Beranda blog Halaman 31

Tanah Merah Mengintai di Subang: Jalan Licin, Motor Terpikir Dua Kali untuk Melintas

Jalan licin Subang akibat tanah merah truk tambang

Subang kembali dibuat waspada ketika tanah merah basah menempel manis di ruas jalan provinsi Subang–Pagaden, tepat di sekitar akses kuari Desa Sukamulya.

Gumpalan tanah yang jatuh dari ban truk tronton tambang itu berubah menjadi jebakan yang siap membuat pengendara jungkir balik pada Selasa (2/12/2025).

Dalam kondisi usai hujan, tanah merah itu makin manja dan mudah berceceran di badan jalan.
Akibatnya, permukaan aspal menjadi kotor dan licin seperti lantai yang baru dipel lantai tujuh belas kali.
Risikonya melambung tinggi, terutama bagi pengendara motor yang melintas tanpa curiga.

Tokoh masyarakat, Ajo, mengangguk saat mengingat peristiwa serupa yang dulu membuat banyak motor menyerah sebelum sampai tujuan.

“Waktu itu banyak motor terjatuh akibat jalan kotor dan licin yang disebabkan tanah yang tercecer truk tambang, kejadiannya sering,” kenangnya.

Iwan, warga lainnya, pun membenarkan cerita suram itu.
Ia menyebut empat warganya pernah menjadi korban jatuh akibat kondisi jalan licin di ruas yang sama.

Kondisi ini membuat warga Desa Sukamulya dan sekitarnya gerah bukan main.
Mereka mendesak pemerintah dan aparat untuk segera melakukan penertiban dengan tindakan yang tegas dan tidak sekadar imbauan lewat pengeras suara.

Terlalu banyak truk tambang yang melintas tanpa mempedulikan keselamatan pengguna jalan maupun dampak lingkungannya.

Desakan ini ditujukan agar kesewenangan truk tambang segera dihentikan dan keselamatan publik kembali menjadi prioritas utama di Subang.

Tiga Jalur Subang Siap Dijaga Ketat Jelang Nataru

Pengamanan tiga jalur Subang saat Nataru

Subang pagi itu tampak sibuk ketika Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan datang sambil membawa angin berita akhir tahun.

Ia menebar pandang, lalu menegaskan bahwa tiga jalur di Subang bakal jadi panggung utama saat Nataru.
“Di Kabupaten Subang itu ada tiga jalur. Dari utara, tengah hingga selatan,” ujarnya.

Di jalur utara yang membentang di Pantura, ia mengingatkan potensi keramaian yang bisa bikin arus lalu lintas ikut senam jantung.
“Jalur utara dari pasar sampai Jembatan Sewo. Termasuk (kalau) ada perayaan tahun baru di beberapa lokasi, nanti dipindahkan ke kecamatan,” tuturnya.

Masuk ke jalur tengah, fokusnya bergeser ke rest area di sepanjang tol yang biasanya jadi tempat pelarian para pemudik yang lapar dan lelah.
Sementara jalur selatan, dari Tangkuban Parahu hingga Ciater, jadi rute cantik yang rawan padat sekaligus rawan tantangan.

Rudi memastikan semua sudah diracik dengan konsep matang oleh Kapolres Subang.
“Tadi sudah disampaikan persoalannya apa dan ini saya yakin sudah dikonsepkan Pak Kapolres, nanti akan maksimal,” katanya.

Untuk pengamanan, 500 personel Polres Subang akan disebar seperti pasukan pionir, dan Polda Jabar siap turun tangan jika bala bantuan diperlukan.
“Kita juga rencanakan minta bantuan masyarakat dari organisasi keagamaan untuk pengamanan tempat ibadah dan juga dari Pramuka yang nanti membantu pihak kepolisian dan tidak lupa personel TNI dan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan soal keselamatan berkendara yang sering kali dilupakan ketika semangat liburan menanjak seperti harga cabai.
Polres diminta terus menegur agar masyarakat tetap disiplin meski suasana hati sedang meriah.

Selain soal pengamanan, Rudi menyinggung potensi bencana yang tidak boleh diremehkan.
“Ini (potensi bencana) juga jadi salah satu bahasan. Prasarana nanti disiapkan. Karena di sini potensi longsor. Nanti disiapkan backhoe, kami Polda dan teman-teman lainnya juga siap droping alat-alat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa polisi tidak bisa berdiri sendirian seperti kursi lipat di tengah lapangan.
“Polisi tidak bisa kerja sendirian harus dapat dukungan dari bupati dan stakeholder lain,” kata Rudi.

