Beranda blog Halaman 1411

Mengenal Tradisi Tolak Bala di Bandung Barat, Apakah jika Dilewati Bisa Kesurupan?

Mengenal-Tradisi-Tolak-Bala-di-Bandung-Barat.jpg

Tradisi tolak bala yang hampir semua suku miliki, merupakan salah satu kebudayaan masyarakat Indonesia. Bahkan beberapa masyarakat meyakini, tradisi yang terbilang mistis ini bisa membuang atau mengusir sial.

Seperti kita ketahui, bahwa Indonesia memiliki beragam ritual. Salah satunya yang masyarakat Kampung Puncaksari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat lakukan.

Masyarakat adat setempat mempunyai keyakinan tentang ritual atau tradisi bernama Muka Tutungkusan Tumpeng ini, memiliki beberapa filosofi atau simbolis dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan Tradisi Tolak Bala Muka Tutungkusan Tumpeng di Bandung Barat

Masyarakat Kampung Puncaksari meyakini, bahwa tradisi tersebut bisa menjaga tatanan bumi. Selain itu, warga juga percaya bahwa dengan mempertahankan budaya maka bisa mengusir atau tolak bala dari gangguan makhluk halus.

Lantas bagaimana pelaksanaan ritual tolak bala Muka Tutungkusan Tumpeng, yang berlangsung di Kampung Puncaksari?

Akun media sosial Instagram bernama @indozone.id membagikan momen berlangsungnya tradisi tolak bala tersebut. Akun tersebut mengunggah videonya pada Minggu (23/10/2022).

Baca Juga: Tradisi Nyangku di Panjalu Ciamis, Warga Berebut Air ‘Berkah’ Usai Pencucian Benda Pusaka

Dalam tayangan tersebut, memperlihatkan sekelompok masyarakat yang mengenakan pakaian adat sunda. Terlihat, mereka membawa makanan hasil bumi, seperti beras, buah-buahan, dan sayuran yang bersumber dari hasil panen.

Muka Tutungkusan sendiri berarti membuka sesuatu yang dibungkus. Dalam tradisi ini, terdapat nasi tumpeng dan dan makanan hasil bumi lainnya.

Kemudian sajian tersebut warga serahkan kepada pupuhu atau tamu undangan yang turut hadir dalam ritual. Setelah itu, acara selanjutnya adalah joget bersama sebagai simbolis kebahagiaan.

Ketua Padepokan Budi-daya, Jaka Sukarsa mengatakan, bahwa tradisi tolak bala Muka Tutungkusan adalah sebagai rasa bersyukur atas rejeki yang berlimpah.

Baca Juga: Tradisi Jamasan di Ciamis, Ajang Edukasi Masyarakat untuk Lestarikan Budaya

Selain itu, terdapat filosofi yang mesti diterapkan di kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga alam, melestarikan budaya, dan tolak bala.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, jika hal itu tidak mereka lakukan, maka bencana akan menimpa desa tempat mereka tinggal. Dan bahkan kerap kali terjadi kesurupan yang menimpa warga.

“Kita melaksanakan tradisi tolak bala ini secara sederhana. Tujuannya hanya untuk bersyukur atas rezeki yang diberi. Selain itu juga untuk menjauhkan hal-hal negatif. Karena di daerah ini masih kental suasana mistis atau magisnya,” katanya. (Revi/R5/HR-Online/Editor-Adi)

AWS Intip Peluang Bisnis di Indonesia

AWS-Intip-Peluang-Bisnis-di-Indonesia.png

review1st.com – Amazon Web Services, Inc. (AWS), unit usaha Amazon.com, hari ini membagikan temuan dalam sebuah laporan riset terbaru yang menunjukkan bahwa organisasi bisnis di Indonesia yang mampu memanfaatkan kekuatan data, dapat meningkatkan pendapatan bisnis tahunan mereka sebesar rata-rata 13,8%.

Bagi organisasi berskala besar, angka ini setara dengan penambahan pendapatan tahunan sebanyak Rp 650 miliar.

Laporan Demystifying Data 2022 yang diprakarsai oleh AWS dan disusun oleh Deloitte Access Economics, dibuat berdasarkan survei terhadap 523 pejabat senior pengambil keputusan di berbagai organisasi bisnis di Indonesia.

Dalam survei tersebut, diukur kematangan data organisasi responden – yaitu, sejauh mana sebuah organisasi menggunakan data yang mereka hasilkan – menggunakan skala lima angka yang berkisar dari Dasar dan Pemula (Basic and Beginner – strategi data terbatas atau bahkan tidak ada, tidak ada upaya efektif untuk menangkap atau menganalisis data), ke Menengah (Intermediate – strategi data yang berkembang, data dianalisis berdasarkan kebutuhan saja), hingga Tingkat Lanjut dan Penguasaan (Advanced dan Mastery – strategi data yang mencakup seluruh organisasi, dengan tingginya frekuensi pelibatan analitik dalam proses pengambilan keputusan).

Lebih dari separuh (57%) organisasi yang disurvei di Indonesia berkisah bahwa menangkap dan menganalisis data secara efektif dapat menghasilkan peningkatan penjualan dan pendapatan, peningkatan produktivitas (56%), dan memungkinkan inovasi (54%).

Namun, laporan tersebut menemukan bahwa meskipun kian banyak hal yang dapat dilakukan dengan kekuatan data di dunia yang semakin digital ini, ternyata 88% organisasi di Indonesia masih dalam tahap kematangan data Dasar dan Pemula.

Organisasi responden di sektor informasi, media, dan telekomunikasi menempati peringkat tertinggi dalam skala kematangan data, di mana 69% dari organisasi-organisasi ini berada pada level Tingkat Lanjut atau Penguasaan, diikuti oleh organisasi di sektor keuangan dan asuransi (50%), dan perdagangan grosir (50%).

Sebaliknya, organisasi di sektor pendidikan dan pelatihan serta konstruksi memiliki tingkat kematangan data terendah, dengan hanya kurang dari 30% organisasi yang disurvei di sektor industri ini meraih tingkat kematangan data Tingkat Lanjut atau Penguasaan.

Meski jelas terdapat manfaat dari upaya peningkatan kematangan data, banyak organisasi di Indonesia yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam melakukan hal ini.

Hambatan utama yang paling banyak dicetuskan organisasi dalam survei tersebut adalah dalam penggunaan data dan alat-alat serta teknologi analitik (46%), diikuti oleh kurangnya pendanaan (30%).

Kenyataan ini diperburuk dengan adanya pandemi COVID-19, di mana 52% dari pelaku bisnis mengakui bahwa sejak terjadinya pandemi, prioritas utama mereka adalah bagaimana caranya bertahan, dan ini berujung pada berkurangnya sumber daya yang tersedia untuk data dan analitik.

Selain itu, 44% dari organisasi-organisasi ini menyebutkan keamanan dan risiko data sebagai hambatan lain, yang dapat menimbulkan biaya dalam jumlah cukup besar.  

“Seiring dengan meningkatnya investasi organisasi-organisasi ini untuk transformasi digital, tercipta peluang untuk perluasan penggunaan data demi meningkatkan produktivitas, menghasilkan imbal hasil finansial bagi bisnis mereka, serta dampak positif pada ekonomi.

“Meski begitu, berdasarkan riset ini, hanya 5% dari organisasi di Indonesia yang telah melakukan investasi untuk teknologi, talenta dan proses yang dibutuhkan dalam upaya memaksimalkan potensi data yang mereka miliki secara penuh,” papar Rio Ricardo, Direktur Artificial Intelligence & Data, SEA, Deloitte.

“Berinvestasi untuk solusi cloud akan membantu bisnis mempercepat tingkat kematangan data mereka dan memperoleh wawasan berbasis data.

“Faktanya, bisnis yang sudah menggunakan cloud memiliki peluang 60% lebih besar untuk mengalami peningkatan produktivitas sebagai manfaat penggunaan data dan analitik, dibandingkan dengan bisnis yang belum mengadopsi cloud.

“Untuk dapat secara efektif mengubah data menjadi keuntungan bisnis, organisasi harus memiliki peta jalan yang jelas dan praktis sebagai panduan dalam meningkatkan kematangan data, berinvestasi untuk menarik dan mempertahankan talenta, serta memanfaatkan teknologi yang tepat untuk menuai manfaat penuh.”

AWS meluncurkan AWS Data Lab di ASEAN untuk membantu organisasi mengakselerasi kematangan data

Selama satu tahun ke depan, jumlah pekerja Indonesia yang membutuhkan pelatihan keterampilan digital untuk mendukung pekerjaan mereka diproyeksikan meningkat sebanyak 17,2 juta orang, mewakili 13% dari jumlah angkatan kerja Indonesia.

Namun, hampir separuh organisasi di Indonesia (44%) mengeluhkan kurangnya akses ke sumber daya terampil, yang mereka anggap sebagai hambatan dalam mengembangkan kemampuan data dan analitik mereka.

Menurut laporan tersebut, 37% dari organisasi yang disurvei lebih memilih untuk meningkatkan keterampilan karyawan mereka saat ini dan mengembangkan kemampuan data dan analitik mereka, sementara 29% lain memilih mengakuisisi keterampilan dengan merekrut talenta baru.

Kini fokus AWS adalah untuk meruntuhkan berbagai perintang tersebut, dan membantu organisasi dalam menjembatani kesenjangan kematangan data serta meningkatkan keterampilan karyawan mereka dalam hal analitik data.

Guna membantu lebih banyak organisasi mengakselerasi peningkatan kematangan data mereka, AWS hari ini mengumumkan peluncuran AWS Data Lab di ASEAN.

AWS Data Lab adalah program gratis yang mempertemukan pelanggan dengan pakar data AWS untuk memecahkan tantangan data yang kompleks dengan cara yang nyata, menggunakan solusi AWS.

Dalam skema kerja sama ini, Arsitek Solusi dari AWS Data Lab dan pakar layanan AWS akan mendampingi pelanggan dengan memberikan panduan, berbagi praktik terbaik, dan menghilangkan hambatan teknis.

Sebagai hasilnya, pelanggan akan mendapatkan sebuah purwarupa yang sesuai dengan kebutuhan mereka, jalur menuju produksi, dan pengetahuan yang lebih dalam tentang layanan AWS.

AWS Data Lab di ASEAN merupakan bagian dari jaringan lab global termasuk di Australia, Selandia Baru, Brasil, Korea, Inggris Raya, dan Amerika Serikat.

AWS memiliki komitmen tinggi untuk membantu Indonesia mengatasi kekurangan talenta dengan keterampilan digital dan cloud melalui pendidikan digital. AWS telah melatih lebih dari 300.000 individu di Indonesia dan membekali mereka dengan keterampilan cloud sejak 2017.

AWS menawarkan berbagai kursus digital mandiri seperti Data Analytics Fundamentals (Dasar-dasar Analitik Data) serta sertifikasi yang diakui industri seperti kredensial AWS Certified Data Analytics, yang ditujukan bagi individu yang memiliki pengalaman dan keahlian bekerja dengan layanan AWS untuk merancang, membangun, mengamankan, dan memelihara solusi analitik.

“Data dapat menjadi sumber pertumbuhan yang sangat berharga bagi organisasi di Indonesia. Kuncinya adalah mengenali nilai inheren dari data, menganalisisnya secara efektif, dan menciptakan sebuah budaya berbasis data.

“AWS berkomitmen untuk membantu pelanggan di Indonesia, di manapun saat ini mereka berada dalam tingkat kematangan data, dalam memanfaatkan skalabilitas, efisiensi biaya, dan keamanan cloud untuk menerapkan proyek data dengan skala lebih besar, dan menyatukan data mereka guna mendorong produktivitas serta untuk berinovasi atas nama pelanggan,” kata Gunawan Susanto, Country Manager, Indonesia, AWS.

“Dengan membangun keterampilan analitik data internal, yang mungkin dilakukan dengan cara meningkatkan keterampilan staf yang ada saat ini melalui pelatihan di tempat kerja dan kursus pelatihan atau kemitraan dengan berbagai organisasi lainnya, organisasi juga akan mendapat manfaat tambahan.

“Kami sangat senang dapat memperluas cakupan layanan AWS Data Lab di ASEAN untuk membantu pelanggan di Indonesia menjembatani kesenjangan kematangan data serta mengakselerasi peningkatan kematangan data mereka di AWS.

“Seiring dengan meningkatnya kematangan data organisasi di Indonesia, mereka akan mampu menciptakan cara-cara baru untuk memecahkan masalah dan membangun pengalaman pelanggan, yang pada akhirnya akan mengarah pada terobosan di semua bidang termasuk kesehatan, e-commerce, dan operasi manufaktur.”

“Di RupaRupa, sejak tahun 2021 kami memusatkan para pakar data kami ke dalam satu tim, dan ini merupakan langkah penting untuk mendorong konsistensi dalam seluruh metode pengumpulan data, serta mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan wawasan (insight)yang relevan dengan bisnis kami,” kata Maulana Christanto, Chief Experience & Analytics Officer RupaRupa.

“Sebagai sebuah tim, fokus kami adalah untuk menjalankan bukti konsep pada AWS, yang memungkinkan kami untuk bereksperimen dengan cepat tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya overhead, serta untuk mendapatkan dukungan dari manajemen senior seiring dengan berkembangnya kemampuan tim kami.

“Sebagai contoh, kami memanfaatkan teknologi pembelajaran mesin seperti Amazon Personalize untuk memberikan rekomendasi produk pilihan kepada pelanggan kami berdasarkan minat belanja mereka di situs web kami.

“Inovasi ini ternyata berhasil meningkatkan rasio klik-tayang (click-through) untuk rekomendasi produk, dari 5% hingga 9%, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik dengan mengutamakan kebutuhan mereka.

“Kami sangat gembira melihat bagaimana tim data kami di RupaRupa terus berkembang dari hanya dua orang di tahun 2019 menjadi sekarang lebih dari 20 orang.

“Untuk terus meningkatkan kemampuan data kami, kami fokus menyempurnakan fitur analitik prediktif dan personalisasi kami, sembari memanfaatkan data secara lebih efektif dalam proses manajemen rantai pasokan kami, yang secara keseluruhan akan membantu peningkatan efisiensi biaya di seluruh bisnis kami.”

Satpol PP Robohkan Rumah di NTT, Warga Menangis Minta Tolong ke Presiden

Satpol-PP-Robohkan-Rumah-di-NTT-Warga-Menangis-Minta-Tolong-ke-Presiden.jpg

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merobohkan 12 rumah atau bangunan, Kamis (20/10/2022). Bangunan tersebut berada di Desa Linamnutu, Amanuban Selatan, Timor Tengah, NTT.

Penertiban dilakukan terhadap 19 kepala keluarga, yang sebelumnya menolak untuk dibangun tempat tinggal sementara di Kawasan Besipae.

Momen itu menjadi sorotan publik sekaligus mengundang rasa iba, yaitu ketika sebuah tayangan memperlihatkan beberapa warga menangis atas kejadian tersebut.

Baca Juga: Mesin Rebus Pabrik Kelapa Sawit di Bengkulu Meledak, 2 Tewas

Seperti terlihat dalam media sosial Instagram @memomedsos. Akun tersebut membagikan videonya pada Sabtu (22/10/2022).

Jeritan Warga saat Satpol PP NTT Robohkan Rumah

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT membangun sebanyak 12 rumah dari 19 yang ada di kawasan lahan Besipae, Desa Linamnutu. Namun setelah itu, Pemprov NTT malah merobohkan bangunan tersebut.

Mirisnya lagi, dalam video yang viral itu, terlihat beberapa warga termasuk anak-anak berlindung di bawah bangunan yang tak layak huni pasca rumahnya dirobohkan. Mereka berlindung untuk sekedar berteduh saat hujan sedang mengguyur.

Bahkan terlihat seorang pria bernama Daud Selan, ia nampak menangis menyaksikan keadaan yang yang terjadi di lokasi, pasca Satpol PP NTT merobohkan sejumlah rumah.

Baca Juga: Siswa SMAN 1 Turen Malang Demo Minta Kepsek Mundur, Kenapa?

Selain itu, dalam narasi terdengar meminta tolong kepada Presiden RI, Joko Widodo, untuk melihat suasana memilukan tersebut.

“Kami dibiarkan basah-basahan seperti ini pak. Dimanakah tanggung jawab di negara Indonesia ini pak? Lihatlah kami semua, tolonglah,” keluhnya seraya menangis.

Tanggapan Pemprov NTT

Pemprov Nusa Tenggara Timur melalui Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah, Alex Lumba pun menanggapi perihal Satpol PP robohkan rumah di Desa Linamnutu.

Alex Lumba mengatakan, bahwa penertiban ini pihaknya lakukan dengan adanya kesepakatan dari awal.

Namun, katanya, beberapa warga Desa Linamtu tidak menerima kebijakan tersebut. “Sehingga memaksa pihaknya untuk melakukan secara tegas,” katanya Sabtu (22/10/2022).

Baca Juga: Malaysia Sebut Acara Pernikahan di Indonesia Tak Etis, Netizen: Iri Bilang Boss

Lanjut menuturkan, jumlah total rumah yang ada di kawasan tersebut sekitar 37 kepala keluarga. Dan 19 kepala keluarga menerima untuk pindah ke lain tempat.

“Namun 18 kepala keluarga lainnya enggan untuk berpindah tempat dan meninggalkan lokasi tersebut,” tuturnya.

Alex berujar, Satpol PP robohkan atau melakukan pembongkaran pada 12 rumah itu, dasarnya dari sertifikat kepemilikan lahan Besipae sekira 3.780 hektar adalah milik Provinsi NTT.

“Hal itu kita lakukan, karena masyarakat setempat menghalangi program yang pemerintah lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa keberadaan warga termasuk ilegal. Maka dari itu, pihaknya bersepakat untuk bertindak paksa. Kemudian, Satpol PP merobohkan rumah tersebut yang para penduduk bangun secara liar.

“Keberadaan mereka itu ilegal. Mending kita pangkas dari akarnya langsung, termasuk melakukan pembongkaran rumah yang mereka tempati,” tutup Alex. (Revi/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Pria yang Terseret Arus Sungai di Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa

Evakuasi-Korban.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang pria yang diduga terseret arus Sungai Cimawate di Margalaksana, Mangunreja, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Sabtu (22/10/2022) sore kemarin, ditemukan meninggal dunia, Minggu (23/10/2022).

Pria lanjut usia bernama Jaja (80) itu sebelumnya bilang kepada anaknya akan pergi memancing ikan pada Sabtu siang (22/10/2022). Namun sampai sore hari, warga Cimawate, Desa Pasirsalam, Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya itu tak kunjung pulang.

Kini, tim gabungan dari Basarnas Pos SAR Tasikmalaya, TAGANA, BPBD, tim SAR Brimob Batalyon D, dan lainnya, berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Koordinator Pos SAR Tasikmalaya Bagus Prayogo mengatakan, pada awalnya korban ini meminta izin kepada keluarganya untuk memancing di sungai. Tetapi sampai Sabtu sore kemarin korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Baca Juga: Warga Tasikmalaya Hilang saat Mancing, Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai

“Alhamdulillah, pada hari ini korban berhasil kita temukan sekitar pukul 10.50 WIB. Kemudian, tim gabungan melakukan evakuasi pukul 11.10 WIB,” terangnya, Minggu (23/10/2022).

Petugas gabungan menemukan korban sekitar 7 kilometer dari titik awal korban terseret arus sungai. Setelah mengevakuasi jasad Jaja yang hanyut terseret arus air sungai, petuga pun langsung menyerahkan jenazah tersebut kepada pihak keluarganya.

Pantauan harapanrakyat.com, pihak keluarganya histeris ketika tim gabungan mengantarkan jasad korban ke rumah duka. Saat ini korban tersebut akan dikebumikan oleh keluarganya di pemakaman umum setempat. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Empat Alasan Pilih Redmi A1

wp-1666435805969.png

review1st.com – Perkembangan teknologi terus bergerak dengan cepat melebihi ekspektasi manusia. Teknologi yang lahir berkat inovasi dan kreativitas manusia sejatinya bertujuan untuk memudahkan kehidupan kita sehari-hari.

Persepsi bahwa teknologi hanya bisa dinikmati oleh masyarakat yang lebih mampu sudah tidak lagi relevan dengan luasnya akses terhadap berbagai inovasi teknologi, termasuk smartphone yang harganya semakin terjangkau.

Berkat teknologi yang terus berkembang, smartphone kini hadir dengan dapur pacu chipset lebih kencang, layar lebih besar, sampai baterai awet dalam harga sangat terjangkau.

Selain itu, operator jaringan seluler di Indonesia kini sudah mulai melakukan masa transisi dari jaringan lawas (2G & 3G) dan lebih fokus memperkuat akses jaringan 4G hingga berikutnya ke 5G.

Seluruh upaya tersebut dilakukan agar teknologi dan inovasi terbaru dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Xiaomi, perusahaan elektronik dan teknologi pintar yang berfokus pada smartphone, perangkat pintar, dan platform Internet of Things (IoT) merupakan salah satu pionir yang menghadirkan smartphone dengan harga terjangkau.

Pada 28 Oktober nanti, Xiaomi akan menghadirkan smartphone terjangkau yang diberi nama Redmi A1.

Empat Alasan Pilih Redmi A1

Dengan berbagai fitur smartphone kekinian yang menyertainya, Redmi A1 akan menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang menginginkan smartphone entry-level yang dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari.

Berikut empat alasan kenapa Redmi A1 layak dipertimbangkan menjadi smartphone pilihan tepat untuk kamu;

  1. Layar Lega, Navigasi Lebih Mudah

Ketika era awal penggunaan handphone, tampilan antarmuka ponsel umumnya tergolong kecil dengan teknologi layar yang belum mendukung tampilan warna yang menyeluruh.

Bahkan  teknologi layar sentuh pun hadir secara bertahap dengan berbagai penyempurnaan. Saat ini, tampilan depan yang dihadirkan oleh smartphone sudah didominasi oleh layar besar, sehingga bisa menampilkan konten multimedia dan teks yang lebih banyak. 

Lewat layar lebar 6,52” pada Redmi A1, pengguna akan lebih dimudahkan untuk mengakses konten digital dalam berbagai skenario penggunaan mulai dari menggunakan aplikasi sosial media, chat, browser, hingga layanan streaming musik dan video.

2. Komunikasi Lebih Mudah, Baik Lewat Suara & Video

Jika pada era penggunaan feature phone, opsi untuk tersambung dengan keluarga maupun kerabat hanya sebatas pesan teks (SMS) dan panggilan suara. Namun kini banyak orang lebih nyaman untuk bertukar kabar dengan aplikasi seperti WhatsApp. 

Pengguna smartphone 4G seperti Redmi A1 pun juga bisa memanfaatkan sambungan internet untuk melakukan panggilan suara dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

Belum lagi kalau disambungkan ke jaringan Wi-Fi. Sehingga pengeluaran bulanan yang dihabiskan untuk membeli pulsa bisa jauh lebih hemat.

3. Simpan Data Mudah & Aman

Memiliki fungsi yang terbatas, semua kontak, pesan dan catatan yang tersimpan di feature phone akan sulit dipindahkan ke perangkat lainnya. Tanpa adanya fungsi backup, situasi ini tentunya menyulitkan kita.

Dengan smartphone 4G, semua data yang tersimpan bisa disinkronkan melalui akun Google. Smartphone Redmi A1 didukung dengan sistem operasi Android 12 yang lebih ringan, namun tetap membawa fungsi-fungsi esensial yang ada di smartphone pada umumnya.

Dan tentunya didukung oleh standar keamanan terbaru, memastikan data tersimpan dengan aman.

4. Jadi Perangkat Hiburan Sekaligus Asisten Pribadi

Jika pada feature phone kita hanya dapat memainkan beberapa game bawaan saja, lain halnya dengan smartphone 4G, di mana kamu bisa mengunduh aplikasi atau platform hiburan favorit untuk diakses selama waktu istirahat atau ketika ingin melepas penat.

Mulai dari drama Korea sampai reality show favorit, atau mendengarkan playlist berisi sejumlah penyanyi favorit.

Kamu juga bisa mencari informasi lebih mudah dan cepat lewat smartphone dengan fitur pencarian. Lewat search bar yang ada pada halaman utama, kamu bisa mengetik, atau menekan tombol mikrofon untuk langsung menyampaikan pertanyaan ke smartphone lewat suara. Sementara lewat feature phone, kemampuannya untuk akses internet jauh lebih terbatas.

Dengan berbagai keunggulannya, Redmi A1 tentunya menjadi pilihan tepat bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan smartphone terjangkau dengan berbagai fitur mumpuni.

Smartphone yang memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 40,3% itu akan meluncur pada 28 Oktober mendatang.

Mobil Pengangkut Barang Hantam 2 Kendaraan di Tanjakan Pari Panjalu Ciamis

Laka-1.jpg

harapanrakyat.com,- Tak kuat menanjak, mobil pengangkut barang hantam dua kendaraan di belakangnya. Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Raya Panjalu-Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (23/10/2022).

Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun akses lalu lintas kendaraan di jalan tersebut menjadi terhambat.

Asep, salah seorang warga Kecamatan Panjalu yang merupakan saksi mata, mengatakan, kecelakaan mobil barang yang menghantam dua kendaraan lainnya itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

“Awalnya mobil pengangkut barang berupa cat itu tidak kuat menanjak saat melewati tanjakan Pari. Akibatnya mobil bermuatan cat itu melaju mundur lalu menghantam kendaraan bermuatan paving block yang berada di belakangnya,” tutur Asep.

Baca Juga: Pemotor asal Cilacap Meninggal di Ciamis setelah Menabrak Tumpukan Batu

Kemudian, lanjutnya, mobil yang membawa paving block menghantam kembali mobil pengangkut pasir yang ada di belakangnya.

“Jadi, kecelakaan ini bermula dari mobil bermuatan cat yang tidak kuat menanjak karena bermuatan berat,” katanya.

Dalam peristiwa kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun akses lalu lintas menjadi macet lantaran ketiga mobil menghalangi badan jalan.

Akses lalu lintas kendaraan kembali normal setelah adanya petugas yang mengevakuasi ketiga mobil pengangkut barang yang terlibat tabrakan itu. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Warga Tasikmalaya Hilang saat Mancing, Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai

IMG_20221022_225749_KzYFSLUQ2D_AUWPG6RR3e.jpeg

harapanrakyat.com,- Seorang pria warga Tasikmalaya, dikabarkan hilang diduga hanyut terseret arus Sungai Cimawate, di Desa Margalaksana, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pria bernama Jaja (80) tersebut awalnya pamit kepada anaknya untuk pergi mancing pada Sabtu (22/102/2022) siang. Namun hingga sore, warga Kampung Cimawate RT 05 RW 01, Desa Pasirsalam, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, tersebut tak kunjung pulang.

Hingga Sabtu (22/10/2022) malam, Jaja belum pulang ke rumahnya. Ada dugaan Jaja hanyut setelah terseret arus sungai saat sedang memancing. Mengingat wilayah Kabupaten Tasikmalaya sedang hujan dan arus sungai cukup deras.

Waslim, warga setempat mengatakan, awalnya jam 14.00 WIB Jaja pamit ke anaknya yaitu Dedi mau mancing ke Sungai Cimawate sendirian.

Baca Juga: Mayat yang Hanyut Terbawa Arus Sungai Citanduy Ciamis Ditemukan

“Namun sekitar Jam 17.00 WIB korban belum kembali pulang ke rumah. Kemudian keluarga mencarinya ke sekitaran wiilayah Salawu namun tak kunjung ketemu,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Waslim menjelaskan saat pergi memancing, Jaja memakai kaos pendek warna merah dan celana panjang warna hitam. Jaja pun menggunakan sendal karet warna cokelat dan membawa alat ngurek (pancing).

Lantaran tak kunjung ketemu dan ada dugaan hanyut terseret arus, warga pun kemudian melaporkannya ke aparat setempat. Kemudian tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polisi, BPBD, Tagana dan warga setempat kemudian melakukan pencarian korban yang kemungkinan hanyut terbawa aliran Sungai Cimawate. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

HSN 2022, Baznas Kota Banjar Gelontorkan Beasiswa Rp 100 Juta untuk Santri

Beasiswa-Rp-100-juta-untuk-santri.jpg

harapanrakyat.com,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjar, Jawa Barat, menggelontorkan beasiswa sebesar Rp 100 juta untuk ratusan santri pondok pesantren.

Bantuan beasiswa tersebut diberikan tepat saat momen peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang berlangsung di lapang bhakti, Sabtu (22/10/2022).

Ketua Baznas Kota Banjar, Abdul Kohar, mengatakan, beasiswa untuk santri tersebut merupakan bantuan rutin. Beasiswa diberikan kepada santri pondok pesantren melalui program Banjar Cerdas.

Baca Juga: Hari Santri 2022, Ketua PCNU Kota Banjar Ajak Santri Meneladani Perjuangan Ulama

Jumlah santri yang mendapatkan bantuan beasiswa sebanyak 400 orang. Penerima beasiswa merupakan santri dari berbagai pondok pesantren yang tersebar di kota Banjar.

“Bantuannya itu senilai Rp 100 juta untuk 400 orang santri dan ini juga kami berikan secara simbolik tepat pada momen perayaan hari santri,” kata Abdul Kohar kepada HR Online, Sabtu (22/10/2022).

Lanjutnya menyebutkan, selain beasiswa sebetulnya dari Baznas juga memberikan bantuan yang lain dalam bentuk koperasi pesantren. Namun bertepatan hari santri khusus beasiswa dan itu diberikan setiap semester.

Bantuan beasiswa Rp 100 juta tersebut, kata Abdul Kohar, diberikan berdasarkan persentase jumlah santri yang ada di pondok pesantren. Adapun nilai bantuannya sebesar Rp 250 ribu untuk setiap santri.

“Untuk bantuan beasiswa santri diberikan tergantung pada persentase jumlah santri di pesantren. Nilai bantuannya Rp 250 ribu per orang. Semoga bisa bermanfaat,” katanya.

Sebelumnya, pada momen peringatan Hari Santri nasional (HSN) yang dihadiri ribuan santri tersebut, tokoh santri kota Banjar KH. Roidi Al Farizi, berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan para santri dan juga mendukung kemajuan pondok pesantren.

Selain itu, ia juga mengajak kepada para santri untuk meneruskan dan meneladani semangat perjuangan para sesepuh dan ulama terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Tebing Longsor Timbun Jalan Puspahiang Tasikmalaya

IMG_20221022_222843_8FeJUIWH8P_BfIuRvIJ0G.jpeg

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menyebabkan tebing setinggi 10 meter longsor dan menimbun sebagian jalan Raya Puspahiang menuju Taraju, Sabtu (22/10/2022) malam.

Jalan yang tertimbun longsor tersebut tepatnya berada di Desa Puspajaya, Kecamatan Puspahiang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pada saat kejadian tidak ada pengendara motor mau pun mobil yang melintas. Kondisi jalan tersebut kebetulan cukup sepi.

Baca Juga: Akses Jalan Penghubung Pangandaran-Tasikmalaya Tertutup Longsor

Polisi dari Polres Tasikmalaya bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi material longsor. Supaya pengendara bisa melintasi Jalan Puspahiang-Taraju yang sempat tertimbun tanah longsor.

Kapolsek Puspahiang Iptu Dedi Haryana membenarkan kejadian tersebut tebing setinggi sekitar 10 meter dengan panjang 10 meter longsor menimbun sebagian jalan. Menurut Dedi, tanah longsor tersebut kondisinya labil.

Lokasi tersebut termasuk daerah rawan longsor. Sehingga ketika hujan deras dengan intensitas cukup tinggi membuat tanah menjadi labil dan longsor.

Baca Juga: Jalan Alternatif Tasikmalaya – Pangandaran Tertutup Tebing Longsor

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Lalu lintas masih bisa meski harus memberlakukan sistem buka tutup,” ujar Dedi kepada HR-Online melalui sambungan telepon.

Selain memasang garis polisi pada lokasi longsor, Polsek Puspahiang juga melakukan gotong royong dengan warga setempat membersihkan material longsor. Sehingga arus lalu lintas bisa kembali normal. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Bantu Milenial Punya Rumah, Guru Asal Pangandaran Sukses Bisnis Properti

Guru-Asal-Pangandaran-Sukses-Bisnis-Properti.jpeg

harapanrakyat.com,- Roni Pransiska (29), seorang guru asal Dusun Budiasih, Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sukses bisnis properti.

Awalnya Roni terjun ke bisnis properti karena ingin membantu milenial memiliki rumah. Roni melihat, anak muda saat ini kesulitan membeli rumah. Apalagi beberapa anak muda lebih mementingkan hobi dan gaya dibanding berencana memiliki rumah.

Guru salah satu SMK Negeri di Kabupaten Pangandaran ini meyakini bisnis properti memiliki prospek yang bagus. 

“Bagi saya, bisnis properti ini merupakan investasi jangka panjang, juga punya prospek yang bagus di masa depan,” katanya, Sabtu (22/10/2022).

Menurut Roni, rumah merupakan properti penting yang harus dimiliki. Ia juga menyebut properti merupakan investasi yang tidak akan kena dampak inflasi.

“Generasi muda harus menciptakan passive income. Saya pikir properti bisa jadi investasi yang tidak akan terdampak inflasi,” katanya.

Roni mencontohkan, jika kita punya uang Rp 5 juta dan ditabung di bank atau disimpan di rumah, selama lima tahun uang tersebut tidak akan bertambah.

“Sebaliknya, apabila uang Rp 5 juta tersebut diinvestasikan dalam bentuk properti dalam hal ini rumah, maka nilai Rp 5 juta itu akan tumbuh,” jelasnya.

Uang menurut Roni akan tergerus inflasi, sedangkan investasi tanah atau bangunan, maka nilainya akan terus naik.

“Kami coba membuka mindset generasi muda ini dan memberi peluang ciptakan passive income,” katanya.

Roni pun bercerita awal mula ia terjun ke bisnis properti. Ia mengaku punya modal Rp 500 juta dan lahan seluas 1.319 meter persegi. Lahan tersebut kebetulan berada di lokasi strategis.

Ia membangun perumahan di lokasi yang sejalur dengan jalan ke Kampung Turis Pangandaran apabila jembatan penghubung Karangtirta-Pamugaran selesai.

Roni berencana membangun 12 unit perumahan tipe 36/72 di lahan yang dimilikinya. Ia pun menjual rumah tipe 36 tersebut dengan harga Rp 150 juta.

Baca Juga: Pangandaran Pariwisata Kelas Dunia yang Tak Lupakan Syariat Islam

Roni, Guru Asal Pangandaran Bangun Perumahan Berkualitas

Guru asal Pangandaran ini mengakui persaingan bisnis properti sangat ketat. Karena itu, Roni membuat konsep bangunan yang lain dari biasanya dengan bahan bangunan yang berkualitas.

“Perencanaan konstruksi yang matang, dan model rumah mengambil gara Rumah Eropa (Scandinavian) tidak hanya membuat rumah punya nilai estetika namun juga nyaman untuk dihuni,” paparnya.

Untuk mewujudkan impian anak muda punya rumah, Roni merekrut sumber daya yang kompeten di bidangnya. Mulai dari tim perencanaan, tim legal, sampai tim marketing.

Rumah model type 36 yang dibangun Roni memiliki denah ruang santai, ruang tamu, 2 kamar tidur dengan ukuran luas, dan kamar mandi.

“Termasuk juga kami lengkapi dengan dapur dengan ukuran luas dan tempat jemuran,” jelasnya.

Roni juga meminta anak muda tidak khawatir terkait pembiayaan. Hal ini lantaran sejumlah bank menyediakan fasilitas KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang menyasar kaum milenial dengan angsuran terjangkau dan persyaratan yang tidak ribet. (Ceng2/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts