Beranda blog Halaman 961

Kompor Tanam Modena Hadir di Tasikmalaya, Dapur Jadi Lebih Modern

IMG_20230317_074943_zGuFpSTw5a_fMpK4BNw1f.jpeg

harapanrakyat.com,- Bagi warga Kota Tasikmalaya dan sekitarnya yang ingin membuat dapur menjadi modern, kini telah hadir kompor tanam Modena.

Pada era modern ini, dapur bukan hanya sebatas tempat untuk memasak namun juga jadi jantung rumah. Dapur menjadi tempat berkumpulnya keluarga sambil menunggu makanan yang dimasak. Sehingga penampilan dapur saat ini menjadi paling utama dalam setiap rumah.

Untuk menciptakan dapur yang nyaman dan estetik, tentunya perlu peralatan yang bagus dan juga memiliki teknologi untuk menunjang kehidupan masa kini.

Kompor tanam Modena hadir menjadi solusi tepat untuk menciptakan dapur yang modern dan estetik. Penataan dapur akan menjadi lebih elegan tidak seperti pada masa lalu yang terkesan kotor.

Keunggulan dari kompor tanam ini dari sisi penampilan terlihat mewah. Memiliki lapisan kaca kristal yang membuat kompor tersebut terlihat lebih elegan dan cocok untuk suasana interior rumah. Sehingga membuat dapur menjadi lebih rapih.

Selain dari penampilan, kompor tanam Modena ini pun aman. Alhasil memasak pun lebih tenang tanpa harus khawatir keselamatan karena memiliki fitur Gas Safety Technology. Terdapat sensor termokopel yang bisa mematikan sambungan gas saat kompor dalam keadaan padam.

Baca Juga: Pecel Oranye Asli Tasikmalaya, Kuliner Jadul Langganan None Belanda

Kompor tanam Modena dapat menahan beban yang cukup berat dan suhu panas. Tak hanya itu, kompor ini pun memiliki garansi seumur hidup khusus pelapis kompor yang terbuat dari tempered glass.

Kompor Tanam Modena, Memasak Jadi Lebih Efisien dan Aman

Warga Tasikmalaya dapat memasak lebih efisien, karena kompor ini mendistribusikan panas dengan optimal. Sehingga memasak bisa lebih cepat. Kompor ini pun mudah dibersihkan hanya dengan mengelap lapisan kacanya saja.

“Kami juga memberikan perhatian terhadap Desian produk sehingga sesuai dengan interior dapur. Selain desain juga produk Modena mengutamakan keamanan penggunanya,” ujar Branch Manager Modena Bandung Hengky Khe, Jumat (17/3/2023).

Bagi warga Tasikmalaya yang ingin berbagai produk Modena salah satunya kompor tanam ini bisa mengunjungi beberapa toko. Antara lain Toko Depo SS Jalan SL Tobing, Toko Bangunan Utama Jalan Mitra Batik, Toko Metro TV Jalan Pasar Wetan, Toko RDS Material dan Batu Alam Jalan Letnan Ibrahim Adjie, Toko Sinar Hidup Jalan HZ Mustofa, dan lainnya. Untuk wilayah Ciamis tersedia di Toko Eropa Ruko Pasar Manis Ciamis dan Toko Netral. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

LAPAS KELAS IIA SUBANG BERSAMA DINAS PERTANIAN SELENGGARAKAN PROGRAM PELATIHAN PERTANIAN BAGI WARGA BINAAN

LAPAS KELAS IIA SUBANG

suarasubang.com. Sebagai upaya optimalisasi dan penguatan Program Pembinaan dan Penyelenggaraan Pemasyarakatan guna mencapai tujuan pidana yaitu melakukan Pembinaan agar Warga Binaan tidak mengulang perbuatan melanggar hukum dan mendidik mereka memiliki keterampilan sosial dan berwirausaha, serta sebagai upaya penataan dan pembaharuan manajemen Pemasyarakatan sebagai bentuk perlakuan kepada narapidana perlu di berikan Pembinaan Kemandirian, atas dasar itu Lapas Kelas IIA menyelenggarakan Program Pembinaan Kemandirian Narapidana yang akan dilaksanakan Bidang Pembinaan Kemandirian yaitu Pelatihan Pertanian Budidaya Cabai dan Kacang Hijau.

Dalam laporannya pada saat acara pembukaan kegiatan, Kasi Kegiatan Kerja yang sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Asep Junaedi, Bc.I.P memaparkan bahwa Tujuan Umum pelakasanaan Pelatihan ini adalah sebagai upaya proses Pembinaan Kemandirian untuk narapidana agar memiliki keahlian dan keterampilan hidup, menambah wawasan dan memotivasi untuk berwirausaha.

“Pada akhir Diklat peserta akan diberikan Sertifikat sesuai dengan Program Kejuruan yang di pelajari selama Diklat” tambahnya. Kegiatan Pembinaan Kemandirian Narapidana ini akan diikuti oleh 20 (dua puluh) Warga Binaan dan 1 (satu) orang instuktur dan 1 (satu) orang petugas Lapas sebagai pendamping. Pada akhir kegiatan peserta diklat diberikan sertifikat keahlian oleh Dinas Pertanian Kabupaten Subang sebagai tanda bukti telah mengikuti Pembinaan Kemandirian. Selain Dinas Pertanian Kabupaten Subang, kegiatan ini juga atas Kerjasama dengan UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Subang.

Hadir dalam acara pembukaan, PLH Kepala LAPAS Kelas II A Subang Arijunna, S.H., M.Si sekaligus membuka secara resmi Kegiatan, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Subang Asep Heryana, S.P., M.Si, Kasubag TU UPTD Balai Latihan Kerja Subang , Adi Puadi, S.Hi, Tim Penyuluh Pertanian dari Bidang Penyuluhan dan Sumberdaya Dinas Pertanian Kabupaten Subang Dessy Argayulia, S.P, M.P dan Rohyani, SP.M.P., serta para Warga Binaan LAPAS Kelas IIA Subang calon peserta kegiatan pelatihan.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan penambahan keahlian sebagai bekal hidup warga binaan setelah habis menjalani masa pidana, terciptanya Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Subang yang produktif dalam bidang Agribisnis khususnya bidang Pertanian serta sebagai kegiatan pemanfaatan Lahan yang dimiliki oleh Lapas Kelas IIA Subang. Sasaran pelaksanaan Pembinaan Kemandirian untuk Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Subang ini adalah tercapainya peningkatan pengetahuan, keterampilan, wawasan dalam merangsang tumbuhnya pemikiran untuk berwirausaha dan memiliki keterampilan sebagai bekal hidup.

Kepala Bapelitbangda Kota Tasikmalaya Ditangkap Polisi Gegara Narkoba

Kasus-Narkoba.jpg

harapanrakyat.com,- Kepala Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Jawa Barat berinisial AA terjerat narkoba. Kepolisian Polda Jabar mengumumkan bahwa pihaknya telah mengamankan pejabat tersebut.

Atas kasus tersebut, aktivis mahasiswa Kota Tasikmalaya meminta agar seluruh pejabat lingkup Pemkot Tasikmalaya dan anggota DPRD melakukan tes urine.

Salah seorang aktivis mahasiswa Kota Tasikmalaya Ardiana Nugraha mengatakan, pihaknya mendesak Muspida untuk melakukan tes urine dan sejenisnya secara massal

“Seluruh aparatur pemerintah lingkungan Pemkot Tasikmalaya, baik eksekutif, legislatif maupun aparat penegak hukum harus tes urine. Karena sangat tidak menutup kemungkinan masih ada orang di tiap instansi pemerintah yang mengonsumsi narkoba,” kata Ardiana Nugraha, Kamis (16/03/2022).

Baca Juga: Wakapolda Jabar Cek Sarana Prasarana Jalur Mudik Alternatif di Tasikmalaya

Ia juga mengatakan, masyarakat Kota Tasikmalaya tercengang atas adanya pemberitaan salah satu ASN yang menjabat sebagai Kepala Bapelitbangda di Kota Tasikmalaya terjerat kasus narkoba.

“Kami menganggap kronologi atau dasar penangkapannya ini masih bias dan tidak jelas. Sehingga membuat kita sebagai mahasiswa yang senantiasa dituntut kritis, musti berpikir keras. Terutama pada penyidikan yang Polda Jabar lakukan,” ungkapnya.

Mahasiswa Kota Tasikmalaya siap mengawal kasus ini sampai tuntas. Mereka juga berharap Polda Jabar mampu secepatnya melakukan penelusuran keterangan lebih lanjut hingga ke akar-akarnya.

Kepala Bapelitbangda Kota Tasikmalaya Terjerat Narkoba

Kemudian, Adriana juga mendesak pihak kepolisian untuk bisa menjaga marwah, integritas dan profesionalitas institusinya.

Baca Juga: Teddy Minahasa Terjerat Narkoba, Kapolri Murka: Tindak Tegas Apapun Jabatannya

Lanjutnya mengatakan, jangan hanya menyuruh pihak yang bersangkutan untuk melakukan rehabilitasi, sedangkan proses hukum seolah tidak prioritas.

“Pertanyaanya kemudian apa kepentingan Polda Jabar jika hanya menangkap, lalu melepaskan dan menyuruh untuk rehabilitasi. Karena setahu kami mahasiswa bahwa polisi itu menegakkan hukum, bukan hanya menyuruh rehabilitasi,” katanya.

Aktivis mahasiswa juga berharap aparat penegak hukum tegakkan keadilan seadil-adilnya. Jangan membeda-bedakan ketika menangkap masyarakat sipil dan aparatur pemerintah.

“Apalagi sampai ada privilege. Intinya, jangan sampai ada dusta diantara kita, Terlebih jika memang sudah terbukti Kepala Bapelitbangda Kota Tasikmalaya terjerat narkoba,” tandas Ardiana. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Ruang Renjana Coffee Tasikmalaya, Ngopi di Alam Bebas

Ruang-Renjana-Coffee-Tasikmalaya.jpg

Ruang Renjana Coffee Tasikmalaya adalah salah satu tempat ngopi yang memakai konsep alam terbuka. Bagi Anda yang memiliki hobi nongkrong sambil menghirup udara bebas, maka cafe ini bisa menjadi tempatnya.

Akun YouTube Noerse channel telah mengunggah sebuah video berjudul “terkini! Cafe di Tengah Sawah!” yang menampilkan suasana Ruang Renjana Coffee pada 16 Oktober 2022 lalu.

Video berdurasi 6 menit 32 detik itu menyebutkan alamat cafe di Jalan Bumi Resik Indah no. 71, Kecamatan Sukamanah, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca Juga: 48 Street Kitchen Coffee Tasikmalaya, Cafe Estetik Konsep Jepang

Intip Ruang Renjana Coffee Tasikmalaya

“Cafe ini memiliki tempat di alam terbuka, jadi suasananya enak,” ucap Noerse saat memulai. Video memperlihatkan pemandangan hijau dari hamparan sawah dan beberapa rumah warga.

Noerse melanjutkan, “Ini di sekelilingnya ada pemandangan sawah yang menghijau.”

Ngopi Cantik di Alam Terbuka

Kemudian, video beralih ke pojok barista yang berada di dalam rumah kaca. Di meja kasir terdapat menu dan barcode QRIS yang menandakan cafe ini menerima jenis pembayaran non tunai.

Area rumah kaca tampaknya memiliki suasana yang ramah anak, karena bebas asap rokok. Selain itu, terdapat beberapa bantal untuk bersandar bagi pengunjung yang memilih duduk di lesehan pada bagian teras.

Terdapat beberapa kursi minimalis dari besi untuk pengunjung yang datang berkelompok atau membawa keluarga di Ruang Renjana Coffe Tasikmalaya.

Sementara di bagian pinggirnya, ada beberapa tempat duduk menyatu dengan dinding lengkap dengan meja khusus untuk pengunjung yang ingin ngopi sambil nugas.

Menurut Noerse dalam videonya, cafe ini menjadi ramai saat menjelang sore hari. “Kalau sore hari biasanya suka rame,” tambahnya.

Baca Juga: 48 Island Tasikmalaya, Serasa Nongkrong di Hawaii

Rentang Harga yang Kompetitif

Karena konsep cafe memakai tema outdoor, otomatis tempat duduk yang ada menjadi lebih terbatas. Terutama bagian teras menjadi tidak terpakai.

“Kalau hujan biasanya suka ada lesehan, tapi karena hujan, nggak dipasang (perlengkapannya),” jelasnya kepada pemirsa.

Pantauan harapanrakyat.com pada Minggu (12/3) lalu, secara geografis letak Ruang Renjana Coffee Tasikmalaya berbatasan langsung dengan Villa Grand Mutiara yang kerap menjadi vendor pernikahan sekaligus penginapan.

Untuk menu minuman, harga berkisar dari Rp 15 ribu hingga Rp 31 ribu per item. Pengunjung juga bisa menemukan makanan dengan rentang harga mulai dari Rp 9 ribu hingga Rp 31 ribu per porsi. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Wanita Ngamuk Makam Ayahnya Dibongkar, Netizen: Gak Jadi Sedih karena Bahasanya!

Wanita-Ngamuk.jpeg

harapanrakyat.com,- Seorang wanita ngamuk karena makam ayahnya dibongkar paksa tanpa pemberitahuan kepada dirinya. Wanita itu membagikan postingan curhatannya melalui akun TikTok bernama @queenjegegg hingga viral.

Dalam video unggahan hari Selasa 14 Maret 2023 lalu itu, nampak @queenjegegg sedang menangis sambil memperlihatkan kondisi makam ayahnya. Ia menyebut makam sang ayam telah dirusak atau dibongkar paksa.

“Demi Allah semoga kehidupan orang-orang yang membongkar paksa makam papa aku tanpa izin nggak akan selamat sampai tujuh turunan!,” tulis @queenjegegg dalam videonya.

Terlihat posisi makam ayahnya itu lebih tinggi dari tanah sekitarnya (tidak rata dengan tanah- red). Selain itu, pembongkaran juga terlihat pada bagian sisi-sisi pembatas makam sudah dibongkar.

“BIADAB SEMUA!,” tulis @queenjegegg dalam caption videonya.

Hingga hari Kamis (16/03/2023), video viral akun @queenjegegg itu sudah ditonton sebanyak 3,6 juta kali. Serta mendapatkan 208 lebih likes dan 1.400 lebih komentar dari para netizen.

Baca Juga: Kim Kardashian Salah Tag Perempuan asal Bandung, Auto Kebanjiran DM Bule

Duduk Perkara Wanita yang Ngamuk Makam Ayahnya Dibongkar

Hasil penelusuran harapanrakyat.com, Caca (pemilik akun @queenjegegg), suatu hari menemukan makam ayahnya telah dibongkar pada bagian sisi-sisinya.

Hal tersebut membuatnya marah hingga ia curhat melalui media sosial dan mempostingnya ke sejumlah konten yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Mengacu pada bukti screenshot surat pemberitahuan warga tentang kegiatan pembongkaran bangunan permanen atau kijing keramik makam itu terjadi pada hari Minggu 12 Maret 2023.

Lalu, pada Rabu 15 Maret 2023, Caca mengunggah sebuah postingan ke dalam akun TikTok-nya. Postingannya itu berisikan beberapa screenshot percakapan WhatsApp dengan sejumlah orang untuk mempertanyakan kejadian tersebut.

Di satu postingan, Caca mengklaim bahwa ia sama sekali tidak mengkijing (memasang keramik) pada makam ayahnya.

Baca Juga: Tetap Sabar Istri Sah Ketemu Pelakor, Netizen: Lakinya Rada-rada!

“Makam papa nggak permanen,” tutur Caca dalam salah satu screenshot perbincangannya dengan seseorang melalui WhatsApp.

Ia juga menegaskan, dalam surat pemberitahuan warga itu tertulis “Melepas kijing dan bangunan permanen di area makam”.

Caca heran mengapa makam ayahnya harus dibongkar. Sedangkan dalam surat itu hanya makam permanen saja yang menjadi target pembongkaran.

“Tolong sekolah lagi biar bisa bedain mana bangunan permanen dan tumpukan batu pakai cat tembok. Biar ada adab gak asal ngerusak makam papaku tanpa ijin j****k, Matanya pakai dulu, itu permanen atau tidak ya g****k,” tukas Caca dalam postingannya.

Postingan Video Curhatan Caca Viral

Selain itu, Caca juga menuturkan bahwa saat memasang tumpukan batu pada bagian sisi makam ayahnya, ia sudah meminta izin terlebih dahulu kepada petugas area makam.

Ia juga mengaku selalu membayar biaya perawatan makam setiap tahunnya kepada petugas makam.

Baca Juga: Bikin Ngakak, Foto Editan Gibran Ganggu Kaesang dan Istri Viral

Terlanjur makam ayahnya sudah kena pebongkaran, ia lalu mencoba mengkonfirmasi kepada warga sekitar. Baik orang perumahan maupun petugas makam.

Namun, Caca merasa kecewa karena orang-orang yang ia tanya malah seperti tidak mau bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Orang-orang perumahan malah saling lempar masalah,” ungkap Caca dalam postingannya.

Hingga hari Kamis (16/03/2023), Caca masih mengunggah beberapa postingan yang memperlihatkan kondisi terkini makam ayahnya. Kini hanya tinggal batu nisan saja yang menandai makam sang ayah.

Netizen Sesalkan Caca Berbahasa Kasar

Kejadian ini menjadi viral melalui media sosial. Ada netizen yang memberikan dukungan serta mencoba mengerti perasaan yang sedang Caca alami.

Baca Juga: Kasihan, Streamer Asal Korsel Jinnytty Jatuh ke Selokan saat Live di Bali

“semangat cantik, aku bantu aamiin yaa,” tulis akun @sheri***.

“Kk ini sayang banget sama papanya. Hampir setiap vt ke makam papanya,” tulis netizen lainnya dengan akun @menggo_sti***.

“Ih aku nangis liat video bareng papanya. Smga papanya tenang dan segera selesai ya masalahnya, al-fatihah buat papanya,” kata akun @khansafit***.

“hayo yang bongkar diaminin ratusan orang,” tulis @hijrahwith***.

Namun, ada juga netizen yang mempersoalkan cara Caca dalam menyebarluaskan kejadian itu. Salah satunya terkait gaya bahasa Caca. Sejumlah netizen menggapnya tidak sopan dan bahkan terkesan kasar.

“Mau sedih jadi ngga sedih karena bahasanya, jadi kurang respect,” komentar akun @borris.sahet***.

“Ngaku sayang papa berjilbab gak mau,” tulis akun @m_ay***.

“Jangan asal memberi sumpah begitu apalagi sampai 7 turunan. Kalau doanya diijabah yang doain yang nanggung dosa loh, karena turunannya gak tahu apa-apa disumpahi,” komentar @anggayus***.

“Saya kurang setuju dengan bahasa kasar mbaknya, karena saya juga jawa timuran. Kalau lihat sekeliling makam sepertinya memang harus rata dengan tanah,” kata akun @adikurniawan***.

“Ziarah ke Makam ngGak pake hijab, Ngaji kaya baca buku, kalau sayang papamu minimalnya tutuplah aurat saat menziarahi makamnya. Maaf bukan sok suci, tapi ini adab seorang muslim,” ujar @zayda***.

“I feel sorry for you! But u need to control ur mouth girl, that’s horrible words!,” tulis @c_fo***. (Gumilang/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Seblak Teh Eni Tasikmalaya, Paling Enak se-Tasik

Seblak-Teh-Eni-Tasikmalaya.jpg

Seblak Teh Eni Tasikmalaya adalah salah satu jajanan viral yang menawarkan tingkat kepedasan sesuai selera. Bagi pecandu seblak yang gemar makan pedas, maka wajib kunjungi warung ini demi mendapatkan pengalaman kuliner yang memuaskan.

Lokasi berada di Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Warung ini buka dari pukul 10.00 sampai 18.00 WIB dan libur setiap hari Senin.

Apabila Anda termasuk pecandu makanan pedas, maka seblak Teh Eni Tasikmalaya harus masuk ke dalam daftar wisata kuliner. Selain menawarkan harga yang bervariasi warung ini juga menjadi surganya para wanita.

Baca Juga: Waroeng Bakso Cepot BKR, Ngebaso dengan Konsep Prasmanan

Kuliner Seblak Teh Eni Tasikmalaya

Seblak merupakan kuliner Sunda yang berasal dari wilayah Parahyangan dengan cita rasa gurih dan pedas. Masakan yang terinspirasi dari makanan kobok khas India ini secara umum terbuat dari kerupuk basah dan bambu halus dari bawang putih dengan kencur.

Seiring berkembangnya zaman, banyak penjual seblak yang menambahkan rempah tertentu sebagai ciri khas masing-masing. Oleh karena itu, meski penjual seblak semakin banyak namun setiap tempat tidak kehilangan pelanggan karena cita rasanya yang berbeda.

Seblak Paling Enak di Tasikmalaya

Pada 23 Maret 2022, akun YouTube Yudha Pangestu telah mengunggah sebuah video berjudul ‘Ketemu seblak paling enak di Kota Tasik’. Video berdurasi 12 menit 32 detik itu mendokumentasikan pengalaman Yudha saat mencicipi seblak teh Eni Tasikmalaya.

“Guys, gue lagi ada di Tasik. Gue lagi pengen banget makan, langsung aja gue datengin ‘Seblak Teh Eni’ yang katanya viral banget,” ucap Yudha saat memulai.

Baca Juga: Pecel Oranye Asli Tasikmalaya, Kuliner Jadul Langganan None Belanda

Dalam videonya, tampak bagian depan warung menyediakan aneka bahan-bahan dengan sistem self service. Pembeli memilih sendiri bahan-bahan apa saja yang ingin dimasak, kemudian bawa ke kasir.

“Ini seblak yang bisa ngambil sendiri, ala carte,” jelasnya.

Siap-Siap Antrian Panjang

Mengingat keberadaan Seblak Teh Eni Tasikmalaya yang lumayan tenar, pembeli harus siap antri saat membeli. Yudha mengatakan, “Nih guys, ngantri, ya udah gue ikutan ngantri deh.”

Saat tiba giliran mengambil bahan-bahan, pelayan memberi tahu harga berkisar dari Rp 2.500 hingga Rp 10.000 per item. Ada kerupuk, cilok, siomay kering, mie telor, jamur enoki, dan aneka dumpling.

Sementara untuk level kepedasan, pembeli bisa request 1-10. “Biasanya level 2-3 udah pedes soalnya cabe disini campur omongan tetangga,” ucap pelayan sambil bercanda.

Yudha menambahkan, masakan Seblak Teh Eni Tasikmalaya memiliki rasa kencur yang kuat sehingga terasa memanjakan lidah. “Wajib ke sini pokoknya guys,” tambahnya.

Hingga kini, video tersebut sudah mendapat 39 ribu penayangan dan 88 komentar. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Waroeng Bakso Cepot BKR, Ngebaso dengan Konsep Prasmanan

Waroeng-Bakso-Cepot-BKR-Tasikmalaya.jpg

Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya merupakan cabang ketiga dari restoran pertamanya pada Jumat, (4/3) lalu. Pecinta kuliner Tasikmalaya kini bisa menikmati bakso dengan konsep prasmanan harga terjangkau.

Restoran bertempat di Jalan BKR, Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Sementara cabang lainnya berada Cibodas Cisayong dan Mangunreja Singaparna.

Sebelum berkunjung ke Waroeng Bakso Cepot BKR, berikut poin-poin menarik yang perlu diperhatikan ketika datang ke lokasi. 

Ngebaso di Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya

Menurut owner, H Jajang Koswara, target pasar yang bagus dalam hal kuliner. Alasannya karena terdapat beberapa kampus yang berdekatan dengan wilayah tersebut.

Konsep Prasmanan Murah Meriah

Perihal rasa dan menu, Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya masih mempertahankan ciri khas seperti cabang-cabang lainnya. Menu yang menjadi favorit pelanggan adalah bakso bima. Selain itu, ada juga baso urat, baso aci, dan mie ayam.

Sebagai pelengkapnya, tersedia jus buah, sop durian, dan aneka minuman segar lainnya yang membangkitkan selera. Untuk bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, setiap memberlakukan harga yang murah meriah.

Baca Juga: Pecel Oranye Asli Tasikmalaya, Kuliner Jadul Langganan None Belanda

Harga makanan berkisar dari Rp 12 ribu hingga Rp 54 ribu per porsi. Sedangkan untuk minuman berkisar dar Rp 5 ribu hingga Rp 18 ribu per item. Adapun budget untuk sop duren tersedia mulai dari Rp 4 ribu hingga Rp 90 ribu, sesuaikan dengan kebutuhan.

Ngebaso Sambil Nonton Bola

Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya memiliki tiga area, yaitu indoor, outdoor, dan lesehan. Bagian indoor restoran memiliki meja buffet tempat pelanggan bisa mengambil bakso sepuasnya kemudian membayar di kasir.

Ciri khas dari bakso tersebut selalu menampilkan tokong wayang legendaris pada tema ruangan.

Di bagian outdoor biasanya jadi tempat meeting karena dapat menampung orang lebih banyak. Sedangkan di bagian lesehan, para pembeli bisa menyantap bakso sambil menonton permainan sepak bola.

Halaman belakang Waroeng Bakso Cepot BKR Tasikmalaya memang memiliki lapangan mini soccer. Biasanya lapangan ini menjadi lokasi untuk pertandingan antar sekolah, sehingga banyak guru dan orang tua murid menggunakan area lesehan. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kasus Ibu Eksploitasi Anak di Karawang, Duduk Manis di Warung Anaknya Ngemis di Jalanan

Kasus-Ibu-Eksploitasi-Anak-di-Karawang-Duduk-Manis-di-Warung-Anaknya-Ngemis-di-Jalanan.jpg

Kasus ibu eksploitasi anak terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kejadian itu menjadi perbincangan publik saat videonya viral di media sosial, Rabu (15/3/2023).

