Beranda blog Halaman 1689

Petani Kabupaten Bandung Perlu Kartu Tani Untuk Akses Pupuk Bersubsidi

fa4a2a86d32f8d38741d93de23dd31ac.jpg

KBRN, Bandung : Anggota DPRD Jabar Ahmad Hidayat mengemukakan, masyarakat Jawa Barat yang bertani berjumlah 1,2 juta petani. Namun, baru 488 ribu petani yang terdaftar dan sebagian mendapatkan kartu tani.

Petani di kabupaten Bandung banyak yang memberikan aspirasinya terkait dengan kartu tani yang bisa memberikan akses untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah. sehingga para petani meminta untuk dibantu, selain itu, masalah kerusakan lahan dan pembangunan infrastruktur jalan. 

Hal tersebut dibahas dalam reses I Tahun Sidang 2021-2022 di Gedung DOM komplek Baranang Siang Indah , Desa Gunung Leutik , Ciparay, Kabupaten Bandung, Kamis (2/12/2021).

“Pertama, karena banyak masyarakat kabupaten bandung mayoritas sebagai petani maka banyak keluhan untuk dapat kartu tani, padahal kartu tani itu diperlukan untuk mengakses pupuk bersubsidi , jadi dari 1,2 juta petani di jawa barat baru 488 ribu petani yang sudah terdaftar,” kata Ahmad Hidayat melalui keterangan tertulisnya, Jumat (3/12/2021).

“Maka saya kebetulan di komisi II khusus bidang pertanian targetnya bisa ada pemerataan untuk dapat kartu tani, lalu ada juga aspirasi terkait dengan kerusakan lahan , pembangunan infrastruktur jalan ” imbuhnya.

Ahmad Hidayat juga menambahkan, nantinya aspirasi masyarakat akan dilaporkan dalam rapat paripurna dan akan kita perjuangkan juga dalam badan anggaran semoga bisa masuk secepat-cepatnya dalam APBD Perubahan tahun 2022 mendatang. 

” setelah reses ini kita diwajibkan mengumpulkan laporan reses untuk disampaikan di rapat paripurna DPRD Jabar, kebetulan saya juga di badan anggaran sehingga diharapkan apa yang telah disampaikan masyarakat bisa kita perjuangkan dan masuk secepat-cepatnya di APBD Perubahan tahun 2022 ” Tutup Ahmad Hidayat.

Jelang Pilkades, Para Cakades Deklarasi Damai di Mapolres Subang

deklarasi-damai-pilkades.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Deklarasi damai dalam rangka pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak digelar di Polres Subang, Kamis, (2/11/2021).

Deklarasi damai ini sendiri dihadiri oleh perwakilan bakal calon kepala desa dari 58 desa di 20 kecamatan se- Kabupaten Subang yang akan mengadakan Pilkades serentak. Pilkades serentak ini sendiri akan diikuti oleh 200 orang calon kepala desa dan dilaksanakan pada 19 Desember 2021 mendatang.

Dalam sambutannya Kapolres Subang AKBP Sumarni menyampaikan bahwa Ketertiban dan keamanan dalam perencanaan dan pelaksanaan pilkades serentak tidak akan terlaksana jika tidak adanya Komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas. Kapolres juga mengajak untuk selalu berkompetisi secara positif, berikan yang terbaik, dan tidak saling menjatuhkan. “Polres Subang siap mengamankan dan mengawal Pilkades serentak”. Ujar Kapolres Subang.

Sementara itu, Dandim 0605 Subang Letkol (Czi) Irsad Wilyarto menyampaikan bahwa pemimpin harus bisa menjadi Orang tua, guru dan tauladan bagi masyarakat. Dirinya berharap bahwa para calon kades mampu mengajak masyarakat dan pendukungnya untuk menjaga kondusifitas. Dandim juga mengatakan, Pilkades adalah salah satu bentuk demokrasi di NKRI dan harus memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memajukan daerahnya masing-masing.

“Jadilah pemimpin yang sejati, pemimpin yang menggunakan hati” Ujar Dandim.

Kang Jimat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada para panitia yang telah mengupayakan kegiatan deklarasi damai pilakdes serentak yang demokratis, aman dan damai. Kang Jimat juga mengajak untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan pilkades dengan membangun komitmen diantara seluruh peserta.

Kang Jimat menyampaikan bahwa dengan adanya kesatuan tekad yang kuat serta kesepakatan bersama, menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan jiwa sportivitas seluruh peserta pilkades.

“Keberhasilan pilkades sangat ditentukan kerjasama dan koordinasi semua pihak.” Ucapnya.

Kang Jimat juga mengajak kepada semua pihak, untuk melaksanakan pilkades sesuai dengan aturan yang berlaku dan laksanakan dengan aman, nyaman dan damai. “Deklarasi damai Jangan hanya seremonial saja, jalankan secara profesional” pungkas Kang Jimat.

Pada kesempatan tersebut dibacakan Deklarasi Damai oleh salah satu calon kepala desa Ali Warsa dan diikuti oleh seluruh Bakal Calon Kepala Desa. Selain itu Kang Jimat dan jajaran Forkopimda serta para bakal calon kepala desa yang hadir menandatangani deklarasi damai sebagai bukti bahwa pilkades serentak yang akan dilaksanakan akan berjalan kondusif, aman, nyaman dan damai.

Turut hadir pada acara tersebut Jajaran Forkopimda atau yang diwakili, Kasatpoldam, Kadispemdes, Forkopimcam serta para perwakilan calon kepala desa baik secara langsung maupun secara virtual.

Sudah Diikuti Sebelumnya, Tersangka Penyelundupan Narkotika Ditangkap

a787eb2c8497ae285cef859d38b761cb.jpg

KBRN, Jakarta: Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Polisi Zahwani Pandra Arsyad mengatakan penangkapan kedua tersangka kurir narkoba tersebut sudah diikuti dari sebelumnya. 

Dalam hal ini Subdit I Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Lampung berhasil menangkap dua orang dengan inisial PH (21) dan DI (27) yang akan ada pengiriman ganja dari Aceh ke Jawa Barat melalui jalur darat. 

“Awalnya kita tidak mengetahui isinya, namun kita lakukan control delivery dan kita ikuti paket itu dan akan berakhir dimana, akhirnya diketahui bahwa si penjemput paket tersebut ya dua orang ini pelakunya,” tutur Zahwani melalui wawancara Pro3, Jumat (3/12/2021).

Ia mengatakan bahwa kedua pelaku merupakan kurir yang membawa sebanyak 5 paket. Penangkapan diawali pada 25 Desember 2021 sekitar pukul 08:00 WIB.   

“Dan kita sudah lakukan pengamatan, dan ini sudah menjadi teknik control delivery yang telah berhasil ini yaitu perlintasan perdagangan narkotika antar provinsi, jadi diperkirakan ini dari Aceh melintas di beberapa wilayah Sumetera  sampai ke Lampung yang akhirnya baru sampai ke kota Bandung.” jelasnya. 

Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini tidak akan terputus dari dua tersangka ini saja, tetapi Subdit I Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Lampung akan mengembangkan dimana saja kantong-kantong yang disinggahi dan menjadikan sindikat-sindikat tertentu. 

“Dan ini diperlukan satu proses secara konpresif dan tidak lepas dari peran dan informasi dari masyarakat, bahkan ini pun didapat informasi dari masyarakat yang membantu,” tutupnya. 

Saat ini, keduanya sudah ditahan di sel tahanan Mapolda Lampung, dengan barang bukti lima paket besar daun ganja dengan total bruto 4,5 Kg, dua Ponsel, dua dompet, dan satu unit sepeda motor.

KJSS Jalin Kemitraan Dengan Disdagkoperin Kota Cimahi Bina Puluhan UMKM

88c3072167832a3c6abf9180da270d54.jpg

KBRN, Subang : Koperasi Produsen Jatman Subang Sejahtera (KPJSS), menghadiri undangan dari Plt. Walikota Cimahi, Letkol. Inf. Purn. Ngatiyana, di acara Cimahi Entrepreneur Collaboration 2021 yang digelar di Cimahi Technopark, pada Kamis, (2/11/2021) kemarin. 

Pada acara tersebut, KPJSS yang diwakili oleh Ketua Koperasi, Uung Mashuri, serta Wakil Ketua Koperasi, Dihkan Faza Darmawan, dan Bendahara Koperasi, Mas Gilang Kusumah Adi Pratama, menerima Plakat Kemitraan dari Plt. Walikota Cimahi, sebagai wujud terimakasih Pemerintah Kota Cimahi atas inisiasi Kerjasama yang dijalin oleh KPJSS dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, dalam upaya pengembangan dan pendistribusian produk-produk unggulan UMKM Kota Cimahi. Turut hadir bersama KPJSS, Rakeyan Nuswajati Galuh Pakuan, Bezie Galih Manggala, selaku salah satu inisator dari program kemitraan tersebut. 

“Program kemitraan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan pembinaan Akselerasi Plus UMKM Kota Cimahi, yang telah diselenggarakan oleh Disdagkoperin Kota Cimahi, pada Bulan Oktober sampai dengan November 2021, bersama dengan tim Akselerator yang kami bentuk.” Tutur pria yang akrab dipanggil Kang Bezie ini kepada RRI di Subang, Jumat (3/11/2021). 

Bezie mengungkapkan, dalam kerjasama ini, KJSS bersama Disdagkoperin Kota Cimahi, yang diwakili oleh Kabid Koperasi dan UMKM Kota Cimahi Rina Mulyani, dan Kasi UMKM Disdagkoperin Kota Cinahi Amin membina 22 UMKM.

“Setelah 22 UMKM terpilih, kami bina selama satu setengah bulan, Disdagkoperin Kota Cimahi melalui Kabid Koperasi dan UMKM, Bu Rina Mulyani, dan Kasi UMKM, Pak Amin menggandeng kami, untuk menginisiasi Program Kemitraan ini. Agar dapat mempertemukan UMKM binaan, dengan mitra pasar,” lanjutnya. 

Saat ditemui pada acara tersebut, para peserta program kemitraan mengungkapkan rasa terimakasih, atas upaya pembinaan yang selama ini dilakukan oleh Pemkot Cimahi.

 “Program Akselerasi dan Kemitraan tahun ini sangat berbeda, kami merasakan peningkatan kapasitas yang sangat terasa dengan materi-materi pembinaan yang memang sangat diperlukan oleh UMKM. Dipertemukan dengan mitra Pasar adalah solusi yang paling kami butuhkan sebagai UMKM.” Tutur Lies, pemilik dari ZuppaZip yang merupakan salah satu peserta dari program tersebut. 

Sementara itu Ketua Koperasi Jatman Subang Sejahtera Uung Mashuri mengapresiasi kerjasama ini, sehingga  kedua belah pihak sama-sama diuntungkan.

“Koperasi Jatman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Disdagkoperin Kota Cimahi untuk Program Kemitraan ini. Kami juga siap terus mendukung penyelenggaraan kegiatan Pembinaan dan Program Kemitraan serupa untuk memajukan UMKM di seluruh Jawa Barat,” singkat Uung.

Pilkades Serentak 2021 Subang Diharapkan Berjalan Sukses

b8fed008f047910e1858f2cd6c349105.jpg

KBRN, Subang : Bupati Subang Ruhimat berharap, Pilkades Serentak 19 Desember 2021 berjalan aman, lancar dan kondusif, serta damai.

Bupati juga yakin, bahwa seluruh Calon Kepala Desa (Cakades), yang bersaing di 58 Desa, sama-sama memiliki kepentingan untuk mensukseskan Pilkades Serentak tersebut.

“Kita sungguh-sungguh mengharapkan Kabupaten Subang ini, dalam rangka Pilkades Serentak. Mudah-mudahan bisa terwujud keamanan, kenyamanan dan kedamaian  tentunya. Biasanya sesama lawan calon ya, dan saya yakin mudah-mudahan ini betul-betul mereka sudah menjiwai, betapa pentingnya menjaga keamanan khususnya di wilayah desanya masing-masing,” ujar Ruhimat kepada RRI di Subang, Jumat (3/11/2021).

Ruhimat juga mengapresiasi, seluruh jajaran Forkopimda, khisusnya Kapolres dan Dandim yang sudah menginisiasi deklarasi damai bagi seluruh Cakades, yang bersaing di Pilkades Serentak.

“Saya sangat mengapresiasi, langkah yang sudah diambil Kapolres dan Dandim, untuk menggelar deklarasi damai, yang kemarin baru saja di gelar di Mapolres, dan sebagian mengikutinya secara virtual,” tegasnya.

Begitupun bagi Panitia pelaksana, dan pengawas Pilkades Serentak lanjut Ruhimat, harus menjalankan semua ketentuan tahapan pilkades serentak, sesuai SOP-nya. 

“Saya juga titip kepada panitia dan pengawas pilkades, untuk netral, dan menjalankan tahapan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” pungkas Bupati.

Harta Kekayaannya Naik, Komisioner KPK Merespons

31b4ac8cbca6d296bf3f0d4dc3499bfc.jpg

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyampaikan respons dan memberi penjelasan seputar kenaikan kekayaannya setelah menjabat sebagai Komisioner KPK. 

Berdasarkan catatan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan pada Desember 2020, kekayaan Ghufron tercatat mencapai Rp13,48 miliar. Pada laporan tahun sebelumnya yakni saat baru menjabat sebagai wakil ketua KPK, kekayaan Ghufron hanya Rp9,23 miliar.

Sebelum menjabat sebagai komisioner KPK, Ghufron merupakan Dekan di Universitas Jember. Total kekayaan Ghufron saat akhir menjabat sebagai Dekan di Universitas Jember hanya Rp6,74 miliar berdasarkan catatan LHKPN yang dilaporkannya pada Desember 2018.

Ghufron menjelaskan bahwa dirinya memberi beberapa tanah dan bangunan dalam beberapa tahun terakhir ini. Pembelian itu yang membuat kekayaannya meningkat.

“Perlu saya jelaskan aset saya kebanyakan properti tanah dan bangunan yang saya beli dari lelang negara,” kata Ghufron melalui keterangan tertulis, Jumat, (3/12/2021).

Ghufron mengatakan dirinya membeli tanah dan bangunan yang biasanya sudah dilelang sebanyak tiga kali. Biasanya, tanah dan bangunan yang sudah dilelang tiga kali itu lebih murah.

“Selanjutnya saya renovasi dan saya jadikan rumah atau kostan, kadang saya jual kembali setelah renovasi atau kadang saya renovasi untuk usaha kostan,” jelas Ghufron.

Ghufron membenarkan kebiasaan membeli tanah dan bangunan itu membuat kekayaannya meningkat tiap tahun. Namun, semua aset yang dimilikinya sudah dilaporkan ke LHKPN.

“Saya di Jember memiliki tiga lokasi kostan yang kamarnya total sekitar 70 kamar, masa covid-19 ini income-nya relatif turun, tetapi dalam pelaporan LHKPN saya laporkan bukan saja sebagai harga pasar rumah namun saya laporkan sebagai rumah kostan yang nilainya bisa menjadi dua kali lipat dari harga belinya,” jelas Ghufron.

Hal itulah yang membuat kekayaan Ghufron meroket dalam beberapa tahun terakhir. Meski telah dikritik, Ghufron mengaku tidak marah. Dia justru senang dengan kritik kekayaannya itu.

“Saya sampaikan terimakasih atas perhatiannya dan saya berbangga atas pengawasan dan kontrol publik terdahap aparat negara semoga bermanfaat untuk menjaga integritas penyelenggara negara,” ucap Ghufron. (imr)

Bupati Ruhimat Khawatirkan Alih Fungsi Lahan PTPN Menjadi Wisata dan Galian C Tak Berizin

7831a255-cd09-43f3-8632-7e0d432b5514.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan Kepala DPMPTSP Jawa Barat sekaligus meminta arahan dan saran terkait perizinan di Kabupaten Subang, di Ruang Rapat Segitiga, Kamis (2/12/2021).

Pada pertemuan tersebut Kang Jimat memaparkan mengenai Kabupaten Subang dan potensinya. Kang Jimat menyampaikan dengan besarnya potensi yang dimiliki Subang, mulai dari gunung hingga pantai, tentu banyak peluang usaha yang tercipta dan memerlukan perizinan. Kang Jimat berharap dengan potensi yang ada, Subang memiliki ikon di mana di daerah utara dapat terfokus pada usaha tambak dan pelabuhan, di Subang bagian tengah fokus pada industri dan manufaktur, sedangkan Subang bagian selatan fokus pada pariwisata.

Namun dalam hal itu, terjadi beberapa permasalahan, salah satunya adalah terkait pariwasata yang kepemilikannya diakui sebagai aset BUMN. Kang Jimat menyampaikan bahwa area pariwisata di Subang Selatan, merupakan lahan eks HGU yang telah habis masa gunanya sejak tahun 2002, namun diizinkan secara sepihak oleh PTPN yang bekerjasama dengan pihak swasta. Kang Jimat merasa khawatir akibat adanya pariwisata di selatan yang tidak sesuai regulasi dan merusak alam, padahal tempat tersebut adalah area serapan air.

Kang Jimat juga menyampaikan terkait galian C yang kebanyakan tidak memiliki izin. Kang Jimat mengatakan bahwa dengan banyaknya galian C yang tidak berizin tersebut, membuat pemerintah tidak bisa menarik dana retribusi, namun dampaknya sangat besar, salah satunya mengakibatkan jalanan rusak. Kang Jimat mengatakan efek domino dari permasalahan tersebut, akan terus berlanjut apabila permasalahan ini tidak diselesaikan.

Untuk itu, Kang Jimat meminta saran atas keinginannya tentang sharing saham dengan perusahaan untuk dapat memperbaiki berbagai insfrastruktur salah satunya jalan. Kang Jimat juga meminta saran kepada kepala Kepala DPMPTSP Jawa Barat dalam rencana mengeluarkan Perbup terkait perusahaan yang membangun di lahan eks HGU.

Kepala DPMPTSP Subang Drs. Rahmat Fatharrahman, M.Si mengatakan bahwa dirinya akan mendukung dan konsisten terkait arahan bupati untuk tidak mengeluarkan izin kepada pihak manapun yang ingin menggunakan lahan eks HGU sebelum regulasinya jelas. terkait Galian C, dirinya menyampaikan bahwa saat ini galian ilegal tersebut tengah diawasi oleh divisi khusus dari pusat. Divisi khusus tersebut akan menutup galian tersebut jika berpotensi merusak lingkungan.

Kepala DPMPTSP Jawa Barat Noneng Komara Nengsih, S.E., M.AP menyampaikan bahwa permasalahan tersebut akan menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi dirinya dan tim. Selain itu, dirinya juga akan mengundang PTPN untuk dapat berdiskusi terkait permasalahan yang terjadi di Subang.

Polsek Cisalak Ikuti Deklarasi Damai Pilkades via Zoom Meeting

IMG-20211202-WA0028.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Polsek Cisalak dan Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang mengikuti zoom meeting deklarasi damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 gelombang ke satu yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang, Kamis (2/12/2021).

Menurut Kapolsek Cisalak Ipda Ikin Sodikin mengatakan, bahwa giat zoom meeting deklarasi damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ke satu Kabupaten Subang tahun 2021 yang dilaksanakan di ruangan zoom meeting Kec Cisalak atas arahan dan petunjuk Kapolres Subang AKBP SUMARNI, SIK,SH ,MH.

“Untuk pencalonan agar tidak melakukan black champaign, politik uang, menaati prokes 5M dan menciptakan kondusifitas kepada seluruh masyarakat dalam pelaksanaan Pilkades. Pada Panitia dan Panwas Laksanakan kegiatan dengan memahami dan mempedomani SOP sesuai aturan dan per Undang-undang yang berlaku secara Profesional dan Porposional, Seluruh Panitia wajib menjunjung tinggi transparansi dan Netralitas di dalam menjalankan tugas,” katanya.

Kemudian seluruh Panwas agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi kesalahan dan penyalahgunaan wewenang di dalam Pelaksanaan Pilkades.

Seluruh masyarakat agar dapat menjaga kondusifitas dan keamanan sehingga tercipta nya Pilkades yang LUBER (Langsung Umum Bebas Rahasia) dalam menentukan Pemimpin desa sesuai dengan harapan untuk kemajuan serta Kesejahteraan desanya di masa yang akan datang.” Kata Iptu Ikin Sodikin.

Sementara itu Camat Cisalak Eza Zhaeton Thowi menambahkan,bahwa Untuk Para Calon kepala desa untuk bersaing secara sehat dan sportif jangan sampai menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Dalam pelaksanaan tahapan Pilkades agar terbentuk situasi kondusif , saya mohon kepada Penyelenggara dan para Calon untuk bersama- sama menciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif sehingga Pilkades Serentak di kecamatan Cisalak berjalan tertib, aman dan lancar sampai ketahapan akhir,” tutupnya.

Dalam kegiatanntersebut Pejabat yang hadir,Camat Cisalak Eza Zhaiton Thowi Anshori,Ap,. M.Si,Kapolsek Cisalak Iptu Ikin Sodikin, S.H, Danramil 05/05 Tjs Ketua Panitia Pilkades Desa Sukakerti, Desa Cupunagara dan Desa Pakuhaji, Ketua BPD Desa Sukakerti, Desa Cupunagara dan Desa Pakuhaji, Ketua Panitia Pilkades Desa Sukakerti, Desa Cupunagara dan Desa Pakuhaji. Kemudian 5 orang Calon Kepala Desa Sukakerti, 2 orang calon kepala Desa Cupunagara, dan 3 Orang Calon Kepala Desa Pakuhaji.

Tak Kasat Mata tapi Bahaya yang Mengancam Nyata

31b8dd1de866d1f00fb51c4277ff20c5.jpeg

Plastik merupakan polimer yang akrab ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Pada akhirnya, sebagian besar akan menjadi sampah dan berakhir di laut. “Rasio jumlah plastik terhadap ikan di laut pada 2025 adalah 1:3. Akan tetapi, pada 2050 diperkirakan jumlah sampah lebih banyak dibandingkan jumlah ikan di laut. Hal ini dapat diperparah dengan tindakan overfishing,” ungkap peneliti dari Pusat Riset Geoteknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dr.rer.nat. Dwi Amanda Utami.

keberadaan sampah plastik di laut ini dapat membunuh berbagai biota, merusak ekosistem, bahkan membahayakan kegiatan navigasi perkapalan apabila sampah-sampah tersebut tersangkut di baling-baling .Selain itu, ada juga serat mikroplastik yang merupakan serat sintetis seperti polyester atau nylon dan umum digunakan sebagai pakaian, furnitur, senar pancing, dan jaring ikan. “Faktanya, ketika kita mencuci 6 kg baju dari serat sintetis, secara tidak langsung kita telah membuang sekitar 700.000 serat mikroplastik ke saluran air dan akan berakhir di laut,” paparnya seperti dilansir dari laman itb.co.id, Kamis (2/12/21).

Keberadaan mikroplastik di dalam perut ikan dan sumber air tawar dapat menjadi jalan masuk ke tubuh manusia. Mikroplastik mengandung berbagai zat aditif yang berbahaya bagi kesehatan. “Plastik dapat menyerap bahan kimia berbahaya yang terlarut dalam air dan semakin kecil ukuran partikel plastik, ia akan semakin efisien dalam mengakumulasi toksin,” kata Amanda.

Potensi bahaya mikroplastik lainnya pada kesehatan manusia adalah memicu pertumbuhan tumor, penghambat sistem imun, dan mengganggu sistem reproduksi. Saat ini, keberadaan mikroplastik belum berada di tingkat yang mengancam. Namun, seiring berjalannya waktu jumlahnya akan meningkat dan bahanya akan semakin nyata.

Jika tertelan oleh mamalia laut karena menyerupai mangsa alaminya, mikroplastik dapat mengakibatkan rusaknya organ pencernaan karena sulit atau tidak bisa dicerna, mengurangi cadangan energi pada tubuh, dapat mengganggu sistem reproduksi, dan yang paling fatal dapat menyebabkan kematian.

Amanda juga menerangkan tentang nanoplastik. Plastik yang memiliki ukuran sangat kecil, 1 nm – 1 ?m, seukuran dengan DNA dan virus. Karena ukurannya yang lebih kecil dari mikroplastik, ia sangat sulit diamati dan dapat dengan mudah masuk ke jaringan tubuh.

Sampah plastik tidak hanya mengancam kesehatan manusia, tetapi juga memengaruhi perubahan iklim dunia. United Nations kini menyatakan deklarasi perang terhadap sampah plastik. Berbagai negara, termasuk Indonesia juga mulai melakukan komitmen yang sama. “Langkah sederhana yang dapat kita lakukan adalah mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai dan melakukan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle),” pesan Amanda.

Subang Akan Menjadi Tuan Rumah Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat Nasional

wabup-subang-2.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri sekaligus membuka kegiatan invitasi olahraga tradisional tingkat Sekolah Dasar antar Kecamatan se-Kabupaten Subang tahun 2021 di Lapang Bintang Subang, Kamis (2/12/21). Kegiatan ini sekaligus persiapan dimana tahun 2022 direncanakan Subang akan menjadi tuan rumah invitasi olahraga tradisional tingkat Nasional.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Subang Tatang Supriyatna dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan invitasi olahraga tradisional dilaksanakan selama 2 hari dilapang Bintang Subang dengan peserta dari anak-anak SD perwakilan tiap kecamatan sebanyak 30 orang.

Tujuan dari kegiatan invitasi olahraga tradisional tingkat Sekolah Dasar antar Kecamatan se-Kabupaten Subang tahun 2021 untuk mewujudkan kesehatan dan kebugaran anak didik tingkat Sekolah Dasar di masa pandemi.

Sasaran kedepannya untuk menyiapkan para juara untuk dikirim ke tingkat provinsi bahkan tingkat nasional.

Cabang lomba pada invitasi olahraga tradisional tersebut yaitu lomba egrang, sumpitan, tarumpah panjang, hadang dan dagoangan.

Kang Akur mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berupaya agar kegiatan yang terlaksana dengan baik dengan harapan dengan adanya kegiatan tersebut dapat menumbuhkan bibit-bibit atlet olahraga tradisional yang berprestasi dan juga melestarikan olahraga tradisional sebagai peninggalan budaya bangsa Indonesia.

Event lomba invitasi olahraga tradisional sebagai upaya melestarikan budaya olahraga tradisional yang merupakan permainan asli rakyat adalah aset budaya bangsa yang memiliki semangat kebersamaan dan unsur olah fisik tradisional sehingga keberadaannya perlu dilestarikan agar keberlangsungannya tetap terjaga.

Mengingat perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat para generasi bangsa khususnya para pelajar kurang mengenal bahkan tidak tahu adanya olahraga tradisional. Padahal tidak kalah menariknya dengan permainan yang ada di handphone ataupun perangkat digital lainnya.

Kegiatan olahraga tradisional banyak sekali mengandung nilai-nilai pendidikan, memberikan rasa senang gembira dan ceria pada anak serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

Kang Akur bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) yang salah satu membidangi olahraga tradisional akan terus menggelorakan olahraga tradisional ke seluruh masyarakat Subang supaya tetap lestari dan kegiatan even ini akan terus dilaksanakan setiap tahun bahkan bukan hanya untuk tingkat SD saja akan tetapi akan di tingkat SMP, SMA bahkan masyarakat umum.

Kang Akur membuka kegiatan tersebut ditandai dengan mencoba salah satu cabang yang dilombakan yaitu olahraga tradisional sumpitan didampingi oleh Kadisparpora Subang Tatang Supriyatna dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara.

Recent Posts