himpunan Alumni IPB Jawa Barat

Subang – Ratusan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) se-Jawa Barat berkumpul di Kabupaten Subang, Minggu (21/9/2025). Mereka menghadiri pelantikan Pengurus Himpunan Alumni (HA) IPB Jawa Barat periode 2025–2029 yang digelar di Aula Pemkab Subang.

Acara ini dihadiri Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IPB Dr. Ir. Walneg S. Jas, Anggota DPR RI Ir. H. Ateng Sutisna, M.B.A., serta Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi.

Ketua DPD HA IPB Jawa Barat yang juga Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru dapat memberi manfaat bagi alumni maupun masyarakat, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Tantangan bagi kita menjadikan pertanian Jawa Barat maju,” ujar pria yang akrab disapa Kang Akur.

Ia menegaskan, Himpunan Alumni IPB merupakan mitra pemerintah daerah di setiap kabupaten/kota. Alumni IPB menjadi salah satu unsur hexahelix bersama akademisi, bisnis, pemerintah, media, dan lembaga keuangan yang harus bersinergi membangun daerah.

Ketua Umum DPP IPB, Dr. Ir. Walneg S. Jas, menambahkan bahwa program kerja HA IPB harus berorientasi pada dampak nyata. “Saya sepakat dengan Kang Akur bahwa program kerja tak perlu terlalu banyak. Tapi intinya, bagaimana program kerja kita bisa berdampak. Pertama berdampak buat pemerintah. Membantu pemerintah baik provinsi maupun kabupaten. Yang kedua bisa berdampak membantu almamater IPB kita. Dan yang ketiga bisa berdampak untuk para alumni kita untuk menguatkan jejaring,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey, menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya Kang Akur sebagai Ketua DPD HA IPB Jabar. Ia yakin kepengurusan baru ini akan melahirkan sinergi untuk mendukung pembangunan Subang dan Jawa Barat melalui semangat Subang Ngabret.

Kang Rey juga menegaskan bahwa industrialisasi Subang akan tetap berjalan tanpa meninggalkan peran daerah sebagai lumbung pangan nasional. “Saya percaya kolaborasi ini akan mewujudkan Jabar unggul maju dan berkelanjutan. Mudah-mudahan bisa banyak berkontribusi dan semoga amanah sehingga bisa menjadi kebaikan untuk kita dan masyarakat Kabupaten Subang dan Jawa Barat,” pungkasnya.

Polsek Patokbeusi Amankan Tiga Pelajar Geng Motor Saat Patroli Dini Hari

Patroli Polsek Patokbeusi geng motor

Subang – Piket Siaga Polsek Patokbeusi Polres Subang melaksanakan patroli KRYD antisipasi geng motor dan kejahatan jalanan (C3) pada Minggu (21/9/2025) dini hari. Patroli dimulai sejak pukul 03.00 WIB, waktu yang kerap digunakan kelompok geng motor untuk melancarkan aksinya.

Kegiatan patroli dilakukan di sepanjang jalur Pantura dan desa-desa wilayah hukum Polsek Patokbeusi. Tujuannya mempersempit ruang gerak sekaligus melakukan perburuan terhadap geng motor yang belakangan meresahkan masyarakat.

Kapolsek Patokbeusi, Kompol Anton Indra, mengatakan pihaknya berhasil mengamankan tiga pelajar berinisial AP, SA, dan GE. Mereka diduga hendak tawuran di Dusun Sengon, Desa Rancajaya, Kecamatan Patokbeusi. “Kita bergerak ke TKP mengamankan tiga orang anak gank motor yang diduga akan melakukan tawuran. Yang lainnya berhasil kabur dari sergapan warga dan Polsek,” ujar Anton.

Ia menambahkan, ketiga remaja tersebut diamankan bersama barang bukti berupa senjata tajam dan dua unit sepeda motor yang digunakan untuk aksi tawuran. “Kegiatan mereka sudah meresahkan pengguna jalan raya dan masyarakat yang akan melakukan aktivitas dini hari, seperti ke pasar atau berangkat kerja,” tuturnya.

Kapolsek menegaskan pihaknya akan bertindak tegas terhadap geng motor. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif membantu kepolisian. “Silakan masyarakat membantu Polri dalam ronda malam, membubarkan dan memberitahu kami saat ada geng motor,” katanya.

“Polisi hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Polisi akan menindak tegas terhadap geng motor maupun pelaku kejahatan jalanan lainnya yang meresahkan warga,” pungkas Anton.

Recent Posts