Dalam sebuah  unggahan video  akun Twitter @Heraloebss, tampak seorang ibu berpakaian cokelat tengah duduk manis di sebuah warung.

Usut punya usut, ternyata ibu tersebut menunggu setoran anaknya yang sedang mengemis di jalan alun-alun Kabupaten Karawang.

Kemudian, datang beberapa laki-laki merekam ibu yang sedang duduk santai itu, sambil mencecar dengan sejumlah pertanyaan.

“Kalau mau, Ibu yang kerja ngemis, bukan anaknya!,” ujar salah satu pria dalam rekaman video.

Baca Juga : DPK3AB Jabar Catat 268 Kasus Kekerasan Anak Selama 2022

Mereka lantas akan memviralkan ibu tersebut sembari berencana akan melaporkan ke pihak bagian perlindungan anak.

“Ku urang viral keun siah, bejakeun ka bagean perlindungan anak (sama saya akan diviralkan sekaligus melaporkannya ke bagian perlindungan anak),” kata salah satu pria.

Ekonomi Sulit, Alasan Ibu Eksploitasi Anak di Karawang 

Mendengar komentar pria yang datang tiba-tiba itu, sang ibu mengelak. Alasan Ia memaksa anak mengemis karena terbentur dengan kondisi ekonomi yang sulit.

Menurut pengakuannya, Ia sudah tidak memiliki suami yang biasa menafkahinya. Sedangkan kondisi anaknya merupakan anak yatim yang enggan ditinggalkan.

“Kalau anak itu mau saya tinggalkan, saya pasti bakal kerja,” ujarnya ngotot.

Baca Juga : Kekerasan Anak di Cimahi, DP3A Kota Bandung Berikan Pendampingan Korban

Berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, video itu terjadi di wilayah Kuningan Jawa Barat.

Namun, setelah menelusuri dari berbagai sumber, video itu terjadi di wilayah Karawang Jawa Barat.

Dinas P3A Karawang Angkat Bicara

Melansir dari berbagai sumber, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Karawang, Ridwan Salam menanggapi video viral kejadian ibu yang memaksa anaknya mengemis itu.

Menurut Ridwan, Sejauh ini pihaknya telah menangani kasus tersebut. Pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan penjangkauan dan memanggil ibu yang bernama Kesih itu untuk mengklarifikasi.

“Ibu Kesih sudah kami klarifikasi, pengakuannya benar memang dia terpaksa menyuruh anaknya mengemis karena faktor ekonomi sulit,” kata Ridwan.

Baca Juga : Dapat Dukungan Penuh Bupati, HPN 2023 Tingkat Jabar Digelar di Karawang

Saat tim dari Dinas P3A menginterogasi, Ibu Kesih pun berjanji di hadapan RT setempat tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Sedangkan Dinas P3A berencana akan menindak lanjuti kasus tersebut dengan melakukan pendampingan yang intens.

“Sebagaimana dalam Undang-undang, tugas seorang ibu itu adalah mendidik anaknya, memelihara anaknya dan melindungi anaknya,” paparnya.

Karena itu, Ridwan pun berkomitmen akan menindaklanjuti setiap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Seperti pada kasus ibu yang mengeksploitasi anak di Kabupaten Karawang yang viral tersebut. (Aji/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Awas! Jambret Beraksi di Kota Banjar, Pelaku Rampas Uang dan Emas Milik Warga

Aksi-Jambret.jpg

harapanrakyat.com,- Jambret beraksi di Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (15/03/2023). Aksi penjambretan terjadi di area perkebunan karet Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, sekitar pukul 15.00 WIB.

Lia Yuliawati, warga Dusun Cigadung, RT 3, RW 3, Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, menjadi korban aksi penjambretan. Uang, kalung emas hingga surat-surat penting miliknya raib dibawa kabur pelaku.

Saudara korban, Risma Anjani mengatakan, awalnya korban hendak mengantar pesanan melon dari Ponpes Bustanul Ulum, Desa Karyamukti, ke Kantor Kecamatan Pataruman. Korban melewati jalan area perkebunan karet Batulawang.

Saat dalam perjalanan, kondisi jalan waktu itu dalam keadaan sepi. Kemudian, tiba-tiba ada sepeda motor datang dari arah belakang dan langsung berusaha merampas tas milik korban.

Setelah tas terseret, lanjut Risma, korban terjatuh dari sepeda motor. Pelaku jambret pun langsung kabur membawa tas milik korban.

Baca Juga: Pelaku Jambret Kalung Emas di Tasikmalaya Jadi Bulanan-bulanan Warga

“Kondisi jalan sepi. Pelaku jambret merampas tas milik Lia dari belakang. Kejadiannya sekitar pukul 3 sore,” tutur Risma kepada harapanrakyat.com, Kamis (16/03/2023).

Lanjutnya menyebutkan, bagian tubuh korban berdarah karena terjatuh dari sepeda motor. Korban pun sempat mengejar pelaku jambret sampai ke pertigaan pangkalan ojek.

Namun tukang ojek di lokasi tersebut tidak ada yang melihat pelaku. Kemungkinan pelaku melewati jalan gang.

Polisi Selidiki Kasus Jambret Beraksi di Kota Banjar

Risma menyebutkan, pelaku jambret menjalankan aksinya sendirian, menggunakan sepeda motor Nmax warna hitam. Jenis kelaminnya laki-laki, masih berusia muda dan berambut ikal.

Baca Juga: Diduga akan Lakukan Percobaan Pencurian, Seorang Pria di Kota Banjar Diamankan Polisi

Akibat kejadian tersebut, tas milik korban berisi dompet, STNK sepeda motor Nmax, kartu BPJS, dan uang sekitar Rp 1,5 juta serta perhiasan berupa 3 gram kalung emas raib dirampas pelaku.

Saat ini, imbuh Risma, korban sudah membuat laporan atas kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor Pataruman (Polsek).

“Tas berisi uang dan surat penting juga emas 3 gram punya korban dibawa kabur sama jambret. Korban sekarang masih trauma,” kata Risma.

Terpisah, Kapolsek Pataruman AKP. Hadi Winarso, membenarkan adanya laporan terkait jambret beraksi di Kota Banjar. Tepatnya di area perkebunan Batulawang.

Saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan kasus tersebut. “Iya. Masih dalam proses penyelidikan,” singkatnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Harga Daging Ayam di Pasar Manis Ciamis Naik, Capai Rp 40 Ribu

Harga-Daging-Ayam-di-Pasar-Manis-Ciamis-Naik.jpg

harapanrakyat.com,- Harga Kebutuhan Pokok saat ini mulai mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadhan. Salah satunya harga daging ayam yang saat ini naik di Pasar Manis Ciamis, Jawa Barat. 

Ryan, salah satu pedagang daging ayam di Blok A Pasar Manis Ciamis mengaku, saat ini pihaknya menjual daging ayam dengan harga Rp 40 ribu per kilogramnya, sebelumnya Rp 38 ribu.

“Harga Rp 40 ribu itu baru 4 hari ini, sebelumnya hanya Rp 38 ribu per kilogramnya. Pasalnya harga di kandang juga sudah naik, maklum sebentar lagi bulan puasa harga kebutuhan pokok pasti naik,” katanya, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Manis Ciamis Mulai Naik

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Yati, pedagang daging ayam di Blok C Pasar Manis Ciamis, saat ini pihaknya menjual daging ayam dengan harga yang sama yaitu Rp 40 ribu per kilogramnya.

“Iya udah seminggu Rp 40 ribu, kalau sebelumnya itu Rp 37-38 ribu per kilogramnya,” katanya.

Menurutnya, harga dari kandang juga saat ini naik, kemudian saat ini menjelang bulan suci Ramadhan, sehingga harga kebutuhan pokok pasti naik. 

“Biasanya kalau beberapa hari lagi bulan puasa harga daging ayam suka naik lagi, tahun ini juga kami prediksi akan naik lagi mungkin 3-4 hari lagi jelang puasa,” tuturnya.

Yati mengaku, dengan adanya kenaikan harga ini membuat pembeli sepi. Dalam satu hari ini pihaknya hanya bisa menjual 9 ekor, kalau biasanya itu 25 ekor dalam sehari.

“Maka dari itu kami harap harga kembali turun, kemudian bisa banyak pembeli. Karena dengan harga saat ini, kasihan juga sama pembeli,” ucapnya.

Sementara itu, untuk harga daging sapi sampai saat ini masih stabil tidak ada kenaikan atau pun penurunan. Harga daging sapi saat ini di kisaran Rp 135 ribu per kilogramnya.

“Harga masih normal Rp 135 ribu, tidak tahu kalau beberapa hari lagi puasa. Kalau biasanya itu jika jelang puasa dan lebaran suka naik harganya. Mungkin tahun ini juga akan naik,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts