Beranda blog Halaman 994

Mapay Pandega, Upaya RSUD Pangandaran Dengarkan Saran dari Pasien

BPJS-Kesehatan-Cabang-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- RSUD Pandega Pangandaran menggagas kegiatan bertajuk Mapay Pandega (Manajemen Sapa Pasien Pandega). Tujuannya untuk menyapa langsung pasien yang sedang berobat sekaligus mendengar saran dan masukan dari pasien.

Kegiatan yang digelar pada Kamis (2/3/2023) lalu tersebut juga digelar sosialisasi terkait BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Jadi yang Termegah di Jabar, Ini Arti Kata Pandega di RSUD Pangandaran

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjar Agus Supratman mengapresiasi Mapay Pandega yang digagas Direktur dan manajemen RSUD Pandega Pangandaran.

“Ada penyampaian edukasi, ini sangat luar biasa dan bermanfaat sekali untuk diketahui masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Pangandaran,” kata Agus Supratman.

Menurut Agus, edukasi masyarakat yang akan menggunakan layanan BPJS Kesehatan di RSUD Pandega sangat penting.

“Masyarakat bisa dilayani dengan baik di RSUD Pandega sesuai harapan masyarakat. Kemudahan pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN juga menjadi dambaan bersama,” ungkap Agus Supratman.

Apalagi, lanjut Agus, Pemkab Pangandaran sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat. Bahkan Kabupaten Pangandaran sudah termasuk 3 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang masuk kriteria Universal Health Coverage (UHC) dengan capaian di atas 96 persen.

“Artinya 96 persen warga Pangandaran sudah terdaftar menjadi peserta JKN. Dengan demikian warga jadi tenang karena tidak lagi memikirkan biaya saat membutuhkan pelayanan dari Rumah Sakit,” katanya.

Agus mengatakan, BPJS Kesehatan Cabang Banjar selalu berkoordinasi dengan SKPD terkait. Selain itu pihaknya juga selalu melakukan komunikasi dengan pihak terkait apabila menyangkut masalah warga peserta BPJS Kesehatan.

“Mari kita bersama-sama wujudkan Indonesia sehat dan bahagia, dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pemprov Jabar Lengkapi Penyediaan Air Bersih di Asrama Haji Indramayu

ilustrasi-air-bersih.jpg

harapanrakyat.com – Melengkapi penyediaan air bersih di asrama haji Indramayu, Dinas ESDM Jawa Barat melakukan uji geolistrik dan identifikasi sumur bor di lokasi asrama.

Hal itu sebagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Agama dalam melayani jamaah haji embarkasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jawa Barat, Dedi Supandi menegaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan survei dan observasi untuk penyediaan air bersih tersebut.

Baca Juga : Gunakan Asrama Haji Indramayu, Pemprov Jawa Barat Siap Layani Jamaah Haji Embarkasi BIJB

Dedi mengatakan, asrama haji Indramayu siap melayani jamaah haji dari tujuh kabupaten/kota di Jawa Barat. Tujuh wilayah itu yakni Kabupaten/Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, termasuk Subang dan Sumedang. Jamaah haji itu akan menempati asrama haji Indramayu pada 24 Mei mendatang.

“Kualitas air tanah di lokasi asrama haji Indramayu saat ini bersifat payau-asin. Hal itu karena lokasinya yang berdekatan dengan jalur laut utara Jawa Barat,” ungkap Dedi di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/3/2023).

Untuk mendapatkan air tanah atau air tawar berkualitas baik, kata Dedi, perlu adanya survei sistematik.

ESDM Jabar Kirim Tim Uji Geolistrik Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Asrama Haji

Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, pihaknya telah mengirimkan tim survei untuk melakukan geolistrik air tanah. Selain itu, tim juga akan lakukan observasi sumur bor ke asrama haji Indramayu sejak Senin (6/3/2023).

Ai menjelaskan, tim survei itu terdiri dari ahli di bidang air tanah, laboratorium, serta beberapa tenaga ahli dari Cabang Dinas ESDM Jawa Barat Wilayah VII Cirebon.