Dalam kunjungan itu, Rudi juga membagikan bingkisan kepada petugas gabungan sembari memberikan arahan mulai dari Harkamtibmas hingga prosedur penggunaan teknologi.
Semua dilakukan untuk memastikan Subang tidak hanya aman, tapi juga siap menghadapi cuaca ekstrem yang mungkin datang tanpa undangan.

Subang Rayakan Tiga Momentum Besar dalam Satu Upacara Khidmat di Alun-alun

Peringatan KORPRI Guru dan Kesehatan Subang

Pemerintah Kabupaten Subang menggelar Upacara Peringatan ke-54 KORPRI, ke-80 Hari Guru Nasional, dan ke-61 Hari Kesehatan Nasional di Alun-alun Subang pada Senin, 1 Desember.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.I.P., yang bertindak sebagai pembina upacara.

Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan tiga momentum nasional yang sebelumnya diramaikan dengan berbagai perlombaan antar-ASN.

Rangkaian tersebut akan ditutup dengan malam penganugerahan bagi para pemenang.

ASN, guru, tenaga kesehatan, dan unsur perangkat daerah mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat.

Suasana terasa hangat oleh penghormatan terhadap profesi dan pengabdian masing-masing.

Dalam sambutannya, Bupati Reynaldy menyampaikan apresiasi dan harapan agar ASN, guru, dan tenaga kesehatan terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan selamat kepada PGRI, insan kesehatan, dan seluruh keluarga besar KORPRI. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus berbenah dan memberikan pelayanan yang lebih baik, sehingga Kabupaten Subang benar-benar mampu menghadirkan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak.

“Bersama, berkolaborasi, bekerja sama, kita wujudkan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Subang.”

Bupati Reynaldy juga berpesan kepada para guru agar mantap dalam menjalankan tugas mendidik.

“Jangan pernah takut mendidik siswa. Jika terjadi sesuatu, saya bersama Gubernur akan berada di garis terdepan. Jika ada anak yang membutuhkan tindakan tegas, lakukan dengan bijak tanpa emosi. Siswa perlu dididik secara maksimal,” tutupnya.

Upacara turut dihadiri Sekretaris Daerah Subang, unsur Forkopimda, Ketua Dewan Pengurus Korpri, Ketua PGRI Subang, organisasi wanita, dan berbagai organisasi masyarakat.

Masih di rangkaian acara puncak, pagi itu juga dilakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Cidongkol sebagai bentuk penghormatan bagi para pahlawan bangsa.

Peringatan tiga hari besar nasional ini menjadi momentum penguatan semangat pengabdian ASN Subang untuk masyarakat.

Dahana Kirim Bantuan ke Sumbar, Sandang-Pangan Meluncur Cepat ke Posko Agam

Dahana bantu bencana Sumatera Barat

PT Dahana kembali menebar kepedulian dengan mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera Barat.

Bantuan berupa bahan makanan dan kebutuhan bayi itu diterima di Posko BNPB di rumah dinas Bupati Agam, Lubuk Basung, pada Senin, 1 Desember 2025.

GM Divisi Kuari dan Konstruksi PT Dahana, Ryan Noverie Pasoreh, menyebut pengiriman ini sebagai respon cepat terhadap kondisi darurat di Sumatera Barat.

Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah dilakukan agar bantuan tepat sasaran.

“Kami mewakili manajemen dan seluruh karyawan PT Dahana turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera. Kami menyadari betapa berat ujian ini, dan kehadiran kami di sini adalah untuk memberikan dukungan moral serta materil agar warga tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa sulit ini,” ujar Ryan.

Wilayah Sumatera diketahui sedang dilanda bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir.

Kondisi ekstrem itu memicu banjir bandang dan tanah longsor di berbagai titik vital.

Kabupaten Agam menjadi wilayah terdampak parah karena akses jalan putus dan aktivitas masyarakat lumpuh.

Bencana mengakibatkan kerusakan infrastruktur, lahan pertanian, hingga pemukiman warga.

Banyak keluarga terpaksa mengungsi karena rumah terendam air atau terancam longsor.

Bantuan Dahana mencakup beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, telur, dan popok bayi.

Perusahaan juga menurunkan Nanjar Nuryana dari site project PT Semen Padang sebagai tim penyelamat.

Ryan menegaskan semangat saling membantu adalah jati diri masyarakat Indonesia.

Ia mengajak semua pihak ikut serta membantu korban bencana di Sumatera.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Kami berharap kondisi segera membaik, air segera surut, dan masyarakat korban bencana diberikan ketabahan serta kekuatan untuk bangkit kembali menata kehidupan pasca bencana ini,” tutup Ryan.

PDAM Subang Suguhkan Promo Akhir Tahun yang Bikin Warga Senyum Sampai Keran

Promo Akhir Tahun PDAM Subang

Subang – PDAM Subang atau PERUMDA Tirta Rangga Kabupaten Subang menghembuskan angin segar menjelang tutup tahun 2025.

Berbarengan dengan Hari Jadi ke-44, perusahaan meluncurkan program “Promo Akhir Tahun, Harga Khusus”.

Perumda TRS mengajak warga memanfaatkan kesempatan langka ini karena promo hanya berlaku sepanjang Desember 2025.

Inisiatif ini diracik untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses air bersih dengan biaya yang lebih bersahabat.

Program diskon sepanjang Desember itu menjadi bentuk terima kasih bagi pelanggan yang sudah setia bertahun-tahun.

Promo tersebut juga menjadi seruan halus namun mantap bagi warga yang belum berlangganan PDAM agar segera bergabung.

Fokus utama promo ini hanya berlaku pada jaringan eksisting yang sudah tersedia.

Harga Spesial Pasang Baru dibanderol cukup Rp750.000,- sebagai peluang emas bagi warga yang ingin memasang sambungan air bersih.

Biaya Penyambungan Kembali atau reaktivasi hanya dikenakan Rp75.000,- bagi mantan pelanggan yang ingin menghidupkan kembali sambungannya.

Dalam keterangan resminya, PERUMDA Tirta Rangga menyebut program ini sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan masyarakat selama puluhan tahun.

Mereka menamai promo ini “Hadiah Akhir Tahun untuk Pelanggan Setia” sebagai bagian dari strategi peningkatan layanan menuju 2026.

Lebih dari sekadar diskon, PERUMDA Tirta Rangga kembali menegaskan komitmen mereka memperbaiki infrastruktur jaringan air bersih.

Perbaikan itu ditujukan untuk memastikan distribusi air yang lebih stabil, lebih berkualitas, dan menjangkau kawasan Subang yang terus berkembang.

Untuk informasi lanjutan, warga dapat mengunjungi kantor cabang PERUMDA Tirta Rangga terdekat.

Layanan pelanggan juga siap membantu proses pendaftaran Pasang Baru maupun Penyambungan Kembali.

DPRD Subang Andrew Mandala Ajak PPPK Paruh Waktu Wujudkan Syukur Lewat Pelayanan Terbaik

pelantikan PPPK Subang

Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi Gerindra, Andrew Mandala S.H., menghadiri Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Alun-alun Kabupaten Subang, Kamis (28/11/2025).

Wakil rakyat dari Dapil II—meliputi Jalancagak, Cisalak, Tanjungsiang, Sagalaherang, Kasomalang, Serangpanjang, dan Ciater—itu menekankan pentingnya rasa syukur bagi seluruh PPPK paruh waktu yang telah lolos seleksi dan resmi dilantik.

Dalam keterangannya, Andrew menitipkan pesan agar amanah baru tersebut diiringi komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bagi teman-teman yang telah masuk PPPK paruh waktu harus bersyukur. Sebagai implementasi dari rasa syukur tersebut, kalian harus memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat. Harus dengan ikhlas menjalani tugas, karena pada hakikatnya kita semua adalah pelayan masyarakat,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi media, politikus muda Partai Gerindra itu menyampaikan bahwa total PPPK yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya hari itu mencapai 5.931 orang.

Andrew juga menegaskan perlunya memaknai syukur melalui tindakan nyata. Ia mendorong para pegawai untuk meningkatkan kinerja seiring perubahan status kepegawaian.

“Seiring dengan bergantinya status pegawai, hal itu harus diikuti dengan peningkatan kinerja yang lebih optimal serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kolaborasi Lintas Lembaga Dorong Pemulihan Sungai dan Mangrove di Anggasari

kolaborasi lingkungan Anggasari

Subang – Kolaborasi berbagai lembaga kembali terlihat di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari. DLH Subang, YLNI, PT Waskita Abipraya, PJT II Subang, dan Pemerintah Desa Anggasari melaksanakan bersih sungai dan penanaman mangrove sebagai langkah pemulihan ekosistem pesisir.

Kegiatan dimulai di Rumah Pembibitan Mangrove YLNI Anggasari. Hadir mewakili Waskita Abipraya, Manager HSE Proyek Akses Tol Cipali–Patimban Paket 2, Syarif, yang memberikan apresiasi atas aksi bersama ini.

“Setiap tahun kami diwajibkan melakukan penanaman pohon sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan. Kami juga berkomitmen menjadi perusahaan konstruksi yang hijau,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Waskita Abipraya menerima sertifikat apresiasi dari Dishut Jabar yang diserahkan oleh Cece Rahman mewakili DLH Subang.

YLNI juga memberikan sertifikat ucapan terima kasih atas donasi 30 unit tong sampah untuk warga Anggasari. Bantuan ini diharapkan memudahkan masyarakat menyimpan sampah agar tidak dibuang sembarangan.

Penyerahan tong sampah dilakukan langsung oleh Syarif kepada Kepala Desa Anggasari dan disaksikan peserta kegiatan.

Kepala Desa Anggasari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami, perangkat desa, dan Karang Taruna Anggasari sangat terbantu dengan kegiatan ini. Ini menjadi motivasi bagi kami dalam menjaga lingkungan hidup,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan diperluas ke 11 desa pesisir lainnya di Subang.

Aksi ini mencakup pembersihan bantaran sungai sepanjang 2 kilometer di sekitar SP Kamal yang dipenuhi gulma dan sampah plastik. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove sebagai bagian dari pemulihan ekosistem pesisir.

Pemulihan mangrove dipandang sebagai “infrastruktur hijau” yang perlu terus diperkuat untuk menjaga keseimbangan alam, terutama di pesisir utara Subang yang rentan abrasi.

SIPERKA Resmi Diperkenalkan: Langkah Baru Digitalisasi Perpustakaan Desa di Subang

SIPERKA Subang

Subang—Upaya meningkatkan kualitas layanan publik di Kabupaten Subang kembali mencapai kemajuan berarti. Melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen dan staf Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) Politeknik Negeri Subang (POLSUB) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa sosialisasi dan pelatihan Sistem Informasi Perpustakaan Kabupaten (SIPERKA). Kegiatan ini digelar di Aula Perpustakaan Daerah Subang pada Kamis (2/10/2025).

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri para pengelola perpustakaan desa dari berbagai kecamatan. Fokus utama kegiatan adalah memperkenalkan sistem digital yang dirancang untuk menjawab persoalan klasik pendataan perpustakaan desa. Selama ini, pendataan dilakukan manual dan hasilnya tidak mencapai 40 persen, sehingga menyulitkan pemerintah daerah dalam memetakan kebutuhan serta meningkatkan layanan.

“SIPERKA kami rancang untuk menjawab keprihatinan terhadap minimnya data perpustakaan di tingkat desa, sekaligus memperkuat tata kelola informasi yang terpusat, akurat, dan mudah diakses,” ujar Ketua Tim PkM Jurusan TIK, Abd Rachman Mildan, M.Pd.

Ia menegaskan pelatihan ini bukan sekadar seremonial. Peserta diajak mempraktikkan penggunaan sistem agar memahami alur dan SOP secara menyeluruh. SIPERKA hadir sebagai aplikasi berbasis web yang memungkinkan administrasi data pustakawan, pendataan koleksi, hingga pencatatan fasilitas perpustakaan desa. Inovasi ini diharapkan mempercepat integrasi data lintas kecamatan dan meningkatkan kualitas layanan literasi di Subang.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang, Hj. Yeni Nuraini, S.Sos., M.A.P., turut menghadiri kegiatan dan menerima sistem secara simbolis. Serah terima dilakukan melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara POLSUB—diwakili Ketua Jurusan TIK, Dwi Vernanda, S.T., M.Pd.—dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah.

“SIPERKA menjadi langkah nyata digitalisasi layanan literasi di Subang. Ini bukan hanya inovasi teknologi, tapi wujud kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah,” ujar Yeni.

Tidak berhenti di tahap pelatihan, SIPERKA resmi diluncurkan untuk publik pada 11 November 2025 oleh Bupati Subang. Peluncuran ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memodernisasi layanan publik dan menjadikan SIPERKA sebagai tulang punggung baru pengelolaan data perpustakaan.

Beroperasinya SIPERKA membuka peluang besar untuk layanan yang lebih modern, terintegrasi, dan responsif. Sistem ini juga menghadirkan basis data yang kuat untuk mendukung kebijakan literasi, pendidikan, dan budaya baca di Subang.

Ketua Jurusan TIK POLSUB, Dwi Vernanda, menegaskan bahwa sebagai institusi vokasi, POLSUB akan terus hadir dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah. “Melalui proyek-proyek inovatif Mahasiswa dan Dosen, POLSUB terus mendorong lahirnya solusi digital yang relevan, aplikatif, dan berdaya guna bagi masyarakat serta pemerintah, guna mempercepat setiap kegiatan pembangunan daerah,” jelasnya.

