Beranda blog Halaman 1723

Kasus PDPDE Sulsel, Kejagung Sita Tiga Mobil

a042ace6d40b38f9bfdcb9e80edaa58e.jpeg

KBRN, Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penyitaan aset terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi gas bumi oleh Perusahaan Daerah Pertambangan Dan Energi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel).

Penyitaan aset berupa tiga mobil, terkait tersangka Yaniarsyah Hasan yang merupakan Direktur PT DKLN dan Komisaris Utama PDPDE Gas, Muddai Madang.

“Ada tiga mobil (yang disita),” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Supardi, kepada RRI, Selasa (12/10/2021).

Menurutnya, penyitaan dilakukan atas sangkaan korupsi. Namun, dia memastikan bukti atas tindak pidana lainnya sudah ditemukan.

“Insyaallah, sudah diyakinkan ada TPPU-nya (tindak pidana pencucian uang),” ucapnya.

Dalam kasus ini, bekas Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, telah ditetapkan sebagai tersangka atas persetujuan pembuatan PT PDPDE Gas. Perusahaan yang dibentuk atas kesepakatan dengan PT DKLN itu didirikan agar dapat mengelola gas bumi yang diminta Alex.

Penyidik pun sudah menetapkan Komisaris Utama PDPDE Gas sekaligus orang dekat Alex, Muddai Madang; Direktur PT DKLN 2009, A. Yaniarsyah Hasan; dan Dirut PDPDE Sumsel 2008, Caca Isa Saleh sebagai tersangka.

Strategi Bapenda Subang Tingkatkan PAD

Ahmad-Sobari.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang terus berupaya meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD)

Bapenda sendiri merupakan salah satu badan yang mengelola pendapatan bersumber dari pajak, dan retribusi daerah.

Menurut Kepala Bapenda Subang, Ahmad Sobari, pihaknya akan melakukan evaluasi selama PPKM hingga akhir Oktober 2021.

Evaluasi tersebut nantinya akan menjadi acuan starategi yang akan diterapkan dalam pencapaian target untuk menggenjot hasil Pendapat Daerah Subang.

“Nanti kita kerja samakan dengan sinas terkait, juga tawarkan kepada mitra, menjadi solusi kepada seluruh wajib pajak
sebagai bahan laporan,” jelasnya.

Saat ini penerimaan pajak daerah menggunakan sistem digitalisasi. “Ril time, sehingga tidak akan terjadi kebocoran laporan, pada saat terjadi transaksi dilaksanakan,” katanya.

Dirinya optimis dengan adanya perubahan-perubahan itu, semua bisa terlaksana
pada saatnya nanti pada perubahan APBD akan bisa tercapai. (mat)

Kang Jimat Berharap Pekan Depan Subang Level 2

program-OMAT.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat melaksanakan kunjungan kerja serap aspirasi dan berbagai penyerahan bantuan bagi warga Kecamatan Pusakanagara di Desa Kalentambo, Selasa (12/10/2021).

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kecamatan Pusakanagara Kang Jimat melaksanakan pembukaan turnamen futsal antar TK dan SD se-Kecamatan Pusakanagara, monitoring acara gebyar vaksinasi, meninjau kegiatan khitanan massal, santunan anak yatim dan dhuafa di Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara

Kemudian penyerahan bantuan dari PT. Pertamina EP Subang Field, bantuan pupuk dan penyerahan bantuan kepada para Petani dan Gapoktan berupa pupuk dan alat-alat pengolahan produk pertanian serta penyerahan bantuan serta reward bagi desa lunas PBB 100% kepada Desa Kalentambo.

Adapun penyerahan bantuan stimulan tingkat RT sebesar 10 Juta rupiah/RT diberikan kepada 36 RT dari 151 RT se Kecamatan Pusakanagara diantaranya
Desa Gempol (4 RT), Desa Kalentambo (6 RT), Desa Kotasari (3 RT), Desa Mundusari (6 RT), Desa Patimban (5 RT), Desa Pusakaratu (5 RT) dan Desa Rancadaka (7 RT).

Selain itu diserahkan pula penghargaan peringkat 1 dan 2 vaksinasi covid 19 terbanyak di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pusakanegara ke Desa Kotasari dan Desa Patimban. Dalam kesempatan yang sama dilaksanakan pula Vaksinasi serentak Covid 19 oleh Kodim 0605 Subang dalam rangka HUT ke 76 TNI dan mendukung Pilkades Kabupaten Subang 2021 juga Pemberian Cinderamata dari Pertamina EP Subang field kepada Bupati Subang.

Sementara itu Camat Pusakanagara Muhammad Rudi mengatakan bahwa progres vaksinasi di Kecamatan Pusakanagara sebesar 30% dan memasuki minggu ini sedang diupayakan progres vaksinasi pelajar mencapai 100%.

Dirinya mengucapkan rasa terima kasih nya kepada pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, Kodim 0605 serta Polres Subang yang telah mendorong percepatan vaksinasi di Kecamatan Pusakanagara.

Ia berharap Kecamatan Pusakanagara dapat memberikan andil percepatan vaksinasi di Kabupaten Subang menuju level 2.

“Terkait upaya penanganan banjir di wilayahnya pemerintah daerah melalui Dinas terkait akan melakukan normalisasi saluran air yang juga bisa mendorong peningkatan hasil produksi pertanian di Kecamatan Pusakanagara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 0605 Subang Letkol Czi Irsad Wilyarto menuturkan berdasarkan arahan Bupati Subang tentang akselerasi menuju Subang Level 2 pihaknya berupaya mempercepat proses vaksinasi yang salah satunya dilaksanakan di Kecamatan Pusakanagara. Dirinya menyatakan bahwa sinergitas yang dilakukan dari pihak pusat hingga ke daerah dapat mendukung percepatan vaksinasi mengejar 50% agar Kabupaten Subang segera memasuki level 2.

“Ikan sepat ikan gabus makin cepat makin bagus,” ujarnya.

Dalam acara serap aspirasi bertajuk OMAT tersebut Kang Jimat mengungkapkan apresiasinya atas kerjasama dan sinergitas yg telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Subang, Kodim 0605 Subang, Angkatan Laut serta Polres Subang atas terselenggaranya gebyar vaksinasi yang dilaksanakan di Kecamatan Pusakanagara khususnya serta Kabupaten Subang umumnya.

Dirinya berharap dalam satu pekan ini pasokan vaksin yang dimiliki Kabupaten Subang dapat dihabiskan dan terdistribusi dengan baik kepada masyarakat Subang sehingga pekan depan diharapkan Kabupaten Subang akan mencapai status level 2 dalam kewaspadaan Covid 19.

Selain itu dirinya mendorong agar masyarakat Subang khususnya warga Kecamatan Pusakanagara tidak menjadi penonton di wilayahnya sendiri namun persiapkan dengan kemampuan dan daya saing sehingga mampu memiliki peran di tengah tantangan era indutrialisasi Kabupaten Subang.

Dirinya menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendidik anak-anak untuk menjadi pribadi unggul dan memiliki kemampuan berdaya saing di era industri Subang di masa yang akan datang.

Menutup kunjungannya Kang Jimat meninjau lokasi pusat penggilingan padi di Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK Subang sekaligus istri Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, Dandim 0605 Subang Letkol Czi Irsyad Wilyarto, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Rahmat Effendi, Kalak BPBD H. Hidayat, Kadis Pertanian Dra. Nenden Setiawati, M.Si., perwakilan pejabat DKUPP Subang, Perwakilan pejabat Dispemdes Subang, perwakilan Pejabat Dinas Sosial Subang, SM Pertamina Field Subang, Camat Pusakanagara beserta unsur Muspika dan seluruh kepala desa beserta perwakilan RT Se Kecamatan Pusakanagara baik langsung maupun secara virtual.

Pelaku Asusila Anak Kandung Terancam Pasal Berlapis

a027d7d65d274cc937aa3a36a2893826.jpeg

KBRN, Singaraja : Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng belum lama ini mengembalikan berkas perkara tersangka NS (47) atas kasus asusila terhadap anak dibawah umur yang tidak lain adalah putri kandungnya sendiri, sesuai petunjuk jaksa saat P-19, penyidik diminta untuk menambahkan pasal disangkakan terhadap tersangka NS atas perbuatannya tersebut.

Sebelumnya, tersangka NS dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2014 Perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara, ditambah sepertiga dari ancaman pidana karena pelaku adalah orangtua korban.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya mengatakan, berkas kasus bapak melakukan perbuatan asusila terhadap anak kandung yang sebelumnya sempat diserahkan ke JPU Kejari belum lama ini dikembalikan ke penyidik Polres Buleleng atau P-19. Sesuai petunjuk dalam P-19 itu, penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng diminta untuk bisa menambahkan sangkaan pasal yang menjerat pelaku NS. Sehingga tidak menutupkemungkinan, NS dikenakan pasal berlapis selain Pasal 81 ayat (2) UU Perlindungan Anak, atas perbuatannya tersebut.

“Masih ada perbaikan sedikit, berdasarkan petunjuk jaksa sesuai P-19. Dalam waktu dekat segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum. Tersangka sekarang untuk masa penahannya diperpanjang 30 hari kedepan minta izin dari Ketua PN. Hanya penambahan pasal saja,” jelas Sumarjaya, Selasa (12/10/2021). 

Sebelumnya, kasus asusila yang dilakukan NS terhadap putri kandungnya, pertama kali terjadi di rumahnya sekitar Oktober 2017 lalu, ketika korban berusia 15 tahun, sejak saat itu, tersangka terus melakukan perbuatan tidak layak itu kepada putrinya selama 4 tahun lamanya hingga saat ini korban berusia 19 tahun. Tersangka NS berdalih, aksi itu dilakukan karena dirinya memiliki rasa cinta layaknya pacaran kepada putrinya sendiri, karena tidak kuat atas perlakuan bejat ayahnya selama bertahun-tahun, korban memberanikan diri melaporkan peristiwa yang menimpanya ini ke Polres Buleleng. (imr)

Bupati Ruhimat Resmikan Jalan yang Baru Diperbaiki Setelah Puluhan Tahun Rusak di Pusakajaya

h-ruhimat.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Rasa haru dan bahagia dirasakan oleh warga saat menyambut kedatangan Bupati Subang H. Ruhimat dalam rangka gunting pita dan peresmian jalan di Dusun Sumursari Desa Kebondanas Kecamatan Pusakajaya, Selasa (12/10/2021)

Akses jalan yang berada di perbatasan Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara dan Dusun Sumursari Desa Kebondanas Kecamatan Pusakanagara tersebut merupakan titik nol Pusakajaya yang juga menjadi jalan lingkar kecamatan dari Jalan Nasional Pantura menuju Patimban.

Jalan sepanjang 3,1 KM tersebut kini terhampar mulus setelah puluhan tahun rusak dan tak beraturan. Dibangun dengan menggunakan Dana APBD dan Dana Alokasi Khusus yang diselesaikan dalam kurun 3 bulan.

Dalam kesempatan tersebut Camat Pusakajaya Drs. Vino Subriadi mengucapkan rasa terima kasihnya atas kedatangan Kang Jimat ke lokasi tersebut. Dirinya menyebutkan bahwa Kang Jimat merupakan Bupati Subang pertama yang mengunjungi lokasi tersebut sehingga sambutan dan antusias warga terlihat sangat tinggi.

Dirinya mengungkapkan bahwa masyarakat Dusun Sumurjaya Desa Kebondanas dan di wilayah disepanjang jalan yang dilewati merasa sangat bersyukur atas pembangunan jalan tersebut karena saat ini bisa merasakan jalan yang bagus setelah puluhan tahun jalan tersebut rusak dan tak nyaman digunakan. Sebagai rasa syukur masyarakat berinisiatif membuat tumpeng dan mempersiapkan prosesi gunting pita untuk diresmikan oleh Kang Jimat.

“Alhamdulillah dibawah kepemimpinan haji Ruhimat jalan yang selama puluhan tahun rusak kini diperbaiki, atas nama warga Pusakajaya kami ucapkan terima kasih” ujar Camat Vino

Sementara itu Kang Jimat mengungkapkan rasa gembiranya atas sambutan hangat yang ditunjukan oleh warga Dusun Sumursari dan bersyukur atas pembangunan ruas jalan yang dapat menjadi penghubung dari Pusakajaya ke Patimban. Dirinya berpesan agar jalan yang kini telah bagus agar dipelihara sehingga awet dan bermanfaat untuk jangka panjang.

Dirinya pun berharap jalan tersebut dapat mempermudah aktivitas warga baik dalam menimba ilmu pendidikan maupun dalam meningkatkan perekonomian warga serta mengajak kepada seluruh warga mempersiapkan anak-anaknya agar siap menghadapi perkembangan pesat Kabupaten Subang ke depan sebagai dampak industrialisasi dan pembangunan Pelabuhan Patimban.

“Masyarakat Subang jangan cuma jadi penonton” ujarnya

Selain meresmikan jalan, Kang Jimat pun melakukan peninjauan bangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Pusakajaya yang lahannya berasal dari Hibah Pemerintah Daerah serta meresmikan pula Masjid Zamzam di Desa Cigugur Kecamatan Pusakajaya.

Curah Hujan Tinggi, Bencana Kebakaran di Kabupaten Tasikmalaya Meningkat

18cf69e9ad8aec80700a496bc099494b.jpg

KBRN, Tasikmalaya : Meski curah hujan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya tinggi, potensi bencana yang mengancam tidak hanya bencana longsor.

Berdasar laporan yang diterima Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, bencana kebakaran juga sering terjadi di wilayahnya.

Koordintor Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya menjelaskan, sejak awal September sampai awal Oktober 2021, sedikitnya telah terjadi 15 kejadian kebakaran.

“mayoritas kebakaran terjadi akibat konsleting listrik, dan penggunaan tungku api,” kata Jembar kepada RRI, (13/10/2021).

Dari 15 kejadian kebarakan tersebut, selain kerugian materil, satu warga di Kecamatan Sodonghilir, menjadi korban dan meninggal dunia.

“Ada satu warga yang meninggal,” ucapnya.

Sementara itu, dengan banyaknya kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Tasikmalaya saat ini, Ia mengimbau, warga waspada. Terutama, saat instalasi jaringan listrik di rumah.

“Pastikan instalasi dan jaringan kabel listrik dalam keadaan baik. Termasuk, senantiasa waspada, jika menggunakan tungku untuk kebutuhan memasak,” pungkasnya.

Masuk Indonesia, Pelaku Perjalanan Wajib Taat Aturan

08f15a2528f7040a48d9e0294029f11b.jpeg

KBRN, Jakarta: Indonesia akan kembali membuka secara bertahap pada pintu kedatangan bagi pelaku perjalanan internasional. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah pemulihan ekonomi masyarakat dan mengantisipasi potensi kenaikan kasus. 

Dalam penerapannya, akan diselenggarakan secara ketat demi mencegah terjadinya penularan. Semua pelaku perjalanan wajib mentaati aturan yang telah ditetapkan. Sementara, para petugas di lapangan diminta tidak melakukan pelanggaran dan menegakkan aturan secara disiplin dan bertanggungjawab.  

“Apabila ada peserta perjalanan yang tidak memenuhi syarat atau tidak mematuhi aturan, akan ditolak untuk masuk ke Indonesia dan diminta pulang ke negara asalnya,” jelasnya dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (12/10/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

Pemerintah saat ini sedang merancang kebijakan dengan hati-hati agar pemulihan ekonomi bisa berjalan secara aman. Mengenai rincian pelaksanaannya akan diatur dalam Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 yang dalam waktu dekat akan segera diumumkan kepada publik.  

Untuk itu, Satgas meminta kepada semua pihak yang diberikan wewenang untuk melaksanakan dan mengawasi jalannya kebijakan ini untuk melakukan tugasnya dengan bertanggung jawab.  

“Apabila ditemukan pelanggaran disiplin dari petugas di lapangan akan diberikan sanksi tegas. Penting untuk diingat bahwa meskipun saat ini kita tengah berupaya melakukan pemulihan ekonomi, keamanan dan kesehatan masyarakat Indonesia harus tetap menjadi prioritas utama,” tegas Wiku. (imr)

Seleksi Penerimaan CPNS Cimahi, Diikuti 2.216 Peserta

9032129366a9e97835d520402c86d5a0.jpg

KBRN, Cimahi : Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi, Ngtiayana meninjau Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hari pertama, Selasa (12/10/2021). 

Pelaksanaan SKD bagi peserta asal Kota Cimahi ini berlangsung di Bale Santika Universitas Padjadjaran (Unpad) Kampus  Jatinagor.

Saat meninjau SKD CPNS, Ngatiyana didampingi Asisten Administrasi Umum (Asminum) Setda Kota Cimahi Tata Wikanta,Kepala Badan Pengelola Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDMD) Kota Cimahi Herry Zaini, dan Kepala Ispektorat Kota Cimahi Ipung Mustopa.

Di lokasi, Ngatiyana langsung menyapa serta memberi semangat para peserta yang akan mengikuti SKD CPNS. Selanjutnya memonitor secara langsung pelaksanaan ujian Test CPNS  untuk menyaksikan berjalannya ujian tersebut.

Ngatiyana mengatakan, dari pantauannya kesiapan pelaksanaan CPNS sudah maksimal, termasuk penerapan protokol kesehatannya.

“Hari ini mengecek langsung pelaksanaan seleksi CPNS yang ada di Unpad Jatinangor, yang mana anak-anak kita dari Kota Cimahi ada 2.216 orang yang mengikuti SKD ini,” katanya.

Ngatiyana mengaku, ia senagaja datang ke lokasi SKD untuk memberi semangat dan dukungan bagi para peserta CPNS asal Kota Cimahi.

“Kita berikan support, mudah-mudahan kita harapkan peserta dari Cimahi banyak yang lulus, bisa menjadi CPNS. Kita  berikan doa mudah-mudahan anak-anak kita ini bisa menjadi PNS Kota Cimahi nantinya, harus semangat dan percaya dengan kemampuan yang dimiliki. Mudah-mudahan suport ini bisa menambah semangat mereka untuk mengikuti seleksi,” bebernya

Dirinya mengatakan jika secara keseluruhan pelaksanaan tes CPNS di hari pertama ini berjalan dengan lancar. Yerlebih lagi persiapan pelaksanaan tes CPNS telah disiapkan jauh-jauh hari, baik perlengkapan computer dan jaringan sistem.

“Saya cek di lapangan tadi, saya lihat memang sangat serius. Mudah-mudahan mereka berhasil dalam tes CPNS ini. Kami dari Pemkot Cimahi dan BPKSDMD mensuport kepada anak-anak kita yang akan mengikuti seleksi CPNS tahun 2021,” ujarnya.kk

Jakarta Apel Siaga Memasuki Musim Penghujan

072a006d5d71eed3a57b8c7e4dcaf796.jpeg

KBRN, Jakarta:  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI  Jakarta menggelar apel siaga memasuki musim penghujan di Monas, Jakarta, Rabu (13/10/2021). Apel dipimpin langsung Gubernur Jakarta, Anies Baswedan dan diikuti 1.408 personel gabungan dari jajaran Pemprov DKI, Kepolisian hingga TNI.

Turut hadir pula jajaran Fokompimda, seperti Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo.

“Ibu kota kita, Jakarta secara topografis berada di daratan yang rendah. Posisi kita memang rendah. Di sisi selatan ada pegunungan, dan di sisi utara ada lautan. Karena itu seluruh peserta apel yang hadir pada pagi hari ini, saya ingin memesankan beberapa butir untuk jadi perhatian. Pertama tentang front yang kita hadapi,” tutur Anies dalam arahannya, Rabu (13/10/2021).

Anies dalam kesempatan itu menyampaikan guna menghadapi musim penghujan, pihaknya telah memetakan Jakarta menjadi 3 front. Front pesisir yang rawan dengan air rob, front dari air limpahan kawasan selatan Jakarta, atau pegunungan yang mengalir ke 13 sungai Jakarta. Kemudian front hujan lokal di Jakarta.

“Di situ diperlukan kerja ekstra untuk bisa memompa untuk bisa memastikan bahwa air sungai di muara bisa mengalir dengan baik dan masyarakat di utara terhindar dari potensi rob, ini front pertama di muara,” jelasnya.

“Saya sampaikan kapasitas kita 100 milimeter per hari kalau hujannya itu merata sepanjang 24 jam maka sistem kita sanggup menampung. Tapi bila turun seperti kemarin 370 mm turun dalam waktu 5 jam maka bisa dibayangkan itu volume air yang turun dalam waktu yang amat singkat itu ekstrem,” sambungnya.

Anies berpesan agar para petugas siap dengan berbagai kemungkinan yang terjadi. Karena bisa saja ketiga front itu datang dalam waktu yang bersamaan.

“Dari tiga front ini, semuanya harus kita hadapi. Mungkin bersamaan, ada masanya kita berhadapan dengan front pertama saja, di utara terjadi rob tidak ada hujan tidak ada kiriman air. Tapi bisa terjadi di sisi selatan terjadi hujan lebat sehingga air masuk ke Jakarta, di saat yang sama Jakarta turun hujan lebat sehingga drainase kita dipenuhi air dan di sisi utara terjadi kenaikan permukaan air laut. Itu kondisi yang harus kita antisipasi,” ucapnya. (imr)

Pembangunan Underpass, Jalan Stiwijaya Cimahi Ditutup 2 Minggu

3443e741bc023cbbf601e9609e296e24.jpg

KBRN, Cimahi : Untuk kelancaran pembangunan Underpass Sriwijaya, Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi ditutup sementara selama dua pekan. 

Kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang biasa melewati jalan tersebut akan dialihkan sementara waktu. Hanya warga yang menghuni rumah dinas di kawasan tersebut yang diperbolehkan masuk.

Berdasarkan pantauan RRI, Selasa (12/10/2021), petugas gabungan dari Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Dinas Perhubungan Kota Cimahi dan unsur TNI mulai menutup akses Jalan Sriwijaya yang akan  akan berlangsung hingga 25 Oktober mendatang.

Kendaraan pribadi yang keluar dari Jalan Sriwijaya menuju Jalan Baros melalui Jalan Stasion dialihkan sementara menuju Jalan Gandawijaya – Jalan Amir Machmud – Jalan Gatot Subroto – Jalan Baros.

Kemudian trayek angkutan umum Cimahi – Soreang, Pasar Antri – Cimindi, Pasar Antri – Parongpong, Pasar Antri – Warung Contong – Pasar Antri – Cangkorang yang keluar dari Terminal Pasar Antri diarahkan ke Jalan Gandawijaya – Jalan Jenderal Amir Machmud – Jalan Gatot Subroto – Jalan Baros.

Sementara trayek angkutan umum Pasar Antri Cibeber dari Terminal Pasar Antri tetap diarahkan ke Jalan Sisingamangaraja – Jalan Kebon Kalapa – Jalan Asem Barat – Jalan Asem Timur – Jalan Amir Machmud – Jalan Gatot Subroto – Jalan Baros.

KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu  Erin Herinduansyah menjelaskan, pihaknya hari  ini  melaksanakan rekayasa Jalan Sriwijaya,  dimana Jalan Sriwijaya akan kita tutup selama dua minggu.

Sebelum penutupan Jalan ini kata Erin,  pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Termasuk PT Nindya Karya (Persero) yang mengerjakan proyek Underpass Sriwijaya.

Selain itu, dirinya juga mengklaim sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Namun untuk meminimalisir pengendara yang belum mengetahui informasinya, pihaknya akan menempatkan petugas di lapangan serta memasang rambu-rambu.

Erin meminta kepada kontraktor untuk menyelesaikan pekerjaannya selama dua pekan hasil kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya. “Kalau belum selesai dalam dua minggu kita akan rapat lebih lanjut,” tukas Erin.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Rengganis Ermayanti menjelaskan, selama dua pekan itu pengembang diberi target untuk melakukan pemasangan bor pile, secant pile, capping beam dan crossing saluran air.

Maka untuk kenyamanan dan keselamatan selama proses pengerjaannya, pihaknya harus menutup Jalan Sriwijaya untuk sementara waktu mengingat akses yang dilalui setelah adanya pembangunan underpass sangat sempit.

“Kondisi jalan sangat sempit sehingga kita membutuhkan penutupan secara total untuk keselamatan dan kenyamanan pada pengendara, karena yang namanya alat berat kalau berdempetan dengan jalan yang dilalui kendaran roda empat maupun roda dua takutnya ada hal-hal yang tidak kita harapkan,” jelasnya.

Seperti diketahui, di kawasan jalan tersebut saat ini sedang dibangun Underpass Sriwijaya yang menghubungkan Jalan Dustira – Jalan Sriwijaya. Proyek senilai Rp 84 miliar itu digarap PT Nindya Karya dan ditargetkan rampung akhir tahun.

Recent Posts