Saat ini, kata Ai, sudah ada sumur bor eksisting di asrama haji Indramayu. Akan tetapi belum menjamin kecukupan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi ribuan jamaah haji.

Baca Juga : Ibadah Haji 2023, BIJB Kertajati Siap Beroperasi

Uji geolistrik, ungkap Ai, merupakan patokan dasar memutuskan penambahan kedalaman sumur bor eksisting.

Setelah melakukan uji geolistrik, lanjut Ai, timnya mengevaluasi hasil survei dalam jangka waktu satu pekan. Hal itu mengingat asrama haji Indramayu cukup mendesak untuk segera beroperasional.

Ai menegaskan, pihaknya menargetkan survei uji geolistrik dalam tiga hari ini guna menuntaskan observasi itu.

Sebagai tambahan suplai air bersih, Pemprov Jabar juga mendapat support penyediaan air bersih dari PDAM Indramayu di asrama haji tersebut. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Bupati Subang Hadiri CSR Gathering Baznas

Bupati Subang Hadiri CSR Gathering Baznas

Bupati Subang H. Ruhimat menghadiri CSR Gathering Klinik Ramah Anak Syekh Arya Ghofarana Baznas Kabupaten Subang yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (7/3).

Ketua Baznas Kabupaten Subang Dr. KH. Musyfiq Amrullah, LC menyampaikan bahwa Baznas merupakan Badan Amil Zakat Nasional yang berjenjang dari pusat hingga kab/kota. Selain itu, Baznas juga merupakan lembaga pemerintah non struktural yang dibentuk untuk pengelolaan zakat dan infak  secara resmi.

Ia melaporkan bahwa Kabupaten Subang terpilih dan ditunjuk langsung oleh Baznas Provinsi Jawa Barat untuk mendirikan Klinik Ramah Anak tersebut.

Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Subang yang telah mengizinkan pendirian Klinik Ramah Anak tersebut serta berterima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Barat dan seluruh stakeholder yang ikutserta mendukung Baznas Kabupaten Subang.

"Mudah-mudahan apa yang kita rencanakan ini diridhoi oleh Allah SWT," ujarnya.

Selanjutnya, Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat Drs. H. Anang Jauharruddin, M.M.Pd menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan dana awal terhadap pembangunan klinik sebesar Rp250 juta.

Ia berharap berdirinya Klinik Ramah Anak tersebut mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari Bupati Subang kepada Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Kabupaten Subang atas peranserta dan kontribusinya dalam mendukung sinergitas program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Kabupaten Subang.

Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat menyampaikan apresiasinya kepada seluruh stakeholder terkait atas dukungan yang diberikan untuk pendirian Klinik Ramah Anak Baznas Kabupaten Subang.

Juga, mengucapkan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jawa Barat atas kepercayaannya memilih Kabupaten Subang sebagai tempat pendirian Klinik Ramah Anak. Ia berharap Klinik Syekh Arya Ghofarana Baznas Subang mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Menutup sambutannya, ia mengimbau kepada seluruh BUMD Subang, BUMN dan swasta yang ada di Kabupaten Subang untuk ikutserta mendukung terhadap adanya Klinik Ramah Anak Baznas Subang.

"Saya optimis, sedikit banyak akan menjawab terkait pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Subang," lanjutnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari berbagai stakeholder terkait, salah satunya yaitu perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, perwakilan Baznas Provinsi Jawa Barat.

Turut mendampingi dalam acara tersebut Ketua STIKES Dharma Husada Bandung, Asda I Setda Kabupaten Subang, Kepala BP4D Kabupaten Subang, perwakilan DPMPTSP Kabupaten Subang, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Subang, Pimpinan BJB Cabang Subang, para Pimpinan BUMN/BUMD Subang, para Pimpinan Swasta serta tamu undangan lainnya.

Seri Perdana ISSOM 2023, Defari Harus Beradaptasi dengan Mobil Baru

rockomotif-defari-01.jpg

ROCKOMOTIF, Bogor – Pembalap Jakarta Ban Motorsport, Defari, resmi naik kelas dari Kejuaraan ETCC 2000 ke ETCC 3000 pada musim balap 2023 ini.

Dengan kondisi mobil yang tentunya lebih powerfull, tentu ia harus beradaptasi untuk bisa menjinakkan mobil balap tersebut. Pasalnya, power serta spesifikasi yang disematkan tentu memiliki perbedaan yang signifikan.

Saat berbicang dengan ROCKOMOTIF di sela-sela gelaran Indoensia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) pada Minggu (5/3/2023) petang, Defari, mengaku ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan.

“Penyesuaiannya susah, jadi dari ETCC 2000 ke ETCC 3000 dari yang biasanya gas sudah pol, ini masih ngarus ngirit gas,” bukanya singkat.

Karena adanya perbedaan saat mengendarai mobil ETCC 2000 dan 3000, Defari juga merasa harus lebih percaya diri. Pasalnya, sensasi yang tercipta saat menggeber ‘little monster’ di atas lintasan balap harus dengan perhitungan yang lebih matang.

Defari pembalap Jakarta Ban Motorsport terpaksa naik kelas di ISSOM 2023
Mobil BMW E46 ini jadi andalannya untuk memburu kemenangan di ajang ETCC 3000

“Concernya setelah naik kelas harus lebih percaya diri, karena mental saya juga terasa juga dari mobil 2000 ke 3000, dan yang gak pernah latihan, lalu pas QTT disuruh pakai mobil 3000, kaget juga,” tambahnya.

Walaupun terbilang masih terlalu dini untuk mengenal karakter mobil yang ia kemudikan, tetapi mempersiapkan strategi terkait jalannya balapan juga harus diperhitungkan dengan baik-baik.

Hal ini dikarenakan kondisi lintasan yang berbeda-beda, meskipun pada saat kualifikasi Defari sudah mendapatkan best time yang baik, tidak demikian ketika balapan berlangsung.

“Ini mainnya feeling, kalau antisipasi ya kita lihat di trek aja langsung. Saat balapan itu, apa yang terjadi ya terjadi saja. Mau diapain? Mau latihan gimana pun, kondisi trek kan tidak selalu sama,” tukasnya.

Meski demikian, pada putaran perdana ISSOM 2023 ini, Defari, sukses menuntaskan perburuan juara dengan memperoleh hasil yang maksimal dengan mengandalkan BMW E46 berkelir putih, biru dan merah. Pada balapan yang berlangsung akhir pekan kemarin, ia berhasil naik podium kedua di kelas ETCC 3000 Pro.

“Untuk hasilnya, di Kelas 3000 Pro saya tadi ke dua, tapi untuk di overall saya ketiga karena untuk yang posisi pertama dikuasai Denny Rommel,” pungkasnya.

Saat Mencari Ikan, Warga Lakbok Ciamis Temukan Jasad Manusia di Dasar Sungai

Penemuan-jasad-manusia-di-dasar-sungai-Lakbok-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Warga Desa Kertajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat geger adanya jasad manusia di dasar sungai Kaleng Kendal Dusun Banjarharja, Desa Kertajaya, Selasa (6/3/2023).

Kejadian tersebut bermula saat Turijo, salah seorang warga sekitar tengah mencari ikan di Kali Kaleng Kendal. Saat berada di sungai, kakinya menginjak sebuah benda yang aneh, karena penasaran Turijo meraba apa yang ia injak.

“Saat diraba ternyata jasad orang, makanya saya langsung amankan dan melaporkan kejadian kepada warga lainnya,” katanya.

Baca Juga: Jasad Bayi Terapung di Sungai Citanduy Ciamis Diduga Korban Aborsi

Setelah itu, lanjut Turijo, warga pun berdatangan bersama anggota kepolisian dari Polsek Lakbok untuk mengevakuasi jasad manusia di dasar sungai Kaleng Kendal.

“Tadi warga langsung melakukan evakuasi dan membawa jasad korban ke darat. Setelah diperiksa jasad yang saya temukan tadi diketahui bernama Tatang Priatna (24) warga Dusun Adimulya Desa Sukanagara Lakbok,” terangnya.

Dari informasi yang didapatkan harapanrakyat.com, Tatang Priatna diduga terpeleset dan tenggelam ketika ia tengah beraktivitas mencari ikan di sungai Kaleng Kendal.

Menurut keterangan warga, Tatang memiliki penyakit sawan, sehingga diduga saat penyakitnya kambuh tubuhnya terjatuh ke sungai dan tenggelam. Sehingga akhirnya, Tatang meninggal dunia dan ditemukan oleh sesama pencari ikan di dasar sungai. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Dua TKW Asal Bandung dan Cianjur Jadi Korban TPPO

ilustrasi-TPPO.jpg

harapanrakyat.com – Tergiur akan memperoleh gaji besar, dua tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Bandung dan Cianjur, Jawa Barat menjadi korban tindak pidana penjualan orang (TPPO) atau human trafficking.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP3AKB Jabar, Anjar Yusdinar mengatakan, dua TKW tersebut berasal dari Kabupaten Bandung dan Cianjur, Jawa Barat.

Penyalur tenaga kerja ilegal itu, lanjut Anjar, menjanjikan dua TKW bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia.

Baca Juga : Kisah Pilu Siti Fatimah Asal Garut: Jadi TKW Demi Anak, Meninggal di Tangan Wowon Cs

“Mereka (TKW korban TPPO) tidak teliti ketika ada yang menawarkan pekerjaan, apalagi ini bekerja di luar negeri. Maka kami mengimbau masyarakat yang melihat atau mendengar bahkan mengetahui, untuk jangan tergoda ikut ajakan tersebut dengan iming-iming gaji besar,” ungkapnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/3/2023).

Mengenai nasib dua TKW korban TPPO tersebut, lanjut Anjar, saat ini pihak imigrasi di Batam Kepulauan Riau sudah mengamankan korban pada Februari 2023 lalu.

“Pihak imigrasi mencurigai oknum ini yang mengantarkan beserta dengan korbannya. Rencananya akan ke Kuala Lumpur Malaysia,” ujarnya.

Petugas imigrasi tersebut, kata Anjar, mencurigai dokumen dua TKW korban TPPO tersebut yang tidak sesuai. Bahkan, lanjut Anjar, berdasarkan informasi keimigrasian, penyalur tenaga kerjanya pun tidak terdaftar.

“Usia korban (TKW korban TPPO) antara 40 tahun hingga 55 tahun. Karena paspornya, yang nama dan alamatnya tidak sesuai. Dari awal saja sudah merasa curiga dan sudah ada indikasi pemalsuan data dari pihak penyalur,” ucapnya.

Baca Juga : Gunakan Asrama Haji Indramayu, Pemprov Jawa Barat Siap Layani Jamaah Haji Embarkasi BIJB

Dua TKW Korban TPPO Sudah Pulang

Anjar menerangkan, para korban saat ini telah pulang ke keluarganya masing-masing, setelah pemeriksaan oleh pihak kepolisian untuk proses hukum.

“BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dan pemeriksaan kesehatan juga sudah dilakukan. Namun karena lintas provinsi, maka yang menjadi layanan rujukan akhir ada di Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak,” ucapnya.

Untuk mencegah kasus serupa, Anjar pun mengimbau masyarakat tidak tergiur ajakan penyalur tenaga kerja ilegal menjadi TKW. Terlebih dengan iming-iming gaji besar.

Sebagai informasi sebelumnya, Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak telah berhasil memulangkan dua orang perempuan asal Kabupaten Bandung dan Cianjur. Dua TKW itu diduga menjadi korban TPPO. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Warga Serbu Pasar Murah Polres Tasikmalaya, Harga Beras Cuma Rp 9 Ribuan

Pasar-Murah-Polres-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Menjelang Ramadhan, harga kebutuhan pokok naik. Hal itu mendorong Polres Tasikmalaya untuk menggelar Pasar Murah. Terlihat warga Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menyerbu Pasar Murah tersebut untuk membeli sejumlah bahan pokok, Selasa (7/3/2023)

Warga terlihat antusias membeli beras, Minyak Kita, telur ayam, daging ayam, daging sapi, terigu, gula pasir, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga Gas LPG 3 kilogram.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto Kapolres Tasikmalaya mengatakan, pihaknya bersama Pemkab Tasikmalaya, Bulog dan Bank Indonesia menggelar operasi Pasar Murah.

“Operasi pasar murah ini bukan hari ini saja namun akan dilaksanakan di setiap wilayah tertentu di Kabupaten Tasikmalaya, yang tidak terjangkau oleh masyarakat,” katanya di halaman Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (7/3/2023).

Menurutnya, operasi Pasar Murah digelar untuk mendukung program stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) dan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP).

Bukan hanya jelang Ramadhan, tetapi operasi Pasar Murah tersebut juga akan dilaksanakan menjelang hari Raya Idul Fitri.  Targetnya, masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan.

“Kalau bisa lebih banyak masyarakat yang membutuhkan mendapatkan pangan murah,” katanya.

Kegiatan Pasar Murah Polres Tasikmalaya akan Digelar di Daerah Pelosok

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya Iwan Ridwan, mengatakan kegiatan operasi pasar murah ini menjual 22 kebutuhan pangan. Harapannya Pasar Murah yang digelar di Polres Tasikmalaya ini bisa membantu warga yang kesusahan.

“Pasar murah ini akan dilanjutkan ke pelosok-pelosok wilayah di Kabupaten Tasikmalaya, terutama daerah yang harga-harga kebutuhan pokoknya naik karena biaya transportasi,” katanya.

Iwan menyebut, kenaikan harga kebutuhan pokok bisa terjadi karena adanya persaingan usaha di antara distributor atau agen-agen.

Baca Juga: Burung Kenari Seharga Rp 35 Juta Ikut Dilombakan di Tasikmalaya

Apalagi, lanjut Iwan, saat ini belum ada distributor utama di Kabupaten Tasikmalaya. Selama ini distributor berasal dari luar Kabupaten, sehingga biaya disribusinya pun akan menyebabkan kenaikan harga.

“Belum lagi ada perbedaan dan persaingan harga di distributor,” pungkas Iwan.

Sementara itu, harga kebutuhan pokok di Pasar Murah Polres Tasikmalaya jauh lebih murah dibanding di pasar tradisional. Beras kualitas medium dijual Rp 9.400 per kilogram dari harga pasarannya yang mencapai Rp 12 ribu  per kilogram.

Minyak Kita juga dijual Rp 14 ribu dari harga di pasaran Rp 16 ribu per liter. Sementara telur ayam dijual Rp 26 ribu dari harga pasaran tembus angka Rp 29 ribu per kilogram. 

Sementara cabai domba dijual Rp 50 ribu dari harga pasar Rp 80 ribu per kilogram. Daging sapi beku dijual Rp 90 ribu dari harga pasaran Rp 100 per kilogram. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Jelang Ramadhan, Harga Sayuran di Kota Banjar Merangkak Naik, Cabai Rawit Tembus Rp80 Ribu

Harga-Cabai-Rawit-Naik-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Mendekati awal bulan suci Ramadhan sejumlah aneka sayur-sayuran di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, terutama komoditas cabai rawit mulai merangkak naik.

Bahkan harga cabai rawit di tingkat pengecer pada hari ini naik cukup tinggi hingga berada dikisaran Rp70-80 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang, Wahyu, mengatakan, beberapa hari ini harga kebutuhan pokok dan komoditas sayuran mulai naik. Terutama komoditas cabai rawit yang naiknya cukup tinggi.

Baca Juga: Wall Hanging Macrame dan Kain Shibori Produk Kota Banjar Mejeng di PRB

Harga cabai rawit merah saat ini dijual Rp70 ribu per kilogram, naik Rp 5 ribu dari sebelumnya Rp 65 ribu. Sedangkan untuk cabai merah keriting Rp 45 ribu dan cabai merah TW Rp 40 ribu.

Menurutnya, naiknya harga komoditas cabai rawit tersebut cukup tinggi dibandingkan satu minggu yang lalu. Saat itu harganya masih Rp50 ribu per kilogramnya.

“Setiap hari naik terus. Minggu kemarin masih Rp 50 ribu sekarang saya jual Rp70 ribu per kilogram,” kata Wahyu kepada harapanrakyat.com, Selasa (7/3/23).

Lanjutnya menyebutkan, selain harga cabai rawit untuk harga sejumlah aneka sayuran dan bumbu dapur seperti bawang merah dan sayur kentang juga naik.

Harga bawang merah sebelumnya Rp28 ribu sekarang Rp35 ribu per kilogram dan kentang super Rp 18ribu. Selain itu, harga tomat sayur Rp10 ribu, minyak curah Rp15 ribu dan untuk harga telor di kisaran Rp26 ribu.

Naiknya sejumlah harga komoditas pangan tersebut menurutnya belum berdampak pada konsumen karena menjelang bulan puasa sekarang ini kondisi pasar masih berjalan normal meski belum begitu ramai.

“Situasi pasar masih biasa saja. Belum ada keramaian seperti tahun-tahun yang lalu ketika menjelang Ramadhan,” katanya.

Cabai Rawit di Kota Banjar Naik Tembus Rp80 ribu

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar Irman Hermana, mengatakan, berdasarkan data pemantauan harga untuk komoditas cabai rawit naik Rp10 ribu dari sebelumnya Rp70 ribu sekarang ini rata-rata Rp80 ribu per kilogram.

Menurutnya harga cabai mengalami kenaikan karena barang dari daerah pemasok sekarang ini hasil panennya sedang tidak maksimal.

Selain itu, menjelang Ramadhan permintaan seperti komoditas tersebut cukup tinggi. Selain itu juga banyak warga yang tengah memiliki resepsi hajatan sehingga mempengaruhi harga di tingkat pasar.

“Cabai sampai saat ini panennya masih kurang bagus, permintaan tinggi menjelang Ramadhan dan banyak warga yang hajatan,” kata Irman.

Lanjutnya meski begitu, untuk komoditas kebutuhan pokok yang lain masih stabil. Beras yang biasanya tinggi sekarang juga sudah turun menjadi Rp10.500 untuk beras kualitas medium.

Sedangkan untuk komoditas kebutuhan pokok seperti minyak goreng curah saat ini Rp16 ribu per kilogram, telor ayam broiler Rp26 ribu, dan daging ayam Rp28ribu per kilogram.

“Komoditas kebutuhan pokok yang lain masih stabil. Beras juga sudah mulai normal. Rencananya menjelang ramadhan kita juga agendakan sidak pemantauan harga,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Viral Pelaku Pembacokan Ditabrak Mobil di Magelang, Kapok Gak?

Viral-Pelaku-Pembacokan-Ditabrak-Mobil-di-Magelang.jpeg

Viral video pelaku pembacokan ditabrak mobil warga di wilayah Kecamatan Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah pada Senin, 5 Maret 2023 lalu.

Sebelumnya sempat terjadi drama kejar-kejaran antara pelaku pembacokan dengan warga pengendra mobil. Aksi kejar-kejaran yang diketahui terjadi pada pukul 04.00 WIB itu berakhir dengan kedua pelaku pembacokan terjatuh. Pelaku ditabrak berulang kali oleh mobil yang mengejarnya.

Saat pengejaran, terlihat bagian depan mobil tersebut dibacok berkali-kali oleh salah satu pelaku yang menggunakan jaket warna putih. Pelaku yang duduk di belakang kendaraan tersebut juga terlihat memegang senjata tajam jenis celurit.

Meski demikian, mobil terus berusaha mendorong kendaraan para pelaku hingga keduanya terlihat panik.

Tak lama, mereka berdua akhirnya terjatuh ke sisi jalan setelah beberapa kali didorong oleh mobil tersebut.

Baca Juga: Viral Singa Kawin Depan Pengunjung di Solo Safari, Gibran: Akan Saya Tegur!

Kedua pelaku pembacokan langsung diamankan warga. Petugas kepolisian yang datang ke TKP membawa pelaku ke kantor polisi setempat bersama barang bukti kejahatan.

Kronologi Kejadian Video Viral Pelaku Pembacokan Ditabrak Mobil di Magelang

Dilansir berbagai sumber, Kapolresta Magelang, Kombes Pol Ruruh Wicaksono menjelaskan, kedua pelaku berinisial AK dan RO dan diketahui statusnya masih pelajar SMK.

“(keduanya) pelajar SMK dan sama-sama masih berusia 17 tahun,” ujar Ruruh kepada wartawan.

Ruruh menuturkan, awalnya kedua pelaku mengejar seorang pengendara motor lain di sekitaran Jalan Raya Magelang-Yogyakarta.

Namun tiba-tiba, aksi para pelaku digagalkan oleh seorang pengendara mobil yang melintas di wilayah tersebut. 

Mobil tersebut lalu mengejar motor pelaku hingga keduanya terjatuh setelah pengendara mobil itu beberapa kali memepetkan kendaraannya ke bagian belakang motor pelaku.

“Mobil yang mengejar dibacok beberapa kali oleh pelaku. Akhirnya, mereka (pelaku) diserempet sampai jatuh. Kedua pengendara (pelaku) sudah kami amankan beserta barang bukti,” tutur Ruruh. 

Sementara itu, sang pemilik mobil, Kholik Sugiarto (48), mengaku setelah melakukan aksi pengejaran tersebut, beberapa bagian mobilnya rusak akibat sabetan senjata tajam pelaku. 

“Bagian kap mobilnya berlubang, kaca spion sebelah kiri juga patah,” ungkap Kholik. (Gumilang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Viral Singa Kawin Depan Pengunjung di Solo Safari, Gibran: Akan Saya Tegur!

Viral-Singa-Kawin-Depan-Pengunjung-Solo-Safari.jpeg

harapanrakyat.com,- Pasangan singa kawin di kebun binatang Solo Safari beberapa waktu lalu menjadi viral setelah video rekamannya mendapatkan respon dari Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming.

Video pasangan singa kawin itu diunggah oleh salah satu netizen lalu viral di media sosial sejak Minggu 5 Maret 2023 lalu.

Dalam video tersebut, terlihat singa Jantan menghampiri singa betina, lalu pasangan singa itu pun langsung melakukan aktivitas perkawinan.

Baca Juga: Keren! Tulisan Tangan Pemuda Asal Medan Ini Mirip Ketikan Komputer

Sontak, kejadian itu jadi tontonan sejumlah pengunjung Solo Safari yang sedang berada di dalam resto. Lokasi resto tersebut dekat dengan area kandang singa. 

Diketahui, kandang singa di Solo Safari telah didesain sedemikian rupa, sehingga para pengunjung dapat melihat langsung segala aktivitas singa saat berada di dalam area kandang.

“Makan sambil nonton singa,” tulis netizen yang mengunggah video tersebut.

Gibran Merespon Video Viral Singa Kawin di Safari Solo

Video itu lalu viral di media sosial Twitter. Salah satu netizen dengan nama akun @cahh_keplek mengunggah ulang video singa kawin tersebut.

Walikota Solo Gibran Rakabuming yang terpantau cukup aktif di media sosial Twitter sepertinya tak ketinggalan informasi. Gibran pun langsung menanggapi video yang viral itu.

“Mohon maaf ya pak. Nanti pelakunya akan saya tegur dan panggil ke kantor,” cuit @gibran_tweet merespon video yang diunggah @cahh_keplek.

Jawaban kocak putra pertama Presiden Joko Widodo itu pun mendapat banyak komentar dari netizen.

“Yg menyebarkan video asusila ini juga bisa kena UU ITE loh mas Gibran,” kata akun @andriandinora_.

Ada juga netizen yang mempertanyakan apakah tindakan singa tersebut melanggar hukum karena berbuat asusila di tempat umum.

“Dan yang menyebarluaskan video bisa kena pasal lho ya,” tulis akun @sanes_kula.

“Gak usah di panggil mas, mending langsung grebek ke kekandangnya, mas Gibran bicara 6 mata dengan pelaku, Pak RT/ RW & pawang biar menunggu di luar kandang. Biar tak terjadi keributan,” ujar akun @Maz_Hokage.

Hingga Selasa 7 Maret 2023, cuitan Gibran menanggapi video viral pasangan singa kawin di kebun binatang Solo Safari, terpantau telah mendapatkan 1,4 juta views, 600 lebih Retweets, dan 5 ribu lebih likes dari para netizen. (Gumilang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts