Beranda Berita Subang Anggota Kodim 0605/Subang Turun Tangan Padamkan Karhutla di Gunung Kujang Cijambe

Anggota Kodim 0605/Subang Turun Tangan Padamkan Karhutla di Gunung Kujang Cijambe

Kebakaran hutan Gunung Kujang Cijambe

Anggota Kodim 0605/Subang melalui jajaran Koramil 0512/Cijambe turun langsung membantu proses pemadaman kebakaran hutan. Kebakaran ini terjadi di lereng Gunung Kujang, yang berlokasi di Desa Cijambe, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.

Peristiwa tersebut berlangsung pada Sabtu pagi, tanggal 26 September 2026.

Insiden kebakaran ini mengejutkan warga Kampung Sindangpalay. Sebab, kobaran api terlihat membesar di kawasan hutan dan menimbulkan kepulan asap tebal.

Secara spesifik, kawasan yang terbakar berada di wilayah RT 05/RW 02. Akibatnya, warga segera melaporkan kejadian gawat darurat tersebut kepada Babinsa dan kepala desa setempat.

“Kami lihat api sudah membesar di hutan Gunung Kujang, langsung lapor ke Babinsa dan Pak Kades,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan.

Laporan Cepat dan Aksi Pemadaman Terpadu

Laporan kebakaran diterima oleh pihak berwenang sekitar pukul 06.30 WIB. Merespons laporan tersebut, Danramil 0512/Cijambe, Kapten Inf. Wartono, bergerak cepat menuju lokasi. Beliau turun langsung bersama anggota Koramil untuk memimpin upaya penanganan.

BACA JUGA:  Keluarga Lak Galuh Pakuan Apresiasi Pelayanan Rumah Sakit Plumbon Subang

Penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu oleh berbagai unsur terkait. Upaya ini melibatkan unsur Polsek, pemerintah desa, BPBD, Tagana, dan Damkar. Selain itu, perangkat desa, Relawan PETA, serta masyarakat setempat juga turut berpartisipasi aktif.

“Begitu dapat laporan, kami langsung ke TKP dan koordinasi semua unsur untuk pemadaman bersama warga,” kata Kapten Wartono.

Anggota Koramil bersama seluruh unsur gabungan bahu-membahu melakukan pemadaman secara manual. Mereka menggunakan peralatan seadanya yang tersedia di lokasi kejadian.

Bantuan dari pihak Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB. Tim Damkar membawa perlengkapan berupa enam tabung alat pemadam api ringan (APAR).

BACA JUGA:  Kopi Asli Subang Mendunia, Pemkab Dorong Konsumsi Lokal

Estimasi Luas Lahan Terbakar dan Upaya Pengendalian

Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman api masih terus berlangsung. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 1,5 hektare. Lahan yang terdampak tersebut sebagian besar merupakan area kebun milik warga setempat.

“Api masih dalam proses pemadaman. Kami kerahkan semua personel gabungan agar tidak merembet lebih luas,” ungkap Wartono mengenai situasi terkini.

Imbauan Keamanan Selama Musim Kemarau

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa kebakaran ini. Petugas gabungan terus bekerja keras melakukan pemadaman dan pengendalian api. Tujuannya adalah untuk mencegah agar kebakaran tidak semakin meluas ke kawasan hutan lainnya.

Aparat terkait juga memberikan imbauan penting kepada masyarakat sekitar. Warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Terutama, kewaspadaan ini perlu ditingkatkan selama periode musim kemarau.

BACA JUGA:  Wabup Subang Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2026.

Selain itu, aparat menegaskan agar warga tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu timbulnya titik api.

“Selama kegiatan pemadaman berlangsung aman dan kondusif. Kami imbau warga tidak membakar sampah sembarangan di area hutan,” tandas Danramil.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan dan di mana kebakaran hutan Gunung Kujang terjadi? Kebakaran hutan terjadi di lereng Gunung Kujang, Desa Cijambe, Kabupaten Subang pada Sabtu pagi, 26 September 2026.
  • Siapa saja pihak yang terlibat dalam pemadaman kebakaran tersebut? Pemadaman dilakukan secara gabungan oleh anggota Koramil 0512/Cijambe, Polsek, BPBD, Tagana, Damkar, perangkat desa, Relawan PETA, dan warga setempat.
  • Berapa estimasi luas lahan warga yang terdampak kebakaran? Berdasarkan perkiraan awal, luas lahan kebun warga yang terbakar mencapai sekitar 1,5 hektare.