Beranda blog Halaman 1347

Jembatan Penghubung 2 Desa di Cipaku Ciamis Rusak, Pengguna Jalan Terancam

Jembatan-Cidahu.jpg

harapanrakyat.com,- Jembatan penghubung 2 desa di Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah lama mengalami kerusakan. Saat ini kondisi kerusakan Jembatan Cidahu sudah cukup parah. Bagian sisinya ambruk dan terdapat retakan pada bagian badan jalan.

Para pengguna pun khawatir jembatan yang menjadi penghubung 2 desa antara Desa Bangbayang dan Desa Gereba, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis itu tiba-tiba ambruk.

Muhtar ( 35), salah seorang penggunaan jalan asal Desa Bangbayang mengatakan, kerusakan Jembatan Cidahu sudah berlangsung lama.

Tingginya intensitas hujan dan banyaknya kendaraan bermuatan berat yang melintas membuat kerusakan jembatan kian bertambah parah. Selain bagian sisi jembatan ambruk, keretakan juga terlihat pada bagian badan.

“Kalau tidak secepatnya diperbaiki, maka tidak menutup kemungkinan jembatan penghubung 2 desa ini ambruk secara keseluruhan. Apalagi sudah ada retakan pada bagian badan jalan,” katanya, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: Tim Inafis Polres Ciamis Olah TKP Jembatan Gantung Ambruk

Sebelum hal yang tidak diharapkan terjadi, sebagai pengguna jalan Muhtar berharap Jembatan Cidahu di Cipaku bisa segera mendapatkan perbaikan.

Karena menurutnya, jika kerusakannya berlarut-larut dalam kondisi seperti itu, tidak menutup kemungkinan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. Keselamatan pengguna jalan pun terancam.

“Ya, dapat kita pastikan apabila kerusakannya dibiarkan terlalu lama, Jembatan Cidahu bakal ambruk,” ujar Muhtar.

Pengguna jalan lainnya, Oyon mengatakan, Jembatan Cidahu di Cipaku tak hanya sebagai akses penghubung 2 desa maupun penghubung antar kecamatan. Akan tetapi jembatan yang berada di jalan kabupaten tersebut bisa menjadi jalan alternatif menuju Kota Tasikmalaya.

“Banyak kendaraan yang melewati jalur Kawali-Sadananya. Selain jarak tempuhnya menjadi dekat, pengendara juga terhindar dari kemacetan,” katanya.

Oyon menambahkan, banyak kendaraan yang melintas pada siang maupun malam hari. ia berharap pemerintah bisa segera membangun Jembatan Cidahu yang representatif demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Menpora Taekwondo Championship, Atlet Pangandaran Borong Medali

Atlet-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Menpora Taekwondo Championship yang berlangsung di GOR Yogyakarta pada 11-13 November 2022, diikuti sekitar 1.700 peserta dari seluruh Indonesia. Ajang bergengsi ini memperebutkan piala Menteri Pemuda dan Olahraga RI.

Dalam event tersebut, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengirimkan 21 atlet taekwondo yang berasal dari Dojang SMA Ksatria Nusantara.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Pangandaran, Milki Barokah yang juga Kepala SMA Ksatria Nusantara mengatakan, semua atlet taekwondo yang berlaga dalam ajang bergengsi itu merupakan siswa-siswi sekolah binaannya.

Dengan penuh semangat dan motivasi tinggi, kata Milki, para atlet taekwondo asal Pangandaran itu berhasil menyabet 9 emas, 6 perak dan 2 perunggu.

Baca Juga: Jaring Bibit Atlet, Fun Bike Festival Sport Pangandaran akan Hadirkan Eks Atlet Sepeda Juara Asia

“Mereka hebat dan luar biasa. Saya merasa bangga dan terharu melihat kegigihan para atlet sekaligus siswa binaan saat bertarung memperebutkan medali,” tutur Milki kepada harapanrakyat.com, Minggu (13/11/2022).

Dalam ajang bergengsi Menpora Taekwondo Championship itu, lanjut Milki, mereka terlihat sangat bersemangat ketika bertanding. Hal itu demi meraih prestasi untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Pangandaran di kancah nasional.

