Beranda blog Halaman 119

Percepatan Tanam di Indramayu dan Subang, Strategi Kementan Genjot Produksi Nasional

percepatan tanam Indramayu Subang
Foto: agricom.id

Subang – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi proses tanam dan pengolahan lahan di tengah panen raya. Fokus utamanya adalah wilayah sentra produksi seperti Kabupaten Indramayu dan Subang, Jawa Barat. Langkah ini ditujukan untuk memaksimalkan musim tanam kedua (MT II) demi memperkuat ketahanan pangan nasional dan mencapai target produksi yang lebih tinggi.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Andi Nur Alam Syah, menyebut percepatan tanam sebagai langkah strategis pascapanen. Ia menegaskan, lahan yang sudah dipanen langsung diolah dan ditanami kembali agar tidak menganggur. “Ini bentuk nyata keberlanjutan produksi,” ujarnya saat meninjau Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Indramayu.

Dukungan Kementan terhadap percepatan ini cukup konkret. Bantuan alat mesin pertanian (alsintan), benih unggul, hingga penguatan irigasi langsung diberikan. Pendampingan teknis pun dilakukan di lapangan untuk memastikan efektivitas kegiatan. “Produktivitas bisa meningkat jika dukungan diberikan secara fisik dan strategis,” tambah Andi Nur.

Petani menyambut baik langkah ini, apalagi harga gabah kering panen (GKP) masih stabil di kisaran Rp6.900–Rp7.000 per kilogram. Mereka meyakini hasil musim tanam kedua akan optimal berkat bantuan dan arahan dari pemerintah pusat.

Tak hanya Indramayu, Subang juga menjadi fokus percepatan tanam. Dengan potensi lahan seluas 35.000 hektare, Subang awalnya hanya menargetkan 17.000 hektare. Namun, berkat kolaborasi berbagai pihak, target tersebut naik dua kali lipat. “Ini bukti kerja sama pusat, daerah, dan petani bisa mendorong hasil yang luar biasa,” ujar Andi Nur.

Untuk menjamin kelancaran irigasi, Kementan telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Saluran Irigasi Salamdarma dijadwalkan dibuka pada 15 Mei 2025 untuk mendukung ketersediaan air di lahan pertanian. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan bahwa luas baku sawah (LBS) di daerahnya mencapai 126.088 hektare. Pada 2025, potensi tanam diprediksi meningkat menjadi 129.806 hektare. “Sekitar 40% lahan telah dipanen dengan produktivitas rata-rata 6,8 ton per hektare. Kami optimis hasil bisa meningkat berkat teknologi dari Kementan,” ucapnya.

Memasuki musim tanam kedua, sudah 21.000 hektare lahan di wilayah barat Indramayu yang ditanami dari target 32.000 hektare hingga akhir Mei. Meski belum tercapai sepenuhnya, Pemkab Indramayu yakin sisa target dapat diraih dalam waktu dekat.

Percepatan tanam ini bukan hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi. Staf Khusus Menteri Pertanian, Sam Herodian, mencatat bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian tumbuh 10,57%. “Ini bukti visi besar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menjadikan Indonesia sebagai super power pertanian mulai terwujud,” katanya.

Tingginya produksi nasional juga menarik perhatian dunia. Beberapa negara telah menyatakan ketertarikan menjalin kerja sama distribusi pangan dengan Indonesia. Menurut Sam, hal ini mencerminkan posisi strategis Indonesia dalam pasar global.

Ia menutup dengan ajakan untuk terus bersinergi. “Kerja keras saja tidak cukup; kita harus bekerja cerdas. Mari jaga momentum ini dan terus berinovasi untuk masa depan pertanian Indonesia yang lebih baik,” tutup Sam Herodian.

Sinergi PHRI dan Pemkab Subang: Kunci Sukses Pariwisata Berdaya Saing

Kolaborasi PHRI dan Pemkab Subang
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Subang menggelar pertemuan strategis bersama Pemerintah Daerah Subang. Tujuannya jelas: memperkuat tata kelola pariwisata agar pelayanan dan ekonomi daerah semakin meningkat.

Pertemuan ini membuka ruang sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini diarahkan untuk mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas, berdaya saing, dan menarik bagi wisatawan.

Ketua PHRI Subang, Hj. Ratna Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Subang atas dukungannya. Ia menekankan perlunya perbaikan infrastruktur penunjang pariwisata, termasuk penerangan jalan, akses jalan ke lokasi wisata, serta penanda arah yang jelas.

“Fasilitas dasar yang baik adalah kunci agar wisatawan merasa nyaman dan tertarik untuk datang kembali,” ujar Hj. Ratna dalam sambutannya.

Ke depan, PHRI bersama Pemkab merancang program kolaboratif lima tahun. Program ini akan melibatkan berbagai instansi seperti Disparpora, DKPP, DLH, Bapenda, dan BP4D. Tujuannya untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan serta mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pada kesempatan yang sama, Hj. Ratna juga memperkenalkan struktur kepengurusan baru PHRI Subang. Kepengurusan ini terdiri dari enam bidang yang dirancang untuk memperkuat koordinasi dan peran anggota.

“Jika kekuatan anggota terus bertambah, kami optimis target PAD dari sektor pariwisata di tahun 2025 akan tercapai bahkan terlampaui,” katanya dengan penuh semangat.

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, turut memberikan dukungan. Ia mengapresiasi kekompakan PHRI dan mendorong seluruh pelaku usaha hotel dan restoran di Subang untuk bergabung.

“Dengan satu wadah yang solid, promosi dan pengembangan pariwisata akan lebih terarah dan berdampak luas,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun sektor wisata, khususnya wisata alam yang menjadi kekuatan Subang.

“Sinergi seperti ini adalah fondasi menuju Subang yang unggul di Jawa Barat. Pariwisata kita harus maju dan jadi magnet bagi wisatawan,” pungkasnya.

Bupati Subang Bobol Gawang Ketua IWOI: Adu Gengsi di Lapangan Mini Soccer

Pertandingan Mini Soccer Bupati Subang vs Jurnalis
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Pertandingan persahabatan mini soccer antara Jurnalis Subang dan tim Bupati Subang, Reynaldi, berlangsung panas di Lapangan Mekar Jaya, Cigadung, Subang, Senin, 12 Mei 2025. Momen menarik terjadi saat tiga pemain, termasuk Bupati sendiri, mengepung Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Subang, Dadang Hidayat, yang berperan sebagai kiper.

Sorakan dari pinggir lapangan sempat memanas, menyemangati Reynaldi untuk “menghajar” gawang Dadang. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tapi juga adu gengsi antara pejabat daerah dan para jurnalis.

Pada babak pertama, tim Reynaldi tampil agresif. Meski sempat kesulitan menembus pertahanan, akhirnya gol pertama tercipta lewat kerja sama Rey dengan pemain bernomor punggung 14. Skor berubah menjadi 1-0 untuk tim Rey CS.

Serangan demi serangan terus dilancarkan. Walau tim jurnalis yang digawangi Yudi, Elan, Udin, dan Boby sempat memberi perlawanan sengit, soliditas mereka runtuh. Dua gol tambahan dicetak Rey CS, menjadikan skor 3-0.

Tak mau dipermalukan, tim jurnalis bangkit. Berawal dari umpan manis Yudi, Elan berhasil mencetak gol balasan. Skor berubah menjadi 3-1, memantik semangat dari para jurnalis yang menonton di pinggir lapangan.

Namun pada akhirnya, pertandingan tiga babak tersebut ditutup dengan kekalahan telak. Tim Rey CS mengunci kemenangan 12-3. Reynaldi tampil gemilang dengan lima gol, dari target sepuluh gol yang ia pasang. Di pihak jurnalis, Elan mencetak dua gol, sedangkan Yudi menyumbang satu.

Usai pertandingan, Bupati Reynaldi mengimbau agar para jurnalis lebih rutin berolahraga. Menurutnya, kekalahan mereka terjadi karena minimnya aktivitas fisik. Ia pun berjanji akan menjadwalkan pertandingan rutin ke depan.

Manager tim jurnalis, Dally Kardilan, menyambut positif ajakan tersebut. Ia menyebut kekalahan ini sebagai motivasi untuk membenahi kebiasaan kurang bergerak. Dally menyatakan, latihan akan dilakukan rutin dua minggu sekali.

Salah satu pemain, Dono, mengaku bahwa efek pertandingan akan terasa esok hari. “Badan pasti pegal-pegal,” ujarnya sambil tertawa. Meski kalah, pertandingan ini sukses menyatukan dua profesi dalam semangat sportivitas dan kebersamaan.

Deskripsi Meta:

Tag:

Diskon Tambah Daya Listrik 50% dari PLN, Cuma Lewat PLN Mobile!

promo tambah daya listrik PLN
Foto: www.tempo.co

Subang – PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Lewat program Bangkit Lebih Terang, pelanggan bisa menikmati potongan biaya hingga 50% untuk tambah daya listrik. Promo ini berlaku mulai 10 hingga 23 Mei 2025.

Program ini menyasar pelanggan tegangan rendah dengan tarif satu fasa. Berlaku bagi pelanggan dengan daya awal 450 VA sampai 5.500 VA yang ingin naik daya maksimal menjadi 7.700 VA. Syaratnya, pelanggan harus sudah terdaftar sebelum 1 Mei 2024.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Sri Mulyanti, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi PLN kepada pelanggan. Selain itu, ini juga menjadi langkah nyata untuk mendukung masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik dengan biaya yang lebih ringan.

“PLN ingin memberikan kenyamanan dalam penggunaan listrik lewat kemudahan proses tambah daya,” ujar Edi pada Minggu, 11 Mei 2025.

Cara mendapatkan diskonnya cukup praktis. Pelanggan hanya perlu bertransaksi lewat aplikasi PLN Mobile. Untuk pengguna prabayar, cukup dengan membeli token. Sementara pengguna pascabayar hanya perlu membayar tagihan bulanan.

Setelah transaksi berhasil, sistem akan mengirim e-voucher diskon tambah daya. Voucher ini bisa diakses melalui fitur Reward di aplikasi PLN Mobile atau lewat email terdaftar.

Pengajuan tambah daya juga dilakukan melalui aplikasi yang sama dengan memasukkan kode e-voucher. Setelah pembayaran dikonfirmasi, unit PLN setempat akan memproses permintaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Diskon ini bisa menghemat lebih dari Rp 3 juta. Sebagai contoh, pelanggan dari 450 VA yang ingin naik ke 7.700 VA hanya membayar Rp 3.512.625, dari sebelumnya Rp 7.025.250.

Satu akun hanya bisa mendapatkan maksimal empat e-voucher selama masa promo. “Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin sebelum program berakhir,” tambah Edi.

Deskripsi meta:.

Tag:

Guru Harus Terus Belajar: Pesan Penting Mendikdasmen di Era Digital

guru di era digital
Foto: www.melintas.id

Frasa Kunci Utama:

Deskripsi Meta:

Artikel:

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan pesan penting kepada seluruh guru di Indonesia. Ia menekankan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks dan menuntut guru untuk tidak hanya menguasai materi ajar.

Dalam sambutan di Wabinar Pelaksanaan PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2025, Mu’ti menyoroti pentingnya guru untuk terus belajar. Terutama dalam penguasaan teknologi dan literasi digital yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern.

“Kami baru saja menerbitkan kebijakan-kebijakan yang memberikan ruang kepada para guru untuk dapat bekerja dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Salah satu kebijakan terbaru adalah pemberian satu hari khusus setiap minggu bagi guru untuk belajar. Hari ini dikhususkan untuk pengembangan kompetensi, tanpa harus mengajar di kelas.

Meski tidak mengajar, guru tetap memiliki tanggung jawab administratif. Tujuannya agar proses belajar guru tidak mengganggu kewajiban profesionalnya sebagai ASN maupun tenaga pendidik.

Mu’ti menyebut dunia kini berada dalam era eksponensial, yakni masa ketika teknologi berkembang sangat cepat dan masif. Perubahan ini memengaruhi seluruh aspek kehidupan, termasuk cara berpikir dan perilaku generasi muda.

“Teknologi membentuk ulang cara anak-anak melihat hidup, berinteraksi, dan belajar,” kata Mu’ti. Ia menegaskan, pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Anak-anak sebagai generasi digital mengalami pergeseran besar dalam cara mereka berinteraksi dengan informasi dan otoritas. Guru tidak bisa lagi hanya menjadi penyampai ilmu, melainkan harus menjadi fasilitator, mentor, dan mitra belajar.

Menurut Mu’ti, guru harus mendampingi murid menjalani kehidupan yang penuh tantangan. Mereka harus tumbuh bersama siswa untuk menciptakan ekosistem belajar yang adaptif dan berorientasi masa depan.

Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah proses pembentukan manusia seutuhnya. Dalam konteks digital, ini mencakup pemahaman etika teknologi, keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan penguatan karakter.

Pesan ini sejalan dengan visi pemerintah membentuk Generasi Emas 2045. Generasi ini diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju yang berdaya saing tinggi.

Guru memiliki peran kunci dalam membentuk generasi tersebut. Mereka bukan hanya pengajar, tapi arsitek masa depan bangsa.

Oleh karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi pilar utama transformasi pendidikan nasional. Hari khusus belajar bagi guru diharapkan menjadi ruang reflektif sekaligus inovatif untuk terus berkembang.

Melalui kebijakan ini, guru dapat memperluas wawasan, memperbarui pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan pedagogis serta digital.

Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah untuk menempatkan guru sebagai pusat perubahan dalam pendidikan.

Dengan guru yang terus belajar dan bertumbuh, pendidikan Indonesia akan lebih siap menghadapi tantangan zaman.

Dukung Bahasa Sunda, DAHANA Gelar Lomba Puisi untuk Pelajar SD

Lomba puisi Bahasa Sunda tingkat SD
Foto: www.kabarbumn.com

Subang – Dalam semangat melestarikan budaya lokal, PT DAHANA menunjukkan kepeduliannya melalui dukungan terhadap Lomba Baca Puisi Bahasa Sunda untuk pelajar SD se-Dapil 1 Subang, yang mencakup wilayah Cijambe dan Cibogo.

Acara yang digelar oleh komunitas budaya Jagad Subang Siliwangi ini berlangsung meriah di Aula Karang Anyar, Subang, pada 3 Mei 2025. Antusiasme peserta dan penonton terlihat tinggi sejak awal kegiatan.

Manajer Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) DAHANA, Neni Sumarni, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak Subang. Di saat yang sama, kegiatan ini juga menjadi upaya pelestarian bahasa daerah yang kian tergerus zaman.

“Semoga dengan lomba baca puisi Bahasa Sunda ini, kita dapat mewariskan bahasa lokal kepada generasi penerus,” ujar Neni dalam sambutannya.

Neni juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas bagi semua kalangan.

Sebagai perusahaan yang berdiri di Subang, PT DAHANA telah aktif menjalankan berbagai program TJSL yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Apresiasi terhadap peran DAHANA datang dari penyelenggara lomba, Raka AB. Ia menyebut bahwa keterlibatan perusahaan seperti DAHANA sangat penting di tengah tantangan pelestarian bahasa lokal saat ini.

Menurut data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, banyak bahasa daerah di Indonesia yang kini terancam punah. Raka pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta dalam menjaga warisan budaya ini.

“Terima kasih kepada PT DAHANA yang telah terlibat dalam kegiatan ini. Semoga DAHANA terus maju dan berkembang,” tutup Raka.

Satres Narkoba Subang Sita Puluhan Botol Miras Ilegal, Satu Pelaku Diamankan

Operasi miras Polres Subang
Foto: penanews.net

Subang – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal di wilayah hukum Kabupaten Subang. Senin, 12 Mei 2025, petugas menggelar operasi di kawasan Jalan Raya Cibogo.

Operasi tersebut menyasar sejumlah kios di depan Perumahan Grand City Subang. Hasilnya, satu pelaku berinisial P.O.G, perempuan berusia 19 tahun, berhasil diamankan. Ia diketahui menjual miras tanpa izin resmi.

Pelaku yang berdomisili di Perum Pesona Permata Hijau, Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, tak berkutik saat petugas menemukan puluhan botol miras berbagai merek di lokasi.

Sebanyak 54 botol miras disita sebagai barang bukti. Di antaranya, 5 botol Anggur Merah besar, 6 botol Kawa-Kawa, 6 botol Anggur Kolesom besar, dan 12 botol Bir Angker. Selain itu, turut diamankan merek lainnya seperti AO, Intisari, dan Atlas dalam berbagai ukuran.

AKP Udiyanto, S.H., M.H., selaku Kasat Narkoba Polres Subang, menyebutkan bahwa pihaknya melakukan penggeledahan, mengamankan barang bukti, serta memeriksa pelaku untuk diproses melalui jalur tindak pidana ringan (tipiring).

Operasi ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kabupaten Subang Nomor 05 Tahun 2015 yang mengatur pengendalian dan pengawasan penjualan minuman beralkohol.

“Langkah ini kami ambil untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Peredaran miras ilegal dapat menimbulkan potensi gangguan keamanan,” tegas AKP Udiyanto.

Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Subang. Proses hukum terhadap pelaku akan terus berlanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Tag:

Camat Cijambe Diduga Tahu Izin Kandang Ayam Tempat Wartawan Dikeroyok

Camat Cijambe
Hadi Wartawan Subang Babak belur di pukul brutal 5 Orang oknum di aebuah lokasi kandang ayam di deaa Sukahurip kecamatan Cijambe.(Foto; Harun) Sumber: www.triberita.com

Subang – Kasus pengeroyokan terhadap seorang wartawan di lokasi kandang ayam CV. Indah Mulya Mandiri, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Subang, kini menguak fakta baru. Sorotan kini mengarah ke pihak kecamatan, yang diduga memiliki peran penting dalam proses awal perizinan lokasi tersebut.

Desakan agar Camat Cijambe turut bertanggung jawab terus menguat. Pasalnya, ketiga kandang ayam yang menjadi lokasi kejadian ternyata sudah lama beroperasi dengan dokumen yang diterbitkan pihak kecamatan.

Kepala DPMPTSP Subang, Dikdik Solihin, mengungkapkan bahwa tiga pengusaha kandang ayam—PT Barokah Lestari Abadi, CV. Indah Mulya Mandiri, dan pengusaha pribadi Pangkos Kosasi—telah dipanggil pada Januari 2025. Pemanggilan ini dilakukan untuk klarifikasi perizinan dan pengawasan wilayah.

Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa para pengusaha menunjukkan NIB dan IMB yang diterbitkan Kecamatan Cijambe pada 2021. Fakta ini mengejutkan, sebab DPMPTSP baru mengetahui operasional perusahaan-perusahaan tersebut saat pemanggilan.

“Diketahui bahwa IMB dari kecamatan dikeluarkan tahun 2021,” ujar Dikdik. Pernyataan ini memunculkan dugaan keterlibatan pihak kecamatan dalam berdirinya kandang ayam yang kini jadi sorotan.

Pengacara korban, yang tergabung dalam tim hukum Hadi dan Ibrahim, mempertanyakan siapa yang pertama kali mengeluarkan izin tersebut di tingkat kecamatan. Mereka mendesak agar Camat Cijambe dan jajarannya dimintai keterangan sebagai saksi.

Menurut mereka, tidak cukup hanya menjerat pelaku lapangan. Proses perizinan yang janggal dan potensi pembiaran selama bertahun-tahun patut ditelusuri. Apalagi, perusahaan-perusahaan itu belum memiliki izin lengkap sebagaimana mestinya.

Dikdik menyebutkan, perizinan seharusnya melibatkan dinas teknis terkait, seperti tata ruang, lingkungan hidup, dan cipta karya, sebelum sampai ke DPMPTSP. Namun, jalur itu tampaknya belum ditempuh secara benar oleh perusahaan.

Karena itu, DPMPTSP berencana memberikan surat teguran pertama. Sebab, berkas yang diserahkan saat klarifikasi belum lengkap dan tidak memenuhi syarat operasional.

Pihak DPMPTSP juga menghimbau agar camat dan kepala desa proaktif melapor bila ada investasi baru di wilayah mereka. Tujuannya agar proses pengawasan berjalan sejak awal dan pelaku usaha bisa diarahkan mematuhi regulasi.

Pengacara M.Irwan Yustiarta berharap agar pengusutan berjalan menyeluruh. Bukan hanya menghukum pelaku kekerasan, tapi juga menelisik pihak yang berpotensi membiarkan pelanggaran perizinan. Kejelasan atas kasus ini diharapkan mampu membuka tabir kelalaian yang berbuntut kekerasan.

Remaja di Pamanukan Jadi Korban Pembacokan, Polisi Tangkap Pelaku dalam Waktu Singkat

remaja korban pembacokan Subang
Foto: seorang dari kelompok pemuda ditangkap Polsek Pamanukan setelah melakukan penganiayaan terhadap remaja di Pamanukan./Gilang Panji Nugraha/PR Subang

Subang – Insiden kekerasan kembali mengguncang wilayah Pantura Subang. Seorang remaja asal Desa Lengkongjaya, Kecamatan Pamanukan, Subang, mengalami luka serius akibat pembacokan yang terjadi pada Minggu dini hari (11 Mei 2025), sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban berinisial MI harus mendapatkan perawatan medis intensif setelah menderita luka di paha kiri akibat serangan senjata tajam. Luka tersebut memerlukan tujuh jahitan. Peristiwa ini diduga kuat dilakukan oleh sekelompok pemuda yang belum diketahui motifnya.

Namun, respons cepat dari jajaran Polsek Pamanukan patut diapresiasi. Kurang dari 24 jam setelah laporan masyarakat diterima, polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Kapolsek Pamanukan, AKP Udin Awaludin, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan olah TKP setelah menerima laporan warga. Proses pelacakan pelaku pun langsung dilakukan secara intensif.

“Setelah kami menerima laporan, tim segera bergerak ke lokasi. Kami melaporkan hasil olah TKP kepada pimpinan dan langsung melakukan pengejaran,” ujar AKP Udin, Senin (12 Mei 2025).

Berkat kerja cepat petugas, satu pelaku berhasil diringkus. Polisi juga berhasil menyita lima bilah senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan tersebut. Barang bukti ini memperkuat dugaan bahwa serangan dilakukan secara terencana oleh kelompok pemuda tersebut.

Upaya pengejaran terhadap pelaku lain masih terus dilakukan. Polisi terus menggali informasi untuk memastikan seluruh pelaku dapat segera diamankan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

AKP Udin juga mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka. Ia menekankan bahwa masa remaja adalah periode rawan yang membutuhkan pendampingan dan pengawasan dari keluarga.

“Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter dan mengarahkan remaja agar tidak terjerumus ke pergaulan negatif yang bisa berujung pada tindakan kriminal,” tegasnya.

VinFast VF 6 Siap Dirakit di Indonesia, Meluncur Juni 2025!

VinFast VF 6 dirakit di Indonesia
Foto: kumparan.com

Subang – VinFast resmi menghadirkan SUV listrik terbaru mereka, VF 6, ke pasar Indonesia. Mobil ramah lingkungan ini hadir untuk meramaikan segmen B dan menjadi bukti keseriusan VinFast di Tanah Air.

Deputy CEO Sales and Network Development VinFast Indonesia, Davy Jeffry Tuillan, menyampaikan bahwa VF 6 akan dirakit secara lokal. “Iya benar, nantinya ini (VinFast VF 6) akan dirakit di Indonesia, assembly lokal,” ungkap Davy dalam presentasi virtual.

Meskipun waktu produksi lokal belum dipastikan, langkah ini sejalan dengan pembangunan pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat. Pabrik tersebut mulai dibangun sejak Juli 2024 dan menjadi bukti nyata komitmen investasi perusahaan asal Vietnam di Indonesia.

VinFast mengucurkan dana awal sebesar USD 200 juta atau sekitar Rp 3,23 triliun untuk mendirikan fasilitas produksi berkapasitas 50 ribu unit per tahun. Fasilitas ini akan menjadi pusat produksi berbagai model VinFast di masa mendatang.

CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chau, menyebut bahwa pabrik di Subang dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir 2025. “Jadi semuanya seperti yang dijanjikan,” ujarnya saat ditemui di IIMS 2025.

Menariknya, pabrik ini tidak hanya akan memproduksi VF 6, tetapi juga seluruh model VinFast yang sudah meluncur di pasar Indonesia. Ini menjadi langkah besar dalam penguatan produksi dalam negeri dan efisiensi distribusi.

VinFast VF 6 sendiri akan mulai dikirimkan kepada konsumen Indonesia pada Juni 2025. Informasi ini disampaikan langsung oleh Pham Sanh Chau dalam keterangan resminya.

Mobil ini tersedia dalam dua varian, yaitu VF6 Eco dengan harga Rp 384.995.000 dan VF6 Plus seharga Rp 439.600.000. Keduanya menawarkan teknologi dan fitur canggih khas mobil listrik masa kini.

Dari segi dimensi, VF 6 memiliki panjang 4.241 mm, lebar 1.834 mm, tinggi 1.580 mm, dan wheelbase 2.730 mm. Ground clearance-nya berada di angka 170 mm, cocok untuk kondisi jalanan perkotaan.

Soal performa, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 480 km dalam sekali pengisian penuh. Tenaga maksimalnya mencapai 201 hp dengan torsi 310 Nm, menjanjikan akselerasi yang responsif dan efisien.

Dengan kehadiran pabrik dan produksi lokal, VinFast membuka babak baru dalam industri otomotif Indonesia. VF 6 menjadi simbol awal dari perjalanan panjang VinFast dalam menghadirkan mobil listrik masa depan untuk masyarakat Indonesia.

Frasa kunci utama: VinFast VF 6 dirakit di Indonesia
Deskripsi meta: VinFast VF 6 resmi meluncur di Indonesia dan akan dirakit secara lokal di Subang. SUV listrik ini hadir dalam dua varian dan mulai dikirimkan ke konsumen pada Juni 2025.

Tag:

Recent Posts