KBRN, Jakarta: Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi, Selasa (21/9/2021). Prasetyo dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.
Plt Juru Bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri mengatakan, pihaknya memeriksa Prasetyo soal proses penganggaran Banggar DPRD DKI Jakarta yang diusulan Pemprov DKI, yang salah satunya digunakan untuk modal ke Perumda Sarana Jaya.
“Dikonfirmasi pada pokoknya antara lain terkait dengan bagaimana proses penganggaran oleh Banggar di DPRD DKI Jakarta yang diusulkan oleh Pemprov DKI Jakarta yang salah satunya digunakan untuk penyertaan modal ke Perumda Sarana Jaya,” kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Rabu (22/9/2021).
Diketahui, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni mantan Direktur Utama Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles, Direktur PT Adonara Propertindo Tomy Ardian, Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene, dan Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur Rudy Hartono Iskandar. Lembaga Antikorupsi juga menetapkan PT Adonara Propertindo sebagai tersangka korporasi kasus ini.
Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.
KBRN, Bandung: Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan, keberhasilan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada masa pandemi Covid-19 saat ini, merupakan barometer dan menentukan masa depan Indonesia. Pasalnya, para pelajar yang saat ini mengeyam pendidikan, nantinya bakal memasuki dunia kerja dan menjadi usia produktif.
“Mereka yang saat ini belajar di tahun 2035 akan memasuki usia produktif. Karena itu masa depan Indonesia akan ditentukan oleh keberhasilan pendidikan tatap muka hari ini,”ucap Ahmad Muzani disela Diskusi Kelompok Terpumpum (FGD) Pola Pendidikan Pasca Pandemi, yang diinisiasi Yayasan Darul Hikam, di kampus 2 SMA Darul Hikam Kota Bandung Selasa, (21/9/2021).
Ahmad Muzani optimis, meski PTM ditengah pandemi saat ini masih banyak permasalahan, dapat diatasi apabila semua elemen bahu membahu untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.
“Ini problem, karena saya kira Bandung tingkat vaksinasinya sudah cukup tinggi diatas 50 persen. Saya bergeser ke Lampung, tingkat vaksinasinya masih belasan persen belum 20 persen. Kemarin saya ke Riau, masih 25 persen. Jadi ini yang saya maksud tujuan pendidikan itu bukan untuk satu kelompok, tapi kita ingin menciptakan suatu keadilan sosial. Kepintaran bersama, kecerdasan bersama dan kemapanan bersama,”papar dia.
Ia menambahkan, pandemi jangan akhirnya menimbulkan kesenjangan yang semakin tinggi.
“Jangan ada orang yang tidak bisa menikmati sekolah gara-gara pandemi. Ini kewajiban kami sebagai penyelenggara negara untuk mensuport bagaimana proses bernegara ini bisa bersama-sama kita rasakan,”tegasnya.
Kesempatan yang sama Ketua Yayasan Darul Hikam Sodik Mudjahid mengatakan, ada beberapa aspek penting sebagai masukan kepada pemerintah dalam menghadapi pola pendidikan pasca pandemi.
“Ada tiga rumusan. Ada tatap muka, ada jarak jauh dan pola hybrid. Tampaknya ini harus diakomodasi lewat perundang-undangan dengan bagus. Pola belajar jarak jauh sudah ada landasan hukumnya dengan sekolah terbuka,”ungkap Sodik yang juga anggota Komisi II DPR RI ini.
Ia juga menambahkan, ada beberapa masukan dari hasil FGD Pola Pendidikan Pasca Pandemi, mulai dari revisi perundang-undangan, keberpihakan politik, road map, standarisasi guru, digitalisasi pendidikan serta standarisasi komponen pendidikan. Sodik juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter dengan memanfaatkan alam dan masyarakat sebagai media pembelajaran serta memanfaatkan IT secara optimal.
“Ini adalah tuntutan bagi pemerintah untuk memperluas sarana pendidikan. Ada juga masukan membangun menumbuhkan karakter iman dan taqwa. Belajar dari kasus pandemi, tidak bisa diselesaikan hanya dengan pendekatan prokes dan ilmu saja. Dan juga pendidikan ahlak untuk membangun toleransi, solidaritas. Terakhir, semua stakeholder pendidikan diminta untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyelenggarakan pendidikan,”jelas dia.
“Jadi ada perubahan dalam sistem pendidikan, banyak elemen. Dan terutama adalah perubahan di dalam pola pendidikan, pola pembelajaran,”pungkas dia.
KBRN, Tasikmalaya : Pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2021, Satlantas Polres Tasikmalaya fokus mengedukasi warga akan Protokol Kesehatan, selain kepatuhan terhadap aturan berkendara.
Anggota Satlantas Polres Tasikmalaya juga membagikan ribuan masker kepada pengendara motor dan mobil di Jalan Raya Mangunreja – Singaparna, Senin (20/9/2021). Warga yang tidak menggunakan masker, ditegur dan diberikan masker gratis.
Bagi warga dan pengguna jalan yang taat dengan prokes dan aturan lalu lintas, Polisi memberikan hadiah berupa beras atau helm.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Ryan Faisal mengatakan, dalam operasi patuh lodaya 2021, pihaknya mengedepankan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Kami kedepankan sisi humanis dengan melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Penggunaan masker, dan tidak berdesakan dalam kendaraan” jelas Ryan.
Namun demikian, jika ditemukan pengendara yang melanggar, tentunya tetap diberi tindakan.
“Hadiah yang diberikan merupakan apresiasi atas kepatuhan warga terhadap prokes dan aturan berlalulintas,” katanya.
Sementara itu, salah seorang Pengendara asal Singaparna Endang (50) mengaku senang, mendapatkan masker dari kepolisian guna ikut mendukung dan mencegah penyebaran Covid-19.
“Tadi sempat takut ditilang, Iyah lupa gak pake masker. Jadi diberhentikan polisi dan disuruh pakai masker,” ujar dia.
Pengendara motor lainnya, Kiki (25) justru beruntung bisa mendapatkan helm. Meski ssbelumnya sempat heran karena diberhentikan oleh anggota polisi padahal lengkap memakai helm, masker dan membawa surat kendaraan.
“Ternyata malah dapat helm, Alhamdulillah,” ujarnya.
KBRN, Bandung: Anggota Komisi 1 DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang menyayangkan masih ditemukannya lembaga penyiaran yang memanfaatkan frekuensi publik untuk menyiarkan kepentingan pribadi yang tidak ada manfaatnya bagi khalayak banyak.
Rafael mengatakan, permasalahan ini harus di antisipasi dan ditangani secara serius oleh pihak terkait seperti KPI agar ketertiban dan kualitas dalam menyiarkan sebuah konten bisa lebih terjamin mengingat konten tersebut menjadi konsumsi publik.
“Saya rasa teman teman di KPI harus melakukan pengawasan secara ekstra, mengingat konten konten yang disiarkan oleh lembaga penyiaran itu, melalui frekuensi publik yang pastinya akan di konsumsi oleh masyarakat,”ungkapnya seusai Webbinar Literasi Media, yang di gelar di Universitas Sangga Buana YPKP Bandung. Selasa (21/9/2021).
Jika hal tersebut tidak di perhatikan, ditegaskan Rafael, masyarakat akan terpengaruh akibat banyaknya konten konten yang tidak bermutu, mengingat frekuensi publik tidak seharusnya di pergunakan untuk kepentingan pribadi.
“Sekarang regulasi sudah ada sudah sangat lengkap, tinggal bagaimana dalam eksekusi nya dan pengawasannya, kami DPRD Jawa Barat pasti akan mendorong hal tersebut,” tegasnya.
Menyikapi hal tersebut Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Adiyana Slamet, mengungkapkan tercatat sejak bulan Maret hingga saat ini sebanyak 12 program acara pernikahan selebritis telah di rekomendasikan ke KPI Pusat untuk di berikan sanksi.
“Pengawasan terus kami lakukan, dan dalam interpretasi kami, 12 program acara tersebut melanggar regulasi terutama pasal 11 Tentang kepentingan publik, bahwa program siaran itu tidak boleh dimanfaatkan untuk kehidupan pribadi,”ungkapnya.
“Adapun sanksi yang di berikan berupa teguran tertulis yang harus di indahkan oleh lembaga penyiaran yang bersangkutan,”imbuhnya.