“Dari 21 atlet yang kita berangkatkan untuk bertanding pada ajang Menpora Taekwondo Championship, 17 atlet berhasil mendapatkan medali. Mudah-mudahan ini sebagai spirit untuk kemajuan olahraga taekwondo di Pangandaran kedepan,” harap Milki. (Madlani/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Proses Perbaikan, Akses Jembatan Baru Kota Banjar Tak Bisa Dilewati Mobil

Jembar-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Akses Jembatan Baru (Jembar) Kota Banjar, Jawa Barat, untuk sementara waktu tidak bisa dilewati kendaraan roda empat karena ada pengerjaan perbaikan tiang pancang jembatan.

Bagi kendaraan roda empat dari arah Utara menuju Selatan dan sebaliknya tidak bisa melewati jembatan tersebut.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar, Eddy R Nurjaman, melalui Kabid LLAJ, Fera Mada Pratama mengatakan, pembatasan kendaraan roda empat itu mulai berlaku sejak Jumat (11/11/2022) lalu.

“Hal itu dilakukan karena pertimbangan teknis. Takutnya terjadi hal yang tidak kita semua inginkan karena sedang ada perbaikan. Jadi aksesnya kita persempit, hanya kendaraan roda dua yang bisa masuk,” terang Fera Mada Pratama kepada harapanrakyat.com, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: Kapan Tiang Pancang Jembatan Baru Kota Banjar akan Diperbaiki?

Ia menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan roda empat untuk sementara ini melewati Jembatan Parungsari, kemudian ke Jalan Letjen Suwarto. Selanjutnya masuk ke Jalan BKR.

Sedangkan, untuk akses ke Jalan Perintis Kemerdekaan dari arah Timur menuju Barat berlaku satu arah lantaran ada perbaikan jalan.

Meski begitu, lanjut Fera, pada kenyataannya masih ada saja kendaraan roda empat yang nekat menerobos dengan menggegerkan water barrier dan drum pembatas. Kendaraan yang menerobos juga tidak bisa lewat ke Jalan Perintis karena satu arah.

Fera menambahkan, pembatasan akses kendaraan tersebut berlaku sampai proses pengerjaan perbaikan akses Jembatan Baru selesai.

Sebelumnya, kendaraan roda empat yang memiliki tinggi kurang dari 2,4 meter masih bisa melewati Jembatan Baru. Pembatasan ketinggian itu karena adanya 3 tiang pancang jembatan yang patah. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Longsor dan Banjir Terjang 3 Kecamatan di Tasikmalaya

Longsor-Banjir-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Longsor dan banjir yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu (13/11/2022), menerjang tiga kecamatan. Bencana alam ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya mengatakan, longsor menimpa jalur utama Jalan Puspahiang, Kecamatan Puspahiang. Sehingga untuk sementara jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

“Ada juga saluran air yang jebol karena tidak kuat menahan debit air yang tinggi. Sehingga air masuk ke pemukiman warga di Kecamatan Puspahiang dan mengakibatkan 1 rumah warga jebol bagian dindingnya, serta perabot rumah tangga terbawa hanyut,” terang Jembar, Minggu (13/11/2022) malam.

Baca Juga: Tebing Longsor Timpa Rumah, 2 Warga Karangjaya Tasikmalaya Terluka Parah

Selain itu, banjir juga merendam lahan persawahan, perkebunan dan kolam ikan di Kampung Ceungceum, Desa Jayamukti, Kecamatan Leuwisari.

Sedangkan, bencana longsor terjadi di Desa Sirnaraja, Kecamatan Cigalontang, dan mengakibatkan satu rumah warga terancam. Sebagian bahu jalan juga tertutup material longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana longsor dan banjir yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya.

Petugas gabungan dari Tagana, BPBD, TNI dan polisi bahu-membahu membersihkan material longsor dan banjir.

“Tagana, Polisi, TNI, BPBD, aparat desa dan warga setempat mengevakuasi barang-barang yang hanyut. Serta membuat saluran pembuangan air sekaligus membersihkan material longsoran,” pungkas Jembar. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Curhat Kaesang Naik Batik Air ke Surabaya, Kopernya Malah Nyasar ke Medan

Curhat-Kaesang-Naik-Batik-Air-ke-Surabaya.jpg

harapanrakyat.com,- Curhat Kaesang Pangarep ke Surabaya naik pesawat Batik Air membuat heboh jagat maya. Pasalnya koper milik putra bungsu Presiden Jokowi ini malah nyasar ke bandara Kualanamu, Medan.

Melalui twitter pribadinya, Kaesang mengungkapkan peristiwa yang tidak menyenangkan tersebut. Hanya saja tidak seperti orang pada umumnya. Ia curhat dengan gaya narasi satir dan guyonan.

Baca Juga: Saham Frozen Food, Investasi Kaesang Pangarep dengan Prospek Tinggi

Bahkan, saat mengawali curhatannya seolah-olah Ia memberi apresiasi hingga berterima kasih atas pelayanan dari maskapai penerbangan tersebut.

“Horeee, ke Surabaya naik Batik Air, tapi koper selamat sampai bandara Kualanamu (Medan). Terimakasih Batik Air,” curhat Kaesang pada cuitannya, Minggu (13/11/2022).

Setelah itu, calon suami dari Erina Gudono ini melanjutkan cuitannya dengan candaan. Dia menyebut bahwa peristiwa itu terjadi gegara kopernya sudah tidak sejalan lagi dengan dirinya.

“Mungkin udah gak sejalan, aku sama koperku itu,” lanjutnya.

Heboh Curhat Kaesang Naik Batik Air ke Surabaya Jadi Sorotan

Cuitan Kaesang pun langsung mendapat banyak komentar dari netizen. Banyak diantaranya menyoroti soal pelayanan maskapai tersebut.

Bahkan, mereka me-retweet beberapa komentar netizen yang menyindir soal pelayanan pesawat tersebut.

Seperti komentar dari @ud***ap yang mengatakan bahwa peristiwa dari curhat Kaesang naik pesawat Batik Air tersebut merupakan sesuatu yang luar biasa. Karena kelalaian itu tidak hanya terjadi pada orang biasa, tapi anak presiden pun turut mendapat giliran.

“@BatikAirINA kalian luar biasa…. Gak orang biasa, artis, anak presiden semua bermasalah,” komentarnya dengan emoticon tertawa.

Baca Juga: Felicia Tissue Sindir Kaesang Pangarep: Perlakuannya Sangatlah Kejam!

Selain itu, @ket***mas juga berkomentar dengan sindiran. Menurutnya peristiwa tersebut merupakan bukti pelayanan yang konsisten dan merata.

“Ini baru merata, mau anak presiden atau rakyat biasa. Ya pelayanan @BatikAirINA tetap konsisten,” katanya.

Kemudian komentar netizen lainnya justru mengatakan bahwa peristiwa naik pesawat Batik Air hingga koper nyasar ke Bandara kota lain sebagaimana pada curhat Kaesang merupakan terobosan untuk membedakan dari maskapai lainnya.

“Husnudzon aja, bisa jadi merupakan terobosan yang baru supaya berbeda dari yang lain,” ujarnya akun @setia****oe.

Lantas putra sulung Presiden ini menjawab komentar tersebut dengan menyebut kalau Ia sedang berpikir positif.

Baca Juga: Profil Nadya Arifta, Curhat di Blog Sudah Lama Naksir Kaesang Pangarep

“Siap. Sepertinya maskapai Batik Air tahu kalau di koper tersebut terdapat oleh-oleh buat anaknya Mas Wali Medan,” balasnya.

Hingga berita ini dimuat, curhat Kaesang naik pesawat Batik Air ke Surabaya tersebut telah mendapat 1.146 komentar, 3.654 retweet dan lebih dari 18.000 like. Sementara hingga berita ini diunggah belum ada keterangan resmi atau klarifikasi dari pihak perusahaan penerbangan Batik Air. (Rizki/R2/HR-Online)

KCD Wilayah III Jabar Cetak Generasi Emas, Rencanakan Rutin Gelar Edu dan Job Fair

KCD-Pendidikan.jpg

harapanrakyat.com,- KCD Wilayah III Jabar turut serta mencetak generasi Indonesia emas menuju 2024. Upaya yang akan dilakukan Kantor Cabang Dinas Wilayah III Jawa Barat salah satunya merencanakan secara rutin untuk menggelar kegiatan Edu serta Job Fair.

Kegiatan Edu dan Job Fair juga merupakan bentuk kepedulian dari KCD Wilayah III Jawa Barat, untuk membantu para siswa supaya bisa menentukan langkah kedepan usai menempuh pendidikan sekolah akhir.

Kepala Cadisdik Wilayah III Jabar, Asep Sudarsono mengatakan, pihaknya berencana menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda rutin yang akan digelar setiap satu tahun sekali.

Pada tahun ini pihaknya telah melaksanakan kegiatan Job Fair dan Edu.Tempatnya di Haris Convention Hall Summarecon, Bekasi, tanggal 9 Maret lalu.

Tujuan KCD Wilayah III Jabar Gelar Edu dan Job Fair

Baca Juga: Cadisdik Wilayah XII Jabar Siapkan Generasi Emas Melalui GALAXII Fest

Tujuan dari kegiatan Edufair ini sebagai edukasi kepada para siswa SMA yang mau melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Tentunya sesuai kompetensi yang akan mereka ditekuni nantinya.

Sedangkan, kegiatan Job Fair tujuannya memberikan edukasi bagi siswa SMK yang telah dipersiapkan masuk DUDIKA (Dunia Usaha, Industri, Dunia Kerja).

“Jadi kesiapannya bukan hanya secara skill. Namun mereka pun harus memiliki karakter serta sikap mental yang benar-benar andal,” ujar Asep Sudarsono.

Ia juga mengatakan awal mula pihaknya menggelar kegiatan Edu dan Job Fair. KCD Wilayah III Jabar melihat kegiatan tersebut sering dilaksanakan oleh setiap sekolah, namun kurang efektif.

Menurut Asep Sudarsono, jika kegiatannya terpusat pada satu tempat yang representative. Tentunya akan menjadi daya tarik buat perguruan tinggi negeri maupun swasta. Serta pihak DUDIKA berskala besar untuk ikut terlibat.

Baca Juga: SMA Negeri 2 Depok Sikapi Tantangan Diskriminasi dan Intoleransi Melalui Program Chandle

Cakupan Luas dengan Berbagai Tantangan

“KCD Wilayah III Jabar ini cakupannya luas. Ada sebanyak 589 SMA, SMK, juga SLB Negeri maupun swasta. Tentunya dengan berbagai tantangan,” katanya.

Tantangan bagi siswa-siswi yang memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Salah satunya mereka pilih tempat kuliah lantaran mereka mengikuti sahabat atau teman dekatnya. Jadi tidak melihat potensi serta kompetensi pribadinya.

Sedangkan, yang menjadi tantangan bagi siswa lulusan SMK rata-rata masih merasa asing dengan budaya dan etika dalam dunia kerja. Karena itulah banyak yang tidak lolos saat seleksi.

Selain itu, setelah menjadi karyawan, banyak lulusan SMK yang tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan dunia kerja. Oleh sebab itu, pihak perusahaan tidak memperpanjang kontrak kerjanya.

“Goal terbesarnya, melalui kegiatan Job Fair dan Edu, lulusan SMA yang masuk perguruan tinggi bisa bisa meningkat. Lulusan SMK yang masuk dunia kerja atau DUDIKA juga meningkat,” kata Asep Sudarsono.

Dedi Supandi, Kepala Dinas Pendidikan Jabar menambahkan, tujuan dari kegiatan Edu maupun Job Fair sebagai wadah memberikan pelayanan informasi kepada siswa kelas 12. Dalam hal ini untuk menentukan karir selanjutnya sesuai cita-cita mereka. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

SMA Negeri 2 Depok Sikapi Tantangan Diskriminasi dan Intoleransi Melalui Program Chandle

SMA-2-Depok.jpg

harapanrakyat.com,- SMA Negeri 2 Depok, Jawa Barat, sikapi tantangan diskriminasi dan intoleransi melalui Program Chandle. Makna dari Program Chandle adalah SMADA People. Program ini diikuti rohani Kristen (rohkris) di sekolah tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah II Jawa Barat, Otin Martini mengatakan, Dinas Pendidikan Jawa Barat melalui Cadisdik Wilayah II Jabar berupaya membentengi siswa sekolah terbebas dari diskriminasi dan intoleransi.

Salah satu caranya yaitu dengan mewujudkan lingkungan belajar yang menjunjung tinggi HAM (hak asasi manusia), demokratis, nilai keagamaan. Serta nilai kultural dan juga kemajemukan bangsa.

Otin menegaskan, sekolah harus memfasilitasi setiap penganut agama tanpa ada diskriminasi. Hal itu sesuai dengan amanat UU Sisdiknas Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Dari mulai pemeluk agama minoritas hingga mayoritas mempunyai hak yang sama mendapatkan fasilitas serta kesempatan untuk menunjang kegiatan di sekolahnya,” ujar Otin.

Program Chandle SMA Negeri 2 Depok

Dalam menghadirkan toleransi tersebut, komitmen Cadisdik Wilayah II Jawa Barat salah satunya ditunjukkan melalui Program Chandle SMAN 2 Depok.

Baca Juga: Siswa SMKN 3 Bogor Punya Keahlian Rancang Busana Hingga Bikin Sirup

“Salah satu contohnya dalam pengimplementasian keadilan pada kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah yaitu melalui Program Chandle,” terangnya.

Upaya meminimalisir segala bentuk diskriminasi serta intoleransi itu tak hanya di SMA Negeri 2 Depok saja. Namun, pihaknya juga mendorong semua sekolah lingkup Cadisdik Wilayah II Jawa Barat, yang meliputi Depok dan Kota Bogor.

“Program Chandle ini merupakan tempat untuk para siswa SMAN 2 Depok yang beragama Katolik dan Kristen untuk beribadah, bersekutu. Menjalin kasih dan juga persahabatan,” jelas Otin Martin.

Kepala SMA Negeri 2 Depok, Wawan Ridwan menyebutkan, ada berbagai program kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah binaannya.

Berbagai kegiatan tersebut sudah berlangsung lama, seperti kegiatan rohani Islam (rohis), marawis, serta program Chandle.

Program Chandle Wadah Bagi Siswa Non Muslim

Khusus pada program Chandle ini menjadi wadah bagi siswa/siswi yang menganut agama Kristen dan Katolik. Program ini pun tak hanya mengikat satu angkatan.

Baca Juga: Pelaksanaan PPDB di Jawa Barat 2020/2021 Digelar Secara Daring Akibat Pandemi Covid-19

Melalui program Chandle juga sering terhubung dengan para siswa SMA Negeri 2 Bogor yang sudah lulus untuk memberikan bimbingan.

“Dalam beberapa kegiatan sering terjadi kolaborasi dan sinergi antara Chandle dengan Rohani Islam. Hal ini menjadi bukti toleransi di SMAN 2 Depok tinggi,” kata Wawan.

Selain itu, lanjutnya, toleransi agama juga terlihat dari formasi jabatan Ketua maupun Wakil Ketua MPK (Majelis Perwakilan Kelas) di SMAN 2 Depok.

Saat ini yang menjadi Ketua MPK adalah siswa beragama Islam, sedangkan Wakil Ketua MPK dari siswa non muslim.

Wawan juga mengatakan, tahun sebelumnya di SMA Negeri 2 Depok jumlah siswanya yang non muslim hanya ada 35 orang. Sedangkan, pada tahun ini meningkat sampai 66 orang.

Pihak sekolah pun mengatur jadwal pelajaran agamanya serta kegiatan lain yang menjadi pendukungnya.

Pembentukan Karakter

Baca Juga: Brondo Buatan Siswa SMKN 1 Ciamis Legitnya Lebih Spesial

Kemudian, pada program Chandle ada beberapa kegiatan keagamaan juga rutin digelar. Baik kegiatan hariannya, mingguan, bulanan sampai kegiatan tahunan.

Untuk kegiatan harian ada SaTe (Saat Teduh), kegiatan mingguan ada PJ (Persekutuan Jumat), dan PJ Spesial untuk kegiatan bulanan.

“Untuk PJ Spesial ini disertai dengan games. Kalau untuk kegiatan tahunannya, di SMA Negeri 2 Depok ada kegiatan Youth Camp, kemudian Natalan, serta Retreat,” terangnya.

Wawan juga menjelaskan, program Chandle bukan hanya sekedar tempat berorganisasi atau berkumpul saja. Tetapi berkaitan pula dengan upaya pembentukan karakter siswa.

Sekolah di Jabar Terdepan Perangi Sikap Intoleransi

Sementara itu, Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan, pihaknya berharap semua sekolah yang ada di Jabar ini harus terdepan dalam upaya memerangi berbagai sikap intoleransi.

Kalau bisa menjaga toleransi, bukan tidak mungkin Indonesia pada tahun 2045 kelak menjadi sebuah negara adidaya.

Dalam hal semangat toleransi, kata Dedi, sekolah toleransi pertama di Indonesia salah satunya SMA Negeri 2 Depok.

“Sekolah toleransi ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lainnya di Jawa Barat, dan Indonesia pada umumnya. Kami berharap ini dapat diimplementasikan ke setiap sekolah yang ada di Jawa Barat,” kata Dedi.

Ia menyebutkan, di Jawa Barat ini setidaknya ada 5.033 sekolah. Pihaknya pun berharap kedepan semua sekolah memasukan nilai-nilai toleransi ke dalam kurikulum melalui mata pelajaran PPKn.

Dalam pelajaran ini, khusus untuk sekolah tingkat SMA menyelipkan pula pendidikan antikorupsi. Penggagas pendidikan tersebut adalah MUI, KPK, dan Kejaksaan.

“Siswa-siswi, khususnya SMA, SMK serta SLB yang saat ini tengah menjalani pendidikan adalah Generasi Indonesia Emas. Oleh karena itu, tumbuhkan terus sikap toleransi,” pungkas Dedi. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

Bima Arya: Malioboro Tasikmalaya Pedestrian Cantik di Jabar

Bima-Arya-jalan-jalan-ke-Malioboro-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Walikota Bogor Bima Arya mengaku takjub dengan Malioboro Tasikmalaya.

Orang nomor satu di Kota Bogor tersebut mendatangi pedestrian di jalan Cihideung dan jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, tersebut pada Minggu (13/11/2022). 

Usai menghadiri pembukaan Porprov Jabar 2022 di Ciamis, Bima Arya menyempatkan diri jalan-jalan di Malioboro Tasikmalaya.

“Saya kaget dan takjub, ternyata di Jawa Barat ada Pedestrian cantik, serapi dan sebersih ini. Selamat untuk Walikota Tasik, warga Tasik yang telah berhasil menyulap wajah kota di titik ini menjadi lebih cantik,” kata Bima Arya, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: Malam Minggu di Malioboro Tasikmalaya, Warga Asyik Selfie

Bima berharap pembangunan pedestrian tersebut terus berlanjut dan bisa dirawat bersama-sama.

“Kalau kata Pak Kadis katanya berlanjut, mudah-mudahan berlanjut ya. Karena saya baru melihat yang seperti ini di Jawa Barat selain di Bandung, ini fasilitas publik yang luar biasa. Tinggal dirawat sama-sama,” harapnya.

Bima juga berharap kebersihan di pedestrian Malioboro Tasikmalaya tersebut bisa terjaga dengan baik.

“Mudah mudahan bisa dijaga kebersihannya, Insyaallah warga juga diuntungkan, pasti ekonominya akan naik,” katanya.

Ia mengaku, sejak menjabat menjadi Walikota Bogor, dirinya pun fokus membangun pedestrian.

“Karena ini masa depan Indonesia, Jawa Barat seperti ini. Fasilitas Mall di Kawasan Pedestrian KHZ dan Cihideung jadi lebih baik, orang nyaman berjalan kaki dan bisa mendongkrak perekonomian di setiap kota. Kami mampir ke kota Tasik usai datang ke Porprov yang digelar di Ciamis,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Disapu Hujan Angin, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Ciamis

Disapu-Hujan-Angin-Pohon-Tumbang-Timpa-Rumah-Warga-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Disapu hujan angin, pohon tumbang menimpa rumah warga di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (13/11/2022).

Dua rumah dan 1 garasi mobil warga Desa Sukahurip rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang tersebut.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi mengatakan, rumah yang mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tersebut milik Tugiman (60) di Dusun Sambungjaya, RT 16, RW 07, Desa Sukahurip. Selanjutnya, rumah milik Sudaryono (50) di Dusun Karangsari, RT 10, RW 04, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican juga rusak.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut namun pemilik rumah mengalami kerugian lumayan besar. Lantaran rumahnya mengalami kerusakan di bagian atap akibat tertimpa pohon,” terangnya.

Baca Juga: Banjir Meluas, Puluhan Rumah di Pamarican Ciamis Terendam

Menurut Baehaki, kejadian hujan angin yang disertai petir mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican sekitar pukul 14.00 WIB. Dirinya pun mengaku baru mendapatkan data dua rumah yang mengalami kerusakan akibat kejadian hujan angin tersebut.

“Selain mengakibatkan dua rumah alami kerusakan, dalam kejadian hujan angin tadi juga membuat sebuah garasi Mobil milik Suprayoga (38), warga Dusun Ciparakan, RT 09, RW 04, Desa Sukahurip, tertimpa pohon Pete. Hingga bangunan garasi rusak parah dan rata dengan tanah akibat disapu hujan angin,” terangnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Cabor Arung Jeram Ciamis Raih Perunggu pada Porprov Jabar 2022

cabor-arum-jerang-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Cabang olahraga (Cabor) Arung Jeram Kabupaten Ciamis berhasil meraih medali perunggu pada ajang perhelatan olahraga Porprov Jabar XIV tahun 2022, kegiatan tersebut berlangsung di Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Minggu (13/11/2022). 

Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Ciamis baru pertama kali mengikuti perhelatan olahraga seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar. FAJI Ciamis sendiri baru terbentuk pada akhir tahun 2020 lalu.

Adapun atlet peraih medali perunggu pada arung jeram nomor pertandingan Remix Nomor Sprint ini yakni, Alfurqon, Ragil, Eva, Yanti, Rialdi dan juga Ambar. 

Baca Juga: Inilah Sosok Pencipta Lagu Jabar Juara Olahraga, Jadi Theme Song Porprov Jabar

Pelatih Arung Jeram Ciamis, Fahmi mengucapkan rasa syukur dan bangga karena meski terbilang Ciamis itu baru, bisa meraih medali perunggu untuk kontingen Kabupaten Ciamis pada Porprov Jabar tahun 2022 ini. 

“Senang dan bangga tentunya, kami bisa menyumbangkan medali perunggu untuk Kontingen Kabupaten Ciamis,” ucapnya. 

Menurutnya, peluang meraih medali emas masih terbuka lebar karena masih ada 3 nomor pertandingan lagi yang nanti akan diperebutkan. 

“Masih ada 3 nomor pertandingan lagi yang belum ditandingkan. Mudah-mudahan saja kita bisa kembali meraih medali, kalau bisa medali emas,” tuturnya.

Adapun 3 nomor pertandingan yang belum dipertandingkan yakni nomor Down River Race, Slalom dan juga Head to Head. 

Fahmi berharap, pada nomor pertandingan selanjutnya cabor arung jeram Ciamis bisa menyumbangkan medali emas. 

“Saya harap Ciamis bisa kembali meraih medali emas pada Porprov Jawa Barat tahun 2022 ini,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts