Beranda blog Halaman 1102

Tidak Gunakan Helm, Sejumlah Pengendara di Sukaraja Sukabumi Ditegur Polisi

razia-polisi.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUKABUMI – Sejumlah pengendara sepeda motor yang lalai tidak menggunakan helm keselamatan ditegur Polisi saat melintas di kawasan Bunderan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/2/2023).

Selain teguran, para pengendara sepeda motor yang nekad melanggar peraturan Lalulintas tersebut menerima edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan Lalulintas dalam mengurangi fatalitas kecelakaan Lalulintas.

Sementara itu, PS. Panit 2 Lantas Polsek Sukaraja, Aiptu Nadi Sugandi mengatakan kegiatan yang dilakukannya tersebut merupakan rangkaian kegiatan selama operasi Keselamatan Lodaya 2023.

“Seperti yang sudah disampaikan pa Kapolres saat apel gelar pasukan kemarin, bahwa pola kegiatan yang dilakukan selama operasi Keselamatan Lodaya 2023 adalah kegiatan preemtif dan preventif serta penegakan hukum secara terbatas,” kata Aiptu Nadi Sugandi kepada awak media.

“Jadi kita mengedepankan upaya preemtif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran Lalulintas) sehingga bisa menurunkan angka kecelakaan atau fatalitas kecelakaan Lalulintas.” pungkasnya. (Eka Lesmana)

Kajari Subang yang Baru Resmi Dilantik, Kang Akur Ucapkan Terima Kasih ke Kajari Lama Atas Dedikasi dan Pengabdiannya

wabup-subang-dan-mantan-kajari.jpg

MEDIAJABAR.COM, BANDUNG – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Dr. Asep Mulyana resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Dr. Akmal Kodrat, SH., M.Hum sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang yang baru yang dilaksanakan di Aula Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Rabu (8/2/2023).

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir pada kegiatan tersebut didampingi oleh Kabag Umum Setda Subang, Agus Rahmat.

Kepala Kejaksaan Negeri Subang Dr. Akmal Kodrat, SH., M.Hum menggantikan I Wayan Sumertayasa, S.H., M.H yang mendapatkan promosi sebagai Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Di tempat terpisah, Kang Akur bersama Kabag Umum berkesempatan melakukan pertemuan dengan I Wayan Sumertayasa, S.H., M.H selaku Ketua Kejaksaan Negeri Subang yang pindah tugas tersebut sekaligus untuk memberikan kenang-kenangan Cendramata sebagai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kinerja serta pengabdiannya selama menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Subang.

“Kami juga mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru,” katanya.

I Wayan Sumertayasa pada kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang sudah bersinergi dengan Kajari Subang yang telah dipimpinnya selama 1 tahun 7 bulan.

Kolam Retensi Masjid Al Jabbar Bandung Dipenuhi Bungkusan Sampah Pengunjung

buang-sampah-al-jabbar.jpeg

harapanrakyat.com,- Belum lama ini, publik dikejutkan dengan sebuah tayangan video amatir di media sosial mengenai kondisi kolam retensi Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Dalam tayangan video itu, tampak bungkusan plastik berisi sampah pengunjung mengambang di kolam retensi Masjid Al Jabbar itu. Banyak warganet ramai-ramai membicarakan kondisi kolam retensi dan perilaku pengunjung masjid.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat, Prima Mayaningtyas mengatakan, sejak peresmian masjid yang menjadi ikon baru Jawa Barat tersebut, hingga saat ini produksi sampah mencapai 98 ton.

Baca Juga : Pembangunan Masjid Al Jabbar Diduga Sarat KKN

Dengan demikian, pengiriman sampah baik ke tempat pembuangan sementara atau akhir, mengalami penambahan.

“Sampai sekarang itu sudah mencapai 98 ton sampah yang dihasilkan. Coba bayangkan, jumlah itu bukan jumlah  yang kecil,” ungkapnya di Kota Bandung, Rabu (8/2/2023).

Menurutnya dengan tingginya produksi sampah di Al Jabbar dalam dua bulan terakhir ini, pihaknya terus melakukan upaya memaksimal mungkin dalam mengatasi permasalah tersebut.

Kendati demikian, ia mengakui, masih banyak pengunjung masjid yang belum sadar dan menjalankan aturan untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Padahal saya sudah berulang kali, termasuk juga teman-teman dari penyuluhan lingkungan juga. Itu selalu memberikan penyuluhan, dan pemberitahuan kepada masyarakat. Namun tetap, masyarakat masih banyak yang belum sadar,” ucapnya.

Baca Juga : Satpol PP Jabar Perketat Pengamanan Pengunjung Masjid Al Jabbar

Oleh karena itu, permasalahan terkait sampah tersebut akan menjadi bahan evaluasi pihaknya.

Lebih jauh, kata Prima, pihaknya akan terus melakukan upaya yang optimal dalam melakukan pencegahan persoalan sampah di Masjid Raya Al Jabbar tersebut.

“Tentu akan menjadi evaluasi. Kita akan upayakan terus seperti pengelolaan dengan baik. Tapi juga membutuhkan kerjasama dari masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan di Al Jabbar itu sendiri, termasuk di kolam retensi masjid,” katanya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Honda Metaworld Hadirkan Keseruan Baru di MetaNesia 2023

rockomotif-honda-metaworld-2023.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Honda Metaworld resmi menjadi aktivitas baru dari PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk memberikan keseruan lain melalui dunia virtual pertama di Indonesia.

Hadirnya aktivitas baru ini merupakan kerjasama yang dilakukan antara HPM dengan Telkom Indonesia untuk menghadirkan keseruan baru dalam beraktivitas.

Honda Metaworld merupakan aktivitas pertama yang dilakukan oleh produsen otomotif di Indonesia yang hadir dalam dunia virtual. Pertama kali, kegiatan ini hadir pada 2022 lalu lewat gelaran MetaNesia.

“Honda MetaWorld hadir sebagai salah satu inovasi Honda untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang dapat mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama dari kalangan Gen Z yang merupakan generasi yang lahir di era teknologi digital. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas berbasis digital di Indonesia,” jelas Yulian Karfili, Public Relations & Digital Strategy Senior Manager PT HPM.

Kehadiran HPM pada dunia virtual ini juga tidak lepas dari banyaknya konsumen mereka yang didominasi oleh Gen Z, di mana segmen usia tersebut merupakan First Time Buyer yang membeli mobil.

“Pembuatan virtual showroom Honda di metaNesia diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat terhadap produk Honda, dan juga melakukan adaptasi pada teknologi baru seperti metaverse,” tambah David Cuh Sihotang selaku Product Manager Telkom Indonesia.

Lewat Honda MetaWorld, Honda juga berencana untuk menggelar berbagai aktivitas dan permainan seperti kumpul komunitas dan talkshow virtual, kompetisi balap dan masih banyak lagi.  Tentunya, para pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat mengenai produk-produk Honda melalui berbagai informasi interaktif, melihat eksterior dan interior mobil, dan mengunjungi website serta media sosial Honda melalui link yang terdapat di berbagai area di Honda MetaWorld.

Selain melalui platform metaverse, Honda juga aktif menggunakan platform digital untuk berkomunikasi dengan konsumen di segmen anak-anak muda, antara lain melalui aplikasi game Brio Virtual Drift Challenge, Virtual Modification, Honda Racing Simulator Championship serta berbagai aktivitas di media sosialnya.

Untuk mengakses Honda MetaWorld, pengunjung dapat mengunduh aplikasi metaNesia di  website honda-indonesia.com atau melalui aplikasi Google Play.

Ada Traffic Light Eror, Dishub Kota Sukabumi Gercep Lakukan Perbaikan

IMG-20230208-WA0011.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUKABUMI – Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau biasa disebut traffic light, yang berada di persimpangan Degung Kota Sukabumi mengalami kerusakan.

