Beranda blog Halaman 1799

DPRD Subang Gelar Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020

DPRD-SUbang-Pemkab-Subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – DPRD Subang menggelar Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penetapan Persetujuan DPRD Kabupaten Subang terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 di Gedung DPRD Kabupaten Subang, Kamis (1/7/2021). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Subang H. Ruhimat dan wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD H. Narca Sukanda S.Sos tersebut dapat terlaksana setelah dianggap memenuhi kuorum dengan jumlah anggota yang hadir sebanyak 33 orang. Rapat paripurna tersebut seharusnya dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2021 namun sempat tertunda karena tidak memenuhi kuorum yang hanya dihadiri 15 anggota dewan.

Menurut H. Narca bahwa sesuai dengan kesepakatan pada hari selasa 29 Juni 2021 maka rapat paripurna kali ini dilakukan secara virtual dan mengingatkan para hadirin untuk tetap mewaspadai bahaya penyebaran covid 19 di Kabupaten Subang. H. Narca pun mengucapkan selamat kepada Bupati Subang beserta jajaran atas diraihnya predikat opini WTP dari BPK atas laporan pertanggungjawaban keuangan Daerah Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2020.

Dalam sambutannya kang Jimat menyampaikan ucapan terima kasih serta memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya atas kinerja seluruh anggota DPRD kabupaten subang yang secara demokratis berhasil menyetujui dan menetapkan persetujuan atas RAPERDA tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2020 yang untuk selanjutnya disahkan menjadi Peraturan Daerah.

Adapun untuk proses selanjutnya terkait proses yang telah dilalui tersebut adalah menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk kemudian dilakukan evaluasi oleh tim Evaluasi Pertanggungjawaban Pelaksanaaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) di BPKAD Provinsi Jawa Barat.

Kang Jimat menegaskan bahwa dengan telah disetujui dan ditetapkannya draft peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2020 dalam sidang paripurna ini oleh DPRD Kabupaten Subang, dapat dimaknai sebagai momen dan peristiwa penting bagi kelanjutan proses pembangunan di Kabupaten Subang yang menjadi salah satu bukti bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan DPRD memiliki komitmen yang sama untuk melaksanaan tugas dan tanggungjawab yang diamanatkan masyarakat guna mempercepat proses peningkatan keberhasilan pembangunan di kabupaten Subang.

“Mari kita bahu-membahu dan dan bergandeng tangan agar kemitraan dan sinergi yang telah terjalin baik ini, tetap terjaga dan kualitas serta kuantitasnya terus ditingkatkan” tandas kang Jimat.

Hadir pula mendampingi Kang Jimat-Akur dalam Rapat Paripurna tersebut Sekda Subang H. Asep Nuroni S.Sos, M.Si dan seluruh Satuan Kerja perangkat daerah (SKPD) dan Camat se Kabupaten Subang melalui virtual Zoom, ketua wakil ketua DPRD beserta para anggota DPRD Kabupaten Subang.

HUT Bhayangkara ke 75, Sejumlah Pihak Diganjar Penghargaan

H.-Ruhimat-hadiri-HUT-Bhayangkara.jpg

KOTASUBANG.com, Subang- Bupati Subang H. Ruhimat dan wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi beserta pejabat Forkopimda Subang mengikuti acara syukuran dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke 75 yang diadakan oleh Polres Subang di Aula Patriatama Mapolres Subang, Kamis (1/7/2021).

Pelaksanaan acara yang dimulai dengan Upacara peringatan HUT Bhayangkara yang dipimpin oleh presiden RI Joko Widodo secara virtual tersebut berlangsung khidmat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam sambutannya Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widianto, SH menyebutkan bahwa tema hari Bhayangkara ke 75 yaitu transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju indonesia maju dan menyampaikan bahwa melalui momentum HUT Bhayangkara ke 75 ini polres Subang akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Subang.

Kang Jimat mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kerjasama yg selama ini terjalin antara polres dengan pemerintah Kabupaten Subang dan berharap agar tetap berjalan bahkan agar ke depan dapat ditingkatkan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Subang.

Dalam acara tersebut dilakukan pula prosesi pemotongan kue dan tumpeng, pemberian penghargaan kepada anggota TNI/Polri serta instansi berprestasi terkait penanganan Covid 19 di Kabupaten Subang.

Adapun penerima penghargaan instansi berprestasi terkait penanganan Covid 19 di Kabupaten Subang diantaranya: Kepala Dinas Kesehatan Subang Dr. Maxi, Ketua Bidang Data Satgas Covid-19 Subang Komara Nugraha dan Koordinator Tim Pelaksana dari Satuan Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Subang Tarkim.

Sementara itu diumumkan pula hasil perlombaan vaksinasi massal antar polsek bersama 40 Puskesmas serta Lomba Optimalisasi PPKM Mikro (Tangguh Presisi) se Kabupaten Subang. Adapun pemenang lomba Vaksinasi massal yaitu: Juara 1 diraih Puskesmas Cisalak Kecamatan Cisalak, Juara 2 diraih Puskesmas Sukarahayu Kecamatan Subang dan Juara 3 diraih Puskesmas Pagaden Kecamatan Pagaden.

Untuk Lomba Optimalisasi PPKM Mikro Juara 1 diraih Desa Ciater, Juara 2 Desa Ciasem Tengah dan Juara ke 3 diraih oleh Kelurahan Dangdeur. Selain itu diumumkan pula hasil lomba kejuaraan tenis lapangan dan menembak yang dilaksanakan secara internal di jajaran polres Subang.

Dilaksanakan pula penyerahan bantuan sarana dan prasarana medis untuk tenaga kesehatan Medis Kabupaten Subang yang diserahkan oleh Kapolres Subang kepada Bupati Subang yang secara simbolis dilakukan oleh Wakapolres kepada Sekretaris Daerah Subang berupa velbed, masker, sarung tangan dan Vitamin C.

Menutup sambutannya Kang Jimat mengucapkan selamat hari bayangkara ke-75 semoga polri makin jaya dan makin dicintai masyarakat.

 

 

 

Ternyata Ada ‘Markas Tony Stark’ di Ciasem, Subang

action-figure-builder-subang-copy.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Siapa yang tak mengenal Tony Stark alias si Iron Man, tokoh utama dalam film Avengers yang menciptakan berbagai armor dan peralatan super canggih lainnya. Dan siapa sangka ‘Markas Tony Stark’ juga terdapat di Ciasem, Subang. Saat ini (30/6/2021) di sana juga tengah dirakit Hulkbuster !.

Tentu saja, ini hanyalah replika Hulkbuster salah satu armor ciptaan Tony Stark dalam film Avengers.

Dialah Anwar Maulana warga Ciasem yang tengah membuat replika ‘Hulkbuster’ ini. Anwar merupakan kreator Action Figure atau Figure Statue dari tokoh-tokoh super hero dalam film. Action Figure atau replika Superhero dalam film tersebut banyak memiliki penggemar, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa banyak yang mengkoleksinya.

“Awalnya saya memang menggemari tokoh-tokoh superhero, seperti Gundam. Ketika dulu saya kerja di sebuah pabrik, saya suka iseng bikin replikanya dari barang-barang bekas, ternyata banyak teman saya yang suka,” katanya, Rabu (30/6/2021).

Kemudian sekitar tahun 2016 Anwar juga mulai membuat cosplay atau kostum superhero dan mulai menerima pesanan.

“Nah, sekitar tahun 2019 hampir bersamaan dengan masa pandemi saya baru mulai bikin replika yang besar seperti ini. Awalnya ada yang memesan melalui Facebook, sampai sekarang terus berlanjut banyak yang memesan,” katanya.

Selain yang berukuran besar kata Anwar, ada juga yang memesan replika yang berukuran kecil. Dan soal ukuran ini tak selalu menjadi faktor penentu harga. Karena semakin kecil bisa juga semakin rumit dalam pembuatannya. Harga untuk pembuatan replika ini mulai dari 1 juta hingga jutaan rupiah.

Nama Anwar kini mulai dikenal dikalangan penggemar replika Superhero, pesanannya sudah sampai ke Jawa Tengah hingga ke Bali. Kerapihan detail menjadi salah satu faktor yang disukai penggemarnya.

 

Hadapi COVID-19, Rumah Sakit di Subang Harus Punya Generator Oksigen

IMG-20210709-WA0024.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Kebutuhan akan oksigen dibeberapa rumah sakit di Subang di masa pandemi COVID-19 semakin meningkat.

Untuk mengatasi kelangkaan terhadap oksigen tersebut, pemerintah terus berupaya mencari solusi. Sehingga pasien COVID-19 yang membutuhkan oksigen bisa tertangani dengan baik, tanpa harus menunggu.

Ternyata ada sebuah alat yang bisa menjadi solusi dari permasalahan kelangkaan oksigen yang saat ini terjadi di kabupaten Subang. Alat itu adalah Oxygen Generator Plant (OGP) atau generator oksigen.

“Saat ini oksigen menjadi kebutuhan vital di rumah sakit. Oleh karena itu generator oksigen bisa menjadi salah satu satu solusi,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, dr. Maxi, Sabtu (10/7/2021).

Untuk menghadapi lonjakan pasien COVID-19 yang terus melonjak ini, saat ini Pemda Subang terus melakukan upaya. Semuanya telah dikerahkan, demi terjaminnya kesehatan bagi masyarakat.

dr. Maxi sendiri sudah mengunjungi salah satu distributor generator oksigen, dan sudah menyaksikan sendiri kekurangan dan kelebihan alat canggih yang bisa memproduksi oksigen sendiri tersebut.

“Mesin penghasil oksigen ini cocok untuk daerah yang jauh dari supplier gas oksigen. Dengan sistem automatic dapat menghemat biaya operasional rumah sakit tentunya,” katanya.

Artinya jika gas oksigen tidak di gunakan mesin akan standby atau off, namun jika di gunakan mesin akan on secara otomatis. “Selain itu kita juga bisa membelinya, atau melakukan sewa. Tergantung kondisi keuangan daerah,” katanya.

Menurut dr. Maxi, alat tersebut bisa memproduksi oksigen secara mandiri secara cepat. Khusunya untuk pasien COVID-19. Alat itu bisa mendistribusikan oksigen secara langsung ke ruangan di rumah sakit.

“Sangat menghemat biaya jika dibanding isi ulang oksigen secara berulang, selain itu mudah digunakan,” katanya.

Sejumlah rumah sakit di Indonesia saat ini sudah mulai menggunakan alat generator oksigen tersebut. “Iya, sudah banyak rumah sakit menggunakan alat itu,” katanya.

Dinkes Subang Ungkap Alasan Kenapa Petugas Pemulasaraan Jenazah Belum Dapat Insentif

dr.-maxi.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Adanya aksi sejumlah petugas pemulasaraan jenazah mogok kerja karen insentif belum cari mendapat tanggapan serius dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang.

Dinkes menyebut bahwa insentif memang belum bisa dicairkan karena berbagai hal, Sehingga pihaknya meminta semua petugas untuk bersabar.

“Petugas pemulasaran jenazah ada sekitar 11 orang, kalau honor lancar. Nah, ini yang insentif memang belum cair,” kata Kadinkes Subang, dr. Maxi.

Alasan kenapa para petugas belum mendapatkan insentif sebagai hak mereka karena anggaran covid-19 belum cair.

“Baya pemulasaraan jenazah covid disatukan dengan biaya perawatan. Itu anggaraanya dari pusat. Kenapa belum dibayar, karena ada Rp 16 miliar anggaran covid belum dibayar pemerintah pusat. Kita massih menunggu,” katanya.

PPKM Darurat, Bupati Subang Sidak PT Taekwang

IMG-20210709-WA0047.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi beserta Forkopimda melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pabrik PT. Taekwang Industrial terkait penerapan PPKM Darurat sektor industri di Kabupaten Subang, Jumat (9/7/2021).

Kedatangan di PT.Tekwang rombongan Bupati Subang disambut oleh pihak manajemen diantaranya Mr. Lee Young Suk, Mr. Park Junyoung dan Mr. Yanuar Muchriady, dan langsung mempersilahkan berkeliling melihat kondisi aktivitas pabrik didalam.

Menurut Mr. Park Junyoung dan Yanuar Muchriady menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan pabrik dan telah menyediakan berbagai sarana dan prasarana pendukung untuk meminimalisir terjadinya kerumunan.

Terkait pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan kerja, pihak perusahaan telah melaksanakan vaksinasi terhadap buruh sebanyak 17.000 orang. Adapun terkait karyawan yang dinyatakan positif terpapar virus covid-19, pihak manajemen segera mengambil tindakan cepat yaitu segera merumahkan karyawan untuk isolasi mandiri dan melakukan test swab kepada para karyawan lainnya.

Dikatakan pula bahwa pihak perusahaan telah menyiapkan sejumlah lahan dan gerbang khusus bagi kendaraan jemputan agar dapat mengurangi kemacetan dan kerumunan massa didepan pabrik PT. Taekwang. Adapun terkait berbagai instruksi dan masukan pemerintah daerah Subang, pihak manajemen PT. Taekwang akan berusaha bersungguh-sungguh untuk mematuhi dan menjalankannya dengan baik.

Sementara itu, dalam sidak tersebut Kang Jimat menekankan agar PT. Taekwang wajib menjalankan aturan PPKM Darurat berdasarkan Inmendagri nomor 18 tahun 2021, bahwa industri dengan produksi berorientasi ekspor dibatasi 50% karyawan produksi dan staf sebanyak 10%.

Terkait masalah kemacetan yang selalu terjadi di wilayah tersebut, Kang Jimat menginstruksikan ke pihak manajemen agar menyedikan tempat penjemputan bagi karyawan di dalam rea PT. Taekwang, sehingga kendaraan jemputan Karyawan tidak bergerombol di jalan raya.

Merespon sejumlah keluhan masyarakat terkait banyaknya karyawan PT. Taekwang yang dinyatakan positif terpapar virus Covid19, kang Jimat beserta seluruh pejabat Forkopimda yang hadir mengharapkan agar PT Taekwang Industrial dapat menyediakan tempat khusus isolasi mandiri bagi karyawan atau buruh yang terpapar virus Covid 19.

“Mohon untuk diperhatikan ini semua demi keselamatan kita bersama,” tutur Kang Jimat.

Hadir mendampingi Kang Jimat dan Kang Akur, Kapolres Subang, Dandim 0605 Subang, Danyon 312 Kala Hitam, perwakilan Lanud Suryadarma, Kepala kejaksaan negeri Subang, Kadinkes Subang, Satgas Covid 19, unsur BPBD dan Satpol PP kabupaten Subang.

Kabar Duka, Anggota DPRD Subang Meninggal Dunia

Anggita-komisi-III-DPRD-Subang.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Kabar duka datang dari DPRD Kabupaten Subang. Salah satu anggotanya H. Drs. Tatang Kusnandar meninggal dunia pada Jumat (9/7/2021).

Tatang merupakan anggota DPRD Subang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Beliau merupakan anggota dewan paling senior.

Tercatat sudah tiga periode Tatang dipercaya oleh masyarakat sebagai wakilnya di DPRD Subang. Periode pertama 2009- 2014, priode kedua yaitu 2014-2019, dan priode ke tiga yaitu 2019-2024.

Kepergian anggota dewan dari Fraksi PAN ini dikabarkan langsung oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Subang, H. Ujang Sutrisna.

“Aswwb.inalilahi wainnailahi rojiun. Telah meninggal dunia.H. Drs.Tatang Kusnandar anggota DPRD Fraksi PAN Kab. subang. Semoga alm diampuni segala dosa dan khilapnya, diterima semua amal kebaikannya. Serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ikhlas,” tulis H. Ujang dalam pesan singkat yang diterima awak media.

Pemda Subang Terima Bantuan 53 Peti Mati dan Alat Medis dari PT Taekwang

IMG-20210709-WA0039.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menerima secara simbolis bantuan kemanusiaan dari PT. Taekwang Industrial dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 di Ruang Kerja Bupati Subang, Jumat (09/7/2021).

Bantuan berupa 53 peti mati, masker KN-95 1.000 pcs, alat rapid tes 400 box dan hazmat 1.000 pcs tersebut merupakan salah satu itikad baik PT. Taekwang kepada pemerintah daerah dalam membantu penanggulangan pandemi Covid-19 yang saat ini memasuki kondisi darurat. rancananya bantuan tersebut akan dibagikan ke seluruh desa/puskesmas se-Kabupaten Subang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang Dr. Maxi mengatakan bahwa terkait adanya perubahan instruksi Mendagri, industri esensial yang berorientasi boleh bergerak saat ini dibatasi 50% + 10%. Jadi, 50% karyawan produksi dan 10% yang di office.

“Mudah-mudahan di PT. Taekwang bisa melakasanakan aturan tersebut, supaya betul betul bisa menahan laju pertambahan kasus,” ujar Dr. Maxi.

Dalam kesempatan tersebut Yanuar Muchriady, direktur GA-IR PT. Taekwang melaporkan bahwa hingga hari ini perusahaannya telah melaksanakan vaksinasi sebanyak 53% sehingga saat ini total yang sudah di vaksinansi sebanyak 17.000 orang.

Adapun terkait operasional ditengah masa pandemi, PT. Taekwang telah mengantongi izin mobilitas dan operasional dari Kementrian Perindustrian, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu Kang Jimat sapaan akrab Bupati Subang mengatakan izin-izin tersebut agar segera dilaporkan ke Pemda Subang. Kang Jimat menegaskan agar PT. Taekwang mematuhi aturan yang berlaku terkait diterapkannya PPKM darurat yaitu jumlah karyawan yang masuk kerja sebanyak 50% karena harus sesuai dengan aturan pusat.

Kang Jimat pun mengucapkan terima kasih kepada pihak PT. Taekwang yang telah memberikan bantuan kepada pemerintah daerah Subang dalam upaya menanggulangi pandemi Covid 19.

Turut hadir dalam acara tersebut Kalak BPBD, Kadinkes, Asda I, Asda II dan pihak manajemen PT. Taekwang.

Bupati Subang Terima Kunjungan Tim Pemantauan Pemulihan Ekonomi Nasional Jawa Barat

IMG-20210709-WA0037.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat yang akrab disapa kang Jimat menerima kunjungan Kasatpol PP Jawa Barat Drs. Mochammad Ade Afriandi, M.T dan kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat Ir. Hendy Jatnika M.M dalam rangka Pemantauan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kabupaten Subang di Rumah Dinas Bupati, Jumat (9/7/2021)

Terhitung mulai tanggal 5 Juli 2021 telah dikeluarkan Surat Perintah yang ditandatangani Sekretaris Daerah Jawa Barat terkait Petugas Penghubung (Liasion Officer) Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat dengan Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional serta Komite Kebijakan/Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Daerah Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi
Jawa Barat.

Adapun Petugas Penghubung (Liasion Officer) untuk wilayah Subang di pegang oleh Kasatpol PP Jawa Barat Drs. Mochammad Ade Afriandi, M.T dan kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat Ir. Hendy Jatnika M.M.

Menurut Kasatpol PP Jawa Barat Drs. Mochammad Ade Afriandi, M.T bahwa Pemantauan yang dilakukan oleh pihak provinsi Jawa Barat tersebut meliputi Penanganan Covid-19, Pemulihan Ekonomi Daerah, Pemantauan Percepatan Vaksinasi, Pemantauan Penunjukan Petugas Pelacakan Kontak (Tracer) di setiap RT/RW oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten/Kota, Pemantauan Pembentukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Desa/Kelurahan dan Pemantauan Pembentukan Posko di Desa/Kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut Kang Jimat menyambut baik kedatangan tim pemantau sekaligus sebagai penghubung antara pemerintah daerah dengan pemda provinsi Jawa Barat dalam hal ini Gubernur Jawa Barat.

Kang Jimat menyampaikan berbagai tindakan yang telah dilakukan pemerintah daerah Kabupaten Subang dalam rangka penanggulangan Covid 19 yang diantaranya berupa penerapan PPKM Mikro, program vaksinasi massal, instruksi BOR 30% untuk RS Swasta, upaya penyediaan kebutuhan oksigen hingga bertindak tegas terhadap para pelanggar di masa PPKM Darurat.

“Saya mengusulkan kepada Gubernur Jawa Barat agar dapat diakomodir kebutuhan oksigen sebanyak 5 tabung per desa untuk menanggulangi penanganan pasien Covid 19 yang membutuhkan bantuan oksigen,” katanya.

Selain Bupati Subang, Tim Pemantauan PEN Jawa Barat untuk Kabupaten Subang juga mendapatkan pemaparan dari Sekda Subang dan beberapa kepala OPD, diantaranya Kadinkes Subang, Kalak BPBD, kepala DKUPP dan perwakilan Satpoldam Subang terkait penanggulangan Covid 19 serta upaya Pemulihan Ekonomi Nasional di Kabupaten Subang.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut plt. Dinas pertanian, satgas Covid 19 Subang, perwakilan diskominfo dan perangkat daerah terkait.

90% Anggaran Covid-19 di Subang Berbentuk Bansos, Untuk Medis Sisanya

pendistribusian-bansos-di-Subang.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Subang pada tahun 2021 sebesar Rp 140 miliar.

Dari total anggaran tersebut, 90% diantara untuk bantuan sosial (bansos) yang langsung disalurkan kepada masyarakat. Sedangkan sisanya untuk keperluan medis.

“Untuk medisnya habis di APD (alat pelindung diri) yang sangat sedikit jumlah,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, dr. Maxi, Jumat (9/7/2021).

Anggaran yang paling besar menurut dr. Maxi disalurkan kepada masyarakat secara langsung lewat kantor desa, keluarahan, kantor pos, Kodim dan lain sebagainya.

“Yang besar memang langsung kepada masyarakat melalui bansos,” katanya.

Recent Posts