Beranda blog Halaman 1113

Saksi Mahasiswa IPB Bogor Ini Paparkan Kronologi Penipuan

sidang-IPB.jpg

harapanrakyat.com,- Majelis hakim Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai memeriksa keterangan saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus pinjaman online (pinjol).

Sebanyak tiga saksi dihadirkan ke muka persidangan, yakni MA, AM, dan FA. Ketiganya bersaksi mengenai kronologi kejadian penipuan pinjaman online yang menyeret terdakwa Siti Aisyah Nasution.

Sebagai informasi, kasus ini berawal dari adanya laporan dugaan penipuan dan penggelapan terhadap ratusan mahasiswa IPB dengan modus pinjaman online. Total kerugian para korban ini mencapai Rp 2,1 miliar.

Kepada majelis hakim, saksi MA mengatakan, saksi menjadi korban dengan ajakan rekannya berinisial AU yang merupakan teman satu kampusnya.

Baca Juga : PN Cibinong Bogor Hadirkan Saksi Pelapor Kasus Pinjaman Online

MA menjelaskan, pihaknya merasa tidak enak jika menolak ajakan AU membuatnya terjerumus dalam bisnis terdakwa Siti Aisyah.

“Dijanjikan keuntungan 10 persen, terus langkahnya melakukan pinjaman di aplikasi pinjaman online,” ungkap MA.

Namun, penggunaan aplikasi pinjaman online tersebut, diatur terdakwa Siti Aisyah, mulai dari alamat, pekerjaan hingga nominal pinjaman uang.

“Jadi saat pencairan (pinjaman), saya tidak tahu. Ada yang berbentuk uang, tapi ada juga barang,” ucapnya.

Akibatnya, kata MA, kini ia harus harus membayar pinjaman uang tersebut meski tidak menerima uang saat pencairan.

“Totalnya hingga Rp 10 juta lebih. Belum sama bunga pinjamannya,” ucap mahasiswa IPB Bogor semester empat ini.

Saksi Ungkap Modus Pinjaman Online Terdakwa

Sementara Itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Haris Mahardika menuturkan, berdasarkan keterangan tiga saksi korban yang terungkap dalam fakta persidangan, terdakwa menjanjikan keuntungan 10 persen kepada saksi.

“Terdakwa menjanjikan kepada ketiga saksi korban ini akan mendapat keuntungan 10 persen dari akun aplikasi pinjaman online masing-masing korban,” ucap Haris.

Adapun modus terdakwa, kata Haris, memberikan keuntungan kepada korban dalam bentuk pembelian satu barang di toko online milik terdakwa namun fiktif.

“Modusnya pemesanan barang lewat online atau pinjaman online menggunakan aplikasi. Kiriman pesanan barang bukan ke alamat kepada korban, melainkan kepada terdakwa saat melakukan pendaftaran pinjaman online. Data-datanya menggunakan data diri para mahasiswa ini,” ucap Haris.

Baca Juga : Terdakwa Kasus Penipuan Pinjol Mahasiswa IPB Bogor Dibela 12 Pengacara

Setelah pinjaman tersebut cair, uang pinjaman itu masuk ke rekening terdakwa. Alih-alih pembayaran bulanan pinjaman online yang telah cair, namun hal itu rupanya hanya janji terdakwa belaka.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Tatang mengatakan, pihaknya akan memanggil saksi ahli pidana untuk meringankan terdakwa Siti Aisyah Nasution dalam perkara dugaan penipuan pinjaman online ini.

“Ada rencana memanggil saksi ahli pidana agar bisa meringankan klien kami,” katanya. (Arief/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Viral Penculikan Siswi SD di Padang, Ibu Korban: Maafkan Anak Saya Mengarang Cerita

Viral-Penculikan-Siswi-SD-di-Padang.jpeg

Sempat viral penculikan siswi SD di Padang, Sumatera Barat, akhirnya terungkap. Rina, ibu dari korban menjelaskan anaknya telah mengarang cerita viral tersebut lantaran takut terkena hukuman saat telat masuk sekolah pada Senin (30/01/2023).

Bocah perempuan yang mengaku menjadi korban penculikan di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatra Barat itu, mendramatisir cerita terkait penculikan siswi SD yang baru-baru ini viral.

Rina pun mengklarifikasi bahwa anaknya mengada-ada soal penculikan tersebut di Polres Lubuk Begalung, Selasa (31/1/2023) sore,.

Di hadapan awak media, Rina meminta maaf karena anaknya telah memanipulasi dan mengarang cerita bohong. Bahkan cerita anaknya itu menimbulkan kehebohan dan membuat kepanikan masyarakat tentang maraknya kasus penculikan.

Baca Juga: Viral Seorang Wanita Gagalkan Aksi Penculikan Dua Orang Anak di Depok

“Saya minta maaf jika anak saya bersalah dan mengarang cerita yang tidak benar terkait kasus penculikan ini,” ujarnya.

Rina juga mengaku tidak tahu jika anaknya mengarang cerita dan melibatkan banyak pihak seperti keluarga dan pihak sekolah hingga melaporkan kejadian tersebut.

“Saat saya tanya kemarin, anak saya hanya mengaku takut kena hukuman karena telat masuk sekolah, jadi bicaranya seperti itu,” kata Rina.

Sempat Viral Penculikan Siswi SD di Padang, Terpaksa Berbohong karena Takut Dihukum

Viralnya penculikan siswi SD yang baru-baru ini menggemparkan warga Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, ternyata tidak benar. Hal itu tidak seperti yang diceritakan siswi SD dalam video yang beredar.

Sebagai orang tua siswi SD tersebut, Rina tak menyangka anaknya telah berbohong. Bahkan Rina mengatakan bahwa keseharian anaknya itu adalah orang yang pendiam dan tidak suka banyak berbicara.

Rina juga menambahkan terkadang anaknya terlambat sekolah, mungkin karena takut dimarahi guru atau takut dihukum sehingga mengarang cerita.

Sementara itu, Z mengaku mengarang cerita karena takut terlambat datang ke sekolah karena jam sudah menunjukkan lewat pukul 07.30 WIB saat berada di angkutan umum.

“Saya takut terlambat. Ketika saya di dalam bus, saya merasa sudah terlambat. Akhirnya saya membuang tas dan sepatu saya ke tempat yang ada seng, dan pakaian saya tersangkut di sana, sobek,” ujarnya.

Z mengaku lari ke rumah seorang perempuan yang agak jauh dari persimpangan sekolahnya. Ia juga mengaku kepada perempuan tersebut bahwa ada dua pemuda yang ingin menculiknya.

Kisah siswi SD di Padang yang mengaku mengalami penculikan ini kemudian viral. Sampai akhirnya ketahuan video viral tentang penculikan Z itu ternyata bohong. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Panwascam Langkaplancar Pangandaran Seleksi 50 Calon Pengawas Desa

IMG_20230131_195815_mdPrU1qb7e_3YueAt9Y9U.jpeg

harapanrakyat.com,- Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, melakukan tes wawancara calon Pengawas Kelurahan dan Desa (PKD). Tes wawancara dilakukan selama 2 hari mulai Selasa 31 Januari 2023.

Ketua Panwascam Langkaplancar Muhammad Komara mengatakan ada 50 orang calon pengawas kelurahan dan desa di wilayah Kecamatan Langkaplancar yang mendaftar untuk menjadi PKD pada Pemilu 2024.

“Untuk hari ini dijadwalkan sebanyak 24 peserta dan besok sebanyak 26 peserta,” katanya, Selasa (31/01/2023).

Komara mengatakan dari 50 peserta yang mendaftar, hanya15 orang pengawas yang akan ditunjuk dan ditetapkan untuk ditempatkan di desanya masing-masing.

“Setelah proses tes wawancara, nantinya kita akan memilih 15 orang untuk menjadi PKD. Penempatannya sesuai desanya masing- masing atu satu desa satu orang,” jelasnya.

Baca Juga: Cara Unik Bawaslu Pangandaran Sosialisasi Pemilu pada Pemilih Pemula

Muhammad Komara mengatakan, tugas dan fungsi PKD untuk mencegah terjadinya politik uang. Petugas PKD ini juga akan menjalankan tugas lain sesuai aturan dan undang-undang Pemilu.

“Melakukan pengawasan terhadap tahapan dan pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu setiap desa. Mencegah adanya praktik politik uang, mengawasi netralitas pihak yang tidak boleh ikut serta dalam kampanye sesuai dengan Undang- Undang. Tentunya melakukan tugas lain sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,” jelasnya.

Panwascam Langkaplancar akan mengumumkan calon yang lolos seleksi pada tanggal 4 Februari atau 3 hari setelah tes wawancara.

“Saya berharap nantinya pengawas kelurahan dan desa terpilih bisa menjalankan tugasnya dengan baik agar pelaksanaan Pemilu berjalan lancar,” pungkasnya. (Enceng/R9-HR-Online/Editor-Dadang)

Ini Strategi Baru dari DPC DMI Ciamis untuk Memakmurkan Masjid

Ketua-DMI-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Dalam upaya memakmurkan masjid, DPC DMI Ciamis, Jawa Barat, mempunyai strategi khusus. Dalam hal ini, DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kabupaten Ciamis akan mensinergikan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Ketua DMI Kabupaten Ciamis, Syarief Nurhidayat, Selasa (31/01/2023), mengatakan, sebagaimana yang disampaikan Bupati Ciamis, untuk memakmurkan masjid pihaknya akan melakukan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami dari DMI Ciamis akan berupaya lebih mensinergikan kegiatan-kegiatan perekonomian dari masjid. Kalau misalkan kegiatan pengajian itu sudah biasa. Tapi kalau pemberdayaan ekonomi masyarakat, itu yang belum kami sentuh,” katanya.

Syarief yang juga sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Ciamis itu mencontohkan terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat. Yaitu memberikan pembinaan kepada ibu-ibu untuk menyampaikan cara mengolah ikan dengan baik dan benar.

Baca Juga: Pencurian di Masjid Al Jabbar Terekam Kamera CCTV, Harap Waspada!

“Contoh salah satunya begini, saya telah diundang oleh ibu-ibu masjid, ada ribuan saat itu. Kami sampaikan terkait cara pengolahan ikan dengan benar, mereka sangat antusias. Bahkan, mereka meminta untuk menggelar kembali pembinaan tersebut kepada ibu-ibu yang lain,” jelasnya.

Lanjut Syarief, kegiatan tata cara pengelolaan ikan yang benar itu sebetulnya sudah ia lakukan kepada setiap posyandu yang telah menjadi juara di Kabupaten Ciamis.

Bahkan, ada posyandu di Dewasari yang telah membuat nugget ikan dan telah menjual hasil produksinya tersebut. Hal itu pun bisa diterapkan kepada masyarakat dalam upaya memakmurkan masjid.

Syarief menambahkan, nanti pihaknya akan mengundang perwakilan dua orang dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis. DPC DMI Ciamis akan memberikan pembinaan kepada mereka.

“Nantinya setelah mereka mendapatkan pembinaan, mereka dapat mengajarkan di tempatnya masing-masing. Mudah-mudahan saja dari kegiatan kecil itu bisa membawa dampak yang besar buat ibu-ibu pengajian, terkait dengan perekonomian keluarganya,” pungkas Syarief. (Feri/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Lampu Merah Samsat Bandung Dijuluki ‘Lampu Merah Perenggut Masa Muda’, Ini Penjelasan Dishub

traffic-light-samsat.jpg

harapanrakyat.com,- Bagi para pengendara yang sering melintasi Jalan Soekarno Hatta-Ibrahim Adjie atau Jalan Samsat, Kota Bandung, Jawa Barat, tentunya sudah tidak aneh dengan lamanya durasi lampu merah di lokasi itu.

Bahkan saking lamanya durasi lampu merah itu, banyak warga yang menjuluki ‘Lampu Merah Terlama di Indonesia’, ‘Lampu Merah Perenggut Masa Muda’, hingga julukan ‘Lampu Merah Penguji Iman’.

Menanggapi hal itu, Dinas Perhubungan Kota Bandung menjelaskan, penerapan durasi normal di traffic light itu selama 5 menit. Penerapan durasi tersebut berdasarkan dengan jumlah kendaraan yang melintas di kawasan itu.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bandung, Khairul Rijal menjelaskan, pihaknya dapat menerapkan waktu lebih lama untuk kaki simpang tertentu. Tujuannya, lanjut Khairul, tentunya untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Baca Juga : Parkir Liar Mulai Marak, Dishub Kota Bandung Segera Tertibkan

“Penerapan durasi lampu merah di traffic light di Jalan Samsat (Jalan Soekarno Hatta-Ibrahim Adjie) normalnya selama 5 menit. Itu berdasarkan hasil kajian berdasarkan aktivitas kendaraan di kawasan itu,” ungkap Khairul di Kota Bandung, Selasa (31/1/2023).

Namun, lanjut Khairul, jika terjadi antrean di kaki simpang tertentu, kami bisa menerapkan prioritas waktu lampu hijaunya lebih lama. Hal itu untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Khairul memaparkan, adapun penyesuaian penerapan waktu prioritas bagi lalu lintas di kaki simpang yang terdapat antrean, yaitu pada pagi, siang, sore, atau malam hari.

Sebagai informasi, persimpangan Jalan Soekarno Hatta-Jalan Ibrahim Adjie merupakan titik temu bagi pengendara motor dari arah Bandung Timur dan Bandung Selatan menuju ke Bandung Kota.

Karena adanya pertemuan kendaraan dari berbagai wilayah itu, menyebabkan kepadatan kendaraan yang tidak bisa terhindarkan.

Baca Juga : Kota Bandung Terapkan Aturan Tata Ruang Baru

“Dengan adanya prioritas waktu lampu hijau pada kaki simpang tertentu ini, pengendara dapat memakluminya. Ini untuk menciptakan kelancaran lalu lintas di seluruh kaki simpang,” tutur Khairul. (Ecep/R13/HR-Online)

ORBIT N2 Resmi Meluncur RP 579 Ribu, Bonus Lampu Pintar

wp-1675140696595.jpg

review1st.com – Seiring dengan kebutuhan akan internet yang tinggi, layanan internet kini menjadi hal yang wajib tersedia dimana saja, termasuk dirumah.

Sayangnya layanan internet rumahan dengan fiber optik biayanya cukup mahal dan terikat kontrak perbulan.

Oleh karena nya Anda membutuhkan modem router Orbit N2 (HKM0128-A) dengan harga Rp579 ribu saja.

Dengan harga tersebut, pelanggan yang membeli pada periode launching sampai 14 Februari 2023, tidak hanya mendapatkan unit Orbit N2 saja, tetapi juga mendapatkan hadiah langsung produk Internet of Things (IoT), Smartlamp Philips.

Dengan lampu ini maka rumah Anda yang sudah terhubung ke internet melalui Orbit N2 bisa langsung mengakses lampu tersebut dari mana saja.

Adapun promo hadiah langsung Smartlamp hanya berlaku untuk pembelian di Grapari dan e-commerce.

ORBIT N2 Resmi Meluncur RP 579 Ribu, Bonus Lampu Pintar

“Kami menyediakan perangkat Orbit N2 dengan harga yang lebih bersaing demi kebutuhan konsumen, sehingga dapat memenuhi kebutuhan untuk koneksi internet tanpa ikatan kontrak, dan juga layanan purna jual selama 2 tahun di lebih dari 30 titik yang tersebar di seluruh Indonesia ” demikian kata Bapak Willy Hakim selaku Direktur HKM.

Orbit N2 menawarkan layanan internet yang mudah dan murah, karena pengguna dapat menyesuaikan biaya internet sesuai kebutuhan dan tanpa kontrak berlangganan.

Selain pemasangan praktis dan mudah tanpa teknisi, modem router ini juga fleksibel tanpa perlu repot putus langganan dan sambung kembali saat berpindah tempat.

” Telkomsel berharap hadirnya modem Orbit Star N2 dapat memberikan pilihan produk yang lebih affordable bagi pelanggan untuk dapat menggunakan layanan Telkomsel Orbit.

“Terutama dengan penawaran harga yang cukup terjangkau senilai Rp579 ribu, pelanggan sudah dapat menikmati keunggulan layanan internet rumah yang lebih flexible, dengan fitur bernilai tambah dari perangkat modem yang lengkap,” ujar VP Sales Strategy Telkomsel Adhi Putranto.

Dibekali chipset 4G ASR1803 yang mampu mengintegrasikan teknologi pita berbasis Radio Frekuensi dengan memori flash, sehingga booting lebih cepat. Chipset ini juga sudah disertifikasi secara global oleh operator besar di Asia, Afrika, Eropa.

Hadir dengan bentuk dan fungsi yang percis Orbit terlaris Star 2 , namun dengan harga yang lebih terjangkau. Router berteknologi LTE Cat 4 ini dilengkapi 1x slot antena eksternal, untuk memperkuat sinyal wifi secara menyeluruh dan menjadikan koneksi lebih stabil.

Selain itu juga terdapat 1x Ethernet LAN Port, yang mampu mentransmit data dengan kecepatan hingga 100MBps.

ORBIT N2 Resmi Meluncur RP 579 Ribu, Bonus Lampu Pintar

Fitur lain yang tidak kalah pentingnya adalah Website Filtering, Whitelist, dan Blacklist sehingga pelanggan dapat mengatur akses internet yang aman bagi keluarga di rumah.

Pada paket penjualannya pengguna tidak hanya mendapatkan unit Orbit Star N2 saja, akan tetapi juga Box Orbit Star N2, Welcome Leaflet , Buku Manual , Kartu Garansi 2 tahun , AC Adaptor dan Kabel LAN.

Untuk menggunakannya pengguna cukup menggunakan SIM Card Telkomsel ukuran Nano yang sudah tersedia pada paket penjualan. Tinggal aktifasi paket, dan siap ber-Internet kapanpun.

Keuntungan menggunakan Orbit N2 adalah ketika SIM Card Telkomsel diaktifkan pelanggan akan mendapat kan kuota bonus 25GB per-bulan selama 6 Bulan.

Jumlah kuota ini sangat cukup untuk digunakan menonton streaming video, menggunakan sosial media atau hanya sekedar browsing.

Orbit N2 dapat dibeli secara offline dan online. Untuk Offline dapat bisa dibeli di semua outlet Grapari , mitra Telkomsel dan outlet IT kesayangan anda , sedangkan untuk online dapat didapatkan di beberapa Official Marketplace MyOrbit N2 seperti: Tokopedia, Shopee, Akulaku, Lazada, Blibli, JD.ID, Tik Tok Shop MyOrbit dan Bukalapak.

Tinjau RS Hamori, Kang Jimat Terkesan Pelayanan dan Fasilitasnya

IMG-20230131-WA0075-01.jpeg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang, H. Ruhimat didampingi Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, dr. Nunung Syuhaeri MARS, melaksanakan kunjungan ke RS Hamori Subang, Selasa (31/01/2023).

Rumah Sakit Hamori Subang adalah Rumah Sakit swasta yang akan segera dibuka dan melayani masyarakat Subang mulai dari tanggal 01 Februari 2023.

Dalam kunjungan tersebut, Kang Jimat bersama Asda 2 didampingi jajaran RS Hamori meninjau pelayanan dan ruangan apa saja yang tersedia di RS Hamori mulai dari lantai 1 hingga lantai 5.

dr. Indra Mansyuri MARS, Direktur Utama RS Hamori Subang menyampaikan RS Hamori dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan yang mumpuni dan melayani berbagai kelas termasuk nanti akan melayani kelas BPJS.
“Total rersedia 122 kamar dengan 20 kamar 63 bed BPJS dan akan mulai beroperasi pada 1 Februari 2023.”ungkapnya.

dr. Indra menambahkan RS Hamori adalah satu-satunya rumah sakit di Subang yang dilengkapi dengan alat CT Scan 128 slice dan berharap kehadiran RS Hamori memberi manfaat bagi masyarakat Subang.

“Kami memiliki alat CT Scan 128 slice yang merupakan satu-satunya rumah sakit yang memiliki alat tersebut di Subang. Semoga menjadi salah satu bentuk layanan yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Subang.”jelasnya.

Kang Jimat yang terlihat terkesan dengan pelayanan dan fasilitas yang ada di RS Hamori mengaku bahagia atas kehadiran RS Hamori di Kabupaten Subang.

Menurut Kang Jimat, kehadiran RS Hamori di Subang menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Subang bersama dengan RS lain yang ada di Subang.

“Akan menjawab kebutuhan pelayanan dasar kesehatan masyarakat Kabupaten Subang. Insyaallah kita sudah memiliki rumah sakit yang memadai dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.” kata Kang Jumat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan UII dan jajaran serta pegawai RS Hamori Subang.

Bupati Subang Tinjau Fasilitas RS Hamori

Bupati-Subang-saat-tinjau-RS-Hamori.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat didampingi Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, dr. Nunung Syuhaeri MARS, melaksanakan kunjungan ke RS Hamori Subang, Selasa (31/01/2023).

Rumah Sakit Hamori Subang adalah rumah sakit swasta yang akan segera dibuka dan melayani masyarakat Subang mulai dari tanggal 1 Februari 2023.

Dalam kunjungan tersebut, Kang Jimat bersama Asda 2 didampingi jajaran RS Hamori meninjau pelayanan dan ruangan apa saja yang tersedia di RS Hamori mulai dari lantai 1 hingga lantai 5.

dr. Indra Mansyuri MARS, Direktur Utama RS Hamori Subang menyampaikan, RS Hamori dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan yang mumpuni dan melayani berbagai kelas termasuk nanti akan melayani kelas BPJS.

“Total tersedia 122 kamar dengan 20 kamar 63 bed BPJS dan akan mulai beroperasi pada 1 Februari 2023,” katanya.

dr. Indra menambahkan RS Hamori adalah satu-satunya rumah sakit di Subang yang dilengkapi dengan alat CT Scan 128 slice dan berharap kehadiran RS Hamori memberi manfaat bagi masyarakat Subang.

“Kami memiliki alat CT Scan 128 slice yang merupakan satu-satunya rumah sakit yang memiliki alat tersebut di Subang. Semoga menjadi salah satu bentuk layanan yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Subang,” katanya.

Kang Jimat yang terlihat terkesan dengan pelayanan dan fasilitas yang ada di RS Hamori mengaku bahagia atas kehadiran RS Hamori di Kabupaten Subang.

Menurut Kang Jimat, kehadiran RS Hamori di Subang menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Subang bersama dengan RS lain yang ada do Subang.

“Akan menjawab kebutuhan pelayanan dasar kesehatan masyarakat Kabupaten Subang. Insyaallah kita sudah memiliki rumah sakit yang memadai dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat,” katanya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Yayasan UII dan jajaran serta pegawai RS Hamori Subang.

Bupati Subang Ajak Seluruh Stakeholder Sukseskan Instruksi Presiden RI

Bupati-Subang.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir dalam gelaran Rapat Koordinasi Daerah Forkopimda Kabupaten Subang Tahun 2023 bertempat di GOR Gotong Royong Subang, Selasa (31/01/2023).

Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni S.Sos.,M.Si selaku ketua panitia penyelanggara menyampaikan, tujuan Rakorda yang diikuti oleh Kepala Perangkat Daerah, Forkopimkec dan Kepala Puskesmas, serta Kepala Desa, Babinkamtibmas dan Babinsa se-Kabupaten Subang adalah sebagai tindak lanjut dari Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda 2023 yang telah dilaksanakan pada 17 Januari lalu dan dipimpin langsung oleh Presiden RI serta Rakorda Forkopimda Subang kali ini mengambil tema “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi Menuju Subang Jawara”.

Acara dilanjutkan dengan pemutaran pidato presiden RI pada Rakornas 17 Januari lalu, serta penayangan capaian 4 tahun kepemimpinan Jimat-Akur.

Membuka sambutannya Kang Jimat menyatakan hari ini adalah momen bersejarah setelah berjuang selama 3 tahun menangani pandemi sekaligus menyampaikan rasa terima kasih karena atas kerja keras seluruh pihak lah Pandemi Covid-19 di Kabupaten Subang dapat dikendalikan.

“Alhamdulilah atas kerja keras kita bersama, Dandim dan Lapolres menggerakan aparat TNI dan Polri untuk bersama dengan tenaga kesehatan serta para camat dan kepala desa melakukan gerakan vaksinasi dengan tidak mengenal lelah, siang dan malam dan di berbagai kesempatan sehingga kita bisa mengendalikan pandemi Covid-19. Akan hal itu, pada kesempatan ini secara pribadi dan kedinasan saya ucapkan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi seluruh camat, para kepala desa, kepala puskesmas, seluruh tenaga kesehatan, aparat TNI dan Polri serta seluruh elemen masyarakat yang di mata saya merupakan pahlawan yang berjasa besar selama pandemi berlangsung,” katanya.

Kang Jimat menambahkan dengan dapat dikendalikannya Covid-19 di Kabupaten Subang, pertumbuhan ekonomi Subang yang sempat menurun tajam di tahun 2021 dapat kembali naik di tahun 2022 dan angka kemiskinan mengalami penurunan di tahun yang sama.

“Di tahun 2022, laju perkonomian Kabupaten Subang mulai membaik dan mengalami peningkatan menjadi 3.15% dan persentase penduduk miskin menurun ke angka 9.75%. Angka tersebut jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun 2020, dimana laju pertumbuhan ekonomi kabupaten subang saat itu sempat terjun bebas -1.150, dampak kontraksi ekonomi tersebut dirasakan sampai tahun 2021, dimana pada tahun itu persentase penduduk miskin Kabupaten Subang menyentuh angka 10,03%, bahkan hal ini merupakan kejadian terparah selama 5 (lima) tahun terakhir,” katanya.

Kang Jimat mengingatkan, laju pertumbuhan ekonomi yang naik dan angka kemiskinan yang menurun bukan berarti kewaspadaan turun karena sesuai dengan arahan Presiden RI di Rakornas lalu semua pihak harus bersiap dengan kemungkinan resesi global dan ancaman krisis pangan yang dapat berakibat pada inflasi daerah.

“Kita harus bersiap menghadapi kemungkinan resesi global di tahun 2023 dan ancaman krisis pangan yang akan berefek langsung terhadap inflasi daerah,” katanya.

Oleh karena itu, bupati menginstruksikan kepada 1. Kepala Dinas DKUPP untuk selalu memantau pergerakan harga-harga kebutuhan pokok, dan sentiasa berkoordinasi dengan BULOG untuk ketersedian cadangan bahan pokok, 2. Para kepala desa untuk melakukan penguatan ketahanan pangan dengan penggunaan dana desa yang tepat guna dan tepat sasaran seperti pengadaan bibit atau benih dengan memanfaatkan pekarangan untuk dijadikan rumah pangan lestari dan tidak kalah penting adalah pembangunan lumbung pangan desa, dan 3. Upaya lain yang bisa dilakukan untuk menekan angka kemiskinan dan ketersediaan pangan adalah dengan gerakan Sapapait Samamanis. Beas perelek, bawang, tomat dan cengek sisihkan satu bulan sekali di setiap rumah dan kumpulkan hasilnya bagikan bagi keluarga tidak mampu.

“Dengan gerakan ini diharapkan dapat membangun ketahanan pangan di tingkat RT bahkan desa,” katanya.

Terkait pembangunan Nasional dan Jawa Barat bagian selatan, Kang Jimat menyatakan Subang akan memiliki wajah baru sehingga harus disiapkan segala sesuatunya terutama insfrastruktur dan regulasi agar masyarakat Subang tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri.
Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dalam 3 (tiga) tahun terakhir berupaya membuka akses jalan Serangpanjang-Cipeundeuy yang nantinya akan terkoneksi dengan pintu tol KM 89 yang langsung menuju Pelabuhan Patimban. Pembukaan jalan tersebut bertujuan untuk mempermudah akses wilayah selatan Kabupaten Subang dengan zona industri yang akan tumbuh seiring dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban. Pemerintah daerah bersama-sama dengan DPRD Kabupaten Subang sedang menyusun rancangan peraturan daerah yaitu raperda tentang ekosistem dan kemudahan investasi daerah. Dalam rancangan perda tersebut diamanahkan keterlibatan BUMD Kabupaten Subang dalam semua aktivitas usaha yang akan ada di Kabupaten Subang sehingga masyarakat Kabupaten Subang tidak menjadi penonton atau yang sering diistilahkan “ayam mati di lumbung padi.”

Selanjutnya, Kang Jimat menyampaikan terkait capaian penurunan stunting di Kabupaten Subang yang atas kerja keras semua pihak dan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintahan Jimat-Akur, Kabupaten Subang memiliki prevalensi stunting di angka 15,7% atau lebih baik dari angka prevalensi stunting Jawa Barat. Angka ini juga menempatkan Kabupaten Subang di urutan ke lima terbaik capaian prevalensi stunting dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Kang Jimat menghaturkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang mendukung penurunan stunting di Kabupaten Subang namun tetap berpesan agar seluruh pihak harus terus gencar dan bekerja keras menuju Subang Zero Stunting atau minimal mencapai target nasional yaitu angka prevalensi stunting sebesar 14% melalui berbagai program yang diluncurkan di bawah kepemimpinan Jimat -Akur.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas capaian tersebut. Akan tetapi kita jangan berpuas diri, masih kurang 1,7 % untuk mencapai target nasional penurunan stunting di angka 14%. Saya juga instruksikan kepada Dinas Kesehatan melalui bidan desa dan DP2KBP3A melalui pos KB desa untuk melakukan identifikasi potensi anak lahir stunting dan saya menghimbau kepada para kepala desa untuk mengalokasikan dana desa tahun 2023 dalam rangka penurunan angka stunting. Lakukan gerakan kaus merah atau ‘kotak amal untuk stunting menuju generasi sehat’ di setiap pelaksanaan majelis taklim atau pelaksanaan sholat Jumat di setiap minggu pertama pada setiap bulannya. Hasilnya serahkan ke kader disetiap RW untuk pengadaan telur dan susu yang kemudian dibagikan kepada sasaran stunting di setiap RW. Saya yakin dan percaya dengan gerakan yang masif dan sinergis dari mulai tingkat kabupaten, kecamatan dan desa, Kabupaten Subang bisa mencapai target nasional penurunan stunting di angka 14% atau bahkan zero stunting,” paparnya.

Kang Jimat juga menekankan agar semua pihak mampu menjaga kondusifitas menjelang Pemilu 2024 serta memberikan 2 kabar gembira atas diraihnya predikat Inovatif oleh Kabupaten Subang dan Indeks Desa Membangun Kabupaten Subang terkualifikasi maju.

“Arahan selanjutnya dari bapak presiden adalah menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah dalam menyongsong pemilu tahun 2024. Saya tutup sambutan ini dengan 2 (dua) kabar gembira di awal tahun 2023. Yang pertama; berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri tentang indeks inovasi daerah provinsi, kabupaten dan kota tahun 2022 Kabupaten Subang ditetapkan sebagai kabupaten inovatif dengan peringkat ke-34 dari 514 kabupaten kota se-Indonesia atau peringkat ke-5 se-Jawa Barat. Kabar gembira yang ke-2 adalah berdasarkan keputusan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi tentang status kemajuan dan kemandirian desa, bahwa skor indeks desa membangun Kabupaten Subang di angka 0.7251 atau terklasifikasi maju,” katanya.

Menutup sambutannya Kang Jimat menyatakan apa yang telah Jimat-Akur lakukan bagi Kabupaten Subang selama ini masih memiliki banyak kekurangan sehingga dirinya berharap seluruh pihak selalu kompak demi kemajuan Kabupaten Subang.

Selanjutnya Kapolres Subang, AKBP. Sumarni dalam paparannya menyampaikan mengenai Strategi Menjaga Stabilitas Kamtibmas Menjelang Pemilu di Kab. Subang yang tentu semua ini sesuai dengan UU Polri.

AKBP Sumarni juga menambahkan upaya menciptakan masyarakat dapat menghalau masyarakat bertindak kriminal melalui program ‘Jumat curhat’ dalam rangka menangkap keluhan saran dari masyarakat dan ‘Minggu curhat’ yang dilaksanakan di lingkungan gereja.

Disampaikan pula oleh AKBP Sumarni bahwa dalam rangka Menjaga Stabilitas Kamtibmas Menjelang Pemilu di Kab. Subang dilakukan Penindakan penyalahgunaan narkotika, ganja, obat obatan terlarang dan tembakau sintetis; laka lantas yang meningkat karena dengan pesatnya wisata, ketidak terbtiban masyarakat dalam berlalu lintas; isu kamtibnas terkini meliputi tawuran, penculikan anak, aksi begal, penurunan bendera parpol, radikalisme/toleransi dan intoleransi; dasar polri dalam pemilu dengan tegas bahwa kami bersiifatnya netral; menghimbau ASN untuk memposisikan netral pula; dentifikasi permasalahan jelang pemilu meliputi penyelenggara, masyarakat, peserta pemilu dan pemerintah daerah; kerawanan ditahapan pemilu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap pengaliran; potensi konflik pemili 2024 yakni (konflik antar peserta) dan (konflik antar peserta dan penyelenggara).

Di akhir paparannya, AKBP Sumarni juga menambahkan agar terus mereaktivasi satkamling agar dapat mengantisipasi kejahatan konvensional, serta menyampaikan untuk selalu menjaga netralitas, patuhi Pedoman aturan disiplin ASN dan Hindari tindakan yang dapat memicu perselisihan

“Polres Subang dan jajaran tidak ada kepentingan apapun kecuali kondusifitas daerah dalam pelaksanaan pemilu 2024,” tegasnya.

Dilanjutkan dengan paparan Dandim 0605 Subang oleh Letkol Inf Bambang Raditya, M.Han tentang Peran kodim 0605 Subang dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi di kab. Subang.

Letkol Inf Bambang Raditya, M.Han menyampaikan giat pokok yang telah dan terus dilakukan diantaranya giat penanaman jagung 100 Ha; pengadaan pupuk organik; pelatihan UMKM dan mendorong penggunaan kompor hemat energi.

Letkol Inf Bambang Raditya, M.Han juga menyampaikan strateginya dalam Menurunkan kemiskinan ekstrem dengan Melaksanakan giat Babinsa masuk dapur, (melakukan pengecekan masyarakat yang kurang mampu); Menjaga stabilitas keamanan; melaksanakan mitigasi bencana alam dan menyiapkan PPRC; netralitas pemilu; Menurunkan angka stunting dengan melaksanakan program bapak asuk anak Stunting

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Subang melalui Kasi Pidana Khusus Aep Saepuloh, SH. Mereview hasil rakornas yaitu penguatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi Peran kejaksaan dalam ekonomi dan inflasi di daerah sesuai instruksi, melakukan koordinasi, dan pendampingan hukum.

Dilanjutkan dengan Pemaparan dari kepala BPS Subang, Ahmad Solihin Mengenal inflasi Kabupaten Subang, dirinya menuturkan pengendalian Inflasi ini penting yang dapat memberikan info tentang dinamika perkembangan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. Menggambarkan kecenderungan umum tentang perkembangan harga dan perubahan yg dipakai untuk pengambilan keputusan.

“Penyebab inflasi pengaruh suplai dan musiman seperti idul Fitri, tahun baru, dan lain-lain. Serta psikologis masyarakat terkait panic buying, gejolak internal dan eksternal,” ungkapnya.

Kepala Bulog Subang Ramaijon Kisaran memaparkan tentang peran perum Bulog cabang Subang dalam menjaga ketahanan pangan yaitu sebagai operator: penyerapan baik dalam maupun luar, pemerataan stok di seluruh Indonesia, Penyaluran, Penyiapan dan pengadaan pangan untuk cadangan beras pemerintah (CBP). Yudha juga menyatakan Subang menjadi penyalur beras keempat terbesar skala nasional.

Menutup Rakorda Forkopimda 2023, Kang Jimat pun menegaskan kepada para stakeholder untuk bersama-sama dalam menghadapi inflasi, sebagai motivasi, Kang Jimat akan mengadakan perlombaan untuk para kepala desa, Babinsa dan Bimaspol dalam menjalankan 9 arahan Bupati Subang.

“Saya minta temen-temen Babinsa, bimaspol sehubungan dengan para kades sangat membutuhkan suporting dari kalian. Saya akan siapkan bagi siapkan, bagi desa yang mampu menjalankan 9 program, akan dilombakan. Tolong renungkan apa yg menjadi penilaian 9 kriteria ini. Camat danramil, dan semuanya Segera ambil langkah, laksanakan rakor kecamatan. Penilaian akan dilakukan 6 bulan ke depan mulai dari hari ini dan yang dinilai yaitu 9 kriteria ini. Semoga apa yang direncanakan mampu terimplementasikan demi menuju Subang Jawara,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Subang, Pimpinan BJB Cabang Subang, para Asisten Daerah, Para Staf Ahli, Kepala OPD Kabupaten Subang, Muspika Kecamatan se-Kabupaten Subang, Kepala Desa se-Kabupaten Subang, dan tamu undangan lainnya.

Sulit Tarik Saldo, Nasabah BIJ Geruduk Kantor Kejari Garut

IMG_20230131_184525_CQhvv4Ce6y_FuEMW2aa0e.jpeg

harapanrakyat.com,- Sejumlah nasabah Bank Intan Jabar (BIJ) geruduk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Jawa Barat, Selasa (31/1/2023). Mereka meminta Kejaksaan Garut untuk memfasilitasi dengan pihak bank, karena saat ini kesulitan menarik saldo.

Nasabah BIJ pun meminta Kepala Kejari Garut untuk turut bertanggung jawab atas kondisi para nasabah saat ini. Hal tersebut karena Bank BIJ sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Kejari Garut dalam hal keamanan nasabah.

“Kajari Garut di media mengatakan bahwa pihaknya melakukan kerja sama dengan Bank BIJ untuk memberikan rasa aman kepada konsumen atau nasabah Bank BIJ. Faktanya, kami ini para nasabah saat ini tidak bisa mengambil tabungan, jauh dari kata aman,” kata Asep, salah seorang nasabah.

Asep meminta agar Kepala Kejari Garut ikut bertanggung jawab atas kondisi saat ini yang terjadi di Bank BIJ Garut. Seharusnya bila kerja sama itu berjalan dengan baik, kondisi yang saat ini nasabah rasakan tidak terjadi.

Baca Juga: Geger! Polisi Temukan Kebun Ganja di Garut, 167 Ganja Ditanam di Kawasan Situ Cangkuang

“Kenapa bisa sudah kerja sama dengan Kejari Garut tapi BIJ malah kolaps dan bahkan ada temuan dugaan korupsi sampai Rp10 miliar. Kami sebagai nasabah tentunya mempertanyakan, kerja sama apa yang sebetulnya antara BIJ dengan Kejari Garut,” tambahnya.

Selain mengontrog kantor Kejaksaan, massa juga mendatangi kantor Cabang BIJ yang berada di wilayah Guntur Garut, belum ada yang mau memberikan keterangan dari pihak bank atas keluhan nasabah ini.

Terkait Bank BIJ, Kejati Jabar saat ini tengah mengusut dugaan kasus korupsi penyimpangan pemberian kredit. Dugaan kerugian negara akibat penyimpangan tersebut mencapai Rp10 miliar. Penyelidikan tersebut diketahui dilakukan sejak Desember 2022 dan sudah ada delapan saksi yang diperiksa. (pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts