Beranda blog Halaman 962

Pemkab Subang Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2024

Pemkab Subang Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2024

Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri sekaligus membuka Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Kabupaten Subang Penyusunan RKPD 2024, bertempat di Aula Sawala Ageung Fave Hotel Subang, Kamis (16/3).

Kaban BP4D Kabupaten Subang Hari Rubiyanto selaku Ketua Pelaksana melaporkan tujuan kegiatan Musrenbang dilaksanakan di tahun ini, karena 2024 adalah tahun yang krusial, karena 5-10 tahun ke depan akan menghadapi tantangan, yaitu generasi Y dan Z. 
Maka dari itu RKPD tahun depan harus bisa menjawab tantangan tersebut, terlebih penggunaan internet tertinggi di Indonesia tertinggi di Jawa Barat.

"Kita selaku pemerintah harus bisa memberikan pelayanan yang serba cepat untuk generasi sekarang," ungkap Hari.

Hari juga menegaskan peran pemerintah sangat penting untuk masyarakat. Maka dari itu dirinya berpesan agar para Camat memastikan program pemerintah daerah tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. 

Hari juga mengapresiasi langkah berani Bupati Subang dalam membangun SDM di Kabupaten Subang, yang berani mengangkat 3.089 PPPK Guru, terbanyak diantara kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Hari pun menghaturkan rasa terima kasih kepada para mitra CSR Pemkab Subang yang telah bersama-sama mendukung pembangunan di Kabupaten Subang. Saat ini Mitra CSR Pemkab Subang telah bergabung 28 perusahaan, dari yang semula 15 perusahaan.

Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini akan dibuat Perda CSR sebagai payung hukum untuk memfasilitasi pemerintah daerah bersama pengusaha membangun Kabupaten Subang.

Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Forum Anak serta penyerahan simbolis pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Subang.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Penandatanganan Berita Acara Rumusan Hail Musrembang Kab. Subang Tahun 2023 untuk RKPD Kab. Subang Tahun 2024 serta Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Inovasi.

Dalam Sambutannya, Bupati Subang menyampaikan apresiasi dan rasa syukur para pemangku kepentingan di Kabupaten Subang dapat bersama-sama berdiskusi dan bersepakat menyusun dokumen perencanaan pembangunan.

"Hari ini adalah puncak dari rangkaian proses yang sangat panjang. Musrenbang RKPD tahun 2023 ini, adalah wadah untuk merangkum, menyelaraskan serta mensinergikan semua program kita agar bisa mendapatkan dokumen RKPD 2024 yang berkualitas, terintegrasi dan responsif," ujarnya.

Ia berpesan kepada para perangkat daerah dan seluruh stakeholder terkait agar mendukung keberhasilan pembangunan dari desa sampai kabupaten, dengan menjalin sinergitas dan kolaborasi yang baik melalui langkah-langkah inovasi maupun melalui perluasan jejaring pembangunan lintas sektor.

Juga, berpesan agar para perangkat daerah tetap perhatikan target yang sudah ada dalam RPMJD serta memperhatkan hasil evaluasi RKPD tahun lalu dan tetap pertimbangkan program strategis tingkat nasional dan provinsi.

"Kita harus  seiya dan sekata untuk memajukan Kabupaten Subang ini. Sehingga dengan demikian, penyelenggaraan pembangunan pada 2024 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel sekaligus mampu menjawab isu-isu yang strategis dan tantangan yang ada, secara tepat dan tuntas," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Subang juga memberikan penghargaan Anugerah Angracana Raharja, CSR award dan penghargaan kepada perangkat daerah yang mempunyai inovasi dengan harapan melalui berbagai award ini bisa meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Subang, sehingga mampu mewujudkan Subang Jawara.

Perwakilan Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat Ira Maulani menjelaskan bahwa Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, dengan total 28% penduduk ada di Jawa Barat.

"Angka harapan hidup di Jawa Barat cukup tinggi, maka dari kita dihadapi dengan proporsi jumlah lansia yang akan meningkat, serta bonus demografi mempunyai sisi positif dengan angkatan kerja cukup banyak, maka dari itu penting sekali investasi masuk ke daerah kita," ungkap Ira.

Ira juga menuturkan tantangan di masa depan dengan banyaknya jumlah angkatan kerja di masa depan, terlebih dengan hadirnya Pelabuhan Patimban dan kawasan industri di Kabupaten Subang, harus diimbangi dengan pembekalan kemampuan dan softskill agar mereka mampu bersaing di dunia kerja.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Anugerah Angracana Raharja, CSR award dan penghargaan kepada perangkat daerah yang mempunyai inovasi.

Perangkat Daerah Terbaik Kategori Dinas/ Badan Angracana Award 2023 : 
• Terbaik I = Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
• Terbaik II =  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
• Terbaik III = Inspektorat Daerah

Kategori Kecamatan
• Terbaik I : Kecamatan Cibogo
• Terbaik Il : Kecamatan Kasomalang
• Terbaik Ill : Kecamatan Subang 

Perangkat Daerah Terinovatif jatuh kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Kecamatan Kalijati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0605, Kajari Subang, Ketua PN Subang, DanYonif 312 Kala Hitam, Perwakilan Forkopimda, perwakilan BP4D Jabar, Perwakilan BRIN Subang, Kepala Perangkat Daerah beserta Camat Se- Kabupaten Subang, unsur perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Subang serta tamu undangan lainnya.

Bupati Hadiri Pelantikan PWI Dan IKWI Kabupaten Subang Periode 2022-2025

Bupati Hadiri Pelantikan PWI Dan IKWI Kabupaten Subang Periode 2022-2025

Bupati Subang H Ruhimat menghadiri pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Subang Periode 2022-2025 yang mengangkat tema Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat. Bertempat di Aula Pemda, Kamis (16/3). 

Mengawali sambutannya, Bupati Subang mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Subang Periode 2022-2025.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh wartawan yang aktif berkontribusi memberikan informasi kepada masyarakat. Mengingat peran penting pers demi kemajuan negara sesuai dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. 

Senada dengan itu, ia mengajak seluruh PWI dan IKWI Kabupaten Subang untuk bersama-sama mensukseskan pembangunan dan bekerja secara smart, optimal dan profesional sesuai kode etik jurnalistik.

"Mari kita bersama bahu membahu mengangkat harkat dan martabat Kabupaten Subang baik secara mental, rohani dan fisik," ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Subang oleh Ketua PWI Jawa Barat dan Ketua IKWI Jawa Barat.

Ketua PWI Kabupaten Subang menyampaikan Zaenal Mutaqin mengucapkan terima kasih kepada Ketua PWI dan IKWI Jawa Barat atas kehadirannya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Subang atas dukungan dan bantuan yang diberikan terhadap program kerja PWI.

Ia meminta bimbingan dan arahannya kepada seluruh jajaran termasuk Ketua PWI Jawa Barat untuk menjalankan program kerja kedepannya serta mengucapkan selamat kepada pengurus IKWI dan berharap mampu tumbuh dan berkembang menjalankan program-programnya termasuk program sosial.

Ketua IKWI Kabupaten Subang Hj. Rika Pertawati mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan sebagai Ketua IKWI dan berharap dirinya mampu menjalankan tugas sebaik-baiknya dan membangun keluarga IKWI dan pers Kabupaten Subang.

Ketua IKWI Jawa Barat Jiean Ajiyanpi menyampaikan selamat kepada pengurus yang telah dilantik serta memberikan semangat kolaborasi untuk membangun hal-hal positif yang bermanfaat.

"Hakikatnya kami disini untuk memajukan organisasi IKWI Jawa Barat. Sebaran anggota sampai hari ini ada 11 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat," ujarnya,

Ketua PWI Jawa Barat H. Hilman Hidayat juga mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan PWI dan IKWI Kabupaten Subang periode 2022-2025. Ia berharap mampu memajukan organisasi dan menyebarkan informasi yang aktual sesuai dengan aturan yang berlaku.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Subang, Kepala DP2KBP3A, sejumlah camat dan tamu undangan lainnya.

Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Manis Ciamis Mulai Naik

Harga-Kebutuhan-Pokok-di-Pasar-Manis-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Menjelang bulan suci Ramadhan, harga kebutuhan pokok di Pasar Manis Ciamis saat ini mengalami kenaikan harga, seperti halnya cabe rawit dan juga bawang merah dan putih.

Salah satu pedagang sayuran di Blok A Pasar Manis Ciamis, Iis mengatakan, ada beberapa jenis sayuran yang saat ini harganya naik seperti halnya cabe rawit jenis domba, tomat, bawang merah dan putih. 

Adapun harga cabe rawit domba saat ini itu yakni Rp 100 ribu dari sebelumnya Rp 90 ribu per kilogram. Sedangkan bawang merah itu Rp 40 ribu dari Rp 30 ribu per kilogramnya, bawang putih Rp 35 ribu dari Rp 25 ribu per kilogramnya.

“Kalau harga tomat itu Rp 10 ribu dari sebelumnya Rp 6.000 per kilogramnya. Kenaikan tersebut baru beberapa hari ini,” katanya, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga: Nama Wabup Ciamis Dicatut Penipu, Dalih Akan Bantu Cairkan Dana Hibah

Menurutnya, kenaikan harga biasanya suka naik lagi jelang beberapa hari lagi bulan suci Ramdhan. Maka dari itu, pihaknya memprediksi kemungkinan untuk tahun ini juga nantinya akan ada kenaikan harga. 

“Biasanya setiap tahun seperti itu, kalau seminggu lagi mau puasa suka naik, dan beberapa hari lagi puasa harga kembali naik,” tuturnya.

Selain harga sayur mayur yang saat ini naik, namun harga kebutuhan pokok seperti telur ayam mulai merangkak naik di Pasar Manis Ciamis. 

“Iya, telur ayam juga naik yang tadinya Rp 27-28 ribu per kilogramnya saat ini Rp 30 ribu per kilogramnya,” ucapnya. 

Iis menambahkan, terkait pembeli, meskipun beberapa harga kebutuhan pokok naik, namun pembeli masih ada, mengingat untuk sayuran seperti cabe, bawang merah dan putih itu merupakan kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat.

“Alhamdulilah kalau pembeli masih ada, namun kami berharap agar harga kembali normal lagi karena kasihan kepada pembeli,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Surat Kematian Jadi Kendala Pendataan Pemilih, Ini Kata Disdukcapil Kota Banjar

Surat-Kematian-jadi-kendala-pendaftaran-pemilih.jpg

harapanrakyat.com,- KPU Kota Banjar menyebutkan surat keterangan kematian menjadi salah satu kendala petugas penyelenggara Pemilu dalam melakukan pendataan daftar pemilih. Hal itu terjadi karena warga yang meninggal belum memiliki akta kematian.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar, Jawa Barat, menyebut proses untuk mengurus administrasi berupa akta kematian bagi orang yang meninggal cukup mudah dan cepat.

Kepala Disdukcapil Kota Banjar Heri Sapari melalui Kabid. Pelayanan Informasi Administrasi Kependudukan, Iwan Kustiawan, mengatakan, proses untuk mengurus administrasi berupa akta kematian bagi orang yang sudah meninggal cukup mudah dan cepat.

Baca Juga: KPU Kota Banjar Merespon Soal Warga Meninggal Masuk Daftar Pemilih

Prosesnya cepat hanya sekitar 15 menit dengan catatan warga ataupun pihak keluarga yang akan mengurus akta kematian tersebut sudah formulir dan menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

“Prosesnya cukup mudah sebetulnya. Sekitar 15 menit bisa selesai asalkan persyaratannya sudah lengkap,” kata Iwan kepada harapanrakyat.com, Kamis (16/3/2023).

Iwan menyebutkan, persyaratan yang harus dilengkapi oleh warga yang akan mengurus akta kematian tersebut yaitu identitas diri KTP dan kartu keluarga (KK) warga yang meninggal dan identitas diri pihak pelapor atau keluarga.

Proses Pembuatan Akta Kematian Disdukcapil Kota Banjar

Setelah persyaratan lengkap, kemudian tinggal mengisi formulir data kematian. Formulir tersebut sudah tersedia di setiap masing-masing desa/kelurahan, baik cetak maupun elektronik (digital).

Setelah datanya lengkap, lanjutnya, pihak desa/kelurahan akan mengirimkan data tersebut ke Disdukcapil. Warga yang akan mengurus administrasi akta kematian tersebut juga bisa datang langsung sendiri ke kantor Disdukcapil.

“Setelah persyaratannya lengkap nanti dari kami Disdukcapil yang menerbitkan akta kematian tersebut. Jadi pengambilannya di kantor Disdukcapil,” katanya.

Lebih lanjut terkait problem administrasi surat kematian yang menjadi salah satu kendala dalam pendataan daftar pemilih pemilu, menurutnya, perlu ada koordinasi dengan instansi terkait untuk kemudian bisa ditindaklanjuti oleh desa/kelurahan.

Menurut Iwan, untuk membuat akta kematian tersebut harus ada dasar pelaporan. Selain itu juga perlu keterangan kematian dari warga melalui desa/kelurahan baru kemudian bisa diproses.

Ia pun menegaskan data warga meninggal tidak bisa dihapus kecuali dengan membuat akta kematian.

“Data tidak bisa dihapus kalau tidak membuat akta kematian. Untuk mengurus itu harus kita lihat datanya. Harus ada laporan dari desa/kelurahan baru bisa proses penerbitan akta kematian,” tandasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Wakapolda Jabar Cek Sarana Prasarana Jalur Mudik Alternatif di Tasikmalaya

Jalur-Mudik.jpg

harapanrakyat.com,- Wakapolda Jawa Barat melakukan pengecekan sarana prasarana jalur mudik alternatif di Tasikmalaya. Pengecekan jalur tersebut dalam rangka menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun 2023.

Saat melakukan pemantauan, Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Bariza Sulfi didampingi Kapolres Tasikmalaya AKBP. Suhardi H Haryanto.

Bariza Sulfi melakukan pemantauan langsung kesiapan sarana prasarana di jalur alternatif Bandung-Tasikmalaya via Salawu, Tasikmalaya.

“Tadi pagi kami sudah rapat dengan Bapak Kapolda Jabar dan Jasa Marga mengenai kesiapan Polda Jabar dan jajarannya dalam menghadapi Operasi Ketupat,” kata Bariza Sulfi, Kamis (16/03/2023).

Lanjutnya mengatakan, Operasi Ketupat identik dengan arus mudik dan arus balik. Oleh karena itu, pihaknya harus memperhatikan sarana dan prasarana yang ada di jalur-jalur alternatif mudik Lebaran.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2023 Gratis dari Kemenhub, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Jajaran Polda Jabar mengecek kesiapan sarana prasarana jalan dari mulai Bandung sampai Tasikmalaya. Hal itu untuk mengetahui apakah jalur tersebut cukup memadai atau perlu perbaikan.

“Kalau memang perlu perbaikan, kita nanti akan kerjasama dengan pemerintah kabupaten maupun provinsi, atau pusat. Dengan begitu, kesiapan pada jalur alternatif mudik di Tasikmalaya sebagai penunjang jalan utama bisa benar-benar siap pemudik gunakan,” terangnya.

Jika ada jalur-jalur alternatif yang sudah siap digunakan, maka nanti petugas mengarahkan pemudik untuk melalui jalur tersebut.

Saat ini pihaknya masih mengecek sarana prasarana jalur mudik alternatif. Baru setelah itu mengecek kesiapan dari para petugasnya dan lain sebagainya. Tujuannya untuk menunjang kelancaran arus mudik yang baik. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Bagaimana Ramadan memengaruhi pengalaman jaringan seluler

202303_ramadan_graph2.jpg

review1st.com – Dalam analisis Opensignal ini, kami melihat bagaimana perubahan perilaku selama bulan Ramadhan memengaruhi pengalaman seluler di lima negara dengan populasi Muslim yang besar.

Sholat subuh menandakan dimulainya puasa setiap hari, dan jatuh antara jam 3 pagi dan 6 pagi. Lebih banyak orang yang bangun lebih awal berkorelasi dengan perubahan kecepatan unduh rata-rata 4G.

Kecepatan pengunduhan 4G menunjukkan variasi antara bulan Ramadhan dan bulan sebelumnya. Rata-rata, malam dan dini hari (tengah malam-9 pagi) lebih lambat daripada siang hari (9 pagi-tengah hari). Pada periode sebelum fajar (3-6 pagi), kecepatannya menurun lebih dari 15% di Mesir, Indonesia, Pakistan, dan Kerajaan Arab Saudi.

Periode tiga jam Ramadhan adalah kesempatan terakhir untuk makan sebelum puasa. Doa pertama di hari itu diucapkan pada waktu ini. Lebih banyak orang terjaga dan lalu lintas jaringan meningkat, mengurangi kecepatan pengunduhan. Namun, kecepatan meningkat setelah periode ini karena orang menghabiskan lebih sedikit waktu di ponsel.

Rata-rata kecepatan pengunduhan bulanan selama periode 3-6 pagi dibandingkan bulan sebelum dan sesudahnya. Meskipun penurunan tajam terjadi di Mesir, Indonesia, Pakistan, dan Kerajaan Arab Saudi, angka harian menunjukkan sedikit perbedaan dari tren. Bahkan, terdapat sedikit peningkatan di kelima negara tersebut, menunjukkan bahwa periode aktivitas dan kemacetan pengguna di pagi hari diimbangi dengan pengurangan penggunaan jaringan selama sisa hari.

Negara-negara dengan populasi Muslim tinggi mengalami perubahan besar selama Ramadan. Pakistan dan Kerajaan Arab Saudi memiliki populasi Muslim 96% dan 93% masing-masing. Kecepatan pengunduhan 4G di kedua negara tersebut turun lebih dari 20% selama periode 3-6 pagi dibandingkan dengan bulan sebelumnya, menunjukkan peningkatan lalu lintas selama periode ini.

Keduanya mengalami ayunan terbesar ke arah lain, menjadi dua dari sedikit negara yang mengalami peningkatan kecepatan lebih dari 15% — pada sore hari (12-3 sore) untuk Kerajaan Arab Saudi, dan di pagi hari (9 pagi-tengah hari) dan sore hari (3-6 sore) untuk Pakistan.

Populasi Mesir diperkirakan sekitar 90% [3] Muslim, sementara Indonesia dilaporkan memiliki 87% mayoritas Muslim.

Kedua negara ini mengalami penurunan signifikan dalam kecepatan 4G yang disebabkan oleh kemacetan di pagi hari — masing-masing sebesar 18,5% dan 16,7%.

Jika dibandingkan dengan Malaysia, dengan populasi Muslim 64% yang kurang berdampak, perubahan kebiasaan yang dipengaruhi oleh bulan Ramadhan jelas menonjol.

Ramadhan adalah waktu refleksi dan pengabdian, di mana perubahan signifikan dalam pola perilaku diamati di seluruh populasi. Perubahan pengalaman seluler di negara-negara dengan populasi mayoritas Muslim menunjukkan bahwa sebagian besar orang mengubah rutinitas mereka di sekitar bulan suci ini.

Kendalikan Inflasi Daerah Jelang Ramadan, Masyarakat Diimbau Bijak Belanja

Kepala-BI-Jawa-Barat-Erwin-Hutapea.jpeg

harapanrakyat.com – Mengendalikan inflasi daerah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Erwin Gunawan Hutapea meminta masyarakat untuk bijak berbelanja menjelang Ramadan dan Lebaran.

Dengan demikian, tidak terjadi peningkatan harga menjelang momentum hari keagamaan tersebut.

“Kita mendorong dan menguatkan kampanye belanja bijak, agar momentum Ramadan dan Lebaran tidak terjadi peningkatan harga. Sehingga tidak terlalu agresif ketika belanja kebutuhan pokok,” ungkapnya di sela-sela High Level Meeting (HLM) di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga : Jalur Ciwidey-Rancabali-Cidaun Masuk Program Pelebaran Jalan

Menurutnya, selain bijak dalam berbelanja dalam mengendalikan inflasi daerah menjelang momentum Ramadan, maka perlu memperluas kegiatan operasi pasar. Terutama komoditas beras dan minyak. Mengingat dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan harga dan kelangkaan.

“Dukungan Bank Indonesia adalah fasilitasi biaya angkut komoditas pangan dan penyelenggaraan kegiatan operasi pasar untuk lebih luas lagi di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat,” ujarnya.

Erwin menjelaskan, pihaknya terus mendorong peningkatan produksi pangan lokal, melalui dukungan sarana prasarana digitalisasi pertanian. Termasuk implementasi teknologi pertanian IP400 hingga program urban farming seperti di antaranya Green House dan Organic Tower Garden.

Berbagai langkah penguatan pasokan tersebut, lanjut Erwin, perlu dukungan komunikasi kebijakan untuk menjaga demand masyarakat tetap terkendali.

“Selain itu juga dengan upaya membentuk perilaku berdagang bijak di kalangan pedagang untuk mengendalikan inflasi daerah,” tuturnya.

Gubernur Jawa Barat Tekankan Antisipasi Inflasi Daerah Jelang Ramadan

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan, meski pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat lebih tinggi dari nasional, namun upaya pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadan tetap harus waspada.

Untuk itu, terdapat tiga langkah antisipatif Pemprov Jabar dan kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Baca Juga : Pengelolaan TPPAS Lulut Nambo Bogor Dikerjasamakan Pemprov Jabar

Pertama, penguatan digitalisasi data neraca pangan sebagai katalis pengendalian inflasi daerah. Kedua, optimalisasi lahan tidur menjadi lahan produktif, yang dapat mendorong peningkatan produksi pangan lokal.

Ketiga, dukungan subsidi ongkos angkutan bahan pangan guna menekan harga pangan semakin terjangkau.

Ridwan Kamil menuturkan, seluruh langkah tersebut merupakan kunci mengendalikan inflasi daerah Jawa Barat tetap terjaga.

Bahkan kedepannya, kata Ridwan Kamil, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Barat bersama Bank Indonesia, akan terus memperkuat berbagai program kebijakan pengendalian inflasi daerah dan digitalisasi ekonomi di Jawa Barat. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Perubahan Nama Kabupaten Ciamis Menjadi Galuh, Wabup Yana: Keinginan Masyarakat

Perubahan-nama-Ciamis.jpeg

harapanrakyat.com,- Perubahan nama Kabupaten Ciamis menjadi Kabupaten Galuh adalah usulan dari masyarakat. Tidak ada dalam visi misi bupati dan wakil bupati.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra, menanggapi perihal penolakan dari Front Persaudaraan Islam Ciamis, Jawa Barat, terkait perubahan nama tersebut.

“Untuk perubahan nama Ciamis menjadi Galuh memang tidak ada pada visi misi bupati dan wakil bupati. Akan tetapi keinginan perubahan nama kabupaten itu usulan dari masyarakat pada saat debat kandidat,” terangnya, Kamis (16/03/2023).

Jadi, lanjut Yana, keinginan perubahan nama Ciamis menjadi Galuh itu bukan keinginan pribadi bupati dan wakil bupati.

Baca Juga: Target Perubahan Nama Kabupaten Ciamis jadi Galuh Akhir Tahun 2023

“Jika itu memang sudah kehendak masyarakat, dan ada dalam Undang-Undang, kenapa tidak. Meskipun memang ada masyarakat yang pro dan kontra,” tandasnya.

Yana juga menerimanya mengenai alasan penolakan yang disampaikan oleh pihak DPW Front Persaudaraan Islam tentang perubahan nama Ciamis.

Hal itu akan menjadi bahan pertimbangan, mengingat proses perubahan nama Kabupaten Galuh masih berjalan.

“Terima kasih atas masukannya, tentu hal tersebut akan menjadi masukan bagi tim yang bertugas dalam proses perubahan nama Kabupaten Ciamis ke Kabupaten Galuh,” pungkas Yana. (Fahmi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Konsumsi Baterai DFSK Gelora E Terbukti Irit, Ini Hasilnya!

rockomotif-konsumsi-baterai-gelora-e.jpg

ROCKOMOTIF, JakartaPT Sokonindo Automobile membuktikan bahwa konsumsi baterai Gelora E terbukti irit dalam pengujian yang dilakukan dengan menempuh jarak dari Jakarta menuju Bandung, Jawa Barat.

Dalam tes tersebut, kemampuan yang ditunjukkan oleh kendaraan niaga listrik tersebut terbukti efisien dan sangat andal saat digunakan untuk jalur dalam kota maupun luar kota.

Melalui rangkaian pengetesan tersebut, konsumsi baterai Gelora E ini hanya membutuhkan sebanyak 60 persen di mana medan yang dihadapi tidak hanya jalan rata, tetapi juga melewati permukaan jalan menanjak dan menurun dengan kontur yang berbeda-beda.

“Semua bisa dilalui dengan baik dan berjalan tanpa ada masalah, sehingga membuktikan mobil ini handal digunakan di dalam dan luar kota,” ungkap
Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, Rabu (15-3-2023) di Bandung Jawa Barat.

Terkait rute yang dijalani saat pengetesan konsumsi baterai Gelora E ini, titk awal mengambil lokasi dari UID PLN Jakarta Raya menuju PLN UP3 Bandung dengan jarak tempuh sekitar 185 kilometer.

Jika dikonversi ke dalam nilai rupiah, penggunaan daya yang dilakukan oleh kendaraan listrik niaga ini hanya membutuhkan Rp42 ribu untuk menempuh jarak dari Jakarta menuju Bandung.

Saat pengujian konsumsi baterai Gelora E tersebut, mobil ini diisi dengan dua orang yang terdiri dari pengemudi dan penumpang, serta turut membawa barang bawaan di bagaian belakang untuk memberikan kondisi nyata saat berpergian.

Mobil yang digunakan kali ini merupakan hasil produksi pabrik Cikande, Serang, Banten yang sudah mengadopsi berbagai teknologi produksi terkini dan modern sehingga memenuhi status sebagai industri 4.0. Secara keseluruhan pabrik DFSK mampu memproduksi 50 ribu unit per tahun berkat dukungan teknologi robotik dan sumber daya manusia (SDM) terlatih. Teknologi robotik yang diusung pabrik DFSK sudah mencapai 90 persen untuk proses produksi.

Dengan beragam keunggulan yang impresif tersebut, harga yang ditawarkan ke konsumen kini lebih kompetitif karena sudah dirakit secara lokal dan dibanderol dengan harga Rp399 jutaan untuk Minibus, dan Rp350 jutaan untuk versi Blind Van.

Pemusnahan Ribuan Botol Miras Hasil Razia Pekat di Kota Tasikmalaya

Pemusnahan-Ribuan-Botol-Miras-Hasil-Razia-Pekat-di-Kota-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Ribuan botol miras berbagai merek hasil razia pekat Satpol PP bersama ormas Islam di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dimusnahkan di halaman Pemkot Tasikmalaya, Kamis (16/3/2023).

Pemusnahan ribuan botol miras dengan menggunakan alat berat tersebut, disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kota Tasikmalaya, TNI, polisi serta tokoh agama.

Kasatpol PP Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan merinci 1.825 botol miras hasil razia. Adapun miras yang pihaknya musnahkan, antara lain 307 liter tuak, 24 botol ciu, 39 liter ciu.

Baca Juga: Ratusan Botol Miras di Pajang di Depan Kantor Pemkot Tasikmalaya

“Kemudian, 1.404 botol kosong serta 7 karung kayu manis yang kita dapatkan dari beberapa lokasi di wilayah Kota Tasikmalaya,” bebernya.

Rincian Miras Hasil Razia Pekat di Kota Tasikmalaya

Lanjutnya menambahkan, bahwa dari total 1.825 botol miras, adalah hasil razia pekat di Jalan BKR Kota Tasikmalaya, pada 14 Februari 2023. Kemudian juga hasil razia di Jalan SL Tobing pada 8 Maret 2023, dan di Jalan Ir H Juanda Kota Tasikmalaya.

Untuk tanggal 14 Februari 2023, pihaknya mengamankan 86 botol berbagai merek. Antara lain 7 botol miras kosong, 15 botol anggur gingseng, 4 botol Bir Bintang.

Lalu, 7 botol arak besar, 12 botol arak kecil, 12 botol anggur merah kecil, 9 botol anggur merah besar, 8 botol miras merek kawa-kawa dan 12 botol anggur putih.

Sedangkan untuk miras yang pihaknya sita dari hasil razia pekat itu di Jalan SL Tobing  itu antara lain 20 liter tuak, 178 botol miras kosong, 3 botol arak. Kemudian, 3 botol anggur merah, 10 botol kawa-kawa, 16 botol anggur gingseng, 7 botol prost, dan 5 botol anggur putih.

Baca Juga: Peracik Miras Oplosan Maut di Tasikmalaya Ngaku Hanya Coba-coba

Sementara untuk 22 botol berbagai merek miras hasil sitaan di Jalan Ir H Juanda, di antaranya 3 botol anggur merah, 6 botol anggur gingseng, 8 botol kawa-kawa dan 5 botol arak.

“Selain itu, kita juga menyita miras di Cilembang Kota Tasikmalaya, dengan total 308 botol dari berbagai merek,” paparnya.

Pihaknya berjanji akan terus melaksanakan razia pekat untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman di Kota Tasikmalaya.

“Terlebih saat ini menjelang bulan suci Ramadan, agar warga yang akan melaksanakan ibadah di bulan puasa bisa tenang,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts