Beranda blog Halaman 1202

Samsung Ungkapkan Visi untuk Hadirkan Calm ke Pengalaman Perangkat Terkoneksi di CES 2023

wp-1672901829721.jpg

review1st.com â€“ Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini membagikan visinya untuk dunia terkoneksi yang lebih calm melalui teknologi mutakhir yang meningkatkan kualitas kehidupan pengguna dengan menyediakan pengalaman yang lebih cerdas dan lebih intuitif.

Berbicara dalam konferensi pers di CES 2023, Samsung dan para mitra utamanya bersama-sama memaparkan detail rencana mereka dalam membangun dunia terkoneksi yang lebih baik sekaligus berkontribusi untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

Jong-Hee (JH) Han, Vice Chairman, CEO and Head of the DX (Device eXperience) Division, Samsung Electronics membuka kehadiran Samsung di CES dengan menyoroti strategi perusahaan dalam mewujudkan janji pengalaman terkoneksi di semua touchpoint utama dalam hidup kita – di rumah, mobil, dan di pekerjaan – sekaligus membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Strategi yang disampaikan dalam konferensi pers berfokus pada target perusahaan untuk menghadirkan calm ke dunia kita yang terkoneksi, sehingga berbagai perangkat dan inovasi bisa sepenuhnya mendukung pengalaman yang lebih baik, lebih personal, dan lebih intuitif.

Untuk melakukan hal ini, Samsung berfokus untuk menghubungkan perangkat secara mulus dan mendesain produk-produk agar penggunaan teknologi dalam keseharian menjadi lebih berkelanjutan.

Samsung Ungkapkan Visi untuk Hadirkan Calm ke Pengalaman Perangkat Terkoneksi di CES 2023

“Kami menyadari visi kami adalah visi yang besar,” ucap CEOJH Han. “Ini terkait dengan memecahkan tantangan nyata saat ini, dan memahami kebutuhan dan aspirasi konsumen di masa depan.

“Hal tersebut membutuhkan waktu, inovasi dan kerja sama dengan para mitra di seluruh dunia. Namun kami berkomitmen untuk meraihnya, dan kami sudah memulainya.”

Samsung Menyertakan Keberlanjutan di Setiap Tingkatan

Untuk menjawab tantangan yang dihadapi planet kita, Samsung menyoroti bagaimana perusahaan ini terus memprioritaskan lingkungan melalui kombinasi dari target keberlanjutan, desain produk inovatif, dan kemitraan strategis.

Hasilnya, pada 2050, semua bisnis Samsung akan menyamakan kebutuhan listrik mereka dengan energi terbarukan dan meraih nol emisi karbon (net zero).

Dalam jangka waktu yang lebih dekat, Divisi DX akan bertransisi ke 100% energi terbarukan pada 2027 dan mencapai nol emisi karbon pada 2030.

Untuk memperluas target keberlanjutan perusahaan. Samsung memaparkan bagaimana Everyday Sustainability â€“ menanamkan fitur-fitur keberlanjutan di dalam produk dan layanan perusahaan yang paling popular – akan berkontribusi untuk lingkungan yang lebih sehat.

Ini termasuk menciptakan produk-produk yang lebih berkelanjutan melalui desain inovatif pada efisiensi bahan dan daya.

“Dengan menanamkan keberlanjutan ke dalam pengalaman produk, kita, dan banyak orang di seluruh dunia yang menggunakan produk kami, bisa berkontribusi untuk planet yang lebih sehat,” ucap Inhee Chung, Vice President of Corporate Sustainability Center, Samsung.

“Sebagai hasilnya, beberapa dari produk-produk kami yang paling populer kini termasuk dalam jajaran produk kami yang paling berkelanjutan.” tambah Chung

Samsung mengumumkan bahwa sebagian besar produk TV dan smartphone-nyatelah menggunakan bahan daur ulang, termasuk plastik daur ulang dari jaring ikan terbengkalai, sementara home appliances, memori dan chipset jaringan radio 5G memberikan kontribusi penghematan energi kepada konsumen.

Selain itu, layanan terkoneksi Samsung, seperti SmartThings Energy dan AI Energy Mode, juga membantu konsumen menghemat daya dan mengurangi biaya, sembari memperkecil dampak iklim mereka secara keseluruhan.

Samsung juga berbagi panggung dengan Patagonia, pemimpin global pakaian outdoor, untuk mendiskusikan kemitraan dalam memerangi masalah mikroplastik– partikel kecil yang sering ditemukan dalam pakaian dan dilepaskan ke laut, danau dan sungai melalui pencucian.

Vincent Stanley, Director of Philosophy, Patagonia berbicara dalam konferensi pers Samsung mengenai cara kedua perusahaan mengembangkan teknologi pencucian baru yang disebut Less Microfiber Cycle, yang saat ini sedang ditanamkan dalam mesin cuci Samsung.

Teknologi ini bisa mengurangi pelepasan mikroplastik hingga 54% dalam satu siklus pencucian. Seperti Less Microfiber Cycle, Samsung dan Patagonia baru-baru ini mengembangkan Less Microfiber Filter terbaru, yang mengurangi pelepasan mikroplastik dengan mencegahnya terbuang ke laut pada akhir siklus pencucian. 

Sementara itu, James Kwon, Product Manager, ENERGY STAR for Consumer Electronics, U.S. Environmental Protection Agency (EPA), mengumumkan bahwa pengalaman rumah terhubung Samsung dengan SmartThings adalah Smart Home Energy Management System mass-market pertama yang mendapatkan ENERGY STAR SHEMS Certification bergengsi.

Samsung juga terus berkolaborasi dengan beragam stakeholder dalam upaya-upaya keberlanjutannya. Sebagai contoh, Samsung bergabung dengan Carbon Trust dan pemimpin teknologi lain untuk mengembangkan spesifikasi pertama dalam industri untuk mengukur, memperhitungkan dan melakukan dekarbonisasi emisi yang diasosiasikan dengan perangkat terhubung saat tengah digunakan konsumen.

Rumah Terkoneksi dan Kehidupan Terkoneksi yang Dibangun pada Kenyamanan

Samsung memaparkan detail rencana untuk mewujudkan pengalaman terkoneksi saat ini dan di masa depan.

Dalam konferensi pers ini, Jaeyeon Jung, Executive Vice President and Head of SmartThings menyoroti bagaimana fitur-fitur seperti SmartThings Home Monitor dan SmartThings Pet Care membawa kenyamanan ke dalam pengalaman terkoneksi, dengan cara mengawasi dan mengeluarkan peringatan untuk hal-hal yang tidak lazim – baik bagi manusia dan hewan peliharaan.

Didukung oleh Samsung Smart TV, layanan ini adalah beberapa dari banyak cara yang dilakukan Samsung dan platform terhubung SmartThings dalam menciptakan rumah yang lebih cerdas.

Bagian utama dari visi ini adalah peningkatan interoperabilitas, memungkinkan konsumen untuk menghubungkan lebih banyak perangkat mereka, baik perangkat Samsung maupun dari merek mitra.

Di saat industri ingin meningkatkan level kompatibilitas melalui standar smart home Matter, Samsung menyatakan komitmennya terhadap filosofi kemitraan ini.

SmartThings adalah salah satu merek pertama yang mengadopsi Matter, dan Samsung adalah anggota pendiri Home Connectivity Alliance (HCA).

Di konferensi pers CES ini Samsung juga mengumumkan inovasi smart home terbaru, dengan SmartThings Station – produk pertama Samsung yang memiliki dukungan Matter secara built-in sejak awal.

Ini adalah cara baru yang nyaman untuk memulai pengalaman SmartThings di rumah dan memudahkan untuk berinteraksi dengan perangkat yang terkoneksi.

SmartThings Station mengubah wireless charger Samsung menjadi smart home hub yang bisa dengan mulus mentransformasi kondisi rumah Anda dalam satu sentuhan tombol.

Fokus pada pengalaman terkoneksi juga diperluas ke pengumuman kemitraan baru, termasuk pengumuman ekspansi kolaborasi dengan Philips Hue.

Jasper Vervoort, Senior Vice President and General Manager, Philips Hue mendiskusikan cara baru untuk menyinkronkan konten dari Samsung TV dengan pencahayaan dari Philips Hue melalui aplikasi TV Philips Hue Sync, yang bisa diunduh dari app store di Samsung TV.

Ini adalah solusi pertama yang mampu menyinkronkan pencahayaan dan konten dari Samsung TV tanpa penambahan hardware.

Dengan lebih banyak perangkat yang terhubung daripada sebelumnya, Samsung juga memaparkan bagaimana inovasi keamanan dan privasi akan menjadi kunci dalam membangun ekosistem perangkat terkoneksi.

Perusahaan menghadirkan pengalaman keamanan perangkat setingkat lebih maju dengan solusinya yang akan datang, Samsung Knox Matrix, yang akan dengan nyaman dan aman menyinkronkan kredensial antar perangkat, sembari melindungi informasi sensitif melalui pengawasan mutual berlapis yang dimungkinkan oleh teknologi blockchain privat.

Pengalaman terkoneksi ini juga menjangkau perjalanan commuting. Marcus Futterlieb dari Harman mengungkap rencana Samsung dan Harman untuk memasukkan level baru kecerdasan, personalisasi, dan kenyamanan ke dalam kabin mobil (in-cabin experience – ICX).

Inti upaya ini adalah Harman Ready Care, yang menggunakan algoritma machine learning untuk mengumpulkan dan memproses data dari sensor-sensor mobil untuk mengukur kantuk dan distraksi yang dialami pengemudi, memberikan intervensi khusus untuk memitigasi risiko dan membantu meningkatkan well-being pengemudi.

Visi untuk Masa Depan

Perusahaan juga menampilkan inovasi dan teknologi generasi berikutnya yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) terbaru.

Pengalaman yang dimungkinkan oleh Spatial AI – seperti di JetBot AI+ – menjadi fondasi pengalaman di dalam rumah yang lebih baik, khususnya terkait dimensi dan lingkungan dalam hunian.

Samsung juga menyajikan preview Relumino Mode, yang akan hadir ke Samsung Neo QLED 8K TV dan 4K TV tertentu pada tahun ini, untuk memungkinkan orang-orang dengan visual impairment menyaksikan konten.

Relumino Mode menyoroti tepian bidang dan dan meningkatkan kontras serta warna, sehingga konten lebih jelas dan mudah dinikmati.

Selain itu, Samsung juga menampilkan Relumino glass terbaru, yang pertama kali ditampilkan pada CES 2018 sebagai bagian dari program akselerasi startup C-Lab project, serta aplikasi mobile-nya untuk membuat pengalaman visual menjadi lebih menyenangkan dan terpersonalisasi pada setiap layar.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Samsung.com.

Permudah Masyarakat, Korlantas Polri Bakal Rilis Buku SIM

rockomotif-Buku-SIM.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Dalam beberapa waktu ke depan, Korlantas Polri, bakal merilis Buku SIM agar masyarakat yang mengajukan permohonan Surat Izin Mengemudi menjadi lebih mudah.

Hal ini tidak hanya sebagai syarat lulus untuk pembuatan lisensi saja, tetapi, Korlantas Polri menjelaskan melalui kehadiran lektur tersebut diharapkan dapat memudahkan dalam proses pengajuam Surat Izin Mengemudi.

“Kita upayakan dengan pendidikan masyarakat. Semoga satu bulan tak terlalu lama. Saya juga sudah menyampaikan ke Dir Regident bahwa kami launching buku tentang SIM. Jadi, masyarakat bisa belajar dulu sebelum ujian,” jelas Kakorlantas Polri, Irjen. Pol. Drs. Firman Santyabudi, M.Si, terkait kehadiran Buku SIM.

Tidak hanya itu, melalui kehadirannya tersebut diharapkan tidak hanya sebatas menjadi bacaan, tetapi juga dapat menambah pengetahuan terkait peraturan yang berlaku di jalan raya.

Buku SIM tersebut juga dimaksudkan agar setiap pengendara kendaraan roda dua atau roda empat, dapat lebih memahami etika berkendara yang baik dan benar. Tidak sebatas itu, edukasi melalui lektur ini akan menjadi pedoman bagi setiap pengendara.

“Jadi masyarakat yang ada di jalan harusnya sudah mengetahui aturan lalin. Jadi tidak ada lagi, jawaban dari pengendara, saya tidak tahu Pak. Kalau masih ada masyarakat yang tidak tahu, berarti orang tuanya yang tanggung jawab. Kita tidak mau saling lempar antara polisi dan petugas,” tambahnya.

Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, kepemilikan Surat Izin Mengemudi menjadi wajib bagi siapa saja yang mengendarai kendaraan roda dua atau roda empat sebagai legalitas.

Adapun melalui kehadiran Buku SIM, nantinya masyarakat yang mengajukan permohonan akan lebih mudah untuk mengerjakan ujian. Dalam permohonan tersebut, masyarakat harus mengikuti dua ujian yang diberikan, yakni teori dan praktik. Dari masing-masing ujian tersebut, para pemohon harus lulus dengan nilai yang sesuai dengan ketentuan.

Jadi Korban PHK, Puluhan Karyawan PT APL Kota Banjar Serbu Kantor Perusahaan 

Puluhan-Karyawan-PT-APL-Kota-Banjar-Serbu-Kantor-Perusahaan.jpg

harapanrakyat.com,- Puluhan karyawan PT Albasi Priangan Lestari (APL) Kota Banjar, Jawa Barat, yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK), melakukan aksi unjuk rasa. Mereka berunjuk rasa di halaman kantor Personalia, Kamis (5/1/23).

Puluhan karyawan mendatangi PT APL untuk mempertanyakan status mereka. Selain itu juga menuntut pihak perusahaan untuk memberikan uang pesangon, sebagaimana tuntutan karyawan.

Korlap aksi yang juga Ketua PUK SPSI PT APL, Ahmad Jaelani mengatakan, aksi tersebut untuk meminta penjelasan terkait nasib 23 karyawan yang terkena PHK oleh pihak perusahaan.

Menurutnya, keputusan pemutusan hubungan kerja tersebut sangat merugikan karyawan. Pasalnya, PHK tersebut dilakukan secara sepihak. Selain itu juga tidak sesuai dengan keputusan awal, yaitu hanya meliburkan karyawan.

Baca Juga: Dewan Pengawas Naker Akan Uji Visual Kelayakan Boiler Oil PT APL Banjar

Sebab itu, kata Jaelani, pihaknya memfasilitasi buruh atau karyawan PT APL Kota Banjar, yang terkena PHK. Menuntut agar pihak perusahaan memberikan uang pesangon sebagaimana tuntutan karyawan.

“Kami hanya menjembatani karyawan APL yang terkena PHK secara sepihak. Karena keputusan pemutusan hubungan kerja itu, tidak sesuai keputusan meliburkan karyawan,” kata Jaelani kepada wartawan usai aksi.

Lanjutnya menjelaskan, PHK tersebut bermula pada bulan Desember 2022. Saat itu, perusahaan mengeluarkan kebijakan meliburkan sebanyak 56 karyawan, terhitung 6 Desember 2022 sampai 6 Januari 2023.

Pihak perusahaan akan mempekerjakan kembali setelah masa libur tersebut berakhir. Hasil komunikasi sebelumnya pun tidak ada indikasi dari pihak perusahaan akan melakukan PHK.

Baca Juga: Soal Uji Emisi, DLH Kota Banjar Minta PT APL Lakukan Kajian Teknis

Akan tetapi, lanjutnya, sebelum masuk masa kerja, tiba-tiba sebagian karyawan pada tanggal 31 Desember tanpa ada pemberitahuan mendapati pengumuman. Adapun isi pengumuman tersebut PHK terhadap 23 orang yang diliburkan.

“Ke pihak serikat tidak ada konfirmasi, dari awal juga tidak ada konfirmasi. Itu kan perbuatan tidak mengenakan. Ketika karyawan sedang libur, mau masuk kerja tiba-tiba terjadi PHK,” jelasnya.

Alasan PHK Puluhan Karyawan PT APL Kota Banjar Tidak Masuk Akal!

Adapun yang menjadi alasan PHK tersebut, jelas Jaelani, perusahaan berdalih karena saat ini tengah mengalami penurunan omzet. Selain itu juga menurutnya perusahaan mengaku kesulitan bahan baku untuk proses produksi.

Menurut Jaelani, alasan menurunnya omzet perusahaan tersebut tidak masuk akal. Karena, faktanya pihak perusahaan saat ini juga malah melakukan rekrutmen karyawan ataupun tenaga kerja baru.

“Alasannya itu katanya kondisi pasar sepi, tidak ada uang. Tapi saya lihat perusahaan melakukan rekrutmen karyawan baru. Sedangkan karyawan yang ada, malah di-PHK,” tukasnya.

Pihaknya pun akan menuntut PT APL Kota Banjar, supaya memberikan uang pesangon sebesar Rp 30 juta kepada karyawan yang terkena PHK. Hal tersebut sebagaimana kebiasaan yang pernah dibuat oleh perusahaan.

Baca Juga: Soal PHK 230 Karyawan, Begini Penjelasan PT APL Kota Banjar

Apabila tidak ada kesepakatan bersama, pihaknya akan terus melakukan aksi sampai tuntutan tersebut terpenuhi. Hal itu karena menurutnya, PHK bisa terjadi ketika ada kesepakatan antara pengusaha dan karyawan.

“PHK itu hak perusahaan. Kami siap terkena PHK, tapi kami minta seperti yang sudah pernah berjalan. Mereka tidak ada yang minta kembali bekerja, karena mentalnya sudah down,” tandasnya. 

Sementara itu, salah seorang karyawan yang terkena PHK, Rusli menambahkan, setidaknya pihak perusahaan PT APL Kota Banjar masih bisa mempertahankan para karyawan yang terkena PHK.

“Setidaknya kami masih ingin bekerja. Kami juga warga Banjar. Tapi itu terserah nanti hasil kesepakatan bersama,” singkatnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Kisruh DPRD dan KPUD Kabupaten Bandung, Toni Permana: Komunikasi KPUD dengan DPRD Sebatas Ada Perlunya

Toni-Permana-DPRD-Kab-Bandung.jpg

harapanrakyat.com,- Terkait kisruhnya DPRD dengan KPUD Kabupaten Bandung, anggota legislatif Kabupaten Bandung, Toni Permana turut mengakui hal itu.

Toni mengatakan, selama ini KPUD Kabupaten Bandung hanya menjalin komunikasi dengan DPRD Kabupaten Bandung jika ada perlunya saja, khususnya mengenai anggaran KPUD.

“Tidak ada komunikasi baik yang terjalin antara DPRD dan KPUD Kabupaten Bandung. Cuma sebatas membicarakan anggaran, baru KPUD ada komunikasi dengan DPRD. Selebihnya di luar itu, tidak ada komunikasi. Koordinasi dengan Komisi A sebagai mitra kerja KPUD pun kurang terjalin baik,” ungkap Toni Permana di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (4/1/2023).

Baca Juga : Lantik PPK Sepihak, DPRD Kabupaten Bandung Merasa Dilecehkan KPUD

Toni menegaskan, bukan kali ini saja KPUD tidak pernah melibatkan DPRD dalam kegiatannya. Demikian halnya juga dengan kegiatan lain KPUD yang tidak pernah disosialisasikan kepada DPRD.

Toni mencontohkan, saat KPUD melakukan rencana perubahan kuota kursi DPRD di masing-masing daerah pemilih yang juga tidak pernah melibatkan atau DPRD.

Padahal, sebagai lembaga ad hoc, kata Toni, KPUD ini sangat bergantung pada APBD Kabupaten Bandung. Salah satu unsur pemerintahan yang mengesahkan APBD itu yakni DPRD.

“Jadi memang betul, koordinasi dan komunikasi antara DPRD dengan KPUD ini kurang berjalan harmonis. Padahal, KPUD ini sangat bergantung kepada DPRD terkait anggaran di lembaganya. Secara etika, sikap KPUD ini patut dipertanyakan,” ungkapnya.

Mengenai sikap KPUD yang tidak mengundang unsur legislatif pada pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Bandung, Toni menduga hal itu bukan dari unsur kekhilafan. Sebab, DPRD ini merupakan lembaga negara yang sudah lama ada di negara ini.

“Memangnya DPRD ini lembaga baru? Pemerintahan itu ada unsur eksekutif dan legislatif. DPRD ini kan legislatif,” ucap Toni.

DPRD Kabupaten Bandung Bisa Saja Alihkan Anggaran KPUD

Dengan sikap KPUD seperti saat ini, Toni menegaskan, bisa saja DPRD menekan anggaran untuk KPUD dan mengalihkan anggaran ke sektor lain untuk kepentingan masyarakat. Namun, selama ini DPRD tidak melakukan pengalihan anggaran ini karena khawatir akan mengganggu tahapan Pemilu.

“Intinya kami tidak bisa mengganggu juga kepentingan publik. DPRD juga harus menyukseskan Pemilu di Kabupaten Bandung. Namun, dengan sikap KPUD seperti sekarang, tentu kami akan lebih ketat mengawasi kinerja KPUD,” ucapnya.

Baca Juga : Kisruh DPRD dan KPUD Kabupaten Bandung, Legislatif Layangkan Surat ke KPUD

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Bandung, merasa dilecehkan atas sikap KPU Kabupaten Bandung yang tidak melayangkan undangan kepada unsur legislatif saat pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Bandung.

KPUD Kabupaten Bandung pada Rabu (4/1/2023) menggelar pelantikan anggota PPK terpilih se Kabupaten Bandung untuk pelaksanaan Pemilu 2024 di sebuah hotel di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Namun, saat pelantikan itu hanya Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai unsur eksekutif yang menghadiri. Sedangkan dari unsur legislatif Kabupaten Bandung, tidak hadir.

“Ketika eksekutif hadir tetapi unsur legislatif tidak hadir karena tidak adanya undangan resmi, saya pikir ini sebuah pelecehan kepada DPRD. Kami sepakat, DPRD keberatan dengan langkah KPU melantikan secara sepihak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Kabupaten Bandung Agus Baroya belum memberikan respon mengenai polemik yang terjadi ini. (Ecep/R13/HR-Online)

Kedai Es Krim Viral Mixue Belum Punya Sertifikat Halal di Indonesia, Ini Alasannya

Mixue.jpg

harapanrakyat.com,- Kedai es krim viral berlogo manusia salju, Mixue saat ini tengah ramai diperbincangkan publik. Pasalnya, keberadaan kedai es krim asal China itu kini tersebar luas di berbagai daerah Indonesia.

Di tengah viralnya keberadaan kedai es krim Mixue, muncul berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai kehalalannya.

Melalui akun Instagram resminya, Mixue Indonesia pun menanggapi apa yang menjadi pertanyaan masyarakat Indonesia tersebut.

Pihak Mixue mengunggah kembali klarifikasinya yang pernah disampaikan tahun 2022 lalu, tepatnya bulan Juli. Unggahannya itu di up lagi supaya muncul pada deretan teratas dalam akun resmi Instagram Mixue Indonesia.

Dalam unggahannya itu, pihak Mixue mengakui bahwa memang belum mengantongi sertifikasi halal di Indonesia. Karena sertifikasi tersebut masih dalam proses sejak pengajuannya tahun 2021.

Baca Juga: Ridwan Kamil Apresiasi Pandawaragroup, Ajak Makan dan Pergi ke Salon

Mengutip dari akun Instagram Mixue Indonesia, Kamis (05/01/2023), pihak Mixue menegaskan, belum memiliki sertifikat halal bukan berarti produk kedai es krim viral Mixue itu tidak halal.

“Benar, saat ini Mixue belum punya sertifikat halal. Tetapi perlu jadi catatan juga, belum mengantongi sertifikat halal bukan berarti tidak halal,” jelas Mixue Indonesia melalui akun Instagram resminya.

3 Alasan Kedai Es Krim Viral Mixue Belum Kantongi Sertifikat Halal

Ada tiga alasan Mixue Indonesia belum kantongi sertifikat halal. Padahal pengajuannya sudah masuk sejak awal tahun 2021.

Melalui akun Instagram resminya, pihak Mixue menjelaskan alasan lamanya proses penerbitan sertifikasi halal lantaran ada tiga faktor.

Baca Juga: Penggunaan Galon Kemasan PET Memiliki Nilai Lebih Dibanding Galon Isi Ulang

Pertama, 90 persennya bahan baku yang digunakan kedai es krim viral Mixue diimpor langsung dari China. Sehingga proses pembuatan sertifikasi halalnya harus mengajukan terlebih dahulu kepada Shanghai Al-Amin.

Faktor kedua, sumber bahan bakunya tidak terpusat dalam satu kota. Karena dalam proses penerbitan sertifikat halal juga melihat sumber bahan bakunya. Hal ini menjadi salah satu penyebab prosesnya berlangsung lama.

Kemudian, faktor ketiganya yaitu pandemi Covid-19 yang memberlakukan lockdown, sehingga proses pembuatan sertifikasi halal tertunda.

Komposisi Produk Mixue Tidak Mengandung Babi

Belum memiliki sertifikat halal bukan berarti produk kedai es krim viral tersebut tidak halal. Karena menurut penjelasan dari pihak Mixue, dalam komposisi semua produknya tidak ada yang mengandung babi.

Meski begitu, pihak Mixue tetap tidak bisa mengklaim kalau semua produknya sepenuhnya halal sebelum mendapatkan sertifikat halal.

“Hanya pihak berwenang yang berhak menyatakan halal. Saat ini kamu masih menunggu proses sertifikasinya selesai. Kami juga tetap kooperatif dengan pihak berwenang,” jelas pihak Mixue dalam keterangan tertulisnya melalui media sosial.

Selain itu pihak Mixue juga menegaskan, walaupun belum punya sertifikat halal, namun produk kedai es krim viral Mixue sudah lolos BPOM. Termasuk sudah mengantongi surat keterangan impor. Sedangkan, sertifikat halal masih menunggu proses. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

Kisruh DPRD dan KPUD Kabupaten Bandung, Legislatif Layangkan Surat ke KPUD

Sugianto-Ketua-DPRD-Kab-Bandung.jpg

harapanrakyat.com,- Terkait kisruh tidak diundangnya DPRD Kabupaten Bandung pada pelantikan PPK se Kabupaten Bandung pada Rabu (4/1/2023), unsur legislatif Kabupaten Bandung telah melayangkan surat ke KPUD.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Sugianto menegaskan, pihaknya telah mengirimkan surat secara resmi ke KPUD terkait polemik ini. Meski demikian, pihaknya mengaku mendapat sebuah pesan dari salah satu komisioner KPUD Kabupaten Bandung melalui pesan singkat.

“Ada salah satu ketua di KPUD, tadi WA (kirim pesan WhatsApp) yang isinya tidak terundangnya DPRD merupakan sebuah kekhilafan,” ungkap Sugianto di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (4/1/2023).

Baca Juga : Lantik PPK Sepihak, DPRD Kabupaten Bandung Merasa Dilecehkan KPUD

Namun, lanjut Sugianto, DPRD merupakan unsur lembaga resmi negara, bukan perorangan. Dengan demikian, KPUD Kabupaten Bandung harus menjawab secara kelembagaan.

“Saya sudah melayangkan surat resmi kepada KPU termasuk Bawaslu untuk dijawab secara resmi apa alasannya KPUD tidak mengundang DPRD secara kelembagaan atau pun Muspida secara umum,” tuturnya.

Di unsur legislatif ini, lanjut Sugianto, terdiri dari para pimpinan partai politik di Kabupaten Bandung. Pada saat kajian, diskusi, hingga pendalaman, KPUD mengundang para pimpinan partai politik dan legislatif secara kelembagaan.

Akan tetapi, hal itu berbanding terbalik saat pelantikan PPK se Kabupaten Bandung.

“Jangankan undangan (pelantikan PPK), pemberitahuan pun tidak ada. Oleh karenanya ini menjadi pertaruhan dan kami akan tindaklanjuti. Kalau perlu kita akan laporkan ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu),” katanya.

Pimpinan Partai Politik di DPRD Kabupaten Bandung Tersinggung

Sugianto pun menegaskan, di DPRD Kabupaten Bandung, terdapat 55 anggota dan 8 fraksi. Oleh karenanya, kata Sugianto, sikap-sikap penyelenggara Pemilu seperti ini menjadi sebuah catatan mengenai independensi KPUD.

Baca Juga : Menjelang Pemilu 2024, KPU Kabupaten Bandung Belum Miliki Gudang

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Bandung, merasa terlecehkan atas sikap KPUD yang tidak mengundang unsur legislatif saat pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Bandung.

KPUD Kabupaten Bandung pada Rabu (4/1/2023) menggelar pelantikan anggota PPK terpilih se Kabupaten Bandung untuk pelaksanaan Pemilu 2024. KPUD Kabupaten Bandung menggelar pelantikan di sebuah hotel di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Namun, pelantikan hanya dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai unsur eksekutif.

“Ketika eksekutif hadir tetapi unsur legislatif tidak hadir karena tidak adanya undangan resmi, saya pikir ini sebuah pelecehan kepada DPRD. Kami sepakat, DPRD keberatan dengan langkah-langkah KPU melantik PPK secara sepihak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPUD Kabupaten Bandung Agus Baroya belum memberikan respon mengenai polemik yang terjadi ini. (Ecep/R13/HR-Online)

Sepanjang Tahun 2022, BPBD Kota Banjar Tangani 94 Kejadian

Sepanjang-tahun-2022.jpg

harapanrakyat.com,- BPBD Kota Banjar, Jabar, merilis data peristiwa bencana alam sepanjang tahun 2022 ada sebanyak 94 kejadian.

Data tersebut merupakan akumulasi dari bencana alam dan non bencana alam yang ditangani oleh BPBD Kota Banjar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Kusnadi mengatakan, untuk bencana alam sendiri ada 87 laporan kejadian yang terjadi di wilayah Kota Banjar.

Menurutnya, dari jumlah tersebut 75 di antaranya kejadian hujan deras dan angin kencang. Kemudian 9 kejadian tanah longsor dan 3 kejadian banjir.

Baca juga: Sepanjang 2022, Damkar Kota Banjar Tangani 306 Kebakaran dan Non Kebakaran

“Untuk bencana alam sendiri yang kita tangani ada sebanyak 87 laporan kejadian,” kata Kusnadi, Kamis (5/1/2023).

Ia menjelaskan, ada beberapa titik lokasi yang sering terjadi banjir di Kota Banjar. Beberapa titik lokasinya seperti di wilayah Desa Batulawang, Kelurahan Purwaharja, dan Langensari.

Selain itu, ada sebanyak 7 kejadian non bencana alam, seperti pencarian orang hilang sebanyak 5 laporan, dan 2 kejadian penemuan mayat.

“Sedangkan untuk penanganan bencana non alam ada sebanyak tujuh kejadian yang sudah kita tangani,” jelasnya.

Lanjut Kusnadi, data tersebut merupakan akumulasi kejadian dari bulan Januari sampai Desember 2022.

Kusnadi mengimbau kepada masyarakat supaya selalu waspada dengan cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja, terlebih beberapa hari terakhir BMKG telah mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrim di beberapa wilayah Indonesia.

“Masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja, baik itu hujan deras atau angin kencang,” pungkasnya. (Sandi/R6/HR-Online)

Lantik PPK Sepihak, DPRD Kabupaten Bandung Merasa Dilecehkan KPUD

ketua-DPRD-Kabupaten-Bandung-Sugianto.jpg

harapanrakyat.com,- DPRD Kabupaten Bandung, merasa dilecehkan atas sikap KPU Kabupaten Bandung. Hal itu menyusul sikap KPUD yang tidak melayangkan undangan kepada unsur legislatif saat pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Bandung.

KPUD Kabupaten Bandung pada Rabu (4/1/2023) menggelar pelantikan anggota PPK terpilih se Kabupaten Bandung untuk pelaksanaan Pemilu 2024. Pelantikan itu digelar di sebuah hotel di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Namun, pelantikan PPK hanya hadir Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai unsur eksekutif. Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Sugianto, tidak tampak hadir dalam acara tersebut.

Demikian halnya dengan pimpinan Komisi A DPRD Kabupaten Bandung yang menjadi mitra kerja KPUD Kabupaten Bandung yang tidak hadir.

Baca Juga : Menjelang Pemilu 2024, KPU Kabupaten Bandung Belum Miliki Gudang

Menanggapi ketidakhadirannya pada pelantikan PPK itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Sugianto angkat bicara. Ketidakhadiran DPRD dan jajaran lainnya karena pihaknya tidak menerima undangan dari KPUD Kabupaten Bandung.

“Kami mengucapkan selamat kepada KPUD yang sudah melantik anggota PPK. Namun, kami tidak mendapat undangan dari KPUD mengenai acara tersebut,” ungkap Sugianto di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (5/1/2023).

Sugianto menegaskan, sikap KPUD Kabupaten Bandung itu patut dipertanyakan. Dia mengingatkan KPUD, unsur roda pemerintahan ini terdiri dari eksekutif dan legislatif.

“Ketika eksekutif hadir tetapi unsur legislatif tidak hadir karena tidak adanya undangan resmi, saya pikir ini sebuah pelecehan kepada DPRD. Kami sepakat, DPRD keberatan dengan sikap KPUD yang melantik PPK secara sepihak,” ungkapnya.

DPRD Kabupaten Bandung Segera Laporkan Sikap KPUD ke DKPP

Apalagi, lanjut Sugianto, berdasarkan pemberitaan yang pihaknya peroleh di lapangan, terdapat permasalahan-permasalahan mengenai pengangkatan para PPK ini.

“Saya juga telah melakukan kroscek ke Setwan DPRD, sampai kemarin (Rabu) petang pun tidak ada selembar undangan dari KPUD, baik kepada pimpinan DPRD atau komisi A yang menjadi mitra kerja,” tuturnya.

Baca Juga : Program Bedah Rumah Polresta Bandung Raih Penghargaan Lemkapi

Sugianto menegaskan, seharusnya KPUD lebih intensif membangun komunikasi dengan DPRD dalam rangka persiapan penganggaran, terutama untuk anggaran Pilkada 2024.

“Dengan sikap-sikap dari KPU ini, kami sangat keberatan. Ada apa? Apa modus KPU dalam pelantikan ini? Tentu kami menyayangkan sikap-sikap seperti ini. Nilai independensi KPU betul-betul dipertaruhkan,” kata Sugianto.

Bahkan, lanjut Sugianto, pihaknya pun mengaku memiliki bukti-bukti mengenai sikap KPUD Kabupaten Bandung dalam pelaksanaan Pemilu dan pilkada di Kabupaten Bandung.

“Kami akan melaporkan hal ini kepada DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) mengenai kinerja KPUD,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Bandung ini.

Sementara itu, Ketua KPUD Kabupaten Bandung Agus Baroya belum memberikan respon mengenai polemik yang terjadi ini. (Ecep/R13/HR-Online)

ASUS Umumkan Kartu Grafis Baru!

wp-1672890303827.png

review1st.com — ASUS hari ini mengumumkan ROG Strix GeForce RTX™ 4070 Ti dan TUF Gaming GeForce RTX 4070 Ti; dua kartu grafis berkinerja tinggi yang siap untuk mendorong PC gaming ke generasi berikutnya.

Kalahkan musuh dengan penuh gaya menggunakan ROG Strix GeForce RTX 4070 Ti

ROG Strix GeForce RTX 4070 Ti menawarkan performa powerhouse generasi terbaru dalam bentuk yang sedikit lebih kecil daripada versi sebelumnya dengan gaya dan substansi yang pengguna harapkan terhadap ROG Strix.

Dengan ketebalan 3.15 slot dan panjang 336 mm, kartu grafis ini menyediakan area permukaan heatsink MaxContact yang luas untuk aliran udara dengan tetap mempertahankan desain cyberpunk terbaru dan struktur yang sangat rigid dibanding versi sebelumnya yang lebih besar.

Kartu grafis ini juga dilengkapi tiga kipas ASUS Axial-tech terbaru berjumlah 11 bilah yang dapat mendorong 31% lebih banyak volume udara dan 56,3% lebih banyak tekanan statis daripada pendahulunya (ROG Strix GeForce RTX 3080).

Fitur tersebut dihadirkan pada batas daya yang lebih rendah dan dengan tingkat kebisingan yang sama rendahnya.

Backplate besar berventilasi memastikan aliran udara yang unggul, sedangkan teknologi 0dB membuat kartu grafis ini benar-benar senyap dalam load yang lebih ringan.

Semua fitur yang harus dimiliki Strix juga tersedia dalam versi ini, seperti: pilihan antara mode performance dan mode quite dengan sakelar Dual BIOS, sambungan kipas casing PC ke dua header FanConnect II, dan cincin lampu belakang ARGB yang kompatibel dengan Aura Sync.

Sementara itu, pengiriman daya yang andal dan kualitas build yang telah teruji waktu dihadirkan melalui proses manufaktur ASUS Auto-Extreme. Artinya, kartu ini siap menemani pengguna selama bertahun-tahun ke depan.

Buktikan keberanian Anda dengan TUF Gaming GeForce RTX 4070 Ti

ASUS juga menawarkan varian TUF Gaming dari GeForce RTX 4070 Ti lengkap dengan GPU dengan tenaga yang sama seperti versi Strix, namun dengan heatsink yang sedikit lebih tebal dan desain kartu yang lebih pendek.

Pada slot 3,25 dengan kipas Axial-tech 11 bilah yang baru, pengguna tidak akan dibiarkan merasa kurang pendinginan.

Ukuran yang lebih ringkas, yaitu 305 mm, menawarkan kompatibilitas casing yang lebih luas.

Shroud die-cast unibody memiliki kekuatan struktural yang sama dengan shroud yang dimiliki kartu TUF Gaming GeForce RTX 4080 dan 4090.

Selain itu, ventilasi yang lebar pada backplate akan meningkatkan aliran udara lebih banyak dibandingkan dengan model generasi sebelumnya.

TUF Gaming GeForce RTX 4070 Ti juga menawarkan switch Dual BIOS dan logo ARGB TUF yang didesain ulang di sepanjang shroud.

Kapasitor kelas militer dan kualitas manufaktur Auto-Extreme yang telah jamak diketahui pada semua kartu TUF juga tersedia pada kartu grafis ini.

Jika pengguna menginginkan kartu grafis yang tahan lama yang nilai kualitasnya terbukti berkali-kali, TUF Gaming GeForce RTX 4070 Ti hadir dengan komitmennya untuk memberikan kinerja gaming yang tahan lama.

Uji daya Anda

ROG Strix dan TUF Gaming GeForce RTX 4070 Ti adalah kartu grafis kuat yang memanfaatkan setiap watt yang disediakan dengan sangat baik.

Untuk memaksimalkan GPU generasi terbaru ini, pengguna dapat memasangkan kartu grafis baru mereka dengan salah satu power supply premium kami, seperti ROG Thor 850W Platinum II, ROG Strix 850W Gold Aura Edition, atau ROG Loki SFX-L 850W Platinum untuk rakitan ITX yang lebih ringkas.

Dengan komponen berkualitas tinggi, operasi yang senyap, dan garansi 10 tahun, PC akan menerima daya yang stabil dan andal selama bertahun-tahun ke depan. 

Ketersediaan & Harga
Untuk harga dan ketersediaan ROG Strix GeForce RTX 4070 Ti dan TUF Gaming GeForce RTX 4070 Ti, silakan hubungi perwakilan ASUS setempat.

Bupati Ciamis Tegaskan Bakal Copot ASN yang Bentak-bentak Masyarakat

Bentak-bentak-masyarakat.jpg

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mewanti-wanti kepada para ASN apalagi selevel eselon tiga yang berani bentak-bentak masyarakat akan dicopot dari jabatannya.

“Kalau sampai ada ASN apalagi selevel eselon tiga yang berani bentak-bentak masyarakat langsung berhadapan dengan Bupati. Saya tidak mau, lelah dan capek tidak ada alasan,” kata Herdiat. 

Hal tersebut Herdiat ungkapkan saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Administrator dan Pengawas, Kamis (5/1/2023) di Aula Setda Ciamis.

Menurut Herdiat, jika nanti terjadi kejadian seperti itu di Pemerintah Kabupaten Ciamis, pihaknya akan copot jabatannya. 

Baca juga: Bupati Herdiat Sebut Hadirnya Bapenda Ciamis untuk Tingkatkan Kinerja

“Saya ingin fokus. Bapak dan Ibu itu dapat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Jadi niatkan dulu hati Bapak Ibu sekalian, kalau dengan ikhlas, insya Alloh akan bekerja dengan maksimal,” tuturnya.

Herdiat menitipkan kepada para Camat yang merupakan kepanjangan tangan Bupati di daerah agar dapat menjaga integritas dengan baik dan melayani masyarakat sebaik-baiknya.

“Pada pelantikan hari ini, ada 3 orang Camat yang hari ini kita lantik. 2 orang promosi dari jabatan Sekretaris Camat dan 1 orang rotasi. Maka dari itu tolong layani masyarakat dengan baik dan jaga integritas,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Herdiat menyampaikan rasa bangganya kepada para ASN baik Camat dan kepala OPD atas kinerja yang luar biasa. 

“Hampir semua OPD dan kecamatan yang menyangkut tugasnya, alhamdulilah semuanya berprestasi dan semuanya mendapatkan penghargaan,” ucapnya.

Herdiat menambahkan, dalam bekerja itu tujuan utamanya itu bukan untuk semata-mata ingin mendapatkan penghargaan. 

“Tapi tujuan kita adalah bagaimana melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan melayani masyarakat dengan baik dan penghargaan itu adalah bonus atas kinerja dengan baik. Jadi jangan sampai ada yang bentak-bentak masyarakat,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online)

Recent Posts