Akibatnya kondisi lalulintas yang mempertemukan antara Jalan Arif Rahman Hakim dengan Jalan Sudirman, Jalan Bhayangkara dan Jalan KH Ahmad Sanusi sempat tidak beraturan

Beruntungnya, hal tersebut tidak berlangsung lama, sebab sejumlah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi gerak cepat melakukan perbaikan dan mengatur lalulintas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, penyebab kerusakan APILL itu diakibatkan adanya kerusakan pada modul, sehingga terjadi trabel dan membuat tidak berfungsi dengan benar.

Kepala Dishub Kota Sukabumi, Imran Wardhani mengaku, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait kondisi lalulintas di persimpangan Degung. Di mana, APILL di lokasi tersebut tidak berfungsi, sehingga pihaknya langsung menerjunkan personel untuk melakukan perbaikan.

“Kita menerima laporan sekitar pukuk 11.25 WIB dari masyarakat dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi, menggunakan mobil skylift untuk perbaikan,” ujar Imran, Selasa sore (07/02/2023).

Masih menurut dia, hasil identifikasi di lapangan, terdapat modul yang rusak, sehingga kondisi itu mengganggu empat traffick light dari berbagai arah. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan selama perbaikan, lanjut Imran, pihaknya melakukan rekayasa arus lalu lintas disekitaran lokasi tersebut. Selain itu, memasang rambu peringatan di berbagai arah.

“Selama perbaikan kita sudah melakukan upaya rekayasa lalu lintas, guna menghindari kemacetan untuk sementar waktu,” ujar dia.

Imran menambahkan, APILL di persimpangan Degung sudah kembali berfungsi setelah beberapa saat dilakukan perbaikan oleh tim ahli. “Sekitar pukul 11:39 WIB, (APILL) sudah normal dan rekayasa arus lalu lintas sudah tidak dipergunakan lagi,” pungkasnya. (Eka Lesmana)

Ratusan Ojol Gelar Aksi Tolak Penerapan ERP di Jakarta

demo-ERP-ojol-jakarta.jpeg

harapanrakyat.com,- Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta melakukan unjuk rasa penolakan penerapan kebijakan jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP).

Dalam aksinya di depan Balai Kota Jakarta Pusat itu, massa juga membentangkan spanduk penolakan penerapan kebijakan tersebut. Pasalnya, kebijakan itu hanya akan menyengsarakan masyarakat, terutama warga miskin.

Dari pantauan di lapangan, massa sudah mulai berkumpul dan berorasi sejak pukul 13.10 WIB. Dalam orasinya, massa yang berasal dari berbagai komunitas ojek online (ojol) yang tersebar di DKI Jakarta ini meminta pemerintah membatalkan ERP.

Baca Juga : Flyover Ciroyom Bandung Selesai Juli 2023

Koordinator aksi, Irfan Semandu mengatakan, pihaknya mendesak Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk mengkaji ulang penerapan kebijakan ini.

“Tolak ERP di jalanan Jakarta, karena itu merugikan masyarakat. Kepada Pak (Pj) Gubernur DKI Jakarta agar melakukan kajian ulang lagi mengenai penerapan ERP ini,” ungkap Irfan di sela-sela aksi damainya itu.

Dalam aksi itu juga, massa menuntut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo agar mundur dari jabatannya. Hal itu buntut dari rencana penerapan ERP ini.

“Karena Pj Gubernur tidak mungin menerbitkan ERP. Jadi Pak Syafrin harus mundur dari jabatannya sebagai pertanggungjawaban,” ungkapnya.

Irfan juga menyinggung soal rencana pemerintah menerapkan ERP ini sebagai solusi kemacetan lalu lintas di Jakarta.

“Kami mendesak Dishub DKI Jakarta menunjukan naskah kajian ilmiah dari lintas sektoral yang menyatakan ERP menjadi solusi kemacetan di Jakarta,” tuturnya.

Dishub DKI Buka Ruang Publik Sampaikan Aspirasi Penerapan ERP

Baca Juga : Dua Bocah di Cimahi Dianiaya Ayahnya, Satu Korban Meninggal

Sementara itu, Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan menegaskan, penerapan ERP di Jakarta ini untuk melihat kesiapan fasilitas transportasi publik di Jakarta. Pihaknya pun membuka ruang bagi masyarakat menyampaikan saran dan masukan mengenai rencana penerapan kebijakan ini.

Penerapan ERP, kata Syafrin, untuk mendorong pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan transportasi umum. Dengan demikian, titik kemacetan di Jakarta pun dapat terurai.

“Kajian penerapan ERP sedang kami lakukan. Ini bertujuan untuk mengurai titik kemacetan di Jakarta,” tuturnya. (R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Flyover Ciroyom Bandung Selesai Juli 2023

penertiban-bangunan-flyover-ciroyom.jpeg

harapanrakyat.com,- Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan proyek pembangunan jalan layang atau flyover dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Ciroyom, akan selesai pada Juli 2023.

“Untuk flyover dan JPO Ciroyom sedang berproses. Semua bangunan sudah dihancurkan dan pekerjaan sudah 26 persen,” ungkapnya seusai meninjau pembangunan Flyover Ciroyom, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/2/2023).

Ema menjelaskan, proses penertiban bangunan yang berpenghuni 265 keluarga di Kelurahan Ciroyom dan Kecamatan Andir telah selesai. Sedangkan untuk penertiban bangunan di Jalan Arjuna Kelurahan Husein Kecamatan Cicendo akan segera dilakukan.

Baca Juga : Peminat Vaksin Booster 2 di Bandung Masih Rendah

“Penertiban bangunan di Jalan Arjuna Kelurahan Husein Kecamatan Cicendo sedang berproses. Ada 120 keluarga. Mereka akan mendapatkan kerohiman sesuai peraturan yang berlaku. Mayoritas bangunan yang ditertibkan berupa kios dan rumah tinggal,” ucap Ema.

Terkait Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung sebagai cagar budaya yang terkena imbas pembangunan tersebut, lanjut Ema, pihaknya akan membuat dulu kajian mengenai cagar budayanya.

“Di Kantor DKPP ada posko yang masuk cagar budaya. Itu bagian dari desain yang ada konsekuensi harus mundur, kita saling dukung saja nanti kami membuat kajiannya dulu,” katanya.

Ema menerangkan, Pemkot Bandung juga telah menghibahkan tanah seluas 5.058 meter persegi untuk pembangunan Flyover Ciroyom tersebut.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah tertib dan kondusif, sehingga proses pembangunan berjalan lancar.

Baca Juga : Hakim PN Bale Bandung Vonis Bebas Mantan Ketua DPRD Jabar

“Kepada masyarakat, kami memberikan apresiasi karena memahami tentang proyek ini, sehingga berjalan dengan lancar dan tidak ada keributan,” katanya.

Flyover Ciroyom Jadi Solusi Lonjakan Kendaraan

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Barat, Erni Basri menuturkan bahwa penertiban lahan selama ini telah berjalan lancar.

Terlebih, masyarakat sekitar yang sangat kooperatif dan merasa terbantu, karena telah terfasilitasi dalam pembangunan infrastruktur.

“Target pembangunan ini selesai bulan Juli. Kalau kita bisa eksekusi segera percepatan, maka Juli sudah beres. Untuk lahan sudah clear tinggal kita eksekusi,” tambahnya.

Sebagai informasi, titik lokasi pembangunan Flyover Ciroyom sepanjang 700 meter mulai dari sepanjang Bundaran Jalan Arjuna, Aruna, hingga Ciroyom.

Pembangunan Flyover Ciroyom tersebut, sebagai solusi mengatasi lonjakan kendaraan yang melintas di area tersebut saat KCJB sudah beroperasi. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

5 Fakta Seputar Ibu Muda di Jambi Lecehkan 17 Anak di Bawah Umur

5-Fakta-Seputar-Ibu-Muda-di-Jambi-Lecehkan-17-Anak-di-Bawah-Umur.jpeg

harapanrakyat.com,- Fakta mengejutkan soal Ibu muda pelaku pelecahan terhadap 17 anak di bawah umur, di Jambi, terungkap.

NT (25) pelaku pelecehan terhadap anak itu sudah diamankan di Mapolda Jambi, sejak Sabtu (4/2/2023).

Selain para korban, pihak kepolisian juga sudah memeriksa suami dan mertua pelaku, sebagai saksi.

Adapun fakta-fakta NT lecehkan 17 anak di bawah umur akan diulas harapanrakyat.com.

Fakta Ibu Muda di Jambi Lecehkan Anak di Bawah Umur

1. Miliki Hasrat Seksual Tinggi

Pihak kepolisian Polda Jambi menduga, aksi pelecehan terhadap anak di bawah umur oleh pelaku NT, diduga akibat hasrat seksual pelaku yang sangat tinggi.

2. Kerap Siksa Diri Sendiri dengan Silet

Polda Jambi sudah memeriksa suami dan mertua pelaku pada Senin (6/2/2023). Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Subdit IV Ditreskrimum Polda Jambi menuturkan, berdasarkan keterangan dari suami dan mertuanya, pelaku kerap melakukan perilaku menyimpang.

Salah satunya dengan melukai diri sendiri dengan menggunakan silet.

“Jadi kata suaminya, Ia melihat sang istri melukai tangannya dengan silet,” ujar Kombes Pol Andri Ananta.

Baca juga: Viral, Wanita Muda di Jambi Cabuli 11 Anak di Bawah Umur, Disuruh Lakukan Ini!

3. Ancam Siksa Anak Jika Suami Tak Layani Hasrat Seksualnya

Fakta lainnya soal ibu muda di Jambi lecehkan 17 anak di bawah umur diungkap Kombes Pol Andri Ananta.

Menurut keterangan suaminya, tersangka kerap mengancam sang suami jika tidak melayani birahirnya, pelaku akan menyiksa anaknya yang berusia 1 tahun.

“Ancamannya yakni mencincang dan membunuhnya,” jelas Kombes Pol Andri Ananta.

4. Fakta Lainnya Ibu Muda di Jambi, Diduga Sakit Jiwa

Pihak kepolisian berencana akan memeriksa kejiwaan pelaku pelecehan anak di bawah umur itu. Kombes Pol Andri Ananta menyatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan PPA Jambi, untuk menjadwalkan pemeriksaan kejiwaan pelaku.

5. Mengaku Diperkosa 8 Anak

Fakta menarik lainnya dari Ibu muda pelaku pelecehan seksual di Jambi. Pelaku NT melaporkan 8 anak yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap dirinya.

Pihak kepolisian pun menerima laporan itu, karena pelaku memiliki hak yang sama sebagai warga negara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ibu muda di Jambi nekat lecehkan belasan anak di bawah umur. Aksi itu dilakukan pelaku di rental PlayStasion (PS) miliknya. Tak hanya anak laki-laki, anak perempuan juga ada yang menjadi korban.

Para korban disuruh mengintip dirinya saat sedang melakukan hubungan badan dengan sang suami. Bahkan para korban juga disuruh memegang payudara dan alat vital pelaku.

Itulah beberapa fakta soal Ibu muda di Jambi yang lecehkan 17 anak di bawah umur. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Hakim PN Bale Bandung Vonis Bebas Mantan Ketua DPRD Jabar

putusan-irfan-suryanagara.jpg

harapanrakyat.com,- Majelis hakim Pengadilan Negeri Bale Bandung, memvonis bebas mantan Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara dan istrinya Endang Kusumawaty dari dakwaan jaksa penuntut umum.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa tidak terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan JPU. Majelis hakim berpendapat jika permasalahan antar Irfan dan korban Stelly Gandawidjaja merupakan keperdataan.

“Membebaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum. Terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana yang tertuang dalam dakwaan penuntut umum,” kata majelis hakim di PN Bale Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga : Sidang Eks Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara, JPU Tuntut 12 Tahun Penjara

Dalam amar putusan itu juga, majelis hakim juga memerintahkan agar segera membebaskan terdakwa dari tahanan, serta mengembalikan aset-aset terdakwa dari penyitaan.

“Memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat, serta martabatnya. Mengembalikan barang bukti yang telah disita penuntut hukum,” tutur majelis hakim.

Demikian halnya dengan dakwaan mengenai dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Majelis hakim memutuskan dakwaan JPU mengenai TPPU ini tidak bisa menjerat terdakwa.

Majelis hakim menegaskan, segala putusan dalam kasus yang menjerat Irfan Suryanagara dan Endang Kusumawaty ini berdasarkan fakta persidangan dan yuridis.

Mengenai putusan tersebut, pihak JPU enggan berkomentar banyak dan menyatakan pikir-pikir.

Dalam persidangan, pihak JPU menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis hakim tersebut.

Sebagai informasi, JPU menjerat Irfan Suryanagara dan Endang Kusumawaty melakukan penipuan bisnis SPBU yang merugikan korban Stelly Gandawidjaja. JPU pun menuntut Irfan Suryanagara dan Endang Kusumawaty dengan hukuman 12 tahun penjara.

Penasihat Hukum Sambut Baik Vonis Bebas

Sementara itu, tim penasihat hukum Irfan Suryanagara Radhitya Shadiqien menyatakan amar putusan majelis hakim sudah sesuai dengan fakta persidangan.

Baca Juga : Terdakwa Eks Ketua DPRD Jabar Anggap Tuntutan JPU Mengada-ada

“Majelis hakim memperhatikan fakta-fakta yang terungkap di persidangan. Dengan demikian, majelis hakim memutuskan Pak Irfan dan Bu Endang bebas dan tidak terbukti tindak pidananya,” ucap Radhitya.

“Kami bersyukur majelis hakim sangat memperhatikan fakta persidangan yang semuanya bertolak belakang dengan dakwaan,” kata Radhitya menambahkan.

Dengan tidak terbuktinya unsur pidana tersebut, tim penasihat hukum mengatakan, terkait kerja sama antara Irfan Suryanagara dan Stelly Gandawidjaja merupakan ranah perdata. Seharusnya hal itu tidak sampai menjebloskan kliennya ke dalam penjara.

“Setelah vonis bebas ini, maka seluruh aset yang disita sebelumnya akan segera dikembalikan. Kami menyambut baik vonis majelis hakim,” ungkapnya. (Ecep/R13/HR-Online)

Lagi, Warga Tanjungsari Tasikmalaya Resah, Gerombolan Monyet Blokir Jalan

Lagi-Warga-Tanjungsari-Tasikmalaya-Resah-Gerombolan-Monyet-Blokir-Jalan.jpg

harapanrakyat.com,- Sejumlah warga di Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu, Tasikmalaya, Jabar, resah dengan munculnya kembali gerombolan monyet.

Hal itu lantaran jumlah monyet yang berkeliaran itu jumlahnya mencapai ratusan. Diduga turun dari Gunung Tawilis.

Seperti halnya yang terjadi Senin (6/2/2023) lalu. Ratusan ekor monyet memenuhi jalan di perkampungan Legokmuncang dan Citamiang, Desa setempat.

Monyet-monyet tampak saling berkejaran. Bahkan berguling-guling di tengah jalan.

Akibat ulah monyet itu, warga Tanjungsari, Kabupaten Tasikmalaya, tak bisa melintas.

“Warga takut, karena kalau diusir malah balik menyerang,” ujar warga sekitar Hendi, seperti dilansir dari kapol.id jaringan suara.com.

Baca juga: Ratusan Monyet Liar Teror Warga Desa Tanjungsari Tasikmalaya

Ratusan monyet yang turun gunung itu lanjut Hendi, sudah yang kesekian kalinya. “Dalam setahun terakhir sudah sering sekali meneror masyarakat,” katanya.

“Kalau tidak cari makan ke kebun, monyet-monyet itu malah berkumpul di tengah jalan,” pungkas Hendi.

Sementara itu, Atep Abdul Kholik Kepala Desa Tanjungsari, menyatakan, pihaknya sudah sering mendapat laporan ulah monyet itu dari masyarakat.

Pihaknya mengaku tak bisa berbuat banyak. Apalagi saat ratusan monyet itu memblokir jalan sampai beberapa jam.

“Sudah kirim surat ke BKSDA, intinya meminta bantuan penanganan pengusiran monyet itu. Namun belum ada jawaban juga,” katanya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Recent Posts