Beranda blog Halaman 1700

Jawab Tantangan Pembangunan di Tengah Pandemi, Pemkab Bogor Luncurkan 199 Inovasi

IMG-20211112-WA0003.jpg

MEDIAJABAR.COM, BOGOR – Guna menjawab tantangan pembangunan di tengah pandemi covid-19 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah meluncurkan 199 inovasi, sampai dengan tahun 2020.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjawab tantangan di masa pandemi covid-19, yang terdiri dari 128 inovasi kesesuaian covid-19 dan 71 inovasi non covid-19, diantaranya yang merupakan inovasi non digital adalah sebanyak 115, dan inovasi digital sebanyak 84 inovasi.

Pemkab Bogor sendiri berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi inovasi tingkat nasional antara lain Innovative Government Award (IGA) dari Kemendagri selama dua tahun berturut-turut dan sebagai kabupaten terinovatif yang menjadi best practice bagi daerah lain di Indonesia dalam hal inovasi.

“Tahun ini, kita ikut kembali dalam kompetisi Innovative Government Award (IGA) yang akan diselenggarakan pada akhir bulan November. Sampai hari ini proses validasi inovasi oleh Kementerian Dalam Negeri masih berlangsung dengan nilai sementara 92,07 dan Kabupaten Bogor berada di peringkat pertama,” kata Bupati Bogor, Ade Yasim.

Untuk itu dalam rangka mendukung penguatan inovasi daerah,telah diterbitkan beberapa kebijakan yaitu, Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 4 tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Bogor tahun 2018-2023, Peraturan Bupati Bogor Nomor 116 tahun 2020 tentang Inovasi Daerah, SK Bupati tentang Tim Koordinasi SIDA Nomor 050.3/324/kpts/per-uu/2019, SK Bupati Bogor tentang Pembentukan Tim Pengelola Inovasi Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor Nomor 050/258/kpts/bappedalitbang/2020.

“Kami berkomitmen untuk mendorong dan membangun budaya inovasi melalui kolaborasi dan kompetisi di berbagai sektor, salah satunya dengan kebijakan one institution, one innovation dan one village, one innovation,” tandas Ade.

Besarnya komitmen dan perhatian Pemkab Bogor terhadap inovasi, tahun ini juga memulai kerjasama sekolah pascasarjana dengan Universitas Padjadjaran, dengan memberikan kesempatan kepada ASN Pemkab Bogor untuk melanjutkan pendidikan pada program Magister Inovasi Regional, untuk mewujudkan smart ASN sebagai human capital yang handal, profesional, inovatif, yang mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat. (Rif)

APBD-P Ditolak, HMI Subang Sebut Pemda dan DPRD Gagal

IMG_20211111_151611.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kabupaten Subang gelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Subang serta Kantor Bupati Subang, Kamis (11/11/2021).

Dalam aksi unjuk rasa dari HMI Subang tersebut, bertujuan untuk mengawal terus kinerja dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang untuk mensejahterakan masyarakat.

Hasyim Adam selaku ketua HMI Subang mengatakan, unjuk rasa kali ini menuntut dari program-program Pemkab Subang yang sudah berjalan selama tiga tahun dibawah kepemimpinan Bupati Ruhimat.

Bukan hanya Pemkab Subang, kinerja dari DPRD Subang yang juga masih belum maksimal.

“Tuntutannya adalah yang pertama berkaitan dengan program dari prioritas pembangunan Kabupaten Subang yang kami pertanyakan saat ini. Saya menilai tidak maksimal,” ucap Hasyim di saat aksi

Hal tersebut diyakinkan para HMI dengan APBD perubahan yang diajukan Pemkab Subang kepada Pemerintah Provinsi Jabar ditolak mentah-mentah.

“Itu terbukti APBD P Perubahan tahun 2021 ditolak Pemprov Jabar, artinya menjadi kegagalan dari Pemkab Subang dan DPRD Subang,” katanya.

Bukan hanya itu, salah satu tuntutan dari HMI tersebut seperti penanganan bencana yang berada di daerah utara Kabupaten Subang yang setiap tahunnya menjadi langganan bencana banjir.

“Kami juga menuntut kepada Pemerintah Subang agar serius menangani pembangunan daerah di Kabupaten Subang salah satunya bencana banjir yang secara tiap tahunnya menjadi langganan bencana khusunya di wilayah pantura,” ujar Hasyim.

Dalam aksi unjuk rasa kali ini juga sempat memanas dengan HMI yang berusaha masuk ke dalam Kantor DPRD Subang namun aksi tersebut ditahan oleh pihak keamanan.

Sementara itu, aksi dari HMI Cabang Subang pun kecewa karena tuntutannya tidak direspon oleh pihak Pemerintah Kabupaten Subang serta perwakilan dari DPRD Subang.

Hadiri Pengukuhan DDII, Kang Akur Ajak untuk Gotong Royong Menuju Subang Jawara

IMG-20211111-WA0034.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir dalam prosesi pengukuhan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Subang masa khidmat 2021-2026 yang dikukuhkan oleh Ketua Pengurus Dewan Da’wah Provinsi Jawa Barat di Aula Kantor Kementerian Agama Subang, Kamis (11/11/2021).

Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Subang, H. Eddy Mulyadi Wijaya menyatakan bahwa Kementerian Agama merupakan institusi yang memiliki hubungan kerja dengan organisasi kemasyarakatan Islam.

Kemenag sangat menyambut baik dengan adanya pengukuhan DDII Kabupaten Subang yang diharapkan mampu mendukung langkah-langkah prioritas Kemenag terkait moderasi beragama dan pengawalan untuk vaksinasi.

“Saya berharap DDII Kabupaten Subang yang sudah dilantik akan semakin solid dan memiliki orientasi tinggi kegiatan ormas sehingga mampu berjalan sesuai visi dan misi sebagai da’wah Islam terhadap masyarakat,” katanya.

Ketua DDII Provinsi Jawa Barat, Ustadz Roinul Balad mengatakan bahwa hadirnya DDII ini membawa visi misi yang diterapkan dalam program-program yang ada dalam lima fungsi dan peran Dewan Da’wah, yaitu mengawal akidah Islam, menegakkan syariah, memperkuat ukhuwah, solidaritas dan mendukung keutuhan NKRI.

“Sehingga dengan dilantiknya pengurus baru tersebut, mampu menjalankan visi misi dengan penuh tanggungjawab,” katanya.

Ketua DDII Kabupaten Subang, Dr. Dede R Mishabul Alam menyatakan DDII Kabupaten Subang akan siap bersinergi dengan pemerintah dan lembaga lainnya dalam membangun program da’wah Islam di Kabupaten Subang kedepannya.

Sementara itu, Kang Akur mengucapkan selamat atas dilantik dan dikukuhkannya pengurus baru DDII Kabupaten Subang, dengan harapan seluruh pengurus kompak dan solid dengan semangat baru dengan bergotong royong untuk memberikan kemaslahatan, persatuan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga mampu mewujudkan Subang Jawara (Jaya, Istimewa, Sejahtera).

Kang Akur menyampaikan, Subang saat ini tengah menuju zona industrialisasi serta kemajuan teknologi. Untuk itu, tantangan kedepannya akan lebih besar, dan Kang Akur berharap dengan hadirnya DDII akan mampu mengarahkan dan mengajak masyarakat tetap dijalan Allah SWT.

“DDII harus terus mampu bergotong royong dan bekerjasama dalam menjaga keutuhan bangsa kita untuk menghindari adanya pihak yang ingin memecah belah bangsa. Ketika kita bersatu, maka akan menjadi bangsa yang kuat,” uacapnya.

Setelah dilakukan pelantikan atau pengukuhan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Subang, pada kesempatan tersebut dilaksanakan bedah buku yang berjudul “Jas Mewah” karya Dr. Tiar Anwar Bactiar guna meningkatkan literasi masyarakat khususnya di Kabupaten Subang.

Turut hadir dalam acara tersebut Kapolsek Subang, Kasdim 0605 Subang, Ketua Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia Kabupaten Subang, Kabag Kesra Setda Subang, Ketua Baznas, para ketua Ormas Islam dan undangan lainnya.

APBD Perubahan Ditolak, Wabup Subang Sebut Ini Pengalaman Pertama

Agus-Masykur.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – APBD Perubahan 2021 Kabupaten Subang ditolak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat merupakan sebuah pengalaman pertama.

Menurut Wakil Bupati Subang, Agus Masykur, sebelumnya walaupun ada keterlambat terkait pengajuan APBD, Pemprov tidak pernah memberikan punishment seperti itu.

“Ini merupakan pengalaman pertama, karena sebelumnya kecuali murni, punishmentnya tidak ditolak, tapi adanya pemotongan DAU,” katanya, Kamis (11/11/2021).

Menurut Agus, terkait solusi atas ditolaknya APBD perubahan tersebut, Pemda Subang akan menggunakan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

“Iya, kita gunakan Perkada. Memang ada beberapa kegiatan yang harus dikonsultasikan bersama Kemendagri, karena bicara Perkada itukan APBD ketika ada penolakan, ada beberapa poin aturan atau beberapa kegiatan yang harus menjadi prioritas,” katanya.

Pemda Subang belum bisa memastikan anggaran mana saja yang masuk dalam kategori darurat. Sehingga menjadi program prioritas.

“Masuk Perkada itu yang sifatnya pentingpenting dan masuk dalam bahasanya darurat. Kita harus konsultasi dengan Kemendagri,” katanya.

Menurutnya bukan hanya di Subang saja, ada beberapa daerah lain yang sama-sama ditolak oleh Pemprov Jabar.

“Bukan hanya di Subang, ada juga beberapa Provinsi yang lain juga sama. Tapi itu bukan berarti kita membenarkan, oke kita ada kesalahan, tentu saja pemerintah kabupaten Subang dalam hal ini sudah terjadi, kedepan tidak boleh terjadi lagi,” pungkasnya.

Rekomendasi Hotel dengan Akses Langsung ke Pantai di Anyer

Marbella-Anyer.jpg

Dari dulu hingga sekarang, Anyer selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Daerah ini terus berkembang dan menjadi semakin baik. Pantai Anyer biasa ramai dikunjungi terutama oleh warga Jabodetabek karena jarak tempuhnya yang tidak terlalu jauh. Jika anda berencana untuk berlibur singkat di Anyer, ada baiknya anda menentukan akomodasi penginapan yang tepat.

Destinasi liburan utama saat ke Anyer tentunya adalah pantai. Akan sangat menyenangkan jika hotel di Anyer yang anda inapi memiliki akses langsung ke pantai. Tidak perlu bingung mencari hotelnya karena anda bisa dengan mudah menemukan hotel seperti ini di Blibli. Berikut adalah beberapa rekomendasi hotel dengan akses langsung ke Pantai Anyer.

  1. Aston Anyer Beach Hotel

Hotel ini menawarkan pemandangan pantai yang indah serta pilihan kamar aquavillas dan honeymoon villa yang berada tepat di bibir pantai Anyer. Anda bisa menikmati keindahan pemandangan pantai Anyer setiap hari selama anda menginap disini. Bayangkan ketika anda bangun tidur di pagi hari dan melihat matahari terbit langsung dari penginapan, tentunya hal ini sangat romantis.

Selain itu, hotel ini juga dilengkapi dengan fasilitas menarik lainnya seperti kolam renang, billyard, dan fasilitas lainnya. Jika anda berencana untuk bepergian di masa pandemi ini, anda tidak perlu khawatir karena hotel ini sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran CHSE.

  1. Marbella Hotel

Hotel yang satu ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap mulai dari kolam renang yang luas, pusat kebugaran, spa hingga lapangan tenis & lapangan futsal. Hotel ini menawarkan banyak pilihan tipe kamar dengan akses langsung ke pantai Anyer. Anda bisa mengajak keluarga besar anda berlibur bersama disini karena Marbella hotel memiliki kamar dengan kapasitas 4 sampai 6 orang tamu.

  1. Mambruk Hotel

Mambruk hotel merupakan hotel berbintang 4 yang sangat cocok anda jadikan pilihan untuk menginap ketika sedang berlibur ke Anyer. Hotel ini memiliki akses langsung ke pantai Anyer karena posisinya yang persis menghadap ke pantai. Hotel ini juga memiliki fasilitas infinity pool yang bisa anda nikmati sembari melihat pemandangan pantai terlebih lagi saat matahari akan terbenam.

Hotel ini memiliki beragam fasilitas lainnya seperti pool bar, lapangan tenis, lapangan futsal, dan rekreasi lainnya yang bisa membuat anda betah selama menginap di hotel ini.

  1. Hawaii Resort

Rekomendasi hotel yang memiliki akses langsung ke pantai berikutnya adalah Hawaii Resort. Tempat ini memiliki banyak pilihan kamar mulai dari kamar yang bisa menampung 2 orang tamu hingga kamar yang bisa menampung 4 sampai 6 orang tamu. Sangat cocok jika anda membawa keluarga besar anda berlibur ke tempat ini karena Hawaii Resort juga merupakan penginapan yang ramah untuk anak. Bahkan, Hawaii Resort memiliki fasilitas seperti waterboom, kids playground dan mini golf yang bisa membuat anak anda senang dan betah selama menginap disini.

  1. Mutiara Carita Cottage

Jika anda berencana untuk berlibur romantis bersama pasangan anda, hotel yang satu ini adalah pilihan yang tepat. Anda dan pasangan bisa menikmati pemandangan matahari terbenam dari deck yang menghadap langsung ke lautan. Bahkan anda bisa menikmati hal tersebut sambil memanjakan diri dengan fasilitas spa yang disediakan hotel ini. Selain itu, jika anda berlibur membawa anak kecil anda tidak perlu khawatir karena hotel ini sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mini zoo dan kids playground.

  1. Pesona Krakatau Cottage

Jika anda menginap di hotel ini, anda dapat merasakan membuka mata di pagi hari dan melihat langsung bentangan laut lepas dengan matahari yang baru terbit. Bahkan, beberapa kamar yang ada di penginapan ini memiliki akses langsung ke bibir pantai sehingga anda bisa menikmati pemandangan dengan lebih leluasa lagi melalui balkon kamar anda.

  1. Double G Resort

Anda bisa menikmati indahnya pemandangan pantai Anyer melalui hotel ini. Double G Resort memiliki akses langsung ke pantai Anyer dan menawarkan pemandangan langsung ke pantai dari kamar yang bisa anda nikmati. Anda juga bisa menikmati fasilitas lainnya di hotel ini seperti gazebo, kolam renang dan masih banyak fasilitas lainnya. Hotel ini sangat cocok untuk anda jadikan sebagai tempat penginapan anda bersama keluarga besar maupun teman-teman.

Itu dia beberapa rekomendasi penginapan yang bisa anda jadikan pilihan jika anda berencana untuk berlibur singkat ke pantai Anyer. Jangan lupa untuk melakukan pemesanan penginapan melalui Blibli karena pilihan penginapannya beragam, harga bersaing dan juga transaksi anda dijamin mudah & aman. Selalu ingat untuk melakukan protokol kesehatan dan menaati peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah saat anda sedang berlibur.

Dinas Pertanian dan KTNA Subang Gelar Bazar Produk Pertanian

IMG-20211111-WA0014.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Dinas Pertanian dan Kontak Tani Nelayan andalan (KTNA) Kabupaten Subang menggelar Produk Pertanian Subang dan bazar produk pertanian dalam rangka kegiatan sarana pemasaran holtikultura APBN tahun anggaran 2021yang dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Kamis (11/11/2021).

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Dra. Nenden Setiawati, M.Si. bahwa dengan digelarnya kegiatan bazar produk pertanian tersebut yang intinya ingin memperlihatkan kepada khalayak ramai bahwa hasil pertanian kabupaten Subang itu sangat berpotensi.

“Produk-produk unggulan Subang harus bisa diminati oleh masyarakat secara luas itu saja dan disini yang terlihat sudah lengkap ada mangga pisang Jawara juga,” katanya.

Dijelaskan Nenden, bahwa hasil unggulan pertanian di kabupaten Subang, bukan saja dari tanaman pangan seperti beras dan yang lainnya tetapi tanaman hortikultura lengkap dari mulai bawang, hingga mangga unggulan.

“Jangan berpikir bahwa bawang itu hanya ada di Brebes di Subang juga ada dan buah mangga, jangan hanya berpikir Indramayu di Subang juga ada dan juga seperti perkebunan kopi di Subang,sentra kopi Kabupaten Subang sehingga bisa dikenal oleh masyarakat di luar Kabupaten Subang, dengan pemasaran tinggal kita pacu produksinya tentunya dengan penyebaran informasinya dan promosinya,” imbuhnya.

Sementara itu ditambahkan ketua KTNA Kabupaten Subang, H. Otong wiranata,S.P.,M.M untuk di Kabupaten Subang, masalah pertanian dari tanaman pangan dan holtikultura di kabupaten subang itu Hanya promosi dan informasi saja karena Produk produk unggulan sudah ada,dan banyak produk pertanian yang sudah ekspor.

“Produk pertanian kita sudah ada Yang ekspor seperti beras, Kopi,mangga pisang dan yang lainnya, yang kita ketahui bahwa Mangga pisang itu berasal dari kecamatan compreng itu sudah ekspor,mudah mudahan jadi produk unggulan tetapi mangga pisang itu peminatnya sudah banyak tapi produknya belum memadai,” tutupnya.

Sementara itu dalam kegiatan bazar produk pertanian tersebut diadakan pemberian sembako kepada 5 orang, petugas dinas pertanian juga pemberian cindra mata dari KTNA kepada Kepala dinas dan sekertaris Dinas pertanian kabupaten Subang.

Teladan Hidup, Kang Jimat Ajak Pahlawan Kecil Makan Bersama di Rumah Dinas

IMG-20211111-WA0012.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021 menjadi momen special buat Miah (65), Alit Nurhayati (38) dan Ridwan Fauzan (24). Mereka didaulat Bupati Subang, H. Ruhimat sebagai Pahlawan kecil yang sangat berjasa menjadi tauladan buat warga lainnya dalam hal berdedikasi dan berjuang tulus melawan berbagai kesulitan hidup dengan kerja keras.

Ketiga warga yang berlatar belakang sosial dan pekerjaan berbeda itu, Rabu (10/11) malam diundang Kang Jimat ke rumah dinas bupati. Selain disambut gembira tuan rumah, mereka juga diajak makan malam bersama dan diakhiri dengan memberikan bantuan berupa bingkisan makanan serta sembako atas peran, kontribusi dan dedikasinya sebagai warga teladan yang bisa menjadi inspirasi warga lainnya.

Menurut Kang Jimat, mereka layak dijuluki sebagai Pahlawan Kecil, karena apa yang dilakukannya selama ini sudah menunjukkan perjuangan yang luar biasa, baik dalam kontek berjuang melawan berbagai kesulitan hidup dan berjuang memberikan manfaat buat banyak orang terkait lingkungan.

Kang Jimat berpendapat, Pahlawan itu tidak harus selalu identik dengan mereka yang berjuang melawan penjajah. Seorang anak yatim seperti Ridwan Fauzan yang harus menjadi tukang cukur untuk membiayai pendidikan tiga adiknya yang saat ini tengah menjalani pendidikan di bangku SMA juga layak disebut pahlawan.

Kang Jimat juga memberi contoh Ibu Miah yang suka rela menjaga dan merawat lingkungan dengan membersihkan saluran air agar tidak menyebabkan banjir, layak disebut Pahlawan. Begitu juga dengan Ibu Alit Nurhayati, seorang janda yang bekerja keras dengan berjualan dan menjadi buruh cuci demi menghidupi dua anaknya yang sudah ditinggal bapaknya meninggal 6 tahun.

Atas dasar pertimbangan itulah, Kang Jimat mengundang ketiga warganya ke rumah dinas untuk memberikan apresiasi khusus agar mereka makin bersemangat. Meskipun, ia mengakui, diluar yang tiga orang itu masih banyak warga lainnya yang juga mempunyai peran yang sama sebagai pahlawan.

“pahlawan saat ini adalah pahlawan yang berjuang demi kepentingan umum maupun dirinya sendiri. Seperti ketiga orang warga yang berjuang demi keluarga dan lingkungan” tegasnya.

Ruhimat menegaskan, hal Ini penting dilakukan selain dalam kontek menjadi tauladan yang menginspirasi warga lainnya, juga dalam kontek bahwa pemerintah selalu hadir ditengah-tengah rakyatnya. Pemerintah harus memberikan semangat yang lebih kepada mereka agar ‘virus’ kebaikan yang dicontohkan tiga warga itu bisa menular kepada yang lainnya.

Sementara itu, Miah, salah satu warga yang didaulat Pahlawan Kecil, mengaku senang dan terharu saat dirinya diundang ke rumah dinas bupati. “Saya tidak menyangka, Pak Bupati mengundang saya.” ungkapnya.

Ungkapan yang sama disampaikan Ridwan. “Saya baru pertama kali kesini, gak nyangka bisa bertemu pak Bupati, saya akan tetap semangat demi adik adik saya” katanya.

Subang, 10 Novermber 2021

Keren ! Perkenalkan Tappp, Start Up Karya Anak Muda Subang Bicara Dikancah Nasional

tappp-new.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Membanggakan, start up hasil karya kreatif putra Subang kini sudah mulai bicara di kancah nasional. Adalah 2 putra Subang, Alfyan Saputra dan Sanditya Nugraha yang berhasil membuat platform digital berupa kartu nama pintar yang diberi nama Tappp.

Dulu mungkin kita repot membawa banyak kartu nama untuk di bagikan kepada klien atau kolega kita. Kadang kartu nama yang kita bagikan bahkan hanya berakhir ditempat sampah. Namun, tidak dengan yang satu ini, dengan platform ini, cukup membawa satu kartu nama pintar dari Tappp, kemudian ditempelkan atau di-tap ke bagian belakang handphone maka kini bertukar kontak dan informasi akan jauh lebih mudah.

“Tappp merupakan solusi tepat untuk memperluas jaringan, tanpa perlu repot menunjukan kartu nama dengan cara lama. Tinggal Tap dan Share. Lebih mudah karena menggunakan teknologi NFC dimana tak lama lagi semua handphone akan menggunakan teknologi NFC,” ungkap Alfyan.

Alfyan menambahkan, untuk share kontak atau portofolio kini  kita tak lagi terpaku pada ukuran fisik kartu nama. Dengan Tappp, semuanya seakan tak terbatas, berapa pun nomor HP, email, atau social media kita, semua bisa muat hanya dalam sebuah kartu Tappp, bahkan kita dapat menambahkan foto atau dokumen di dalamnya.

“Ini tentunya akan mempermudah misalnya buat designer yang ingin memperlihatkan portofolionya, maka tinggal Tappp atau buat yang mau menyimpan dan men-share dokumen meeting, bisa juga disimpan dan dibagikan melalui Tappp,” ungkapnya.

Dan saat ini merupakan era serba digital, tak perlu lagi mencetak kartu nama berlembar-lembar.

“Tappp hadir sebagai solusi untuk kepraktisan !, Ada data kontak berubah atau kamu berpindah kantor? Dengan Tappp semua mudah dirubah atau ditambahkan. Mengganti data kartu nama tidak pernah semudah ini sebelumnya,” ujarnya.

Kartu nama pintar ini sudah di soft launching Agustus lalu di Jakarta. Meski baru hitungan bulan kini, karya anak muda Subang ini sudah mulai banyak digunakan baik secara pribadi maupun corporate. Penggunanya sudah dari berbagai daerah di Indonesia.

Mau tau lebih lengkap? Yuk kunjungi website-nya di https://tappp.link

 

Dekopinda Subang Gelar Temu Bisnis Bersama Dekopin Pusat dan Dekopinda Bekasi

dekopinda-subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Koperasi wanita harus cerdas menangkap peluang dan momentum dalam menjalankan usahanya. Hal itu disampaikan Dina Latifah, dari Dekopin Pusat dalam acara Temu Bisnis : Badan Komunikasi Wanita DEKOPIN Pusat dan Bekasi dengan Koperasi Wanita Kabupaten Subang.

“Misalnya pada masa pandemi ini, kita memanfaatkan momentum dengan membuat dan menjual masker,” ujarnya.

Acara temu bisnis ini diikuti puluhan wanita perwakilan dari berbagai koperasi wanita di Subang. Temu bisnis ini dilanjutkan dengan kunjungan ke Koperasi Wanita Mekar Saluyu di daerah Jambelaer, Kecamatan Dawuan, Subang.

Ketua Dekopinda Subang, Daeng Makmur Thahir mengatakan, Koperasi wanita Mekar Saluyu ini merupakan koperasi wanita yang sudah berkembang dengan pengelolaan uang sekitar Rp. 15 miliar

“Kalau koperasi wanita seperti ini sangat bagus, ini harus dikembangkan, karena ini akan bagus bagi desanya,” katanya.

Dirinya mengungkapkan banyak desa di Indonesia yang maju dengan bangkitnya koperasi. Ini katanya, harus menjadi pelecut untuk koperasi di Subang untuk meningkatkan kiprahnya di desa.

 

Golok Barlen Terpanjang di Dunia Made In Tanjungsiang Kini Mejeng di Museum Subang

IMG-20211110-WA0068.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat menghadiri kegiatan Serah Terima Golok Terpanjang di Dunia ‘Golok Barlen sekaligus meninjau Museum Subang di Wisma Karya, Rabu 10 November 2021.

Dalam Sambutannya Kepala Bidang Kebudayaan yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subang Kadar Hendarsyah, S.Pd., M.Hum. menyampaikan Golok Barlen merupakan salah satu 10 Pemajuan kebudayaan teknologi tradisional, yang juga menambah koleksi UPTD Museum Subang yang berjumlah sekitar 230 koleksi.

Kadar juga menyampaikan dengan diserahkannya Golok Barlen, Kini Museum Subang mempunyai 3 koleksi besar, yaitu bagian tulang Stegodon, Bejana Perunggu, dan Golok Barlen terpanjang di Indonesia bahkan di dunia dengan panjang 13 meter.

Ketua Komunitas Golok Barlen Taufiq Hidayat menjelaskan Golok Barlen dibuat secara gotong royong oleh masyarakat Tanjungsiang, dirinya berharap generasi muda meneruskan semangat dalam perjuangan membangun dan melestarikan kebudayaan Subang.

Kang Jimat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih pada pengrajin yang telah membuat Golok Barlen. Kang Jimat menyampaikan terlebih hari ini adalah Hari Pahlawan dan golok adalah salah satu senjata yang digunakan dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Kang Jimat berharap dengan adanya Golok Barlen di Museum Subang, masyarakat dalat melihat dan mempelajarai perjuangan orang Subang di masa lalu.

Kegiatan ditutup dengan atraksi silat golok oleh Karin Lim Kepala Museum Pusaka Indonesia Tangerang.

Turut hadir Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala UPTD Museum Kabupaten Subang, Konsultan Museum, dan Tokoh Adat & Tokoh Masyarakat Kabupaten Subang.

Recent Posts