Beranda blog Halaman 1757

Pembahasan Revisi P3SPS, KPID Jabar dan Stakeholder akan Kawal Prosesnya

c07653d3e7482bdb546feeeb332f7f40.jpg

KBRN, Bandung: Rawan muncul dan hilangnya pasal-pasal krusial dalam pembahasan revisi Pedoman Prilaku Penyiaran Standar Program Siaran (P3SPS), KPID Jawa Barat bersama sejumlah tokoh dan elemen masyarakat Jawa Barat berkomitmen untuk terus mengawal prosesnya.

“Kami tidak mau kecolongan, sehingga merugikan masyarakat Jawa Barat. Kami akan ikuti semua prosesnya, dan kawal sampai nanti disahkan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet dalam FGD yang diselenggarakan di Ruang Oemi Abdurrachman, FIkom Unpad, Senin (13/9/2021).

Adiyana menambahkan, ada beberapa pasal krusial yang ia ingin terus kawal. Diantaranya pasal 50 dalam SPS yang mengatur tentang konten kebudayaan. KPID Jawa Barat ingin memastikan jika konten kebudayaan mendapatkan ruang yang terhormat di lembaga penyiaran, dan tidak dijadikan modus untuk melindungi konten-konten berisi kepentingan pribadi.

“Kami menolak jika siaran pernikahan selebritis berjam-jam di televisi itu dikategorikan sebagai konten kebudayaan. Kami melihat itu tetap konten privat yang tidak memiliki kepentingan bagi publik yang signifikan,” kata Adiyana.

Sementara Akademisi Penyiaran dari Unpad, Dian Wardiana Syuchro berpendapat jika P3SPS merupakan aturan main yang harus ditaati oleh lembaga penyiaran. Sehingga revisi dibutuhkan untuk mengikuti perkembangan dinamika dan teknologi penyiaran.

“Revisi terakhir kan sudah 10 tahun yang lalu. Kondisi penyiaran sekarang banyak berubah. P3SPS itu adalah code of conduct dan code of ethics yang perlu terus diperbaharui, sehingga tetap relevan,” katanya.

Sementara Nusyawal, mantan komisioner KPID Jawa Barat yang juga aktivis Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) menitipkan lebih dari seratus catatan revisi kepada KPID Jawa Barat. Hal tersebut menurutnya adalah bentuk kepercayaan yang diberikan kepada KPID Jawa Barat.

“Ada banyak catatan yang saya titipkan. Trust adalah kunci bagi saya ketika menitipkan ini. Saya yakin KPID Jawa Barat akan memperjuangkan. Ingat bahwa konstituen KPID Jawa Barat adalah warga Jawa Barat,” kata Nusyawal.

Selanjutnya, hasil FGD yang diselenggarakan oleh KPID Jawa Barat ini akan dibawa ke forum-forum KPI Pusat sebelum akhirnya diputuskan dalam forum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPI Se-Indonesia yang diagendakan pada bulan Oktober ini.

Warga Desa Cangkorah Minta Pemda Bangun Jembatan DAS Saguling

446143f43e689bd30dc2c60489c5d93f.jpg

KBRN, Cimahi : Warga di 10 RW yang berada di Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), meminta Pemda KBB membangun jembatan permanen yang bisa dilalui mobil di wilayahnya. 

Pasalnya akibat tidak ada jembatan di atas daerah aliran sungai (DAS) Saguling yang menghubungkan antara RW 08 Kampung Sekecengek dan RW 06, membuat warga harus memutar sepanjang 7 kilometer untuk bisa sampai ke kantor desa. 

“Di kami itu ada 10 RW mulai dari RW 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, dan 17 yang semi terisolasi. Mereka kalau mau ke kantor desa dengan mobil harus muter sejauh 7 km karena tidak ada jembatan yang melintas DAS Saguling,” ujar Kepala Desa Cangkorah, Asep Mulyana yang ditemui di kantor DPRD KBB, Senin (13/9/2021).

Asep menjelaskan, wilayah tersebut saat ini hanya terhubung oleh jembatan dari bambu yang dibuat pihak swasta pada tahun 2018 dan hanya bisa dilintasi jalan kaki atau sepeda motor. Setiap melintas warga yang bawa motor harus bayar Rp2.000 sekali jalan. 

Sementara untuk akses mobil harus menempuh jalan memutar melewati la desa. Yaitu Desa Pangauban, Galanggang, Batujajat Barat, Batujajar Timur, Giriasih, dan baru tiba di Desa Cangkorah. 

Atas dasar itu pemerintah desa meminta agar Pemda KBB segera membangun jembatan permanen yang bisa dilalui mobil.

“Sebenarnya sudah lama warga pengen dibangunkan jembatan, beberapa kali Pa Plt Bupati (Hengki Kurniawan) sudah survei datang ke lokasi. Tapi sampai sekarang tidak ada tanda-tanda akan dibangun jembatan di sana,” kata Asep. 

Dia mengakui memang untuk membangun jembatan sepanjang sekitar 150-200 meter itu butuh biaya miliaran rupiah. Namun jika tidak ada jembatan, 6.000 warganya yang ada di 10 RW tersebut akan kesulitan mendapatkan akses program atapun kesehatan seperti warga di RW lainnya. 

Salah seorang petugas Desa Siaga Cangkorah, Rahmat mengakui, seringkali kasihan ke warga yang harus menunggu lama untuk bisa mendapatkan pelayanan mobil ambulans dari kantor desa. Sebab dirinya harus mengambil rute jalan memutar untuk sampai di rumah warga yang terhalang genangan Saguling tersebut. 

“Ya kasihannya ke warga kalau butuh mobil ambulans, saya berangkat dari kantor desa harus muter, bisa sejam lebih sampai ke sana, padahal urusannya sama nyawa seseorang. Tapi kalau ada jembatan yang bisa dilewati mobil, bisa lebih cepat,” ujarnya. 

Pembangunan Mal Pelayanan Publik Dimulai 29 September 2021

7c8b9f41c76c6343130de5a87225e64a.jpg

KBRN, Subang: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang H. Rachmat Faturochman mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan Mal Pelayana Publik (MPP) di eks Pasar Inpres Subang, dimulai pada 29 September 2021 mendatang.

Peletakan batu pertama pembangunan MPP tersebut kata Rachamat, ditandai dengan pemagaran sekeliling area lahan eks pasar Inpres, yang akan digunakan untuk gesung MPP tersebut.

“In Syaa Alloh pembangunan gedung MPP tersebut, akan kita mulai pada 29 September 2021 mendatang. Mohon do’a dan dukungannya saja dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Subang, agar pembangunannya berjakan lancar,” ujar H. Rachmat kepada RRI di Subang, Senin (13/9/2021).

Dengan peletakan batu pertama nanti, ditegaskan dia, Subang akan memiliki gedung MPP yang representatif, diatas lahan seluas 1 hektar lebih, dengan luas bangunan lebih kurang 7 ribu meter persegi, yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum lainnya.

“Di gedung MPP itu, nantinya pelayanan apapun, akan terintegrasi, semakin mudah dan cepat, serta gratis, kecuali pelayana perizinan IMB yang berbayar. Serta dilengkapi berbagai fasilitas, yang memanjakan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu gedung MPP tersebut diungkapkan Rachmat, dibiaya dari dana CSR salah satu perusahan terkemuka di tanah air, yaitu Trans Studio. Meski pihak investor tersebut, belum melakukan pembangunan apapun di Subang, tetapi sudah berani memberikan CSR nya untuk pembangunan gedung MPP tersebut.

“Ya kalau pemerintah daerah di tengah covid-19 ini, punya uang dari mana Anggaran saja ke Refocussing, untuknya ada investpr yang berbaik hati yang mau mengeluarkan CSR nya untuk membangun MPP itu,” tandas Racmat.

Final Esports PON XX Papua, Berikut 11 Tim Free Fire Yang Berangkat ke Jayapura

Free-Fire-PON-XX-Papua.jpg

suarasubang.com – Sejalan dengan komitmen untuk terus mendukung ekosistem esports di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan, Garena dengan titel esports andalannya Free Fire turut berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Free Fire menjadi salah satu titel cabang olahraga (cabor) esports yang dipertandingkan dalam format eksibisi, dalam gelaran olahraga terbesar di taraf nasional tersebut.

Christian Wihananto, Produser Game Free Fire Indonesia mengungkapkan rasa bangganya atas penunjukan Free Fire sebagai salah satu titel esports resmi yang masuk dalam eksibisi PON XX, “Garena Free Fire telah mendukung perkembangan ekosistem esports Indonesia dalam mencari bibit unggul atlet esports sejak tahun 2018. Komitmen ini terus kami perkuat melalui misi kami dalam mengembangkan esports menjadi olahraga kompetitif di kancah nasional maupun internasional yang mengharumkan nama bangsa, sama seperti olahraga bulu tangkis atau sepakbola. Sebuah pencapaian tersendiri bagi kami, dimana hadirnya Free Fire dalam eksibisi PON XX Papua menjadi bukti bahwa esports di Indonesia telah berkembang pesat dari semata hobi atau hiburan, dan kini sebagai salah satu cabang olahraga kompetitif yang diakui resmi oleh Pemerintah dan masyarakat Indonesia.”

Sejak pendaftaran PON XX Papua untuk Free Fire resmi dibuka pada 20 Agustus silam, telah tercatat lebih dari 17,010 pemain esports yang bergabung dan unjuk kebolehannya masing-masing dalam babak Pra-PON. Setelah pertandingan sengit yang terbagi dalam 3 grup dan satu kelompok wildcard pra-PON, hari ini telah terpilih sebelas tim wakil dari berbagai provinsi yang berhasil lolos ke babak final PON XX Papua. Sebelas tim ini berhak untuk berangkat ke Papua dan bertarung secara offline untuk memperebutkan gelar juara dari PON XX Papua. Wakil Papua tidak akan mengikuti babak Pra PON dan langsung lolos otomatis sebagai tuan rumah. Sebelas tim tersebut, terdiri dari Top 3 pemenang tiap grup maupun dua tim sebagai Wild Card. Tim tersebut diantaranya :

  • Kualifikasi Grup A
    • Sulawesi Tenggara
    • DKI Jakarta
    • Riau
  • Kualifikasi Grup B
    • Sulawesi Tengah
    • Maluku
    • Lampung
  • Kualifikasi Grup C
    • Bengkulu
    • Maluku Utara
    • Nusa Tenggara Timur
  • Kualifikasi Wildcard
    • Bangka Belitung
    • Sumatera Utara

Pertandingan berjalan sengit di seluruh grup maupun di wild card match, dimana Bangka Belitung lolos dengan 41 poin, terpaut 1 poin dengan posisi kedua yaitu Sumatera Utara. TAUHD dari tim Sulawesi Tenggara menjadi pemain unggulan yang berhasil mengumpulkan 20 total point kill, atau kill terbanyak selama babak pra-PON. Perolehan point kill tertinggi berikutnya hanya berkisar pada 10 poin.

Ajang eksibisi Free Fire di PON XX Papua nantinya akan diselenggarakan di Lapangan Hoki & Kriket di Doyo Baru, Jayapura pada tanggal 25 September 2021 (Day 1), dengan 5 round, dan hari berikutnya pada 26 September 2021 (Day 2) dengan 5 round juga. Model pertandingan yang digunakan pada saat PON Free Fire yakni Best of 10, dengan format poin mengikuti rules yang berlaku juga pada turnamen nasional Free Fire lainnya seperti Free Fire Master League Season IV 2021 yang sedang berjalan.

Survivors dapat ikut menonton pertandingan eksibisi Free Fire dari rumah tayangan live stream pada channel Youtube Official dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI).

“Kami mengucapkan selamat bertanding untuk 11 tim yang akan berangkat ke babak final PON XX Papua, Kami juga turut berterima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga, PBESI, KONI, seluruh tim esports Garena, serta seluruh Survivors atas antusiasme dan dukungannya terhadap Free Fire hingga saat ini. Bagi tim yang belum berhasil melanjutkan pertandingan, tetap semangat dan semoga beruntung di kesempatan berikutnya!” tutup Christian.

Intel Gamer Days 2021 Sukses Membidik Pecinta Esports dan Pekerja Digital di Indonesia

Photo-1-coaching-clinic.png

suarasubang.com – Sebagai bentuk dukungan terhadap industri digital dan gaming tanah air, Intel sukses menyelenggarakan Intel Gamer Days 2021, bertajuk Build Up Your Game Dota 2 Tournament dari tanggal 8-12 September. Turnamen ini juga didukung oleh Asus dan Acer, pertama kali nya diadakan secara virtual dengan siaran secara live di Youtube channel RevivalTV.

Dalam turnamen ini, Intel melakukan sesi coaching clinic yang langsung dipandu oleh pro-players Entruv dan Melon Doto, serta perwakilan dari Asus dan Acer, melatih para finalis Grand Final yang disaksikan oleh hampir 5.000 penonton secara live di RevivalTV, pada tanggal 11 September 2021.

Selama sesi coaching clinic tersebut, Prosesor Intel 11th Gen Core H-series dipamerkan dan dikemas dengan beberapa elemen terbaik yang ditawarkan Intel – mulai dari fitur-fitur canggih seperti 20 lanes PCIe Gen 4, Thunderbolt 4, Killer wifi 6/6E dan masih banyak lagi siap untuk mendorong resolusi, memberikan koneksi yang tercepat, dan memaksimalkan kinerja agar para gamers dan creators dapat meningkatkan diri menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Setelah babak penyisihan dari tanggal 8-9 September 2021, Intel Gamer Days menyaring sebanyak 4 tim yang masuk ke babak Semifinal berikutnya, dengan sistem BO3 (Best of Three). Tim yang beruntung adalah Kalsel Legacy, Patriots, The Prime WCG dan Babirusa Production. Pada sesi Semifinal 1 dan 2, Kalsel Legacy dan Babirusa Production berlaga memperebutkan Bronze prize, dan peserta yang berhasil melanjuti turnamen ke Grand Final. Sesi Grand Final juga diadakan dengan sistem BO3 sebagai tahap penutup di hari akhir, tanggal 12 September 2021.

Turnamen Intel Gamer Days 2021 dimenangkan oleh Patriots sebagai juara pertama, The Prime WCG sebagai juara kedua, dan Kalsel Legacy sebagai juara ketiga, dengan total nilai puluhan juta rupiah dan laptop Intel 11th Gen Series kepada para pemenang.

Keseluruhan rangkaian acara dari turnamen Intel Gamer Days 2021 telah disiarkan di YouTube Channel RevivalTV dari tanggal 8 September hingga 12 September.

Untuk melihat kilasan ulang mengenai Intel Gamer Days, kunjungi Youtube channel RevivalTV.

Luncurkan Google Play Festival, ShopeePay Fasilitasi Kebutuhan Hiburan Masyarakat Saat Pandemi

KV-ShopeePay-Google-Play-Festival.jpg

suarasubang.com – Sebagai kelanjutan dari kerja sama strategis dengan Google Play di awal tahun 2021, ShopeePay hari ini meluncurkan kampanye Google Play Festival untuk memfasilitasi kebutuhan hiburan masyarakat Indonesia saat pandemi. Berlangsung hingga 26 September 2021, kampanye ini menggandeng publisher-publisher favorit seperti WeTV, Mobile Legends Bang Bang, Webtoon, dan PUBG Mobile untuk menghadirkan cashback hingga 90% serta ribuan bonus skin dan item gratis yang dapat digunakan di berbagai kebutuhan hiburan yang digemari masyarakat Indonesia. Kebutuhan tersebut termasuk pembelian aplikasi, top-up game, hingga berlangganan layanan Video on Demand (VoD) dan komik digital.

Riset “Digital 2021” dari We Are Social dan HootSuite awal tahun ini melaporkan bahwa jumlah rata-rata waktu yang digunakan masyarakat Indonesia untuk mengakses internet meningkat hampir satu jam menjadi 8 jam 52 menit dibanding tahun sebelumnya. Laporan yang sama juga mengungkapkan bahwa aplikasi hiburan dan video termasuk yang paling banyak digunakan pengguna smartphone. Berangkat dari data tersebut, kampanye ini hadir untuk menangkap segmen masyarakat yang sudah familiar dengan era digitalisasi untuk turut mengadopsi pembayaran digital.

Cindy Candiawan, Head of Campaigns & Growth Marketing ShopeePay mengatakan, “Saat ini, peluang untuk mendorong penggunaan pembayaran digital, khususnya pada mereka yang telah akrab dengan layanan digital sangatlah besar. Kolaborasi dan integrasi dengan Google Play memungkinkan kami untuk menghadirkan program yang memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan hiburannya secara lebih aman, nyaman, dan memuaskan. Google Play Festival adalah salah satu bentuk upaya kami dan mitra dalam melakukan edukasi terhadap layanan pembayaran digital yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.”

Pengguna ShopeePay disuguhkan promo-promo menarik untuk metode pembayaran ShopeePay di Google Play sebagai berikut:

  • 12-23 September: Cashback 50% bagi pengguna yang menggunakan metode pembayaran ShopeePay di Google Play untuk pertama kali
  • 12-14 September: Cashback 80% dan in-game items gratis untuk pengguna yang melakukan transaksi top-up PUBG Mobile
  • 15-17 September: Cashback 80% untuk transaksi berlangganan WeTV
  • 18-20 September: Cashback 80% untuk transaksi pembelian koin komik digital Webtoon. Pengguna juga akan mendapatkan 9 Webtoon Coins secara gratis dengan melakukan transaksi minimal Rp15.000
  • 21-23 September: Cashback 80% dan skin gratis untuk transaksi top-up game Mobile Legends Bang Bang (MLBB) senilai minimal Rp75.000
  • 24-26 September (Puncak Kampanye): Cashback 90% untuk seluruh transaksi di Google Play. Pengguna juga berkesempatan mendapatkan bonus eksklusif seperti:
    • Skin MLBB gratis dengan kuota terbatas untuk transaksi top-up senilai minimal Rp75.000
    • In-game items PUBG Mobile gratis untuk setiap transaksi menggunakan ShopeePay
    • 9 Webtoon Coins gratis untuk setiap transaksi minimal Rp15.000
    • Bonus di atas ditambah saldo ShopeePay dan hadiah lainnya juga bisa didapatkan dengan mengikuti kuis dan kompetisi media sosial di akun Instagram ShopeePay

“Dalam beberapa saat terakhir, uang digital menjadi metode pembayaran yang disukai oleh pengguna WeTV berkat kepraktisan dan berbagai promo yang diberikan. Kami harap, kampanye ini bisa semakin memfasilitasi minat tinggi masyarakat Indonesia akan hiburan digital, khususnya video streaming, terutama di saat pandemi dan banyak dari kita menghabiskan waktu di rumah dengan menonton berbagai hiburan Asia terbaik,” kata Lesley Simpson, Country Head WeTV Indonesia.

Pasar Baso Bukittinggi Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

98ca8d33acacaa0a4fc6c1489bf141de.jpg

KBRN, Jakarta: Peristiwa kebakaran terjadi di di Blok G Pasar Baso, Nagari Tabek panjang, Kecamatan Baso, Bukittinggi, Selasa (14/9/2021) dini hari pukul 2.30 WIB. 

“Yang terbakar kedai permanen ukuran 2×3 sebanyak 24 petak,” tulis Damkar Bukittinggi di akun Instagramnya yang dilihat RRI.co.id, Selasa (14/9/2021).

Pihak Damkar Bukittinggi menurunkan personel dan mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api ke lokasi kejadian. 

“Armada yang turun Damkar Agam 3 unit, Bukittinggi 1 ranger 1 matra, Damkar Payakumbuh 1 unit, Damkar 50 kota 1 unit dan Damkar Padang Panjang 1 unit,” jelasnya. 

Dilaporkan, kebakaran itu berhasil dipadamkan pada pukul 4.30 WIB.  Sedangkan kerugian diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar. 

“Penyebab kebakaran dlm penyelidikan Polisi,” ungkapnya.  (foto: Instagram Damkar Bukittinggi)

Kasus Positif Covid-19 di Jawa Tengah Meningkat

72bb42ce6b021600735036773e3a0d7b.jpg

KBRN, Jakarta: Kasus positif Covid-19 di tiga wilayah Jawa Tengah mengalami kenaikan. Terkait hal itu, pemerintah meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 terutama varian Delta.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut tiga wilayah itu yakni Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Semarang.

“Perlu kewaspadaan kita semua sekali lagi, karena terdapat peningkatan kasus konfirmasi atau angka kematian di beberapa wilayah di Jawa Tengah,” kata Luhut dalam Konferensi Pers secara virtual, Senin (13/9/2021).

Untuk itu, Luhut mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap varian baru Covid-19.

“Ingat yang lalu, kita sudah kena Covid varian Alfa, sekarang kita menghadapi varian Delta yang lebih dahsyat,” katanya.

Luhut pun mengatakan, situasi Covid-19 yang membaik begitu cepat di Jawa Bali, menyebabkan penurunan level PPKM yang lebih cepat dibandingkan perkiraan pemerintah.

“Di sisi lain, kecepatan vaksinasi dan implementasi peduli lindungi serta protokol kesehatan masih tertinggal,” katanya.

PPKM akan dievaluasi setiap minggu. Dia meminta setiap kepala daerah untuk bekerja keras dalam penanganan Covid-19.

“Kami menerjunkan tim untuk dapat melihat dapat kondisi ini,” katanya.

Selanjutnya, level PPKM di berbagai daerah akan ditentukan dengan menggunakan indikator vaksinasi Covid-19. Setiap daerah harus mencapai target vaksin jika tidak ingin level PPKM dinaikkan.

DPRD Subang Gelar Paripurna KUA PPAS APBD Perusahaan Tahun 2021

IMG-20210913-WA0035.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA PPAS Perubahan tahun 2021 di Gedung DPRD Subang, Senin (13/9/2021).

Dalam Sambutannya Ketua DPRD Subang H. Narca Sukanda S.Sos, M.Si mengatakan bahwa jumlah anggota DPRD yang hadir sebanyak 34 orang sehingga Sidang telah memenuhi kuorum.

Dirinya menyampaikan bahwa sesuai dengan surat Bupati Subang Nomor: KU.03/2142/BKAD tanggal 31 Agustus 2021 perihal permohonan Pembahasan Perubahan KUA PPAS tahun 2021 dalam Rapat Badan Musyawarah pada tanggal 31 Agustus 2021 dengan jadwal kegiatan sebagai berikut:

Pertama Rapat Paripurna I Senin 13 September 2021 pkl.13.00 WIB dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar KUA PPAS Perubahan tahun 2021.

Kedua Rapat Paripurna II Selasa, 13 September 2021 Pkl. 13.00 WIB dengan Agenda: Penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi atas nota pengantar KUA PPAS Perubahan tahun 2021.

Ketiga Rapat Paripurna III Rabu, 15 September 2021 Pkl. 13.00 WIB dengan agenda: Penyampaian Jawaban Eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap KUA PPAS Perubahan tahun 2021.

Keempat tanggal 16 – 22 September 2021 dengan agenda: Kegiatan Rapat-rapat Badan Anggaran dengan Dinas Terkait

Kelima, hari Kamis, 23 September 2021 dengan agenda: Kegiatan Finishing Badan Anggaran dengan tim anggaran pemerintah Daerah (TAPD) pembahasan KUA PPAS Perubahan tahun 2021

Keenam, hari Jumat, 24 Desember 2021 Rapat Badan Musyawarah dengan agenda: Laporan Badan Anggaran yang membahas KUA PPAS Perubahan tahun 2021.

Dalam kesempatan tersebut Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang menyampaikan berbagai apresiasinya kepada para ASN dan Masyarakat yang telah mentaati protokol kesehatan, apresiasi kepada tenaga kesehatan dan Satgas Covid 19 dalam penanggulangan covid 19 serta jajaran Forkopimda yang telah bersinergi sehingga saat ini subang telah memasuki kewaspadaan covid 19 di level 2.

“Alhamdulillah Subang saat ini sudah berada di level 2,” ujar kang Jimat yang juga memberikan apresiasi kepada pimpinan dan segenap anggota dewan atas dukungan dan kiprahnya dalam pembangunan di Kabupaten Subang.

Menurut kang Jimat dalam perjalanan pembangunan Daerah Kabupaten Subang tahun 2021 terdapat berbagai perubahan kebijakan, baik pada sektor pendapatan seperti pendapatan Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Asumsi APBN maupun beberapa program yang digulirkan terhadap APBD Kabupaten Subang yamg membawa konsekuensi adanya beberapa kali perubahan perkada tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2021.

Ia menyatakan bahwa mengacu pada Pasal 161 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang dijabarkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, dijelaskan bahwa perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi berbagai hal diantaranya:

Perkembangan yang tidak sesuai dengan Asumsi Kebijakan Umum APBD (KUA), hal ini terjadi disebabkan oleh adanya Asumsi yang berubah diantaranya Asumsi Pendapatan, Asumsi Belanja Daerah dan Asumsi Pembiayaan.

selanjutnya menurut Kang Jimat yang membacakan nota rancangan KUA PPAS Perubahan tahun 2021 secara bergantian dengan Kang Akur menyampaikan berbagai Perubahan Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD yang untuk memudahkan penyebutannya maka digunakanlah istilah Perubahan Parsial yang diantaranya yaitu:

Perubahan Parsial I

Perubahan Parsial I dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka mendukung Penanganan Pandemi Covid 19 dan dampaknya yang mengharuskan seluruh Pemerintah Daerah melakukan Penyesuaian Anggaran (Refocusing) sebesar 8 % untuk kegiatan vaksinasi. selain itu pada parsial I mengakomodir Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat sebesar 240 miliar serta adanya Refocusing dan Realokasi Dana Insentif Daerah sebesar 30 % untuk bidang kesehatan dan penggunaan SILPA DAK untuk pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan sebesar 11,30 miliar

Perubahan Parsial II

Perubahan Parsial II dilakukan untuk mengakomodir Penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Pemerintah Pusat sebesar 4,77 miliar yang sekaligus mewadahi belanja – belanja yang diregulasikan dari DBHCHT tersebut pada beberapa kegiatan di beberapa Perangkat Daerah. Selain itu pada perubahan parsial II mengakomodir juga Penyesuaian Dana Alokasi Umum dari angka sebesar 1,22 triliun menjadi 1,18 triliun.

– Perubahan Parsial III

Perubahan Parsial III dilakukan untuk mengakomodir beberapa pergeseran anggaran yang diantaranya : Penyesuaian Pemetaan Program/kegiatan/sub kegiatan untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) baik DAK fisik maupun non fisik, Pergeseran Anggaran sebesar 2,86 miliar dari Belanja Tidak Terduga untuk Penanganan Darurat Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup, Perbaikan kerusakan Pemancar Radio Benpas pada Diskominfo sebesar 78,85 juta dan Pergeseran Anggaran sebesar 2,5 miliar dari belanja Tidak Terduga untuk tim URC dalam penanganan pemulasaraan dan penguburan jenazah pasien covid 19.

Perubahan parsial IV

Perubahan Parsial IV dilakukan untuk pergeseran dari belanja tidak terduga, baik dalam keadaan darurat ataupun keadaan mendesak untuk mengakomodir beberapa kegiatan yang diantaranya : Untuk pemenuhan kebutuhan darurat penanganan covid 19 di RSUD sebesar 2,16 miliar, untuk pemenuhan kebutuhan darurat penanganan covid 19 di seluruh Puskesmas pada Dinas Kesehatan sebesar 2,81 miliar, untuk Biaya Operasional dan pengamanan PPKM Darurat sebesar 1,67 miliar, untuk penanganan Banjir Pantura sebesar 225 Juta serta penggantian biaya pengobatan korban kecelakaan ke Rumah Sakit Umum Sumedang sebesar 77,1 juta

Perubahan Parsial V

perubahan Parsial V dilakukan dalam rangka pergeseran belanja dari belanja tidak terduga untuk membayar kekurangan pembiayaan bagi tim URC dalam penanganan pemulasaraan dan penguburan Jenazah Pasien Covid 19 sebesar Rp. 7,5 miliar dan rehabilitasi Jembatan Jatireja Kecamatan Compreng serta Jembatan Desa Cinta Mekar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Subang H. Asep Nuroni S.Sos, M.Si, Kapolres Subang AKBP Sumarni beserta jajaran perwakilan pejabat Forkopimda Subang, Para Asisten Daerah, Staf Ahli Bupati, Kepala perangkat Daerah Kabupaten Subang, Anggota DPRD, perwakilan LSM, insan Pers beserta undangan lainnya.

Kejagung Periksa Sebelas Saksi dalam Kasus Asabri

3b1eea92b36fe9decf07deaec626be05.jpg

KBRN Jakarta : Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi di PT Asabri yang merugikan negara 22,7 trilyun rupiah dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang diduga mengetahui terjadinya korupsi di PT Asabri

“Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa 11 (sebelas) orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh PT. ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 s/d 2019, “ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam Keterangan tertulis pada media Senin (13/9/2021)

Dijelaskan Leo,  saksi-saksi yang diperiksa antara lain  mantan Komisaris, Direktur Utama dan Direktur serta manager yang diduga mengetahui aliran dana PT Asabri

 “saksi yang diperiksa antara lain 2 orang mantan komisaris utama yaitu DPH selaku Mantan Komisaris PT. Asabri tahun 2014-2019,  dan LVH selaku Mantan Komisaris Utama PT. Sinergi Millenium Sekuritas, keduanya  diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI), “jelasnya 

Selain mantan Komisaris utama kata Leo Penyidik juga memeriksa seorang Direktur  Utama Bersama manager Perusahaan Investasi 

“saksi yang diperiksa adalah TAW selaku Direktur Utama PT. Asia Raya Kapital, dan MM selaku

selaku Fund Manager PT. Asia Raya Kapital, mereka berdua diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI dengan Tersangka TT,” ucapnya

Kemudian lanjut Leo ada 5 orang pejabat Setingkat Direktur dipersuhaan investasi sekuritas serta  seorang sales marketing

“Mereka adalah AAM selaku Direktur PT. Asanusa Asset Management, WW selaku Direktur Pemasaran PT. Asia Raya Kapital, mereka berdua  diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT. ASABRI dengan Tersangka TT Lalu JW selaku Direktur PT. NH Korindo Sekuritas Indonesia, 

IA selaku Direktur BCA Sekuritas, dan

MZ selaku Direktur Operasional PT. Sucor Sekuritas, dan

SG selaku Sales Marketing PT. Yuanta Sekuritas Indonesia, Mereka ini  diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI), “tutur Leo

Menurut Leo Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT. ASABRI (Persero).

“Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M, “pungkasnya. (imr)

Recent Posts