Adiyana berharap, Lembaga Penyiaran bisa menjadi wadah edukasi yang baik bagi masyarakat, bukan justru di manfaatkan oleh kelompok, golongan ataupun pribadi, mengingat frekuensi penyiaran merupakan milik publik.
“Saya mendorong Lembaga Penyiaran untuk menyadari bahwa frekuensi penyiaran mereka itu milik publik yang di atur oleh negara, jadi sudah sepantasnya jika lembaga lembaga yang menggunakan fasilitas publik, mampu memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, bukan justru di manfaatkan untuk kepentingan kelompok, golongan ataupun individu,”tutupnya.
KBRN, Bandung: Rumah Zakat menyalurkan Gerobak Wakaf untuk para pelaku UMKM terdampak pandemi. Untuk tahap pertama ini sebanyak 24 Gerobak Wakaf UMKM disalurkan kepada para pelaku usaha di Bandung Raya.
Penyaluran Gerobak Wakaf Ini merupakan bagian dari program Wakaf Produktif sebagai kontribusi memulihkan sektor ekonomi dimulai dari sektor UMKM.
“Upaya pemulihan ekonomi ini merupakan rangkaian program respon Covid-19 yang diinisiasi Rumah Zakat sebagai program jangka Panjang. Diantaranya padatkarya produktif, bantuan UMKM, serta Petani berdaya. Gerobak Wakaf ini adalah salah satu program yang bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM untuk bangkit,” ungkap CEO Rumah Zakat Nur Efendi, pada kegiatan penyaluran Gerobak Wakaf, melalui Virtual, Selasa (21/9/2021).
Ditambahkannya, untuk selanjutnya, implementasi program Gerobak Wakaf akan menyasar seluruh wilayah di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Targetnya ada 10.000 pelaku UMKM yang akan dibantu oleh Rumah Zakat bersama donator dan mitra.
Chief Waqf Officer Rumah Zakat, Soleh Hidayat, mengatakan, hingga saat ini sudah ada 3.447 pelaku UMKM dari beragam sektor usaha yang dibantu oleh Rumah Zakat. Mulai dari bidang jasa, warung, kerajinan tangan, sandang, peternakan, pertanian, perikanan, hingga makanan dan minuman.
“Para pelaku UMKM yang dibina ini tersebar di 1.692 Desa Berdaya yang ada di 33 provinsi. Kami berharap bantuan ini dapat membantu mereka untuk kembali berdaya,” Soleh Hidayat.
Nantinya para pelaku UMKM yang dibantu akan diseleksi terlebih dahulu oleh tim program dan relawan Rumah Zakat. Sehingga nantinya akan terpilih para pelaku usaha yang berhak menerima bantuan.
Semenjak pandemi melanda, banyak pelaku usaha UMKM yang terdampak. Bank Indonesia menyebutkan sebanyak 87,5 persen UMKM terdampak pandemi Covid-19. Berdasarkan data dari Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) sekitar 26 juta UMKM tumbang karena pandemi covid 19. Pemulihan ekonomi di sektor UMKM menjadi tanggung jawab semua elemen, mulai dari pemerintah, swasta, bahkan lembaga-lembaga filantropi. Sehingga dengan pulihnya sektor UMKM akan menjadi stimulus perbaikan ekonomi nasional.
Berdasarkan hal tersebut, Rumah Zakat menginisiasi gerakan Wakaf Produktif UMKM yang merupakan program optimalisasi dana wakaf untuk membantu para pelaku UMKM melalui bantuan modal dan sarana usaha dengan tetap memperhatikan aturan-aturan syariat dari wakaf.
KBRN, Bandung: Menyikapi terbitnya Surat Keputusan Bersama menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, dan Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kalangan perguruan tinggi. Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, siap kembali memulai PTM Terbatas pada Oktober mendatang.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sangga Buana YPKP Bandung, Tatang Sudrajat mengungkapkan sejumlah strategi telah di siapkan oleh managemen, untuk menyambut kembali dibukanya PTM bagi Perguruan Tinggi.
“Kami sepenuhnya mengacu kepada pemerintah, Kebetulan baru saja ada surat edaran dari Dirjen Dikti, yang isinya perguruan tinggi dapat menyelenggarakan PTM Secara terbatas, kami langsung merespon itu dan kami sangat gembira dengan kembali di perbolehkannya perguruan tinggi menggelar PTM meskipun terbatas rencananya pada Oktober mendatang kami akan kembali memulai PTM Terbatas dengan syarat dan ketentuan tertentu,”ungkapnya di Kampus Sangga Buana YPKP Bandung. Selasa (21/9/2021).
Tatang menjelaskan, persyaratan yang dimaksud yakni, PTM akan dilaksanakan tidak lebih dari 50 persen kapasitas ruangan dengan memangkas waktu pembelajaran, PTM yang akan dilakukan hanya melibatkan 2 angkatan yaitu angkatan mahasiswa baru dan satu tahun sebelumnya mengingat kedua angkatan tersebut sama sekali belum pernah bertatap muka langsung akibat pandemi, pelaksanaan prokes ketat, hingga pemberlakuan hybird learning dengan menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring.
“Kamipun sudah menyiapkan strategi hingga ke hal hal detail seperti ketersediaan prokes di setiap ruangan, agar PTM Terbatas yang hendak di mulai, bisa berjalan dengan baik,”jelasnya.
Iapun menerangkan, pihaknyapun telah mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa memicu terbentuknya kluster baru di Universitas, salah satu caranya dengan mengawasi sejumlah titik titik lokasi yang kerap menimbulkan kerumunan di kalangan mahasiswa.
“Tidak bisa dipungkiri, manusia sebagai makhluk sosial, sangat gemar dan sangat manusiawi senang bersosialisasi dan berkumpul, maka dari itu kamipun telah memperkirakan hal tersebut dengan mengawasi titik titik yang berpotensi berkerumun seperti kantin, hingga parkiran, hal itu kami lakukan untuk menjaga mahasiswa kami dari ancaman paparan Covid 19,”terangnya.
Iapun berharap mahasiswa bisa menjadi contoh dan roll model bagi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan di tempat umum, mengingat mahasiswa bersinggungan langsung oleh masyarakat di sekitarnya.
“Kami menghimbau agar mahasiswa ini bisa memberi contoh kepada masyarakat pada umumnya khususnya kepada anggota keluarga mereka, tentang bagaimana menjalankan protokol kesehatan di tempat umum, hal itu perlu dilakukan untuk bersama sama memutus penyebaran Covid 19,”tutupnya.
review1st.com – Harga dan spesifikasi Realme GT Neo 2 bocor menjelang peluncuran yang dijadwalkan diluncurkan pada 22 September di Cina dan banyak spesifikasinya telah dikonfirmasi oleh perusahaan sebelumnya.Â
Terbaru sebuah keterangan rahasia telah membagikan dugaan harga smartphone yang akan datang. Selain itu, keterangan rahasia lain telah berbagi bahwa Realme GT Neo 2 akan mendapatkan varian kedua yang akan ditenagai oleh MediaTek Dimensity 1200AI SoC.Â
Realme telah mengkonfirmasi bahwa GT Neo 2 akan mendapatkan layar Samsung E4 AMOLED dengan kecepatan refresh 120Hz adaptif, SoC Snapdragon 870, dan baterai 5.000mAh dengan Pengisian Dart 65W.
Harga Realme GT Neo 2
Sesuai keterangan rahasia Mukul Sharma (@stufflistings) — dilaporkan oleh NewsBytes — Realme GT Neo 2 mendatang akan dibanderol dengan harga CNY 2.499 (Rp. 5,5 Juta) untuk varian penyimpanan RAM 6GB + 128GB, CNY 2.699 (Rp. 5,9 Juta) untuk varian penyimpanan 8GB RAM + 128GB, dan CNY 2.999 (Rp. 6,6 Juta) untuk varian penyimpanan 12GB RAM + 256GB.
Spesifikasi Realme GT Neo 2
Spesifikasi Realme GT Neo 2 telah dikonfirmasi akan menampilkan layar Samsung E4 AMOLED dengan kecerahan maksimum 1300nits, kecepatan pengambilan sampel sentuh 600Hz, dan kecepatan refresh 120Hz adaptif.Â
Realme juga telah mengkonfirmasi Realme GT Neo 2 akan dipersenjatai dengan Snapdragon 870 SoC, baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 65W, dan kamera belakang tiga dengan sensor utama 64 megapiksel.
Bocoran sebelumnya mengatakan bahwa Realme GT Neo 2 akan mendapatkan layar full-HD + 6,62 inci dan RAM 12GB – seperti yang juga terlihat dalam daftar Geekbench-nya. Dikatakan juga datang dalam opsi RAM 8GB.
Menurut keterangan rahasia Stasiun Obrolan Digital, Realme akan meluncurkan versi lain dari Realme GT Neo 2 yang akan ditenagai oleh SoC MediaTek Dimensity 1200AI.Â
Dikatakan memiliki layar full-HD+ OLED 6,43 inci dengan lubang di sudut kiri atas dan kamera selfie 16 megapiksel. Serta juga dikatakan datang dengan kamera belakang tiga dengan sensor utama 64 megapiksel.Â
Varian baru Realme GT Neo 2 diperkirakan akan memiliki baterai 4.500mAh dengan dukungan pengisian cepat 65W, tipis 8.4mm, dan berat 186 gram.
review1st.com – Orang-orang datang ke Twitter untuk melihat apa yang sedang terjadi; mulai dari berita terkini, hobi, hingga beragam topik yang sesuai dengan minat mereka. Apa yang sedang terjadi di sekitar kita akan dibicarakan di Twitter secara real-time.
Jutaan percakapan di Twitter pun kemudian berperan dalam pembentukan budaya/tren; dan brand yang memiliki relevansi kultural dengan apa yang sedang terjadi, akan terhubung lebih baik dengan audiens mereka.
Dengan menganalisa Tweet selama tiga tahun terakhir (Juli 2018 – Juni 2021), Twitter mendalami percakapan yang terjadi di Indonesia – mulai dari apa saja yang dibicarakan hingga beragam tren percakapan yang muncul akhir-akhir ini.
Temuan dari analisa tersebut terdapat di Laporan TwitterTrends Indonesia1. Laporan ini mencatat enam tren yang mendominasi percakapan di Indonesia; yaitu Wellbeing, Creator Culture, Everyday Wonder, One Planet, Tech Life, dan My Identity.
Temuan tersebut dapat menjadi insight penting bagi brand untuk terhubung dengan audiens dan menjadikannya tetap top of mind.
Peran besar Twitter dalam membentuk budaya dan percakapan mendorong keterlibatan dan dapat berdampak bagi brand.
Tidak heran jika brand memilih meluncurkan produk atau layanan baru dan terhubung ke audiens mereka di Twitter dengan topik-topik seputar K-Pop, belanja, keuangan, teknologi, dan lainnya.
Dwi Adriansah, Country Industry Head, Twitter Indonesia mengatakan, “Percakapan adalah kekuatan Twitter yang dapat dimanfaatkan oleh brand. Brand perlu mempelajari percakapan di Twitter untuk mengetahui apa yang menarik perhatian audiens mereka.
“Dengan menganalisa percakapan yang ada, brand bisa lebih memahami tren yang sedang berkembang di Indonesia. Laporan TwitterTrends Indonesia memaparkan tren-tren yang membentuk suatu percakapan di komunitas.
“Laporan ini juga memberikan insight tentang apa yang orang pikirkan, yang penting bagi mereka, dan bagaimana brand dapat berpartisipasi dalam percakapan agar tetap relevan bagi audiens mereka di Twitter.â€
Berikut ini adalah enam tren percakapan Twitter di Indonesia berdasarkan analisa percakapan tiga tahun terakhir:
1. Well-being
Orang Indonesia mendefinisikan kembali arti kesejahteraan bagi mereka, mulai dari menjaga kesehatan mental hingga memprioritaskan perawatan diri. Pertumbuhan percakapan seputar well-being mencapai (+17%) di Twitter. Topik ini terus berkembang, dan tidak terbatas pada kesehatan atau menjaga kesehatan saja.
Sub-pilar teratas yang muncul dari percakapan well-being adalah Embracing Self-Care (+23%) dan Mental Health Matters (+17%). Seiring dengan meningkatnya percakapan; orang Indonesia mencari dukungan, kepastian, saran dari anggota komunitas, serta saling menemukan kekuatan dengan berbagi pengalaman.
Insight bagi brand – Brand dapat pertimbangkan bagaimana caranya menghadirkan keseimbangan dan nilai positif bagi audiens.
Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menunjukkan apa arti kesejahteraan bagi brand dan menunjukkan bagaimana brand memprioritaskan kesejahteraan karyawan mereka. #olahraga, #sehat, #musik, #psikologi, #worldmentalhealthday, dan #kesehatanmental adalah beberapa tagar populer yang dapat digunakan brand untuk memulai atau bergabung dalam percakapan.
2. Creator Culture
Dengan lebih banyak waktu dihabiskan di rumah; kreativitas orang Indonesia mencetak generasi baru wirausahawan, kreator konten, serta orang-orang yang ingin membuat perbedaan demi mencapai tujuan bersama (everyday makers).
Melalui Twitter, orang-orang mengejar apa yang menjadi minat mereka, mengasah keterampilan, saling menginspirasi, serta membentuk komunitas sesuai bakat dan ketertarikan.
Terdapat pertumbuhan percakapan sebesar 33% seputar kreator konten. Aspiring Makers (+34%), Conscious Creator (+29%), dan Creativity at Home (+50%) adalah sub-pilar dari tren Creator Culture. Setiap harinya, orang memiliki kebutuhan untuk menyalurkan kreativitas – dan mereka beralih ke Twitter untuk mengekspresikan diri.
Insight bagi brand – Meningkatkan kreativitas dapat dilakukan dengan saling berbagi cara dan inspirasi serta libatkan kreator konten untuk mewakili komunitas mereka.
Brand perlu menemukan cara terbaik untuk terhubung dengan komunitas yang sesuai dengan minat mereka. #diy, #tutorial, #sharing, #impact dan #karyaorisinil adalah beberapa tagar populer yang dapat digunakan brand untuk memulai atau bergabung dalam percakapan.
3. Everyday Wonder
Orang Indonesia selalu tertarik pada fenomena di keseharian mereka (everyday wonder); mulai dari dunia supranatural, astrologi, sampai cerita rakyat.
Mereka membicarakan topik-topik ini di Twitter dan saling berbagi hiburan dengan komunitas mereka. Percakapan ini meningkat sebesar 19%. Imaginative Escapism (+30%), Acting on Astrology (+33%), serta Wisdom of Myth and Folklore (+20%) menjadi sub pilar teratas dalam tren ini.
Insight bagi brand – Di saat yang penuh tantangan seperti sekarang ini; brand dapat menghibur audiens mereka dengan konten humor, fantasi, atau optimisme.
Dengan everyday wonder, brand dapat membicarakan produk dan layanan mereka dengan percakapan ringan. Brand dapat menggunakan tagar-tagar populer seperti #anime, #digitalart, #Ramalanzodiak,#threadhorror untuk memulai atau bergabung dalam percakapan.
4. One Planet
Masyarakat Indonesia semakin sadar akan dampak dari perilaku keseharian mereka terhadap lingkungan. Saat orang Indonesia memiliki pengetahuan dan semangat yang lebih tinggi, mereka menyuarakan kekhawatiran mereka melalui percakapan untuk menciptakan perubahan.
Percakapan tentang One Planet meningkat 26% dengan Next to Nature (+39%) dan Environment Urgency (+19%) sebagai sub-pilar teratas dari tren ini.
Insight bagi brand – Konsumen di Indonesia semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan, inilah peluang bagi brand untuk meningkatkan kesadaran mengenai konsep dan produk keberlanjutan.
Brand juga dapat menentukan tujuan keberlanjutan mereka, mempertanggungjawabkan brand mereka, serta menceritakan kemajuan secara rutin dan transparan.
Brand dapat menggunakan tagar-tagar populer terkait topik lingkungan hidup; seperti #pertanian, #stormhour, #banjir, #gempa, dan #earthday untuk memulai atau bergabung dalam percakapan.
5. Tech Life
Tech Life menjadi tren dengan pertumbuhan percakapan tertinggi di Twitter di Indonesia (89%). Salah satu faktor yang mendorong hal ini adalah integrasi teknologi ke dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan e-commerce yang semakin mendominasi Indonesia beberapa tahun terakhir ini, percakapan seputar e-commerce meningkat 254%.
Adopsi teknologi yang tinggi di tahun 2020 juga membuka jalan bagi banyak pemain e-commerce untuk melakukan berbagai inovasi. Percakapan seputar akses ke pengetahuan dan kesempatan belajar juga meningkat (+38%).
Hal ini didukung oleh teknologi yang memudahkan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan informasi, belajar hal baru, dan berbagi ide.
Insight bagi brand – Brand harus tetap fokus pada apa yang menjadi keahlian mereka dan selalu memanfaatkan peluang untuk mencoba sesuatu yang baru dengan teknologi.
Brand juga dapat lebih mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan pengalaman konsumen yang didukung dengan inovasi teknologi. Beberapa tagar populer dalam pilar ini misalnya: #shopeeid, #tokopediawib, #lazada1212, #mabarbukalapak, #robogurushow, #brightfutureruanguru, dan #ihsg
6. My Identity
Orang Indonesia datang ke Twitter karena nilai-nilai dan tujuan yang sejalan dan ingin lebih mengerti diri sendiri, sekaligus saling menyemangati satu sama lain.
Percakapan seputar identitas diri muncul didorong oleh semakin banyaknya percakapan seputar kesetaraan, keadilan, dan apa yang menjadi keyakinan mereka.
Di saat yang sama, orang Indonesia menemukan keberanian dan inspirasi untuk menjadi diri mereka sendiri dan melakukan apa yang penting bagi mereka. Dengan peningkatan percakapan sebesar 10%, percakapan seputar sub-pilar dari My Identity banyak terkait dengan Fan Power (+12%) dan Ethics in Action (+2%).
Insight bagi brand – Hubungan manusia semakin dibangun berdasarkan minat dan nilai yang sejalan, bukan lagi berdasarkan demografi dan dari mana kita berasal.
Oleh karena itu; penting bagi brand untuk mempertimbangkan basis audiens mereka dari apa yang mereka sukai, lihat, makan, dengarkan, dan mainkan; dibandingkan dari tempat tinggal, usia, atau pekerjaan mereka.
Ini merupakan langkah awal untuk tetap menjadi relevan dalam hidup audiens mereka. Brand dapat menggunakan beberapa tagar populer seperti #bts, #keadilansosial dan #KebebasanPendapat untuk memulai atau bergabung dalam percakapan.
Keenam tren ini memungkinkan brand untuk meluncurkan produk atau layanan baru di Twitter, sekaligus terhubung dengan audiens mereka melalui percakapan yang mereka suka.
review1st.com – realme, sebagai brand Favoritnya Anak Muda menghadirkan smartphone 5G Flagship Killer, realme GT Master Edition versi 8GB+128GB, dengan warna Daybreak Blue yang terinspirasi dari “Perjalananâ€.
Bagi realme Fans yang ingin meminang smartphone 5G nan stylish ini, bisa mendapatkan harga spesial yaitu Rp4.699.000.
Selama periode flash sale di Shopee dan realme.com yang berlangsung pada 21 – 22 September, konsumen bisa mendapatkan free starter kit Telkomsel.
“Setiap anak muda di Indonesia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, maka dari itu realme senantiasa berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan menghadirkan realme GT Master Edition dengan versi 8GB+128GB dan harga yang lebih terjangkau sebagai alternatif, namun tetap berbalut desain stylish.
“Ini sekaligus dapat menjadi paduan sempurna dengan gaya fashion anak muda sehari-hari,†jelas Palson Yi selaku Marketing Director realme Indonesia.
Tidak hanya cocok digunakan untuk menunjang kegiatan digital sehari-hari, hadirnya smartphone saat ini juga melengkapi kebutuhan fashion.
Sebagai brand trendsetter teknologi, realme selalu membuat perangkat dengan desain yang unik dan berbeda, sehingga dapat menunjang gaya hidup anak muda Indonesia.
Seperti realme GT Master Edition yang didesain oleh Naoto Fukasawa, seorang desainer industri kontemporer ternama asal Jepang.
Inspirasi ‘perjalanan’ untuk pengguna aktif dan produktif
Naoto Fukasawa ingin membuat smartphone untuk semua kalangan, merancangnya untuk orang-orang yang aktif dan produktif.
Terinspirasi oleh pentingnya perjalanan bagi kehidupan anak muda, Naoto Fukasawa membuat produk dengan pengaruh desain yang unik, yaitu koper.
Selain bentuknya yang unik, bagian belakang ponsel diukir untuk mencerminkan kisi-kisi koper yang bergelombang, menjadi desain kulit vegan cekung pertama dalam sejarah smartphone.
realme terus mengeksplorasi kemungkinan desain industri dan telah menggunakan kulit vegan yang ramah lingkungan pada beberapa produknya berturut-turut.
Kulit vegan ada adalah bahan kulit sintetis yang menyerupai kulit asli, yang lebih tahan terhadap pemakaian, tidak mudah membusuk dan lebih tahan air. Maka dari itu, realme GT Master Edition hadir dengan desain kulit vegan yang belum pernah ada sebelumnya di industri smartphone.
realme juga berinovasi dalam prosesnya untuk membuat perangkat yang stylish agar menjadi fashion statement oleh para pemiliknya.
Hadir dalam dua pilihan warna yang stylish dan fashionable
realme GT Master Edition hadir dalam dua varian warna, yaitu Daybreak Blue dan Voyager Grey. Warna Daybreak Blue terinspirasi dari sebuah “Perjalanan†yang menggambarkan fajar, menggunakan teknologi PICASUS®? yang dipatenkan di Jepang.
Warna dengan lapisan laminasi nano untuk memberikan smartphone dengan nuansa mengkilap metalik dan memungkinkannya untuk membiaskan warna holografik di beberapa sudut pandang yang berbeda.
Maka dari itu, bagi anak muda Indonesia yang lincah dan produktif, realme GT Master Edition dengan warna Daybreak Blue dapat diandalkan untuk kebutuhan pelengkap fashion.
Warna yang dikeluarkan juga sangat cocok untuk berbagai setelan fashion. Sehingga, pengguna cukup percaya diri untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari.
Selain memiliki desain yang stylish, realme GT Master juga didukung dengan spesifikasi yang andal. Hadir dengan chipset Qualcomm Snapdragon 778G 5G, mengadopsi fabrikasi 6nm, empat super core arsitektur A78, dan frekuensi utama hingga 2,4GHz, membuat pengalaman kinerja yang komprehensif dan kuat.
Bagi yang menginginkan performa lebih, smartphone 5G Flagship Killer ini memiliki mode GT yang akan menambah performa menjadi lebih maksimal.
realme turut memberikan fitur DRE untuk menambahkan kapasitas RAM hingga 3GB secara virtual untuk penggunaan yang lebih maksimal.
Tersedia juga dukungan 65W SuperDart Charge yang membantu efisiensi pengisian baterai 4300mAh yang lebih tinggi dan membuatnya lebih aman untuk digunakan.
KOTASUBANG.com, Subang – Kapolres Subang AKBP Sumarni. S.I.K.,S.H.,M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2021 Polres Subang di Lapang Apel Polres Subang, Senin pagi (20/09/2021).
Dalam Amanatnya Kapolres Subang menyampaikan, pelaksanaan Operasi “Patuh Lodaya †2021 sesuai Amanat Undang – Undang Republik Indonesia 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Polri Khususnya Polantas bersama Pemerintah yang didukung Instansi terkait danpemangku jalan lainnya, memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas serta menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas guna terciptanya kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif.
“Tujuan Pelaksanaan Operasi “Patuh Lodaya-2021†Polda Jabar ini Ada Beberapa Hal Yang Menjadi Perhatian diantaranya meningkatkan disiplin masyarakat dalam protokol kesehatan, meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan, mencegah penyebaran Covid-19 serta mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang mantap,” kata Kapolres.
Masih kata Kapolres , Sasaran Operasi “Patuh Lodaya-2021†meliputi Segala bentuk Potensi Gangguang (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN), terhadap Masyarakat yang tidak Mematuhi Protokol Kesehatan, Masyarakat yang berkerumun dan Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalulintas sehingga menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan Lakalantas serta rawan kerumunan.
“Target Operasi yang harus dicapai adalah memutus mata rantai pPenyebaran Covid-19 dan mencegah terjadinya kerumunan massa, terciptanya Kamseltibcarlantas pada Jalur Tol, alteri dan tempat Wisata serta menurunkan Level PPKM di wilayah Hukum Polda Jabar,”tegasnya
Ops Patuh Lodaya 2021 Polres Subang akan berlangsung 20 September hingga 3 Oktober 2021.