Pemkab Subang Salurkan Honor 8.000 Guru Ngaji dan Tenaga Pendidikan Keagamaan Langsung ke Rekening

honor guru ngaji Subang

Subang – Pemerintah Kabupaten Subang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik keagamaan. Melalui agenda Saba Desa di Kecamatan Cijambe pada Jumat (28/11/2025), Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, secara simbolis menyerahkan buku rekening Bank BJB kepada 8.000 guru ngaji, tenaga pendidik Diniyah Takmiliyah, dan madrasah.

Penyaluran honor yang kini dilakukan langsung ke rekening bank masing-masing penerima menjadi langkah strategis Pemkab Subang. Mekanisme ini memastikan dana tepat sasaran, mudah diakses, serta bebas dari potongan.

Dalam sambutannya, Bupati Reynaldy, atau Kang Rey, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan para pendidik. “Ini adalah upaya kami untuk memastikan honor yang diterima para guru lebih mudah diakses, tepat sasaran, dan dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa potongan dari pihak mana pun,” jelas Bupati. “Betul-betul mendapatkan gaji atau honornya langsung ke rekening masing-masing,” tegasnya di area Kantor Kecamatan Cijambe.

Total penerima honor berjumlah 8.000 orang, terdiri dari tiga kelompok utama:

  • Forum Komunikasi Guru Ngaji (FKGN) Subang: 3.000 penerima
  • Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Subang: 3.000 penerima
  • Forum Tenaga Honorer Madrasah Indonesia (FTHMI) Subang: 2.000 penerima

Kang Rey berharap sistem penyaluran langsung ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Subang, terutama di era digital yang menuntut kemudahan layanan.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Anjani Reynaldy, S.IP., Anggota DPR RI Hj. Elita Budiati, Sekretaris Daerah, serta unsur Forkopimcam Cijambe.

Bupati Subang Resmikan Ruas Jalan Cimenteng Sepanjang 427 Meter

peresmian jalan Cimenteng

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, BR, S.IP., meresmikan ruas jalan Kabupaten sepanjang 427 meter di Kampung Cimenteng, Desa Cimenteng, Kecamatan Cijambe, pada Jumat (28/11/2025). Kedatangan Kang Rey yang menggunakan sepeda motor disambut meriah oleh warga setempat.

Kepala Desa Cimenteng, Neneng Huliah, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jalan tersebut. “Selamat datang, terimakasih atas bantuannya, sekarang jalan Cimenteng leucir,” ujarnya.

Dalam agenda Saba Desa ini, Kang Rey menegaskan bahwa pembangunan ruas jalan Kabupaten merupakan prioritas penting pemerintah daerah. Upaya ini menjadi wujud nyata dalam menunjang mobilitas antarwilayah serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

Kang Rey juga menekankan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat bertujuan menyerap aspirasi dan kritik sebagai bahan evaluasi pembangunan. “Pemerintah Daerah itu harus menerima kritik dan masukan dari siapa saja, makanya kita mencari saran-saran dan titik-titik dari masyarakat untuk pemerintah daerah, sehingga kami bisa belajar juga bisa mengevaluasi kinerja kami,” tegasnya melalui jargon Ngabret (Ngawangun Bareng Rakyat).

Ia mengimbau masyarakat agar bijak memilah informasi terkait pembangunan agar tidak terjebak hoaks. “Sehingga apa yang kami lakukan ini bisa terukur dan terarah, tapi bedakan kritik dan fitnah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kang Rey menyampaikan bahwa Saba Desa bukan sekadar agenda turun ke masyarakat, tetapi juga sarana edukasi publik demi perbaikan Subang ke depan. “Namanya kritik, kritik itu menyampaikan sesuatu saran dan masukan sehingga memberikan dampak perbaikan ke depannya, berbeda dengan fitnah yang menuduh orang ini dan itu,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh infrastruktur yang ditinjau harus memenuhi standar, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung. “Peresmian jalan ini siap sambil cek pengerjaannya, bagaimana bagus atau tidak, jangan sampai ketika saya datang, sudah ada yang copot, aspalnya udah mulai rusak, karena itu nanti bisa jadi bahan evaluasi untuk kita,” pungkasnya.

Salah satu warga, Ade Irma (52), mengaku bersyukur atas pembangunan jalan tersebut. “Alhamdulillah, sekarang tinggal tancap gas,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Agenda Saba Desa ini turut dihadiri Anggota DPR RI Hj. Elita Budiati, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asda I Setda Subang, para Kepala OPD, Camat Cijambe, Forkopimcam Cijambe, Kades Cimenteng, serta masyarakat setempat.

Recent Posts