Beranda blog Halaman 993

Inovasi Terbaru Olike dalam Menghadapi Tren IoT di Tahun 2023

wp-1678208441240.jpg

review1st.com – Teknologi digital terus berkembang dan IoT diprediksi akan meluncurkan lebih banyak produk pada 2023.

Olike kini mengembangkan produk IoT, aksesoris smartphone, dan mainan edutech terjangkau. Pada 25 Maret 2023, mereka akan merilis rangkaian produk baru.

Indra Daniel Mawu dari Olike Indonesia memperkenalkan slogan “Make Things Better” di tahun 2023. Produk mereka hadir dengan perubahan desain dan performa yang lebih baik, tetapi tetap terjangkau.

Olike akan meluncurkan 6 kategori produk baru dengan berbagai keunggulan, seperti warna yang stylish dan waktu penggunaan hingga 23 jam untuk TWS. Speaker terbaru memiliki 6 mode efek lampu dan batre bertahan hingga 10 jam.

American Code Lab memperkirakan IoT akan menghubungkan 43 miliar perangkat ke Internet pada 2023. Olike merespons dengan Olike Smartwatch W12C yang terkoneksi dengan Bluetooth dan memiliki fitur unggul Health Indicator.

Olike berkolaborasi dengan ikon animasi terkenal untuk koleksi terbaru. Olike menjadi brand smart accessories pertama dengan lisensi karakter animasi tersebut.

“Kami terus berkomitmen untuk dapat memperlengkapi kebutuhan masyarakat melalui produk-produk teknologi kami.

“Karena bagi kami setiap pengguna Olike berhak mendapatkan produk dengan desain yang lebih baik, kinerja yang lebih kuat, dan kualitas yang terjamin.

“Sehingga sesuai dengan misi kami yaitu untuk tetap melayani setiap pengguna brand Olike dengan hati kami dan terus berinovasi untuk membuat hidup mereka lebih mudah dan lebih bahagia”, tutup Indra.

Pembuat Kolang-kaling di Cipaku Ciamis Panen Buah Aren Jelang Ramadhan

Kolang-kaling.jpg

harapanrakyat.com,- Pembuat kolang-kaling di Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sibuk memanen buah aren (bahan baku kolang-kaling) jelang bulan Ramadhan tiba.

Rosid, salah seorang pembuat kolang-kaling asal Dusun Tanjungjaya, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis mengatakan, bulan puasa menjadi berkah tersendiri baginya.

Pasalnya, setiap Ramadhan permintaan kolang-kaling terus meningkat. Pada saat bulan puasa kolang-kaling seolah menjadi makanan favorit untuk berbuka puasa.

Baca Juga: Permintaan Tinggi, Perajin Kolang Kaling di Tasikmalaya Kewalahan

Selain untuk pemenuhan di wilayah setempat, permintaan dari berbagai daerah juga sudah berdatangan. Untuk memenuhi banyaknya permintaan, Rosid memanen buah aren sudah sejak satu bulan lalu.

Rosid menyebutkan, bahan baku buah aren sebetulnya sudah sulit. Untuk mendapatkannya harus mencari ke luar daerah atau luar Kecamatan Cipaku.

“Memproduksi kolang-kaling sebetulnya usaha musiman setiap bulan puasa. Banyaknya permintaan menjadi berkah tersendiri. Sebab, selain bisa mendapatkan penghasilan tambahan, juga banyak warga yang diberdayakan dalam pembuatannya,” kata Rosid.

Meski tidak menyebutkan keuntungan yang ia dapat dari memproduksi kolang-kaling, namun pada bulan puasa betul-betul menjadi berkah tersendiri bagi pembuat kolang-kaling di Cipaku. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Suara Sound System Acara Hajatan Bikin Genteng Rumah Warga Rungkad

SOUND-SYSTEM-EDAN-1-horz.jpg

harapanrakyat.com,- Suara sound system acara hajatan membuat beberapa genteng salah satu rumah warga berjatuhan akibat suaranya yang sangat kencang. Tayangan video yang memperlihatkan dahsyatnya suara sound system tersebut viral melalui media sosial.

Terpantau hingga hari Selasa 7 Maret 2023, pukul 22.00 WIB, video yang diunggah oleh seorang pengguna media sosial Twitter dengan nama akun @LokalPendaki itu masih ramai ditonton netizen. Ada 400 ribu lebih viewers, 1.000 lebih retweets, dan 3.000 lebih likes.

Diketahui, sound system setinggi kurang lebih 7 meter itu dipasang untuk kebutuhan acara hajatan pernikahan. Namun, belum diketahui di mana lokasi kejadian hajatan dalam video viral tersebut.

Baca Juga: Ironi! Wanita Ini Curhat Keluarganya Pernah Lapor Kasus Suap Malah Dipenjara

Suara Sound System Hajatan Bikin Panik Warga Bak Gempa Bumi

Terlihat dalam tayangan video, sejumlah warga yang berada sekitar sound system nampak panik berlarian melihat genteng salah satu rumah berjatuhan. 

Terdengar juga suara orang memperingati warga lainnya untuk menjauh dari sound system karena khawatir tertimpa genteng rumah yang berjatuhan. 

Ada juga seorang anak nampak lari ketakutan karena suara sound system yang semakin kencang.

Baca Juga: Viral Singa Kawin Depan Pengunjung di Solo Safari, Gibran: Akan Saya Tegur!

Meski demikian, penyelenggara hajatan maupun petugas sound system tak mengecilkan suaranya, dan tetap melanjutkan musik dengan suara yang menggelegar.

Video berdurasi kurang lebih 30 detik itu sontak menyita perhatian netizen hingga membanjiri dalam kolom komentar.

“Sudah lagunya jelek ngerepotin pula anjg,” tulis akun @_alkxn. “Empedu pemilik rumah juga ikutan bergetar ini mah,” saut akun @yqdhq.

Netizen lainnya juga berkomentar, “kurang kencang..,” tulis akun @IYouvita. “Bang mw tanya, ini termasuknya tradisi atau memang baru musim ya? Kok orang-orang suka ya dengerin musik sampai kenceng membuat jantung dagdigdug, yang tahu tolong jawab,” kata @engokpuyuh penasaran. (Gumilang/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Batik Dahon Ecoprint Asal Cijulang Pangandaran Tembus Kota Besar di Indonesia dan Asia

Batik-Dahon.jpg

harapanrakyat.com,- Batik dahon ecoprint asal Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini sudah merambah ke sejumlah kota besar di Indonesia dan Asia.

Batik berbahan katun Primisima, kain mori dan sutra itu dalam pewarnaannya menggunakan bahan-bahan alami. Seperti kulit buah dahon/nipah, kulit kayu mahoni, secang dan tenggeran.

“Kami mulai membuat batik dahon ini sejak tahun 2017. Untuk memproduksi kain ecoprint, kami menggunakan bahan kain katun primisima, katun mori, dan kain sutra,” kata Owner/Founder Batik Dahon Cijulang Elin Hermina, kepada harapanrakyat.com, Selasa (07/03/2023).

Sedangkan, untuk motifnya menggunakan dedaunan yang mudah ditemui di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Kemudian, dalam proses pembuatannya juga dengan cara manual dan handmade. Berbagai varian ecoprint berbahan kain batik dahon digunakan untuk fashion pria dan wanita, masker, serta goody bag.

“Ada pula ecoprint berbahan dasar kulit kambing dan sapi yang dijadikan sebagai sepatu dan tas,” kata Elin Herlina.

Baca Juga: Keren, Batik Dahon Pangandaran Akan Dikenalkan ke 20 Negara Anggota G20

Inspirasi Pembuatan Batik Dahon Ecoprint Asal Cijulang Pangandaran

Sementara itu, Asep Kartiwa sebagai pemilik batik dahon asal Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengaku terinspirasi membuat batik dahon setelah melihat fashion show ecoprint di salah satu mall di Yogyakarta beberapa tahun lalu.

“Ya, mereka menggunakan bahan-bahan alami yang mudah kami dapatkan di Pangandaran. Pada akhir tahun 2017 kami memulai belajar secara online bersama beberapa instruktur. Kemudian selama setahun kami terus mengeksplorasi cara pembuatan dan bahan bahan yang bisa kami pergunakan,” tuturnya.

Selama setahun Asep Kartiwa belum berani memasarkan hasil produknya. Setelah menemukan bahan pewarna yang unik dan orang lain belum ada yang menggunakannya, baru mulai berani untuk membuat brand dan memasarkan hasil produksinya.

“Itupun setelah bahan pewarna tersebut sudah diuji terlebih dahulu oleh teman kami salah seorang dosen ternama di Yogyakarta,” ungkapnya.

Menurut Asep Kartiwa, bahan pewarna untuk batik dahon tersebut adalah buah dahon atau buah pohon nipah. Pohon dahon banyak tumbuh di sungai air payau pesisir Pangandaran.

“Membuat brand batik dahon terinspirasi dari pewarna alam pohon nipah. Untuk itu kami berkomitmen menjaga kelestarian alam dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Tanpa bahan kimia sehingga tidak mencemari lingkungan,” terangnya.

Baca Juga: Peduli Lingkungan dan Biota Laut, Mahasiswa Unpad Tanam Pohon Mangrove di Pangandaran

Pemasaran Batik Dahon Pangandaran

Pemasaran batik dahon ecoprint asal Cijulang sudah sampai ke sejumlah kota besar di Indonesia. Seperti Jakarta, Bandung, Jambi, Makassar, serta daerah lainnya.

Dalam pemasarannya, lanjut Asep Kartiwa, pihaknya juga melakukan secara online melalui media sosial dan App Market.

Sedangkan, untuk pemasaran secara offline, selain bertempat di rumah produksi Batik Dahon, Dusun Balengbeng, RT 01/01, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Pihaknya juga bekerja sama dengan beberapa hotel ternama di Pangandaran.

“Beberapa Perguruan tinggi juga menjadi partner kami dalam pemasaran dan penjualan paket workshop. Baru-baru ini kami mengikuti pameran di Thailand dari tanggal 21 sampai 25 Februari 2023, dan banyak lagi pemeran yang telah kami ikuti. Wisatawan asing juga banyak yang datang ke Batik Dahon,” kata Asep Kartiwa. (Ntang/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Penemuan Tengkorak Wanita di Taman Nasional Bogor Gemparkan Warga

Temu-Mayat.jpg

harapanrakyat.com,- Penemuan tengkorak wanita di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), tepatnya kawasan hutan Blok Kalimati, Curug Nangka, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Selasa (08/03/2023), menggemparkan warga.

Awal mula ditemukannya sesosok mayat berjenis kelamin wanita yang sudah menjadi tengkorak itu saat sejumlah warga tengah mengecek mata air di kawasan hutan Blok Kalimati, Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Kepala Resort Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Sukiman, membenarkan adanya penemuan mayat wanita.

Ia mengatakan, mayat wanita tersebut sudah menjadi tengkorak berada dalam kawasan ODTWA Curug Nangka, Blok Kalimati, Kampung Sinarwangi.

Baca Juga: Saat Mencari Ikan, Warga Lakbok Ciamis Temukan Jasad Manusia di Dasar Sungai

Penemuan mayat tengkorak wanita di Taman Nasional tersebut pertama kali diketahui oleh masyarakat pada saat pengecekan pipa air di jalur Blok Kalimati.

“Selanjutnya, petugas TNGHS berkoordinasi dengan Polsek Tamansari dan Koramil Ciomas. Dalam hal ini melaporkan ke Babinkamtibmas dan Babinsa,” terangnya.

Lanjut Sukiman, untuk ciri-ciri mayat tanpa identitas tersebut memakai kaos warna hitam, dan celana jeans warna biru, memakai sendal, topi. Samping korban juga ditemukan sebuah payung.

“Mengenai berapa lamanya saya kurang tahu, ahlinya dokter. Namun perkiraan meninggalnya sekitar satu bulan yang lalu. Saat ini tim gabungan sudah melakukan evakuasi. Kemudian membawanya ke RSUD Ciawi untuk identifikasi lebih lanjut oleh pihak kepolisian,” kata Sukiman. (Arief/R3/HR-Online/Editor-Eva)

RSUD Ciamis Bersama Komunitas Persadia Buka Kelas Edukasi Diabetes

kmc_20230307_223309_TWsImzgx5b_Esj32UGV7E.jpeg

harapanrakyat.com,- RSUD Ciamis melalui Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) yang bekerja sama dengan Komunitas Persadia Unit RSUD Ciamis membuka kelas edukasi diabetes melitus (DM) setiap bulan sekali pada hari Rabu minggu ketiga atau keempat.

Edukasi atau pemberian informasi mengenai penyakit diabetes ini untuk mencegah sekaligus memperbaiki kualitas terapi para penderita diabetes (Diabetesi). Mengingat penderita harus disiplin terhadap pengobatannya.

Maka untuk mengatasi hal-hal tersebut perlu upaya-upaya dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Untuk membangun paradigma sehat bagi seluruh masyarakat Ciamis khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Hal tersebut harus dimulai dengan edukasi yang baik dan berkelanjutan sehingga penderita maupun keluarga mendapatkan informasi yang benar,” ujar Direktur RSUD Ciamis Rizali Sopiyan, Selasa (7/3/2023).

Rizali mengatakan RSUD Ciamis merupakan rumah sakit tipe C yang merupakan rujukan dari fasilitas kesehatan pertama baik puskesmas maupun rumah sakit tipe D. Jumlah pasien DM di RSUD Ciamis selalu bertambah dari tahun ke tahun.

Persadia RSUD Ciamis didirikan pada 7 Oktober 2017 yang memiliki anggota terus bertambah dari tahun ke tahun.

“Kelas edukasi diabetes Persadia RSUD Ciamis ini agar pasien diabetes dapat menerima informasi yang benar dan berkelanjutan dari para edukator diabetes. Mulai dari para dokter spesialis, perawat, ahli gizi, dan apoteker yang telah dikirim untuk mengikuti pelatihan edukator diabetes sebelumnya,” ucapnya.

Rizali pun menyebut jejaring pun telah dibentuk di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Ciamis. Sehingga setiap kegiatan selalu diundang untuk mengikuti kegiatan.

“Setiap pertemuan kelas edukasi diabetes ini dimulai dengan senam bersama di halaman RSUD Ciamis. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian edukasi di Aula RSUD Ciamis. Instruktur senam telah mengikuti pelatihan bersama Persadia Jawa Barat,” katanya.

Guna melengkapi pelayanan terhadap pasien Diabetes, RSUD Ciamis pun telah mengirimkan para perawat untuk mengikuti pelatihan perawatan luka modern. Sehingga luka diabetes yang banyak terjadi pada pasien diabetes akan tertangani secara komprehensif oleh ahlinya.

Cara Bergabung Kelas Edukasi Diabetes

Apabila tertarik untuk bergabung mengikuti kegiatan Persadia RSUD Ciamis, silahkan menghubungi nomor pengurus yaitu Wati 085223708910 atau Ratna 085323077256.

Untuk bulan Maret, kelas edukasi diabetes akan diselenggarakan dalam bentuk Seminar Awam Diabetes Pre Ramadhan dengan tema “Tetap Bugar saat Beribadah di Bulan Ramdhan bagi Diabetesi”.

Baca Juga: BPKD Ciamis Sebut Kartu Kredit Pemerintah Daerah Tahun Ini Bisa Diterapkan

Kegiatan akan dimulai dengan senam bersama di halaman RSUD Ciamis. Dilanjutkan dengan seminar di Aula RSUD Ciamis.

Sekadar informasi, tercatat selama 2017, RSUD Ciamis merawat pasien DM sebanyak 418 pasien. Sedangkan pada tahun 2021 pasien diabetes di rawat jalan sebanyak 943 orang. Penyakit ini sangat berkaitan dengan gaya hidup. (Fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Sate Ikan Bebeong Jadi Kuliner Favorit Citanduy Festival Kota Banjar, Ini Resepnya

Sate-Bebeong.jpg

harapanrakyat.com,- Sate ikan bebeong menjadi makanan paling favorit hingga dinobatkan sebagai juara Lomba Cipta Menu dalam Citanduy Festival (Cifes) yang digelar di belakang Taman Pusdai Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (07/03/23).

Kuliner sate bebeong karya tim Samba Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar itu menjadi juara Lomba Cipta Menu tingkat Kota Banjar, menyisihkan peserta lainnya dengan bahan yang sama, yaitu bebeong, ikan khas Sungai Citanduy.

Pencipta menu sate bebeong, Rini Rosdiani mengaku baru pertama kali membuat sate bebeong. Sebelumnya ia hanya mengolah makanan berbahan dasar ikan khas Citanduy tersebut menjadi menu goreng dan pepes ikan.

Tetapi, kali ini ia ingin mencoba inovasi baru dengan membuat sate bebeong untuk tampil dalam ajang Citanduy Festival. Tujuannya supaya ikan bebeong lebih dikenal lagi oleh masyarakat dan bisa menjadi makanan khas Sungai Citanduy.

Bahan dasar sate ikan bebeong tersebut sebelumnya Rini beli dari warga yang biasa mencari ikan di Sungai Citanduy. Kemudian ia mengolahnya menjadi sate bebeong.

“Sate ikan bebeong teksturnya lebih lembut. Ini baru pertama kali langsung saya bawa ke pameran,” tutur Rini kepada harapanrakyat.com, Selasa (07/03/2023).

Baca Juga: Scaper Terbaik di Kota Banjar, Juara 3 Nasional dan Kontestan Aquascape Internasional

Resep Membuat Sate Ikan Bebeong

Lanjutnya menjelaskan, dalam proses pembuatan sate bebeong, terlebih dahulu ikannya dikupas kulitnya untuk diambil dagingnya. Kemudian, potong dagingnya kecil-kecil lalu panggang dalam api.

Untuk menambah nikmat rasa sate bebeong, kata Rini, bisa menambahkan sambal khas bumbu sate yang ia gunakan, yaitu sambal kecap, sambal cobek, dan saus kacang.

Menurutnya, sate ikan bebeong memiliki citra tersendiri. Rasa ikannya berasa dan tekstur dagingnya cukup lembut. Sehingga cocok untuk disajikan sebagai kuliner khas ikan Citanduy.

“Proses pengolahannya cukup mudah. Tekstur daging satenya juga lembut. Cocok buat kuliner,” terangnya.

Tim Juri Ungkap Keunikan Sate Bebeong

Baca Juga: Mi Entok Pak Mardi, Kuliner Legendaris dari Kota Banjar

Sementara itu, tim juri dalam lomba tersebut, Buana Surya Kusuma, mengatakan, sate ikan bebeong terpilih menjadi juara utama karena memiliki keunikan tersendiri dari menu lainnya.

Ia menilai, meski sama-sama menggunakan bahan dasar khas ikan Citanduy, tetapi cara pengolahannya berbeda. Karena yang lain membuat olahan standar seperti pepes dan sop, maupun goreng.

“Kebanyakan peserta yang lain itu mengolahnya menjadi pepes dan sop. Sedangkan, sate ikan bebeong ini berbeda. Penyajiannya juga menarik,” kata Buana Surya.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Banjar Ira Khairunnisa mengatakan, menu sajian ikan khas Sungai Citanduy dalam ragam kuliner bisa dijumpai di beberapa rumah makan dan restoran yang ada di Kota Banjar.

Menurutnya, Lomba Cipta Menu Khas Citanduy dalam ajang Citanduy Festival merupakan ajang untuk mempromosikan Kota Banjar. Kota ini berada di daerah aliran Sungai Citanduy dengan segala potensi daerah yang dimilikinya.

“Selain lomba cipta menu sajian khas ikan Citanduy, juga ada beberapa agenda pameran dalam ajang Citanduy Festival ini,” imbuhnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Blibli Teken MOU dengan APKRINDO Jawa Timur

Screenshot_2023-03-07-19-45-22-402_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x479.jpg

review1st.com – Kota Surabaya mencatat pertumbuhan yang menggembirakan pada industri food and beverage (F&B) hingga 20 persen per tahun sesuai data dari Asosiasi Pengusaha Kafe dan Resto Indonesia (APKRINDO). 

Kenaikan ini melandasi PT Global Digital Niaga (‘Blibli’; ‘Perseroan’; kode saham BEI: ‘BELI’)cabang Jawa Timur untuk bersinergi dengan APKRINDO setempat, guna memperkuat ekosistem omnichannel commerce yang terintegrasi melalui penambahan pilihan kafe dan restoran terbaik dengan banyak penawaran menarik bagi arek Suroboyo.

Sesuai yang tercantum dalam nota kesepahaman yang dilakukan kedua belah pihak di Meet Space, TS Artotel pada  6 Maret 2023, langkah ini akan membawa lebih dari 250 kafe dan restoran terbaik di bawah naungan APKRINDO Jawa Timur bergabung memberikan promo menarik di dalam Blibli Deals. 

“Bersama dengan APKRINDO, sinergi ini menjadi salah satu strategi Blibli untuk memperbanyak seller lokal di Surabaya. Pada tahun 2022, Blibli di Jawa Timur mencatat lebih dari 65 persen untuk pertumbuhan jumlah seller Year-on-Year (YoY).

Lewat strategi hyperlocal ini kami optimis dapat menambah pilihan F&B dari lebih 250 restoran dan kafe yang lewat jaminan pasti puas, pasti murah dan pasti mudah di Blibli untuk memenuhi referensi kuliner dengan harga terbaik dan rewarding bagi pelanggan di Kota Surabaya,” Ujar Didi Tjandra, AVP of Branch Surabaya, Blibli.

Kerja sama ini juga semakin menegaskan komitmen Blibli dalam menyediakan berbagai kurasi produk terbaik untuk memenuhi seluruh kebutuhan dan gaya hidup arek Suroboyo dengan manfaat yang bernilai lebih, termasuk poin rewards dari tiap transaksi yang bisa digunakan di seluruh ekosistem Blibli Tiket. 

Senada dengan semangat tersebut, Tjahjono Haryono, Ketua APKRINDO DPD Jawa Timur, menyebut sinergi antara pihaknya dengan Blibli menjadi momentum yang tepat untuk mendorong penguatan kembali bisnis F&B lokal pasca-PPKM resmi dihapus.

“Kami mengapresiasi langkah Blibli yang sangat mendukung upaya kami dalam memperluas kanal omnichannel dan meningkatkan trafik penjualan para pelaku industri F&B di Surabaya.

Dengan momentum yang tepat, menjelang bulan suci Ramadan dan momen Lebaran tahun ini APKRINDO berharap kolaborasi ini bisa memberikan nilai lebih dalam berbelanja kuliner di ekosistem digital Blibli, baik lewat promo harga terbaik, diskon, maupun rewards untuk pelanggan loyal,” jelasnya. 

Sinergi Blibli dan APKRINDO akan dimulai dengan peluncuran laman khusus yang menawarkan berbagai penawaran spesial bagi pelanggan F&B di Surabaya dan Jawa Timur, mulai dari rekomendasi tempat makan, dine-in vouchers, hingga potongan harga dan cashback.

Sementara untuk mitra, laman khusus ini akan memberikan peluang pemasaran lebih luas di ekosistem digital Blibli yang inklusif.

Wanita Hebat Rayakan Hari Perempuan Internasional dengan airasia Super App

download.jpg

review1st.com – Setiap wanita diberkahi dengan kekuatan luar biasa untuk menjadi penyalur kehidupan bagi manusia lainnya. Airasia Super App merayakan International Women’s Day pada 8 Maret dengan membagikan kisah inspiratif dari dua wanita hebat.

Ester Verawati, seorang pengemudi airasia ride, dan Nelly Purnomo, pemilik usaha kuliner Momokino, memiliki tekad untuk memberi dampak positif kepada lingkungan sekitarnya, selain peran utama mereka sebagai ibu.Keduanya merupakan mitra merchant airasia food.

Menyambut hari istimewa ini, Head of Delivery airasia Super App Indonesia Arbi Wienandar menyampaikan, “Di airasia Super App, kami ingin menciptakan ekosistem yang inklusif bagi siapapun.

“Kepada sisi pengguna, kami menghadirkan layanan yang terjangkau untuk segala kalangan, begitupun dengan keterbukaan dan dukungan kami bagi para mitra.

“Hari Perempuan Internasional ini menjadi sebuah momen apresiasi kami kepada para wanita hebat yang telah berkarya dan membawa makna baik bagi sekitar bersama airasia Super App.

“Ibu Ester dan ibu Nelly merupakan dua sosok dari latar belakang yang berbeda, namun memiliki semangat yang sama untuk terus berkontribusi dengan perannya masing-masing.”

Wanita menjadi tiang penopang keluarga dalam iman dan pengharapan

Ester Verawati, atau Ester, adalah pengemudi airasia ride di Bali.

Selain sebagai istri dan ibu, wanita 46 tahun ini menghasilkan uang tambahan dengan berjualan online anggrek yang ditanam di rumah melalui akun @cha.orchidbali di media sosial.

“Anak sulung saya sebentar lagi mau masuk kuliah, jadi saya ikut support keluarga dan bantu suami saya cari penghasilan tambahan.

“Untuk tambahan uang les anak-anak juga. Berkarya sambil menghasilkan,” ungkapnya.

Tidak hanya sampai di situ, Ester pun memutuskan untuk bergabung sebagai pengemudi airasia ride untuk mengisi waktu luangnya.

Ia menikmati perannya sebagai pengemudi wanita, terutama dengan keuntungan waktu kerja yang fleksibel tanpa melupakan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga.

“Saya senang bisa lebih produktif di tengah waktu luang. Karena waktu kerja sebagai pengemudi kan fleksibel ya. Kadang saya antar anak les, sambil nunggu saya bisa ambil order penumpang.

“Jadi, peran saya sebagai ibu tetap berjalan, dapat penghasilan juga iya. Apalagi, tarif di airasia ride juga fair.

“Untuk penumpang disediakan banyak promo, juga penghasilan bagi kita pengemudi sangat adil”

Di sisi lain, ia juga merasa senang dapat melayani dan menjadi sumber kebahagiaan bagi orang-orang sekitar, “Banyak penumpang saya itu anak-anak sekolah sama ibunya.

“Terus mereka senang sendiri, wah, itu driver-nya ibu-ibu, ma! Mungkin karena mereka masih jarang lihat pengemudi wanita.

“Ada kebanggaan dan rasa syukur yang sulit saya ungkapkan dengan kata-kata ketika kita melayani sesama, dan menjadi sumber kebahagiaan bagi mereka,” paparnya sembari tertawa kecil.

Mungkin pekerjaan menjadi seorang pengemudi taksi online belum banyak dilakukan oleh kaum wanita.

Namun, Ester beranggapan semua pekerjaan adalah mulia selama dapat bermanfaat bagi sesama.

“Saya terinspirasi oleh mama saya, bahwa seorang wanita yang paling berbahagia itu adalah ibu rumah tangga yang bisa merawat dan mendidik anaknya dengan tangannya sendiri.

“Menjadi tiang penopang keluarga dalam iman dan pengharapan pada Tuhan. Tak lupa, untuk berbagi kasih kepada sesama.

“Jadi, sebagai wanita kita bisa melakukan apapun, selama itu produktif dan efektif,” tutur Ester memberi semangat kepada seluruh wanita di Indonesia.

Jika Anda ke Bali, ribuan pengemudi airasia ride termasuk Ester akan mengantar Anda lebih mudah dan hemat.

airasia Super App mengadakan kampanye #AyokemBALI dengan promo menarik seperti diskon 50% untuk pemesanan pertama dengan kode promo BARURIDE dan kode promo SUPERRIDE untuk pemesanan berikutnya.

Peran ganda sang ibu rumah tangga, arsitek, dan wirausaha

Multi-tasking, mungkin merupakan istilah yang tepat untuk menggambarkan sosok Nelly Purnomo.

Wanita yang menamatkan kuliah di University of New South Wales Australia ini merupakan seorang ibu dari balita berusia tiga tahun, arsitek profesional, sekaligus pendiri bisnis makanan khas Jepang bernama Momokino.

Mulanya, ketertarikan Nelly pada dunia kuliner didorong oleh proyek arsitekturnya yang berfokus untuk konsultasi pembangunan restoran.

Bak gayung bersambut, ia pun terinspirasi oleh resep menu takoyaki asli Osaka yang diwariskan lintas generasi oleh keluarga suaminya, Yosuke Kino, seorang warga negara Jepang.

Ia lantas menuangkan kesempatan baik tersebut ke dalam usaha Momokino yang kini tersebar di 16 cabang seluruh Indonesia.

Memang tidak mudah untuk berbagi peran sebagai womanpreneur dan ibu rumah tangga.

Walaupun demikian, semua dijalani Nelly dengan tekad yang kuat.

“Salah satu konsekuensi menjadi wanita wirausaha sekaligus ibu adalah kita memiliki keterbatasan waktu pada setiap peran.

“Tantangannya, kita harus pintar-pintar membagi waktu. Kadang kalau anak lagi rewel, saya kasih pengertian pelan-pelan,” cerita Nelly.

Bukan tanpa alasan, ia juga menuturkan bahwa keputusannya ini diperkuat oleh komitmennya untuk terus memberi makna bagi orang-orang sekitar, dimulai dari karyawannya.

“Senang rasanya bisa membuka lapangan kerja, memberi dampak positif untuk banyak orang.

“Bahkan, ada salah satu karyawan saya yang bisa sampai menguliahkan anaknya dengan penghasilannya bekerja di Momokino,” ucapnya.

Tak berpuas diri, Nelly pun berambisi untuk semakin memperluas usaha Momokino.

“Mimpi saya bisa mengembangkan Momokino ke lebih banyak cabang.

“Saya yakin bisa mencapai hal tersebut dengan proses. Apalagi, dengan adanya platform digital seperti airasia food yang sangat mendukung penjualan kami melalui berbagai penawaran promo bagi pelanggan.

“Dalam waktu kurang dari satu tahun, saya melihat performa airasia food di cabang-cabang kami sangatlah menjanjikan, selalu meningkat.”

Mendukung sesama wanita di hari spesial ini, Nelly berpesan, “Jangan takut untuk memulai dan jangan menyerah.

“Karena setiap kali kita menghadapi masalah dan menyerah, kita akan memulai semuanya dari nol lagi. Semua wanita pasti bisa berkarya!”

Unduh aplikasi airasia Super App sekarang dan nikmati pengalaman #SUPERisinglyPuas bersama airasia ride dan airasia food.

Pantau terus informasi terbaru dari airasia Super App dengan mengikuti akun Instagram @airasiasuperapp.id.

FHI Jawa Barat Gencar Cari Bibit Atlet Hockey dari Daerah

hockey.jpeg

harapanrakyat.com – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, Federasi Hockey Indonesia (FHI) Jawa Barat gencar mencari bibit unggul atlet hockey dari daerah di Jawa Barat.

Salah satu upaya pencarian atlet hockey berbakat itu melalui perhelatan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Hockey Outdoor 2023 di Lapangan Hockey Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Kami mengadakan Kejurda ini agar nantinya potensi-potensi dari daerah muncul dan mereka siap untuk ikut serta pada PON 2024 Sumut dan Aceh,” ungkap Ketua FHI Jawa Barat, Syahrir, Selasa (7/3/2023).

Baca Juga : Atlet Hockey Jabar Perlu Regenerasi Cepat

Dari hasil kompetisi antar daerah ini, lanjut Syahrir, sudah tampak daerah mana saja yang memiliki potensi atlet untuk cabang olahraga hockey.

Menurut Syahrir, ketersediaan fasilitas serta infrastruktur yang memadai menjadi penunjang munculnya potensi atlet hockey dari daerah. Oleh sebab itu, kata Syahrir, FHI Jawa Barat terus berupaya memasyarakatkan olahraga hockey.

“Tentunya ini baru ada di Kota dan Kabupaten Bandung saja,” ujar Syahrir.

Dengan begitu, FHI Jawa Barat terdorong untuk memeratakan potensi-potensi dan infrastruktur hockey ini ke daerah-daerah agar persebaran atlet bisa seimbang.

“Kami dari Pemprov Jabar dapat lebih sering mengadakan kejurda. Kemudian hasilnya, akan melahirkan atlet-atlet hockey yang berkualitas dan dapat turut serta pada kejuaraan-kejuaraan seperti PON dan kejuaraan lainnya,” ujarnya.

Sosialisasi Sambil Mencari Atlet Hockey Berbakat

Menurutnya, FHI Jawa Barat secara masif mensosialisasi olahraga hockey. Upaya itu dengan melibatkan sejumlah pihak seperti Pengurus Cabang (Pengcab), dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Baca Juga : Pemprov Jabar Lengkapi Penyediaan Air Bersih di Asrama Haji Indramayu

“Kami melihat adanya antusias yang baik, tapi kembali lagi infrastruktur lapangan yang masih kurang. Karena ketersediaan lapangan inilah yang menjadi kendala bagi para peminat olahraga hockey di daerah,” katanya.

Agenda FHI Jawa Barat selanjutnya, kata dia, yakni melakukan roadshow ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat sebagai upaya sosialisasi.

“Terutama prasarana seperti lapangan dan peralatan lainnya, agar Jawa Barat ke depan bisa bersaing di ajang PON, Kejurnas, ataupun di ajang internasional,” ungkap Syahrir. (Atep Kurniawan/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Recent Posts